100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
620 tayangan57 halaman

Laporan PLP 2

Laporan ini membahas pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 di SMA Negeri 4 Palembang oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Palembang. Tujuan program ini adalah untuk memantapkan kompetensi akademik dan pengalaman nyata dalam menyusun perangkat pembelajaran. Kegiatan berlangsung dari 10 hingga 15 Februari 2025, dengan fokus pada analisis kurikulum dan perangkat pembelajaran yang digunakan di sekolah tersebut.

Diunggah oleh

Putri Bella Pratiwi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
620 tayangan57 halaman

Laporan PLP 2

Laporan ini membahas pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 di SMA Negeri 4 Palembang oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Palembang. Tujuan program ini adalah untuk memantapkan kompetensi akademik dan pengalaman nyata dalam menyusun perangkat pembelajaran. Kegiatan berlangsung dari 10 hingga 15 Februari 2025, dengan fokus pada analisis kurikulum dan perangkat pembelajaran yang digunakan di sekolah tersebut.

Diunggah oleh

Putri Bella Pratiwi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) 2


DI SMA NEGERI 4 PALEMBANG

Tugas Individu
Diajukan untuk Melengkapi Persyaratan
Penyelesaian Mata Kuliah Program PLP 2

Oleh
Yoga Pratama S
352022002
Semester V (Lima) | Pendidikan Sejarah

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
TAHUN 2025

1
HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN
PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) 2
DI SMA NEGERI 4 PALEMBANG

Oleh
Yoga Pratama S
352022002

Telah diperiksa dan disetujui oleh:

Kepala Sekolah, Guru Pamong,

Sutami Hamdani, M.Pd Nurhadi, S.Pd


NIP. 197405102005011013 NIP.
1979021020090210004

Mengetahui
Dosen Pembimbing Lapangan,

Dr. Refi Elfira Yuliani, S.Si, M.Pd


NIP. 198007162005012001

2
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Taala yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang. Berkat limpahan karunia nikmat-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan hasil
pelaksanaan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 di SMA Negeri 4
Palembang Palembang dengan lancar. Penyusunan laporan ini dalam rangka memenuhi tugas
akhir PLP 2 yang diampu oleh bapak Nurhadi, S. Pd. Sebagai guru pamong, dalam
penyusunan laporan PLP 2 ini tidak lepas dari bantuan, arahan, dan masukan dari berbagai
pihak.
Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih atas segala bantuannya dalam
menyelesaikan laporan ini. Meski demikian penulis menyadari masih ada kekurangan dan
kekeliruan di dalam penulisan laporan ini, baik dari segi tanda baca, tata bahasa, dan maupun
isi. Sehingga penulis secara terbuka menerima segala kritik dan saran positif dari pembaca.
Demikian apa yang dapat penulis sampaikan, semoga laporan ini dapat bermanfaat untuk
mahasiswa umumnya, dan untuk penulis sendiri khususnya.

Palembang, 11 Februari 2025

Yoga Pratama S

i
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL......................................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN...........................................................................................i
KATA PENGANTAR.......................................................................................................i
DAFTAR ISI......................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................................1
A. Latar Belakang Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP 2)......1
B. Tujuan dan Manfaat Kegiatan...........................................................................2
C. Tempat dan Waktu Pelaksanaan.......................................................................3
BAB II PELAKSANAAN.................................................................................................4
A. Hasil Setiap Aspek Kegiatan..............................................................................4
1. Analisis Kurikulum (Analisis Keterkaitan KI, KD, dan Indikator Pencapaian
Kompetensi)......................................................................................................4
2. Telaah Perangkat Pembelajaran........................................................................4
a. Program Tahunan dan Program Semester.................................................4
b. CP, TP dan ATP........................................................................................4
c. Modul Ajar................................................................................................5
d. Media Pembelajaran..................................................................................5
e. Instrumen Penilaian...................................................................................5
3. Pembuatan Perangkat Pembelajaran.................................................................5
a. Program Tahunan dan Program Semester.................................................5
b. CP, TP dan ATP........................................................................................7
c. Modul Ajar................................................................................................7
d. Media Pembelajaran..................................................................................9
e. Instrumen Penilaian...................................................................................9
B. Tingkat Keberhasilan..........................................................................................9
C. Faktor Pendukung dan Penghambat.................................................................9
D. Pengalaman Khusus yang Diperoleh.................................................................10
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN...........................................................................11
A. Kesimpulan..........................................................................................................11
B. Saran.....................................................................................................................11
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................12
ii
LAMPIRAN.......................................................................................................................13
1. Lembar rencana kegiatan PLP 2
2. Lembar kegiatan harian program PLP 2
3. Lembar catatan teguran/peringatan (jika ada)
4. Lembar konsultasi pelaksanan program PLP 2
5. Lembar resume pembekalan
6. Lembar analisis kurikulum yang telah diisi
7. Lembar media pembelajaran yang telah diisi
8. Lembar telaah silabus yang telah diisi
9. Lembar telaah instrument penilaian yang telah diisi
10. Lembar telaah RPP yang telah diisi
11. Lembar Program Tahunan (prota)
12. Lembar Program Semester (prosem)
13. Lembar Silabus
14. Lembar Kalender Pendidikan
15. Lembar Rincian Minggu Efektif dan Jumlah Jam Efektif
16. Lembar KKM
17. Lembar Pemetaan kompetensi dan teknik penilaian
18. Lembar Media Pembelajaran
19. Lembar kerja peserta didik
20. Lembar konsultasi PLP 2
21. Sampel foto kegiatan PLP 2 di sekolah mitra

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP 2)


Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 pada pasal 1 ayat (1), men
yatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, m
embimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendi
dikan formal di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Selanjutnya, dalam Permendiknas N
omor 16 tahun 2007 dinyatakan bahwa, sebagai pendidik professional, guru harus memiliki k
ualifikasi akademik, kompetensi, dan sertifikat pendidik. Kualifikasi akademik yang harus di
miliki oleh guru professional minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D4) yang diperoleh d
ari perguruan tinggi yang terakreditasi. Kompetensi yang harus dimiliki guru sebagai pendidi
k professional meliputi: kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Sedangk
an sertifikat pendidik diberikan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi guru setelah guru terseb
ut memenuhi persyaratan tertentu.
Penyiapan calon pendidik selanjutnya diatur di dalam Peraturan Menteri Riset, Tekno
logi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 55 tahun 2017 tentang Standar Pendi
dikan Guru (SN Dikgu). Pendidikan guru sebagaimana dijelaskan pada SN Dikgu meliputi Pr
ogram Sarjana Pendidikan dan Program Pendidikan Profesi Guru. Hal ini sesuai dengan SN
Dikgu Pasal 1 Ayat (4) Program Sarjana Pendidikan adalah program pendidikan akademik un
tuk menghasilkan sarjana pendidikan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenag
a Pendidik dan Kependidikan (LPTK). Selanjutnya pasal 5 menyatakan bahwa Program Pend
idikan Profesi Guru yang selanjutnya disebut Program PPG adalah program pendidikan yang
diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan untuk mendapatkan sertifikat p
endidik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal,pendidikan dasar, dan/atau pe
ndidikan menengah.
Berdasarkan standar proses yang terdapat pada SN Dikgu, salah satu pelaksanaan pro
ses pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh LPTK adalah praktik lapangan dalam bentuk
Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP). PLP adalah proses pengamatan/observasi dan p
emagangan yang dilakukan mahasiswa Program Sarjana Pendidikanuntuk mempelajari aspek
pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palembang (FK
IP UM Palembang) sebagai salah satu LPTK terikat dengan ketentuan tersebut di dalam men
yelenggarakan pendidikan.FKIP UM Palembang telah merancang dan menetapkan program
Pengenalan Lapangan Perskolahan (PLP) sebagai salah satu bentuk pembelajaran bagi mahas
iswa disetiap program studi. Di dalam kurikulum setiap program studi di FKIP UM Palemba
ng telah ditetapkan tiga macam program PLP yakni: (1) PLP 1 yang berorientasi untuk memb
erikan pengalaman awal berada disekolah bagi mahasiswa calon guru dalam rangka pembent
ukan dan pemantapan jatidiri pendidik; (2) PLP 2 yang berorientasi untuk memberikan penga
laman real disekolah dalam menyusun dan mengembangkan perangkat pembelajaran bersam
a-sama dengan guru bidang studi; (3) PLP 3 yang berorientasi untuk melatih calon guru mene

1
rapkan perangkat pembelajaran dalam praktik mengajar di kelas yang dibimbing oleh guru bi
dang studi yang sesuai dengan program studi mahasiswa calon guru.
Buku ini disusun sebagai pedoman dan acuan bagi mahasiswa, dosen, guru, dan peng
elola dalam menjalankan program PLP 2. Dengan adanya buku pedoman ini diharapkan kegi
atan program PLP 2 dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya.

B. Tujuan dan Manfaat Kegiatan


a) Tujuan
Tujuan Program PLP 2dimaksudkan untuk memantapkan kompetensi akademik
kependidikan dan bidang studi melalui berbagai bentuk aktivitas di sekolah. Setelah
mengikuti kegiatan PLP 2 para mahasiswa diharapkan dapat memantapkan kompetensi
akademik kependidikan dan bidang studi yang disertai dengan kemampuan berpikir kritis
dan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui kegiatan sebagai berikut :
1. Menelaah kurikulum dan perangkat pembelajaran yang digunakan guru.
2. Menelaah strategi pembelajaran yang digunakan guru.
3. Menelaah sistem evaluasi yang digunakan guru.
4. Membantu guru dalam mnegembangkan perangkat pembelajaran seperti Prota,
Prosem, ATP, modul ajar, media pembelajaran, bahan ajar.
5. Menelaah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.

Adapun tujuan dari PLP 2 adalah sebagai berikut:


1. Tujuan umum yaitu dengan maksud untuk menghasilkan pribadi calon guru yang mem
iliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai, serta pla tingkah laku yang sesuai d
an diperoleh bagi profesi keguruan yang terampil mengajar dan memahami keseluruha
n system pendidikan dan permasalahan persekolahan. Untuk menunjang profesionalita
s guru maka seorang guru dituntut memiliki 4 kompetensi yaitu: kompetensi pedagogi
c, kompetensi professional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial.
2. Tujuan khusus yaitu untuk melatih calon guru agar mendapatkan pengalaman nyata te
ntang teknik-teknik mengajar serta seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pembelajar
an seperti pembuatan perangkat pembelajaran. Selain itu untuk mengembangkan kema
ndirian mahasiswa PLP 2 sebagai guru sampai merasa yakin dapat mengambil alih keg
iatan pembelajaran serta untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasisw
a tentang anak didik dan pengolahan kegiatan pembelajaran.

2
b) Manfaat
Melalui program PLP 2, baik mahasiswa, sekolah mitra, maupun FKIP UM
Palembang, dapat memperoleh manfaat sebagai berikut :
1. Bagi Mahasiswa Peserta program PLP 2
a. Memperoleh pengetahuan secara empiris tentang analisis kurikulum.
b. Memperoleh pengetahuan secara empiris tentang pembuatan perangkat
pembelajaran yang tediri dari Prota, Prosem, Silabus, KKM ,Modul Ajar, instrumen
penilaian.
c. Menambah pengetahuan secara empiris mengenai tugas dan kewajiban guru.
2. Bagi sekolah mitra
a. Memperoleh informasi perkembangan terbaru kebijakan dunia pendidikan yang
melibatkan perguruan tinggi dan sekolah.
b. Memiliki peranan dalam menyiapkan calon guru profesional.
c. Mendapatkan bantuan pemikiran,tenaga,teknologi dalam perencanaan dan
pelaksanakan sekolah mitra.
3. Bagi FKIP UM Palembang
a. Memperoleh umpan balik dari sekolah mitra guna penyesuaian kurikulum
perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.
b. Terjalinnya kerja sama dengan berbagai pihak, guna perkembangan Catur Darma
Perguruan Tinggi.

C. Tempat dan Waktu Pelaksanaan


Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 ini dilaksanakan di SMA
Negeri 4 Palembang, Jl. Ki Anwar Mangku, Sentosa, Kec. Seberang Ulu II, Kota Palembang,
Sumatera Selatan 30267 pada 10 Febuari 2025 sampai 15 Febuari 2025.

3
BAB II
PELAKSANAAN

A. Hasil Setiap Aspek Kegiatan


1. Analisis Kurikulum
Kurikulum merupakan salah satu unsur yang bisa memberikan kontribusi yang
signifikan untuk mewujudkan proses berkembangnya kualitas potensi peserta didik untuk
mencapai tujuan pendidikan di SMA Negeri 4 Palembang, kurikulum yang digunakan di
sekolah ini adalah Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka Sebagai bagian dari upaya
pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai
kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel,
sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi
peserta didik. Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan
pembelajaran adalah:
1. Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai
profil pelajar Pancasila.
2. Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang
mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
3. Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai
dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan
muatan lokal.

2. Telaah Perangkat Pembelajaran


a. Program Semester dan Program Tahunan
Program Tahunan dan program semester yang dibuat oleh guru di SMA
Negeri 4 Palembang sudah sangat jelas, rinci, dan menyesuaikan kalender akademik
sekolah. Program tahunan dan program semester dibuat berdasarkan aturan yang
berada di sekolah tersebut.

b. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)


Alur Tujuan Pembelajaran yang saya telaah di SMA Negeri 4 Palembang yaitu
silabus kelas XI semester genap mata pelajaran Sejarah Indonesia yang hanya
mencangkup ke-4 komponen tersebut yaitu identitas sekolah sudah terdapat identitas
sekolah berupa nama satuan pendidikan yaitu SMA Negeri 4 Palembang. Identitas
mata pelajaran berupa identitas kelas/semester : XI/Genap dengan materi pelajaran

4
Sejarah Indonesia. Kompetensi inti yaitu Capaian 1 aspek spiritual, Capaian 2 aspek
sosial, Capaian 3 aspek pengetahuan, Capaian 4 aspek keterampilan.

c. Modul Ajar
Modul Ajar dalam Kurikulum Merdeka Belajar ini sama dengan istilah RPP
(Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dalam Kurikulum 2013. Hanya saja, komponen
Modul Ajar lebih lengkap dibandingkan RPP. Adapun komponen yang terdapat
dalam:
Susunan Modul Ajar mencakup tentang:
1. Tujuan Pembelajaran
2. Langkah Pembelajaran
3. Media Pembelajaran
4. Asesmen
5. Informasi dan Referensi Belajar
Modul Ajar yang saya buat oleh bimbingan guru pamong di SMA Negeri 4
Palembang telah menggunakan Kurikulum Merdeka serta sesuai dengan
Permendikbud No. 5 tahun 2022. Modul Ajar yang disusun juga membuat peserta
didik lebih aktif dalam proses belajar mengajar. Modul Ajar yang dibuat oleh guru
berdasarkan sumber yang mencakup materi.
d. Media Pembelajaran
Media pembelajaran terdiri dari Internet, ppt, dan buku sejarah Indonesia kelas
XI. Media pembelajaran sesuai IKTP, media pembelajaran sudah sesuai dengan mate
ri pembelajaran, media pembelajaran sudah sesuai dengan perkembangan peserta did
ik. Tampilan media pembelajaran yang digunakan yaitu PPT, sudah bagus dan sesuai
dengan media pembelajarannya..
e. Instrumen Penilaian
Penilaian sikap yaitu observasi dalam bentuk peserta didik diamati langsung
dan penilaian antar teman bentuk instrumen. Penialian pengetahuan berupa tes
tertulis dan tes lisan dalam bentuk uraian dan penilaian keterampilan berupa praktik
dalam bentuk laporan. Aspek evaluasi sudah sesuai dengan indikator, tujuan
pembelajaran, materi pembelajaran. Penilaian dan kunci jawaban sudah jelas dan alat
evaluasi sudah dapat dijadikan sebagai sarana refleksi hasil belajar siswa.

3. Pembuatan Perangkat Pembelajaran


a. Program Tahunan dan Program Semester
1) Program Tahunan
Program tahunan adalah rancangan kegiatan belajar mengajar secara garis
besar yang dibuat dalam jangka waktu satu tahun dengan memperhatikan analisis
kurikulum beserta perhitungan pekan efektif. Program tahunan biasanya dibuat oleh
guru mata pelajaran langsung.
5
2) Program Semester
Program semester adalah rancangan kegiatan belajar mengajar secara garis
besar yang dibuat dalam jangka waktu satu semester (6 bulan) dengan memperhatikan
program tahunan dan alokasi waktu setiap minggunya. Program semester dibuat
langsung oleh guru mata pelajaran bersamaan dengan perangkat pembelajaran lainnya.
1. Cara Membuat Program Tahunan dan Program Semester, sebagai berikut:
Hitung alokasi waktu dalam setahun berdasarkan kalender pendidikan yang
diterbitkan oleh satuan pendidikan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Banyaknya pekan dalam setiap bulan.
2. Jumlah pekan efektif per bulan (pekan dimana terjadi KBM)
3. Jumlah pekan tidak efektif (pekan dimana tidak terjadi KBM misal HUT
Sekolah, Hari Libur Umum, dll)
4. Total pekan, pekan efektif, pekan tidak efektifper tahun.

2. Hitung Alokasi Waktu Per Semester


Hal-hal yang diperhatikan sama dengan perhitungan alokasi waktu dalam
setahun, yaitu:
1. Banyaknya pekan dalam setiap bulan.
2. Jumlah pekan efektif per bulan (pekan dimana terjadi KBM)
3. Jumlah pekan tidak efektif (pekan dimana tidak terjadi KBM misal HUT Sekolah,
Hari Libur Umum, dll)
4. Total pekan, pekan efektif, pekan tidak efektif per semester.

3. Menentukan Jumlah Jam Efektif Per Semester


Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah
1. Banyaknya minggu efektif pada perhitungan alokasi waktu per semester
dikurangi minggu tidak efektifnya. Contoh: Minggu dalam semester ini 26
minggu, yang tidak efektif 9 minggu maka minggu efektif adalah 26 - 8 (minggu
tidak efektif) = 18 Minggu.
2. Jam efektif semester adalah hasil perkalian minggu efektif dengan jumlah jam
pelajaran per minggu. Contoh: Bahasa Indonesia kelas X jumlah per minggu 4
jam/kelas, maka keseluruhan jam pelajaran efektif \ per semester adalah 21 x 4
jam pelajaran = 84 jam , sedangkan jam pelajaran yang efektif dalam satu
semester 84 – 12 = 72 Jam Sedangkan jam pelajaran yang tidak efektif = 12
jam.

6
4. Distribusi Alokasi Waktu
Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Hitung banyaknya kompetensi dasar dalam semester berjalan.
2. Tentukan kedalaman dan keluasan materi pada Kompetensi Dasar tersebut.
3. Sebarkan jam efektif yang telah dihitung pada setiap Kompetensi Dasar
berdasarkan keluasan dan kedalamannya.
4. Jabarkan hasil penyebaran tersebut pada matriks yang telah dilengkapi dengan
bulan dan minggu selama 1 semester dengan memperhatikan juga minggu/hari
tidak efektif.
b. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Langkah-langkah Pengembangan ATP
1. Mengkaji Kompetensi Dasar. Mengkaji TP mata pelajaran sebagaimana tercantum
pada Standar Isi.
2. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran. Mengidentifikasi materi
pokok/pembelajaran yang menunjang pencapaian TP.
3. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran. Kegiatan pembelajaran dirancang untuk
memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik dalam
rangka pencapaian TP.
4. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi. Indikator merupakan penanda
pencapaian TP. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.
5. Menentuan Jenis Penilaian. Penilaian pencapaian kompetensi dasar siswa
dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes
dalam bentuk tertulis.
6. Menentukan Alokasi Waktu. Penentuan alokasi waktu pada setiap CP didasarkan
pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu.
Alokasi waktu merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai TP yang
dibutuhkan oleh siswa yang beragam.
7. Menentukan Sumber Belajar. Penentuan sumber belajar didasarkan pada SK dan
TP serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator
pencapaian kompetensi.

c. Modul Ajar
Langkah-langkah penyusunan Modul ajar RPP perlu memperhatikan
Permendikbud RI Nomor 81A Tahun 2013 tentang pedoman umum pembelajaran

7
meliputi: mengkaji silabus, mengidentifikasi materi pembelajaran, menentukan tujuan,
mengembangkan kegiatan pembelajaran, penjabaran jenis penilaian, menentukan
alokasi waktu, dan menentukan sumber belajar.
Langkah-langkah minimal dari penyusunan Modul ajar Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) adalah sebagai berikut.
a) Identitas mata pelajaran, meliputi:
b) Satuan pendidikan
c) Kelas
d) Semester
e) Program studi
f) Mata Pelajaran
1) Tujuan pembelajaran adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik
dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indicator kimpetensi dalam
suatu pelajaran.
2) Indikator ketercapaian tujuan pembelajaran adalah perilaku yang dapat diukur
dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang
menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indicator pencapaian kompetensi dirumuskan
dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang
mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
3) Tujuan pembelajaran Menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan
dicapai oleh peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran.
4) Materi ajar Memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis
dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indicator pencapaian kompetensi.
5) Alokasi waktu, Ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian TP dan beban
belajar.
6) Metode pembelajaranDigunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan
proses pembelajaran agar peserta didik mencapai tujuan pembelajaran atau
seperangkat indicator yang telah ditetapkan. Pemilihan metode pembelajaran
disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap
indicator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.
7) Media Pembelajaran Media pembelajaran merupakan salah satu bahan ajar yang
digunakan guru, Modul ajar RPP yang saya telaah menggunakan media pembelajaran
yang berupa media cetak dan media Multimedia.
8) Kegiatan pembelajaran
Terdapat tiga bagian utama yaitu:
8
 Pendahuluan, Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan
pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan
memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses
pembelajaran.
 Inti, Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai TP.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian
sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta
didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses
eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
 Penutup, Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri
aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau
kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.

d. Media Pembelajaran
Menggunakan media pembelajaran berupa power point dengan bahan buku ajar

e. Instrumen Penilaian
Ada 3 aspek yang dinilai yaitu penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Nilai sikap yang diambil adalah nilai kedisiplinan dan nilai kejujuran, nilai pengetahuan
yang diambil melalui nilai tes tertulis dan penugasan, dan nilai keterampilan yang
diambil adalah membuat contoh Teks Negosiasi.

B. Tingkat keberhasilan
Tingkat keberhasilan peserta didik dapat dinilai melalui tiga aspek yaitu: Aspek
kognitif, afektif, dan psikomotorik. Aspek kognitif adalah keterampilan yang ditandai dengan
kreativitas, kelincahan berpikir, dan memecahkan masalah.Aspek afektif adalah berkenaan
dengan sikap dan nilai. Dan aspek psikomotorik adalah aspek yang menyangkut tentang
keterampilan atau sering disebut dengan keahlian (skill). Dalam aspek ini Bloom tidak
merinci secara jelas seperti aspek kognitif dan afektif. Ada lima aspek dalam pengembangan
keterampilan, mulai dari aspek yang sederhana sampai kepada aspek yang rumit, yaitu:
persepsi, kesediaan bertindak, menirukan dan mencoba, serta gerak mekanik dan gerak
kompleks.

C. Faktor Pendukung dan Penghambat


1. Faktor Pendukung dapat meliputi faktor internal dan faktor eksternal
9
a) Faktor internal meliputi: motivasi, minat, reaksi, konsentrasi, organisasi,
pemahaman, dan sebagainya.
b) Faktor eksternal diantaranya faktor guru, keadaan lingkungan, media yang
digunakan, dan sebagainya.

2. Faktor penghambat
a) Faktor internal meliputi: keadaan jasmani, sulit bergaul karena memiliki perasaan
malu(kurang pecaya diri), ada perasaan takut dicela teman, merasa kurang sempurna,
kurang cerdas, dan kurangnya motivasi belajar.
b) Faktor eksternal, dapat meliputi : lingkungan sosial, metode mengajar, kurikulum,
penerapan disiplin, hubungan siswa dengan guru maupun teman, tugas rumah terlalu
banyak, serta sarana dan prasarana.

D. Pengalaman Khusus yang Diperoleh


Pengalaman yang saya dapat dalam melakukan PLP 2 yaitu, saya belajar pembuatan
mengenai perangkat pembelajaran yang terdiri dari Modul Ajar, ATP, PROTA, PROSEM,
dan media pembelajaran, yang dibimbing oleh guru pamong di sekolah. Saya dapat melihat
perangkat pembelajaran yang dibuat oleh guru pamong saya. Tidaklah mudah dalam
pembuatan perangkat pembelajaran sebelum proses belajar mengajar. Modul Ajar yang kita
buat harus sesuai dengan materi pembelajaran yang akan diajarkan agar tercapainya proses
belajar mengajar dengan maksimal. Saya juga mendapat ilmu bagaimana cara membuat
perangkat pembelajaran yang baik dan benar. Kemudian, saya dapat berkonsultasi dengan
guru pamong/guru mata pelajaran bahasa Indonesia dalam penyusunan perangkat
pembelajaran itu sendiri, mempelajari bagaimana cara mengembangkan CP (Capaian
Pembelajaran), dan menilai hasil belajar peserta didik guna mengetahui keberhasilan materi
dan metode yang digunakan oleh guru.

10
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Lembaga ini memiliki cara tersendiri untuk membuat guru dan siswa berinteraksi
dalam berkomunikasi dengan baik, pemimpinnya juga selalu menerapkan ikatan
kekeluargaan diantara guru dengan guru, siswa dengan guru serta siswa terhadap siswa,
agar siswa tersebut saling menghargai satu dengan yang lainnya bersikap adil, rama, santun
serta bertanggung jawab.
PLP adalah satu upaya yang akan memberikan manfaat dalam pembentukan dasar-
dasar keguruan bagi calon tenaga edukatif yang berkualitas. PLP 2 merupakan sebuah
program yang sangat membantu mahasiswa dalam menanamkan kesadaran pada profesi
baik berupa pengalaman maupun pengalaman praktik kependidikan sebagai persiapan
untuk menjadi tenaga pengajar yang professional. Permasalahan yang dialami praktikan
selama melaksanakan PLP 2 berkisar pada masalah-masalah teknis, bimbingan serta cara
pembuatan perangkat pembelajaran.
Pemimpinnya juga selalu bersikap tegas dalam memberikan suatu keputusan,
sehingga program kerja didalam lembaga sekolah berjalan dengan baik, tersusun rapi tanpa
ada masalah terlalaikan. Setiap guru juga diwajibkan membuat perangkat pembelajaran
sesuai dengan mata pelajarannya masing-masing. Sehingga dengan dibimbing guru
pamong, kami dapat membuat PROTA, PROSEM, Modul Ajar, ATP, dan Media
pembelajaran dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku pada lembaga
sekolah.

B. Saran
Lembaga ini harus mempertahankan apa yang sudah menjadi tradisi di sekolah ini
menerapkan ikatan kekeluargaan, kesopanan serta perilaku pemimpin yang tegas dan gaya
pemimpin yang demokrasi karena hal itu sangat dibutuhkan untuk memajukan program
kerja di dalam lembaga yang akan dikembangkan.

11
DAFTAR PUSTAKA

AS, Rusdy.Dkk. 2019.Pedoman Pelaksanaa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2.


CV Amanah: Palembang.

12
LAMPIRAN

13
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

LEMBAR RENCANA KEGIATAN


PROGRAM PLP 2 Foto
Mahasiswa

No Hari, Tanggal Jenis Kegiatan Capaian Kegiatan

Selasa,
Konsultasi pembuatan Prota dan Dapat membuat Prota
1 11 Februari 2025
Prosem. dan Prosem

Rabu, Konsultasi pembuatan ATP dan Dapat membuat ATP


2
12 Februari 2025 Modul Ajar. dan Modul Ajar.

Konsultasi pengembangan ATP, Dapat mengembangkan


Kamis,
3 Modul Ajar dan materi ATP, Modul Ajar, dan
13 Februari 2025
pembelajaran. materi pembelajaran.
Evaluasi dan revisi perangkat Prota, prosem, ATP dan
Jumat,
4 pembelajaran (prota, prosem, ATP, Modul Ajar yang telah
14 Februari 2025
dan Modul Ajar). direvisi.
Mengesahkan perangkat
Jumat, Menyerahkan perangkat
5 pembelajaran yang telah
14 Februari 2025 pembelajaran yang telah dibuat.
dibuat oleh mahasiswa.

Palembang, 14 Februari 2025


Guru Pamong,

Nurhadi, S. Pd.
NIP. 197902102009021004

14
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

LEMBAR KEGIATAN HARIAN


PROGRAM PLP 2
Foto Mahasiswa

Paraf
Hasil yang
No Hari, Tanggal Materi Kegiatan guru
diharapkan
Pamong

Analisis Perangkat Hasil analisis prota,


Pembelajaran, telaah prota, prosem, ATP,
Selasa,
1 prosem, ATP, modul ajar, media modul ajar, media
11 Februari 2025
pembelajaran dan instrument pembelajaran dan
evaluasi. instrumen evaluasi.

Dapat membuat
Membuat perangkat prota, prosem, ATP,
Rabu, pembelajaran berupa prota, modul ajar,
2
12 Februari 2025 prosem, ATP, modul ajar, dan instrumen penilaian
media pembelajaran. dan media
pembelajaran.

Konsultasi perangkat
prota, prosem, ATP,
Kamis, pembelajaran yang telah dibuat
3 dan modul ajar
13 Februari 2025 (prota, prosem, ATP, dan modul
yang telah direvisi.
ajar).

Konsultasi perangkat Instrumen penilaian


Jumat, pembelajaran yang telah dibuat dan media
4
14 Februari 2025 (instrumen penilaian dan media pembelajaran yang
pembelajaran). telah direvisi.

15
Jumat, 14 Pengesahan perangkat Produk perangkat
5
Februari 2025 pembelajaran yang telah dibuat. pembelajaran.

Palembang,14 Februari 2025


Kepala Sekolah,

Sutami Hamdani, M.Pd.


NIP. 197405102005011013

16
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

Lembar Catatan Teguran/Peringatan

Foto Mahasiswa

No. Hari, Tanggal Catatan Teguran/Peringatan

Palembang, 14 Februari 2025


Guru Pamong,

Nurhadi, S. Pd.
NIP. 197902102009021004

17
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

Lembar Catatan Teguran/Peringatan


Foto
Mahasiswa

No. Hari, Tanggal Catatan Teguran/Peringatan

Palembang, 14 Februari 2025


Kepala Sekolah,

Sutami Hamdani, M.Pd.


NIP. 197405102005011013

18
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

Lembar Catatan Teguran/Peringatan Foto


Mahasiswa

No. Hari, Tanggal Catatan Teguran/Peringatan

Palembang, 14 Februari 2025


Dosen Pembimbing Lapangan,

Dr. Refi elfira Yuliani S.Si, M.Pd


NIP. 196307041990031004

19
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

LEMBAR KONSULTASI PELAKSANAAN


PROGRAM PLP 2 Foto
Mahasiswa

No. Hari, Tanggal Kegiatan

1. Senin, 10 Februari 2025 Menganalisis Kurikulum.

Menelaah prota, prosem, ATP, modul ajar, media


2. Selasa, 11 Februari 2025
pembelajaran dan isntrumen penilaian.

Membuat perangkat pembelajaran berupa prota, prosem,


3. Rabu, 12 Februari 2025 ATP, modul ajar, media pembelajaran dan isntrumen
penilaian.

Konsultasi terkait mengenai perangkat pembelajaran


4. Kamis, 13 Februari 2025 yang telah dibuat (prota, prosem, ATP, modul ajar,
media pembelajaran dan isntrumen penilaian).

Konsultasi terkait mengenai perangkat pembelajaran


5. Jumat, 14 Februari 2025 yang telah dibuat dan pengesahan perangkat
pembelajaran yang telah dibuat.

Palembang, 14 Februari 2025


Dosen Pembimbing Lapangan,

Dr. Refi Elfira Yuliani, S.Si, M.Pd


NIP. 196307041990031004

20
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

LEMBAR RESUME PEMBEKALAN

Nama Mahasiswa : Yoga Pratama S


NIM : 352022002
Prodi : Pendidikan Sejarah
Sekolah : SMA Negeri 4 Palembang

Rabu, 5 Februari 2025 kami melaksanakan pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan


(PLP) 2 melalui aplikasi zoom yang bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui tujuan
dilaksanakannya PLP 2, sehingga mahasiswa mendapatkan bekal untuk menganalisis kurikulum,
memperoleh pengetahuan tentang pembuatan perangkat pembelajaran, serta untuk lebih
memahami tugas dan kewajiban guru. Pada hari Senin, 10 Februari 2025, Universitas
Muhammadiyah Palembang melakukan penyerahan dari pihak kampus kepada pihak sekolah, yang
terdiri dari mahasiswa PLP 2. Kami melaksanakan PLP 2 di SMA Negeri 4 Palembang Jl. Ki
Anwar Mangku, Sentosa, Kec. Seberang ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30267. Di
SMA Negeri 4 Palembang kami diberi guru pamong untuk membimbing kami selama di sekolah.

PLP adalah suatu kegiatan yang memberikan pengalaman awal bagi mahasiswa dalam
rangka pembentukan pengetahuan, keterampilan, sikap dan memantapkan jati diri pendidik,
kompetensi akademik kependidikan serta bidang studi, memantapkan kemampuan awal mahasiswa
calon guru untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan
pendidikan.

Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 merupakan tahap lanjutan dari PLP 1. PLP 2
bertujuan memantapkan kompetensi akademik kependidikan dan bidang studi melalui berbagai
bentuk aktivitas di sekolah. Selain teori, mahasiswa juga melakukan praktik untuk memperkuat
dan mengintegrasikan kompetensi pemahaman peserta didik, penguasaan bidang keilmuan,
keahlian, kepribadian, dan untuk memberikan kesiapan calon pendidik. Setelah mengikuti PLP 2,
mahasiswa dibawah bimbingan guru pembimbing diharapkan memahami tentang analisis
kurikulum, penyusunan perangkat pembelajaran yang terdiri dari: Prota, Prosem, ATP, Modul
Ajar, dan Media Pembelajaran.

21
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

LEMBAR ANALISIS KURIKULUM


(ANALISIS KETERKAITAN SKL, CP, TP, ALUR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN)

Standar Capaian Indikator


Tujuan Materi
Kompetensi Pembelajaran Pencapaian Tujuan
Pembelajaran (TP) Pembelajaran
Lulusan (SKL) (CP) Pembelajaran

DIMENSI KI 1. Menjelaskan latar 1. Peserta didik • Latar


SIKAP Pada Fase F, belakang masuknya dapat belakang
Memiliki perila- peserta didik Jepang ke Indonesia. mengidentifikasi
latar belakang kedatangan
ku yang mencer-
di Kelas XI 2. Menganalisis
minkan sikap: kedatanga Jepang Jepang ke
mampu faktor-faktor yang di Indonesia.
1. Beriman dan Indonesia
mengembangk menyebabkan
bertakwa
an konsep- Jepang berhasil 2. Peserta didik
kepada Tuhan • Faktor-faktor
konsep dasar menguasai Indonesia mampu
YME,
dengan cepat. menganalisis yang
2. Berkarakter, sejarah untuk
faktor-faktor yang menyebabkan
jujur, dan mengkaji 3. Mendeskripsikan menyebabkan
peduli, peristiwa kebijakan-kebijakan Jepang berhasil Jepang berhasil
3. Bertanggung sejarah Jepang di berbagai menguasai menguasai
jawab, dalam litasan bidang politik. Indonesia dengan
4. Pembelajar Indonesia
lokal, nasional cepat.
sejati 4. Menjelaskan dengan cepat
dan global. kebijakan ekonomi
sepanjang 3. Peserta didik
Melalui Jepang di Indonesia. dapat
hayat, dan • Kebijakan-
5. Sehat jasmani literasi, mendeskripsikan
5. Mengidentifikasi kebijakan
dan rohani se- diskusi, sistem
kebijakan sosial dan
suai dengan dan pemerintahan Jepang di
budaya Jepang di
perkembangan penyelidikan militer Jepang di
Indonesia Indonesia
anak di ling- (penelitian) Indonesia.
kungan keluar- berbasis 6. Menganalisis
4. Menjelaskan • Dampak
ga, sekolah, dampak kebijakan
proyek kebijakan ekonomi
masyarakat dan Jepang terhadap kebijakan
kolaboratif Jepang di Indonesia
lingkungan masyarakat Jepang dan
peserta didik termasuk romusha
alam sekitar, 7. Menguraikan dan eksploitasi
mampu bentuk
bangsa, negara, SDA .
menjelaskan bentuk perlawanan perlawanan
kawasan regi-
berbagai rakyat terhadap

22
onal, dan peristiwa Jepang 5. Peserta didik
internasional. sejarah mampu
8. Menjelaskan menguraikan
yang terjadi di peran organisasi
DIMENSI dampak kebijakan
PENGETAHUA Indonesia dan bentukan Jepang Jepang dalam
N dunia meliputi (Putera, Heiho dan bidang sosial dan
Memiliki penge- Latar belakang budaya masyarakat
PETA) dalam
tahuan faktual, kedatangan Indonesia
konseptual, pro- perjuangan
sedural, dan Bangsa kemerdekaan 6. Peserta didik
metakognitif Jepang, Indonesia dapat menganalisis
pada tingkat Kebijakan
9. Menganalisis dampak kebijakan
teknis, spesifik, Jepang di
detil, dan kom- hubugan antara Jepang terhadap
pleks berkenaan Indonesia, kehidupan
pendudukan jepang
dengan: Dampak dari masyarakat
1. Ilmu pengeta- penjajahan
dan pergerakan Indonesia, baik
huan, nasional positif maupun
Jepang.
2. Teknologi, 10. Menjelaskan negatif.
3. Seni, -Peserta
4. Budaya, dan bagaiamana 7. Menjelaskan
didik di
5. Humaniora. pengalaman selama bentuk-bentuk
Kelas XI
Mampu pendudukan Jepang perlawanan rakyat
mengaitkan mampu
mempengaruhi terhadap Jepang,
pengetahuan di menganalisis seperti perlawanan
atas dalam persiapan
kebijakan PETA di Blitar.
konteks diri pelaksanaan
pendudukan
sendiri, keluarga, proklamasi
Jepang di 8. Mengidentifikasi
sekolah, kemerdekaan
masyarakat dan Indonesia serta peran organisasi
lingkungan Indonesia bentukan Jepang
dampaknya
alamsekitar, (Putera, Heiho,
dalam berbagai PETA) dalam
bangsa, negara,
serta kawasan aspek perjuangan
regional kehidupan kemerdekaan
dan internasional. sosial, Indonesia.
ekonomi
DIMENSI 9. Peserta didik
KETERAMPIL politik, dan mampu
AN budaya. menganalisis
Memiliki hubunga antara
keterampilan
berpikir dan
penduduan Jepang
bertindak: dan pekembangn
1. Kreatif, pergerakan
2. Produktif, nasional Indonesia.
3. Kritis,
4. Mandiri, 10. Peserta didik
5. Kolaboratif, mampu
dan menguraian
6. Komunikatif bagaimana
Melalui pengalaman selama
pendekatan pendudukan Jepang
ilmiah sebagai berkontribusi
23
pengembangan terhadap persiapan
dari yang proklamasi
dipelajari di kemerdekaan
satuan Indonesia.
pendidikan dan
sumber lain
secara mandiri

Mengetahui Palembang, 14 Februari 2025


Guru Pamong, Mahasiswa,

Nurhadi, S. Pd. Yoga Pratama S


NIP. 197902102009021004 NIM. 352022002

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

24
LEMBAR TELAAH ATP

Nama Sekolah : SMA Negeri 4 Palembang


Kelas/ Semester: XI/Ganjil-Genap
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia

No. Komponen Silabus Uraikan Hasil Telaah

Ada, identitas sekolah dibuat secara lengkap dan jelas yaitu,


1 Identitas Sekolah SMA NEGERI 4 Palembang

Ada, identitas mata pelajaran yaitu mata pelajaran Sejarah


2 Identitas Mata Pelajaran Indonesia

Ada, kompetensi inti mulai dari kompetensi inti 1 sampai


3 Kompetensi Inti kompetensi 4

4 Capaian Pembelajaran Ada, sudah terdapat Capaian Pembelajaran

5 Materi Pokok Ada, sudah terdapat kompetensi dasar submateri

6 Kegiatan Pembelajaran Ada, kegiatan pembelajaran dibuat secara rinci dan berurutan.

Ada, alokasi waktu dibuat sesuai dengan proses kegiatan


7 Alokasi Waktu pembelajaran yaitu 2 x 45 Menit

Ada, sumber Belajar Buku Sejarah Indonesia dan video dari


8 Sumber Belajar internet

Mengetahui Palembang, 14 Februari 2024


Guru Pamong, Mahasiswa,

Nurhadi, S. Pd. Yoga Pratama S


NIP. 197902102009021004 NIM. 352022001

25
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANAAN TEKNIS (UPT) PPL

LEMBAR TELAAH MODUL AJAR

Nama Sekolah : SMA Negeri 4 Palembang


Kelas/Semester : XI/Genap
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Hari/ tanggal pengamatan : Rabu, 12 Februari 2025

.No. Komponen/ Aspek Ada Tidak Uraikan Hasil Telaah


1 2 3 4 5
A Identitas Mata Pelajaran
1. Terdapat: nama satuan pendidikan, Berdasarkan hasil telaah pada
kelas/ semester, mata pelajaran, modul ajar yang dibuat guru
materi pokok, alokasi waktu dan SMA Muhammadiyah 1
nama sekolah. √ palembang sudah terdapat nama
sekolah, satuan pendidikan,
kelas/semester, mata pelajaran,
materi pokok, alokasi waktu.
B Komponen Utama Modul Ajar
2. Minimal memuat 8 komponen utama Sudah baik dan sudah memuat 8
dan lampiran pendukung Modul Ajar: komponen utama, namun pada
(a) CP; (b) TP dan ATP; (c) Tujuan materi pembelajaran hanya
Pembelajaran; (d) Materi melampirkan fakta dan konsep
Pembelajaran; (e) Metode dari sub materi
Pembelajaran; (f) Media/Alat/Bahan √
Pembelajaran dan Sumber Belajar; (g)
Langkah-langkah Pembelajaran; (h)
Penilaian Hasil Belajar; (i) Lampiran
pendukung modul ajar (materi
pembelajaran, instrumen
penilaian,dan lain-lain).
C Kelengkapan Komponen Modul Ajar
C.1. Rumusan KI, KD, dan IPK
3. Mencakup CP, ATP sesuai dengan Terkandung CP, AT, ATP,
rumusan pada Permendikbud No. 56 √ sesuai dengan rumusan pada
Tahun 2022. PERMENDIKBUDRISTEK
4. Capaian Pembelajaran (CP) √
nomor 56 tahun 2022.
mencakup sikap, pengetahuan, dan
Terdapatnya Capaian
keterampilan (khusus PPKN dan
PABP) sedangkan mata pelajaran lain Pembelajaran sesuai dengan

26
.No. Komponen/ Aspek Ada Tidak Uraikan Hasil Telaah
1 2 3 4 5
mencakup pengetahuan dan
keterampilan yang dikutip dari
Permendikbud No. 56 Tahun 2022.
5. Menjabarkan ATP berdasarkan CP √
dari IKTP.
6. IKTP disusun menggunakan kata
kerja operasional yang dapat √
diukur/dilakukan penilaian sesuai
dengan karakteristik mata pelajaran.
PERMENDIKBUD
7. IKTP dari CP pengetahuan
menggambarkan dimensi proses RISTEK nomor 56 tahun 2022
kognitif dan dimensi pengetahuan √ ATP dijelaskan secara
meliputi faktual, konseptual, terperinci sesuai dengan mata
prosedural, dan/atau meta kognitif. pelajaran.ATP tersusun
8. ATP dari CP keterampilan memuat dengan kata-kata yang terukur
keterampilan abstrak dan/atau √
sesuia
ketrampilan konkret.
dengan mata pelajaran. ATP
C.2. Rumusan Tujuan Pembelajaran
9. Mencerminkan pencapaian Tujuan permbelajaran sudah
kompetensi sikap, pengetahuan, dan √ mencerminkan pencapaian
keterampilan. kompetensi sikap,
10. Memberikan penguatan karakter pengetahuan dan keterampilan,
melalui kegiatan berliterasi dan √
serta memberikan penguat
pembelajaran abad 21.
11. Memberikan gambaran pencapaian karakter melalui kegiatan

hasil pembelajaran. literasi dan
12. Dituangkan dalam bentuk deskripsi, memberikan gambaran
memuat kompetensi yang hendak pencapaian hasil pembelajaran
dicapai oleh peserta didik. yang di tuang dalam bentuk

deskripsi yang hendak dicapai
peserta didik dalam proses
pembelajaran
C.3. Materi Pembelajaran
13. Materi pembelajaran, memuat fakta, fakta, konsep/prinsip, dan
konsep/prinsip, dan prosedur yang prosedur yang relevan telah
relevan, dan ditulis dalam bentuk √ dimuat dalam materi
butir- butir sesuai dengan rumusan
pembelajaran Cakupan materi
indikator ketercapaian kompetensi.
sesuai dengan alokasi waktu
14. Cakupan materi sesuai dengan alokasi √
waktu yang ditetapkan. yang ditetapkan berdasarkan
15. Mengakomodasi muatan lokal dapat kalender akademik. Telah
berupa keunggulan lokal, kearifan terakomodasi sesuai dengan
lokal, kekinian, dan lain-lain yang √ kompetensi dasar
sesuai dengan cakupan materi pada pengetahuan.
KD pengetahuan.
C.4. Metode Pembelajaran
16. Menggunakan pendekatan ilmiah √ Pendekatan yang relevan
dan/atau pendekatan lain yang dengan karakteristik masing-
relevan dengan karakteristik masing- masing mata pelajaran
masing mata pelajaran.

27
.No. Komponen/ Aspek Ada Tidak Uraikan Hasil Telaah
1 2 3 4 5
17. Menerapkan pembelajaran aktif yang diterapkan secara ilmiah Guru
bermuara pada pengembangan √ telah menerapkan
HOTS. pembelajaran aktif yang
18. Menggambarkan sintaks/tahapan mengacu pada pengembangan
yang jelas (apabila menggunakan √
HOTS. Tergambar dengan
model pembelajaran tertentu).
19. Sesuai dengan tujuan pembelajaran. √ jelas Sesuai dengan tujuan
20. Menggambarkan proses pencapaian pembelajaran yang jelas.
kompetensi. √ Terbentuknya proses
pencapaian kompetensi.
C.5. Media Pembelajaran dan Sumber Belajar
21. Mendukung pencapaian kompetensi Media dan sumber belajarnya
dan pembelajaran aktif dengan √ yang digunakan telah men-
pendekatan ilmiah. dukung dalam pencapaian
22. Sesuai dengan karakterisitik peserta √ kompetensi dan pembelajaran
didik.
aktif sesuai dengan karakter
23. Sumber belajar yang digunakan
mencakup multimedia antara lain peserta didik dengan meng-
bahan cetak, elektronik, alam dan gunakan bahan cetak, elek-
√ tronik, dan sebagainya.
sumber belajar lainnya.
Sehingga membuat peserta
didik tertarik.
C.5. Langkah kegiatan pembelajaran
24. Memuat kegiatan pendahuluan, Kegiatan pembelajaran sudah
kegiatan inti, dan kegiatan penutup. √ termuat semua di dalam
Modul Ajar.
Kegiatan pendahuluan
25. Kegiatan pendahuluan memuat: Kegiatan pendahuluan sudah
pengkondisian peserta didik, termuat semua di dalam modul
penguatan karakter ditingkat sekolah √ ajar.
(habituasi), apersepsi, penyampaian
tujuan pembelajaran, kegiatan dan
penilaian yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti memuat:
26. Bentuk kegiatan pembelajarannya Bentuk kegiatan ini telah
berupa pembelajaran aktif memuat sistem pembelajaran
(activelearning) dengan aktif yang telah menggunakan
menggunakan berbagai model √
berbagai metode, model dan
dan/atau metode pembelajaran
dengan pendekatan ilmiah maupun pendekatan pembelajaran yang
pendekatan lain yang relevan. sesuai dengan model/metode
27. Sesuai dengan model dan/atau yang digunakan untuk
metode pembelajaran yang √ beliterasi menggambarkan
digunakan. tahapan kegiatan yang
28. Menggambarkan tahapan kegiatan sistematis sehingga
yang runut dan sistematik (dari √
membutuhkan kegiatan
LOTS menuju HOTS).
beliterasi serta
29. Menumbuhkan kegiatan berliterasi. √
menggambarkan proses
30. Menggambarkan proses √
pembelajaran yang menimbulkan pembelajaran yang dapat
28
.No. Komponen/ Aspek Ada Tidak Uraikan Hasil Telaah
1 2 3 4 5
interaksi multi-arah, antar peserta
didik, interaksi peserta didik dengan
guru, dan interaksi dengan
bahan/alat/lingkungan belajar.
31. Menggambarkan proses
pembelajaran yang menyenangkan, √
menantang dan memotivasi peserta
didik.
32. Menggambarkan gradasi pencapaian √
kompetensi dalam pembelajaran.
33. Memperkuat PPK ditingkat kelas
berkaitan dengan karakter seperti
religiositas, nasionalisme, √
kemandirian, gotong royong, dan
menimbulkan interaksi, multi
integritas, dan lain- lain.
34. Kegiatan pembelajarannya mendidik arah.
dan dialogis yang bermuara pada menurut analisi, kegiatan inti
berkembangnya karakter dan yang dilakukan dapat
Higher OrderThinking Skills √ mendorong berkembangnya
(HOTS) atau Keterampilan keterampilan siswa dalam
Berpikir Tingkat Tinggi peserta berpikir kritis, berkreasi,
didik.
berkolaborasi, dan
35. Mendorong berkembangnya
keterampilan hidup abad 21 yaitu berkomunikasi dalam setiap
berikir kritis, berkreasi, √ kegiatan pembelajaran.
berkolaborasi, dan berkomunikasi
dalam kegiatan pembelajaran.
Kegiatan penutup memuat:
36. Rangkuman, kesimpulan, refleksi, Guru dan peserta didik
penilaian dan tindak lanjut penilaian, menyimpulkan materi dan
termasuk mengaitkan hasil √ melakukan refleksi
pembelajaran dengan kehidupan
pembelajaran
sehari-hari dalam rangka penguatan
karakter ditingkat masyarakat.
37. Penyampaian pencapaian KD dari
KI3 dan KD dari KI4, dan √
pencapaian tujuan pembelajaran.

D Penilaian Hasil Belajar


29
38. Memuat rancangan penilaian. √ Membuat rancangan penilaian
39. Memuat jenis/teknik penilaian, dilihat dari afektif, kognitif,
bentuk penilaian, instrumen dan √ dan psikomotorik. Adanya
pedoman penskoran. jenis/Teknik penilaian, bentuk
40. Mencakup penilaian pengetahuan,
penilaian instrumen dan
keterampilan, dan sikap khusus pada
mata pelajaran PPKN dan PABP, Pedoman penskoran. Sudah
√ mencakup penilaian berupa
sedangkan mapel lain membuat
catatan sikap siswa pada jurnal afektif, kognitif, dan
penilaian sikap. psikomotorik. Sudah sesuai
41. Sesuai dengan kompetensi (IKTP √ dengan kompetensi (ATP dan
dan/atau CP). CP) penilaian dilihat
42. Sesuai dengan kegiatan yang √ dari kesesuaian
dilakukan dalam pembelajaran.
materi pelajaran
43. Sesuai materi pembelajaran. √
dengan peserta didik.
44. Memua tsoal HOTS dan soal-soal
keterampilan khusus mata pelajaran √
(misalnya Agama, SeniBudaya,
Bahasa, dan lain-lain).

Mengetahui Palembang,14 Februari 2025


Guru Pamong, Mahasiswa,

Nurhadi, S. Pd. Putri Bella Pratiwi


NIP. 197902102009021004 NIM. 352022001

30
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

LEMBAR TELAAH MEDIA PEMBELAJARAN

Nama Mahasiswa : Yoga Pratama S


NIM : 3520222002

No Aspek Pengamatan Ya Tidak Uraian Hasil Telaah


Jenis media yang digunakan adalah media: Media yang di gunakan Buku
1 cetak/audio/multimedia/E-Learning, Power Point, √ seharah Indonesia, PPT,
Internet Internet
Media di gunakan sesuai
dengan
Kesesuaian media pembelajaran dengan Indikator
2 √ indikator pencapaian
Pencapaian Kompetensi (IPK)
kompetensi terhadap media
pembelajaran
Media pembelajaran sudah
Kesesuaian media pembelajaran dengan materi
3 √ sesuai dengan materi
pembelajaran
pembelajaran
Media pembelajaran sudah
Kesesuaian media pembelajaran dengan
4 √ sesuai dengan perkembangan
perkembangan peserta didik
peserta didik
5 Kualitas tampilan media pembelajaran √
Huruf yang di gunakan sudah
a. Kesesuaian huruf yang digunakan √
sesua
Gambar yang terdapat di
b. Kesesuaian gambar yang digunakan √ dalam media pembelajaran
sudah sesuai dengan mater
Warna yang di gunakan sudah
c. Kesesuaian warna yang digunakan √
sesuai dan menarik
d. Kesesuaian animasi yang digunakan Animasi sudah sesuai

(multimedia)
Media yang di gunakan
Media dapat digunakan dalam kegiatan sangat mendukung dalam
6 √
pembelajaran kegiatan pembelajaran

Mengetahui, Palembang, 14 Februari 2025


Guru Pamong, Mahasiswa,

Nurhadi, S. Pd. Putri Bella Pratiwi


NIP. 197902102009021004 NIM. 352021004
31
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL

LEMBAR TELAAH INSTRUMEN EVALUASI PEMBELAJARAN

Nama Mahasiswa : Yoga Pratama S


NIM : 352022002

No. Aspek yang Ditelaah Uraian Hasil Telaah


Menggunakan tes tertulis, lisan dan
1 Jenis alat evaluasi
penugasan.
Aspek evaluasi meliputi penilaian dan
2 Kesesuaian aspek evaluasi dengan indikator
keterampilan.
Sesuai dengan tujuan pembelajaran
Kesesuaian aspek evaluasi dengan tujuan
3 dengan model pembelajaran Problem
pembelajaran
Bassed Learning.
Sesuai dengan materi dan memiliki
4 Kesesuaian aspek evaluasi dengan materi batasan dengan evaluasi yang
diberikan.
Kejelasam rubrik/pedoman penilaian dan Penilaian dan kunci jawaban sesuai
5
kunci jawaban dengan pedoman penilaian.
Alat evaluasi yang dapat digunakan
Alat evaluasi dapat dijadikan sarana refleksi
6 berdasarkan sumber buku, Internet dan
hasil belajar siswa
bahan yang lain.

Mengetahui Palembang, 14 Februari 2025


Guru Pamong, Mahasiswa,

Nurhadi, S. Pd. Yoga Pratama S


NIP. 197902102009021004 NIM. 352022002

32
MODUL AJAR
DI BAWAH TIRANI JEPANG

INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : Putri Bella Pratiwi
Satuan Pendidikan : SMA NEGERI 4 PALEMBANG
Kelas / Fase : XI (Sebelas) - F
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Tahun Penyusunan : 2025

B. KOMPETENSI AWAL
Pengetahuan atau keterampilan yang perlu dimiliki peserta didik sebelum mempelajari
modul ini adalah Peserta didik dapat :
1. Menjelaskan Latar Belakang Pendudukan Jepang
2. Mengidentifikasi Proses Pendudukan Jepang
3. Memahami Kebijakan Jepang di Indonesia
4. Menganalisis Dampak Pendudukan Jepang
5. Mengenali Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA


Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis,
kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global

D. SARANA DAN PRASARANA


 LCD proyektor, komputer serta tayangan slide power point, video pembelajaran (jika

ada) dan media lain yang telah disiapkan.


 Perangkat digital (internet, telepon pintar, laptop, komputer, LCD).
 Perangkat non digital (buku teks, papan tulis, spidol, peta, globe).
 Lingkungan alam dan sosial sekitar sekolah.

E. TARGET PESERTA DIDIK

33
Target peserta didik ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami sejarah secara
akademis, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai perjuangan dan menerapkannya dalam
kehidupan modern.

F. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Probelem Based
Learning (PBL).

KOMPONEN INTI

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
 Peserta didik mampu menjelaskan alasan Jepang menduduki Indonesia dan strategi
awal yang digunakan dalam proses pendudukan.
 Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai kebijakan Jepang dalam bidang
politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
 Peserta didik dapat menjelaskan dampak kebijakan tersebut terhadap kehidupan
masyarakat Indonesia.
 Peserta didik mampu menguraikan sistem kerja paksa (romusha) serta kondisi dan
akibatnya bagi rakyat Indonesia.
 Peserta didik dapat menyebutkan bentuk-bentuk perlawanan rakyat Indonesia terhadap
Jepang, baik secara fisik maupun intelektual.
 Peserta didik dapat menjelaskan bagaimana kebijakan Jepang berkontribusi terhadap
munculnya semangat nasionalisme dan persiapan kemerdekaan Indonesi.
 Peserta didik mampu menilai dampak positif dan negatif dari pendudukan Jepang bagi
bangsa Indonesia.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Bagi peserta didik, hal ini menumbuhkan rasa nasionalisme, kritis terhadap ketidakadilan,
dan pentingnya menjaga kedaulatan negara. Sejarah ini mengajarkan bahwa kerja sama
dan semangat perjuangan bersama adalah kunci untuk meraih kemerdekaan dan
membangun bangsa.

34
C. ASESMEN AWAL
 Apa yang menyebabkan Jepang memilih Indonesia sebagai daerah yang harus
diduduki?
 Bagaimana kebijakan Jepang mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat
Indonesia pada masa itu?

D. KEGIATAN INTI
Dibawah Tirani Jepang
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
 Pendidik mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan mengajak siswa
berdoa bersama.
 Pendidik mempersiapkan kelas
 Motivasi, Pendidik memastikan keadaan kelas
 Apersepsi
 Pendidik menginformasikan materi yang akan dipelajari.
 Pendidik menjelaskan kepada peserta didik tentang tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti (90 Menit)
Dengan menggunakan model pembelajaran Probelem Based Learning (PBL):
1. Pendidik memberikan masalah kontekstual kepada siswa.
2. Pengumpulan Informasi (Investigation)
 Siswa mulai mencari informasi melalui berbagai sumber (buku sejarah, artikel,
atau sumber online yang terpercaya).
 Sumber-sumber informasi dapat mencakup kesaksian korban romusha, kebijakan
Jepang, dan dampaknya terhadap masyarakat Indonesia.
 Siswa mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi kehidupan rakyat
Indonesia, seperti kerja paksa (romusha), pembatasan kebebasan, dan perubahan
sosial.
3. Analisis Masalah (Problem Analysis)
 Setiap kelompok melakukan analisis mendalam mengenai dampak kebijakan
Jepang terhadap masyarakat Indonesia, baik dalam bidang ekonomi, sosial,
maupun politik.
 Kelompok mendiskusikan bagaimana kebijakan Jepang, seperti pembentukan
organisasi seperti PETA dan pengaruhnya terhadap gerakan kemerdekaan, dapat
memberikan gambaran lebih jelas mengenai perjalanan Indonesia menuju
kemerdekaan.

35
4. Penyusunan Solusi atau Kesimpulan (Solution or Conclusion)
 Setiap kelompok menyusun kesimpulan dan solusi berdasarkan temuan mereka.
 Siswa menjawab pertanyaan utama yang diberikan pada tahap awal: “Apa dampak
kebijakan Jepang terhadap semangat perjuangan kemerdekaan Indonesia?”
 Kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka dalam bentuk poster,
infografis, atau presentasi lisan yang menggambarkan pemahaman mereka tentang
topik tersebut.
5. Refleksi (Reflection)
 Guru memfasilitasi sesi refleksi untuk mendiskusikan apa yang telah dipelajari
siswa, menghubungkannya dengan nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan
kemerdekaan.
 Siswa diundang untuk merefleksikan bagaimana peristiwa masa lalu dapat
memberikan pelajaran bagi mereka dalam menghadapi tantangan zaman sekarang,
seperti pentingnya persatuan dan nasionalisme.
6. Penilaian (Assessment)
 Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan dalam diskusi, kualitas analisis, serta
presentasi yang dilakukan oleh masing-masing kelompok.
 Penilaian juga mencakup kemampuan siswa untuk mengaitkan materi dengan
kehidupan saat ini, seperti sikap nasionalisme dan kesadaran akan pentingnya
menjaga kemerdekaan.

Kegiatan Penutup (10 Menit)


1. Pendidik bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran
2. Pendidik memberikan tugas kepada peserta didik untuk materi selanjutnya
3. Pendidik bersama peserta didik merefleksi pembelajaran Menyampaikan materi
yang akan dipelajari selanjutnya
4. Pendidik mengucapkan salam

E. ASESMEN / PENILAIAN
Individu Berkelompok
- Tes tertulis PG dan Essay - Diskusi kelompok
- Sikap peserta didik selama - Presentasi
mengikuti kegiatan - Hasil diskusi kelompok dalam
pembelajaran bentuk tulisan/tulisan/ media lain)

36
KRITERIA UNTUK MENGUKUR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
DAN ASESMENNYA (ASESMEN FORMATIF)
1. Penilain Individu
a. Penilaian Tertulis
KISI-KISI SOAL
Capaian Alur Tujuan Nomor Soal /
Indikator Soal
Pembelajaran (CP) Pembelajaran (ATP) Bentuk Soal
- Pada Fase 1. Menjelaskan latar Peserta didik dapat 1 /PG
F, peserta belakang masuknya mengidentifikasi latar
didik di Kelas Jepang ke Indonesia. belakang kedatanga Jepang
XI mampu di Indonesia.
mengembangka
n konsep-
konsep dasar
sejarah untuk 2. Menganalisis faktor- Peserta didik mampu 2/PG
mengkaji faktor yang menganalisis faktor-faktor
peristiwa menyebabkan Jepang yang menyebabkan Jepang
sejarah berhasil menguasai berhasil menguasai
dalam litasan Indonesia dengan Indonesia dengan cepat.
lokal, nasional cepat.
dan global.
3. Mendeskripsikan Peserta didik dapat 3/PG
Melalui
kebijakan-kebijakan mendeskripsikan sistem
literasi, diskusi,
Jepang di berbagai pemerintahan militer
dan
bidang politik. Jepang di Indonesia.
penyelidikan
(penelitian) 4. Menjelaskan Menjelaskan kebijakan 4/PG
berbasis kebijakan ekonomi ekonomi Jepang di (penggunaan
proyek Jepang di Indonesia. Indonesia termasuk visual/ peta/
kolaboratif romusha dan eksploitasi gambar)
peserta didik SDA . (penggunaan
mampu visual/ peta/
menjelaskan gambar)

37
berbagai 5. Mengidentifikasi Peserta didik mampu 5/PG
peristiwa kebijakan sosial dan menguraikan dampak
sejarah budaya Jepang di kebijakan Jepang dalam
yang terjadi di Indonesia bidang sosial dan budaya
Indonesia dan masyarakat Indonesia
dunia meliputi
Latar belakang
kedatangan
Bangsa Jepang,
Kebijakan
Jepang di
Indonesia,
Dampak dari 6. Menganalisis Peserta didik dapat 6/PG
penjajahan dampak kebijakan menganalisis dampak
Jepang. Jepang terhadap kebijakan Jepang terhadap
- Peserta didik masyarakat. kehidupan masyarakat
di Kelas XI Indonesia, baik positif
mampu maupun negatif.
menganalisis
7. Menguraikan bentuk Menjelaskan bentuk- 7/PG
kebijakan
perlawanan rakyat bentuk perlawanan rakyat
pendudukan
terhadap Jepang. terhadap Jepang, seperti
Jepang di
perlawanan PETA di Blitar
Indonesia serta
dampaknya 8. Menjelaskan peran Mengidentifikasi peran Esai Singkat
dalam berbagai organisasi bentukan organisasi bentukan Jepang
aspek kehidupan Jepang (Putera, Heiho (Putera, Heiho, PETA)
sosial, ekonomi dan PETA) dalam dalam perjuangan
politik, dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
budaya. kemerdekaan
Indonesia.
9. Menganalisis Peserta didik mampu Isian Singkat
hubugan antara menganalisis hubunga
pendudukan jepang antara penduduan Jepang
dan pergerakan dan pekembangn
nasional. pergerakan nasional
Indonesia.
10. Menjelaskan Peserta didik mampu Isian Singkat
bagaiamana menguraian bagaimana
pengalaman selama pengalaman selama
pendudukan Jepang pendudukan Jepang
mempengaruhi berkontribusi terhadap
persiapan pelaksanaan persiapan proklamasi

38
proklamasi kemerdekaan Indonesia.
kemerdekaan
Indonesia.

2. Penilain Berkelompok
a. Penilaian Diskusi Kelompok/ Debat
Rubrik Penilaian:
Skor
No Aspek Penilaian
0 1 2 3
1 Keaktifan diskusi/ debat
a. Aktif memberi masukan
pemikiran
b. mendengarkan pendapat
orang lain
2 Kreatifitas diskusi/ debat
a. Kreatif dan inovasi dalam
diskusi
b. Ide/gagasan adalah original
3 Kualitas hasil diskusi/ debat
a. hasil runtut dan logis
b.Pengumpulan hasil diskusi

Indikator Rubrik Penilaian


No Indikator Rubrik
1 Aktif memberi masukan 2 = aktif berpendapat
pemikiran 1.= kurang aktif
0 = tidak aktif
2 Mendengarkan pendapat orang 1 = Mendengarkan pendapat
lain 0 = Tidak mendengar pendapat
3 Kreatifitas dalam diskusi/debat 3 = Sangat kreatif
2 = Kreatif
1 = Kurang kreatif
0 = Tidak kreatif
4 Origionalitas gagasan 3 = gagasan sangat orisionil
39
2 = gagasan orisionil
1 = gagasan kurang orisionil
0 = gagasan tidak orisionil
4 Hasil diskusi runtut dan logis 2 = Sangat runtut dan logis
1 = Runtut dan logis
0 = tidak runtut dan tidak logis
5 Pengumpulan hasil diskusi 3 = lebih awal
tepat waktu 2 = tepat waktu
1= terlambat
0 = tidak dilaksanakan
Jumlah Skor 25

Jumlah perolehan skor


Nilai = x 100 %
Jumlah skor maksimum

b. Penilaian Presentasi dan diskusi


Rubrik Penilaian :
Skor
No Aspek Penilaian
0 1 2 3
1 Kelengkapan materi
2 Penulisan materi
3 Kemampuan presentasi
4 Keaktifan selama kegiatan presentasi
5 Sikap menghargai dan menghormati
pendapat orang lain

Indikator rubrik penilaian:


No Indikator Rubrik
1 Kelengkapan materi 2 = lengkap
1 = kurang lengkap
0 = tidak ada
2 Penulisan materi 2 = sesuai dengan rambu-

40
rambu yang diberikan
1 = tidak sesuai rambu-rambu
yang diberikan
0 = tidak ada
3 Kemampuan presentasi 2 = Komunikatif
1 = Kurang komunikatif
0 =Tidak Komunikatif
Keaktifan selama kegiatan 3 = Sangat aktif
Presentasi 2 = Cukup aktif
1 = Kurang aktif
0 = Tidak aktif
4 Kreatifitas media presentasi 2 = Menggunakan kreasi digital
lebih dari 1(animasi/paint/
video/ dll)
1 = Menggunakan 1 kreasi
digital (animasi/paint/ video/
dll)
0 = Tidak menggunakan kreasi
digital
5 Sikap menghargai dan 1 = Sikap menghargai dan
menghormati pendapat orang menghormati pendapat orang
lain lain
0 = Tidak Sikap menghargai
dan menghormati pendapat
orang lain
Jumlah Skor 20

Jumlah perolehan skor


Nilai = x 100 %
Jumlah skor maksimum

F. BAHAN AJAR
41
Materi Pengajaran

A. Pendahuluan

Masa pendudukan Jepang di Indonesia berlangsung dari tahun 1942 hingga 1945,
yang dimulai dengan penyerangan Jepang terhadap Belanda. Pendudukan Jepang membawa
perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, baik di bidang politik, ekonomi,
sosial, maupun budaya. Selain itu, pendudukan Jepang juga memiliki dampak penting dalam
mempercepat gerakan menuju kemerdekaan Indonesia.

B. Latar Belakang Pendudukan Jepang

1. Perang Dunia II

Pada tahun 1941, Jepang terlibat dalam Perang Dunia II dengan tujuan memperluas
wilayah kekuasaannya di Asia. Jepang berencana mendominasi negara-negara Asia Timur dan
Tenggara untuk mendapatkan sumber daya alam yang kaya, seperti minyak dan karet, yang
sangat dibutuhkan untuk mendukung perang mereka.

2. Jatuhnya Hindia Belanda

Belanda yang sebelumnya menguasai Indonesia tidak dapat bertahan dari serangan
Jepang. Pada tanggal 8 Maret 1942, Jepang berhasil mengalahkan Belanda dalam
pertempuran di Laut Jawa. Indonesia yang sebelumnya dijajah Belanda kini berada di bawah
kekuasaan Jepang.

C. Kebijakan Jepang di Indonesia

1. Politik

Jepang mengganti pemerintahan kolonial Belanda dengan pemerintahan militer.

Jepang menerapkan kebijakan yang disebut "Asia untuk Asia," yang bertujuan membebaskan
negara-negara Asia dari penjajahan Barat. Namun, kebijakan ini lebih bertujuan untuk
mengeksploitasi Indonesia demi kepentingan Jepang.

Jepang juga membentuk organisasi-organisasi seperti PETA (Pembela Tanah Air) dan Jepang
Indonesia untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia.

42
2. Ekonomi

Jepang melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam Indonesia.


Indonesia menjadi pemasok utama untuk kebutuhan perang Jepang, seperti minyak, karet, dan
timah.

Salah satu kebijakan yang sangat merugikan rakyat adalah kerja paksa (romusha), di
mana banyak rakyat Indonesia dipaksa bekerja di bawah kondisi yang sangat buruk untuk
membangun infrastruktur bagi kepentingan perang Jepang.

3. Sosial

Di bidang pendidikan, Jepang mengganti kurikulum pendidikan dengan pendidikan


yang lebih mendukung tujuan Jepang. Pendidikan berfokus pada pengajaran bahasa Jepang
dan semangat kesetiaan kepada Kaisar Jepang.

Jepang juga berusaha mengubah struktur sosial masyarakat Indonesia, dengan


mengurangi pengaruh Belanda dan menggantinya dengan peran Jepang yang lebih dominan.

4. Militer

Jepang membentuk tentara Indonesia melalui PETA, yang bertujuan untuk melatih
orang Indonesia dalam bidang militer dan menggunakan mereka dalam mendukung perang
Jepang.

Meskipun banyak anggota PETA yang dilatih, tujuan sesungguhnya adalah untuk
menyiapkan pasukan yang bisa digunakan oleh Jepang untuk mempertahankan kekuasaannya
di Indonesia.

D. Dampak Pendudukan Jepang bagi Indonesia

1. Sosial dan Ekonomi

Banyak rakyat Indonesia yang menderita akibat kerja paksa (romusha), di mana
mereka dipaksa bekerja di proyek-proyek konstruksi Jepang dalam kondisi yang sangat buruk
dan tidak manusiawi.

Masyarakat Indonesia mengalami kesulitan ekonomi karena banyak sumber daya alam
Indonesia yang dieksploitasi untuk kepentingan Jepang.

2. Perlawanan terhadap Jepang


43
Seiring dengan kebijakan yang menindas, muncul berbagai bentuk perlawanan rakyat
terhadap Jepang. Beberapa perlawanan besar dilakukan oleh Tentara Indonesia yang dilatih
oleh Jepang, tetapi mereka akhirnya berbalik melawan Jepang, seperti dalam peristiwa
Pembantaian PETA di Blitar. Selain itu, berbagai gerakan bawah tanah juga terbentuk sebagai
upaya melawan penjajahan Jepang.

3. Persiapan Kemerdekaan

Walaupun Jepang berusaha menguasai Indonesia secara total, masa pendudukan


Jepang memberikan pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia dalam mengatur gerakan
kemerdekaan. Pembentukan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan
Kemerdekaan Indonesia) oleh Jepang pada tahun 1945, meskipun dengan tujuan awal untuk
mempersiapkan Indonesia sebagai bagian dari kawasan Asia Timur Raya, justru mempercepat
persiapan kemerdekaan Indonesia. BPUPKI menjadi langkah awal dalam merumuskan dasar
negara Indonesia yang kemudian diikuti dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17
Agustus 1945.

E. Peran Pendudukan Jepang dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

1. Pembentukan Kesadaran Nasionalisme

Meskipun Jepang menduduki Indonesia dengan cara yang sangat keras, masa ini
menumbuhkan kesadaran nasionalisme di kalangan rakyat Indonesia, yang merasa semakin
terdorong untuk merebut kemerdekaan dari penjajahan.

Pengalaman dalam organisasi-organisasi yang dibentuk Jepang seperti PETA dan


BPUPKI memperkenalkan rakyat Indonesia pada konsep-konsep kemerdekaan dan self-
government, yang menjadi dasar perjuangan Indonesia menuju kemerdekaan.

2. Keterlibatan Pemuda Indonesia

Pemuda Indonesia memainkan peran penting dalam mendukung atau bahkan melawan
kebijakan Jepang. Salah satu contohnya adalah terbentuknya berbagai organisasi perlawanan
yang nantinya menjadi bagian dari pergerakan kemerdekaan Indonesia.

G. REFLEKSI
Guru dan peserta didik melakukan refleksi diri dalam proses pembelajaran yang sudah
dilakukan di gform, yang berisi : materi apa sajakah yang sudah dipelajari?, manfaat apa

44
yang dapat diambil dari proses pembelajaran?, materi apa sajakah yang belum dipahami?,
apakah model pembelajaran yang digunakan menyenangkan?, hal apa sajakah yang
diinginkan peserta didik dalam proses pembelajaran yang akan datang?

HH. KEGIATAN PEMBELAJARAN

1. Diskusi Kelompok:

Siswa dibagi dalam kelompok kecil untuk membahas dampak pendudukan Jepang
dalam bidang sosial, ekonomi, dan politik.

Setiap kelompok menyimpulkan bagaimana kebijakan Jepang berdampak pada rakyat


Indonesia dan mempersiapkan Indonesia menuju kemerdekaan.

2. Penyusunan Laporan atau Presentasi:

Kelompok diminta untuk membuat presentasi atau laporan tentang perlawanan rakyat
Indonesia terhadap Jepang, termasuk peran organisasi-organisasi seperti PETA dan BPUPKI.

I. Penilaian

1. Penilaian Proses:

Keaktifan siswa dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Kemampuan siswa dalam menganalisis dampak kebijakan Jepang.

2. Penilaian Hasil:

Laporan atau presentasi kelompok yang menjelaskan tentang dampak pendudukan Jepang dan
peranannya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Sumber Belajar

1. Buku sejarah Indonesia.


2. Artikel-artikel daring terkait pendudukan Jepang di Indonesia.
3. Video dokumenter atau film tentang romusha dan BPUPKI.

45
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

A. Identitas
Nama Peserta Didik :
Kelas :
Setelah melakukan pembelajaran jawablah pertanyan ini dengan benar!
1. Faktor utama yang menyebabkan Jepang dapat menguasai Indonesia dengan cepat
pada tahun 1942 adalah…
a. Persenjataan Jepang lebih canggih dibandingkan Belanda
b. Jepang mendapat dukungan penuh dari rakyat Indonesia
c. Belanda sudah melemah akibat Perang Dunia II
d. Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia
Jawaban: c. Belanda sudah melemah akibat Perang Dunia II

2. Organisasi yang dibentuk Jepang untuk menghimpun tokoh nasionalis Indonesia


adalah…
a. Gerakan 3A
b. Putera
c. Heiho
d. PETA
Jawaban: b. Putera

3. Salah satu dampak negatif pendudukan Jepang di bidang ekonomi bagi rakyat
Indonesia adalah…
a. Banyak rakyat mendapat pendidikan militer
b. Peningkatan hasil pertanian untuk kebutuhan local
c. Terjadinya kerja paksa atau romusha
d. Diberlakukannya sistem tanam paksa
Jawaban: c. Terjadinya kerja paksa atau romusha

4. Propaganda Jepang untuk menarik simpati rakyat Indonesia dikenal dengan istilah…
a. Seikerei
46
b. Nippon Seishin
c. Gerakan 3A
d. Sumpah Pemuda
Jawaban: c. Gerakan 3A

5. Tujuan Jepang membentuk organisasi militer seperti PETA dan Heiho adalah…
a. Membantu rakyat Indonesia memperoleh kemerdekaan
b. Mengembangkan keterampilan militer bagi pemuda Indonesia
c. Menyiapkan tenaga kerja untuk Jepang
d. Memanfaatkan tenaga rakyat Indonesia dalam perang melawan Sekutu
Jawaban: d. Memanfaatkan tenaga rakyat Indonesia dalam perang melawan Sekutu

6. Dampak positif pendudukan Jepang bagi Indonesia di bidang politik adalah…


a. Peningkatan kesejahteraan rakyat
b. Pelatihan militer bagi pemuda Indonesia
c. Kebebasan dalam mendirikan partai politik
d. Kemandirian ekonomi rakyat
Jawaban: b. Pelatihan militer bagi pemuda Indonesia

7. Perlawanan rakyat terhadap Jepang yang terjadi di Blitar dipimpin oleh…


a. Sutan Sjahrir
b. Supriyadi
c. Tan Malaka
d. Ir. Soekarno
Jawaban: b. Supriyadi

8. Salah satu alasan Jepang mendirikan BPUPKI adalah…


a. Menjaga stabilitas politik di Indonesia
b. Sebagai strategi perang Jepang melawan Sekutu
c. Memenuhi janji kemerdekaan kepada Indonesia
d. Untuk membentuk pemerintahan baru di Indonesia
Jawaban: c. Memenuhi janji kemerdekaan kepada Indonesia

9. Berikut ini yang merupakan kebijakan Jepang dalam bidang sosial adalah…
47
a. Pembentukan PETA
b. Mewajibkan rakyat menyembah Kaisar Jepang
c. Meningkatkan produksi pertanian untuk rakyat
d. Memberikan kebebasan pers
Jawaban: b. Mewajibkan rakyat menyembah Kaisar Jepang

10. Peran penting yang dimainkan oleh Soekarno dan Hatta selama pendudukan Jepang
adalah…
a. Memimpin perlawanan bersenjata terhadap Jepang
b. Bekerja sama dengan Jepang untuk mempersiapkan kemerdekaan
c. Melakukan propaganda anti-Jepang
d. Mengorganisir romusha secara sistematis
Jawaban: b. Bekerja sama dengan Jepang untuk mempersiapkan kemerdekaan

SOAL ESAI

1. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan Jepang berhasil menguasai Indonesia


dengan cepat!
Jawaban: Jepang berhasil menguasai Indonesia karena lemahnya pertahanan Belanda
akibat Perang Dunia II, taktik perang kilat Jepang, serta propaganda yang menjanjikan
kemerdekaan bagi Indonesia.

2. Apa saja kebijakan Jepang di Indonesia dalam bidang ekonomi? Jelaskan dampaknya
terhadap rakyat!
Jawaban: Kebijakan ekonomi Jepang meliputi sistem kerja paksa (romusha),
eksploitasi sumber daya alam, dan pengendalian sektor pertanian untuk kepentingan
perang. Dampaknya adalah penderitaan rakyat akibat kekurangan pangan dan tenaga
kerja yang dieksploitasi.

3. Bagaimana peran organisasi bentukan Jepang seperti Putera, PETA, dan Heiho dalam
perjuangan kemerdekaan Indonesia?
Jawaban: Organisasi tersebut awalnya dibentuk untuk membantu Jepang, tetapi
akhirnya menjadi wadah bagi rakyat Indonesia untuk memperoleh pengalaman militer

48
dan meningkatkan kesadaran nasionalisme yang berguna dalam perjuangan
kemerdekaan.
4. Sebutkan dan jelaskan bentuk perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang!
Jawaban: Perlawanan rakyat terhadap Jepang terjadi dalam berbagai bentuk, seperti
pemberontakan PETA di Blitar yang dipimpin oleh Supriyadi, gerakan bawah tanah
oleh kelompok nasionalis, serta perlawanan rakyat di berbagai daerah seperti Aceh
dan Sulawesi.

5. Apa dampak pendudukan Jepang terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia?


Jawaban: Pendudukan Jepang mempercepat proses kemerdekaan Indonesia karena
memberikan pengalaman militer bagi rakyat, membangkitkan semangat nasionalisme,
serta membuka peluang dengan pembentukan BPUPKI dan PPKI yang akhirnya
merancang kemerdekaan Indonesia.

Mengetahui Palembang, Februari 2025


Guru Pamong, Guru Praktikan,

Nurhadi, S.Pd Yoga Pratama S


NIP. 197900102009001004 NIM. 352022002

49
Bukti Pelaksanaan Kegiatan PLP 2 di SMA Muhammadiyah 2 Palembang

Hari, Foto Keterangan


Tanggal
Kegiatan hari
pertama yaitu
pembukaan serta
penyerahan
Senin, 10 peserta dan PLP 2
Februari ke SMA Negeri 4
2025 Palembang

Kegiatan hari
kedua yaitu
konsultasi
bersama dengan
guru pamong
Selasa, 11
Februari
2025

50
Hari ke ketiga
proses pembuatan
instrument dan
perangkat
pembelajaran
Rabu, 12
Februari
2025

Hari ke empat
melanjutkan
pembuatan
perangkat
Kamis, 13 pembelajaran dan
Februari konsultasi
2025 kembali kepada
guru pamong
terkait pembuatan
instrument dan
perangkat
pembelajaran

Kegiatan hari
kelima merevisi
terkait pembuatan
instrument dan
perangkat
Jumat, 14 pembelajaran
Februari sesuai dengan
2025 arahan guru
pamong.

51
Hari kelima yaitu,
penyerahan
perangkat
pembelajaran
kepada guru
Jumat, 14 pamong
Februari
2025

52

Anda mungkin juga menyukai