RUANG KOLABORASI
LINGKUNGAN KELAS
KELOMPOK :
1. Ala' Afanin (X9022082143)
2. Ria Dwi Kosasih (X9022082636)
3. Rani Wahyu Andani (X9022082625)
4. Khafizunnisa S.M. (X9022082458)
5. Nur Khoiri Hidayati (X9022082576)
6. Tri Handayani (X9022082722)
TOPIK DISKUSI
Kasus-kasus aktual terkait lingkungan kelas
yang mendukung ekosistem pembelajaran
Kasus-kasus aktual terkait lingkungan kelas
yang kurang mendukung ekosistem
pembelajaran
Tantangan dalam menciptakan kelas yang kurang
mendukung ekosistem pembelajaran
Kasus-Kasus Aktual Terkait Lingkungan Kelas yang Mendukung
Ekosistem Pembelajaran
01 03
Pembelajaran berpusat pada peserta didik Penggunaan media pembelajaran yang
dan dilaksanakan dengan model memanfaatkan teknologi
pembelajaran PBL
02 04
Menyelipkan icebreaking diawal / Kegiatan organisasi yang mewadahi
ditengah pembelajaran agar peserta pengembangan minat dan bakat peserta
didik tidak bosan didik
tidak semua peserta didik
pengembangan karakteristik
memiliki HP dan fasilitas
disiplin yang belum
internet kurang lancar dalam
maksimal yaitu terkait
mendukung proses pembelajaran
keterlambatan.
KASUS-KASUS AKTUAL TERKAIT
LINGKUNGAN KELAS YANG KURANG
MENDUKUNG EKOSISTEM
PEMBELAJARAN
kesadaran menjaga kebersihan
kelas yang masih rendah ada beberapa layar
proyektor yang rusak
Tantangan dalam menciptakan lingkungan kelas yang kurang mendukung ekosistem
pembelajaran
• mengubah budaya sekolah yang sudah menjadi kebiasaan seperti keterlambatan
• menyamakan frekuensi dan pola pikir anatara pendidik, peserta didik , orang tua dan komunitas
belajar terkait ekosistem belajar yang baik.
• menciptakan linkungan kelas yang bersih dan kondusif
• memahami karakteristik dan gaya belajar peserta didik yang berbeda, agar dapat menerapkan
pembelajaran berdiferensiasi
• guru membuat media pembelajaraan yang sesuai dengan kondisi peserta didik dan sarana dan
prasarana dikelas.
KESIMPULAN
• Dalam menciptakan lingkungan kelas yang aman ,
nyaman dan berpihak pada ekosistem , pembelajaran
terdapat faktor yang mendukung dan tidak
mendukung.
• Gairah dan motivasi belajar peserta didik dapat
muncul ketika lingkungan dimana mereka belajar
adalah lingkungan aman dan nyaman. Di ilain pihak,
dengan lingkungan belajar yang demikian, guru juga
akan bersemangat dalam melaksanakan tugas
pembelajaraan. Hasilnya, proses pembelajaraan
berjalan efektif dan efisien.