Anda di halaman 1dari 15

TUGAS METODOLOGI PENELITIAN

Di susun oleh Kelompok 2:


1. Edhy Siwi Purwaningtyas 112019030661
2. Umi Suswati 112019030698
3. Kartika Dwi Suryani 112019030698

Kelas Rembang
Program Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiah Kudus
2021
DEFINISI PENELITIAN
• Penelitian adalah terjemahan dari kata Inggris research. Dari
kata itu kemudian para ahli juga
menerjemahkan research sebagai riset. Research itu sendiri
berasal dari kata re dan to search. Re berarti kembali dan to
search berarti mencari. Dengan demikian arti yang sebenarnya
dari research adalah mencari kembali.

• penelitian dapat diartikan sebagai pencarian pengetahuan dan


pemberi artian yang terus menerus terhadap sesuatu.
Penelitian juga merupakan percobaan yang hati-hati dan kritis
untuk menemukan sesuatu yang baru.
Jenis-Jenis Penelitian
• Jenis Penelitian Menurut Pendekatan Analisis
1) Penelitian kuantitatif
menekankan analisisnya pada data-datanumerikal (angka) yang diolah
dengan metoda statistika.
2) Penelitian Kualitatif
menekankan analisisnya pada proses penyimpulan deduktif dan induktif
serta pada analisis terhadap dinamika hubungan antar fenomena yang
diamati, dengan menggunakan logika ilmiah.
3) Penelitian Deskriptif
melakukan analisis hanya sampai pada taraf deskripsi, yaitu menganalisis
dan menyajikan fakta secara sistematis, sehingga dapat lebih mudah untuk
difahami dan disimpulkan.
4)Penelitian Inferensial
melakukan analisis hubungan antar variable dengan pengujian hipotesis.
Jenis-Jenis Penelitian
• Jenis Penelitian Menurut Karakteristik Masalah
1) Penelitian Deskriptif
menggambarkan secara sistematik dan akurat fakta dan
karakterisitik mengenai populasi atau mengenai bidang tertentu.
2) Penelitian Perkembangan
bertujuan mempelajari pola dan urutan perkembangan dan/atau
perubahan, sejalan dengan berlangsungnya perubahan waktu.
3) Studi Kasus dan Penelitian Lapangan
mempelajari secara intensif latar belakang, status terakhir, dan
interkasi lingkungan yang terjadi pada suatu satuan social seperti
individu, kelompok, lembaga, atau komunitas.
Jenis-Jenis Penelitian
4) Penelitian Korelasional
bertujuan menyelidiki sejauh mana variasi pada satu variabel berkaitan dengan
variasi pada satu atau lebih variabel lain, berdasarkan koefisien korelasi.
5) Penelitian Kausal-Komperatif
hubungan sebab akibat dapat diselidiki lewat pengamatan terhadap konsekuensi
yang sudah terjadi dan menegok ulang data yang ada.
6) Penelitian Eksperimental Murni
dilakukan untuk meneliti kemungkinan adanya hubungan sebab akibat diantara
variabel-variabel dengan cara menghadapkan kelompok eksperimental pada
beberapa macam kondisi perlakuan dan membandingkan akibatnya dengan satu
atau lebih kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakukan.
7) Penelitian Eksperimental Semu
Penelitian ini mirip dengan penelitian eksperimental murni, akan tetapi tidak
semua variabel yang relevan dapat dikendalikan dan dimanipulasi. Peneliti harus
menyadari betul keterbatasan penelitian ini dan seberapa jauh validitas internal
dan eksternalnya.
LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN
ILMIAH
1. mengidentifikasi dan merumuskan masalah
2. Melakukan studi pendahuluan
3. Merumuskan hipotesis
4. Mengidentifikasi variabel dan definisi operasional variabel
5. Menentukan desain dan desain penelitian
6. Menentukan dan mengembangkan instrumen penelitian
7. Tentukan subjek penelitian
8. Melakukan penelitian
9. Lakukan analisis data
10. Merumuskan hasil penelitian dan diskusi
11. menyusun laporan penelitian dan melakukan diseminasi.
RUANG LINGKUP PENELITIAN
KEPERAWATAN
1) Pre Klinik

Meliputi :
• Keperawatan dasar
• Dasar Keperawatan
• Administrasi dan Manajemen Keperawatan dan Kesehatan
• Pendidikan Keperawatan
• Teori terkait (kedokteran, farmasi, kesehatan masyarakat, psikologi, sosial dll) , dan
berikut contoh dari penelitian pre klinik :
• Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan kemampuan keluarga dalam
perawatan luka DM.
• Studi tentang pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada pasien dengan PPOK.
• Pengaruh “Touching” dalam komunikasi perawat terhadap kecemasan pasien pre
operasi.
• Model praktik keperawatan yang harus diterapkan di Puskesmas A.
• Pendokumentasin pemberian obat oleh perawat di ruang rawat inap RS “B” 
RUANG LINGKUP PENELITIAN
KEPERAWATAN
2) Klinik

Meliputi :
• Keperawatan Reproduksi (Maternal Perinatal)
• Keperawatan Pediatrik
• Keperawatan Medikal Bedah
• Keperawatan Psikiatrik, contoh dari ruang lingkup penelitian klinik
yaitu :
• Pengaruh massasse terhadap nyeri persalinan,
• Penerapan konsep bermain di ruang rawat inap anak di RS “B”
• Pelaksanaan perawatan luka DM di ruang rawat inap RS “C”
• Tingkat kecemasan pada klien dengan tuberkulosa paru yang dirawat di
RS “C”
• Penanganan fraktur terbuka di unit gawat darurat RS “C” 
RUANG LINGKUP PENELITIAN
KEPERAWATAN
3) Komunitas

Meliputi:
• Keperawatan Keluarga
• Keperawatan Komunitas
• Keperawatan Gerontik dan Kelompok khusus
• Keperawatan Kesehatan Matra dan kesehatan kerja, dengan contoh : 
• Tingkat ketergantungan lansia penderita rheumatoid arthritis di
kecamatan “D”
• Peran keluarga dalam pemberian pada penderita Tb di kecamatan “D” 
• Pelaksanaan PHBS di tempat umum di kecamatan “D” 
• Mekanisme koping keluarga dengan anggota keluarga yang mempunyai
masalah kesehatan 
RUANG LINGKUP PENELITIAN
KEPERAWATAN
Ruang lingkup riset keperawatan secara umum dibagi menjadi:

• Keperawatan medikal bedah


• Keperawatan maternitas
• Keperawatan anak
• Keperawatan jiwa
• Keperawatan gerontik
• Keperawatan keluarga
• Keperawatan komunitas
• Manajemen keperawatan 
• Pendidikan keperawatan
PERUMUSAN MASALAH DAN TINJAUAN
PUSTAKA
1) Seleksi Topik dan Masalah
Beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam seleksi topic
penelitian adalah:
• Apakah ada permasalahan?
• Apakah masalah tersebut dapat dipecahkan melalui
penelitian?
• Apakah masalah tersebut menarik untuk dipecahkan?
• Apakah masalah tersebut bermanfaat untuk dipecahkan?
PERUMUSAN MASALAH DAN TINJAUAN
PUSTAKA
2) Sumber Permasalahan
Ada dua sumber permasalahan yang dapat digunakan untuk penelitian, yaitu:
1. Literatur atau bahan bacaan yg berhubungan denan minat dan
pengetahuan peneliti
2. Pengalaman (pribadi) juga akan merupakan sumber permasalahan yang
cukup banyak.

3) Identifikasi Masalah
Identifikasi permasalahan yang diturunkan dari teori membawa beberapa keuntungan,
yaitu:
• Peneliti sudah mempelajari teori aplikasinya yang terkait untuk menjawab persoalan
yang ada
• Formulasi hipotesis pada umumnya akan menjadi lebih mudah dan jelas, karena
mempunyai hubungan yang erat dengan teori
• hasil penelitian akan memberikan kontribusi terhadap teori yang dijadikan dasar
untuk perumusan masalah
PERUMUSAN MASALAH DAN TINJAUAN
PUSTAKA
4) Tipe Masalah Penelitian
1.Masalah-masalah yang saat ini ada di suatu lingkungan yang memerlukan solusi
2.Bidang-bidang tertentu dalam suatu organisasi yang memerlukan pembenahan
atau perbaikan
3.Persoalan-persoalan teoritis yang memerlukan penelitian untuk menjelaskan atau
memprediksi fenomena
4.Pertanyaan penelitian yang memerlukan jawaban dari sebuah hasil dari penelitian

5) Kriteria Masalah
• Pada umumnya menunjukkan variabel yang menarik peneliti dan hubungan
deskriptif, dimana permasalahan secara sederhana diungkapkan dalam suatu
pertanyaan yang harus dijawab
• Menyusun definisi dari semua variabel yang relevan, baik secara langsung
maupun operasional.
• Perumusan masalah harus disertai dengan latar belakang masalah. Latar belakang
masalah adalah segala informasi yang diperlukan untuk memahami perumusan
masalah yang disusun oleh peneliti.
Karakteristik Permasalahan Peneliti

1. Mempunyai keahlian dalam bidang tersebut


2. Tingkat kemampuan peneliti memang sesuai dengan tingkat
kemampuan yang diperlukan untuk memecahkan
permasalahan yang ada
3. Peneliti mempunyai sumber daya yang diperlukan
4. Peneliti telah mempertimbangkan kendala waktu, dana, dan
berbagai kendala yang lain dalam pelaksanaan penelitian yang
akan dilakukan
DAFTAR PUSTAKA

• https://parangtritis-yogya.blogspot.com/2011/10/perumusan-
masalah-penelitian-dan.html
• https://frieyadie.web.id/tipe-masalah-penelitian/
• https://www.bendebesah.com/penelitian-ilmiah-yang-benar/