Anda di halaman 1dari 8

JURNAL

MANAJEMEN KURIKULUM

Oleh :

Toni Hariadi Melisa Wulandari Putri

PENDAHULUAN

Pembentukan suatu organisasi yaitu untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Begitu pula
dengan salah satu organisasi yang sangat besar seperti dunia persekolahan dalam tingkat
nasional. Untuk mencapai Pendidikan maka harus dibuat rancangan untuk mencapai tujuan agar
dalam pelaksanaannya terorganisir dan terarah. Oleh karena itulah kita mengenal Kurikulum.

Kedudukan kurikulum ini sangat strategis dalam seluruh aspek kegiatan Pendidikan.
Mengingat pentingnya peranan kurikulum didalam pendidikann dan dalam perkemmbangan
kehhidupan manusia, maka dala penyusunan kurikulum tidak bisa dilakukan tanpa memahami
konsep dasar dari kurikulum. Pada dasarnya kurikulum merupakan suatu system yang terdiri
dari beberapa komponen. Komponen-komponen kurikulum suatu Lembaga Pendidikan dapat
diidentifikasi dengan cara mengkaji suatu kurikulum Lembaga Pendidikan.

PEMBAHASAN
A. Pengertian Manajemen Kurikulum
Manajemen adalah proses bekerja sama antara individu dan kelompok serta sumber daya
lainnya dalam mencapai tujuan organisasi adalah sebagai aktivitas majerial 1
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan
pelajaran serta bahan yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.2

1
Sulfemi wahyu bagja.juni 2019.”Manajemen kurikulum disekolah”.Visi nusantara maju.hal.319
2
Nasbi Ibrahim.Desember 2017.”Manajemen Kurikulum:Sebuah kajian teoritis”.Jurnal Idaarah.Vol ,1 No
2.hal.319.

1
Manajemen kurikulum adalah suatu system pengelolaan kurikulum yang kooperatif,
komperhensif, sistemik, dan sistematik dalam rangka mewujudkan ketercapaian tujuan
kurikulum. Dalam pelaksanaannya, manajemen berbasis sekolah (MBS) dan kurikulum
tingkat satuan pendidikan (KTSP). Oleh karena itu, otonomi yang diberikan pada lembaga
pendidikan dalam mengelola kurikulum secara mandiri dengan memprioritaskan kebutuhan
dan ketercapaian sasaran dalam visi dan misi lembaga pendidikan tidak mengabaikan
kebijaksanaan nasional yang telah ditetapkan.

B. Prinsip-prinsip Manajemen Kurikulum


Terdapat beberapa prinsip dalam pengelolaan kurikulum diantaranya Produktifitas,
demokratisasi, kooperatif, efektifitas, dan efisiensi, serta mengarahkan visi misi dan tujuan
yang ditetapkan. Berikut prinsip-prinsip tersebut:3
1. Produktivitas
Produktivitas artinya hasil yang akan diperoleh dalam kegiatan kurikulum merupakan
aspek yang harus dipertimbangkan dalam pengelolaan kurikulum.
2. Demokratisasi
Demokratisasi menitikberatkan pelaksanaan pengelolaan kurikulum harus berasaskan pada
demokrasi yang menempatkan pengelola, pelaksana, dan penuh tanggung jawab untuk
mencapai tujuan kurikulum.
3. Kooperatif
Kooperatif artinya untuk memperoleh hasil yang diharapkan dalam kegiatan pengelolaan
kurikulum dan pembelajaran, perlu adanya Kerjasama yang positif dari berbagai pihak
yang terlibat.
4. Efektivitas
Evektifitas Pendidikan merupakan indicator keberhasilan suatu organisasi Pendidikan
dalam mencapai tujuannya.
5. Efisiensi
Efesiensi berarti semua kegiatan manajemen kurikulum dan pembelajaran dilakukan
dengan perencanaan yang hati hati sehingga bisa memperoleh output berkualitas baik
dengan harga yang relative murah.

3
Triwiyanto Teguh.”Manajemen kurikulum dan pembelajaran”.Bumi Aksara.Agustus 2015.hal.38.

2
6. Mengarahkan visi, misi dan tujuan yang ditetapkan dalam kurikulum,
proses manajemen kurikulum harus dapat memperkuat dan mengarahkan visi, misi, dan
tujuan kurikulum

C. Fungsi Manajemen Kurikulum


Dalam proses pendidikan perlu dilaksanakan manajemen kurikulum agar perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi kurikulum berjalan dengan efektif, efisien, dan optimal dalam
memberdayakan berbagai sumber belajar, pengalaman belajar, maupun komponen kurikulum.

Ada beberapa fungsi dari manajemen kurikulum di antaranya sebagai berikut :


a. Meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya kurikulum, pemberdayaan sumber
maupun komponen kurikulum dapat ditingkatkan melalui pengelolaan yang terencana dan
efektif.
b. Meningkatkan keadilan (equality) dan kesempatan pada siswa untuk mencapai hasil yang
maksimal, kemampuan yang maksimal dapat dicapai peserta didik tidak hanya melalui
kegiatan intrakurikuler, tetapi juga perlu melalui kegiatan ekstra dan kokurikuler yang
dikelola secara integritas dalam mencapai tujuan kurikulum.
c. Meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta
didik maupun lingkungan, kurikulum yang dikelola secara efektif dapat memberikan
kesempatan dan hasil yang relevan dengan kebutuhan peserta didik maupun lingkungan
sekitar.
d. Meningkatkan efektivitas kinerja guru maupun aktivitas siswa dalam mencapai tujuan
pembelajaran, pengelolaan kurikulum yang professional, efektif, dan terpadu dapat
memberikan motivasi pada kinerja guru maupun aktivitas siswa dalam belajar.
e. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses belajar mengajar, proses pembelajaran
selalu dipantau dalam rangka melihat konsistensi antara desain yang telah direncanakan
dengan pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian, ketidaksesuaian antara desain
dengan implementasi dapat dihindarkan.4

4
Nasbi Ibrahim.Desember 2017.”Manajemen Kurikulum:Sebuah kajian teoritis”.Jurnal Idaarah.Vol ,1 No
2.hal.320-321.

3
D. Ruang Lingkup Manajemen Kurikulum
Yang menjadi cakupan manajemen kurikulum yaitu perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan dan evaluasi. Secara luas manajemen kurikulum tidak dibatasi hanya diruangan.

Ruang Lingkup manajemen kurikulum disekolah tediri atas:

1. Tahapan Perencanaan
a. Analisa Kebutuhan
b. Perumusan dan jawaban ke pertanyaan filosofis
c. Menetapkan desain Kurikulum
d. Pembuatan perencanaan utama berupa pengembangan, pelaksanaan dan penilaian.
2. Tahapan Pengembangan
a. Merumuskan dasar berfikir
b. Merumuskan visi, misi dan tujuan
c. Menentukan struktur dan kegiatan
d. Mengelompokkan Materi
e. Mengelompokkan pembelajaran
f. Menentukan sumber, peralatan dan fasilitas belajar
g. Menentukan cara untuk dapat menghitung hasil belajar
3. Tahapan Implementasi
a. Mennyusun rencana silabus dan RPP
b. Menjabarkan Materi
c. Penentuan strategi dan metode belajar mengajar
d. Menyediakan sumber, alat dan alat belajar mengajar
e. Menentukan cara dan peralatan penilaian proses hasil belajar
f. Pengaturan lingkungan pembelajaran
4. Tahapan Evaluasi
Menyusun kurikulum dilaksanakan oleh satuan Pendidikan atas dasar pada SKL,SI,SK
dan KD yang dikembangkan oleh BNSP.5

5
Wijoyo Hadion.”Manajemen Kurikulum”.Insan Cendikia Mandiri.Mei 2021.hal.5

4
E. Karakteristik Manajemen Kurikulum

Aktivitas manajerial sebagaimana dimaksudkan mencakup pekerjaan yang sangat luas


terutama proses menyiapkan naskah konseptual kurikulum. Adapun karakteristik perencanaan
kurikulum, sebagai berikut:

1. Karakteristik Perencanaan Kurikulum dalam hal perencanaan kurikulum terdiri dari:

a. Pengertian perencanaan kurikulum


b. Fungsi perencanaan kurikulum
c. Model perencanaan kurikulum
d. Desain kurikulum

Secara lebih terperinci, karakteristik perencanaan kurikulum adalah sabagai berikut:

a. Perencanaan kurikulum harus berdasarkan konsep yang jelas,

b. Perencanaan kurikulum harus dibuat dalam kerangka kerja yang komperhensif,

c. Perencanaan kurikulum harus bersifat reaktif dan antisipasi.

d. Tujuan-tujuan pendidikan harus meliputi rentang yang luas akan kebutuhan dan
minat yang berkenaan dengan individu dan masyarakat.

e. Rumusan berbagai tujuan pendekatan harus diperjelas dengan ilustrasi konkret,

f. Masyarakat luas mempunyai hak dan tanggung jawab untuk mengetahui berbagai
hal.

g. Dengan keahlian profesional mereka, pendidikan berhak dan bertanggung jawab


mengidentifikasikan program sekolah yang akan membimbing siswa,

h. Perencanaan dan pengembangan kurikulum paling efektif jika dikerjakan secara


bersama-sama.

i. Perencanaan kurikulum harus memuat artikulasi program sekolah dan siswa pada
jenjang dan tingkatan sekolah,

j. Program sekolah harus dirancang untuk mengkordinasikan semua unsur dalam


kurikulum kerangka kerja pendidikan,

k. Partisipasi kooperatif harus dilaksanakan dalam kegiatan perencanaan krikulum,

5
l. Dalam perencanaan kurikulum harus diadakan evaluasi secara kontinu,

m. Berbagai jenjang sekolah, dari TK sampai Perguruan Tinggi hendaknya merespons


dan mengakomodasi perubahan, pertumbuhan dan perkembangan siswa.6

PENUTUP
Manajemen kurikulum adalah seperangkat kemampuan dalam mengelola kurikulum,
mulai dari perencanaan kurikulum hingga evaluasi kurikulum. Kurikulum yang baik adalah
kurikulum yang mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi yang berbasis pada
masyarakat. Kegagalan dalam memanaje sebuah kurikulum akan berakibat fatal pada
keberhasilan dunia pendidikan. Oleh karena itu, setiap penanggungjawab lembaga
pendidikan dan seluruh stakeholder pendidikan harus memiliki visi yang sama dalam
merencanakan, mengorganisasi, melaksanakan, dan mengevaluasi sebuah kurikulum.

Prinsip-prinsip manajemen kurikulum ialah


a. Produktifitas
b. Demoktatisasi
c. Koperatif
d. Efektivitas
e. Efisiensi
f. Visi misi dan tujuan

Fungsi Manajemen Kurikulum ialah memberdayakan penggunaan sumber daya


kurikulum, mendorong peserta didik agar meningkatkan hasil belajar, meningkatkan
hubungan dan pencapaian dari proses belajar, meningkatkan pencapaian dari proses belajar
mengajar, berpartisipasi dalam masyarakat.

Yang menjadi cakupan manajemen kurikulum yaitu perencanaan, pengorganisasian,


pelaksanaan dan evaluasi. Secara luas manajemen kurikulum tidak dibatasi hanya
diruangan.

6
Syafaruddin,Amiruddin.”Manajemen Kurikulum”Perdana Publishing.November 2017.hal.43-44

6
Karakteristik Perencanaan Kurikulum dalam hal perencanaan kurikulum terdiri dari:

a. Pengertian perencanaan kurikulum


b. Fungsi perencanaan kurikulum
c. Model perencanaan kurikulum
d. Desain kurikulum

7
DAFTAR PUSTAKA

Sulfemi wahyu bagja.juni 2019.”Manajemen kurikulum disekolah”.Visi nusantara maju

Nasbi Ibrahim.Desember 2017.”Manajemen Kurikulum:Sebuah kajian teoritis”.Jurnal


Idaarah.Vol ,1 No 2

Triwiyanto Teguh.”Manajemen kurikulum dan pembelajaran”.Bumi Aksara.Agustus 2015

Wijoyo Hadion.”Manajemen Kurikulum”.Insan Cendikia Mandiri.Mei 2021

Syafaruddin,Amiruddin.”Manajemen Kurikulum”Perdana Publishing.November 2017

Anda mungkin juga menyukai