Anda di halaman 1dari 41

Proses Temuan Pemeriksaan.

DALAM POLA PIKIR BUKAN POLA TINDAK

SURVEI LAPORAN
TELAAH & AUDIT
PENDA- TAO FAO LANJUTAN AO HASIL
UJI SPM
HULUAN AUDIT

JIKA TIDAK TERUNGKAP TAO, TIDAK DIJUMPAI TEMUAN BER-


ARTI ATAU TIDAK MENDUKUNG AO, AUDIT DIHENTIKAN
DAN SUSUN LAPORAN TANPA TEMUAN.

8/30/2017
TAHAP DAN PROSES AUDIT

Survai Pendahuluan (SP) Evaluasi SPM (ESPM) Audit Lanjutan (AL) LHA

1. Tujuan SP (PAO) 1. Tujuan ESPM 1. Tujuan AL (FAO) LHA


2. Program Kerja (TAO) 2. Program Kerja Audit
Persiapan Audit

Audit (PKA) SP 2. Program Kerja Audit Audit Lanjutan


3. Pelaksanaan PKA ESPM (PKA ESPM) 3. Pelaksanaan PKA AL
SP 3. Pelaksanaan PKA 4. Penyusunan KKA AL
4. Penyusunan KKA ESPM 5. Temuan Hasil Audit dan
SP 4. Penyusunan KKA Rekomendasi
5. Temuan Hasil ESPM
Audit SP 5. Temuan Hasil Audit
Temuan ESPM
Awal

2
TAHAP AUDIT
PERENCANAAN
- PERSIAPAN
- SURVEI PENDAHULUAN
- EVALUASI SPM
- PENYUSUNAN PKA AUDIT RINCI
*PELAKSANAAN AUDIT
- ( PELAKSANAAN PKA AUDIT
LANJUTAN/AUDIT RINCI )
*PENYELESAIAN AUDIT( PENYUSUNAN
LHA)
*TINDAK LANJUT HASIL AUDIT
8/30/2017 3
SURVEI PENDAHULUAN
PERUMUSAN TUJUAN
(PAO)
PENYUSUNAN PKA
PELAKSANAAN PKA
PENYUSUNAN KKA
PELAPORAN/SIMPULAN
( TAO )

8/30/2017 4
T.A.O.

KRITERIA

SEBAB KONDISI AKIBAT


SUB POKOK BAHASAN


Tentative Audit Objective (TAO)

PKA Pengujian/Evaluasi SPM

Laks. Pengujian/Evaluasi SPM

KKA Pengujian/Evaluasi SPM

Simpulan Pengujian/Eva SPM :
SPM Keuangan
SPM pengadaan barang, dll
EVALUASI SPM Simpulan temuan sementara
EVALUASI SPM
1.PERUMUSAN TUJUAN ( DASAR NYA
TAO )
2. PENYUSUNAN PKA
3.PELAKSANAAN PKA
PENYUSUNAN KKA
PELAPORAN/PENYIMPULAN ( FAO )

8/30/2017 7
SUB POKOK BAHASAN

Firm Audit Objective


(FAO)
PKA Audit Lanjutan
Laks. Audit Lanjutan/rinci
KKA Audit Lanjutan
Daftar Temuan &
Rekomendasi
AUDIT LANJUTAN
ATAU AUDIT RINCI ATAU
PENGEMBANGAN TEMUAN

1.PENYUSUNAN TUJUAN ( DARI FAO)


2.PENYUSUNAN PKA
3.PELAKSANAAN PKA
4.PENYUSUNAN KKA
5.PENYUSUNAN LHA

8/30/2017 9
MENYUSUN TUJUAN AUDIT

SURVEI PENDAHULUAN ( DASARNYA


PAO )
EVALUASI SPM ( DASARNTA TAO )
AUDIT LANJUTAN ( DASARNYA FAO )

8/30/2017 10
BAB VII
SURVEI PENDAHULUAN
SP, ESPM DAN AL/AR/
PENGEMBANGAN
TEMUAN, SECARA
TEORI DIBEDAKAN
DENGAN JELAS
DALAM PRAKTEK
BISA DIPISAHKAN
BISA PULA TIDAK

8/30/2017 11
PENGERTIAN
SURVEI PENDAHULUAN
SURVEI PENDAHULUAN TIDAK SAMA DENGAN
PERSIAPAN AUDIT.
AUDIT ADALAH KEGIATAN SEJAK SURAT TUGAS
TERBIT SAMPAI KONSEP LAPORAN HASIL AUDIT
DISETUJUI, PERSIAPAN AUDIT ADALAH
KEGIATAN SEBELUM SURAT TUGAS TERBIT.

8/30/2017 12
TUJUAN
SURVEI PENDAHULUAN
MENDAPATKAN INFORMASI UMUM
MENGENAI BAGAIMANA AUDITAN
MELAKUKAN KEGIATAN
OPERASIONALNYA, SEPERTI BERBAGAI
DOKUMEN, PERATURAN PERUNDANG
UNDANGAN, SARANA WASKAT, KRITERIA
YANG DIGUNAKAN, DAN LAIN LAIN YANG
NANTI AKAN DIPERLUKAN DALAM
PROSES AUDIT
8/30/2017 13
MANFAAT
SURVEI PENDAHULUAN
MELENGKAPI INFORMASI ATAU DATA YANG
AKAN DIPERLUKAN DAN MEMBUAT AUDIT
SELANJUT NYA AKAN MENJADI AUDIT LEBIH
TERARAH
MEYAKINKAN PAO UNTUK MENJADI TAO

8/30/2017 14
PROSES
SURVEI PENDAHULUAN
1. MERUMUSKAN
TUJUAN SP
2.MENYUSUN PKA
3.MELAKSANAKAN
PKA
4.MENYUSUN KKA
5.MENYIMPULKAN/M
ELAPORKAN TAO

8/30/2017 15
TEKNIK AUDIT YANG
DIGUNAKAN DALAM SP
( UMUMNYA)
1.MINTA 8.OBSERVASI
2.DAPATKAN 9.TEST
3.PEROLEH 10.INSPEKSI
4 TANYAKAN (L/T) 11.PELAJARI
5.DISKUSIKAN 12.SIMPULKAN
6.WAWANCARAI 13. TELAAH
7.IDENTIFIKASI 14.DAN LAIN LAIN.

8/30/2017 16
CONTOH
PKA SURVEI PENDAHULUAN

17
SIMPULAN
SURVEI PENDAHULUAN
PADA AKHIR S.P. DIBUAT LAPORAN S.P
BERUPA SIMPULAN SP, YANG ISINYA
BILA TIDAK ADA TEMUAN ( LAPORAN
TAN TE ) - AUDIT DISARAN DISTOP.
BILA ADA TEMUAN BERUPA KELEMAHAN
DAN KERENTANAN AUDIT DILANJUTKAN
DENGAN ESPM.
SIMPULAN SP DIUBAH JADI FAO ESPM

8/30/2017 18
EVALUASI ATAS SPM
SISTEM
PENGENDALIAN
MANAJEMEN
SISTEM
PENGENDALIAN
INTERN
PENGAWASAN
MELEKAT
( WASKAT )

8/30/2017 19
PENGERTIAN SPM
SEGALA USAHA DAN
TINDAKAN YANG
DILAKUKAN OLEH
MANAJEMEN UNTUK
MENGARAHKAN
ATAU
MENJALANKAN
OPERASISESUAI
STANDAR ATAU
TUJUAN YANG
DIINGINKAN (BPKP )
8/30/2017 20
SARANA WASKAT

1. ORGANISASI
2.PERENCANAAN LEBIH JAUH
3.KEBIJAKAN MENGENAI SPM
DISAMPAIKAN
4.PROSEDUR
DALAM MATA
5.PENCATATAN AJARAN LAIN
6.PELAPORAN
7.PERSONALIA
8.REVIU INTERN
8/30/2017 21
TUJUAN
MENG EVALUASI SPM

UNTUK MENGETAHUI KEKUATAN DAN



KELEMAHAN SPM YANG BERLAKU DI AUDITAN
MENDALAMI,MEMANTAPKAN,
MEMPERJELAS,MEMASTIKAN KELEMAHAN
YANG DIUNGKAPKAN TAO UNTUK
DIKEMBANGKAN MENJADI FAO

8/30/2017 22
CARA MENGEVALUASI SPM

DAFTAR
PERTANYAAN(ICQ)
BAGAN ARUS (
FLOW CHART)
CERITA (
NARATIVE)
INTUISI

8/30/2017 23
AUDIT LANJUTAN
AUDIT RINCI
AUDIT PENGAMBANGAN TEMUAN
MENDAPATKAN
BUKTI BUKTI YANG
REKOCUMA UNTUK
MENGUKUHKAN FAO
MENJADI TEMUAN
HASIL AUDIT

8/30/2017 24
PROSES AUDIT LANJUTAN

PERUMUSAN TUJUAN
( DARI FAO)
PENYUSUNAN PKA
MELAKSANAKAN PKA
PENYUSUNAN KKA
PENYUSUNAN
DAFTAR TEMUAN
HASIL AUDIT

8/30/2017 25
Unsur Temuan Pemeriksaan.
(arti pentingnya tergantung tingkat material & frekuensi
kejadiannya)
Kondisi :
Merupakan FAKTA apa yang SEBENARNYA terjadi.
Kriteria :
Merupakan apa yang SEHARUSNYA ada yang digunakan
sebagai pembanding dari kondisi.
Akibat :
Merupakan apa yang ditimbulkan dari PERBEDAAN
antara kondisi dengan kriteria (efisien, ekonomis,
efektif).
Penyebab :
Mengapa sampai terjadi kondisi yang tidak sesuai
kriteria.

8/30/2017 26
Pembuktian Temuan Pemeriksaan

KRITERIA

KONDISI
PEMBUKTIAN
RE-MA-KO-CU
PENYEBAB AKIBAT
TEKNIK DALAM AUDIT LANJUTAN

PADA DASARNYA
DALAM AUDIT
LANJUTAN LEBIH
BANYAK DIGUNAKAN
TEKNIK AUDIT
PENGUJIAN,
KONFIRMASI,
ANALISIS,DLL

8/30/2017 28
TEMUAN HASIL AUDIT

TEMUAN POSITIF,
HAL HAL YANG BAIK
YANG DAPAT
DIJADIKAN CONTOH
TEMUAN
NEGATIF,KETIDAK
TAATAN, TIDAK
EKONOMIS,TIDAK
EFISIEN, TIDAK
EFEKTIF
8/30/2017 29
ATRIBUT TEMUAN
1. KONDISI
2. KRITERIA
3. SEBAB
4. AKIBAT
5 REKOMENDASI
6, TANGGAPAN
AUDITAN
7.TANGGAPAN
AUDITOR
8/30/2017 30
REKOMENDASI

UTAMANYA
MENGHILANGKAN
PENYEBAB,
KEMUDIAN BARU
MENGHILANGKAN
AKIBAT
PENYEBAB UTAMA
ADALAH
KELEMAHAN SPM
8/30/2017 31
Rekomendasi
Merupakan tindakan yang harus diambil yang akan
menghilangkan atau mengubah faktor penyebab, dgn
memperhatikan faktor cost & benefit. Dgn demikian
diharapkan akibat yang terjadi tidak akan terulang.
Kepada siapa ;
yang meminta dilakukan audit,
yang mempunyai tanggungjawab utama atas obyek audit,
pejabat tertinggi dalam obyek audit/instansi bersangkutan.
Kapan mengajukannya ;
Apabila hasil audit memberikan indikasi perlunya tindakan
perbaikan atau koreksi kekurangan apabila tindakan tersebut
belum dilaksanakan sepenuhnya pada saat LHA disiapkan,
walaupun tindakan korektif sudah dijanjikan atau dimulai.
TAHAP TAHAP
PENGEMBANGAN TEMUAN
1. SEPAKATI KRITERIA 5. TENTUKAN SEBAB
2. KENALI KONDISI 6. MINTA TANGGAPAN
TENTUKAN AKIBAT PEJABAT
3. KENALI BATAS 7. RUMUSKAN
KEWENANGAN REKOMENDASI
AUDITAN 8. MINTA KESEDIAAN
4. TENTUKAN KASUS TINDAK LANJUT
SENDIRI ATAU
TERSEBAR

8/30/2017 33
PENYUSUNAN
DAFTAR TEMUAN DAN KKA
JUDUL TEMUAN KKA UTAMA
KONDISI KKA PENDUKUNG
KRITERIA
SEBAB
AKIBAT ATAU
DAMPAK
KOMENTAR AUDITAN
KOMENTAR AUDITOR
REKOMENDASI

8/30/2017 34
PELAPORAN HASIL AUDIT
DIDALAMI DALAM MATA AJARAN YANG LAIN

SYARAT LHA
TERTULIS,
SEGERA,
DAPAT DIFAHAMI

8/30/2017 35
BENTUK LHA
LHA BENTUK
SURAT
LHA BENTUK BAB
ISI PENTING LHA
BENTUK BAB DAN
BENTUK SURAT PADA
DASARNYA SAMA,
HANYA BENTUKNYA
ATAU SUSUNANNYA
YANG BERBEDA

8/30/2017 36
SUSUNAN( FORMAT )
LAPORAN BENTUK BAB

BAGIAN I
SIMPULAN DAN REKOMENDASI
A.SIMPULAN
B.REKOMENDASI
TANDA TANGAN

BAGIAN II
URAIAN HASIL AUDIT
8/30/2017 37
BAGIAN II
URAIAN HASIL AUDIT

A.UMUM
1.DASAR HUKUM AUDIT
2.SASARAN DAN TUJUAN AUDIT
3.RUANG LINGKUP AUDIT
4.ORGANISASI DAN PERSONALIA
5 SIMPULAN MENGENAI SPM
6.TINDAK LANJUT HASIL AUDIT YL

8/30/2017 38
B. HASIL AUDIT

1. UMUM
2. TEMUAN HASIL AUDIT NO.1
( K,K,S,A,TA,TA,REK )
3. TEMUAN HASIL AUDIT NO.2
( A,K,S,K,TA,TA,REK )
4. TEMUAN HASIL AUDIT NO. DST

8/30/2017 39
C. TINDAK LANJUT HASIL AUDIT
YANG LALU( BILA PANJANG DIMUAT DI C INI,
BILA PENDEK CUKUP DI A6 , DAN C DITIADAKAN )

LAMPIRAN - LAMPIRAN ( BILA ADA )

8/30/2017 40
PENUTUP
SEKIAN, TERIMA KASIH ATAS
PERHATIAN SAUDARA
LEBIH KURANG MOHON
DIMAAFKAN

8/30/2017 41