SUBSTANSI PAPARAN: • ORIENTASI LOKASI • KEDUDUKAN IBUKOTA KABUPATEN SERANG DALAM KONSTELASI REGIONAL • GAMBARAN UMUM WILAYAH KAJIAN • KEBUTUHAN LUAS LAHAN PUSPEMKAB SERANG • ALTERNATIF KONSEP PERENCANAAN TAPAK IBUKOTA KABUPATEN .

ORIENTASI LOKASI Penyusunan Pra Masterplan Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang .

PL/DTRBP/2011 tentang Penetapan Lokasi seluas ±155. Serang.     .000 m² untuk Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang yang terletak di Desa Kaserangan. DPRD Kabupaten Serang No. Kep. Kab. Bupati Serang No. Kec. Kep. 19/SK.PL/DTRP/2011 tentang Penetapan Lokasi seluas ±445. Kep. 18/SK.DPRD/2010 tentang Penetapan Kecamatan Ciruas sebagai Ibukota dan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang. Ciruas. 17/Kep. Bupati Serang No. 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang). Perda Kabupaten Serang No.000 m² untuk Kawasan Penunjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang yang terletak di Desa Cisait Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang.PENDAHULUAN  Secara definitive Kabupaten Serang resmi menjadi 2 daerah otonom Kabupaten Serang dan Kota Serang (UU No. 10 Tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Serang 2011-2031.

TUJUAN & SASARAN • Tujuan dari kegiatan Penyusunan Pra Masterplan Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang yaitu Memberikan rancangan kerangka acuan bagi pembangunan pusat pemerintahan yang cermat. • Sasaran dari kegiatan ini yaitu :  Menyusun rancangan dokumen perencanaan dan arahan perancangan kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Serang.  Menyusun rancangan program kebutuhan ruang kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Serang.  Menyusun rancangan analisis tapak perencanaan dan arahan perancangan kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Serang. terarah dan tepat serta menjadi panutan pembentuk struktur ruang kota atau wilayah yang modern berwawasan ke depan.  Menyusun rencangan ilustrasi/gambaran dari gagasan awal perancangan kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Serang. .

Undang-Undang No.DASAR HUKUM • • • • • • • Undang-undang No. Kawasan Perkotaan) dan Pedoman Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (Propinsi. tentang Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (Propinsi. Undang-Undang No. Undang-Undang Republik Indonesia No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Peraturan Daerah Kabupaten Serang No. • • • . 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung. 13 Tahun 1980 tentang Jalan. Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah N0. Undang-Undang No. 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang Di Provinsi Banten. Kawasan Perkotaan). 327/KPTS/M/2002 Tanggal 12 Agustus 2002. Organisasi Kecamatan dan Kelurahan. 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman. Kabupaten. Kabupaten. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. 10 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 16 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Kecamatan. 69 Tahun 1996 tentang Pelaksanaan Hak dan Kewajiban Serta Bentuk Dan Tata Cara Peran Serta Masyarakat Dalam Penataan Ruang. Keputusan Presiden No. Peraturan pemerintah No. Undang-Undang No.

. • Identifikasi kawasan dan struktur organisasi pemerintahan Kabupaten Serang. RUANG LINGKUP PEKERJAAN • Kajian rencana wilayah dan standar kebutuhan ruang kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Serang.RUANG LINGKUP KEGIATAN RUANG LINGKUP WILAYAH Lokasi dari Penyusunan Pra Masterplan Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang. • Rancangan rencana teknik ruang kawasan (pra-masterplan). berada di Desa Kaserangan (Kec. • Rancangan konsep perencanaan kawasan. • Rancangan analisa kawasan dan program fungsional bangunan. Kragilan). Ciruas) dan Desa Cisait (Kec.

 Survey Sekunder.  Metode Pendekatan  Kajian rencana wilayah dan standar kebutuhan ruang kawasan.  Analisis Kebutuhan Lahan Per Instansi.  Analisis Kebutuhan Ruang.METODOLOGI  Metode Pengumpulan Data  Survey Primer. .  Identifikasi kawasan dan struktur organisasi.  Rancangan analisa kawasan dan program fungsional bangunan.  rancangan konsep perencanaan kawasan.  Analisis Stutur Organisasi Pemerintahan.  Metode Analisis  Analisis Tapak.  rancangan rencana teknik ruang kawasan (pra masterplan).

Potensi dan daya dukung kawasan. Kuantitas dan kapasitas pegawai/aparatur pemerintah. Konstelasi lahan dan kondisi aksesibilitas kawasan.PL/DTRBP/2011 tentang Penetapan Lokasi Untuk Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang Penyusunan Pra Masterplan Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang Identifikasi kawasan dan struktur organisasi pemerintahan Kabupaten Serang: · · · · · Kondisi topografis. ANALISIS RANCANGAN ANALISA KAWASAN DAN PROGRAM FUNGSIONAL BANGUNAN · · · · Analisa tapak Analisa struktur organisasi pemerintahan Analisa kebutuhan lahan per instansi Analisa kebutuhan ruang Stakeholder Meeting OUT PUT Rancangan konsep perencanaan kawasan :  Program fungsional kawasan pusat pemerintahan.  Perancangan (design) dan estetika. dan  Rancangan konsep teknologi pengendalian lingkungan dan utilitas.Kerangka Penyusunan Pra Masterplan Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang Latar Belakang : · · · UU Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang Perda Kabupaten Serang Nomor tentang Penetapan Ibukota Kabupaten Serang Keputusan Bupati Serang No: 18/SK. geologis dan klimatologis. Strukur organisasi pemerintah daerah. Rancangan rencana teknik ruang kawasan (pra masterplan) :  Pembagian zona dalam kawasan  Pola struktur perpetakan lahan. serta  Jaringan sistem sirkulasi .

KONSEP PERANCANGAN TAPAK Penyusunan Pra Masterplan Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang .

efektif.  Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan.  Menjamin terciptanya integrasi.  Mendukung koordinasi antarpelaku pembangunan. berkeadilan dan berkelanjutan. antar waktu.DASAR-DASAR PERENCANAAN TATA RUANG  UU No. antar fungsi pemerintah maupun antar pusat dan daerah. penganggaran. dengan:  Terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan. dan  Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien. produktif. antar ruang. pelaksanaan dan pengawasan. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.  UU No.  Mengoptimalkan partisipasi masyarakat. Tujuan. nyaman.  Terwujudnya ketepaduan dalam penggunaan sumberdaya alam dan sumber daya buatan dengan memperhatikan sumber daya manusia. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang tujuan: untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman. dan berkelanjutan berlandaskan wawasan nusantara dan ketahanan nasional. dan . sinkronisasi dan sinergi baik antar daerah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful