BAB 13 LEASING
POKOK BAHASAN
1. Pengertian dan Istilah
2. Perbandingan Beli atau Lesing
3. Bentuk-bentuk Leasing
4. Perlakuan Akuntansi
5. Capital Lease
6. Pengaruh Faktor Pajak
7. Increamental Cash flow
8. Keputusan Beli atau leasing
Beberapa Istilah
*Lease : merupakan kesepakatan kontrak
untuk penggunaan asset dengan pembayaran
secara berkala
*Lessee: Penyewa/pengguna asset dan
membayar sewanya
*Lesor : Pemilik asset dan yang menerima
pembayaran sewa
PERBANDINGAN BELI DAN LEASING
BELI LEASING
Produsen
Produsen
Asset
Asset
Firm: buy Asset Lessor: buy Asset
Firm: Lessor: Lessee (Firm)
*Pemilik Asset *Pemilik Asset *Pemakai Asset
*Pemakai asset *Tidak memakai *Bukan Pemiilik Ass
Lessee
menyewa Asset
Pembayran: Pembayran:
Ekuitas Ekuitas
Kreditor Kreditor
Bentuk-bentuk Leasing
* Operating Lease : memiliki ciri-ciri sbb:
> periode leasing jangka pendek
> Lesor menanggung biaya operasional asset:
pajak, perawatan, assuransi dll
> bisa dibatalkan selama masa leasing
* Financial Lease (Capital Lease)
> periode leasing jangka panjang
> Lessee menang beban biaya operasiona asset
> tidak bisa dibatalkan selama masa leasing
> Bisa dalam bentuk:
*Tax Oriented * Leverage atau Sale and Leaseback
Perlakuan Akuntansi
Bentuk Operating Leases: maka asset leased
tidak akan diakui dan tidak dimasukkan dalam
neraca, melainkan akan diakui sebagai biaya
operasional (sewa)
Financial Leases: secara pripsip merupakan bentuk
pendanaan investasi yang berasal dari Debt, yang
menunjukkan:
* PV pembayaran Lease akan menunjukkan nilai utang dalm
neraca
* Nilai asset menunjukkan Nilai capitalisasi leased asset
Kriteria Capital Leases
Bentuk Capital Lease akan ditampilkan di dalam
Neraca Perusahaan, krn:
* akan terjadi transfer kepemilikan pada akhir
masa leasing
* Lessee dapat melakukan pembelian asset
lease dengan harga dibawah harga pasar
* masa lease biasanya lebih dari 75% umur
ekonomis asset
* PV dari pembayaran Leasing biasanya kurang
dari 90% dari nilai pasar asset saat ini.
Beli atau Lease dampaknya pada Neraca
Jika Perush. Beli Truk dibelanjai dari Debt ($100.000)
Neraca Perusahaan
Truck $ 100.000 Debt $ 100.000
Tanah $ 100.000 Equity $ 100.000
Total $ 200.000 Total $ 200.000
Jika bentuknya Operating Lease:
Truck $ 0 Debt $ 0
Tanah $ 100.000 Equity $ 100.000
Total $ 100.000 Total $ 100.000
Jika bentuknya Financial Lease:
Truck $ 100.000 Capital Lease $ 100.000
Land $ 100.000 Equity $ 100.000
Total $ 200.000 Total $ 200.000
Faktor Pajak
Lessee dapat mengurangkan atas pembayaran
pajak leasing tersebut, apabila:
* asset leasing ditujukan untuk kegiatan usaha,
bukan sekedar menghindari pajak
* masa leasing biasanya lebih dari 80% umur
ekonomis asset
* nilai akhir asset biasanya dibawah harga
pasarnya
* pembayaran lease akan jauh menurun dari awal
hingga akhir masa lease
* tingkat perolehan profit cenderung menurun
* pembaharuan kontrak leasing sulit dilaksanakan
Alasan Pengambilan Leasing
* Beban pajak dapat dikurangi
* Mengurangi risiko uncertaintly
* Biaya transaksi relatif lebih murah
* Memungkinkan ketersediaan Asset yang lebih
aman
Lease or Buy
* Dimaksudkan untuk mengetahui mana yang
lebih baik antara sewa (Lease) atau membeli
dengan menarik pinjaman.
* Memperhitungkan NPV incremental cash flows,
yang menunjukkan selisih antara nilai sewa
apabila dibandingkan jika membeli assets
* Memperhitungkan biaya setelah pajak dari cost
of debt, apabila memiliki risiko yang sama
terhadap sewa (lease).
Incremental cash flow
Menunjukkan selisih antara nilai pengeluaran
oleh lessee terhadap cash inflow, yang
ditunjukkan:
* Cash outflow, lease payment after tax= Lpy (1-t)
* Cash outflow, depreciation tax shield = Dep*tax rate
* Cash Inflow, initial cost asset = penghematan biaya
atas pembelian asset
* Biaya perawatan, assuransi dan pajak pendapatan,
Contoh:
ABC Inc. membutuhkan peralatan baru, apabila
membeli harganya $b100.000, dapat disusutkan
untuk 5 th, tanpa nilai sisa. Alternativnya
perusahaan juga bisa leasing peralatan tersebut
dengan biaya sewa pertahun $ 25.000, tarif pajak
40%.
Hitung: besarnya incremental cash flows ?
* After tax lease payment, sbgai outflow =$ 25.000(1-0,4)
= $ 15.000
* Depreciation tax shield = (100.000/5)* o,4= $ 8.000,
* Harga perolehan alat: $ 100.000,
* Alat baru dpt menghemat biaya operasioanl/ tahun = $
60.000. Sehingga Operating cost Saving= $ 60.000 x (1-
0,4) = $ 36.000.
Alternatif : Beli.
t0 t1 t2 t3 t4 t5
Perolehan Alat - $ 100.000
Operaating cost saving $ 36.000 $36.000 $36.000 $36.000 $ 36.000
Depr. Tax benefit
( $ 100.000/5 x(1-0,4) 8.000 8.000 8.000 8.000 8.000
Cash flow - $100.000 $ 44.000 $ 44.000 $ 44.000 $ 44.000 $ 44,000
Assume cost of debt= 10%; NPV = -$ 100.000 + ($ 44.000 x 3,7908) = $ 66.795
Alternatif: Leasing
Lease payment -- -$ 25.000 -$ 25.000 -$ 25.000 -$ 25.000 -$ 25.000
Tax benefit Lease
Payment ($ 25.000x 0,4) 10.000 10.000 10.000 10.000 10.000
Operating cost saving 36.000 36.000 36.000 36.000 36.000
Total Benefit $ 21.000 $ 21.000 $ 21.000 $ 21.000 $ 21.000
PV benefit = $ 21,000 x 3,7908 = $ 79.607
* Net benefit = $ 79.607 - $ 66.795 = $ 12.811 Incremental Cashflow
Atau dengan Cara:
* Lease Buy
Lease: t0 t1 t2 t3 t4 t5
Lease payment -- -$ 25.000 -$25.000 -$ 25.000 -$25.000 -$25.000
Tax benefit lease
Payment 10.000 10.000 10.000 10.000 10.000
(Buy )
Perolehan Alat -$ 100.000
Lest- Depr .tax benefit -$ 8.000 -$ 8.000 -$ 8.000 -$ 8.000 -$ 8.000
Net Cash flow -$100.000 $ 23.000 $ 23,000 $ 23.000 $ 23.000 $ 23.000
PV Net Cashflow = -$100.000 + ( $ 23.000 x 3,7908) = $ 12.811
Incremental Cashflow
Net Advanted to Leasing (NAL)
* NAL merupakan nilai NPV dari incremental
cash flow:
Jika NAL > 0 lebih mengentungkan lease
Jika NAL < 0 lebih menguntungkan beli
* after tax cost of debt = 10% (1-0,4) = 6%
NAL = 3,116