Laporan PLP 2
Laporan PLP 2
Tugas Individu
Diajukan untuk Melengkapi Persyaratan
Penyelesaian Mata Kuliah Program PLP 2
Oleh
Yoga Pratama S
352022002
Semester V (Lima) | Pendidikan Sejarah
1
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN
PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) 2
DI SMA NEGERI 4 PALEMBANG
Oleh
Yoga Pratama S
352022002
Mengetahui
Dosen Pembimbing Lapangan,
2
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Taala yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang. Berkat limpahan karunia nikmat-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan hasil
pelaksanaan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 di SMA Negeri 4
Palembang Palembang dengan lancar. Penyusunan laporan ini dalam rangka memenuhi tugas
akhir PLP 2 yang diampu oleh bapak Nurhadi, S. Pd. Sebagai guru pamong, dalam
penyusunan laporan PLP 2 ini tidak lepas dari bantuan, arahan, dan masukan dari berbagai
pihak.
Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih atas segala bantuannya dalam
menyelesaikan laporan ini. Meski demikian penulis menyadari masih ada kekurangan dan
kekeliruan di dalam penulisan laporan ini, baik dari segi tanda baca, tata bahasa, dan maupun
isi. Sehingga penulis secara terbuka menerima segala kritik dan saran positif dari pembaca.
Demikian apa yang dapat penulis sampaikan, semoga laporan ini dapat bermanfaat untuk
mahasiswa umumnya, dan untuk penulis sendiri khususnya.
Yoga Pratama S
i
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL......................................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN...........................................................................................i
KATA PENGANTAR.......................................................................................................i
DAFTAR ISI......................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................................1
A. Latar Belakang Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP 2)......1
B. Tujuan dan Manfaat Kegiatan...........................................................................2
C. Tempat dan Waktu Pelaksanaan.......................................................................3
BAB II PELAKSANAAN.................................................................................................4
A. Hasil Setiap Aspek Kegiatan..............................................................................4
1. Analisis Kurikulum (Analisis Keterkaitan KI, KD, dan Indikator Pencapaian
Kompetensi)......................................................................................................4
2. Telaah Perangkat Pembelajaran........................................................................4
a. Program Tahunan dan Program Semester.................................................4
b. CP, TP dan ATP........................................................................................4
c. Modul Ajar................................................................................................5
d. Media Pembelajaran..................................................................................5
e. Instrumen Penilaian...................................................................................5
3. Pembuatan Perangkat Pembelajaran.................................................................5
a. Program Tahunan dan Program Semester.................................................5
b. CP, TP dan ATP........................................................................................7
c. Modul Ajar................................................................................................7
d. Media Pembelajaran..................................................................................9
e. Instrumen Penilaian...................................................................................9
B. Tingkat Keberhasilan..........................................................................................9
C. Faktor Pendukung dan Penghambat.................................................................9
D. Pengalaman Khusus yang Diperoleh.................................................................10
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN...........................................................................11
A. Kesimpulan..........................................................................................................11
B. Saran.....................................................................................................................11
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................12
ii
LAMPIRAN.......................................................................................................................13
1. Lembar rencana kegiatan PLP 2
2. Lembar kegiatan harian program PLP 2
3. Lembar catatan teguran/peringatan (jika ada)
4. Lembar konsultasi pelaksanan program PLP 2
5. Lembar resume pembekalan
6. Lembar analisis kurikulum yang telah diisi
7. Lembar media pembelajaran yang telah diisi
8. Lembar telaah silabus yang telah diisi
9. Lembar telaah instrument penilaian yang telah diisi
10. Lembar telaah RPP yang telah diisi
11. Lembar Program Tahunan (prota)
12. Lembar Program Semester (prosem)
13. Lembar Silabus
14. Lembar Kalender Pendidikan
15. Lembar Rincian Minggu Efektif dan Jumlah Jam Efektif
16. Lembar KKM
17. Lembar Pemetaan kompetensi dan teknik penilaian
18. Lembar Media Pembelajaran
19. Lembar kerja peserta didik
20. Lembar konsultasi PLP 2
21. Sampel foto kegiatan PLP 2 di sekolah mitra
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1
rapkan perangkat pembelajaran dalam praktik mengajar di kelas yang dibimbing oleh guru bi
dang studi yang sesuai dengan program studi mahasiswa calon guru.
Buku ini disusun sebagai pedoman dan acuan bagi mahasiswa, dosen, guru, dan peng
elola dalam menjalankan program PLP 2. Dengan adanya buku pedoman ini diharapkan kegi
atan program PLP 2 dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya.
2
b) Manfaat
Melalui program PLP 2, baik mahasiswa, sekolah mitra, maupun FKIP UM
Palembang, dapat memperoleh manfaat sebagai berikut :
1. Bagi Mahasiswa Peserta program PLP 2
a. Memperoleh pengetahuan secara empiris tentang analisis kurikulum.
b. Memperoleh pengetahuan secara empiris tentang pembuatan perangkat
pembelajaran yang tediri dari Prota, Prosem, Silabus, KKM ,Modul Ajar, instrumen
penilaian.
c. Menambah pengetahuan secara empiris mengenai tugas dan kewajiban guru.
2. Bagi sekolah mitra
a. Memperoleh informasi perkembangan terbaru kebijakan dunia pendidikan yang
melibatkan perguruan tinggi dan sekolah.
b. Memiliki peranan dalam menyiapkan calon guru profesional.
c. Mendapatkan bantuan pemikiran,tenaga,teknologi dalam perencanaan dan
pelaksanakan sekolah mitra.
3. Bagi FKIP UM Palembang
a. Memperoleh umpan balik dari sekolah mitra guna penyesuaian kurikulum
perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.
b. Terjalinnya kerja sama dengan berbagai pihak, guna perkembangan Catur Darma
Perguruan Tinggi.
3
BAB II
PELAKSANAAN
4
Sejarah Indonesia. Kompetensi inti yaitu Capaian 1 aspek spiritual, Capaian 2 aspek
sosial, Capaian 3 aspek pengetahuan, Capaian 4 aspek keterampilan.
c. Modul Ajar
Modul Ajar dalam Kurikulum Merdeka Belajar ini sama dengan istilah RPP
(Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dalam Kurikulum 2013. Hanya saja, komponen
Modul Ajar lebih lengkap dibandingkan RPP. Adapun komponen yang terdapat
dalam:
Susunan Modul Ajar mencakup tentang:
1. Tujuan Pembelajaran
2. Langkah Pembelajaran
3. Media Pembelajaran
4. Asesmen
5. Informasi dan Referensi Belajar
Modul Ajar yang saya buat oleh bimbingan guru pamong di SMA Negeri 4
Palembang telah menggunakan Kurikulum Merdeka serta sesuai dengan
Permendikbud No. 5 tahun 2022. Modul Ajar yang disusun juga membuat peserta
didik lebih aktif dalam proses belajar mengajar. Modul Ajar yang dibuat oleh guru
berdasarkan sumber yang mencakup materi.
d. Media Pembelajaran
Media pembelajaran terdiri dari Internet, ppt, dan buku sejarah Indonesia kelas
XI. Media pembelajaran sesuai IKTP, media pembelajaran sudah sesuai dengan mate
ri pembelajaran, media pembelajaran sudah sesuai dengan perkembangan peserta did
ik. Tampilan media pembelajaran yang digunakan yaitu PPT, sudah bagus dan sesuai
dengan media pembelajarannya..
e. Instrumen Penilaian
Penilaian sikap yaitu observasi dalam bentuk peserta didik diamati langsung
dan penilaian antar teman bentuk instrumen. Penialian pengetahuan berupa tes
tertulis dan tes lisan dalam bentuk uraian dan penilaian keterampilan berupa praktik
dalam bentuk laporan. Aspek evaluasi sudah sesuai dengan indikator, tujuan
pembelajaran, materi pembelajaran. Penilaian dan kunci jawaban sudah jelas dan alat
evaluasi sudah dapat dijadikan sebagai sarana refleksi hasil belajar siswa.
6
4. Distribusi Alokasi Waktu
Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Hitung banyaknya kompetensi dasar dalam semester berjalan.
2. Tentukan kedalaman dan keluasan materi pada Kompetensi Dasar tersebut.
3. Sebarkan jam efektif yang telah dihitung pada setiap Kompetensi Dasar
berdasarkan keluasan dan kedalamannya.
4. Jabarkan hasil penyebaran tersebut pada matriks yang telah dilengkapi dengan
bulan dan minggu selama 1 semester dengan memperhatikan juga minggu/hari
tidak efektif.
b. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Langkah-langkah Pengembangan ATP
1. Mengkaji Kompetensi Dasar. Mengkaji TP mata pelajaran sebagaimana tercantum
pada Standar Isi.
2. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran. Mengidentifikasi materi
pokok/pembelajaran yang menunjang pencapaian TP.
3. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran. Kegiatan pembelajaran dirancang untuk
memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik dalam
rangka pencapaian TP.
4. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi. Indikator merupakan penanda
pencapaian TP. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.
5. Menentuan Jenis Penilaian. Penilaian pencapaian kompetensi dasar siswa
dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes
dalam bentuk tertulis.
6. Menentukan Alokasi Waktu. Penentuan alokasi waktu pada setiap CP didasarkan
pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu.
Alokasi waktu merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai TP yang
dibutuhkan oleh siswa yang beragam.
7. Menentukan Sumber Belajar. Penentuan sumber belajar didasarkan pada SK dan
TP serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator
pencapaian kompetensi.
c. Modul Ajar
Langkah-langkah penyusunan Modul ajar RPP perlu memperhatikan
Permendikbud RI Nomor 81A Tahun 2013 tentang pedoman umum pembelajaran
7
meliputi: mengkaji silabus, mengidentifikasi materi pembelajaran, menentukan tujuan,
mengembangkan kegiatan pembelajaran, penjabaran jenis penilaian, menentukan
alokasi waktu, dan menentukan sumber belajar.
Langkah-langkah minimal dari penyusunan Modul ajar Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) adalah sebagai berikut.
a) Identitas mata pelajaran, meliputi:
b) Satuan pendidikan
c) Kelas
d) Semester
e) Program studi
f) Mata Pelajaran
1) Tujuan pembelajaran adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik
dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indicator kimpetensi dalam
suatu pelajaran.
2) Indikator ketercapaian tujuan pembelajaran adalah perilaku yang dapat diukur
dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang
menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indicator pencapaian kompetensi dirumuskan
dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang
mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
3) Tujuan pembelajaran Menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan
dicapai oleh peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran.
4) Materi ajar Memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis
dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indicator pencapaian kompetensi.
5) Alokasi waktu, Ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian TP dan beban
belajar.
6) Metode pembelajaranDigunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan
proses pembelajaran agar peserta didik mencapai tujuan pembelajaran atau
seperangkat indicator yang telah ditetapkan. Pemilihan metode pembelajaran
disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap
indicator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.
7) Media Pembelajaran Media pembelajaran merupakan salah satu bahan ajar yang
digunakan guru, Modul ajar RPP yang saya telaah menggunakan media pembelajaran
yang berupa media cetak dan media Multimedia.
8) Kegiatan pembelajaran
Terdapat tiga bagian utama yaitu:
8
Pendahuluan, Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan
pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan
memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses
pembelajaran.
Inti, Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai TP.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian
sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta
didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses
eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
Penutup, Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri
aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau
kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.
d. Media Pembelajaran
Menggunakan media pembelajaran berupa power point dengan bahan buku ajar
e. Instrumen Penilaian
Ada 3 aspek yang dinilai yaitu penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Nilai sikap yang diambil adalah nilai kedisiplinan dan nilai kejujuran, nilai pengetahuan
yang diambil melalui nilai tes tertulis dan penugasan, dan nilai keterampilan yang
diambil adalah membuat contoh Teks Negosiasi.
B. Tingkat keberhasilan
Tingkat keberhasilan peserta didik dapat dinilai melalui tiga aspek yaitu: Aspek
kognitif, afektif, dan psikomotorik. Aspek kognitif adalah keterampilan yang ditandai dengan
kreativitas, kelincahan berpikir, dan memecahkan masalah.Aspek afektif adalah berkenaan
dengan sikap dan nilai. Dan aspek psikomotorik adalah aspek yang menyangkut tentang
keterampilan atau sering disebut dengan keahlian (skill). Dalam aspek ini Bloom tidak
merinci secara jelas seperti aspek kognitif dan afektif. Ada lima aspek dalam pengembangan
keterampilan, mulai dari aspek yang sederhana sampai kepada aspek yang rumit, yaitu:
persepsi, kesediaan bertindak, menirukan dan mencoba, serta gerak mekanik dan gerak
kompleks.
2. Faktor penghambat
a) Faktor internal meliputi: keadaan jasmani, sulit bergaul karena memiliki perasaan
malu(kurang pecaya diri), ada perasaan takut dicela teman, merasa kurang sempurna,
kurang cerdas, dan kurangnya motivasi belajar.
b) Faktor eksternal, dapat meliputi : lingkungan sosial, metode mengajar, kurikulum,
penerapan disiplin, hubungan siswa dengan guru maupun teman, tugas rumah terlalu
banyak, serta sarana dan prasarana.
10
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Lembaga ini memiliki cara tersendiri untuk membuat guru dan siswa berinteraksi
dalam berkomunikasi dengan baik, pemimpinnya juga selalu menerapkan ikatan
kekeluargaan diantara guru dengan guru, siswa dengan guru serta siswa terhadap siswa,
agar siswa tersebut saling menghargai satu dengan yang lainnya bersikap adil, rama, santun
serta bertanggung jawab.
PLP adalah satu upaya yang akan memberikan manfaat dalam pembentukan dasar-
dasar keguruan bagi calon tenaga edukatif yang berkualitas. PLP 2 merupakan sebuah
program yang sangat membantu mahasiswa dalam menanamkan kesadaran pada profesi
baik berupa pengalaman maupun pengalaman praktik kependidikan sebagai persiapan
untuk menjadi tenaga pengajar yang professional. Permasalahan yang dialami praktikan
selama melaksanakan PLP 2 berkisar pada masalah-masalah teknis, bimbingan serta cara
pembuatan perangkat pembelajaran.
Pemimpinnya juga selalu bersikap tegas dalam memberikan suatu keputusan,
sehingga program kerja didalam lembaga sekolah berjalan dengan baik, tersusun rapi tanpa
ada masalah terlalaikan. Setiap guru juga diwajibkan membuat perangkat pembelajaran
sesuai dengan mata pelajarannya masing-masing. Sehingga dengan dibimbing guru
pamong, kami dapat membuat PROTA, PROSEM, Modul Ajar, ATP, dan Media
pembelajaran dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku pada lembaga
sekolah.
B. Saran
Lembaga ini harus mempertahankan apa yang sudah menjadi tradisi di sekolah ini
menerapkan ikatan kekeluargaan, kesopanan serta perilaku pemimpin yang tegas dan gaya
pemimpin yang demokrasi karena hal itu sangat dibutuhkan untuk memajukan program
kerja di dalam lembaga yang akan dikembangkan.
11
DAFTAR PUSTAKA
12
LAMPIRAN
13
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
Selasa,
Konsultasi pembuatan Prota dan Dapat membuat Prota
1 11 Februari 2025
Prosem. dan Prosem
Nurhadi, S. Pd.
NIP. 197902102009021004
14
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
Paraf
Hasil yang
No Hari, Tanggal Materi Kegiatan guru
diharapkan
Pamong
Dapat membuat
Membuat perangkat prota, prosem, ATP,
Rabu, pembelajaran berupa prota, modul ajar,
2
12 Februari 2025 prosem, ATP, modul ajar, dan instrumen penilaian
media pembelajaran. dan media
pembelajaran.
Konsultasi perangkat
prota, prosem, ATP,
Kamis, pembelajaran yang telah dibuat
3 dan modul ajar
13 Februari 2025 (prota, prosem, ATP, dan modul
yang telah direvisi.
ajar).
15
Jumat, 14 Pengesahan perangkat Produk perangkat
5
Februari 2025 pembelajaran yang telah dibuat. pembelajaran.
16
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
Foto Mahasiswa
Nurhadi, S. Pd.
NIP. 197902102009021004
17
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
18
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
19
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
20
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
PLP adalah suatu kegiatan yang memberikan pengalaman awal bagi mahasiswa dalam
rangka pembentukan pengetahuan, keterampilan, sikap dan memantapkan jati diri pendidik,
kompetensi akademik kependidikan serta bidang studi, memantapkan kemampuan awal mahasiswa
calon guru untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan
pendidikan.
Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 merupakan tahap lanjutan dari PLP 1. PLP 2
bertujuan memantapkan kompetensi akademik kependidikan dan bidang studi melalui berbagai
bentuk aktivitas di sekolah. Selain teori, mahasiswa juga melakukan praktik untuk memperkuat
dan mengintegrasikan kompetensi pemahaman peserta didik, penguasaan bidang keilmuan,
keahlian, kepribadian, dan untuk memberikan kesiapan calon pendidik. Setelah mengikuti PLP 2,
mahasiswa dibawah bimbingan guru pembimbing diharapkan memahami tentang analisis
kurikulum, penyusunan perangkat pembelajaran yang terdiri dari: Prota, Prosem, ATP, Modul
Ajar, dan Media Pembelajaran.
21
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
22
onal, dan peristiwa Jepang 5. Peserta didik
internasional. sejarah mampu
8. Menjelaskan menguraikan
yang terjadi di peran organisasi
DIMENSI dampak kebijakan
PENGETAHUA Indonesia dan bentukan Jepang Jepang dalam
N dunia meliputi (Putera, Heiho dan bidang sosial dan
Memiliki penge- Latar belakang budaya masyarakat
PETA) dalam
tahuan faktual, kedatangan Indonesia
konseptual, pro- perjuangan
sedural, dan Bangsa kemerdekaan 6. Peserta didik
metakognitif Jepang, Indonesia dapat menganalisis
pada tingkat Kebijakan
9. Menganalisis dampak kebijakan
teknis, spesifik, Jepang di
detil, dan kom- hubugan antara Jepang terhadap
pleks berkenaan Indonesia, kehidupan
pendudukan jepang
dengan: Dampak dari masyarakat
1. Ilmu pengeta- penjajahan
dan pergerakan Indonesia, baik
huan, nasional positif maupun
Jepang.
2. Teknologi, 10. Menjelaskan negatif.
3. Seni, -Peserta
4. Budaya, dan bagaiamana 7. Menjelaskan
didik di
5. Humaniora. pengalaman selama bentuk-bentuk
Kelas XI
Mampu pendudukan Jepang perlawanan rakyat
mengaitkan mampu
mempengaruhi terhadap Jepang,
pengetahuan di menganalisis seperti perlawanan
atas dalam persiapan
kebijakan PETA di Blitar.
konteks diri pelaksanaan
pendudukan
sendiri, keluarga, proklamasi
Jepang di 8. Mengidentifikasi
sekolah, kemerdekaan
masyarakat dan Indonesia serta peran organisasi
lingkungan Indonesia bentukan Jepang
dampaknya
alamsekitar, (Putera, Heiho,
dalam berbagai PETA) dalam
bangsa, negara,
serta kawasan aspek perjuangan
regional kehidupan kemerdekaan
dan internasional. sosial, Indonesia.
ekonomi
DIMENSI 9. Peserta didik
KETERAMPIL politik, dan mampu
AN budaya. menganalisis
Memiliki hubunga antara
keterampilan
berpikir dan
penduduan Jepang
bertindak: dan pekembangn
1. Kreatif, pergerakan
2. Produktif, nasional Indonesia.
3. Kritis,
4. Mandiri, 10. Peserta didik
5. Kolaboratif, mampu
dan menguraian
6. Komunikatif bagaimana
Melalui pengalaman selama
pendekatan pendudukan Jepang
ilmiah sebagai berkontribusi
23
pengembangan terhadap persiapan
dari yang proklamasi
dipelajari di kemerdekaan
satuan Indonesia.
pendidikan dan
sumber lain
secara mandiri
24
LEMBAR TELAAH ATP
6 Kegiatan Pembelajaran Ada, kegiatan pembelajaran dibuat secara rinci dan berurutan.
25
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANAAN TEKNIS (UPT) PPL
26
.No. Komponen/ Aspek Ada Tidak Uraikan Hasil Telaah
1 2 3 4 5
mencakup pengetahuan dan
keterampilan yang dikutip dari
Permendikbud No. 56 Tahun 2022.
5. Menjabarkan ATP berdasarkan CP √
dari IKTP.
6. IKTP disusun menggunakan kata
kerja operasional yang dapat √
diukur/dilakukan penilaian sesuai
dengan karakteristik mata pelajaran.
PERMENDIKBUD
7. IKTP dari CP pengetahuan
menggambarkan dimensi proses RISTEK nomor 56 tahun 2022
kognitif dan dimensi pengetahuan √ ATP dijelaskan secara
meliputi faktual, konseptual, terperinci sesuai dengan mata
prosedural, dan/atau meta kognitif. pelajaran.ATP tersusun
8. ATP dari CP keterampilan memuat dengan kata-kata yang terukur
keterampilan abstrak dan/atau √
sesuia
ketrampilan konkret.
dengan mata pelajaran. ATP
C.2. Rumusan Tujuan Pembelajaran
9. Mencerminkan pencapaian Tujuan permbelajaran sudah
kompetensi sikap, pengetahuan, dan √ mencerminkan pencapaian
keterampilan. kompetensi sikap,
10. Memberikan penguatan karakter pengetahuan dan keterampilan,
melalui kegiatan berliterasi dan √
serta memberikan penguat
pembelajaran abad 21.
11. Memberikan gambaran pencapaian karakter melalui kegiatan
√
hasil pembelajaran. literasi dan
12. Dituangkan dalam bentuk deskripsi, memberikan gambaran
memuat kompetensi yang hendak pencapaian hasil pembelajaran
dicapai oleh peserta didik. yang di tuang dalam bentuk
√
deskripsi yang hendak dicapai
peserta didik dalam proses
pembelajaran
C.3. Materi Pembelajaran
13. Materi pembelajaran, memuat fakta, fakta, konsep/prinsip, dan
konsep/prinsip, dan prosedur yang prosedur yang relevan telah
relevan, dan ditulis dalam bentuk √ dimuat dalam materi
butir- butir sesuai dengan rumusan
pembelajaran Cakupan materi
indikator ketercapaian kompetensi.
sesuai dengan alokasi waktu
14. Cakupan materi sesuai dengan alokasi √
waktu yang ditetapkan. yang ditetapkan berdasarkan
15. Mengakomodasi muatan lokal dapat kalender akademik. Telah
berupa keunggulan lokal, kearifan terakomodasi sesuai dengan
lokal, kekinian, dan lain-lain yang √ kompetensi dasar
sesuai dengan cakupan materi pada pengetahuan.
KD pengetahuan.
C.4. Metode Pembelajaran
16. Menggunakan pendekatan ilmiah √ Pendekatan yang relevan
dan/atau pendekatan lain yang dengan karakteristik masing-
relevan dengan karakteristik masing- masing mata pelajaran
masing mata pelajaran.
27
.No. Komponen/ Aspek Ada Tidak Uraikan Hasil Telaah
1 2 3 4 5
17. Menerapkan pembelajaran aktif yang diterapkan secara ilmiah Guru
bermuara pada pengembangan √ telah menerapkan
HOTS. pembelajaran aktif yang
18. Menggambarkan sintaks/tahapan mengacu pada pengembangan
yang jelas (apabila menggunakan √
HOTS. Tergambar dengan
model pembelajaran tertentu).
19. Sesuai dengan tujuan pembelajaran. √ jelas Sesuai dengan tujuan
20. Menggambarkan proses pencapaian pembelajaran yang jelas.
kompetensi. √ Terbentuknya proses
pencapaian kompetensi.
C.5. Media Pembelajaran dan Sumber Belajar
21. Mendukung pencapaian kompetensi Media dan sumber belajarnya
dan pembelajaran aktif dengan √ yang digunakan telah men-
pendekatan ilmiah. dukung dalam pencapaian
22. Sesuai dengan karakterisitik peserta √ kompetensi dan pembelajaran
didik.
aktif sesuai dengan karakter
23. Sumber belajar yang digunakan
mencakup multimedia antara lain peserta didik dengan meng-
bahan cetak, elektronik, alam dan gunakan bahan cetak, elek-
√ tronik, dan sebagainya.
sumber belajar lainnya.
Sehingga membuat peserta
didik tertarik.
C.5. Langkah kegiatan pembelajaran
24. Memuat kegiatan pendahuluan, Kegiatan pembelajaran sudah
kegiatan inti, dan kegiatan penutup. √ termuat semua di dalam
Modul Ajar.
Kegiatan pendahuluan
25. Kegiatan pendahuluan memuat: Kegiatan pendahuluan sudah
pengkondisian peserta didik, termuat semua di dalam modul
penguatan karakter ditingkat sekolah √ ajar.
(habituasi), apersepsi, penyampaian
tujuan pembelajaran, kegiatan dan
penilaian yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti memuat:
26. Bentuk kegiatan pembelajarannya Bentuk kegiatan ini telah
berupa pembelajaran aktif memuat sistem pembelajaran
(activelearning) dengan aktif yang telah menggunakan
menggunakan berbagai model √
berbagai metode, model dan
dan/atau metode pembelajaran
dengan pendekatan ilmiah maupun pendekatan pembelajaran yang
pendekatan lain yang relevan. sesuai dengan model/metode
27. Sesuai dengan model dan/atau yang digunakan untuk
metode pembelajaran yang √ beliterasi menggambarkan
digunakan. tahapan kegiatan yang
28. Menggambarkan tahapan kegiatan sistematis sehingga
yang runut dan sistematik (dari √
membutuhkan kegiatan
LOTS menuju HOTS).
beliterasi serta
29. Menumbuhkan kegiatan berliterasi. √
menggambarkan proses
30. Menggambarkan proses √
pembelajaran yang menimbulkan pembelajaran yang dapat
28
.No. Komponen/ Aspek Ada Tidak Uraikan Hasil Telaah
1 2 3 4 5
interaksi multi-arah, antar peserta
didik, interaksi peserta didik dengan
guru, dan interaksi dengan
bahan/alat/lingkungan belajar.
31. Menggambarkan proses
pembelajaran yang menyenangkan, √
menantang dan memotivasi peserta
didik.
32. Menggambarkan gradasi pencapaian √
kompetensi dalam pembelajaran.
33. Memperkuat PPK ditingkat kelas
berkaitan dengan karakter seperti
religiositas, nasionalisme, √
kemandirian, gotong royong, dan
menimbulkan interaksi, multi
integritas, dan lain- lain.
34. Kegiatan pembelajarannya mendidik arah.
dan dialogis yang bermuara pada menurut analisi, kegiatan inti
berkembangnya karakter dan yang dilakukan dapat
Higher OrderThinking Skills √ mendorong berkembangnya
(HOTS) atau Keterampilan keterampilan siswa dalam
Berpikir Tingkat Tinggi peserta berpikir kritis, berkreasi,
didik.
berkolaborasi, dan
35. Mendorong berkembangnya
keterampilan hidup abad 21 yaitu berkomunikasi dalam setiap
berikir kritis, berkreasi, √ kegiatan pembelajaran.
berkolaborasi, dan berkomunikasi
dalam kegiatan pembelajaran.
Kegiatan penutup memuat:
36. Rangkuman, kesimpulan, refleksi, Guru dan peserta didik
penilaian dan tindak lanjut penilaian, menyimpulkan materi dan
termasuk mengaitkan hasil √ melakukan refleksi
pembelajaran dengan kehidupan
pembelajaran
sehari-hari dalam rangka penguatan
karakter ditingkat masyarakat.
37. Penyampaian pencapaian KD dari
KI3 dan KD dari KI4, dan √
pencapaian tujuan pembelajaran.
30
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PPL
32
MODUL AJAR
DI BAWAH TIRANI JEPANG
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : Putri Bella Pratiwi
Satuan Pendidikan : SMA NEGERI 4 PALEMBANG
Kelas / Fase : XI (Sebelas) - F
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Prediksi Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Tahun Penyusunan : 2025
B. KOMPETENSI AWAL
Pengetahuan atau keterampilan yang perlu dimiliki peserta didik sebelum mempelajari
modul ini adalah Peserta didik dapat :
1. Menjelaskan Latar Belakang Pendudukan Jepang
2. Mengidentifikasi Proses Pendudukan Jepang
3. Memahami Kebijakan Jepang di Indonesia
4. Menganalisis Dampak Pendudukan Jepang
5. Mengenali Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang
33
Target peserta didik ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami sejarah secara
akademis, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai perjuangan dan menerapkannya dalam
kehidupan modern.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Probelem Based
Learning (PBL).
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu menjelaskan alasan Jepang menduduki Indonesia dan strategi
awal yang digunakan dalam proses pendudukan.
Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai kebijakan Jepang dalam bidang
politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
Peserta didik dapat menjelaskan dampak kebijakan tersebut terhadap kehidupan
masyarakat Indonesia.
Peserta didik mampu menguraikan sistem kerja paksa (romusha) serta kondisi dan
akibatnya bagi rakyat Indonesia.
Peserta didik dapat menyebutkan bentuk-bentuk perlawanan rakyat Indonesia terhadap
Jepang, baik secara fisik maupun intelektual.
Peserta didik dapat menjelaskan bagaimana kebijakan Jepang berkontribusi terhadap
munculnya semangat nasionalisme dan persiapan kemerdekaan Indonesi.
Peserta didik mampu menilai dampak positif dan negatif dari pendudukan Jepang bagi
bangsa Indonesia.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Bagi peserta didik, hal ini menumbuhkan rasa nasionalisme, kritis terhadap ketidakadilan,
dan pentingnya menjaga kedaulatan negara. Sejarah ini mengajarkan bahwa kerja sama
dan semangat perjuangan bersama adalah kunci untuk meraih kemerdekaan dan
membangun bangsa.
34
C. ASESMEN AWAL
Apa yang menyebabkan Jepang memilih Indonesia sebagai daerah yang harus
diduduki?
Bagaimana kebijakan Jepang mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat
Indonesia pada masa itu?
D. KEGIATAN INTI
Dibawah Tirani Jepang
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Pendidik mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan mengajak siswa
berdoa bersama.
Pendidik mempersiapkan kelas
Motivasi, Pendidik memastikan keadaan kelas
Apersepsi
Pendidik menginformasikan materi yang akan dipelajari.
Pendidik menjelaskan kepada peserta didik tentang tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti (90 Menit)
Dengan menggunakan model pembelajaran Probelem Based Learning (PBL):
1. Pendidik memberikan masalah kontekstual kepada siswa.
2. Pengumpulan Informasi (Investigation)
Siswa mulai mencari informasi melalui berbagai sumber (buku sejarah, artikel,
atau sumber online yang terpercaya).
Sumber-sumber informasi dapat mencakup kesaksian korban romusha, kebijakan
Jepang, dan dampaknya terhadap masyarakat Indonesia.
Siswa mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi kehidupan rakyat
Indonesia, seperti kerja paksa (romusha), pembatasan kebebasan, dan perubahan
sosial.
3. Analisis Masalah (Problem Analysis)
Setiap kelompok melakukan analisis mendalam mengenai dampak kebijakan
Jepang terhadap masyarakat Indonesia, baik dalam bidang ekonomi, sosial,
maupun politik.
Kelompok mendiskusikan bagaimana kebijakan Jepang, seperti pembentukan
organisasi seperti PETA dan pengaruhnya terhadap gerakan kemerdekaan, dapat
memberikan gambaran lebih jelas mengenai perjalanan Indonesia menuju
kemerdekaan.
35
4. Penyusunan Solusi atau Kesimpulan (Solution or Conclusion)
Setiap kelompok menyusun kesimpulan dan solusi berdasarkan temuan mereka.
Siswa menjawab pertanyaan utama yang diberikan pada tahap awal: “Apa dampak
kebijakan Jepang terhadap semangat perjuangan kemerdekaan Indonesia?”
Kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka dalam bentuk poster,
infografis, atau presentasi lisan yang menggambarkan pemahaman mereka tentang
topik tersebut.
5. Refleksi (Reflection)
Guru memfasilitasi sesi refleksi untuk mendiskusikan apa yang telah dipelajari
siswa, menghubungkannya dengan nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan
kemerdekaan.
Siswa diundang untuk merefleksikan bagaimana peristiwa masa lalu dapat
memberikan pelajaran bagi mereka dalam menghadapi tantangan zaman sekarang,
seperti pentingnya persatuan dan nasionalisme.
6. Penilaian (Assessment)
Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan dalam diskusi, kualitas analisis, serta
presentasi yang dilakukan oleh masing-masing kelompok.
Penilaian juga mencakup kemampuan siswa untuk mengaitkan materi dengan
kehidupan saat ini, seperti sikap nasionalisme dan kesadaran akan pentingnya
menjaga kemerdekaan.
E. ASESMEN / PENILAIAN
Individu Berkelompok
- Tes tertulis PG dan Essay - Diskusi kelompok
- Sikap peserta didik selama - Presentasi
mengikuti kegiatan - Hasil diskusi kelompok dalam
pembelajaran bentuk tulisan/tulisan/ media lain)
36
KRITERIA UNTUK MENGUKUR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
DAN ASESMENNYA (ASESMEN FORMATIF)
1. Penilain Individu
a. Penilaian Tertulis
KISI-KISI SOAL
Capaian Alur Tujuan Nomor Soal /
Indikator Soal
Pembelajaran (CP) Pembelajaran (ATP) Bentuk Soal
- Pada Fase 1. Menjelaskan latar Peserta didik dapat 1 /PG
F, peserta belakang masuknya mengidentifikasi latar
didik di Kelas Jepang ke Indonesia. belakang kedatanga Jepang
XI mampu di Indonesia.
mengembangka
n konsep-
konsep dasar
sejarah untuk 2. Menganalisis faktor- Peserta didik mampu 2/PG
mengkaji faktor yang menganalisis faktor-faktor
peristiwa menyebabkan Jepang yang menyebabkan Jepang
sejarah berhasil menguasai berhasil menguasai
dalam litasan Indonesia dengan Indonesia dengan cepat.
lokal, nasional cepat.
dan global.
3. Mendeskripsikan Peserta didik dapat 3/PG
Melalui
kebijakan-kebijakan mendeskripsikan sistem
literasi, diskusi,
Jepang di berbagai pemerintahan militer
dan
bidang politik. Jepang di Indonesia.
penyelidikan
(penelitian) 4. Menjelaskan Menjelaskan kebijakan 4/PG
berbasis kebijakan ekonomi ekonomi Jepang di (penggunaan
proyek Jepang di Indonesia. Indonesia termasuk visual/ peta/
kolaboratif romusha dan eksploitasi gambar)
peserta didik SDA . (penggunaan
mampu visual/ peta/
menjelaskan gambar)
37
berbagai 5. Mengidentifikasi Peserta didik mampu 5/PG
peristiwa kebijakan sosial dan menguraikan dampak
sejarah budaya Jepang di kebijakan Jepang dalam
yang terjadi di Indonesia bidang sosial dan budaya
Indonesia dan masyarakat Indonesia
dunia meliputi
Latar belakang
kedatangan
Bangsa Jepang,
Kebijakan
Jepang di
Indonesia,
Dampak dari 6. Menganalisis Peserta didik dapat 6/PG
penjajahan dampak kebijakan menganalisis dampak
Jepang. Jepang terhadap kebijakan Jepang terhadap
- Peserta didik masyarakat. kehidupan masyarakat
di Kelas XI Indonesia, baik positif
mampu maupun negatif.
menganalisis
7. Menguraikan bentuk Menjelaskan bentuk- 7/PG
kebijakan
perlawanan rakyat bentuk perlawanan rakyat
pendudukan
terhadap Jepang. terhadap Jepang, seperti
Jepang di
perlawanan PETA di Blitar
Indonesia serta
dampaknya 8. Menjelaskan peran Mengidentifikasi peran Esai Singkat
dalam berbagai organisasi bentukan organisasi bentukan Jepang
aspek kehidupan Jepang (Putera, Heiho (Putera, Heiho, PETA)
sosial, ekonomi dan PETA) dalam dalam perjuangan
politik, dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
budaya. kemerdekaan
Indonesia.
9. Menganalisis Peserta didik mampu Isian Singkat
hubugan antara menganalisis hubunga
pendudukan jepang antara penduduan Jepang
dan pergerakan dan pekembangn
nasional. pergerakan nasional
Indonesia.
10. Menjelaskan Peserta didik mampu Isian Singkat
bagaiamana menguraian bagaimana
pengalaman selama pengalaman selama
pendudukan Jepang pendudukan Jepang
mempengaruhi berkontribusi terhadap
persiapan pelaksanaan persiapan proklamasi
38
proklamasi kemerdekaan Indonesia.
kemerdekaan
Indonesia.
2. Penilain Berkelompok
a. Penilaian Diskusi Kelompok/ Debat
Rubrik Penilaian:
Skor
No Aspek Penilaian
0 1 2 3
1 Keaktifan diskusi/ debat
a. Aktif memberi masukan
pemikiran
b. mendengarkan pendapat
orang lain
2 Kreatifitas diskusi/ debat
a. Kreatif dan inovasi dalam
diskusi
b. Ide/gagasan adalah original
3 Kualitas hasil diskusi/ debat
a. hasil runtut dan logis
b.Pengumpulan hasil diskusi
40
rambu yang diberikan
1 = tidak sesuai rambu-rambu
yang diberikan
0 = tidak ada
3 Kemampuan presentasi 2 = Komunikatif
1 = Kurang komunikatif
0 =Tidak Komunikatif
Keaktifan selama kegiatan 3 = Sangat aktif
Presentasi 2 = Cukup aktif
1 = Kurang aktif
0 = Tidak aktif
4 Kreatifitas media presentasi 2 = Menggunakan kreasi digital
lebih dari 1(animasi/paint/
video/ dll)
1 = Menggunakan 1 kreasi
digital (animasi/paint/ video/
dll)
0 = Tidak menggunakan kreasi
digital
5 Sikap menghargai dan 1 = Sikap menghargai dan
menghormati pendapat orang menghormati pendapat orang
lain lain
0 = Tidak Sikap menghargai
dan menghormati pendapat
orang lain
Jumlah Skor 20
F. BAHAN AJAR
41
Materi Pengajaran
A. Pendahuluan
Masa pendudukan Jepang di Indonesia berlangsung dari tahun 1942 hingga 1945,
yang dimulai dengan penyerangan Jepang terhadap Belanda. Pendudukan Jepang membawa
perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, baik di bidang politik, ekonomi,
sosial, maupun budaya. Selain itu, pendudukan Jepang juga memiliki dampak penting dalam
mempercepat gerakan menuju kemerdekaan Indonesia.
1. Perang Dunia II
Pada tahun 1941, Jepang terlibat dalam Perang Dunia II dengan tujuan memperluas
wilayah kekuasaannya di Asia. Jepang berencana mendominasi negara-negara Asia Timur dan
Tenggara untuk mendapatkan sumber daya alam yang kaya, seperti minyak dan karet, yang
sangat dibutuhkan untuk mendukung perang mereka.
Belanda yang sebelumnya menguasai Indonesia tidak dapat bertahan dari serangan
Jepang. Pada tanggal 8 Maret 1942, Jepang berhasil mengalahkan Belanda dalam
pertempuran di Laut Jawa. Indonesia yang sebelumnya dijajah Belanda kini berada di bawah
kekuasaan Jepang.
1. Politik
Jepang menerapkan kebijakan yang disebut "Asia untuk Asia," yang bertujuan membebaskan
negara-negara Asia dari penjajahan Barat. Namun, kebijakan ini lebih bertujuan untuk
mengeksploitasi Indonesia demi kepentingan Jepang.
Jepang juga membentuk organisasi-organisasi seperti PETA (Pembela Tanah Air) dan Jepang
Indonesia untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia.
42
2. Ekonomi
Salah satu kebijakan yang sangat merugikan rakyat adalah kerja paksa (romusha), di
mana banyak rakyat Indonesia dipaksa bekerja di bawah kondisi yang sangat buruk untuk
membangun infrastruktur bagi kepentingan perang Jepang.
3. Sosial
4. Militer
Jepang membentuk tentara Indonesia melalui PETA, yang bertujuan untuk melatih
orang Indonesia dalam bidang militer dan menggunakan mereka dalam mendukung perang
Jepang.
Meskipun banyak anggota PETA yang dilatih, tujuan sesungguhnya adalah untuk
menyiapkan pasukan yang bisa digunakan oleh Jepang untuk mempertahankan kekuasaannya
di Indonesia.
Banyak rakyat Indonesia yang menderita akibat kerja paksa (romusha), di mana
mereka dipaksa bekerja di proyek-proyek konstruksi Jepang dalam kondisi yang sangat buruk
dan tidak manusiawi.
Masyarakat Indonesia mengalami kesulitan ekonomi karena banyak sumber daya alam
Indonesia yang dieksploitasi untuk kepentingan Jepang.
3. Persiapan Kemerdekaan
Meskipun Jepang menduduki Indonesia dengan cara yang sangat keras, masa ini
menumbuhkan kesadaran nasionalisme di kalangan rakyat Indonesia, yang merasa semakin
terdorong untuk merebut kemerdekaan dari penjajahan.
Pemuda Indonesia memainkan peran penting dalam mendukung atau bahkan melawan
kebijakan Jepang. Salah satu contohnya adalah terbentuknya berbagai organisasi perlawanan
yang nantinya menjadi bagian dari pergerakan kemerdekaan Indonesia.
G. REFLEKSI
Guru dan peserta didik melakukan refleksi diri dalam proses pembelajaran yang sudah
dilakukan di gform, yang berisi : materi apa sajakah yang sudah dipelajari?, manfaat apa
44
yang dapat diambil dari proses pembelajaran?, materi apa sajakah yang belum dipahami?,
apakah model pembelajaran yang digunakan menyenangkan?, hal apa sajakah yang
diinginkan peserta didik dalam proses pembelajaran yang akan datang?
1. Diskusi Kelompok:
Siswa dibagi dalam kelompok kecil untuk membahas dampak pendudukan Jepang
dalam bidang sosial, ekonomi, dan politik.
Kelompok diminta untuk membuat presentasi atau laporan tentang perlawanan rakyat
Indonesia terhadap Jepang, termasuk peran organisasi-organisasi seperti PETA dan BPUPKI.
I. Penilaian
1. Penilaian Proses:
2. Penilaian Hasil:
Laporan atau presentasi kelompok yang menjelaskan tentang dampak pendudukan Jepang dan
peranannya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Sumber Belajar
45
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
A. Identitas
Nama Peserta Didik :
Kelas :
Setelah melakukan pembelajaran jawablah pertanyan ini dengan benar!
1. Faktor utama yang menyebabkan Jepang dapat menguasai Indonesia dengan cepat
pada tahun 1942 adalah…
a. Persenjataan Jepang lebih canggih dibandingkan Belanda
b. Jepang mendapat dukungan penuh dari rakyat Indonesia
c. Belanda sudah melemah akibat Perang Dunia II
d. Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia
Jawaban: c. Belanda sudah melemah akibat Perang Dunia II
3. Salah satu dampak negatif pendudukan Jepang di bidang ekonomi bagi rakyat
Indonesia adalah…
a. Banyak rakyat mendapat pendidikan militer
b. Peningkatan hasil pertanian untuk kebutuhan local
c. Terjadinya kerja paksa atau romusha
d. Diberlakukannya sistem tanam paksa
Jawaban: c. Terjadinya kerja paksa atau romusha
4. Propaganda Jepang untuk menarik simpati rakyat Indonesia dikenal dengan istilah…
a. Seikerei
46
b. Nippon Seishin
c. Gerakan 3A
d. Sumpah Pemuda
Jawaban: c. Gerakan 3A
5. Tujuan Jepang membentuk organisasi militer seperti PETA dan Heiho adalah…
a. Membantu rakyat Indonesia memperoleh kemerdekaan
b. Mengembangkan keterampilan militer bagi pemuda Indonesia
c. Menyiapkan tenaga kerja untuk Jepang
d. Memanfaatkan tenaga rakyat Indonesia dalam perang melawan Sekutu
Jawaban: d. Memanfaatkan tenaga rakyat Indonesia dalam perang melawan Sekutu
9. Berikut ini yang merupakan kebijakan Jepang dalam bidang sosial adalah…
47
a. Pembentukan PETA
b. Mewajibkan rakyat menyembah Kaisar Jepang
c. Meningkatkan produksi pertanian untuk rakyat
d. Memberikan kebebasan pers
Jawaban: b. Mewajibkan rakyat menyembah Kaisar Jepang
10. Peran penting yang dimainkan oleh Soekarno dan Hatta selama pendudukan Jepang
adalah…
a. Memimpin perlawanan bersenjata terhadap Jepang
b. Bekerja sama dengan Jepang untuk mempersiapkan kemerdekaan
c. Melakukan propaganda anti-Jepang
d. Mengorganisir romusha secara sistematis
Jawaban: b. Bekerja sama dengan Jepang untuk mempersiapkan kemerdekaan
SOAL ESAI
2. Apa saja kebijakan Jepang di Indonesia dalam bidang ekonomi? Jelaskan dampaknya
terhadap rakyat!
Jawaban: Kebijakan ekonomi Jepang meliputi sistem kerja paksa (romusha),
eksploitasi sumber daya alam, dan pengendalian sektor pertanian untuk kepentingan
perang. Dampaknya adalah penderitaan rakyat akibat kekurangan pangan dan tenaga
kerja yang dieksploitasi.
3. Bagaimana peran organisasi bentukan Jepang seperti Putera, PETA, dan Heiho dalam
perjuangan kemerdekaan Indonesia?
Jawaban: Organisasi tersebut awalnya dibentuk untuk membantu Jepang, tetapi
akhirnya menjadi wadah bagi rakyat Indonesia untuk memperoleh pengalaman militer
48
dan meningkatkan kesadaran nasionalisme yang berguna dalam perjuangan
kemerdekaan.
4. Sebutkan dan jelaskan bentuk perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang!
Jawaban: Perlawanan rakyat terhadap Jepang terjadi dalam berbagai bentuk, seperti
pemberontakan PETA di Blitar yang dipimpin oleh Supriyadi, gerakan bawah tanah
oleh kelompok nasionalis, serta perlawanan rakyat di berbagai daerah seperti Aceh
dan Sulawesi.
49
Bukti Pelaksanaan Kegiatan PLP 2 di SMA Muhammadiyah 2 Palembang
Kegiatan hari
kedua yaitu
konsultasi
bersama dengan
guru pamong
Selasa, 11
Februari
2025
50
Hari ke ketiga
proses pembuatan
instrument dan
perangkat
pembelajaran
Rabu, 12
Februari
2025
Hari ke empat
melanjutkan
pembuatan
perangkat
Kamis, 13 pembelajaran dan
Februari konsultasi
2025 kembali kepada
guru pamong
terkait pembuatan
instrument dan
perangkat
pembelajaran
Kegiatan hari
kelima merevisi
terkait pembuatan
instrument dan
perangkat
Jumat, 14 pembelajaran
Februari sesuai dengan
2025 arahan guru
pamong.
51
Hari kelima yaitu,
penyerahan
perangkat
pembelajaran
kepada guru
Jumat, 14 pamong
Februari
2025
52