Anda di halaman 1dari 9

Cognitive Behavior

Modification

Mutiana (1771342014)
Parepare
Cognitive Behavior
 Perilaku kognitif didefinisikan sebagai
pikiran, gambar, atau pernyataan diri
yang terjadi secara diam-diam.

 Perilaku kognitif dapat berfungsi sebagai CS, SD, atau


MO ketika merupakan anteseden terhadap perilaku
lain, atau dapat berfungsi sebagai penguat atau
penghukum ketika itu merupakan konsekuensi dari
perilaku lain yang ditunjukkan oleh orang tersebut.
Cognitive behavior
modification

 untuk mengubah perilaku yang ditargetkan. Perilaku target harus diidentifikassi dan
didefinisikan dalam istilah objektif sehingga kejadiannya dapat dicatat. Ini berlaku untuk
perilaku overt, serta perilaku covert seperti perilaku kognitif. Untuk perilaku overt, ini
melibatkan pengamatan langsung dan pencatatan perilaku oleh pengamat independen
atau oleh orang yang menunjukkan perilaku target (pemantauan diri). Karena perilaku
kognitif (covert), mereka tidak dapat diamati secara langsung dan dicatat oleh pengamat
independen. Sebaliknya, orang yang terlibat dalam perilaku kognitif harus
mengidentifikasi dan mencatat terjadinya perilaku tersebut. Hanya orang yang dapat
mengidentifikasi terjadinya pemikiran atau pernyataan diri tertentu.
Cognitive restructuring
 Identifikasi pikiran dan situasi yang sulit.
 Identifikasi respons atau perilaku
emosional yang mengikuti pikiran.
 Berusahalah untuk mengurangi pikiran
yang sulit dan menggantinya dengan
pemikiran yang lebih rasional atau
diinginkan.
Langkah self-instructionsl Training
 Identifikasi situasi masalah, tentukan
perilaku yang diinginkan untuk ditingkatkan,
dan identifikasi perilaku yang bersaing.
 Identifikasi petunjuk-diri untuk digunakan
dalam situasi masalah.
 Gunakan pelatihan keterampilan perilaku
untuk mengajarkan self-instructional.
Untuk membantu orang mengubah pemikiran mereka, terapis pertama-tama
membantu klien mengidentifikasi pemikiran maladaptif yang berkontribusi
pada kesulitan emosi atau perilaku. Terapis kemudian mengajukan
serangkaian pertanyaan untuk membantu klien mengevaluasi secara logis
logika atau keakuratan pemikirannya. Melalui proses ini, klien mulai berpikir
dengan cara yang lebih akurat atau logis, yang mengurangi masalah
emosional atau perilaku.
Setelah mengidentifikasi pemikiran terdistorsi yang dilakukan seseorang,
langkah selanjutnya adalah menantang orang tersebut untuk mengevaluasi
pemikirannya dan mengganti pemikiran terdistorsi dengan pemikiran yang
lebih akurat atau logis. Anda menantang pemikiran seseorang yang terdistorsi
dengan mengajukan tiga jenis pertanyaan.
■ Di mana buktinya?
■ Apakah ada penjelasan alternatif?
■ Apa implikasinya?
REFERENSI
• Miltenberger, Raymond G. 2012. Behavior
Modification Fifth Edition. Nelson Education: Canada
individu diajarkan dalam prosedur melakukan modifikasi
perilaku kognitif dan tidak cukup mengajarkan individu untuk
melakukan modifikasi perilaku kognitif dengan masalah klinis
nyata. Siapa pun yang mengalami masalah emosional serius,
seperti depresi, harus mencari bantuan dari psikolog atau
profesional kesehatan mental berlisensi lainnya. Meskipun
Anda mungkin menggunakan modifikasi perilaku kognitif
untuk perbaikan diri, masalah serius harus selalu dirujuk ke
profesional.