Anda di halaman 1dari 20

dr.

I NYOMAN SUTAMA, SpKK


DEFINISI

HERPES SIMPLEKS -> INFEKSI AKUT YANG DISEBABKAN
OLEH VIRUS HERPES SIMPLEKS TIPE 1 ATAU TIPE 2 YANG
DITANDAI OLEH ADANYA VESIKEL YANG BERKELOMPOK
DIATAS KULIT YANG SEMBAB DAN ERITEMATOSA PADA
DAERAH DEKAT MUKOKUTAN, SEDANGKAN INFEKSI DAPAT
BERLANGSUNG BAIK PRIMER MAUPUN REKURENS

MANIFESTASI KLINIS UTAMA ADALAH INFEKSI
MUKOKUTAN

HSV TIPE I BERHUBUNGAN DENGN PENYAKIT DAERAH
ORAL, FASIAL
HSV TIPE 2 BERHUBUNGAN DENGAN INFEKSI PERIGENITAL
EPIDEMIOLOGI

INFEKSI PRIMER HSV-1 :
BERTANGGUNG JAWAB PADA HERPES LABIAL REKUREN
TERBANYAK PAD AMASA ANAK-ANAK (30-60%)
MENINGKAT SEIRING PERTAMBAHAN USIA -> 90% DEWASA >
50 TAHUN
INFEKSI PRIMER HSV-2 :
LEBIH SERING TERJADI PADA MASA SETELAH PUBERTAS
PENULARAN MELALUI KONTAK SEKSUAL
LEBIH SERING BERSIFAT SIMPTOMATIS
RATA-RATA ANGKA KEJADIAN INFEKSI HSV SUKAR DIPERKIRAKAN
KARENA SEBAGIAN BESAR BERSIFAT SUB KLINIS
BERKAITAN CARA HUBUNGAN SEKSUAL SESEORANG MAKA HERPES
GENETALIS SEBAGIAN BESAR DISEBABKAN OLEH HSV-2 TETAPI
DAPAT JUGA DISEBAKAN OLEH HSV-1
SEBALIKNYA HERPES LABIALIS DAPAT JUGA DISEBABKAN OLEH
HSV-2
PENYEBAB

HSV-1 (TERBANYAK)
HSV-2
VIRUS DNA
PEMBAGIAN TIPE 1 DAN 2
BERDASARKAN KARAKTERISTIK
PERTUMBUHAN PADA MEDIA
KULTUR, ANTIGENIC MARKER DAN
LOKASI KLINIS (TEMPAT PREDILEKSI)
PATOGENESIS

KONTAK VIRUS MELALUI MUKOSA ATAU
KULIT YANG ABRASI -> REPLIKASI VIRUS
DAN SEL EPIDERMIS DAN DERMIS ->
DESTRUKSI SELULER DAN PERADANGAN

TRANSMISI INFEKSI HSV -> PALING SERING
MELALUI KONTAK ERAT DENGAN
PENDERITA YANG MENGEKSKRESIKAN
VIRUS PADA PERMUKAAN MUKOSA, PADA
SEKRESI GENITAL MAUPUN ORAL
samb Patogenesis

INFEKSI TERJADI MELALUI INOKULASI VIRUS
KE DALAM PERMUKAAN MUKOSA YANG
SUSSEPTIBEL ATAU MELALUI LUKA KECIL PADA
KULIT -> FOKAL NEKROSIS DAN DEGENERASI
BALLONING PADA SEL

SETELAH INFEKSI AWAL -> HSV BERJALAN
ASCENDEN -> SARAF SENSORIS PERIFER ->
MASUK SENSORY ATAU AUTONOMIC NERVE
ROOT GANGLIA -> LATEN
GEJALA KLINIK

MASA INKUBASI ANTARA 3 7 HARI
MANIFESTASI KLINIS INFEKSI HSV
TERGANTUNG LOKASI INFEKSI DAN STATUS
IMUNITAS PENDERITA
HERPES GENITAL MERUPAKAN GAMBARAN
KLINIS UTAMA DAN INFEKSI HSV-2 NAMUN
DAPAT PULA DIAKIBATKAN HSV-1 PADA
10 40 % KASUS UTAMANYA SETELAH
KONTAK ORAL GENITAL

Samb Gejala Klinik

TAHAPAN KLINIS SERANGAN PERTAMA
PADA PASIEN INFEKSI HSV-1 DAN HSV-2
SERUPA
INFEKSI INI BERHUBUNGAN DENGAN LESI
GENITAL EKSTENSIF PADA TAHAPAN YANG
BERBEDA TERMASUK : VESIKEL, PUSTUL,
ULKUS ERITEMATOUS YANG
MEMBUTUHKAN WAKTU 2 3 MINGGU
PROSES PENYEMBUHAN
Samb Gejala Klinik

TERDAPAT JUGA NYERI , GATAL,
DISURIA, SEKRET VAGINAL DAN
SEKRET URETRAL DAN LIMFA
DENOPATI INGUINAL
SERING JUGA DITEMUKAN GEJALA
SISTEMIK SEPERTI DEMAM, SAKIT
KEPALA, MALAISE DAN MIALGIA
PEMERIKSAAN LABORATORIUM

PERCOBAAN TZANK -> SEL DATIA
BERINTI BANYAK DAN BADAN
INKLUSI INTRANUKLEAR
KULTUR
PEWARNAAN DENGAN
FLUORESENS ANTIBODI (GIEMSA
DAN WRIGHT)
PCR
KOMPLIKASI

MENINGITIS
ENSEFALITIS
HERPETIK HEPATITIS
PNEUMONIA
PADA BAYI :
MALFORMASI KONGENITAL
HEPATITIS ENSEFALITIS
KERATOKONJUNGTIVITIS
ERUPSI KULIT
LAHIR MATI
PENGOBATAN

* INFEKSI PRIMER
CARA PENGOBATAN YANG
DIANJURKAN :
ASIKLOVIR, 200 MG PER ORAL,
5 KALI SEHARI SELAMA 7 HARI
ATAU
VALASIKLOVIR, 500 MG PER ORAL,
2 KALI SEHARI SELAMA 7 HARI
SambPengobatan

* INFEKSI REKUREN
CARA PENGOBATAN YANG DIANJURKAN :
ASIKLOVIR, 200 MG PER ORAL,
5 KALI SEHARI SELAMA 5 HARI
ATAU
VALASIKLOVIR, 500 MG PER ORAL,
2 KALI SEHARI SELAMA 5 HARI
PADA KEADAAN YANG RINGAN KRIM
ASIKLOVIR DAPAT DIGUNAKAN
Herpes Simpleks
Herpes Simpleks
Herpes Simpleks
HSV : Gingivostomatitis primer
HSV : Herpes labialis rekuren