Anda di halaman 1dari 9

Perseroan Terbatas ( PT)

Disusun Oleh :
Mifro Naimullah R C100.160.212

Muhamad Yusuf Agung P C100.160.250

Chintami Dinar Puspita C100.160.252

Rheisa Cindar Ayu Fauzya C100.160.264

Elva Claritawari C100.160.270

Ade Andrian C100.160.291


Pengertian Perseroan Terbatas ( PT )

Hukum Perseroan Terbatas ( selanjutnya disebut Perseroan ) yang disebut dengan PT, di masa
yang lalu bernama NAAMLOZE VENNOOTSCHAP .

Menurut Pasal 1 angka 1 UU No.40 Tahun 2007. Perseroan Terbatas adalah Badan hukum yang
merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan
modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang di tetapkan dalam
UU ini serta peraturan pelaksananya.
Dasar Hukum Perseroan Terbatas ( PT )
 UU No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

 UU No 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan

 UU No 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal Berkaitan Dengan Pembentukan PT Terbuka

 Peraturan Pemerintah No 26 Tahun 1998 tentang Pemakaian Nama Perseroan Terbatas

 Keputusan Menkumham Republik Indonesia No M-01.HT.01.01 Tahun 2000 Tanggal 4 Oktober

2000 tentang Pemberlakuan Sistem Administrasi Badan Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik

Indonesia.

 Surat Edaran Dirjen Administrasi Hukum Umum Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia

Republik Indonesia No C-1.HT.01.10-03 Pada Tanggal 8 Maret 2004 tentang Berakhirnya Sistem

Manual Terhadap Permohonan Pengesahan Akta Pendirian, Persetujuan Dan Pelaporan Akta

Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas


Ciri – Ciri Perseroan Terbatas ( PT )

 Sebagai Asosiasi Modal

 Kekayaan dan hutang antara PT dan pemegang saham terpisah

 Pemegang saham:

 Tanggung jawab terbatas

 Tidak bertanggung jaewab pribadi atas perikatan yang dibuat atas nama perseroan

 Adanya pemisahan fungsi antara pemegang saham, pengurus, dan Direksi

 Memiliki Komisaris yang berfungsi sebagai pengawas

 Kekuasaan Tertinggi pada RUPS


Modal Perseroan Terbatas

Menurut pasal 1 ayat 1 UU PT sebagai mana dikutip di bagian terdahulu bahwa modal Perseroan
seluruhnya terbagi dalam saham. Hal ini merupakan konsekuensi terhadap syarat pendirian perseroan
yang harus didirikan berdasarkan pada perjanjian. Macam – macam modal perseroan terbatas :

 Modal Dasar

 Modal yang Ditempatkan

 Modal yang Disetor


Tahapan Pendirian Perseroan Terbatas ( PT )

 Tahap 1 : Perjanjian Pendirian

 Tahap 2 : Pengesahan Perseroan Terbatas

 Tahap 3 : Pendaftaran dan Pengumuman


Organ – Organ Perseroan Terbatas ( PT )

 RUPS ( Rapat Umum Pemegang Saham )

 Direksi

 Komisaris
Tanggung Jawab Pemegang Saham

Pertanggung Jawaban pemegang saham terbatas yaitu sebesar modal ( saham )


yang dimiliki masing – masing ( pasal 3 ayat 1 UUPT ) Pengecualian ( Pasal 3 Ayat
2 UUPT )

 Persyaratan PT sebagai badan hukum belum terpenuhi


 Pemegang saham ybs memanfaatkan PT untuk kepentingan pribadi
 Pemegang saham terlibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan PT
 Pemegang saham melawan hukum menggunakan kekayaan perseroan
Berakhirnya Perseroan Terbatas ( PT )

 Berdasarkan RUUPS
 Jangka waktu berdiri yang ditetapkan dalam AD habis
 Penetapan Pengadilan
 Dicabutnya kepailitan berdasarkan putusan penngadilan niaga yang telah
berkekuatan hukum tetap, harta pailit perseroan tidak cukup untuk
membayar biaya kepailitan