Anda di halaman 1dari 24

DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
Jl. Mayjen Sutoyo No. 2 Cawang Jakarta 13650

LAPORAN KASUS
TINEA KRURIS
(PENDEKATAN DIAGNOSIS SECARA KLINIS)

Disusun Oleh:
Imelva Yulviani Girsang
1261050069

Dokter Pembimbing :
dr. Syahfori W, M.Sc Sp. KK

KEPANITERAAN KLINIK BAGIAN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN


PERIODE 03 APRIL – 06 MEI 2017
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
JAKARTA
2017
PENDAHULUAN
 Dermatofitosis adalah penyakit jaringan yang mengandung
zat tanduk, misalnya stratum korneum pada epidermis,
rambut, dan kuku yang disebabkan golongan jamur
dermatofita.
 Tinea kruris merupakan dermatofitosis yang sering
ditemukan pada kulit lipat paha, genitalia, daerah pubis,
perineum dan perianal.
 Faktor penting yang berperan dalam penyebaran dermatofita
ini adalah kondisi kebersihan lingkungan yang buruk,
daerah pedesaan yang padat, dan kebiasaan menggunakan
pakaian yang ketat atau lembab.
PENDAHULUAN
 Kebanyakan tinea kruris disebabkan oleh Species Tricophyton rubrum dan
Epidermophyton floccosum, dimana E. floccosum merupakan spesies yang paling
sering menyebabkan terjadinya epidemi. T. Mentagrophytes dan T. verrucosum
jarang menyebabkan tinea kruris.
 Kondisi atau faktor yang dapat menyebabkan penyebaran Tinea berupa:
 Kondisi kebersihan lingkungan yang buruk.

 Kontak langsung ataupun kontak dengan peralatan yang terkontaminasi.

 Dapat mengalami eksaserbasi karena adanya oklusi dan lingkungan yang hangat, serta
iklim yang lembab.
 Autoinfeksi dapat terjadi dari sumber penularan yang jauh letaknya.

 Kebiasaan menggunakan pakaian yang ketat atau lembab.


PENDAHULUAN
Manifestasi klinis tinea kruris adalah rasa gatal yang meningkat saat
berkeringat atau terbakar pada daerah lipat paha, genital, sekitar anus
dan daerah perineum.

Lesi berupa :

Makula eritem berbatas tegas, terdiri atas berbagai


ukuran dan berskuama halus (pitiriasiformis), tepinya
aktif dan terdapat central healing.
IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. R
Jenis kelamin : Wanita
Umur : 57 tahun
No. RM : 00-02-21-54
Alamat : Jln. Cendrawasih II No. 23 Duren Sawit
Suku : Batak
Agama : Kristen Protestan
ANAMNESIS
 Keluhan Utama :
Timbul bercak-bercak kemerahan di sekitar kemaluan dan
lipat paha sejak 2 bulan yang lalu.

 Keluhan Tambahan :
Keluhan disertai gatal.
ANAMNESIS
Timbul bercak-bercak kemerahan di
sekitar kemaluan dan di lipat paha.

Keluhan disertai gatal sepanjang hari,


yang semakin berat jika pasien
berkeringat dan cuaca panas.

Sebelumnya sudah mengalami


keluhan yang sama 1 tahun yang lalu.
ANAMNESIS
 Sehari – hari pasien mandi dua kali sehari, namun
terkadang hanya sekali saja pada sore hari.

 Pasien memiliki riwayat suka menggunakan celana


jeans ketat yang digunakan berulang kali.

 Pasien tidak memiliki riwayat alergi.

 Anggota keluarga pasien di rumah tidak ada yang


memiliki keluhan serupa.
ANAMNESIS

2 bulan SMRS
1 tahun yang lalu 6 bulan setelahnya
pasien kembali
pasien sudah pasien berobat ke
mengeluh keluhan
pernah mengalami poli kulit RS UKI
yang sama dan
keluhan yang sama dan keluhan
kembali berobat ke
hilang timbul. berkurang.
Poli Kulit RS UKI.
PEMERIKSAAN FISIK
 Keadaan Umum : Baik
 Status gizi : Gizi cukup
 Kesadaran : Kompos mentis
 Dermatologis
 Kuku normal
 Rambut hitam
 Kulit sawo matang
 Terdapat makula eritem berbatas tegas dengan ukuran
plakat tersebar regional dengan tepi aktif terdapat
central healing dan skuama halus berwarna putih pada
regio cruris dextra.
PEMERIKSAAN PENUNJANG
 Pemeriksaan mikroskopik dengan menggunakan KOH 10%

Didapatkan kumpulan hifa sejati dan artospora


PEMBAHASAN
Pasien ini adalah seorang perempuan berusia 57 tahun, berkulit sawo matang, ibu
rumah tangga, mengeluh terdapat bercak – bercak kemerahan pada sekitar kemaluan
dan lipat paha sejak 2 bulan lalu. Pasien adalah seorang ibu rumah tangga yang
memiliki kebiasaan mandi hanya sekali jika tidak keluar rumah dan memiliki
kebiasaan memakai celana ketat yang jarang dicuci.
Tinea Kruris Kandidiasis Psoriasis Eritrasma

Tinea Kruris lebih Dapat menyerang Merupakan peristiwa Eritrasma erat


sering pada rentang semua umur, baik autoimun, insidens hubungannya dengan
usia 51-60 tahun dan laki-laki maupun pada pria agak lebih diabetes melitus,
tiga kali lebih sering
perempuan. Panas, banyak daripada obesitas, dan
terjadi pada laki-laki
dibandingkan dengan kebersihan kulit, wanita, terdapat pada menyerang pria
wanita. Orang dewasa kelembapan kulit semua usia, tetapi dewasa.
lebih sering menderita menyebabkan umumnya pada orang
tinea kruris bila perspirasi meningkat. dewasa.
dibandingkan dengan
anak-anak
PEMBAHASAN
Bercak – bercak kemerahan yang dikeluhkan pasien terletak di sekitar kemaluan dan menjalar
ke lipat paha.

Tinea Kruris Candidosis Psoriasis Eritrasma

Dermatofitosis pada Candida albicans dapat Terdapat predileksi Tempat predileksi di


lipat paha, daerah mengenai mulut, pada skalp, perbatasan daerah ketiak dan lipat
perineum, dan sekitar vagina, kulit, kuku, daerah tersebut dengan paha. Kadang-kadang
anus. Lesi kulit dapat bronki, atau paru, muka, ekstremitas berlokasi di daerah
terbatas pada daerah kadang-kadang dapat bagian ekstensor intertriginosa lain
genito-krural saja, atau menyebabkan terutama siku serta terutama pada penderita
meluas ke daerah septikemia, lutut, dan daerah gemuk.
sekitar anus, daerah endokarditis, atau lumbosakral.
gluteus dan perut meningitis
bagian bawah, atau
bagian tubuh lain.
PEMBAHASAN
Bercak – bercak putih yang dikeluhkan pasien terletak di dada, punggung bagian atas, leher, dan
belakang telinga.

Tinea Kruris Kandidiasis Psoriasis Eritrasma

Makula eritem Lesi berupa bercak yang Lesi berupa bercak- Lesi berupa eritema,
berbatas tegas, berbatas tegas, berbisik, bercak eritema berbatas skuama halus dapat
terdiri atas basah, dan eritematosa. tegas dengan skuama berukuran sebesar
berbagai ukuran Lesi tergantung lokasi yang kasar, berlapis- miliar sampai plakat.
dan berskuama infeksi. lapisdan transparan; Lesi eritroskuamosa,
halus disertai tetesan lilin, berskuama halus dan
(pitiriasiformis), Auspitz, Kobner. kadang-kadang dapat
tepinya aktif dan terlihat merah kecoklat-
terdapat central coklatan. Variasi
healing. bergantung pada area
lesi dan warna kulit
penderita.
PEMBAHASAN
Keluhan lain yang dinyatakan pasien yaitu merasakan gatal yang semakin berat saat pasien
berkeringat dan cuaca panas.

Tinea Kruris Kandidiasis Psoriasis Eritrasma

Terdapat rasa gatal Dapat disertai gatal, Sebagian penderita Dapat disertai gatal,
yang meningkat tergantung lokasi mengeluh gatal namun cenderung
saat berkeringat infeksi ringan. perih/nyeri.
atau terbakar pada (Vulvovaginitis)
daerah lipat paha,
genital, sekitar anus
dan daerah
perineum.
Kandidiasis
Psoriasis
Eritrasma
RANGKUMAN
 Dilaporkan satu kasus Tinea Kruris pada seorang
Perempuan berusia 57 tahun. Diagnosis
ditegakkan berdasarkan anamnesis, manifestasi
klinis dengan gambaran makula eritem berbatas
tegas dengan ukuran plakat tersebar regional
dengan tepi aktif terdapat central healing dan
skuama halus pada regio cruris dextra. Pada
pemeriksaan kerokan kulit dengan KOH 10%,
didapatkan kumpulan hifa sejati dan spora jamur
berderet atau artospora yang spesifik pada Tinea
Kruris.