Anda di halaman 1dari 47

PROSES PENGADAAN DAN PENGGUNAAN BAHAN BAKU DI BUTIK BATIK MADURETNO

MITA YUNIATI 095544022

PENDAHULUAN

PELAKSANAAN KEGIATAN PRODUKSI


PEMBAHASAN PENUTUP

PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG, TUJUAN, MANFAAT

ORGANISASI DAN MANAJEMEN INDUSTRI PROSPEK INDUSTRI

PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG TUJUAN

MANFAAT

LATAR BELAKANG
UNESA

PKK(TATA BUSANA)

BUTIK BATIK MADURETNO

PROSES PENGADAAN DAN PENGGUNAAN BAHAN BAKU

TUJUAN
TUJUAN UMUM

TUJUAN KHUSUS

MANFAAT

BAGI PENULIS

BAGI JURUSAN

ORGANISASI DAN MANAJEMEN INDUSTRI

ORGANISASI

MANAJEMEN INDUSTRI

ORGANISASI
Menurut Jopie Jusuf (2007:239) yang dimaksud dengan organisasi adalah bentuk kerja sama yang dikembangkan oleh perusahaan dalam upaya mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

MANAJEMEN INDUSTRI
PERENCANAAN
PENGORGANISASIAN PENGARAHAN PENGAWASAN

PEMBAGIAN DEVISI
DEVISI DESIGN
DEVISI PATERN

DEVISI CUTTING
DEVISI LOGITIC

DEVISI QUALITY CONTROL


DEVISI FINISHING

DEVISI COSTUMER SERVICE

PROSPEK INDUSTRI
KEBUTUHAN BARANG DAN JASA
KEMAMPUAN PRODUKSI

KREATIFITAS DAN DAYA SAING


ERA PASAR GLOBAL

KEMAJUAN IPTEK

PELAKSANAAN KEGIATAN PRODUKSI


DESKRIPSI PELAKSANAAN KEGIATAN

FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT

DESKRIPSI PELAKSANAAN KEGIATAN SEJARAH BUTIK BATIK MADURETNO


IDENTITAS INDUSTRI

WAKTU DAN JADWAL KEGIATAN


KETERLIBATAN MAHASISWA

SPESIFIKASI PRODUK

FAKTOR PENDUDKUNG DAN PENGHAMBAT

FAKTOR PENDUKUNG

FAKTOR PENGHAMBAT

INOVASI DAN SOLUSI

PEMBAHASAN

KAJIAN TEORI

KAJIAN INDUSTRI

KAJIAN TEORI
BAHAN BAKU
PROSES PENGADAAN BAHAN BAKU PROSES PENGGUNAAN BAHAN BAKU JENIS BAHAN BAKU

BAHAN BAKU
Menurut Darwin (1989 : 118) bahan baku adalah bahan yang membentuk bagian integral produk jadi. Bahan baku yang diolah dalam perusahaan manufaktur dapat diperoleh dari pembelian lokal, pembelian import atau dari pengolahan sendiri.

JENIS-JENIS BAHAN BAKU


BAHAN BAKU LANGSUNG

BAHAN BAKU TAK LANGSUNG

PROSES PENGADAAN BAHAN BAKU ROUTING


PRODUCTION BUDGET PURCHASE REQUISITION PURCHASE ORDER RECEIVING REPORT MATERIAL REQUISITION MATERIAL RECORD CARD

PROSES PENGGUNAAN BAHAN BAKU


BUKTI PERMINTAAN BAHAN BAKU

PEMROSESAN DATA ELEKTRONIK DAFTAR BAHAN BAKU YANG DIPERLUKAN

JENIS BAHAN BAKU

BAHAN BAKU UTAMA

BAHAN PELAPIS

BAHAN PELENGKAP

KAJIAN INDUTRI
PROSES PENGADAAN BAHAN BAKU UTAMA

PROSES PENGADAAN BAHAN BAKU PENUNJANG


PROSES PENGGUNAAN BAHAN BAKU UTAMA PROSES PENGGUNAAN BAHAN BAKU PENUNJANG

PROSES PENGADAAN BAHAN BAKU UTAMA


PROSES PEMESANAN BAHAN BAKU

PROSES PENGANGKUTAN BAHAN BAKU

PROSES PEMBONGKARAN,PENDATAAN, DAN PENGATURAN DI RUANG LOGISTK

PROSES PENGGUNAAN BAHAN BAKU UTAMA


ORDER DARI COSTUMER NOTA PEMESANAN PEMBUATAN RENCANA KERJA MEMPERSIAPKAN POLA DAN BAHAN-BAHAN PROSES PRODUKSI

PENUTUP

SIMPULAN

SARAN

SIMPULAN

SIMPULAN UMUM

SIMPULAN KHUSUS

SIMPULAN UMUM
Mahasiswa mendapatkan pengalaman dan keterampilan di Butik Batik Maduretno. Pengalaman yang didapat dari Butik Batik Maduretno yaitu mahasiswa mengetahui bagaimana memproduksi busana butik dalam berbagai jenis desain dan memperoleh keterampilan dalam proses desain, pembuatan pola, memotong, menjahit, proses penyelesaian, hingga proses quality control. Mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh pada saat kuliah di Butik Batik Maduretno. Misalnya pada proses pembuatan pola, pola yang dibuat banyak menggunakan teknik pembuatan sebagaimana yang telah diajarkan di perkuliahan. Dalam proses menjahit juga banyak menerapkan teknik jahit sebagaimana yang telah diajarkan di perkuliahan.

LANJUTAN
Mahasiswa dapat membandingkan proses produksi di Butik Batik Maduretno dengan proses pembuatan busana di perkuliahan, ketika dalam perkuliahan mahasiswa dituntut untuk membuat busana dengan sistematis, begitu pula dengan pembuatan busana di Butik batik Maduretno. Mahasiswa dituntuk untuk bekerja dengan sistematis, praktis dan dalam waktu yang seminimal mungkin karena terkait dengan keinginan dari pelanggan yang menginginkan busana pesanannya segera terselesaikan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman bagaimana untuk mengembangkan sebuah usaha dibidang busana. Bagaimana seorang pemimpin mengorganisasi usahanya, hingga bagaimana seorang pemimpin melakukan proses evaluasi kerja dan melakukan perbaikan sistem kerja.

SIMPULAN KHUSUS
Proses pengadaan bahan baku di Butik Batik Maduretno yaitu dimulai dengan adanya kerjasama antara Butik Batik Maduretno dengan pihak supplier. Butik Batik Maduretno akan memesan bahan kepada pemasok atau pengrajin batik sesuai dengan desain batik yang diinginkan di Butik Batik Maduretno, kemudian pengrajin batik menawarkan contoh bahan batik kemudian akan di Acc oleh pihak Butik Batik Maduretno. Setelah terjadi kesepakatan terjadi transaksi jual beli antara supplier dengan Butik Batik Maduretno dan dilakukan proses pencatatan dan pengkodean sebelum bahan digunakan untuk busana pesanan dari pelanggan. Proses penggunaan bahan baku di Butik Batik Maduretno dimulai dari pesanan dari pelangan yang dalam bentuk nota pemesanan. Kemudian nota diproses oleh bagian logistik untuk kelengkapan pola, bahan batik, bahan polos dan bahan penunjang lainnya, untuk selanjutnya diproses untuk proses produksi.

SARAN
SARAN UNTUK INDUSTRI SARAN UNTUK INSTITUSI

SARAN UNTUK MAHASISWA

SARAN UNTUK INDUSTRI


Pada proses pengadaan bahan baku sebaiknya penarikan bahan dilakukan secara satu kali dengan begitu akan mengurangi biaya pengangkutan, pembongkaran dan pengaturan dalam gudang. Pada proses pengadaan bahan baku sebaiknya terjadwal pada waktu tertentu.

SARAN UNTUK INSTITUSI


Membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang aplikatif untuk diterapkan di dunia industri.

SARAN UNTUK MAHASISWA


Membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan yang mantap sebelum terjun ke dunia industri. Menaati peraturan yang diterapkan di industri.

DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA Adisaputro, Gunawan dan Marwan, Asri . 2003. Anggaran perusahaan. Yogyakarta: BPFE-UGM Ali, Muhammad. 2011. Modul Kuliah Manajemen Industri. Yogyakarta: UNY University Press Bangun, Darwin.1989.Manajemen Perusahaan.Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan. Carter, William. 2009. Akuntansi Biaya. Jakarta. Salemba Empat. Ernawati , Zwerni, Weni Nelmira.2008. Tata Busana Untuk Smk Jilid 2. Jakarta:Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Jusuf, Jopie. 2007. Analisis Kredit untuk Account Officer. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Sasongko, Catur dan Safrida. 2010. Anggaran. Jakarta. Salemba Empat. Tim Penyusun.2005,Buku Pedoman Praktik Kerja Lapangan/Praktik Kerja Lapangan;UNESA University Press. http://ryscodeandryyudha.blogspot.com/2010/11/pengertian-dan-sejarah-batik-indonesia.html diakses pada 5 Desember 2012