0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan22 halaman

Edukasi Stunting di Kelas Ibu Hebat

1. Kegiatan "Kelas Ibu Hebat" untuk edukasi stunting pada ibu dengan balita di Kelurahan Jurangombo Selatan dan Jurangombo Utara bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting dan menurunkan angka stunting. 2. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu setelah mengikuti kegiatan tersebut berdasarkan hasil pretest dan posttest. 3. Kegiatan ini dinilai efektif tetapi perlu dievaluasi le

Diunggah oleh

itqi laila
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan22 halaman

Edukasi Stunting di Kelas Ibu Hebat

1. Kegiatan "Kelas Ibu Hebat" untuk edukasi stunting pada ibu dengan balita di Kelurahan Jurangombo Selatan dan Jurangombo Utara bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting dan menurunkan angka stunting. 2. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu setelah mengikuti kegiatan tersebut berdasarkan hasil pretest dan posttest. 3. Kegiatan ini dinilai efektif tetapi perlu dievaluasi le

Diunggah oleh

itqi laila
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Mini Project

KEGIATAN “KELAS IBU HEBAT” UNTUK EDUKASI STUNTING


PADA IBU DENGAN BALITA DI KELURAHAN JURANGOMBO SELATAN
DAN JURANGOMBO UTARA

dr. Itqi Rahmatul Laila

Puskesmas Jurangombo
Latar Belakang
• Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita
• Sekitar 22,2% atau sekitar 150,8 juta balita di dunia mengalami stunting
(2017)
• Angka balita stunting di Indonesia 30,8% (2018)  rekomendasi WHO
mengenai prevalensi stunting harus kurang dari 20%.
• Prevalensi stunting di Jawa Tengah 28,5% (2017)
• Angka balita stunting di Kota Magelang 16,5% (2016)
• Hasil PSG Puskesmas Jurangombo Februari 2020
- gizi kurang 4,5%
- gizi cukup 90,5%
- gizi lebih 5%
• Angka stunting di wilayah Puskesmas Jurangombo: sekitar 10%
Latar Belakang
• Dampak: kerentanan terhadap penyakit dan hambatan pertumbuhan fisik serta
kognitif yang dapat berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas
anak dimasa depan
• Faktor yang berperan: pola asuh dan pola makan yang tidak baik,
terbatasnya layanan kesehatan termasuk pelayanan ibu hamil dan ibu
melahirkan, kurangnya pembelajaran dini yang berkualitas, kurangnya akses
untuk pemenuhan kebutuhan gizi, hingga kurangnya akses sanitasi
keluarga
• “Kelas Ibu Hebat”  ditujukan pada para ibu dengan balita yang memiliki
masalah gizi dan atau dengan tingkat ekonomi menengah kebawah 
meningkatkan pengetahuan tentang stunting  menurunkan angka kejadian
stunting di Puskesmas Jurangombo
Kerangka Acuan
INPUT PROSES
1. Man P1
• Narasumber Perencanaan
Dokter internsip Puskesmas Jurangombo periode Agustus 2020 – November 2020 1) Membuat rencana pelaksanaan kegiatan
• Sasaran 2) Mempersiapkan tempat dan sarana
Para ibu dengan balita yang memiliki masalah gizi dan atau dengan tingkat ekonomi 3) Mencari referensi materi stunting
menengah kebawah di Kelurahan Jurangombo Selatan dan Jurangombo Utara 4) Mempersiapkan presentasi
• Pelaksana
P2
Dokter internsip Puskesmas Jurangombo periode Agustus 2020 – November 2020
Pelaksanaan
2. Money 1) Menyiapkan perlengkapan pelaksanaan kegiatan
Dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) Puskesmas Jurangombo 2) Melakukan pengerjaan pretest
3. Material 3) Memberikan penyuluhan menggunakan presentasi
• Materi penyuluhan tentang stunting 4) Melakukan tanya jawab mengenai materi yang telah disampaikan
• Soal pretest dan posttest mengenai stunting 5) Melakukan pengerjaan posttest

4. Method 6) Mendokumentasikan pelaksanaan acara

• Melakukan pretest sebelum penyampaian materi


• Menyampaikan materi tentang stunting melalui presentasi P3

• Melakukan posttes setelah penyampaian materi Pengawasan


Mengawasi pelaksanaan kegiatan penyuluhan sesuai dengan rencana yang telah disusun,
5. Machine
baik dalam hal sasaran, waktu, maupun hasil yang dicapai
• Alat tulis (pulpen)
Pengendalian
• Lembar pretest dan posttest
Mengendalikan pelaksanaan kegiatan apabila didapatkan hal-hal yang tidak sesuai dengan
• Mikrofon pengeras suara
perencanaan
• Laptop
Penilaian
• Proyektor LCD dan layer
Menilai pelaksanaan dan efektivitas kegiatan penyuluhan
• Alat dokumentasi
OUTPUT
1. Data jumlah peserta yang menghadiri kegiatan “Kelas Ibu Hebat”
2. Informasi mengenai pengetahuan dasar para ibu dengan balita di Kelurahan Jurangombo Selatan
dan Jurangombo Utara mengenai stunting
3. Peningkatan pemahaman para ibu dengan balita di Kelurahan Jurangombo Selatan dan
Jurangombo Utara mengenai stunting setelah mengikuti kegiatan “Kelas Ibu Hebat”

Metode pengamatan terlibat yang dilakukan dalam pengumpulan data


adalah dengan pretest dan posttest menggunakan instrumen yang sesuai
dan pencatatan hasil
Hasil
Hasil
Hasil
Jurangombo Utara
26 Agustus 2020
100% 93.33%
90%
80%
70% 66.67%
60%
50%
40%
30% 26.67%
20%
10% 7% 6.67%
0%
0%
Pretest Posttest

Kurang Sedang Baik


Hasil
Jurangombo Utara
10 September 2020
100%
100%
90%
80%
70%
60% 53%
50%
40%
40%
30%
20%
10% 7%
0% 0%
0%
Pretest Post-test

Kurang Sedang Baik


Hasil
Jurangombo Selatan
27 Agustus 2020
100%
90% 84.62%
80%
70%
60% 53.85%
50% 46.15%
40%
30%
20% 15.38%
10%
0% 0%
0%
Pretest Post-test

Kurang Sedang Baik


Hasil
Jurangombo Selatan
14 September 2020
100%
90% 86.67%
80%
70% 66.67%
60%
50%
40% 33.33%
30%
20% 13.33%
10%
0% 0%
0%
Pretest Posttest

Kurang Sedang Baik


Hasil
100%
91.38%
90%

80%

70%
58.62%
60%

50%

40% 37.93%

30%

20%
8.62%
10%
3%
0%
0%
Pretest Posttest

Kurang Sedang Baik


Kesimpulan

1. Terdapat pengaruh kegiatan “Kelas Ibu Hebat” terhadap peningkatan


pengetahuan ibu tentang stunting di wilayah kerja Puskesmas
Jurangombo.
2. Kegiatan “Kelas Ibu Hebat” dianggap efektif untuk meningkatkan
pengetahuan ibu, khususnya tentang stunting.
Evaluasi & Saran
Pada kegiatan “Kelas Ibu Hebat” ini hanya membandingkan peningkatan
pemahaman ibu sebelum dan setelah dilakukan intervensi berupa
penyuluhan. Pada program atau kegiatan selanjutnya dapat dilakukan
penilaian terhadap faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh
terhadap tingkat pemahaman ibu khususnya tentang stunting antara lain
seperti usia ibu, tingkat pendidikan ibu, pekerjaan ibu, jumlah pendapatan
keluarga, dll.
Evaluasi & Saran
Kegiatan “Kelas Ibu Hebat” ini hanya diadakan di 2 Kelurahan yaitu
Kelurahan Jurangombo Utara dan Jurangombo Selatan karena adanya
keterbatasan waktu dan tempat. Pada program atau kegiatan selanjutnya
dapat diadakan pula di Kelurahan Magersari agar kegiatan dapat dilakukan
menyeluruh di wilayah kerja Puskesmas Jurangombo.
Dokumentasi

“Kelas Ibu Hebat” Jurangombo Utara

27 Agustus 2020
Dokumentasi

“Kelas Ibu Hebat” Jurangombo Selatan

26 Agustus 2020
Dokumentasi

“Kelas Ibu Hebat” Jurangombo Utara

10 September 2020
Dokumentasi

“Kelas Ibu Hebat” Jurangombo Selatan

14 September 2020
Capaian Borang
Terimakasih

Anda mungkin juga menyukai