Anda di halaman 1dari 183

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM DI KUD MANDIRI BAYONGBONG (Studi Kasus di KUDMandiri Bayongbong)

TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Dalam Menempuh Ujian Sidang Tugas Akhir Program S1 Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Oleh : NOVA ANGGRAENI (0706064)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT 2012

NOVA ANGGRAENI, 0706064 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM DI KUD MANDIRI BAYONGBONG (Studi Kasus di Koperasi Unit Desa Mandiri Bayongbong)
Dibawah bimbingan Bapak H. Eko Retnadi, M.Kom dan Ibu Rina Kurniawati , SE., M.Si

135 Halaman + xix + 68 Tabel + 68 Gambar + 16 Daftar Pustaka ( 1998 - 2011)

ABSTRAK Koperasi merupakan usaha bersama yang berlandaskan asas kekeluargaan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Pada dasarnya koperasi merupakan suatu lembaga ekonomi yang penting dan diperlukan. Koperasi Unit Desa Mandiri Bayongbong adalah suatu organisasi keperasi yang salaha satu kegiatan utamanya adalah menyediakan jasa simpan pinjam bagi para anggotanya. Koperasi Untit Desa Mandiri Bayongbong berdiri pada tanggal 24 Desember 1973 yang beralamat di Jalan Raya Bayongbong Timur Km 11 Kecamatan bayongbong Kabupaten garut dengan No. Badan Hukum: 5948/BH/PAD/PWK-10/IV/1996. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan proses simpan pinjam yang sedang berjalan di KUD Mandiri Bayongbong masih dilakukan secara manual, sehingga akan berpengaruh pada efisiensi waktu dan tenaga. Karena alasan tersebut, diperlukan suatu sistem informasi terkomputerisasi yang dapat mendukung untuk memberikan kemudahan dalam penyampaian informasi dari pengurus mengenai transaksi simpan pinjam. Serta dapat memberikan solusi kecepatan, ketepatan dan keakuratan dalam melaksanakan pengolahan data simpan pinjam agar mendapatkan hasil yang optimal. Metodologi yang digunakn dalam perancangan sistem informasi simpan pinjam ini adalah Siklus Hidup Pengembangan sistem. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan sistem informasi simpan pinjam dapat memberikan solusi kecepatan, ketepatan dan keakuratan dalam melaksanakan pengolahan data simpan pinjam agar mendapatkan hasil yang optimal. Kata Kunci : Sistem Informasi, Simpan Pinjam, Koperasi, Siklus Hidup Pengembangan Sistem.

KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahiim Alhamdulillahirabbilaalamiin, puji dan syukur penulis panjatkan

kehadirat Allah SWT, sholawat serta salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, para sahabat-sahabatnya serta seluruh pengikut ajaran agamanya. Karena berkat rahmat dan karunia-Nya, akhirnya penulis dapat menyelesaikan penyusunan Tugas Akhir dengan judul

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM (Studi Kasus di KUDMandiri Bayongbong). Tujuan dari penyusunan Tugas Akhir ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat dalam kelulusan Mata Kuliah Tugas Akhir di Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STTG). Penulis menyadari sepenuhnya akan segala kekurangan dalam penyusunan Tugas Akhir ini, hal ini disebabkan karena keterbatasan kemampuan, pengetahuan serta pengalaman penulis, namuan demikian besar harapan penulis bahwa laporan ini akan bermanfaat bagi penulis sendiri maupun bagi pihak lain yang memerlukannya. Tanpa adanya bantuan dan dorongan dari semua pihak, penulis tidak dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati penulis ingin menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Allah SWT ya rabbi aku memiliki-Mu sebagai pegangan yang akan menuntun setiap langkahku. 2. Kedua orang tuaku mamah dan bapak yang merupakan orang tua terhebat terimakasih atas curahan doa, kasih sayang, perhatian dan

pengorbanannya selama ini yang tulus dan tanpa henti. 3. Bapak Eri Satria selaku ketua Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. 4. Bapak H. Eko Retnadi, M.Kom dan Ibu Rina Kurniawati,SE.,M.Si. selaku dosen pembimbing yang telah memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis selama penyusunan laporan tugas akhir ini.

5.

Bapak Yusuf Kurnia selaku pembimbing lapangan di KUD Mandiri Bayongbong yang telah banyak membantu memberikan informasi mengenai penelitian yang penulis lakukan.

6.

Ibu Teti Suhesti selaku kepala unit simpan pinjam di KUD Mandiri Bayongbong yang telah memberikan data-data yang diperlukan selama penulis melakukan penelitian.

7. 8.

Seluruh Civitas Akademika Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Kakak-kakakku Teh Eka dan A Parman, Teh Reni dan A Encep, Teh Tria, serta adikku Rizal yang telah memberikan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan laporan tugas akhir ini.

9.

Keponakanku yang baik Rifqi, Nizar, Ezzar, Azhar dan si cantik Anindiya semoga kalian menjadi anak yang soleh dan berbakti kepada kedua orang tua.

10.

Seluruh teman-teman di Jurusan Teknik Informatika angkatan 2007 kelas A dan B yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. Penulis hanya dapat berdoa semoga Allah SWT membalas semua amal

baik mereka dengan pahala yang berlipat ganda atas semua bantuan yang telah diberikan pada penulis. Penulis sadari bahwa dalam penyusunan laporan tugas akhir ini masih banyak terdapat kekurangan karena itu penulis sangat mengharapkan tegur sapa berupa saran dan kritikan yang dapat membangun agar dalam penyusunan karya tulis yang akan datang dapat lebih baik lagi. Aamiin Wassalamualaikum Wr.Wb Garut, Oktober 2012

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman ABSTRAK .................................................................................................. KATA PENGANTAR ................................................................................. DAFTAR ISI ............................................................................................... DAFTAR GAMBAR ................................................................................... DAFTAR TABEL ........................................................................................ i ii iv x xiii

BAB I

PENDAHULUAN .........................................................................

1 1 4 4 5 5 5 5 6 7 8

1.1. Latar Belakang .................................................................................... 1.2. Rumusan Masalah ............................................................................... 1.3. Pembatasan Masalah ........................................................................... 1.4. Tujuan ..............................................................................................

1.5. Manfaat .............................................................................................. 1.6. Metode Penelitian................................................................................... 1.6.1. Metode Pengumpulan Data ...................................................... 1.6.2. Metode Pengembangan Sistem ................................................ 1.7. Kerangka Pemikiran ............................................................................ 1.8. Sistematika Penulisan ..........................................................................

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ................................................................ 2.1 Sistem Informasi ................................................................................. 2.1.1. Definisi Sistem .......................................................................... 2.1.2. Definisi Informasi .................................................................... 2.1.3. Definisi Sistem Informasi ......................................................... 2.2 Pengembangan Sistem ......................................................................... 2.2.1 Siklus Hidup Pengembangan Sistem........................ .................... 2.3 Alat Pengembangan Sistem.................................................................. 2.3.1 Flowmap................................................................. ...................... 2.3.2 Data Flow Diagram (DFD)...................................... ....................

10 10 10 11 12 14 16 17 17 18

Halaman 2.3.2.1 Keunggulan DFD ............................................................. 2.3.2.2 Kelemahan DFD ............................................................. 2.3.2.3 Tahapan-Tahapan DFD ................................................... 2.3.3 Kamus Data ................................................................................ 2.4 Perancangan Basis Data ...................................................................... 2.4.1 Basis Data ............................................................................... 2.4.2 Tujuan Basis Data .................................................................... 2.4.3 Model Entity-Relationship......................................................... 2.4.3.1 Himpunan Entitas ........................................................ 2.4.3.2 Himpunan Relasi ......................................................... 2.4.3.3 Atribut .......................................................................... 2.4.4 Batasan ................................................................................... 2.4.4.1 Pemetaan Kardinalitas................................................... 2.4.4.2 Batasan Partisipasi ........................................................ 2.4.4.3 Kunci ............................................................................ 2.4.5 Alternatif Notasi untuk Pemodelan Data...................................... 2.4.6 Normalisasi ................................................................................. 2.4.6.1 Bentuk Normal ................................................................ 2.4.7 Bahasa Basis Data ....................................................................... 2.4.8 Metodologi Perancangan Basis Data ........................................... 2.4.8.1 Langkah-Langkah Metodologi Perancangan Basis Data... 2.5. Perangkat Lunak .................................................................................. 2.6. Interaksi Manusia dan Komputer ........................................................... 2.7. Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 ............................................... 2.8. Microsoft Access 2003........................................................................... 2.9. Crystal Report ................................................................................... 19 19 19 20 23 23 23 23 23 24 24 25 25 26 27 27 28 29 30 31 31 33 33 34 36 37 37 37 38

2.10. Koperasi ................................................................................... 2.10.1. Definisi Koperasi ........................................................... 2.10.2. Penggolongan Koperasi .................................................

Halaman BAB III METODOLOGI PENELITIAN ..................................................... 3.1. Siklus Hidup Pengembangan Sistem ............................................ 3.2. Kebijakan dan Perencanaan ......................................................... 3.2.1. Kebijakan Sistem ............................................................. 3.2.1.1 Visi dan Misi KUD Mandiri Bayongbong ............ 3.2.2. Proses Perencanaan Sistem .............................................. 3.2.2.1 Merencanakan Proyek-Proyek Sistem .................. 3.2.2.2 Mendefinisikan Proyek-Proyek Sistem................. Dikembangkan .................................................... 3.2.2.3 Penilaian Kelayakan Proyek ssitem Informasi ...... 3.2.2.4 Kebutuhan Perangkat Keras dan Perangkat .......... Lunak .................................................................. 3.3 Analisis Sistem ........................................................................... 3.3.1. Mengidentifikasi Masalah. .............................................. 3.3.1.1. Mengidentifikasi Penyebab Masalah. ............... 3.3.1.2. Mengidentifikasi Titik Keputusan ..................... 3.3.1.3.Mengidentifikasi Personil Kunci........................ 3.3.2. Memahami Kerja dari Ssitem yang Ada .......................... 3.3.3. Menganalisis Sistem.......................................................... 3.3.4. Rekomendasi..................................................................... BAB IV DESAIN SISTEM .......................................................................... 4.1 Desain Sistem ................................................................................ 4.2 Desain Sistem Secara Umum ........................................................ 4.2.1. Desain Model Secara Umum ............................................... 4.3 Pemodelan Aliran Data ................................................................. 4.3.1. Data Flow Diagram Sistem yang Diusulkan ....................... 4.3.2. Kamus Data ........................................................................ 4.4. Desain Sistem Terinci .................................................................... 4.4.1. Perancangan Basis Data ...................................................... 57 57 58 58 58 67 67 67 70 80 80 80 80 81 81 91 99 99 48 56 40 40 40 41 41 41 42

Halaman 4.4.1.1. Perancangan ERD ................................................ 99

4.4.1.2. Transformasi ERD ke Database ............................ 101 4.4.2. Normalisasi Data dengan Ketergantungan ......................... Fungsional ....................................................................... 101 4.4.3. Perancangan Struktur File .................................................. 108 4.4.4. Keterhubungan antar tabel ................................................. 111 4.4.5. Desain Struktur Menu ........................................................ 112 4.4.6. Perancangan Antarmuka Aplikasi ...................................... 113 BAB V SELEKSI SISTEM DAN IMPLEMENTASI .................................... 118 5.1. Seleksi Sistem .......................................................................... 118 5.2. Implementasi Sistem ................................................................ 118 5.3. Tindak Lanjut Implementasi ..................................................... 123 5.3.1. Lingkungan Pengujian ................................................... 123 5.3.2. Pelaksanaan Pengujian dengan metode Blackbox ........... 123 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ....................................................... 126 6.1. Kesimpulan ............................................................................. 126 6.2. Saran ................................................................................... 135

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. xvii LAMPIRAN - LAMPIRAN .......................................................................... xix

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1.1 Data Anggota aktif tahun 2009-2011 di KUD Mandiri ........... Bayongbong. .......................................................................... Tabel 2.1 Tabel 2.2. Tabel 2.3. Tabel 2.4 Tabel 3.1. Tabel 3.2. Tabel 3.3. Tabel 3.4. Tabel 3.5. Tabel 3.6. Tabel 3.7. Tabel 3.8. Tabel 3.9. Tabel 3.10. Tabel 3.11. Tabel 3.12. Tabel 3.13. Tabel 4.1. Tabel 4.2 Tabel 4.3. Simbol dan Keterangan Flowmap .......................................... Simbol-simbol pada DFD ...................................................... Simbol yang digunakan dalam Notasi E-R.............................. Alternatif Notasi E-R.............................................................. Dana Pengembangan Sistem Informasi................................... Perencanaan Waktu ................................................................ Performance .......................................................................... Information ............................................................................ Manfaat Pengembangan Proyek Sistem Informasi .................. 3 17 18 27 28 44 45 51 52 52

Perbandingan Perhitungan Metode Analisis Biaya dan Manfaat 55 Economy ................................................................................ Control................................................................................... Efficiency ............................................................................... Services ................................................................................. Penilaian Kelayakan ............................................................... Kebutuhan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak .................. Kegiatan Penelitian ................................................................ DFD Level Konteks untuk Sistem yang Diusulkan ................ DFD Level 0 untuk Sistem yang Diusulkan ............................ DFD Level 1 Proses Pendaftaran anggota untuk Sistem yang . Diusulkan ............................................................................... 86 55 55 55 56 56 57 67 82 84

Tabel 4.4.

DFD Level 1 Proses Simpanan anggota untuk Sistem yang .... Diusulkan ............................................................................... 87

Tabel 4.5.

DFD Level 1 Proses Permohonan Pinjaman untuk Sistem yang Diusulkan ............................................................................... 88

Halaman Tabel 4.6. DFD Level 1 Proses Angsuran Anggota untuk Sistem yang Diusulkan ............................................................................... Tabel 4.7. Tabel 4.8. Tabel 4.9. DFD Level 1 Proses Perhitungan Pendapatan yang Diusulkan DFD Level 1 Proses Perhitungan SHU yang Diusulkan .......... 89 90 90

DFD Level 1 Proses Proses Buat dan Cetak Laporan untuk Sistem yang Diusulkan ...................................................................... 91 92 92 92 93 93 93 94 94 94 95 95 96 96 96 96 96 96 97 97 97 98 98 98

Tabel 4.10. Tabel 4.11. Tabel 4.12. Tabel 4.13. Tabel 4.14. Tabel 4.15. Tabel 4.16. Tabel 4.17. Tabel 4.18. Tabel 4.19. Tabel 4.20. Tabel 4.21. Tabel 4.22. Tabel 4.23. Tabel 4.24. Tabel 4.25. Tabel 4.26. Tabel 4.27. Tabel 4.28. Tabel 4.29. Tabel 4.30. Tabel 4.31. Tabel 4.32.

Deskripsi Aliran data Calon Anggota ..................................... Deskripsi Aliran Data Cetak Daftar Anggota ......................... Deskripsi Aliran Data Simpanan ............................................ Deskripsi Aliran Data Cetak Daftar Simpan ........................... Deskripsi Aliran Data Pinjaman ............................................. Deskripsi Aliran Data Cetak Daftar Pinjaman......................... Deskripsi Aliran Data Angsuran ............................................. Deskripsi Aliran Data Cetak Daftar Angsuran ........................ Deskripsi Aliran Data Pendapatan .......................................... Deskripsi Aliran Data Hitung SHU ........................................ Deskripsi Aliran Data Cetak Hitung SHU............................... Struktur data untuk aliran Data Anggota................................. Struktur data untuk aliran Data Simpanan............................... Struktur data untuk aliran Data Pinjam ................................... Struktur data untuk aliran Data Angsuran ............................... Struktur data untuk aliran Data Pendapatan ........................... Struktur data untuk aliran Data SHU ...................................... Simpanan Data Tabel Anggota ............................................... Simpanan Data Tabel Simpan................................................. Simpanan Data Tabel Pinjaman .............................................. Simpanan Data Tabel Angsuran ............................................. Pendapatan Data Tabel Pendapatan ........................................ Pendapatan Data Tabel SHU ..................................................

Halaman Tabel 4.33. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram Anggota ke.......... Database ................................................................................ 101 Tabel 4.34. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram Simpan ke ........... Database ................................................................................ 101 Tabel 4.35. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram Pinjam ke ............ Database ................................................................................ 101 Tabel 4.36. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram Angsur ke............ Database ................................................................................ 101 Tabel 4.37. Hasil Pemetaan Transformasi ER-Diagram Pendapatan Ke Database ................................................................................ 101 Tabel 4.38. Tabel 4.39. Tabel 4.40. Tabel 4.41. Tabel 4.42. Tabel 4.43. Tabel 4.44. Tabel 4.45. Tabel 4.46. Tabel 4.47. Tabel 4.48. Tabel 4.49. Tabel 4.50. Tabel 4.51. Tabel 4.52. Tabel 4.53. Tabel 4.54. Tabel 4.55 Tabel 4.56 Tabel 5.1. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram SHU ke Database 101

Normalisai tabel Anggota ....................................................... 102 Diagram Ketergantungan Fungsional Anggota ....................... 102 Normalisasi Tabel Simpan...................................................... 102 Diagram Ketergantungan Fungsional Simpan ......................... 103 Normalisasi Tabel Pinjam ...................................................... 104 Ketergantungan fungsional Pinjaman ..................................... 104 Normalisasi Tabel Agsuran .................................................... 106 Ketergantungan fungsional Angsuran ..................................... 106 Normalisasi Tabel SHU .......................................................... 107 Ketergantungan fungsional SHU ............................................ 107 Normalisasi Tabel Pendapatan................................................ 108 Ketergantungan Fungsional Tabel Pendapatan........................ 108 Struktur Tabel Anggota .......................................................... 108 Struktur Tabel Simpan............................................................ 109 Struktur Tabel Pinjam ............................................................ 109 Struktur Tabel Angsuran ........................................................ 110 Struktur Tabel SHU................................................................ 110 Struktur Tabel Pendapatan...................................................... 111 Implementasi Basis Data ........................................................ 122

Tabel 5.2. Tabel 5.3.

Implementasi Modul Program ................................................ 123 Bentuk-bentuk pengujian yang dilaksanakan .......................... 124

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 1.1. Gambar 2.1. Gambar 2.2. Gambar 2.3. Gambar 2.4. Gambar 2.5. Gambar 2.6. Gambar 2.7. Gambar 2.8. Gambar 2.9. Gambar 3.1. Gambar 3.2. Gambar 3.3. Gambar 3.4. Gambar 3.5. Gambar 3.6. Gambar 3.7. Gambar 3.8. Gambar 3.9. Gambar 3.10. Gambar 3.11. Gambar 3.12. Gambar 3.13. Gambar 4.1. Gambar 4.2. Gambar 4.3. Kerangka Pemikiran .......................................................... Model aktifitas sistem ........................................................ Sistem informasi suatu unit kerja ....................................... Siklus Hidup Pengembangan Sistem .................................. Relasi Satu ke Satu ............................................................ Relasi Satu ke Banyak ....................................................... Relasi Banyak ke Satu ....................................................... Relasi Banyak ke Banyak .................................................. Urutan Perancangan Basis Data ......................................... Integrated Development Environment (IDE) VB 6............. Siklus Hidup Pengembangan Sistem .................................. Tahapan Proses Perencanaan Sistem .................................. Struktur Organisasi KUD Mandiri Bayongbong ................. Pendaftaran Anggota Baru yang Sedang Berjalan .............. Transaksi Simpanan yang Sedang Berjalan ........................ Transaksi Pinjaman yang Sedang Berjalan ......................... Tansaksi Angsuran yang Sedang Berjalan.......................... DFD Level Konteks Sistem Simpan Pinjam ....................... Usulan Pendaftaran Anggota Baru ..................................... Usulan Transaksi Simpanan Anggota................................. Usulan Transaksi Pinjaman Anggota.................................. Usulan Transaksi Angsuran Anggota ................................. Usulan Penentuan Besar SHU ............................................ DFD Level Konteks untuk Sistem yang Diusulkan ............ DFD Level 0 untuk Sistem yang Diusulkan ....................... DFD Level 1 Proses Pendaftran Anggota untuk Sistem...... yang Diusulkan .................................................................. Gambar 4.4. DFD Level 1 Proses Simpanan Anggota untuk Sistem ....... 86 8 11 14 16 25 26 26 26 31 34 40 42 46 59 61 63 65 70 71 73 75 77 79 82 84

Halaman yang Diusulkan .................................................................. Gambar 4.5. DFD Level 1 Proses Permohonan Pinjaman untuk Sistem.. yang Diusulkan .................................................................. Gambar 4.6. DFD Level 1 Proses Angsuran Anggota untuk Sistem ....... yang Diusulkan .................................................................. Gambar 4.7. DFD Level 1 Proses Perhitungan Pendapatan yang Diusulkan .......................................................................... Gambar 4.8. Gambar 4.9. DFD Level 1 Proses Perhitungan SHU yang Diusulkan ..... DFD Level 1 Proses Buat dan Cetak Laporan untuk Sistem yang Diusulkan .................................................................. Gambar 4.10. Desain Model Data Konseptual Sistem Informasi............... Simpan Pinjam...................................................................... 100 Gambar 4.11. Gambar 4.12. Gambar 4.13. Gambar 4.14. Gambar 4.15. Gambar 4.16. Gambar 4.17. Gambar 4.18. Gambar 4.19. Gambar 4.20. Gambar 4.21 Gambar 4.22. Gambar 4.23. Gambar 4.24. Gambar 4.25. Gambar 4.26. Gambar 4.27. Keterhubungan Antar Tabel ............................................... 111 Struktur Menu Sistem Informasi Simpan Pinjam................ 112 Tata letak Form Login ....................................................... 114 Tata letak Form Menu Utama ........................................... 114 Tata letak Form Input Anggota ......................................... 114 Tata letak Form Input Simpan............................................ 115 Tata letak Form Input Pinjaman ......................................... 115 Tata letak Form Input Angsuran ....................................... 115 Tata letak Form Input SHU ................................................ 116 Tata letak Form Sumber Pendapatan .................................. 116 Tata letak Form Cetak KTA............................................... 116 Tata letak Form KTA......................................................... 117 Tata letak Form Laporan Anggota .................................... 117 Tata letak Form Laporan Simpan ...................................... 117 Form Laporan Pinjam ........................................................ 118 Tata letak Form History Transaksi Angsuran per-anggota . 118 Tata letak Form Laporan SHU yang .................................. diklasifikasikan berdasarkan rentan waktu tertentu ............ 118 91 90 90 89 88 87

Halaman Gambar 5.1. Gambar 5.2. Gambar 5.3. Gambar 5.4. Gambar 5.5. Gambar 5.6. Gambar 5.7. Gambar 5.8. Gambar 5.9. Gambar 5.10. Gambar 5.11. Gambar 5.12. Tampilan Menu Utama ...................................................... 119 Tampilan Menu Login........................................................ 119 Tampilan Menu Input Anggota .......................................... . 119 Tampilan Menu Input Simpanan Anggota .......................... 120 Tampilan Menu Input Pinjaman Anggota........................... 120 Tampilan Menu Input Pembayaran Pinjaman Anggota ...... 120 Tampilan Menu Input Perhitungan SHU Anggota .............. 121 Tampilan Menu Input Sumber Pendapatan ........................ 121 Tampilan Menu Input Cetak Kartu Tanda Anggota ............ 121 Tampilan Menu Input Cetak Laporan Simpanan ................ 121 Tampilan Menu Input Cetak Laporan Pinjaman ................ 122 Tampilan Menu Output Cetak Laporan Angsuran .............. 122

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi Unit Desa Mandiri Bayongbong adalah salah satu organisasi koperasi yang kegiatan uatamanya adalah menyediakan jasa simpan pinjam bagi para anggotanya. Koperasi ini berdiri pada tanggal 24 Desember 1973 yang beralamat di Jalan Raya Bayongbong Timur Km 11 Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut dengan No, Badan Hukum: 5948/BH/PAD/PWK-10/IV/1996. Semua warga masyarakat khususnya yang berdomisili di bayongbong dapat menjadi anggota koperasi dan mendapatkan manfaat dari koperasi apabila anggota terebut aktif. Anggota koperasi di KUD Mandiri Bayongbong ini sebagian besar adalah petani, peternak, buruh dan masih banyak lagi. Dengan semakin bertambahnya waktu semakin banyak pula warga yang menjadi anggota koperasi. Hal tersebut mengakibatkan pengolahan data semakin banyak sedangkan sistem simpan pinjam pada KUD Mandiri bayongbong masih dilakukan secara manual. Hal tersebut seringkali mengakibatkan data-data berupa berkas mengalami kerusakan dan akan mempersulit pencarian data yang dibutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan suatu pelayanan transaksi yang dikelola dengan alat bantu berupa sisten informasi yang terkomputerisasi, sehingga dapat terhindar dari kesalahan, dan informasi yang dihasilkannyapun berdaya guna tinggi. Simpan pinjam di KUD Mandiri memiliki berbagai macam proses dalam pengolahannya. Proses simpan pinjam tersebut diantaranya adalah sebagai berikut: a. Pendaftaran anggota Proses ini dilakukan oleh calon anggota dengan cara, mendaftarkan diri langsung ke bagian simpan pinjam dan seperti menyertakan persyaratan

fotokopi KTP dan uang sebesar Rp. 5.000,00 sebagai simpanan pokok anggota. Kemudian petugas akan mengecek apakah persyaratan terpenuhi atau tidak, apabila terpenuhi anggota baru akan mendapatkan KTA dan resmi sebagai anggota koperasi. b. Simpanan anggota Anggota koperasi memiliki kewajiban untuk melakukan simpanan. Simpanan tersebut diantaranya adalah simpanan pokok dengan jumlah Rp.5.000, simpanan wajib dengan jumlah Rp.2.000 dan simpanan manasuka, semua simpanan sifatnya wajib dilakukan kecuali simpanan manasuka, karena simpanan ini bersifat seperti tabungan bisa diambil kapan saja dan jumlah simpanannya pun boleh beragam. Semua simpanan tersebut dibayarkan paling lambat setiap tanggal 10 disetiap bulannya. c. Pinjaman anggota Anggota koperasi juga memiliki hak untuk melakukan pinjaman dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh KUD. Dalam pengajuan pinjaman, setiap anggota harus mendapatkan persetujuan dari bagian unit simpan pinjam, yang terlebih dahulu telah melakukan pengecekan yang bertujuan untuk menghindari kredit macet dikemudian hari. Kredit akan diberikan kepada mereka yang tidak mempunyai masalah sebelumnya. d. Angsuran pinjaman Proses pembayaran angsuran pinjaman merupakan suatu kewajiban anggota koperasi yang harus dilakukan dengan ketentuan seperti membayar angsuran setiap bulannya dengan bunga sebesar 2% dengan ketentuan dicicil selama 10 kali angsuran dengan bunga sebesar 2% yang bersifat bungan flat. Hak anggota koperasi yang lainnya adalah medapatkan SHU (sisa hasil usaha). SHU koperasi adalah kelebihan yang diperoleh dari hasil efisiensi biaya yang dilakukan koperasi atas pelayanannya kepada anggota. Secara teknis, SHU adalah total pendapatan dikurangi total biaya. SHU dihitung secara proporsional berdasarakan jumlah transaksi dan partisipasi modal. Partisipasi modal merupakan kontribusi anggota dalam memodali koperasinya. Ini akibat dari peran anggota

sebagai pemilik koperasi. Bentuk partisipasi modal adalah simpanan pokok dan simpanan wajib. Proses-proses yang dilakukan akan menghasilkan data-data yang akan dibuat menjadi satu laporan, yang didalamnya terdapat, data anggota koperasi, data simpanan anggota, data pinjaman, data angsuran dan data Pendapatan serta data biaya. Data-data tersebut akan dibuat laporan tahunan untuk selanjutnya akan dibuat rencana program kerja serta anggaran pendapatan belanja dalam satu tahun. Semakin meningkatnya jumlah anggota koperasi di Koperasi Unit Desa (KUD) Mandiri. Maka, jumlah transaksi yang terjadi di koperasi tersebut semakin meningkat. Angka peningkatan jumlah anggota dapat dilihat pada data berikut ini (diambil dari data anggota aktif tahun 2009-2011) di KUD Mandiri Bayongbong. Dari Tabel 1.1 dapat dilihat bahwa data anggota koperasi aktif dari tahun ketahun mengalami peningkatan. Tabel 1.1. Data anggota aktif tahun 2009-2011 di KUD Mandiri Bayongbong. Tahun 2009 2010 2011 Jumlah Anggota 211 292 339

Pada kenyataannya dilapangan khususnya pada transaksi simpan pinjam sering mengalami beberapa kendala yang disebabkan oleh kurang telitinya dalam perhitungan serta kemungkinan terjadinya kecurangan yang akan mempengaruhi kinerja dari kegiatan koperasi. Metode pengembangan yang digunakan penulis adalah Siklis Hidup Pengembangan Sistem. Sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Microsoft Visual Basic 6.0 serta untuk pengembangan dan penyimpanan data (database) penulis menggunakan Microsoft Access 2007. Tool ini dipilih karena termasuk salah satu DBMS (Database Management System) yang cukup

kompatibel dengan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0. Untuk membuat laporan penulis menggunakan Crystal Report. Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk membuat sistem informasi simpan pinjam di Koperasi Unit Desa (KUD) Mandiri Bayongbong dengan judul: PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI UNIT DESA MANDIRI BAYONGBONG.

1.2

Rumusan Masalah Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah maka penulis mencoba

merumuskan masalah sebagai berikut : a. Sering terjadinya keterlambatan pencarian transaksi yang disebabkan karena arsip mengalami penumpukan. b. Jumlah anggota serta transaksi yang meningkat setiap tahunnya mengakibatkan pengolahan data semakin banyak. c. Proses pencatatan data anggota beserta transaksi simpan pinjam masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi masalah apabila petugas simpan pinjam mengalami pergantian. d. Data anggota dan transaksi simpan pinjam masih disimpan dalam bentuk buku atau berkas-berkas, sehingga data-data tersebut seringkali rusak dan akan mempersulit pencarian data yang dibutuhkan. e. Kesulitan dalam penghitungan SHU.

1.3

Pembatasan Masalah Untuk menjaga agar tidak saling berkembangnya masalah dan

keterbatasan waktu yang ada maka penulis membatasi permasalahan pada masalah sebagai berikut: a. Perancangan sistem informasi simpan pinjam yang berupa pendataan anggota, penyetoran simpanan, pencatatan simpanan, transaksi pinjam, angsuran pinjam dan pembuatan laporan. b. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Siklus Hidup Pengembangan Sistem [3]. Sedangkan bahasa pemrograman yang

digunakan

adalah dan

Microsoft

Visual

Basic data

6.0

serta

untuk penulis

pengembangan

penyimpanan

(database)

menggunakan Microsoft Access 2007. Tool ini dipilih karena termasuk salah satu DBMS (Database Management System) yang cukup kompatibel dengan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0. Untuk pembuatan laporan penulis menggunakan Crystal Report. c. Perhitungan SHU (Sisa Hasil Usaha)

1.4

Tujuan Berdasarkan rumusan masalah yang telah diungkapkan diatas, maka tujuan

dari penelitian Tugas Akhir ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi koperasi yang berbasis komputer yang dapat membantu meningkatkan kinerja dan dapat mengakomodasi transaksi simpan pinjam di Koperasi Unit Desa (KUD) Mandiri Bayongbong.

1.5

Manfaat Manfaat dari perancangan sistem informasi simpan pinjam pada koperasi

unit desa mandiri bayongbong adalah dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mempermudah penanganan simpan pinjam di koperasi.

1.6

Metode Penelitian

1.6.1 Metode Pengumpulan data a. Untuk mengumpulkan data primer menggunakan teknik : - Wawancara Wawancara dilakukan terhadap petugas yang menangani atau mengelola proses simpan pinjam. - Observasi Mengamati secara langsung kegiatanan dari proses simpan pinjam yang sedang berjalan.

- Dokumentasi Teknik pengumpulan data dengan cara mempelajari beberapa dokumen, file, literatur-literatur yang ada hubungannya dengan masalah penelitian, terutama dokumen-dokumen tentang ketentuan yang berlaku yang sifatnya mengikat ataupun tidak mengikat. b. Untuk mengumpulkan data sekunder menggunakan teknik : Studi kepustakaan yaitu suatu teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan cara membaca, mempelajari dan menganalisa beberapa buku yang berkaitan dengan masalah yang berhubungan dengan penelitian ini.

1.6.2 Metode Pengembangan Sistem Didalam tahap pengembangan sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan , yaitu sebagai berikut : [3] a. Kebijakan dan Perencanaan Sistem Sebelum suatu sistem informasi dikembangkan, umumnya terlebih dahulu dimulai dengan adanya suatu kebijakan dan perencanaan untuk mengembangkan sistem tersebut. Kebijakan untuk mengembangakn sistem informasi dilakukan untuk meraih kesempatan-kesempatan yang tidak dapat diraih oleh sistem yang lama seperti untuk meningkatkan efektivitas manajemen, meningkatkan produktivitas atau meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada nasabah. Setelah mealakukan kebijakan untuk mengembangkan sistem informasi, maka diperlukan perencanaan yang cermat untuk mendukung pengembanagn sistem ini serta untuk mendukung operasinya setelah diterapkan. b. Analisis Sistem Pada dasarnya, analisis sistem merupakan proses untuk memahami sistem yang ada, kemudian mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya. Analisis sistem memiliki tujuan untuk mengetahui sistem secara detail sebagai pedoman untuk melanjutkan proses pengembangannya.

c. Desain (perancanagn ) Sistem Secara Umum Tujuan dari desain sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru. Desain sistem secara umum merupakan persiapan dari desain sistem terperinci. Desain sistem secara umum mengidentifikasikan komponen-komponen sistem informasi yang akan didesain secara rinci. d. Desain (perancangan) Sistem Terinci Pada tahapan desain (perancangan) sistem terinci, dimaksudkan untuk menentukan output dari sistem yang baru, menentukan interface atau rancang bangun percakapan antara pemakai sistem (user) dengan komputer serta code-code program yang akan dipakai untuk menunjang pembuatan program tersebut. e. Seleksi Sistem Dari hasil desain sistem terinci adalah sistem di atas kertas. Hasil desain ini belum dapat diimplementasikan. Untuk dapat diimplementasikan, maka komponen-komponen sistem secara fisik perlu dimiliki. Komponen fisik sistem tersebut adalah komponen teknologi yang dapat berupa perangkat keras dan perangkat lunak. f. Implementasi (penerapan sistem) Setelah sistem dianalisis dan didesain secara rinci dan teknologi telah diseleksi dan dipilih, maka tahapan selanjutnya adalah implementasi sistem. Pada tahapan ini terdiri dari langkah-langhkah sebagai berikut: - Menerapkan rencana implementasi - Melekukan kegiatan implementasi - Tindak lanjut implementasi g. Perawatan Sistem

1.7

Kerangka Pemikiran Koperasi Unit Desa Mandiri Bayongbog saat ini berkembang baik. Hal

tersebut mengakibatkan kinerja manajemen yang semakin banyak terutama dalam hal pencatatan serta pelaporan mengenai transaksi yang terjadi khususnya transaksi simpanan, pinjaman, dan angsuran. Setelah dilakukan analisis dirasakan perlu adanya sebuah sistem informasi berbasis komputer untuk menunjang kinerja pengurus koperasi unit desa mandiri bayongbong dalam rangka meningkatkan pelayanannya kepada anggota koperasi. Berikut ini adalah kerangka pemikiran yang dideskripsikan melalui gambar.
Visi KUD Mandiri Misi Sistem Informasi Simpan Pinjam

Data Teori Metode

Analisis Current 1. Kesulitan dalam pencarian data transaksi 2. Semakin banyaknya anggota sehingga pengolahan data semakin banyak 3. Pencatatan data-data masih dilakukan secara manual 4. Seringkali terjadi kerusakan data 5. Kesulitan dalam menghitung / menentukan besarnya SHU

Perancangan Sistem Informasi Simpan Pinjam: 1. Perancangan database sistem informasi 2. Perancangan antarmuka sistem informasi

Simulasi Sistem Informasi Simpan Pinjam KUD Mandiri Bayongbong

Gambar 1.1. Kerangka Pemikiran

1.8

Sistematika Penulisan Agar laporan tugas akhir ini dapat dipahami dengan baik oleh pembaca

dan dapat memberikan gambaran secara umum tentang isi dari laporan tugas akhir ini, maka dari pada itu penulis membuat sistematika penulisan laporan Tugas Akhir sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Berisi latar belakang, identifikasi masalah, tujuan penulisan, batasan masalah, kerangka pemikiran, metode penelitian dan sistematika penulisan. BAB II LANDASAN TEORI Berisi landasan teori yang digunakan sebagai referensi baik didalam kegiatan perancangan sistem maupun didalam menyelesaikan permasalahan dari studi kasus yang dipilih. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini berisi gambaran umum dari KUD Mandiri Bayongbong yang meliputi visi dan misi. Menerangkan tahapan analisis yang dilakukan terhadap current system atau sistem yang sedang berjalan menggunakan metode konvensional. BAB IV DESAIN SISTEM Pada bab ini berisi tentang perancangan sistem yang dibuat, di mulai dari perancangan data awal dan rancangan untuk aplikasi pembuatan sistem informasi simpan pinjam. BAB V SELEKSI SISTEN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Pada bab ini berisi tentang penjelasan dari aplikasi yang telah dibuat. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran yang dimbil dari seluruh proses yang terjadi selama melakukan proses yang terjadi selama melakukan penyususnan laporan tugas akhir ini.

DAFTAR PUSTAKA Berisi kumpulan referensi serta rujukan yang dipakai dalam menyusun laporan kerja praktek. LAMPIRAN Lampiran berisi berbagai sumber yang digunakan dalam kegiatan analisis, antara lain berupa data-data maupun dokumen-dokumen yang berasal dari tempat objek penelitian.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Sistem Informasi Pada kegiatan analisis dan pengembangan sistem informasi, pemahaman

terhadap konsep sistem informasi sangat di perlukan. Oleh karena itu, terlebih dahulu penulis melakukan ulasan terhadap konsep dasar dari sistem, informasi, dan sistem informasi.

2.1.1 Definisi Sistem Istilah sistem sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tersetruktur dan terperinci, namun demikian tidak mudah untuk mendefinisikan sistem, hal ini sering kali memberikan pandangan yang berbeda dalam setiap penggunaan istilah sistem untuk aktifitas tertentu. Untuk memperoleh gambaran lebih jelas mengenai sistem, maka penulis akan mengemukakan beberapa definisi sistem menurut para ahli. Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan [1]

Sistem adalah elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan atau organisasi [2]

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari

prosedurprosedur yang

berhubungan, berkumpul bersamasama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu, [3]

Prosedur (Procedure) didefinisikan oleh Richard F.Naushel sebagai berikut: Suatu prosedur adalah suatu urutan-urutan operasi klerikal (tulis

menulis), biasanya melibatkan beberapa orang didalam satu atau lebih

departemen, yang diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi,[3]

Suatu sistem dapat terdiri dari empat elemen subsistem, yang secara bersama-sama membentuk satu kesatuan yang disebut sistem. Elemen-elemen tersebut yaitu: Masukan, Pengolahan, Keluaran dan Umpan Balik. Dimana keempat elemen tersebut terlihat pada gambar berikut ini:

Gambar 2.1. Model aktifitas sistem [2]

2.1.2 Definisi Informasi Pengertian informasi dapat di definisikan berbeda- beda tergantung sudut pandang seseorang terhadap istilah tersebut, namun pada dasarnya setiap orang ataupun setiap organisasi sangat membutuhkan informasi. Informasi dapat diartikan atau didefinisikan sebagai berikut : Informasi adalah data yang sudah diolah, dibentuk, atau dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu, [2]

Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya [3]

Informasi didefinisikan oleh Davis (1999) adalah sebagai berikut: Informasi adalah Data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang [1]

Sumber informasi adalah data. Data dapat diartikan sebagai berikut :

Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata [3]

Data adalah fakta yang sudah ditulis dalam bentuk catatan atau direkam ke dalam berbagai bentuk media, [2]

Informasi merupakan proses lebih lanjut dari data yang sudah memiliki nilai tambah. Sedangkan kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu: [3] a. Akurat Berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan, akurat juga berarti harus mencerminkan maksudnya, harus akurat dari sumber sampai penerima informasi. b. Tepat Waktu Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat, informasi yang sudah tidak berlalu tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan diadakannya pengambilan keputusan, bila keputusan terlambat maka akan berakibat fatal bagi

organisasi/perusahaan. c. Relevan Informasi tersebut mempunyai manfaat bagi pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang berbeda.

2.1.3 Definisi Sistem Informasi Berdasarkan definisi sistem dan definisi informasi yang telah disebutkan diatas, maka sistem informasi dapat didefinisikan sebagai berikut : Sistem informasi adalah adalah suatu sistem suatu sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan manualyang dibuat untuk menghimpun, menyimpan, dan

mengelola data serta menyediakan informasi keluaran kepada para pemakai [1].

Sistem informasi merupakan suatu sistem yang saling barkaitan dan berintegrasi satu sama lain dan bertujuan menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. Kegiatan di Sistem Informasi mencakup: [1] 1. Input, menggambarkan suatu kegiatan untuk menyediakan data untuk diproses. 2. Proses, menggambarkan bagaimana suatu data di proses untuk

menghasilkan suatu informasi yang bernilai tambah. 3. Output, suatu kegiatan untuk menghasilkan laporan dari proses diatas tersebut. 4. 5. Penyimpanan, suatu kegiatan untuk memelihara dan menyimpan data. Kontrol, ialah suatu aktivitas untuk menjamin bahwa sistem informasi tersebut berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sistem informasi memiliki komponenkomponen sebagai pendukungnya, komponenkomponen tersebut diantaranya adalah sebagai berikut : [3] 1. Blok Masukan yaitu input yang mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi termasuk metode dan media untuk mendapatkan data yang akan dimasukan yang berupa dokumen-dokumen dasar. 2. Blok Model yaitu kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. 3. Blok keluaran yaitu informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem dan manajemen. 4. Blok Teknologi yaitu alat yang digunakan untuk menerima input, menyimpan dan mengakses data serta menghasilkan keluaran yang diinginkan.

5.

Blok Basis Data yaitu basis data yang digunakan dan disimpan untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut dimana berisi data-data yang diorganisasikan sedemikian rupa agar berkualitas. informasi yang dihasilkan

6.

Blok kendali yaitu pengendalian pada perusahaan untuk mencegah hal-hal yang dapat merusak sistem atau apabila ada kesalahan-kesalahan dapat langsung diatasi. Secara sederhana, konsep dasar dari sebuah sistem informasi dalam suatu

unit kerja dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 2.2. Sistem informasi suatu unit kerja [2]

2.2

Pengembangan Sistem Pengembangan sistem (system development) dapat berarti menyusun suatu

sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal, yaitu sebagai berikut : [3] 1. Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di sistem yang lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa: a. Ketidakberesan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem yang lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Ketidakberesan ini dapat berupa : - kecurangan-kecurangan disengaja yang menyebabkan tidak amannya harta kekayaan perusahaan dan kebenaran dari data menjadi kurang terjamin; - kesalahan-kesalahan yang tidak disengaja yang juga dapat menyebabkan kebenaran dari data kurang terjamin; - tidak efisiennya operasi;

- tidak ditaatinya kebijaksanaan manajemen yang telah ditetapkan. b. Pertumbuhan Organisasi yang menyebabkan harus disusunya sistem yang baru. Pertumbuhan organisasi diantaranya adalah kebutuhan informasi yang semakin luas, volume pengolahan data semakin meningkat, perubahan prinsip akuntansi yang baru. 2. Untuk meraih kesempatan-kesempatan (opportunities) Teknologi informasi telah berkembang dengan cepatnya. Organisasi mulai merasakan bahwa teknologi informasi perlu digunakan untuk meningkatkan penyediaan informasi sehingga dapat mendukung dalam proses pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen. 3. Adanya instruksi-instruksi (directives) Penyusunan sistem yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksiinstruksi dari atas pimpinan ataupun dari luar organisasi, seperti misalnya peraturan pemerintah. Dikembangkannya sistem yang baru, maka diharapkan akan terjadi peningkatan-peningkatan di sistem yang baru. Peningkatan-peningkatan ini berhubungan dengan PIECES (merupakan singkatan untuk memudahkan mengingatnya), yaitu sebagai berikut : [3] - Performance (kinerja), peningkatan terhadap kinerja (hasil kerja) sistem yang baru sehingga menjadi lebih efektif. Kinerja dapat diukur dari throughput dan response time. Throughput adalah jumlah dari pekerjaan yang dapat dilakukan suatu saat tertentu. Response time adalah rata-rata waktu yang tertunda diantara dua transaksi atau pekerjaan ditambah dengan waktu response untuk menanggapi pekerjaan tersebut. - Information (informasi), peningkatan terhadap kualitas informasi yang disajikan. - Economy (ekonomis), peningkatan terhadap manfaat-manfaat atau keuntungankeuntungan atau penurunan-penurunan biaya yang terjadi. - Control (pengendalian), peningkatan terhadap pengendalian untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan serta kecurangan-kecurangan yang akan terjadi.

- Efficiency (efisiensi), peningkatan terhadap efisiensi operasi. Efisiensi berbeda dengan ekonomis. Bila ekonomis berhubungan dengan jumlah sumber daya yang digunakan, efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumber daya tersebut digunakan dengan pemborosan yang paling minimum. Efisiensi dapat diukur dari outputnya dibagi dengan inputnya. - Services (pelayanan), peningkatan terhadap pelayanan yang diberikan oleh sistem.

2.2.1 Siklus Hidup Pengembangan Sistem Pengembangan sistem informasi yang berbasis komputer dapat merupakan tugas kompleks yang membutuhkan banyak sumber daya dan dapat memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. Proses Pengembangan sistem melewati beberapa tahapan dari mulai sistem itu direncanakan sampai dengan sistem tersebut diterapkan, dioperasikan dan dipelihara. Bila operasi sistem yang sudah dikembangkan masih timbul kembali permasalahan-permasalahan yang kritis serta tidak dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan sistem, maka perlu dikembangkan kembali suatu sistem untuk mengatasinya dan proses ini kembali ke tahap yang pertama, yaitu tahap perencanaan sistem. Siklus ini disebut dengan siklus hidup pengembangan sistem. Daur atau siklus dari pengembangan sistem merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah di dalam tahapan tersebut dalam proses pengembangannya. Ide dari siklus hidup pengembangan sistem adalah sederhana dan masuk akal. Adapun tahapan-tahapan utama dari siklus hidup pengembangan sistem adalah sebagai berikut : [3]

Kebijakan dan Perencanaan

Awal Proyek

Analisis

Desain (Perancangan) Sistem Secara

Desain (Perancangan) Sistem

Pengembangan

Seleksi

Implementasi (Penerapan

Perawata

Manajemen

Gambar 2.3. Siklus Hidup Pengembangan Sistem [3]

2.3

Alat Pengembangan Sistem

2.3.1 Flowmap Flowmap atau block chart (bagan alir) adalah bagan yang menunjukkan aliran di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Flowmap ini berfungsi untuk memodelkan masukan, keluaran, proses maupun transaksi dengan menggunakan simbol-simbol tertentu. Adapun pedoman-pedoman dalam

pembuatan flowmap adalah sebagai berikut : [3] a. Flowmap sebaiknya digambarkan dari atas ke bawah dan mulai dari bagian kiri dari suatu halaman. b. Kegiatan di dalam flowmap harus ditunjukkan dengan jelas. c. Harus ditunjukkan darimana kegiatan akan dimulai dan dimana akan berakhir. d. Masing-masing kegiatan di dalam flowmap sebaiknya digunakan suatu kata yang mewakili suatu pekerjaan.

e. Masing-masing kegiatan di dalam flowmap harus di dalam urutan yang semestinya. f. Kegiatan yang terpotong dan akan disambung di tempat lain harus ditunjukkan dengan jelas menggunakan simbol penghubung. g. Gunakan simbol-simbol flowmap yang standar. Adapun simbol-simbol yang sering digunakan dalam flowmap dapat dilihat pada tabel 2.1 berikut ini : Tabel 2.1. Simbol dan Keterangan Flowmap [5] Simbol Keterangan Menandakan dokumen, bisa dalam bentuk surat, folmulir, buku/bendel/berkas atau cetakan Multi dokumen Proses manual Proses yang dilakukan oleh komputer Menandakan dokumen yang diarsipkan (arsip manual)

Data penyimpanan (data storage)

Proses apa saja yang tidak terdefinisi termasuk aktifitas fisik Terminasi yang mewakili simbol tertentu untuk

digunakan pada aliran lain pada halaman yang lain Terminasi yang mewakili simbol tertentu untuk

digunakan pada aliran lain pada halaman yang sama Terminasi yang menandakan awal dan akhir dari suatu aliran Pengambilan keputusan (decision)

Lanjutan Tabel 2.1 Simbol dan keterangan Flowmap Layar peraga (monitor) Pemasukan data secara manual

2.3.2 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram merupakan cara pemodelan yang dapat

menggambarkan arus data di dalam suatu sistem dengan terstruktur dan jelas. Pemodelan DFD digambarkan dengan symbol-simbol yang didasarkan pada notasi DeMarco-Yourdon sebagai berikut : Tabel 2.2. : Simbol-simbol pada DFD [5] Simbol Keterangan Simbol entitas eksternal / terminator menggambarkan asal atau tujuan data dari luar sistem. Simbol lingkaran menggambarkan atau proses dimana aliran data masuk ditransformasikan ke aliran data keluar. Simbol aliran data menggambrakan aliran data.

Simblo file menggambarkan tempat data disimpan.

2.3.2.1 Keunggulan DFD DFD memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah : [5] - Menggambarak sistem secara terstruktur dengan memecah-mecah sistem menjadi level-level yang lebih rendah. - Menunjukan aliran data di sistem. - Menunjukan simpanan data (basis data). - Menunjukan kesatuan luar (terminator). - DFD memberikan konsep yang jelas dalam memahami suatu masalah.

- Symbol yang dipakai sederhana dan mudah untuk dimengerti dan dipelajari.

2.3.2.2 Kelemahan DFD Disamping semua keunggulannya, DFD juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu : [5] - DFD tidak menunjukan proses pengulangan (loop). - DFD tidak menunjukan proses perhitungan. - DFD tidak memperlihatkan aliran control. - Lemah dalam konsep model untuk pendeskripsian data dan basis data.

2.3.2.3 Tahapan-Tahapan dalam DFD 1. Context Diagram (Diagram Konteks) Diagram konteks adalah tingkatan tertinggi dalam DFD, yang

memperlihatkan sistem sebagai sebuah proses. Tujuannya adalah memberikan pandangan umum mengenai sistem. Diagram konteks memperlihatkan sebuah proses yang berinteraksi dengan lingkungannya. Ada External Entity yang memberikan masukan (input) dan ada pihak yang menerima keluaran (output) dari sistem. 3 Diagram 0 (Level Berikutnya) Diagram ini merupakan diagram yang berada satu level dibawah diagram konteks yang menggambarkan proses-proses utama dari sistem.

n Level Diagram (Diagram Level n) Diagram Level n merupakan hasil dekomposisi dari diagram 0, yang menjelaskan proses secara lebih terperinci. Diagram ini merupakan turunan langsung dari diagram 0 dan dinamakan dengan diagram level 1, apabila diagram level 1 dapat diuraikan kembali maka akan terbentuk diagram level 2 dan seterusnya.

2.3.3 Kamus Data Kamus data adalah suatu aplikasi khusus dari jenis kamus-kamus yang digunakan sebagai referensi kehidupan setiap hari. Kamus data merupakan hasil referensi data mengenai data (maksudnya, metadata), suatu data yang disusun oleh penganalisis sistem untuk membimbing mereka selama melakukan analisis dan desain. Sebagai suatu dokumen, kamus data mengumpulkan dan mengkoordinasi istilah-istilah data tertentu, dan menjelaskan apa arti setiap istilah yang ada. Sebagai tambahan untuk dokumentasi serta mengurangi redundansi, kamus data bisa digunakan untuk: [6] 1. Memvalidasi diagram aliran data dalam hal kelengkapan dan keakuratan. 2. Menyediakan titik awal untuk mengembangkan layar dan laporan-laporan. 3. Menentukan muatan data yang disimpan dalam file-file. 4. Mengembangkan logika untuk proses-proses diagram aliran data. Empat kategori kamus data yaitu aliran data, struktur data, elemen-elemen data, dan simpanan data; bisa dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai data-data sistem: [6] 1. Aliran Data Informasi yang ditangkap untuk setiap aliran data bisa diringkas menggunakan sebuah formulir yang memuat informasi-informasi berikut : a. Identitas, nomor identifikasi yang bersifat pilihan. Kadang-kadang identitas dikodekan menggunakan suatu skema untuk mengidentifikasi sistem dan aplikasi di dalam sistem. b. Nama deskriptif unik untuk aliran data ini. Nama ini merupakan teks yang harus muncul pada diagram dan bisa direferensikan dalam semua deskripsi yang menggunakan aliran data. c. Deskripsi umum aliran data. d. Sumber aliran data. Sumber bisa berupa entitas eksternal, proses, atau aliran data yang datang dari suatu simpanan data. e. Tujuan aliran data (item-item yang sama yan disebutkan di bawah sumber).

f. Indikasi mengenai apakah aliran data merupakan record yang memasuki atau meninggalkan file atau record yang memuat laporan, formulir, atau layar. Bila aliran data memuat data-data yang digunakan di antara prosesproses, maka ditandai sebagai internal. g. Nama struktur data yang menggambarkan elemen-elemen yang ditemukan dalam aliran data ini. Untuk aliran data sederhana, bisa berupa satu atau beberapa elemen. h. Ukuran per satuan waktu. Data-data bisa berupa record per hari atau satuan-satuan waktu lainnya. i. Area untuk komentar dan catatan-catatan lainnya mengenai aliran data. 2. Struktur Data Struktur data biasanya digambarkan menggunakan notasi aljabar. Metode ini memungkinkan penganalisis membuat suatu gambaran mengenai elemenelemen yang membentuk struktur data bersama-sama dengan informasiinformasi mengenai elemen-elemen tersebut. Notasi aljabar menggunakan simbol-simbol sebagai berikut : a. Tanda sama dengan (=), artinya terdiri dari; b. Tanda plus (+), artinya dan; c. Tanda kurung { }, menunjukkan elemen-elemen repetitif, juga disebut kelompok berulang atau tabel-tabel. d. Tanda kurung [ ], menunjukkan salah satu dari dua situasi tertentu. Satu elemen bisa ada sedangkan elemen lainnya juga ada, tetapi tidak bisa kedua-duanya ada secara bersamaan. e. Tanda kurung ( ), menunjukkan suatu elemen yang bersifat pilihan. Elemen-elemen yang bersifat pilihan ini bisa dikosongkan pada layar masukan atau bisa juga dengan memuat spasi atau nol untuk field-field numerik pada struktur data. 3. Elemen-elemen Data Masing-masing elemen data bisa ditetapkan sekali dalam kamus data dan juga bisa dimasukkan sebelumnya pada formulir deskripsi elemen. 4. Simpanan Data

Semua elemen basis harus disimpan di dalam elemen. Simpanan data diciptakan untuk setiap entitas data yang berbeda yang sedang disimpan. Maksudnya, ketika elemen basis aliran data dikelompokkan bersama-sama untuk membentuk suatu record struktural, dibuat suatu simpanan data untuk setiap record struktural unik. Informasi yang dimasukkan untuk

menggambarkan suatu simpanan data adalah sebagai berikut : a. Identitas simpanan data. Identitas seringnya berupan masukan wajib untuk mencegah penganalisis menyimpan informasi yang redundansi. b. Nama simpanan data, yang bersifat deskriptif dan unik. c. Alias untuk file. d. Deskripsi singkat simpanan data. e. Jenis file, baik manual maupun terkomputerisasi. f. Bila file tersebut terkomputerisasi, format file menandai apakah file tersebut berupa file basis data yang disebut tabel ataukah memiliki format file datar tradisional. g. Jumlah record maksimum dan rata-rata pada file serta pertumbuhannya per tahun. Informasi ini membantu penganalisis memprediksikan jumlah ruang disket yang diperlukan untuk aplikasi serta untuk rencana akuisisi perangkat keras. h. Nama rangkaian data menentukan nama file, jika diketahui. Pada tahap perancangan awal, item ini masih kosong. i. Struktur data bisa menggunakan sebuah nama yang ditemukan di dalam kamus data, menampilkan suatu jalur menuju elemen-elemen untuk simpanan data ini

2.4

Perancangan Basis Data

2.4.1 Basis Data Basis data dapat didefinisikan sebagai berikut:

Basis data adalah kumpulan data (elementer) yang secara logik berkaitan dalam merepresentasikan fenomena/fakta secara terstruktur dalam domain tertentu untuk mendukung aplikasi pada sistem tertentu[7]

2.4.2 Tujuan Basis Data Tujuan utama dari konsep basis data adalah sebagai berikut: [7] a. Menghindari redudansi dan inkonsistensi data b. Menghindari kesulitan pengaksesan data c. Menghindari isolasi data d. Menghindari terjadinya anomali pengaksesan konkruen e. Menghindari masalah-masalah keamanan Menghindari masalah-masalah integritas

2.4.3 Model Entity-Relationship Model ER (Entity Relationship Model) adalah model data konseptual tingkat tinggi untuk perancangan basis data. [7] Model data Entity-Relationship ( ER ) dikembangkan untuk memfasilitasi perancangan basis data dengan memungkinkan spesifikasi skema bisnis yang mewakili struktur logis keseluruhan basis data. Model ER sangat berguna dalam pemetaan makna dan interaksi perusahaan dunia nyata ke sebuah skema konseptual. Karena kegunaan ini, banyak alat perancangan basis data didasarkan pada konsep dari model ER. Model data ER menggunakan tiga konsep dasar yaitu, himpunan entitas, himpunan relasi dan atribut [8]

2.4.3.1 Himpunan Entitas (Entity Sets) Entitas adalah "sesuatu" atau "objek" di dunia nyata yang dapat dibedakan dari semua objek lainnya. Entitas memiliki sekumpulan atribut, dan

nilai untuk beberapa himpunan yang sifatnya unik yang dapat mengidentifikasi suatu entitas. Sebuah entitas memiliki seperangkat sifat, dan nilai-nilai untuk beberapa set properti unik yang dapat mengidentifikasi entitas. Himpunan entitas adalah kumpulan entitas dari jenis yang sama yang berbagi sifat yang sama, atau atribut. Entitas diwakili oleh satu set atribut. Atribut adalah sifat deskriptif yang dimiliki oleh masing-masing anggota dari sebuah himpunan entitas. Setiap entitas memiliki nilai (value) untuk masing-masing atributnya. Untuk setiap atribut, ada sekumpulan nilai (value set) yang diijinkan disebut domain, atau set nilai, dari atribut itu, [8] Sebuah atribut, seperti yang digunakan dalam model ER, dapat dicirikan oleh jenis atribut berikut : [8] - Simple dan composite attributes Simple attributes adalah atribut sederhana yang tidak dapat dibagi dalam beberapa bagian. Sementara composite attributes sebaliknya atribut yang dapat dibagi lagi dalam beberapa bagian. - Single-valued and multivalued attributes Single-valued attributes adalah atribut yang memiliki nilai tunggal untuk entitas tertentu. Sementara multivalued attributes sebaliknya atribut yang memiliki sekumpulan nilai untuk suatu entitas tertentu. - Derived attribute Derived attribute adalah nilai untuk jenis atribut dapat diturunkan dari nilai atribut terkait lainnya atau entitas.

2.4.3.2 Himpunan Relasi (Relationship Sets) Relasi adalah asosiasi antara beberapa entitas. Sebuah himpunan relasi adalah sekumpulan hubungan dari jenis yang sama. Secara formal, ini adalah hubungan matematis antara n 2 entitas, dari himpunan-himpunan entitas yang ada. Jika E1, E2..., En. adalah set entitas, maka hubungan set R adalah subset dari {(e1, e2,..., en) | e1 E1, e2 E2,..., en En}dimana (e1, e2,..., en) adalah hubungan. [8]

2.4.3.3 Atribute (Attributes) Untuk setiap atribut, ada satu himpunan nilai yang diijinkan, disebut domain atau himpunan nilai dari atribut. Secara formal, sebuah atribut dari suatu himpunan entitas adalah fungsi yang memetakan dari himpunan entitas ke domain. Karena himpunan entitas mungkin memiliki beberapa atribut, setiap entitas dapat digambarkan oleh satu himpunan (atribut, nilai data) pasang, satu pasang untuk setiap atribut dari himpunan entitas, [8] Sebuah atribut, seperti yang digunakan dalam model ER, dapat dicirikan oleh jenis atribut berikut : [8] - Atribut sederhana (Simple attributes) dan Atribut komposit (composite attributes) - Atribut nilai tunggal (single-valued) dan nilai berganda (multivalued attribute) - Atribut turunan (derived attribute)

2.4.4 Batasan (Constraints) 2.4.4.1 Pemetaan Kardinalitas (Mapping Cardinalities) Pemetaan kardinalitas, atau rasio kardinalitas, mengungkapkan jumlah entitas dimana entitas yang lain dapat diasosiasikan melalui himpunan. Paling banyak digunakan dalam menjelaskan himpunan relasi biner. Himpunan relasi melibatkan dua himpunan entitas disebut Binary atau ber-derajat 2. Untuk suatu himpunan relasi biner R antara entity A dan B, pemetaan kardinalitas harus salah satu dari berikut ini : [8] - Satu ke satu, sebuah entitas pada A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada B dan sebuah entitas pada B berhubungan paling banyak satu entitas pada A.

Gambar 2.4. Relasi Satu ke Satu [8]

- Satu ke banyak, sebuah entitas pada A berhubungan dengan nol atau lebih entitas pada B dan sebuah entitas pada B berhubungan paling banyak satu entitas pada A.

Gambar 2.5. Relasi Satu ke Banyak [8] - Banyak ke satu, sebuah entitas pada A berhubungan paling banyak satu entitas pada B dan sebuah entitas pada B berhubungan nol atau lebih entitas pada A.

Gambar 2.6. Relasi Banyak ke Satu [8] - Banyak ke banyak, sebuah entitas pada A berhubungan nol atau lebih entitas pada B dan sebuah entitas pada B berhubungan nol atau lebih entitas pada A.

Gambar 2.7. Relasi Banyak ke Banyak [8]

2.4.4.2 Batasan Partisipasi (Participation Constraints) Partisipasi sebuah himpunan entitas E pada himpunan relasi R dikatakan total jika setiap entitas pada E berpartisipasi pada setidaknya satu relasi pada R.

Jika hanya beberapa entitas pada E berpartisifasi pada relasi di R, partisipasi himpunan entitas E pada relasi R disebut partial [8]

2.4.4.3 Kunci (Keys) Penggunaan key merupakan cara untuk membedakan suatu entitas didalam himpunan entitas dengan entitas lain. Kunci (Key) adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris dalam relasi secara unik. Struktur dari kunci utama (primary key) untuk satu himpunan relasi tergantung pada pemetaan kardinalitas dari himpunan relasi. [8] Ada 3 macam kunci yang dapat diterapkan pada suatu relasi : [8] a. Kunci utama (Super Key) Kunci utama adalah satu atau lebih atribut (kumpulan atribut) yang dapat membedakan satiap baris data dalam sebuah relasi secara unik. b. Kunci calon (Candidate Key) Kunci calon adalah kumpulan atribut minimal yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah relasi secara unik c. Kunci utama (Primary Key) Kunci utama adalah salah satu dari kunci calon yang terpilih. Pemilihan kunci utama dari sejumlah candidate key umumnya didasari oleh : - Kunci tersebut lebih sering (lebih natural) untuk dijadikan sebagai acuan. - Kunci tersebut lebih ringkas. - Jaminan keunikan key tersebut lebih baik. 2.4.5 Alternatif Notasi untuk Permodelan Data Tabel 2.3 menyajikan himpunan simbol-simbol yang digunakan dalam diagram E-R. Tidak ada standar umum untuk notasi diagram E-R, dan buku yang berbeda dan perangkat lunak E-R menggunakan diagram notasi yang berbeda;

Tabel 2.3. Simbol yang digunakan dalam Notasi E-R [8] Simbol Arti Himpunan entitas Simbol Arti Atribut : simple (A1), composite (A2) Himpunan relasi and multivalued (A3) derived (A4) himpunan relasi untuk Identifikasi himpunan entitas lemah Membedakan Indikatorr peran atribut dari himpunan entitas lemah Relasi banyak ke banyak Relasi satu ke satu Partisipasi total dari himpunan entitas di relasi Total generalisasi Relasi banyak ke satu Batasan kardinalitas ISA (spesialisasi atau generalisasi) Kunci Utama

Disjoint generalisasi

Tabel 2.4. Alternatif Notasi E-R [8] Simbol Arti Himpunan entitas E dan atribut A1, A2, A3 dengan kunci utama A1 Relasi banyak ke banyak Relasi satu Relasi Banyak ke satu Generalisasi Himpunan entitas lemah Total generalisasi satu ke

2.4.6 Normalisasi Normalisasi dapat didefinisikan sebagai berikut : Normalisasi adalah pemrosesan relasi-relasi menjadi bentuk normal lebih tinggi, [7]

Suatu file yang terdiri dari beberapa grup elemen yang berulang-ulang perlu diorganisasikan kembali. Proses untuk mengorganisasikan file untuk menghilangkan grup elemen yang berulang-ulang ini disebut dengan normalisasi (normalization), [3]

Dengan demikian, tujuan proses normalisasi adalah mengkonversi relasi menjadi bentuk normal yang lebih tinggi.

2.4.6.1 Bentuk Normal Terdapat lima bentuk normal yang utama. Tiga bentuk normal pertama berkaitan dengan kebergantungan fungsional. Sementara itu bentuk keempat dan kelima berkaitan dengan redudansi yang disebabkan kebergantungan banyak nilai (multi-value). Adapun bentukbentuk normal pada database adalah sebagai berikut : [7] 1. Bentuk normal pertama (1NF) Bentuk normal pertama adalah ekivalen dengan definisi model relasional. Relasi adalah berbentuk normal pertama (1NF) jika semua nilai atributnya adalah sederhana (bukan komposit). 2. Bentuk normal kedua (2NF) Sedangkan ketentuan bentuk normal kedua adalah a. Harus telah berbentuk normal (1NF); dan b. Semua atribut bukan utama harus bergantung fungsional penuh pada kunci relasi. 3. Bentuk normal ketiga (3NF) Ketentuan bentuk normal ketiga adalah harus telah berbentuk normal kedua (2NF); dan relasi tidak boleh memuat kebergantungan fungsional di antara atribut-atribut bukan utama. 4. Bentuk normal Boyce-Codd (BCNF - Boyce Codd Normal Form) Ketentuan BCNF a. Masing-masing atribut utama bergantung fungsional penuh pada masingmasing kunci dimana kunci tersebut bukan bagiannya. b. Atau dengan kalimat lain : Relasi adalah BCNF (yaitu optimal) jika setiap determinan atribut-atribut relasi adalah kunci relasi. Atau dengan kata lain: Relasi adalah optimal (BCNF) jika kapanpun fakta-fakta disimpan mengenai beberapa atribut maka atribut-atribut ini merupakan satu kunci relasi. BCNF dapat memiliki lebih dari satu kunci. Properti penting BCNF adalah relasi tidak memiliki informasi yang redudan.

5. Bentuk normal keempat (4NF) Relasi dalam 4NF jika suatu kebergantungan banyak nilai XY, tidak terdapat atribut lain selain yang terdapat pada X dan Y. Untuk menghilangkan kebergantungan banyak nilai dari suatu relasi, kita membagi relasi menjadi dua relasi baru. Masingrelasi berisi dua atribut yang mempunyai hubungan banyak nilai. 6. Bentuk normal kelima (5NF) Bentuk normal 5NF berurusan dengan properti yang disebut join tanpa adanya kehilangan informasi (lossless join). Bentuk normal 5NF juga disebut PJNF (Projection-join normal form).

2.4.7 Bahasa Basis Data Bahasa basis data (database language) adalah bahasa pada sistem basis data untuk melakukan pendefinisian dan manipulasi basis data. Berdasarkan fungsinya, bahasa basis data mempunyai tiga komponen utama, yaitu : [7] 1. DDL (Data definition language) DDL berfungsi untuk menspesifikasikan skema atau struktur basis data. Kebanyakan kalimat DDL mempunyai bentuk sebagai berikut : - CREATE object_name - ALTER object_name - DROP object_name 2. DML (Data manipulation language) DML berisi sekumpulan operasi manipulasi data di basis data. DML disebut bahasa query (meminta informasi) ke basis data karena komponen paling kompleks adalah operasi query. SQL menyediakan empat pernyataan untuk manipulasi data, yaitu : SELECT untuk query (meminta informasi) dari basis data. INSERT untuk menyisipkan data di tabel pada suatu basis data. UPDATE untuk memperbaharui data di tabel suatu basis data. DELETE untuk menghapus data di tabel pada suatu basis data.

3. DCL (Data control language) DCL merupakan subbahasa untuk mengendalikan struktur internal basis data. DCL digunakan untuk menyesuaikan sistem agar efisien. Pada pokoknya terdapat dua perintah DCL, yaitu : Grant digunakan untuk memberikan wewenang pada objek-objek basis data untuk pemakai-pemakai spesifik. Revoke digunakan untuk mencabut wewenang pada objek-objek basis data.

2.4.8 Metodologi Perancangan Basis Data Metodologi perancangan basis data adalah kumpulan teknik terorganisasi untuk pembuatan rancangan basis data. Teknik yang digunakan dalam perancangan basis data dibagi dua, yaitu : [7] Perancangan Basis data ini dapat digambarkan sebagai berikut

Gambar 2.8. Urutan Perancangan Basis Data [7]

2.4.8.1 Langkah-langkah Metodologi Perancangan Basis Data Berikut adalah perancangan basis data relasional [7] A. Perancangan basis data logik untuk basis data relasional Tahap 1 Membangun rancangan data konseptual lokal berdasarkan pandangan pemakai. 1.1 Identifikasi himpunan entitas-himpunan entitas 1.2 Identifikasi keterhubungan-keterhubungan (relationship) 1.3 Identifikasi dan asosiasikan atribut-atribut pada entitas atau keterhubungan 1.4 Tentukan domain atribut

1.5 Tentukan atribut-atribut candidate key dan primary key 1.6 Lakukan spesialisasi/generalisasi (langkah pilihan) 1.7 Gambarkan diagram ER-nya 1.8 Lakukan review model data logik lokal dengan pemakai

Tahap 2 Bangun dan validasi model data logik lokal 2.1 Petakan model data konsep ke model data logik 2.2 Turunkan relasi-relasi dari model data logik 2.3 Validasi model menggunakan normalisasi 2.4 Validasi model berdasarkan transaksi-transaksi pemakai 2.5 Gambarkan diagram ER-nya 2.6 Definisikan konstrain-konstrain integritas 2.7 Lakukan review model data logik global dengan pemakai

Tahap 3 Bangun dan validasi model data logik global 3.1 Gabungkan model data logik lokal menjadi model global 3.2 Validasi model data logik global 3.3 Periksa untuk pertumbuhan masa datang 3.4 Gambarkan diagram ER akhir 3.5 Lakukan review model logik global dengan pemakai

B. Perancangan dan implementasi basis data fisik untuk basis data relasional Tahap 4 Terjemahkan model data logik global untuk DBMS target 1.1 Rancang relasi-relasi basis untuk DBMS target 1.2 Rancang aturan-aturan integritas untuk DBMS target

Tahap 5 Rancang dan implementasikan representasi fisik 1.1 Analisis transaksi-transaksi 1.2 Pilihan organisasi file 1.3 Pilihan indeks-indeks sekunder 1.4 Pertimbangan penambahan redudansi yang terkendali

1.5 Estimasi ruang disk yang diperlukan

Tahap 6 Rancang dan implementasikan mekanisme pengamanan 1.1 Rancang view-view pemakai 1.2 Rancang aturan-aturan pengaksesan

Tahap 7 Monitor dan sesuaikan sistem yang sedang beropersai

2.5

Perangkat Lunak Perangkat Lunak dapat didefinisikan sebagai berikut: Perangkat Lunak adalah (1) perintah (program komputer ) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diinginkan. (2) struktur data yang memungkinkan program memanipulasi secara proporsional, dan (3) dokumen yang menggambarkan operasi dan kegunaan program, [9]

Perangkat Lunak lebih merupakan elemen logika dan bukan merupakan elemen sistem fisik. Dengan demikian perangkat lunak memiliki karakteristik sebagai berikut : [9] 1. Perangkat lunak dibangun dan dikembangkan, tidak dibuat dalam bentuk yang klasik 2. Perangkat lunak tidak pernah usang 3. Sebagian besar perangkat lunak dibuat secara custom-built, serta tidak dapat dirakit dari komponen yang sudah ada.

2.6

Interaksi Manusai dan Komputer Prinsip kerja dalam sebuah sistem komputer adalah masukan, proses,

keluaran. Kepada komputer kita memberikan data masukan, yang biasanya berupa angka maupun deretan karakter, yang kemudian akan diolah (diproses) oleh komputer menjadi keluaran yang di inginkan atau diharapkan pengguna dan kontrol yanga akan mengontrol ketika input diproses menjadi output. Ketika seseorang

bekerja dengan sebuah komputer, ia akan melakukan interaksi dengan komputer menggunakan cara-cara tertentu. Cara yang umum digunakan adalah bahwa pengguna memberikan suatu perintah kepada komputer, dan komputer

menanggapinya dengan mencetak atau menuliskan tanggapan itu pada layer tampilan, [10] Sistem menu merupakan pilihan yang tepat untuk menunjukkan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki oleh sebuah program aplikasi kepada pengguna. Menu adalah daftar sejumlah pilihan dalam jumlah terbatas yang biasanya berupa suatu kalimat atau kumpulan beberapa kata. Ditinjau dari teknik penampilan pilihan-pilihan pada sebuah sistem menu, dikenal dua jenis sistem menu yaitu : [10] 1. Sistem menu datar adalah sistem menu yang menampilkan semua pilihan secara lengkap. 2. Sistem menu tarik (pulldown) adalah sistem menu yang akan menampilkan pilihan dalam kelompok-kelompok tertentu.

2.7

Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa

pemrograman adalah perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Visual Basic merupakan salah satu Development Tool yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan sistem operasi Windows. Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP). Berikut ini adalah tampilan area kerja atau IDE VB 6 tampilan awal project VB 6:

Gambar 2.9. Integrated Development Environment (IDE) VB 6 [16] Keterangan : a. Form designer Pada form design ini adalah tempat kita merancang user interface ( antar muka pemakai ). Untuk menampilkan layar ini dapat mengklik pada tombol Design View atau dengan menekan tombol Shift + F7.

Sedangkan untuk ke layar coding dapat menekan tombol F7. b. Menu Toolbar Menu standar pada Windows, dapat digunakan untuk membuka project, menyimpan project, menjalankan project, dan sebagainya. c. Toolbox Tempat komponen-komponen yang disediakan untuk merancang user interface. Masing-masing komponen memiliki cirri dan kegunaan masingmasing. d. Project Explorer Di sini adalah struktur project yang sedang kita kerjakan. Suatu project dapat terdiri dari beberapa form. e. Properties Pada kolom ini menampilkan Properties dari komponen yang sedang aktif. Property adalah data-data atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu objek komponen. Berikut ini Beberapa Kelebihan dari Microsoft Visual Basic 6.0 diantaranya: 1. Merupakan sebuah software yang multifungsi dengan mendukung semua platform sistem operasi windows.

2. Memiliki kemampuan untuk melakukan pengolahan data dengan sumber database yang berbeda. 3. Mendukung semua teknologi pemrosesan database seperti ADO (Active X Data Object), DAO (Data Access Object), dan ODBC (Open Data Base Connection) 4. Merupakan bahasa pemrograman 4 GL seperti web dan client server. 5. Harga software visual basic 6.0 lebih murah dibandingkan dengan harga software development yang lain seperti Delphi yang diproduksi oleh Borland. (www.ilmukomputer.com) 6. Tersedianya literatur-literatur yang banyak beredar dipasaran yang menjelaskan tentang penggunaan dan pemanfaatan visual basic, sehingga memudahkan bagi para developer software baik tingkat pemula maupun mahir untuk memahaminya. 2.8 Microsoft Accsess 2007 Microsoft Access 2007 merupakan aplikasi manajemen database yang relatif paling baru dibandingkan dengan aplikasi lain yang sudah terlebih dahulu ada seperti dbase, foxbase, clipper dan sebagainya. Meskipun demikian komitmen dari Microsoft Corporation telah menjadikan Accsess sebagai aplikasi paling populer saat ini dalam bidangnya. Apalagi Microsoft memasukan Accsess sebagi bagian dari Offices-suitnya (bersama Word, Excel, Powerpoint dan Outlook) yang merupakan standar utama aplikasi komputer di dunia kerja saat ini. [11] Pembuatan aplikasi database dengan menggunakan Accsess sangatlah menyenangkan karena Access menyediakan berbagai jenis data meliputi [11]: 1. Text Dapat menerima huruf, angka, spasi dan tanda baca. Sebuah field berisi jenis data teks yang dapat menampung hingga 255 karakter atau sebanyak lebar yang kita tentukan dalam property field size. 2. Memo Dapat menerima teks apa saja sebagai catatan atau keterangan dengan panjang maksimal 65536 karakter.

3.

Number Berisi data bilangan yang digunakan untuk penetapan matematis.

4.

Date/Time Hanya dapat menerima teks apa saja sebagai catatan atau keterangan dengan panjang maksimal 65535 karakter.

5.

Currency Berisi nilai uang dan data bilangan yang digunakan dalam penetapan matematis termasuk data 1 sampai 4 angka dibelakang tanda desimal. Tipe data ini memiliki ketelitian sampai 15 digit di sebelah kiri tanda desimal dan 4 digit di sebelah kanan tanda desimal. Ukuran tipe data ini adalah 8 byte.

6.

Auto Number Berisi bilangan yang berurutan atau bilangan acak yang unik yang secara otomatis diberikan oleh Access.

7.

Yes/No Berisi nilai Yes dan No atau field yang memiliki 2 kemungkinan nilai (Yes/No, True/False atau On.Off). Ukuran tipe ini adalah 1 bit

8.

Ole Object Berisi objek yang dikaitkan (linked) ke atau disisipkan (embedded) ke dalam tabel Accsess. Ukuran tipe data ini adalah sampai dengan 1 gigabyte atau dibatasi dengan ukuran media penyimpanan yang tersedia.

9.

Hyperlink Dapat diisi dengan alamat hyperlink (URL) agar bisa terkait dengan objek atau data yang tersimpan dilokasi tertentu. Dengan menggunakan hyperlink kita dapat melompat ke sebuah objek dalam database Microsoft Access, ke dokumen Microsoft Word, ke lembar kerja Microsoft Excel, ke slide presentasi Microsoft Power Point dan ke halaman web internet.

10. Lookup Wizard Kemungkinan kita untuk memilih nilai tabel lain dari daftar yang didefinisikan sendiri dengan menggunakan list box atau combo box. Ukuran tipe data ini adalah 4 byte.

2.9

Crystal Report Crystal report didefinisikan sebagai sebuah program khusus untuk

membuat laporan yang terpisah dengan program microsoft visual basic 6.0 akan tetapi keduanya dapat dihubungkan (linkage) untuk menghasilkan suatu laporan [15].

2.10

Koperasi

2.10.1 Definisi Koperasi Dasar hukum keberadaan koperasi di Indonesia ada dalam pasal 33 UUD 1945 dan UU No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. Yang dimaksud dengan koperasi adalah : Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasar prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan [12]

Tujuan kopersai sebagaimana dikemukakan dalam pasal 3 UU No.25/1992 adalah sebagai berikut: Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan pada masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan

perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 [12]

2.10.2 Penggolongan Koperasi Dalam perkembangannya, jenis koperasi yang berkembang cenderung bervariasi. Keragaman ini tentu sangat dipengaruhi oleh latar belakang pembentukan dan tujuan yang ingin dicapai oleh masing-masing koperasi. Koperasi kemudian digolongkan kedalam beberapa kelompok besar dan dalam masing-masing kelompok besar tersebut dapat digolongkan dalam kelompokkelompok kecil. Berikut adalah penggolongan koperasi [12]

1. Koperasi berdasarkan jenis komoditi 2. Koperasi berdasarkan profesi anggotanya 3. Koperasi berdasarkan daerah kerjanya 4. Pengelompokan kopersai berdasarkan bidang usaha

Koperasi simpan pinjam atau koperasi kredit adalah yang bergerak dalam lapangan usaha pembentukan modal melalui tabungan-tabungan para anggotanya dengan cara yang mudah, murah, cepat, dan tepat untuk tujuan produktivitas dan kesejahteraan[13]

Koperasi simpan pinjam mendapat modal dari berbagai simpanan, pinjaman, penyisaan dari hasil usaha atau SHU termasuk cadangan serta sumbersumber lainnya, simpanan-simpanan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Simpanan Pokok yaitu simpanan yang diberikan anggota pada awal setoran dan menjadi simpanan yang berbentuk permanen. 2. Simpanan Wajib yaitu simpanan yang dapat diambil sewaktu-waktu dalam jangka waktu tertentu. 3. Simpanan Sukarela adalah simpanan yang diterima bukan dari anggota koperasi itu sendiri.

Koperasi dapat digolongkan menjadi 5 (lima) golongan yaitu koperasi konsumsi, koperasi kredit (simpan pinjam), koperasi produksi, koperasi jasa, koperasi serba usaha. Tujuan koperasi simpan pinjam diantaranya adalah (1) Membantu keperluan kredit para anggotanya yang sangat membutuhkan dengan syarat-syarat tertentu, (2) Mendidik kepada para anggota supaya giat menyimpan secara teratur sehingga membentuk modal sendiri, (3) Mendidik anggota untuk hidup hemat, (4) Menambah pengetahuan tentang koperasi. Manfaat koperasi simpan pinjam diantaranya adalah (1) Anggota dapat memperoleh modal bagi pengembangan usaha atau berwiraswasta, (2) Dapat mencukupi

kebutuhan sehari-hari antara lain membayar biaya sekolah anak dan lain-lain [13]

SHU koperasi adalah kelebihan yang diperoleh dari hasil efisiensi biaya yang dilakukan koperasi atas pelayanannya kepada anggota. Secara teknis, SHU adalah total pendapatan dikurangi total biaya. SHU dihitung secara proporsional berdasarakan jumlah transaksi dan partisipasi modal. Partisipasi modal merupakan kontribusi anggota dalam memodali koperasinya. Ini akibat dari peran anggota sebagai pemilik koperasi. Bentuk partisipasi modal adalah simpanan pokok dan simpanan wajib. [14] SHU Koperasi menurut pasal 45 ayat 1 UU No.25/1992 merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluanpendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan rapat anggota. Sedangkan besarnya pemupukan modal dana cadangan ditetapkan dalam rapat anggota. Sedangkan SHU menurut No.25/1992 pasal 5 ayat 1 menyatakan bahwa pembagian SHU kepada anggota dilakukan tidak semata-mata berdasarkan modal yang dimiliki seseorang dalam koperasi, tetapi juga berdasarkan pertimbangan jasa usaha anggota terhadap koperasi. Ketentuan ini merupakan perwujudan kekeluargaan dan keadilan.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN


3.1 Siklus Hidup Pengembangan Sistem Tahapan-tahapan utama dari siklus hidup pengembangan sistem adalah sebagai berikut : [3]

Gambar 3.1. Siklus Hidup Pengembangan Sistem [3]

3.2

Kebijakan dan Perencanaan Sistem Sebelum suatu sistem informasi dikembangkan, umumya terlebih dahulu

dimulai dengan adanya suatu kebijakan dan perencanaan untuk mengembangkan sistem itu.

3.2.1 Kebijakan Sistem Kebijakan sistem (system policy) merupakan landasan dan dukungan dari manajemen puncak untuk membuat perencanaan sistem. Kebijakan untuk mengembangkan sistem informasi dilakukan oleh manajemen puncak karena manajemen menginginkan untuk meraih kesempatan-kesempatan yang ada yang tidak dapat diraih oleh sistem yang lama atau sistem yang lama mempunyai banyak kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki. [3]

3.2.1.1 Visi dan Misi KUD Mandiri Bayongbong o Visi : Tiada hari tanpa masuk anggota baru. o Misi : Mensejahterakan anggota.

3.2.2 Proses Perencanaan Sistem Proses perencanaan sistem dapat dikelompokan dalam 3 proses utama, yaitu sebagai berikut ini: [3]. 1. Merencanakan proyek-proyek sistem yang dilakukan oleh staf perencanaan sistem. 2. Mempersiapkan atau menentukan proyek-proyek sistem yang akan

dikembangkan yang dilakukan oleh komite pengarah. 3. Mendefinisikan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan yang dilakukan oleh analis sistem.

Adapun tahapan dari proses perencanaan sistem untuk ketiga bagian ini tampak pada gambar berikut :

Gambar 3.2. Tahapan Proses Perencanaan Sistem [3]

3.2.2.1 Merencanakan Proyek-proyek Sistem Tahapan ini bertujuan untuk merencanakan proyek sistem yang akan dikembangkan. Tahapan ini terdiri terdiri dari beberapa proses diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Mengkaji tujuan, perencanaan dan taktik perusahaan. Perencanaan sistem harus sesuai dengan tujuan dari organisasai (KUD Mandiri Bayongbong) yang bergerak dibidang perkreditan. Tujuan dari dibuatnya proyek sistem adalah untuk meningkatkan kinerja koperasi dan diharapkan dapat mengakomodasi transaksi simpan pinjam di KUD Mandiri tersebut. b. Mengidentifikasi proyek-proyek sistem Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan di KUD Mandiri, diantaranya adalah sebagai berikut : Pendataan anggota Transaksi simpanan Transaksi pinjaman Transaksi angsuran pinjaman Pembuatan laporan Perhitungan SHU

c. Menetapkan sasaran proyek-proyek sistem Sasaran proyek sistem merupakan apa yang ingin dicapai oleh masing-masing proyek sistem, diantaranya adalah sebagai berikut : - Pendataan anggota mempunyai sasaran yaitu, memberikan pelayanan pendaftaran anggota kepada calon nasabah dengan lebih baik serta mempermudaha dalam pengolahan dan pencarian data anggota. - Transaksi simpanan mempunyai sasaran yaitu, memberikan pelayanan proses transaksi simpanan kepada nasabah dengan lebih baik. - Transaksi pinjaman mempunyai sasaran yaitu, memberikan pelayanan proses transaksi pinjaman kepada nasabah dengan kebijakan yang baik dan sesuai dengan peraturan. - Pembuatan laporan mempunyai sasaran yaitu, membuat laporan setiap transaksi dengan lebih baik. - Perhitungan SHU mempunyai sasaran yaitu, memberikan pelayanan untuk nasabah dalam hal penerimaan SHU dengan lebih baik sesuai dengan ketentuan dan kesepakan dalam RAT.

d. Menetapkan kendala proyek-proyek sistem Menetapkan kendala pengembangan proyek sistem informasi harus mengikuti kendala yang telah ditetepkan oleh manajemen dan oleh peraturan di luar organisasi yang mengikat. Kendala tersebut diantaranya adalah : - Batasan dana Dana yang disediakan untuk pengembangan sistem informasi simpan pinjam secara keseluruhan Rp 17.000.000,00,- (tujuh belas juta rupiah). Tabel 3.1. Dana Pengembangan Sistem Informasi
Biaya- Biaya Biaya pengadaan (procurement 1. cost) Biaya pembelian perangkat a. keras Biaya instalasi perangkat b. keras Total biaya pengadaan Biaya persiapan operasi (start-up 2. cost) Biaya pembelian perangkat a. lunak system Biaya instalasi perangkat b. lunak system Total biaya Biaya proyek (Project-related 3. cost) A. Biaya konsultan Analis 4 bln x a. Sistem 1.500.000 Pemrogr 2 bln x b. am 1.000.000 c. Biaya perjalanan Total biaya B. Tahap analisis system Biaya untuk a. mengumpulkan data Biaya dokumentasi b. (kertas, fotocopy) Total biaya analisis system Tahap desain system a. D. Biaya dokumentasi 150.000 150.000 500.000 200.000 700.000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4

3.900.000 150.000 4.050.000

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

1.000.000 100.000 1.100.000

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

6.000.000 2.000.000 1.900.000 9.900.000

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 0

100.000 150.000 250.000

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

C.

Total biaya desain system Tahap penerapan sistem a. b. Biaya konversi data Biaya latihan personel

Total biaya desain system

Lanjutan Tabel 3.1. Dana Pengembangan Sistem Informasi Total biaya proyek system Total biaya pengembangan system 4 Biaya operasi dan biaya perawatan . a. Biaya overhead Biaya perawatan perangkat b. keras Total biaya operasi dan perawatan Total biaya-biaya 11.000.000 16.150.000 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 16.150.000

700.000 500.000 1.200.000 1.200.000

700.000 500.00 1.200.000 1.200.000

700.000 600.000 1.300.00 0 1.300.00 0

700.000 600.000 1.300.00 0 1.300.00 0

- Batasan waktu Proyek sistem informasi yang direncanakan harus telah selesai dan siap dioperasikan dengan baik tidak melebihi jangka waktu 6 bulan sejak perencanaan sistem ini telah disetujui oleh manajemen. Tabel 3.2. Perencanaan Waktu
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kegiatan 1 Mengidentifikasi Masalah Memahami kerja dari sistem yang ada Menganalisis Sistem Mendesain Sistem Secara Umum Mendesain Sistem Terinci Memilih Perangkat Keras Memilih Perangkat Lunak Pemilihan dan Pelatihan Personil Pemilihan Tempat Instalasi Pemrograman dan Pengetesan Pengetesan Sistem 2 Bulan 3 4 5 6

- Batasan struktur organisasi Pengembangan sistem informasi simpan pinjam ini bisa dilakukan sejauh tidak merubah struktur organisasi yang telah ada di KUD Mandiri Bayongbong

RAPAT ANGGOTA (RAT)

PENGURUS

PENGAWAS

MANAGER UTAMA

MANAGER DIVISI PERTANIAN

MANAGER DIVISI PERDAGANGAN UMUM

MANAGER DIVISI INDUSTRI & JASA

MANAGER DIVISI ADM & KEUANGAN

KABAG SAPI PERAH

KABAG MAKTER (Makanan Ternak)

KABAG COOLING

KABAG PERSONALIA SIMPAN PINJAM

KELOMPOK ANGGOTA

Gambar 3.3. Struktur Organisasi KUD Mandiri Bayongbong Job Description (deskripsi jabatan). a. Rapat Anggota : 1) Merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi, 2) Menetapkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, 3) Menetapkan kebijaksanaan umum serta melaksanaan keputusa koperasi lebih tinggi, 4) Menetapkan pemilihan atau pengangkatan pengurus dan badan pengawasan, 5) Menetapkan program kerja, anggaran belanja, pengesahan neraca dan kebijaksanaan pengusrus di bidang organisasi dan usaha,

b. Pengurus: 1) Memimpin jalannya organisasi dan usaha koperasi dengan berpedoman pada keputusan rapat anggota, 2) Pengurus bertanggung jawab kepada rapat anggota dan bertindak atas nama koperasi di muka hukum. c. Pengawas 1) Melaksanakan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi termasuk organisasi, usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus, 2) Memberi laporan tertulis tentang pemeriksaan, d. Manager Utama 1) Memimpin dan mengelola kegiatan usaha yang ada di KUD Mandiri Bayongbong dalam berbagai aspek seperti aspek teknis, sosial, maupun pemasaran yang di bantu oleh empat manager divisi. e. Manager Divisi Pertanian 1) Mengelola usaha koperasi dalam rangka melayani anggotanya pada kegiatan usaha unit sapi perah. f. Manager Divisi Industri dan Jasa 1) Mengelola usaha koperasi dalam rangka melayani anggotanya pada kegiatan usaha unit makter (makanan ternak). g. Manager Perdagangan 1) Mengelola usaha koperasi dalam rangka melayani anggotanya pada kegiatan usaha unit cooling. h. Manager Administrasi dan Keuangan 1) Mengelola usaha koperasi dalam rangka melayani anggotanya pada kegiatan usaha bagian personalia dan simpan pinjam i. Anggota 1) Mematuhi keputusan yang telah ditetapkan dalam Rapat Anggota 2) Menandatangani perjanjian kontrak kebutuhan. 3) Menjadi pelanggan tetap

4) Memodali koperasi 5) Mengembangkan dan memelihara kebersamaan atas dasar kekeluargaan 6) Menjaga kerahasiaan perusahaan dan organisasi koperasi kepada pihak luar 7) Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat anggota, termasuk didalamnnya bersedia memilih dan bahkan dipilih sebagai pengurus dan pengawas. - Batasan peraturan yang berlaku Metode yang digunkan dalam penyajian laporan yang akan dihasilkan oleh sistem harus sesuai dengan prinsip perkoperasian

3.2.2.2 Mendefinisikan Proyek-proyek Sistem Dikembangkan Mendefiisikan proyek-proyek sistem dikembangkan berarti melakukan suatu studi untuk mencari alternatif yang paling layak untuk dikembangkan. Studi tersebut diantanranya adalah : a. Mengidentifikasi kembali ruang lingkup dan sasaran proyek sistem Proyek sistem informasi simpan pinjam yang dikembangkan mempuyai ruang lingkup sebagai berikut: - Meneliti prosedur, formulir, laporan yang berhubungan dengan aktifitas simpan pinjam seperti, aktifitas simpanan, pinjaman, angsuran, dan pembagian SHU serta pembuatan laporan - Mendesain sistem informasi yang dapat mendukung semua aktifitas simpan pinjam - Membuat program untuk sistem informasi tersebut serta menerapkan dan mengetes sistem informasi ini sehingga dapat dioperasikan dengan baik b. Melakukan studi kelayakan - Memahami operasi dari sistem yang lama Sistem lama merupakan sumber data untuk menyusun sistem yang baru. Pada tahapan ini terdapat beberapa dokumen yang dipelajari diantaranya adalah sebagai berikut:

Sistem yang sedang berjalan Proses pendataan anggota dilakukan oleh calon anggota dengan cara, mendaftarkan diri langsung ke bagian simpan pinjam dan menyertakan persyaratan seperti fotokopi KTP dan uang sebesar Rp. 5.000,00

sebagai simpanan pokok anggota. Kemudian petugas akan mengecek apakah persyaratan terpenuhi atau tidak, apabila terpenuhi anggota baru akan mendapatkan KTA dan resmi sebagai anggota koperasi. Kemudian setiap anggota memiliki kewajiban untuk melakukan simpanan. Simpanan tersebut diantaranya adalah simpanan pokok dengan jumlah Rp.5.000, simpanan wajib dengan jumlah Rp.2.000 dan simpanan manasuka, semua simpanan sifatnya wajib dilakukan kecuali simpanan manasuka, karena simpanan ini bersifat seperti tabungan bisa diambil kapan saja dan jumlah simpanannya pun boleh beragam. Semua simpanan tersebut dibayarkan paling lambat setiap tanggal 10 disetiap bulannya. Anggota koperasi juga memiliki hak untuk melakukan pinjaman dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh KUD. Dalam pengajuan pinjaman, setiap anggota harus mendapatkan persetujuan dari bagian unit simpan pinjam, yang terlebih dahulu telah melakukan pengecekan yang bertujuan untuk menghindari kredit macet

dikemudian hari. Kredit akan diberikan kepada mereka yang tidak mempunyai masalah sebelumnya. Bagi setiap anggota yang telah melakukan pinjaman maka diwajibkan membayar angsuran. Proses pembayaran angsuran pinjaman merupakan suatu kewajiban anggota koperasi yang harus dilakukan dengan ketentuan seperti membayar angsuran setiap bulannya dengan bunga sebesar 2% dengan ketentuan dicicil selama 10 kali angsuran dengan bunga sebesar 2% yang bersifat bungan flat. Dari kesemua transaksi simpanan yang dilakukan oleh anggota, maka anggota pun berhak mendapatkan jasa simpanan dari koperasi sebesar 1% dari setiap transaksi simpanan yang dilakukan setiap bulannya.

- Menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai sistem secara garis besar untuk dapat mencapai sasaran sistem Sasaran dari sistem informasi simpan pinjam adalah untuk mengatasi permasalahan yang timbul, secara rinci sasaran yang akan dicapai adalah sebagai berikut: Dapat memberikan pelayanaan simpan pinjam seperti proses pendataan anggota, simpanan, pinjaman, serta angsuran kepada nasabah dengan lebih baik. Dapat menentukan besarnya SHU dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dari koperasi dan RAT. Dapat menyediakan laporan-laporan simpan pinjam tepat pada waktunya. - Menentukan permasalahan-permasalahan yang terjadi sehingga sistem yang lama belum dapat mencapai sasaran yang diinginkan Permasalahan yang terjadi pada KUD Mandiri khususya pada bagian simpan pinjam adalah sebagai berikut: Kesulitan dalam pencarian data transaksi (simpanan, pinajaman, angsuran) Semakin banyaknya anggota sehingga pengolahan data semakin banyak Pencatatan data-data masih dilakukan secara manual Seringkali terjadi kerusakan data Kesulitan dalam menghitung / menentukan besarya SHU c. Menilai kelayakan proyek sistem - Kelayakan teknik (technical feasibility), digunakan untuk menjawab pertanyaan kunci yaitu apakah teknologi ini nantinya dapat diterapkan di sistem?. Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut diperlukan pertimbangan sebagai berikut : Ketersedian teknologi dipasaran Teknologi yang digunakan pada sistem informasi simpan pinjam ini adalah sebagai berikut:

Perangkat Keras (Hardware) 1. Komputer stand alone dengan spesifikasi : Pentium G620 (2.60 GHz, cache 3 MB RAM 1 GB VGA Intel GMA (DX 10.1) HardDrive 500 GB, Serial ATA 7200 RPM Samsung 17 digital color monitor Optical Drive Type DVD RW Keyboard Type USB Keyboard Input Device Type USB Optical Mouse Printer Epson T11 UPS Prolink 1200 VA 3-5 jam + Stabilizer

2. Sistem Operasi Microsoft Windows XP Service Pack 3

Perangkat Implementasi (Software) 1. Bahasa Pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 2. Ms. Access 2003 Dari uraian diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa teknologi ini bisa dipasarkan karena ketersedian perangkat keras dan perangkat lunak yang digunkan tersedia di pasaran. Ketersedian ahli yang dapat mengoperasikannya Ketersediaan ahli yang akan menjalankan sistem tersebut akan disesuaikan dengan ruang lingkup sistem yang dikerjakan. - Kelayalan operasi (operational feasibility), digunakan untuk mengukur apakah sistem yang akan dikembangkan nantinya dapat dioperasikan dengan baik. Kelayakan operasional dinilai dengan menggunakan kerangka kerja PIECES yang bertujuan untuk mengukur apakah sistem yang akan dikembangkan dapat dioperasikan dengan baik atau tidak di dalam organisasi.

Performance (kinerja) untuk mengetahui apakah sistem menyediakan throughput dan response time yang cukup.

Tabel 3.3. Performance


Sistem Lama Waktu yang dibutuhkan untuk melayani nasabah dalam hal pencatatan transaksi simpan pinjam membutuhkan waktu 15 menit Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan 1 pekerjaan (1 laporan) membutuhkan waktu 2 jam. Sistem Baru Waktu yang dibutuhkan untuk melayani nasabah dalam hal pencatatan transaksi simpan pinjam membutuhkan waktu 5 menit. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan 1 laporan relatif singkat, yaitu 5 menit.

Information (informasi) untuk mengetahui apakah sistem menyediakan informasi yang berkualitas bagi pengguna akhir.

Tabel 3.4. Information


Sistem Lama Informasi yang disajikan kadang terlambat dan tidak akurat. Informasi disajikan dalam bentuk tabel (belum relevan). Sistem Baru Informasi yang dihasilkan dapat tepat waktu dan lebih akurat. Informasi disajikan dengan beberapa fasilitas.

Economy (ekonomi) untuk mengetahui apakah sistem menawarkan tingkat dan kapasitas pelayanan yang memadai untuk mengurangi biaya dan meningkatkan keuntungan. Hal tersebut dapat diketahui dari kelayakan ekonomi (Economic Feasibility) yang erat kaitannya dengan analisis biaya dan manfaat (cost/benefits analysis). Sistem informasi yang diajukan harus dapat dinilai secara keuangan dengan

membandingkan kegunaan (manfaat) yang diperoleh dengan biayanya. Penjelasan dari kelayakan ekonomi dapat dilihat dibawah ini:

Tabel 3.5. Manfaat Pengembangan Proyek Sistem Informasi


Manfaat-Manfaat 1. Keuntungan berwujud Pengurangan-pengurangan a. biaya operasi Pengurangan kesalahanb. kesalahan proses Total keuntungan berwujud Keuntungan tidak berwujud Peningkatan pelayanan a. kepada pemohon peningkatan kepuasan b. kerja peningkatan keputusan c. manajemen Total keuntungan tidak berwujud Total manfaat-manfaat Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4

0 0 0

700.000 1.000.000 1.700.000

700.000 1.000.000 1.700.000

700.000 1.000.000 1.700.000

700.000 1.000.000 1.700.000

0 0 0 0 0 16.150.000

1.500.000 600.000 1.000.000 3.100.000 4.800.000 3.600.000

2.000.000 600.000 1.100.000 3.700.000 5.400.000 4.200.000

2.500.000 600.000 1.200.000 4.300.000 6.000.000 4.700.000

3.000.000 600.000 1.300.000 4.900.000 6.600.000 5.300.000

Selisih total biaya dengan manfaat

- Metode Periode Pengembalian Merupakan metode yang menilai proyek investasi dengan dasar lamanya investasi tersebut dapat tertutup dengan aliran-aliran kas masuk. Disamping itu metode ini juga berfungsi untuk mengukur seberapa cepat investasi akan kembali. Payback period untuk proyek pengembangan sistem informasi ini adalah :
Nilai investasi Proceed tahun 1 Sisa investasi tahun 2 Proceed tahun 2 Sisa investasi tahun 3 = = = = = Rp 16.150.000,Rp 3.600.000,Rp 12.550.000,Rp 4.200.000,Rp 8.350.000,-

Sisa investasi tahun 3 sebesar Rp. 8.350.000,- tertutup oleh sebagian dari proceed tahun ke 3 sebesar RP 8.350.000,- yaitu Rp 4.150.000,- / 8.350.000,- = 0,5628 bagian. Jadi payback period investasi ini adalah 2 tahun 6,75 bulan. Kesimpulannya, sistem ini layak untuk dikembangkan karena periode pengembalian tidak melebihi masa periode maksimum yang telah ditentukan yaitu 4 tahun.

- Metode Pengembalian Investasi Metode ini digunakan untuk mengukur prosentase manfaat yang dihasilkan oleh proyek dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkannya. Return On Investment (ROI) dari suatu proyek investasi dapat dihitung dengan rumus: ROI = Total Manfaat Total Biaya x 100 % Total Biaya Jika ROI > 0 maka proyek dapat diterima. Manfaat tahun ke 1 Manfaat tahun ke 2 Manfaat tahun ke 3 Manfaat tahun ke 4 Total manfaat = Rp 4.800.000,= Rp 5.400.000,= Rp 6.000.000,= Rp 6.600.000,--------------------- + = Rp 22.800.000,-

Sedangkan total biaya yang dikeluarkan : = Rp 16.150.000,= Rp 1.200.000,= Rp 1.200.000,= Rp 1.300.000,= Rp 1.300.000,-------------------- + Total biaya = Rp 20.900.000,ROI untuk proyek investasi ini adalah sebesar : ROI = Rp 22.800.000 Rp 20.900.000,- x 100 % = 0,09 = 9,09 % Rp 20.900.000,Hasil ROI = 9,09 % berarti ROI lebih dari nol (0) maka sistem ini dapat diterima atau layak digunakan, karena proyek ini akan memberikan keuntungan sebesar 9,09 % dari biaya invenstasinya. - Metode Nilai Sekarang Bersih Merupakan metode yang memperhatikan nilai waktu dari uang, metode ini menggunakan suku bunga diskont yang akan mempengaruhi proceed atau arus dari uangnya. Net Present Value dapat dihitung dari selisih nilai proyek pada awal tahun dikurangi dengan total proceed tiap-tiap tahun yang dinilai uangkan ke tahun awal dengan tingkat suku bunga diskonto (tingkat suku bunga bank). Biaya tahun ke 0 Biaya tahun ke 1 Biaya tahun ke 2 Biaya tahun ke 3 Biaya tahun ke 4

Dengan besarnya nilai suku bunga diskonto yang diasumsikan adalah sebesar 12,83 % pada bank X, maka nilai NPV dapat dihitung sebagai berikut :
3.600.000 NPV = -Rp 16.150.000 + 1 (1+12,83 %) 3.600.000 NPV = = = = -Rp 16.150.000 -Rp 16.150.000 -Rp 16.150.000 Rp 3.117.805 + 1,1283 + + 3190640,78 13.032.195 + + 1,2730 3299293,01 + + 2 (1+12,83 %) 4.200.000 + 1,4364 3272069,06 + 4.200.000 + 3 (1+12,83 %) 4.700.000 + 1,6207 3270191,89 4.700.000 + 4 (1+12,83 %) 5.300.000 5.300.000

Jadi besarnya NPV pada sistem ini adalah Rp 3.117.805,- serta bernilai positif sehingga menguntungkan dan layak untuk digunakan. Dari hasil analisis diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa proyek ini dinyatakan layak untuk diterapkan karena NPV > 0 atau NPV bernilai positif. Jika sistem baru sekarang ditetapkan atau dipakai dengan ketentuan tingkat bunga diskonto 12.83% maka keuntungan yang diterima sebesar Rp 3.117.805,-. Hasil perhitungan dengan ketiga metode tersebut diatas tercantum dalam tabel berikut : Tabel 3.6. Perbandingan Perhitungan Metode Analisis Biaya dan Manfaat
No. 1 2 3 Biaya & Manfaat Payback Period Return On Investment Net Present Value Nilai 2 tahun 4,46 bulan 9,09 % Rp. 3.117.805,Syarat Maksimal 4 Thn N>0 N>0 Keputusan Layak Layak Layak

Dari perhitungan analisis biaya dan manfaat dapat disimpulkan bahwa sistem baru yang direkomendasikan dapat dikembangkan karena dari hasil perhitungan tersebut pengembangan sistem dinyatakan layak karena tidak melebihi masa periode maksimum yang telah ditentukan. Tabel 3.7. Economy
Sistem Lama Biaya yang dikeluarkan tinggi akibat sering terjadinya kesalahan dalam mencetak dan laporanlaporan. Sistem Baru Biaya yang dikeluarkan relatif lebih rendah karena kesalahan pencetakan laporan dapat diminimalkan.

Control (pengendalian) untuk mengetahui apakah sistem menawarkan pengendalian untuk mengatasi kecurangan-kecurangan dan untuk menjamin keakuratan dan keamanan data.

Tabel 3.8. Control


Sistem Lama File-file dapat diakses oleh orang- orang yang tidak berwenang. Sistem Baru Pengendalian sistem dilakukan dengan membatasi hak user serta pemberian password untuk masing-masing user.

Efficiency (efisiensi) untuk mengetahui apakah sistem menggunakan secara maksimum sumber yang tersedia termasuk orang, waktu aliran form, meminimalkan penundaan proses. Tabel 3.9. Efficiency
Sistem Lama Banyak menghabiskan waktu dengan sia-sia untuk menginputkan data yang sama atau menghapus teks dilayar. Sistem Baru Lebih hemat waktu karena pemasukan data yang sama dapat dihindari dan penghapusan teks dilayar dapat dilakukan dengan cepat.

Services (pelayanan) untuk mengetahui apakah sistem menyediakan layanan yang diinginkan dan dan apakah handal pada sistem siapa saja dan yang dapat

menginginkannya, dikembangkan. Tabel 3.10. Services

fleksibel

Sistem Lama Pelayanan belum memuaskan karena sistem menyajikan informasi dalam format yang tidak konsisten. Sistem lambat dalam proses pengolahan data.

Sistem Baru Tingkat kepuasan terhadap pelayanan dapat ditingkatkan karena sistem menyajikan informasi dalam format yang konsisten. Proses pengolahan data lebih cepat.

- Kelayakan Jadwal (Schedule Feasibility), digunakan untuk menentukan bahwa pengembangan sistem dapat dilakukan dalam batas waktu yang telah ditetapkan. Pengembangan sistem direncanakan selesai dalam waktu maksimal 6 bulan. - Kelayakan Hukum (Law Feasibility) Kelayakan hukum adalah kelayakan yang berkaitan dengan legalitas atau kekuatan hukum. Bahwa sistem informasi yang diusulkan tidak boleh melanggar hukum yang berlaku, baik hukum yang ditetapkan oleh

pemerintah maupun hukum yang ditetapkan berdasarkan peraturan organisasi.

3.2.2.3 Penilaian Kelayakan Proyek Sistem Informasi Penilaian Kelayakan yang akan dilakukan meliputi kelayakan teknik, operasi, jadual, ekonomi dan hukum. Untuk masing-masing penilaian kelayakan dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 3.11. Penilaian Kelayakan
No 1. Studi Kelayakan Kelayakan Teknik a. Ketersediaan teknologi di pasaran b. Kemudahan dioperasikan Kelayakan Operasi a. Kemampuan Personil b. Kemampuan sistem menghasilkan informasi c. Kemampuan pengendalian operasi sistem d. Efisien dari sistem Kelayakan Jadual Kelayakan Ekonomi Kelayakan Hukum Kelayakan Layak Tidak Layak -

2.

3. 4. 5.

3.2.2.4 Kebutuhan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini. Tabel 3.12. Kebutuhan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
Perangkat Keras 1. Satu unit komputer Rp 3.800.000,00 Pentium G620 (2.60 GHz, Cache 3 MB) RAM 1GB DDR3 PC-10600 VGA Intel GMA (DX10.1) Hard Drive 500GB, Serial ATA 7200RPM Monitor 15.6" LCD cq1569 Optical Drive Type DVDRW Keyboard TypeUSB Keyboard Input Device TypeUSB Optical Mouse 2. Printer EPSON T11 RP 649.000,00 3. UPS Prolink 1200VA 3-5 JAM +Stabilizer Rp 1.200.000,00 Total Rp 5.649.000,00 Perangkat Lunak Window XP Profesional Service Pack 3 Rp 1.000.000,00 Total biaya pembelian perangkat Rp 6.649.000,00

3.3

Analisis Sistem Definisi dari analisis sistem adalah sebagai berikut : Analisis Sistem adalah properti atribut yang mendefinisikan nilai atribut apa yang dapat diambil secara sah untuk merekomendasikan perbaikan dan menspesifikasikan persyaratan dan prioritas bisnis untuk solusi,[4]. Analisis Sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya, [3]. Pada dasarnya, analisis sistem merupakan proses untuk memahami sistem

yang ada, kemudian mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya. Analisis sistem memiliki tujuan untuk mengetahui sistem secara detail sebagai pedoman untuk melanjutkan proses pengembangannya. Adapun kegiatankegiatan yang dilakukan dalam analisis sistem adalah sebagai berikut : [3] 1. Identify, yaitu mengidentifikasi masalah. 2. Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada. 3. Analyze, yaitu menganalisis sistem. 4. Report, yaitu membuat laporan hasil analisis.

3.3.1 Mengidentifikasi Masalah Dari uraian-uraian diatas, permasalah yang terjadi di unit simpan pinjam di KUD Mandiri Bayongbong adalah tidak tersedianya sistem informasi yang terkomputerisasi sehingga sering terjadi kesulitan dalam pencarian data transaksi, semakin banyaknya anggota sehingga pengolahan data semakin banyak, pencatatan data-data masih dilakukan secara manual, seringkali terjadi kerusakan data, dan terjadinya kesulitan dalam menghitung / menentukan besarnya SHU.

3.3.1.1 Mengidentifikasi Penyebab Masalah Setiap permasalahan, tidak akan terjadi dengan sendirinya, tetapi pasti ada yang menyebabkan masalah tersebut terjadi. Dari uraian diatas, penulis dapat mengidentifikasi penyebab dari permasalahan yang terjadi, seperti tidak tersedianya sistem informasi yang terkomputerisasi yang disebabkan karena unit simpan pinjam merasa cukup mencatat semua transaksi simpan pinjam didalam satu buku besar. Hal ini akan membuat pelayanan kepada anggota koperasi menjadi sedikit terganggu, apabila hal seperti kesalahan penghitungan yang

disebabkan karena salah menuliskan angka akan membuat pelayanan menjadi sedikit terhambat.

3.3.1.2 Mengidentifikasi Titik Keputusan Sebagai dasar identifikasi titik-titik keputusan maka akan dijelaskan menggunkan flowmap prosedur proses pendataan anggota baru, proses simpanan, proses pinjaman, proses angsuran di KUD Mandiri Bayongbong yang sedang berjalan dapat diuraikan sebagai berikut:

A. Pendataan anggota baru yang sedang berjalan Proses pendataan anggota baru yang sedang berjalan digambarkan menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.4. Pendaftaran Anggota Baru yang Sedang Berjalan Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur pendataan anggota baru di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut :

(1) Masyarakat yang berminat menjadi anggota koperasi harus mendaftarkan diri langsung ke bagian simpan pinjam dengan mengisi formulir. Anggota diharuskan berdomisili di Bayongbong (2) Bagian simpan pinjam akan mengecek apakah persyaratan terprnuhi atau tidak. Apabila persyaratan tidak terpenuhi, maka persyaratan akan dikembalikan kepada anggota. Apabila persyaratan terpenuhi makan bagian simpan pinjam akan membuatkan KTA yang akan disyahkan kepada ketua. (3) Bagian simpan pinjam akan akan mencatat nama-nama anggota yang masuk sebagai anggota baru ke dalam buku induk, dan membuatkan laporan untuk diberikan kepada ketua. (4) Permasalah yang terjadi pada proses pendataan anggota baru yang sedang berjalan adalah pencatatan data-data calon anggota yang dilakukan masih manual.

B. Transaksi simpanan yang sedang berjalan Proses transaksi simpanan anggota yang sedang berjalan digambarkan menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.5. Transaksi Simpanan yang Sedang Berjalan Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur simpanan anggota di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut :

Setiap anggota baru koperasi diwajibkan untuk membayar simpanan pokok sebesar Rp 5.000,00. Selain itu anggota yang sudah sah, dikenakan simpanan wajib sebesar Rp 2.000,00. Simpanan pokok dan wajib tidak boleh diambil selama masih menjadi anggota koperasi dan dibayar paling lambat tanggal 10 tiap bulannya. Seorang anggota juga diberi kesempatan untuk menyimpan uangnya dalam bentuk simpanan manasuka. Simpanan ini dapat diambil sewaktu-waktu apabila dibutuhkan karena sifatnya seperti tabungan. Prosedur dari simpanan tersebut adalah sebagai berikut: (1) Anggota koperasi mengisi formulir simpanan (2) Bagian SP memeriksa formulir yang telah diisi kemudian memeriksa uang pembayaran untuk disesuaikan dengan dengan formulir yang diisi. (3) Jika pengisian formulir belum lengkap atau ada kesalahan maka akan dikembalikan kembali kepada anggota untuk dilengkapi / diperbaiki. (4) Bagian SP , mencatat simpanan ke dalam BS/P (5) BS/P diserahkan kepada anggota (6) Bagian SP, mencatat simpanan ke dalam buku besar (7) Secara berkala Bagian SP akan membuat laporan mengenai simpanan yang kemudian akan dilaporkan kepada Ketua. (8) Permasalah yang terjadi pada proses pendataan simpanan anggota yang sedang berjalan adalah pencatatan simpanan anggota dilakukan secara manual yang kadangkala mengakibatkan salah dalam pengisian BS/P.

C. Transaksi pinjaman yang sedang berjalan Proses transaksi pinjaman anggota yang sedang berjalan digambarkan menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.6. Transaksi Pinjaman yang Sedang Berjalan Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur pinjaman anggota di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut : Dalam pengajuan pinjaman, anggota harus mendapatkan persetujuan dari bagian unit simpan pinjam, yang terlebih dahulu telah melakukan pengecekan yang bertujuan untuk menghindari kredit macet dikemudian hari. Kredit akan diberikan kepada mereka yang tidak mempunyai masalah sebelumnya.

Prosedur dalam perolehan pinjaman atau kredit adalah sebagai berikut : (1) Anggota memberikan persyaratan dan mengisi SPP koperasi (2) Bagian SP meneliti formulir SPP yang diajukan. Jika memenuhi syarat maka bagian SP akan merealisasikan pinjaman dan apabila tidak memenuhi syarat maka akan dikembalikan kepada kelompok anggota yang bersangkutan (3) Bagian SP memberitahukan pengajuan peminjaman kepada bagian keuangan (4) Bendahara memberikan keputusan apakah akan memberikan pinjaman atau tidak. (5) Keuangan menginformasikan keputusannya kepada bagian SP. Jika diacc bagian SP menginformasikannya kepada calon peminjam. (6) Bagian SP mencatat trasaksi tersebut ke dalam BS/P dan buku besar (7) Bagian SP mencairkan uang pinjaman kepada Anggota sekaligus memberikan BS/P (8) Bagian SP membuat laporan pinjaman (9) Permasalah yang terjadi pada proses pendataan permohonan pinjaman anggota yang sedang berjalan adalah pencatatan data-data permohonan pinjaman calon anggota dilakukan secara manual.

D. Transaksi pembayaran angsuran yang sedang berjalan Proses transaksi pembayaran angsuran anggota yang sedang berjalan digambarkan menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.7. Tansaksi Angsuran yang Sedang Berjalan Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur angsuran anggota di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut : Prosedur dari angsuran pinjaman atau kredit adalah sebagai berikut :

(1) Setiap bulan anggota membayar angsuran dan biaya beban sebesar 2% dari pinjaman dengan memberikan kartu AP untuk di hitung sisa angsurannya oleh bagian SP (2) Anggota mengisi formulir simpanan dan menyerahkan Formulir yang telah diisi kepada bagian SP, dan membayar angsuran sesuai dengan yang telah ditentukan sebelumnya (3) Bagian SP memeriksa formulir yang telah diisi kemudian memeriksa uang pembayaran untuk disesuaikan dengan dengan formulir yang diisi. (4) Jika pengisian formulir belum lengkap atau ada kesalahan maka akan dikembalikan kembali kepada anggota untuk dilengkapi / diperbaiki. (5) Bagian SP mencatat transaksi ke dalam buku AP dan buku besar (6) Buku AP diserahkan kepada anggota. (7) Secara berkala petugas koperasi akan membuat laporan mengenai Angsuran yang kemudian akan dilaporkan kepada Ketua Koperasi. (8) Permasalah yang terjadi pada proses pendataan angsuran pinjaman anggota yang sedang berjalan adalah pencatatan data-data angsuran pinjaman anggota dilakukan secara manual. Sehingga, kadangkala petugas salah dalam pencatatan sisa angsuran karena masih dilakukan secara manual.

3.3.1.3 Mengidentifikasi Personil Kunci Dengan mengacu kepada bagan alir atau flowmap maka teridentifikasi personil-personil kunci baik yang langsung maupun tidak langsung adalah sebagai berikut : Anggota (entitas luar), Bagain SP, Ketua (entitas luar), Bagian Keuangan.

3.3.2 Memahami Kerja dari Sistem yang Ada Dalam mengidentifikasi apa penyebab dari masalah dan dimana terjadinya masalah tersebut. Untuk menjawab pertanyaan mengapa masalah ini terjadi dan apakah benar masalah ini terjadi, maka perlu dilakukan penelitian yang lebih terinci. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan fakta atau data. Teknik pengumpulan data atau fakta yang digunakan adalah wawancara dan pengamatan (observasi). Tabel 3.13. Kegiatan Penelitian Tanggal Kegiatan Penelitian Lokasi Yang diwawancarai/ diamati Bapak Yusuf Kurnia

07-02-2011

23-02-2011

28-02-2011

Wawancara mengenai Bagian proses simpan pinjam yang Personalia sedang terjadi Wawancara mengenai proses simpan pinjam yang Bagian SP sedang terjadi Bagian Observasi mengenai Personalia dan proses simpan pinjam Bagian SP

Ibu Iis Bapak Yusuf Kurnia dan Ibu Iis

3.3.3 Menganalisis Sistem Dari hasil penelitian yang telah dikumpulkan dan telah di analisis, maka diberikan hasil sebagai berikut: 1. Analisis Dokumen Dokumen-dokumen yang digunakan disistem ini khususnya yang berkaitan dengan simpan pinjam terdiri dari dokumen masukan (input) dan dokumen keluaran (output).

a. Dokumen masukan:
1. Nama Fungsi Sumber : : : Formulir Pendaftaran Digunakan untuk permohonan menjadi anggota baru Pemohon Satu Nama Lengkap, Alamat, No. KTP, Pekerjaan, Jenis Kelamin, TTL

Rangkap : Atribut :

2.

Nama Fungsi Sumber

: : :

Formulir Simpanan Digunakan untuk permohonan simpanan Pemohon Dua No Anggota, Nama Lengkap, Alamat, Tgl Transaksi, Jumlah Transaksi

Rangkap : Atribut :

3.

Nama Fungsi Sumber

: : :

Surat Permohonan Pinjaman (SPP) Digunakan untuk permohonan melakukan pinjaman Pemohon Dua No Anggota, Nama Lengkap, Alamat, Jumlah Pinjaman, Tgl Transaksi, Kali Angsuran, Jumlah Angsuran

Rangkap : Atribut :

4.

Nama Fungsi Sumber

: : :

Formulir Angsuran Digunakan untuk tanda bukti mengangsur Pemohon Dua No Anggota, Nama Lengkap, Alamat, Tgl Angsuran, Angsuran ke-, Sisa Angsuran

Rangkap : Atribut :

b. Dokumen keluaran:
1. Nama Fungsi : : Laporan Anggota Digunakan sebagai tanda bukti kepada ketua mengenai data anggota yang baru maupun yang sudah terdaftar Sumber : Bagian SP Dua No Anggota, Tanggal Masuk, Nama Lengkap, Jenis Kelamin, TTL, Alamat, Pekerjaan

Rangkap : Atribut :

2.

Nama Fungsi

: :

Laporan Simpanan Digunakan sebagai tanda bukti kepada ketua mengenai data-data simpanan anggota

Sumber

Bagian SP Dua Tanggal, No.transaksi, Nama Lengkap, Alamat, Jumlah Saldo.

Rangkap : Atribut :

3.

Nama Fungsi

: :

Laporan Pinjaman Digunakan sebagai tanda bukti kepada ketua mengenai data-data angsuran anggota

Sumber

Bagian SP Dua Tanggal, No.transaksi Nama Lengkap, Alamat, Jumlah Pinjam, Kali Angsur

Rangkap : Atribut :

4.

Nama Fungsi

: :

Laporan Angsuran Digunakan sebagai tanda bukti kepada ketua mengenai data-data angsuran anggota

Sumber

Bagian SP Dua Tanggal, No.transaksi Nama Lengkap, Alamat, Jumlah Pinjam, Kali Angsur, Jumlah Angsur, Total Angsur, Sisa Angsur

Rangkap : Atribut :

2.

Analisis Laporan dan Kebutuhan Informasi Laporan yang dihasilkan oleh sistem yang sedang berjalan berupa, laporan

anggota baru,

laporan simpanan,

pinjaman,

dan angsuran dari rekap

bulanan/tahunan. Dimana di laporan tersebut bisa dilihat jumlah anggota yang masuk, melakukan simpanan, pinjaman dan angsuran yang berlangsung selama periode tertentu.

3.3.4

Rekomendasi Untuk mengatasi permasalahan yang diuraikan diatas, maka penulis

mengusulkan sebuah rekomendasi sistem yang akan dimodelkan melalui diagram alir sebagai berikut:

A. Usulan pendaftaran anggota baru Proses pendaftaran anggota baru yang diusulkan digambarkan

menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.9. Usulan Pendaftaran Anggota Baru Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur usulan pendataan anggota baru di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut :

(1) Masyarakat yang berminat menjadi anggota koperasi harus mendaftarkan diri langsung ke bagian simpan pinjam dengan mengisi formulir. Anggota diharuskan berdomisili di Bayongbong (2) Bagian simpan pinjam akan mengecek apakah persyaratan terprnuhi atau tidak. Apabila persyaratan tidak terpenuhi, maka persyaratan akan dikembalikan kepada anggota. Apabila persyaratan terpenuhi makan bagian simpan pinjam akan menginputkan data anggota dan kemudian disimpan kedalam database simpan pinjam. Setelah itu bagain SP akan mencetak KTA yang akan disyahkan kepada ketua. (3) Dari data-data anggota yang disimpan kedalam database, bagian SP akan membuatkan laporan anggota untuk diserahkan kepada ketua sebagai bukti.

B. Usulan transaksi simpanan anggota Proses transaksi simpanan anggota yang diusulkan digambarkan menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.10. Usulan Transaksi Simpanan Anggota Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur simpanan anggota di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut :

Setiap anggota baru koperasi diwajibkan untuk membayar simpanan pokok sebesar Rp 5.000,00. Selain itu anggota yang sudah sah, dikenakan simpanan wajib sebesar Rp 2.000,00. Simpanan pokok dan wajib tidak boleh diambil selama masih menjadi anggota koperasi dan dibayar paling lambat tanggal 10 tiap bulannya. Prosedur dari simpanan tersebut adalah sebagai berikut: (1) Anggota koperasi mengisi formulir simpanan (2) Bagian SP memeriksa formulir yang telah diisi kemudian memeriksa uang simpanan untuk disesuaikan dengan dengan formulir yang diisi. (3) Jika pengisian formulir belum lengkap atau ada kesalahan maka akan dikembalikan kembali kepada anggota untuk dilengkapi / diperbaiki. (4) Bagian SP , menginputkan transaksi simpanan ke dalam database simpan pinjam, kemudian bagian SP akan mencetak slip transaksi simpanan dan mencatatnya ke dalam BS/P (5) BS/P diserahkan kepada anggota (6) Secara berkala Bagian SP akan membuat laporan mengenai simpanan yang kemudian akan dilaporkan kepada Ketua.

C. Usulan transaksi pinjaman anggota Proses transaksi pinjaman anggota yang diusulkan digambarkan menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.11. Usulan Transaksi Pinjaman Anggota Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur pinjaman anggota di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut :

Dalam pengajuan pinjaman, anggota harus mendapatkan persetujuan dari bagian unit simpan pinjam, yang terlebih dahulu telah melakukan pengecekan yang bertujuan untuk menghindari kredit macet dikemudian hari. Kredit akan diberikan kepada mereka yang tidak mempunyai masalah sebelumnya. Prosedur dalam perolehan pinjaman atau kredit adalah sebagai berikut : (1) Anggota memberikan persyaratan dan mengisi SPP koperasi (2) Bagian SP meneliti formulir SPP yang diajukan. Jika memenuhi syarat maka bagian SP akan merealisasikan pinjaman dan apabila tidak memenuhi syarat maka akan dikembalikan kepada anggota yang bersangkutan (3) Bagian SP memberitahukan pengajuan peminjaman kepada ketua untuk di acc. SPP yang telah di acc oleh ketua kemudian akan diberikan kepada bendahara untuk ditinjau ulang. (4) Bendahara memberikan keputusan apakah akan memberikan pinjaman atau tidak. (5) Bendahara menginformasikan keputusannya kepada bagian SP. Jika diacc bagian SP menginformasikannya kepada calon peminjam. (6) Bagian SP menginputkan trasaksi tersebut ke database (7) Bagian SP mencairkan uang pinjaman kepada Anggota sekaligus mencetak bukti transaksi pinjaman pada BS/P. (8) Bagian SP membuat laporan pinjaman

D. Usulan transaksi pembayaran angsuran anggota Proses transaksi pembayaran angsuran anggota yang diusulkan

digambarkan menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.12. Usulan Transaksi Angsuran Anggota Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur angsuran anggota di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut :

Prosedur dari angsuran pinjaman atau kredit adalah sebagai berikut : (1) Setiap bulan anggota membayar angsuran dan biaya beban sebesar 2% dari pinjaman dengan memberikan kartu AP untuk di hitung sisa angsurannya oleh bagian SP. Anggota mengisi formulir angsuran dan menyerahkan Formulir yang telah diisi kepada bagian SP, dan membayar angsuran sesuai dengan yang telah ditentukan sebelumnya (2) Bagian SP memeriksa formulir yang telah diisi kemudian memeriksa uang pembayaran untuk disesuaikan dengan dengan formulir yang diisi. (3) Jika pengisian formulir belum lengkap atau ada kesalahan maka akan dikembalikan kembali kepada anggota untuk dilengkapi / diperbaiki. (4) Bagian SP menginputkan data transaksi ke dalam database, kemudian mencetak bukti angsuran kedalam buku AP (5) Buku AP diserahkan kepada anggota. (6) Secara berkala petugas koperasi akan membuat laporan mengenai Angsuran yang kemudian akan dilaporkan kepada Ketua.

E. Penentuan SHU Penentuan besar SHU Proses penentuan besar SHU yang diusulkan digambarkan menggunakan flowmap sebagai berikut:

Gambar 3.13. Usulan Penentuan Besar SHU Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari prosedur angsuran anggota di KUD Mandiri Bayongbong, yaitu sebagai berikut : Prosedur dari angsuran pinjaman atau kredit adalah sebagai berikut : (1) Satu tahun satu kali bagian SP akan menghitung besar dari SHU yang didapat Koperasi beserta yang diterima setiap anggotanya dengan perhitungan untuk cadangan koperasi 40%, jasa anggota 40%, dana pengurus 5%, dana karyawan 5%, dana lain-lain 10%,. (2) Proses perhitungan tersebut diambil dari keuntungan yang didapatkan koperasi selama satu tahun. SHU = Jumlah Pendapatan Koperasi Biaya Usaha

Dimana : Jumlah Pendapatan Koperasi = Jumlah Simpanan Semua Anggota + Jumlah Transaksi Semua Anggota Biaya Usaha = Konsumsi, Foto Copy RAT, Foto Copy Undangan ATK Dari SHU yang didapat, SHU dibagikan menurut anggaran dasar koperasi sebagai berikut : Dana Cadangan 40% Jasa Anggota 40% Dana Pengurus 5% Dana Karyawan 5% Dana Lain-Lain 10% xa

(3) SHU A(dari transaksi) = Dimana :

t = Jumlah Transaksi Anggota Bersangkutan T = jumlah Transaksi Semua Anggota A = [(SHU Koperasi x 40% SHU yang dibagikan kepada anggota) x 75% SHU bagian transaksi] (4) SHU a(dari modal) = Dimana : m = Jumlah Simpanan pokok dan wajib Anggota Bersangkutan M = Jumlah Simpanan Semua Anggota b = [(SHU koperasi x 40% SHU yang dibagikan kepada anggota) x 25% SHU bagian partisipasi modal] (5) Jadi SHU anggota = SHU dari transaksi + SHU dari modal (6) Dari data SHU akan disimpan kedalam database kemudian bagian SP akan membuat laporan data SHU yang nantinya akan diberikan kepada ketua

BAB IV DESAIN SISTEM


4.1 Desain Sistem Desain sistem dapat didefinisikan sebagai berikut: Menurut John Burch & Gary Grudnitski: Desain sistem dapat didefinisikan sebagai penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi, [3]. Desain sistem adalah spesifikasi atau konstruksi solusi yang teknis dan berbasis komputer untuk persyaratan bisnis yang diidentifikasikan dalam analisis sistem, [4]. 4.2 Desain Sistem Secara Umum Tujuan dari desain secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru yang diusulkan. Desain sistem secara umum merupakan persiapn dari desain sistem terinci. Desain sistem secara umum mengidentifikasikan komponen-komponen sistem informasi yang akan didesain secara rinci.[3]

4.2.1 Desain Model Secara Umum Pada tahapan ini, model sistem informasi yang diusulkan akan disajikan dalam bentuk physical dan logical. Physical system akan digambarakan dengan menggunakan bagan alir sistem yang akan menunjukan bagaimana nantinya sistem ini secara fisik akan diterapkakan. Sedangkan logical model akan digambarkan menggunkan DFD yang akan menunjukan bagaimana secara logika -fungsi sistem informasi akan bekerja. [3]

4.3

Pemodelan Aliran Data

4.3.1 Data Flow Diagram (DFD) Sistem yang Diusulkan DFD usulan untuk sistem baru digambarkan berdasarkan pembuatan DFD yang diusulkan yang diawali dengan DFD logika baru dengan menambahkan input, output, dan proses yang diperlukan dalam sistem yang baru terhadap DFD logika pada sistem yang ada. a. DFD Level Konteks untuk Sistem yang diusulkan. Berikut ini adalah DFD level konteks sistem simpan pinjam yang diusulkan.

Gambar 4. 1 DFD Level Konteks untuk Sistem yang Diusulkan Tabel 4. 1 DFD Level Konteks untuk Sistem yang Diusulkan
No. Proses 0 Nama Proses Data Calon Sistem Anggota Informasi Koperasi Simpan Pinjam Input Deskripsi Proses pengolahan data anggota, dimana anggota memberikan data input Fotocopy KTP, Formulir Pendaftaran Anggota untuk kemudian diproses oleh bagian SP Proses pengolahan transaksi simpanan, dimana anggota akan mengisis formulir simpanan untuk kemudian diproses oleh bagian SP Proses pengolahan data transaski anggota, dimana dari setiap data transaksi (Simpanan dan Transaksi) akan dihitung Pendapatannya Output Data Anggota, KTA

Data Simpanan

BS/P, Slip Simpanan

Data Pendapatan

Data Pendapatan

Lanjutan Tabel 4.1. DFD Level Konteks untuk Sistem yang Diusulkan

Data SHU

Data Pinjaman

Data Angsuran

Data Anggota, Data Simpanan, Data Pinjaman, Data Angsuran Data Pendapatan

Proses pengolahan data pendapatan untuk mengetahui SHUnya Proses pengolahan transaksi pinjaman, dimana anggota mengisi SPP untuk kemudain diproses oleh bagian SP Proses pengolahan transaksi angsuran, dimana anggota akan mengisis formulir angsuran untuk kemudian diproses oleh bagian SP Secara berkala bagian SP akan membuat laporan dari setiap data yang ada

Data SHU

BS/P, Slip Pinjaman

BA, Slip Angsuran

Laporan Anggota, Laporan Simpanan, Laporan Pinjaman, Laporan Angsuran Laporan SHU

DFD level konteks untuk sistem yang diusulkan mempunyai enam proses turunan yaitu, proses pendaftaran anggota, simpanan anggota, permohonan pinjaman, angsuran, proses perhitungan SHU dan pembuatan laporan. Ini menggambarkan proses yang harus ada untuk sistem yang diusulkan.

b. DFD Level 0 untuk sistem yang diusulkan Berikut adalah DFD Level 0 sistem simpan pinjam yang diusulkan.

Gambar 4.2. DFD Level 0 untuk Sistem yang Diusulkan Tabel 4.2. DFD Level 0 untuk Sistem yang Diusulkan
No. Proses 1.1 Nama Deskripsi Proses Data Calon Pendaftaran Anggota memberikan Anggota Anggota data berupa Fotocopy KTP, Formulir Pendaftaran untuk kemudian diproses oleh bagian SP Data Simpanan Proses pengolahan Simpanan Anggota transaksi simpanan, dimana anggota akan mengisis formulir simpanan dan menyerahkan KTA untuk kemudian diproses oleh bagian SP Input Output Data Anggota, KTA

1.2

BS/P Slip Simpanan

Lanjutan Tabel 4.2. DFD Level 0 untuk Sistem yang Diusulkan

1.3

Data Pinjaman

Pinjaman

1.4

Data Angsuran

Angsuran

Proses pengolahan transaksi pinjaman, dimana anggota mengisi SPP untuk kemudain diproses oleh bagian SP Proses pengolahan transaksi angsuran, dimana anggota akan mengisis formulir angsuran untuk kemudian diproses oleh bagian SP Bagian SP akan menghitung besarnya Pendapatan yang diterima oleh koperasi Bagian SP akan menghitung besarnya SHU yang diterima oleh koperasi dan anggota Secara berkala bagian SP akan membuat laporan dari setiap data yang ada

BS/P, Tanda Terima Pinjaman

BS/P, Tanda Terima Pinjaman BA Slip Angsuran Data Pendapatan

1.5

Data Pendapatan

Hitung Pendapatan

1.6

Data SHU

Hitung SHU

Data SHU

1.7

Data Anggota, Data Simpanan, Data Pinjaman, Data Angsuran, Data Pendapatan Data SHU

Buat Laporan dan Cetak

Laporan Anggota, Laporan Simpanan, Laporan Pinjaman, Laporan Angsuran Laporan SHU

c. DFD Level 1 proses pendaftaran anggota untuk sistem yang diusulkan Berikut adalah DFD level 1 proses pendaftaran anggota untuk sistem pendaftaran yang diusulkan.DFD level 1 untuk sistem pendaftaran anggota yang diusulkan mempunyai tiga proses turunan yaitu, Cek Form, Input Data Angsuran, Buat KTA

Gambar 4.3. DFD Level 1 Proses Pendaftran Anggota untuk Sistem yang Diusulkan Tabel 4.3. DFD Level 1 Proses Pendaftaran anggota untuk Sistem yang Diusulkan
No. Proses 1.1.1 Nama Proses Data Calon Periksa Anggota Persyaratan Input Deskripsi Anggota memberikan data berupa Fotocopy KTP, Formulir Pendaftaran untuk kemudian diproses oleh bagian SP Bagian SP akan mencatat data anggota untuk disimpan dalam database data anggota Bagian SP akan membuat KTA yang nantinya akan diserahkan kepada ketua untuk disahkan Proses ini dilakukan oleh Ketua sebagai tanda bukti bahwa nama yang tercantum pada KTA benarbenar telah disahkan menjadi anggota Koperasi Output Data Anggota

1.1.2

Data Anggota

Catat Data Anggota

1.1.3

Data Anggota Buat KTA Penerima KTA Data Anggota Pengesahan Penerima KTA KTA

1.1.4

Data Anggota Penerima KTA Data Anggota Penerima KTA KTA

d. DFD Level 1 proses simpanan anggota yang diusulkan Berikut adalah DFD Level 1 proses simpanan anggota yang diusulkan. DFD level 1 konteks untuk sistem Simpanan Anggota yang diusulkan mempunyai dua proses turunan yaitu, check formulir simpanan, dan input simpanan

Anggota

Tidak lengkap

Formulir Simpanan / KTA

1.2.1 Check F ormulir S impanan

Lengkap

1.2.2 Input Simpanan

Simpan ke Database Data Simpanan

Gambar 4.4. DFD Level 1 Proses Simpanan Anggota untuk Sistem yang Diusulkan

Tabel 4.4. DFD Level 1 Proses Simpanan anggota untuk Sistem yang Diusulkan
No Proses 1.2.1 Input Data Simpanan Nama Proses Check formulir simpanan Deskripsi Bag. Simpan pinjam akan mengecek formulir simpanan yang telah diisi oleh anggota jika lengkap akan langsung diinputkan ke dalam database dan apabila belum lengkap akan dikembalikan kepada anggota. Bag. Simpan pinjam akan memasukan / menyimpan data simpanan kedalam database simpanan Output Data Simpanan

1.2.2

Data Simpanan

Input Simpanan

BS/P, Slip Simpanan

e. DFD level 1 proses pinjaman anggota yang diusulkan Berikut adalah DFD level 1 proses pinjaman anggota yang diusulkan, untuk DFD level 1 sistem pinjaman anggota yang diusulkan mempunyai tiga proses turunan yaitu, Cek SPP, SPP lengkap, dan Input Pinjaman

Gambar 4.5. DFD Level 1 Proses Permohonan Pinjaman untuk Sistem yang Diusulkan Tabel 4.5. DFD Level 1 Proses Permohonan Pinjaman untuk Sistem yang Diusulkan
No. Proses 1.3.1 Input Data Peminjam Nama Proses Cek SPP Deskripsi Output Data Peminjam

1.3.2

Data Peminjam

1.3.3

Data Peminjam

Bagian SP memeriksa SPP yang telah diisi oleh anggota. Jika lengkap maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan pinjaman, jika tidak maka SPP akan dikembalikan lagi kepada anggota untuk dilengkapi. Pemeriksaan Bagian SP akan Riwayat memeriksa apakah anggota Pinjaman yang bersangkutan masih memiliki tunggakan atau tidak. Input SPP yang telah memenuhi Pinjaman syarat oleh bagian SP datanya akan diinputkan ke dalam database pinjaman.

Data Peminjam

Slip Pinjaman

f. DFD level 1 proses angsuran pinjaman anggota yang diusulkan. Berikut adalah DFD level 1 proses angsuran anggota yang diusulkan. DFD level 1 untuk sistem angsuran yang diusulkan mempunyai dua proses turunan yaitu, Bayar Angsuran, Angsuran Pinjaman.

Gambar 4.6. DFD Level 1 Proses Angsuran Anggota untuk Sistem yang Diusulkan Tabel 4.6. DFD Level 1 Proses Angsuran Anggota untuk Sistem yang Diusulkan
No Proses 1.4.1 Input Data Angsuran Data Angsuran Nama Proses Bayar Angsuran Angsuran Pinjaman Deskripsi Bagian SP akan memproses pembayaran angsuran, kemudian akan disimpan kedalam database. Didalam data angsuran terdapat angsuran pinjaman yang berisi total uang angsuran pinjaman anggota yang kemudian oleh bag. SP di simpan ke dalam BA Output Data Angsuran BA, Slip Angsuran

1.4.2

g. DFD level 1 proses perhitungan Pendapatan Berikut adalah DFD level 1 proses perhitungan Pendapatan yang diusulkan, DFD proses perhitungan Pendapatan memiliki satu proses turunan yaitu Input Pendapatan

Gambar 4.7. DFD Level 1 Proses Perhitungan Pendapatan yang Diusulkan Tabel 4.7. DFD Level 1 Proses Perhitungan Pendapatan yang Diusulkan
No Proses 1.5.1 Nama Proses Pendapatan Input Pendapatan Input Deskripsi Output

Bag. SP akan menghitung Data jumlah Pendapatan yang Pendapatan didapatkan koperasi

h. DFD Level 1 Proses Perhitungan SHU Berikut adalah DFD level 1 proses perhitungan SHU yang diusulkan, DFD proses perhitungan SHU memiliki satu proses turunan yaitu

Gambar 4.8. DFD Level 1 Proses Perhitungan SHU yang Diusulkan Tabel 4.8. DFD Level 1 Proses Perhitungan SHU yang Diusulkan
No Proses 1.6.1 Input SHU Nama Proses SHU yang Didapatkan Deskripsi Output

Bag. SP akan menghitung Data SHU jumlah SHU yang didapatkan koperasi dan anggota

i.

DFD Level 1 Proses Buat dan Cetak Laporan untuk Sistem yang Diusulkan

Gambar 4.9. DFD Level 1 Proses Buat dan Cetak Laporan untuk Sistem yang Diusulkan

Tabel 4.9. DFD Level 1 Proses Proses Buat dan Cetak Laporan untuk Sistem yang Diusulkan
No Proses 1.7.1 Input Data anggota, Data Simpanan, Data Pinjaman, Data Angsuran, Data Pendapatan Data SHU Nama Proses Cetak Laporan Deskripsi Kemudian bagian Simpan Pinjam menginput laporan yang akan dicetak dan menyerahkannya kepada ketua untuk di dijadikan arsip. Output Laporan Anggota, Laporan Simpanan, Laporan Pinjaman, Laporan Angsuran, Laporan SHU,

4.3.2 Kamus Data Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Adapun Kamus Data dari Sistem Informasi Simpan Pinjam di Koperasi Unit Desa Mandiri Bayongbong adalah sebagai berikut:

a. Aliran Data Tabel 4.10. Deskripsi Aliran data Calon Anggota


Deskripsi Aliran Data : Berkas Persyaratan : Berisi data-data pendataan anggota baru terdiri dari fotokopi KTP dan formulir pendaftaran Sumber: Tujuan Anggota Proses 1.1.3 Nama Deskripsi Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data calon anggota baru Relatif Komentar: Informasi record data calon anggota baru untuk permohonan pendaftaran anggota koperasi.

Tabel 4.11. Deskripsi Aliran Data Cetak Daftar Anggota


Deskripsi Aliran Data Nama : Cetak Daftar Anggota Deskripsi : Berisi daftar anggota KUD Mandiri Sumber: Tujuan Anggota Proses 1.1.4 Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data calon anggota baru Relatif Komentar: Daftar nama anggota akan dijadikan bahan Laporan Anggota

Tabel 4.12. Deskripsi Aliran Data Simpanan


Deskripsi Aliran Data Nama : Data Simpanan Deskripsi : Berisi data-data simpanan anggota Sumber: Tujuan Anggota Proses 1.2 Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Informasi mengenai data-data simpanan anggota Komentar: Informasi record data simpanan anggota. Volume/jam: Relatif

Tabel 4.13. Deskripsi Aliran Data Cetak Daftar Simpan


Deskripsi Aliran Data Nama : Cetak Daftar Simpanan Deskripsi : Berisi data-data simpanan anggota KUD mandiri Sumber: Tujuan Data Store Simpanan Proses 1.6 Pembuatan Laporan Simpanan Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data simpanan anggota Relatif Komentar: Informasi record data simpanan anggota yang dijadikan laopran.

Tabel 4.14. Deskripsi Aliran Data Pinjaman


Deskripsi Aliran Data Nama : Data Pinjaman Deskripsi : Berisi data-data untuk meminjam Sumber: Tujuan Entitas Anggota Proses 1.3 Proses Pinjaman Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data anggota yang melakukan Relatif pinjaman Komentar: Informasi record data anggota yang melakukan pinjaman.

Tabel 4.15. Deskripsi Aliran Data Cetak Daftar Pinjaman


Deskripsi Aliran Data Nama : Cetak Data Pinjaman Deskripsi : Berisi data-data pinjaman anggota KUD Mandiri Sumber: Tujuan Data Store Pinjaman Proses 1.6 Pembuatan Laporan Pinjaman Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data anggota yang melakukan Relatif pinjaman Komentar: Informasi record data anggota yang melakukan pinjaman yang dijadikan laopran

Tabel 4.16. Deskripsi Aliran Data Angsuran

Deskripsi Aliran Data Nama : Data Angsuran Deskripsi : Berisi data-data untuk mengangsur Sumber: Tujuan Entitas Anggota Proses 1.4 Proses angsuran Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data untuk pembayaran Relatif angsuran Komentar: Informasi record data untuk pembayaran angsuran

Tabel 4.17. Deskripsi Aliran Data Cetak Daftar Angsuran


Deskripsi Aliran Data Nama : Cetak Daftar Angsuran Deskripsi : Berisi daftar angsuran anggota KUD Mandiri Sumber: Tujuan Data Store Angsuran Proses 1.6 Pembuatan Laporan Angsuran Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai anggota data-data untuk Relatif pembayaran angsuran Komentar: Informasi record data untuk pembayaran angsuran anggota yang dibuat laporan.

Tabel 4.18. Deskripsi Aliran Data Pendapatan Deskripsi Aliran Data Nama : Data Pendapatan Deskripsi : Berisi data-data untuk menghitung SHU dari Data Pendapatan Sumber: Tujuan Entitas Anggota Proses 1.5 Proses Hitung Pendapatan Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data perhitungan Relatif Pendapatan Komentar: Informasi record data perolehan Pendapatan Tabel 4.19. Deskripsi Aliran Data Hitung SHU

Deskripsi Aliran Data Nama : Data SHU Deskripsi : Berisi data-data SHU anggota KUD Mandiri Sumber: Tujuan Data Store Pendapatan Proses 1.6 Proses Hitung Pendapatan Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data anggota yang melakukan Relatif transaksi (Simpanan dan Pinjaman) Komentar: Informasi record data anggota yang melakukan transaksi yang dijadikan data untuk perhitungan SHU

Tabel 4.20. Deskripsi Aliran Data Cetak SHU


Deskripsi Aliran Data Nama : Cetak Data SHU Deskripsi : Berisi data-data SHU anggota KUD Mandiri Sumber: Tujuan Data Store Pendapatan Proses 1.7 Proses Hitung SHU Jenis Aliran Data: Perjalanan Struktur Data dengan Aliran: Volume/jam: Informasi mengenai data-data anggota yang melakukan Relatif transaksi (Simpanan dan Pinjaman) Komentar: Informasi record data anggota yang melakukan transaksi yang dijadikan data untuk perhitungan SHU

b. Struktur Data Struktur data digambarkan menggunakan notasi aljabar, yang

memungkinkan pengaanalisis membuat suatu gambaran mengenai elemen-elemen yang membentuk struktur data bersama dengan informasi mengenai elemenelemen tersebut. Notasi aljabar tersebut menggunakan simbol simbol sebagai berikut : a. Tanda sama dengan (=), artinya terdiri dari b. Tanda plush (+), artinya dan c. Tanda kurung { }, menunjukan elemen repetitive, atau berulang-ulang. d. Tanda kurung [ ], menunjukan salah satu dari dua situasi tertentu. e. Tanda kurung ( ), menunjukan suatu elemen yang bersifat pilihan.

Berikut ini adalah struktur data yang terdapat pada sistem yang baru. Tabel 4.21. Struktur data untuk aliran Data Anggota Data Anggota = NoAnggota Nama TTL + JK Alamat + Pekerjaan NoTLP

Tabel 4.22. Struktur data untuk aliran Data Simpanan Data Simpan = NoSimpanan + TglTransaksi +NoAnggota Pekerjaan + Debet + Kredit + Saldo Jumlah

Tabel 4.23. Struktur data untuk aliran Data Pinjam Data Pinjam = NoPinjam + TglTransaksi + NoAnggota + Ket + PinjamanPokok + Lama + Bunga + TglMulai + TglSelesai + JmlBunga + TotalPinjaman + Angsuran + TglBayar

Tabel 4.24. Struktur data untuk aliran Data Angsuran Data Angsur = NoPinajaman + TglPinjam + NoBukti + NoAnggota TglBayar + AngsuranKe + Bayar + Sisa + Terlambat + Denda + Jumlah Tabel 4.25. Struktur data untuk aliran Data Pendapatan Data Pendapatan = Id_Pendapatan + Tahun + Jenis_Pendapatan + Besar_Pendapatan Tabel 4.26. Struktur data untuk aliran Data SHU Data SHU = Id_SHU + Tahun + NoAnggota + Nama JmlSimpanan + SHUmodal + PinjamanKembali SHUtransaksi + Total_SHU + PersekotSHU SHUbersih

c. Simpanan Data Tabel 4.27. Simpanan Data Tabel Anggota

Nama Deskripsi

Deskripsi Simpanan Data : Tabel Anggota : Memuat record-record yang berisi data Anggota KUD Mandiri Karakteristik-karakteristik Simpanan Data
Komputer Basis Data Manual Indeks Sekuensial Langsung

Jenis File Format File

Nama Rangkaian Data : Data Anggota Struktur Data : Record Data Anggota KUD Mandiri Kunci Utama : NoAnggota Kunci Sekunder : Komentar : Record tabel data Anggota KUD Mandiri

Tabel 4.28. Simpanan Data Tabel Simpan


Nama Deskripsi Deskripsi Simpanan Data : Tabel Simpan : Memuat record-record yang berisi data anggota KUD Mandiri Karakteristik-karakteristik Simpanan Data
Komputer Basis Data Manual Indeks Sekuensial Langsung

Jenis File Format File

Nama Rangkaian Data : Data Simpan Struktur Data : Record Data Simpanan Anggota KUD Mandiri Kunci Utama : NoSimpanan Kunci Sekunder : NoAnggota Komentar : Record tabel data Simpanan Anggota KUD Mandiri

Tabel 4.29. Simpanan Data Tabel Pinjaman


Nama Deskripsi Deskripsi Simpanan Data : Tabel Pinjaman : Memuat record-record yang berisi data anggota KUD Mandiri Karakteristik-karakteristik Simpanan Data
Komputer Basis Data Manual Indeks Sekuensial Langsung

Jenis File Format File

Nama Rangkaian Data : Data Pinjam Struktur Data : Record Data Pinjaman Anggota KUD Mandiri Kunci Utama : NoPinjaman Kunci Sekunder : NoAnggota, Komentar : Record tabel data Pinjaman Anggota KUD Mandiri

Tabel 4.30. Simpanan Data Tabel Angsuran


Nama Deskripsi Deskripsi Simpanan Data : Tabel Angsuran : Memuat record-record yang berisi data anggota KUD Mandiri Karakteristik-karakteristik Simpanan Data
Komputer Basis Data Manual Indeks Sekuensial Langsung

Jenis File Format File

Nama Rangkaian Data : Data Anggota Struktur Data : Record Data Angsuran Anggota KUD Mandiri Kunci Utama : {NoPinjaman, NoBukti, NoAnggota} Kunci Sekunder : NoAnggota Komentar : Record tabel data angsuran Anggota KUD Mandiri

Tabel 4.31. Pendapatan Data Tabel Pendapatan


Nama Deskripsi Deskripsi Simpanan Data : Tabel Pendapatan : Memuat record-record yang berisi data Penerimaan Pendapatan Karakteristik-karakteristik Simpanan Data
Komputer Basis Data Manual Indeks Sekuensial Langsung

Jenis File Format File

Nama Rangkaian Data : Struktur Data : Kunci Utama : Kunci Sekunder : Komentar : Record tabel data Pendapatan

Data Pendapatan Record Data Pendapatan KUD Mandiri Id_Pendapatan KUD Mandiri

Tabel 4.32. Pendapatan Data Tabel SHU


Nama Deskripsi Deskripsi Simpanan Data : Tabel SHU : Memuat record-record yang berisi data Penerimaan SHU Karakteristik-karakteristik Simpanan Data
Komputer Basis Data Manual Indeks Sekuensial Langsung

Jenis File Format File

Nama Rangkaian Data : Data SHU Struktur Data : Record Data SHU Anggota KUD Mandiri Kunci Utama : NoAnggota Kunci Sekunder : Komentar : Record tabel data SHU KUD Mandiri

4.4

Desain Sistem Terinci Desain sistem terinci merupakan desain yang dilakukan secara bertahap

dan terperinci dari sistem ke sistem, dan sebagai gambaran secara detail dari rancangan umum.

4.4.1

Perancangan Basis Data Rancangan basis data dengan menggunakan pemodelan database

ralasional dimaksudkan untuk menjelaskan hubungan antar entitas yang ada didalam sistem informasi Simpan Pinjam. Entitas relasional berisi komponenkomponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang mempresentasikan seluruh fakta yang ditinjau.

4.4.1.1 Perancangan Model Data Konseptual Dengan ERD Model Konseptual lebih mudah digunakan saat berkomunikasi dengan pengguna sistem karena dipusatkan pada kegiatan bisnis. Mengamati model data konseptual akan membantu dalam menciptakan sistem yang lebih baik dengan mengurangi redudansi dan metode yang tidak efisien di dalam penggunaan sistem yang lama. Berikut ini adalah model data konseptual Sistem Informasi Simpan Pinjam di Koperasi Unit Desa Mandiri:

Gambar 4.10. Desain Model Data Konseptual Sistem Informasi Simpan Pinjam

4.4.1.2 Transformasi ERD ke database 1. Anggota Tabel 4.33. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram Anggota ke Database
NoAnggota Nama Tempat TglLahir JK Kota Alamat PeKerjaan TLP

2. Simpan Tabel 4.34. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram Simpan ke Database


NoSimpanan Tgl_transaksi NoAnggota Debet Kredit Saldo Jumlah

3. Pinjam Tabel 4.35. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram Pinjam ke Database


NoPi njama n Tgl_P injam an No Ang gota K et Pinja manP okok La ma Bun ga TglM ulai TglSele sai JmlB unga Total _Pinj aman Ang sura n TglBay ar

4. Angsur Tabel 4.36. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram Angsur ke Database


NoPinj aman Tgl_P injam NoAngg ota NoBu kti TglB ayar Angsur anKe Bayar Sisa Terla mbat Denda Jumlah

5. Pendapatan Tabel 4.37. Hasil Pemetaan Transformasi ER-Diagram Pendapatan Ke Database


Id_Pendapatan Tahun JenisPendapatan BesarPendapatan

6. SHU Tabel 4.38. Hasil Pemetaan Trsanformasi ER-Diagram SHU ke Database


Id_S HU Tah un NoAng gota Nama jmlSi mp SHUm odal Pinjaman Kembali TotalS HU SHUTr ansaski Perseko tSHU SHUBe rsih

4.4.2 Normalisasi Basis Data dengan Ketergantungan Fungsional Dalam persfektif normalisasi sebuah basis data dapat dikatakan baik jika setiap tabel yang menjadi unsur pembentuk basis data tersebut juga telah berada dalam keadaan normal. Selanjutnya sebuah tabel dapat dikategorikan baik atau

efisien jika telah memenuhi tiga kriteria lossless join decompotition, terpeliharanya ketergantungan fungsional BCNF. Tabel 4.39. Normalisai tabel Anggota
NoAn ggota A0001 A0002 A0003 A0004 A0005 Nama Cucu Kliwon Nurhayati Udung Ujang Sae Tempat Garut Garut Garut Garut Garut TL 25/12/1968 23/08/1967 01/01/1986 04/07/1966 05/06/1963 J K P L P L L Alamat Sukalilah Jamban Sari SMP Bayongbong PKK KUD Urug Tengah Pekerjaan Wiraswasta Karyawan Guru Karyawan Wiraswasta Tlp 081320377822 085223801722 085223766565 0262448326 081320377822

Setelah melihat nilai dari tabel anggota, maka dapat diketahui bahwa tabel anggota memenuhi bentuk BCNF dengan diagaram ketergantungan fungsional sebagai berikut : Tabel 4.40. Diagram Ketergantungan Fungsional Anggota
NoAnggota Nama TTL JK Alamat Pekerjaan Tlp

Tabel Anggota memiliki atribut-atribut NoAnggota, Nama_Lengkap, TTL, JK, Alamat, Pekerjaan, dan Tlp. NoAnggota merupakan primary key, sehingga secara fungsional NoAnggota menentukan atribut yang lainnya dan atribut yang laiinya secara fungsional tergantung pada NoAnggota.

Tabel 4.41. Normalisasi Tabel Simpan


NoSimpanan SM-12010001 Sm-12010002 SM-12010003

Tgl_transa ksi 10/01/2010 11/01/2010 12/01/2010

NoAanggo ta A001 A003 A002

Debet 2.000.000 1.500.000 2.500.000

Kredit 0 0 0

Saldo 2.000.000 1.500.000 2.500.000

Jumlah 2.000.000 1.500.000 2.500.000

Setelah melihat nilai dari tabel simpan diatas, maka dapat diketahui bahwa tabel anggota memenuhi bentuk BCNF dengan diagaram ketergantungan fungsional sebagai berikut : Tabel 4.42. Diagram Ketergantungan Fungsional Simpan
NoSimpanan Tgl_transaksi NoAnggota Debet Kredit Saldo Jumlah

Tabel simpan memiliki atribut-atribut NoSimpanan, Tgl_transaksi, NoAnggota, Debet, Kredit, Saldo, dan Jumlah dimana NoSimpanan bertindak sebagai primary key-nya. Dengan demikian secara fungsional kode_simpanan menentukan atribut-atribut yang lainnya dan atribut yang lainnya tergantung kepada NoSimpanan.

Tabel 4.43. Normalisasi Tabel Pinjam


NoPinjam P001 P002 P003 Tgl_Pinjam 13/03/2010 14/03/2010 15/03/2010 NoAnggota A002 A003 A001 Ket Modal Modal Modal PinjamanPokok 500000 1000000 1000000 Lama 10 bulan 10 bulan 10 bulan Bunga 10000 20000 20000 TglMulai 13/03/2011 14/03/2011 15/03/2011 TglSelesai 13/01/2012 14/01/2012 15/01/2012 JmlBunga 100000 200000 200000 Total_Pinjaman 600,000 2,200,000 2,200,000

Setelah melihat nilai dari tabel Pinjam diatas, maka dapat diketahui bahwa tabel pinjam memenuhi bentuk BCNF dengan diagaram ketergantungan fungsional sebagai berikut : Tabel 4.44. Ketergantungan fungsional Pinjaman
NoPin jam Tgl_P injam NoAngg ota Ket Pinjam anPoko k Lama Bunga TglMul ai TglSele sai JmlB unga Total _Pinj aman

Tabel Pinjam memiliki atribut-atribut diantaranya adalah NoPinjam, tgl_pinjam, NoAnggota, Ket, PinjamanPokok, Lama, Bunga, TglMulai, TglSelesai, JmlBunga, dan total_pinjaman, Angsuran, TglBayar. Pada tabel

pinjam ini NoPinjam memiliki fungsi sebagai primary key. Dengan demikian secara fungsional NoPinjam menentukan semua atribut lain yang ada di dalam tabel pinjam dan semua atribut lain yang ada di dalam tabel pinjam mempunyai fungsi ketergantungan pada NoPinjam.

Tabel 4.45. Normalisasi Tabel Agsuran


NoPinja m AG001 AG002 AG003 Tgl_Pinja m 09/04/2010 10/04/2010 10/04/2010 NoAngg ota A002 A003 A001 NoBukti B001 B002 B003 TglBayar 13/03/2011 14/03/2011 15/03/2011 AngsuranKe 1 1 1 Bayar 60000 220000 220000

Sisa 540000 1080000 1080000

Terlambat 0 0 0

Denda 0 0 0

Setelah melihat nilai dari tabel Angsuran diatas, maka dapat diketahui bahwa tabel angsuran memenuhi bentuk BCNF dengan diagaram ketergantungan fungsional sebagai berikut :

Tabel 4.46. Ketergantungan fungsional Angsuran


NoPinj am Tgl_Pinj am NoAnggota NoBukti TglBayar AngsuranKe Bayar Sisa Terlambat Denda

tabel Angsur memiliki atribut diantaranya adalah NoPinjaman,

tgl_pinjamNoAnggota,

NoBukti, TglBayar, AngsuranKe, Bayar, Sisa, Terlambat, Denda, di mana NoPinjaman berfungsi sebagai primary key. Dengan demikian secara fungsional NoPinjaman menentukan semua atribut lain yang ada di dalam tabel angsur dan semua atribut lain yang ada di dalam tergantung pada NoPinjaman Tabel 4.47. Normalisasi Tabel SHU
Id_SH U
S12001

Tah un
2011

NoAn ggota
A0001

Nam a
Cucu

JmlSim panan
1000000

SHU modal
50000

Pinjama nKemba li
208000

SHUtra nsaksi
300000

Total SHU
350000

Perseko tSHU
50000

SHUb ersih
300000

Setelah melihat nilai dari tabel SHU diatas, maka dapat diketahui bahwa tabel SHU memenuhi bentuk BCNF dengan diagaram ketergantungan fungsional sebagai berikut : Tabel 4.48. Ketergantungan fungsional SHU
Id_S HU Tahu n NoAngg ota Nama JmlSimp anan SHU modal Pinjam anKem bali SHUt ransa ksi Tot alS HU Pers ekot SHU SH Ube rsih

Tabel SHU memiliki atribut-atribut Id_SHU, tahun, NoAnggota, nama, jmlSimpanan, SHUmodal, PinjamanKembali, SHUTransaksi, TotalSHU, PersekotSHU, SHUBersih. Dimana Id_SHU bertindak sebagai primary key-nya. Dengan demikian secara fungsional Id_SHU menentukan atribut-atribut yang lainnya dan atribut yang lainnya tergantung kepada Id_SHU. Tabel 4.49. Normalisasi Tabel Pendapatan
Id_Pendapatan Tahun JenisPendapatan BesarPendapatan

Setelah melihat nilai dari tabel SHU diatas, maka dapat diketahui bahwa tabel SHU memenuhi bentuk BCNF dengan diagaram ketergantungan fungsional sebagai berikut : Tabel 4.50. Ketergantungan Fungsional Tabel Pendapatan
Id_Pendapatan Tahun JenisPendapatan BesarPendapatan

Tabel Pendapatan memiliki atribut-atribut Id_Pendapatan, tahun, JenisPendapatan, BesaPendapatan. Dimana Id_Pendapatan bertindak sebagai primary key-nya. Dengan demikian secara fungsional Id_Pendapatan menentukan atribut-atribut yang lainnya dan atribut yang lainnya tergantung kepada Id_Pendapatan.

4.4.3. Perancangan Stuktur File 1. Tabel Anggota Fungsi Jenis Primary Key Foreign Key : Menyimpan data induk anggota : Tabel Induk : NoAnggota : Nama

Tabel 4.51. Struktur Tabel Anggota No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Nama Field NoAnggota Nama TTL Alamat Pekerjaan NoTlp Jenis Text Text Text Memo Text Text Lebar 4 30 20 30 12 Keterangan Merupakan primary key Nama Anggota Tempat Tanggal Lahir Alamat Anggota Pekerjaan Anggota Nomor telepon

2. Tabel Simpan Fungsi Jenis Primary Key Foreign Key : Untuk menyimpan transaksi simpan : Tabel Transaksi : NoSimpanan : NoAnggota

Tabel 4.52. Struktur Tabel Simpan No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Nama Field NoSimpanan Tgl_transaksi NoAnggota Debet Kredit Saldo Jumlah Jenis Text Date Time Text Currency Currency Currency Currency Lebar 4 Keterangan Kode transaksi simpan Tanggal transaksi simpan NoAnggota Jumlah Penyimpanan Jumlah Pinjaman Saldo Penyimpanan Jumlah Simpanan

3. Tabel Pinjam Fungsi Jenis Primary Key Foreign Key : Untuk menyimpan transaksi Pinjam : Tabel Transaksi : NoPinjam : NoAnggota

Tabel 4.53. Struktur Tabel Pinjam


No. 1. 2. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Nama Field NoPinjam Tgl_transaksi NoAnggota Ket PinjamanPokok Lama Bunga TglMulai TglSelesai JmlBunga TotalPinjaman Angsuran TglBayar Jenis Text Date Time Text Text Currency Text Currency Date Time Date Time Currency Currency Currency Date Time Lebar 4 4 30 30 2 Keterangan Kode transaksi simpan Tanggal transaksi simpan NoAnggota Keterangan Jumlah Pinjaman Pokok Lama Pinjam Bunga Pinjaman Tgl Mulai Bayar Tgl Selesai Bayar Jumlah Semua Bunga Jumlah Pinjaman beserta bunga Jumlah Angsuran perbulan Tgl Pembayaran Pinjaman

4. Tabel Angsuran Fungsi Jenis Primary key Foreign Key : Untuk menyimpan transaksi angsuran : Tabel Transaksi : NoBukti : NoPinjaman

Tabel 4.54 Struktur Tabel Angsuran No. Nama Field 1. NoPinjam 2. TglPinjam 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. NoAnggota NoBukti TglBayar AngsuranKe Bayar Sisa Terlambat Denda Jenis Text Date Time Text Text Date time Text Currency Currency DateTime DateTime Lebar 4 Keterangan No transaksi pinjam Tanggal transaksi pinjam NoAnggota NoBukti Angsur Tgl bayar Angsuran ke Jumlah Pembayaran Sisa Pinjaman Tanggal tempo Denda Keterlambatan

4 30 30

5. Tabel SHU Fungsi Jenis Primary Key Foreign Key : Untuk menyimpan SHU yang diterima anggota : Tabel SHU : Id_SHU : Tahun

Tabel 4.55. Struktur Tabel SHU No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Nama Field Id_SHU Tahun NoAnggota Nama JmlSimpanan SHUModal Pinjaman Kembali SHUTransaksi TotalSHU PersekotSHU SHUBersih Jenis Text Date Text Text Currency Currency Currency Currency Currency Currency Currency Lebar 4 6 30 Keterangan Id_SHU Tahun NoAnggota Nama JmlSimpanan SHUModal PinjamanKembali SHU Trasaksi Total SHU Persekot SHU SHU Bersih

6. Tabel Pendapatan Fungsi : Untuk menyimpan Pemdapatan Koperasi untuk perhitungan SHU Jenis Primary Key Foreign Key : Tabel Pendapatan : Id_Pendapatan : Tahun

Tabel 4.56. Struktur Tabel Pendapatan No. 1. 2. 3. 4. Nama Field Id_Pendapatan Tahun JenisPendapatan BesarPendapatan Jenis Text Date Text Currency Lebar 6 30 Keterangan Id Pendapatan Tahun Jenis Pendapatan Besar Pendapatan

4.4.4. Keterhubungan antar tabel

Gambar 4.11. Keterhubungan Antar Tabel

4.4.5 Desain Struktur Menu Sistem Informasi simpan pinjam di Koperasi Unit Desa Mandiri memiliki beberapa layanan diantaranya dalah untuk menginput data anggota, data simpan, data pinjam serta data angsuran. Selain itu juga dapat mencetak slip simpan, slip pinjam, slip angsuran serta laporan simpan, laporan pinjam dan laporan angsuran.Dibawah ini adalah struktur menu sistem informasi simpan pinjam pada Koperasi Unit Desa Mandiri Bayongbong :

LOGIN

MENU UTAMA

KONEKSI

MASTER

TRANSAKSI

LAPORAN

TENTANG

MASUK

PERIODE/ TAHUN

SIMPAN LAP. ANGGOTA PINJAMAN

KELUAR

PROFILE ANGSURAN ANGGOTA PENDAPATAN KOMPOSISI SHU

LAP. SIMPAN

LAP.PINJAMAN

BIAYA

LAP. ANGSURAN

HITUNG SHU

LAP. SHU

Gambar 4.12. Struktur Menu Sistem Informasi Simpan Pinjam 4.4.6 Perancangan Antarmuka Aplikasi

Gambar 4.13. Tata letak Form Login

Gambar 4.14. Tata letak Form Menu Utama

Gambar 4.15. Tata letak Form Input Anggota

Gambar 4.16. Tata letak Form Input Simpan

Gambar 4.17. Tata letak Form Input Pinjam

Gambar 4.18. Tata letak Form Input Angsuran

Gambar 4.19. Tata letak Form Input SHU

Gambar 4.20. Tata letak Form Sumber Pendapatan

Gambar 4.21. Tata letak Form Cetak KTA

Gambar 4.22. Tata letak Form KTA


Koperasi Unit Desa Mandiri bayongbong Jl.Raya Bayongbong Garut Daftar Anggota KUD Mandiri Bayongbong No.Anggota Nama JK TTL Alamat No TLP Pekerjaan

Garut ____________________ Ketua

(__________________________ )

Gambar 4.23. Tata letak Form Laporan Anggota

Gambar 4.24. Tata letak Form Laporan Simpan

Gambar 4.25. Form Laporan Pinjam

Gambar 4.26. Tata letak Form History Transaksi Angsuran per-anggota

Gambar 4.27. Tata letak Form Laporan SHU yang diklasifikasikan berdasarkan rentan waktu tertentu

BAB V SELEKSI SISTEM & IMPLEMENTASI


5.1 Seleksi Sistem Tahapan seleksi sistem merupakan tahap untuk memilih perangkat keras dan perangkat lunak untuk sistem informasi. Untuk dapat diimplementasikan, sebuah sistem haruslah memiliki komponen-komponen sistem secara fisik. Komponen fisik sistem adalah teknologi yang dapat berupa perangkat keras dan perangkat lunak. a. Komponen Perangkat Keras Komputer stand alone dengan spesifikasi minimal : Processor AMD Athlon 64 2.0 GHz RAM 512 MB Hardisk Seagate 80 GB Samsung 17 digital color monitor Printer Epson T11

b. Komponen perangkat Lunak Bahasa Pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 Ms. Access 2007 Sistem Operasi Microsoft Windows XP Service Pack 3

5.2

Implementasi Sistem Tahap implementasi sistem merupakan tahap meletakan sistem supaya siap untuk

dioperasikan. Tahapan ini termasuk juga kegiatan menuliskan kode program. Tahap implementasi sistem dapat terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut : a. Menerapkan rencana implementasi. Rencana implementasi dimaksudkan untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama tahap implementasi. Dalam rencana implementasi ini, semua biaya yang akan dikeluarkan untuk kegiatan implementasi perlu dianggarkan dalam bentuk anggaran biaya, seperti yang telah dijelaskan pada sub bab III. b. Kegiatan Implementasi Kegiatan implementasi dilakukan dengan dasar kegiatan yang telah direncanakan dalam rencana implementasi. Berikut adalah implementasi antarmuka pemakai pada aplikasi Sistem Informasi Simpan Pinjam

Gambar 5.1. Tampilan Menu Utama

Gambar 5.2. Tampilan Menu Login

Gambar 5.3. Tampilan Menu Input Anggota

Gambar 5.4. Tampilan Menu Input Simpanan Anggota

Gambar 5.5. Tampilan Menu Input Pinjaman Anggota

Gambar 5.6. Tampilan Menu Input Pembayaran Pinjaman Anggota

Gambar 5.7. Tampilan Menu Input Perhitungan SHU Anggota

Gambar 5.8. Tampilan Menu Input Sumber Pendapatan

Gambar 5.9. Tampilan Menu Input Cetak Kartu Tanda Anggota

Gambar 5.10. Tampilan Menu Input Cetak Laporan Simpanan

Gambar 5.11. Tampilan Menu Input Cetak Laporan Pinjaman

Gambar 5.12. Tampilan Menu Output Cetak Laporan Angsuran

Untuk menjelaskan implementasi sistem, meliputi implementasi basis data, modul program, dan antar muka pemakai. Implementasi Basis Data

Dari perancangan basis data yang telah dibuat pada bab 4 kemudian diimplementasikan ke dalam suatu basis data fisik dengan menggunakan Microsoft Access 2003 dengan nama basis data dbMaster.mdb, berikut ini adalah basis data dari tabel-tabel yang terdapat dalam dnMaster.mdb. Tabel 5.1. Implementasi Basis Data
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Nama Tabel tblAnggota tblSimpanan tblPinjaman tblAngsuran tblPendapatan tblBiaya tblSHU Keterangan Tabel data induk anggota Tabel transaksi simpanan Tabel transaksi pinjaman Tabel transaksi angsuran Tabel data Pendapatan Tabel data Biaya Tabel Perhitungan SHU

Implementasi Modul Program Tabel 5.2. Implementasi Modul Program


No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. Nama Form frmLogin mdiUtama frmAnggota frmSimpanan frmPinjaman frmBayar frmSHU frmKTA frmSlipSimp frmSlipPinj frmSlipAngs frmLapAnggota frmLSimpanan frmLapPinjaman frmLapAngsuran frmLapSHU frmPendapatan frmBiaya Keterangan Untuk Tampilan Login Untuk Tampilan Menu Utama Untuk Tampilan Modifikasi Data Anggota Untuk Tampilan Modifikasi Data Simpanan Untuk Tampilan Modifikasi Data Pinajaman Untuk Tampilan Modifikasi Data Angsuran Untuk Tampilan Modifikasi Data SHU Untuk Tampilan Memilih Cetak KTA Untuk Tampilan Memilih Slip Simpanan Untuk Tampilan Memilih Slip Pinjaman Untuk Tampilan Memilih Slip Angsuran Untuk Menampilkan Lap. Anggota Untuk Menampilkan Lap. Simpanan Untuk Menampilkan Lap. Pinjaman Untuk Menampilkan Lap. Angsuran Untuk Menampilkan Lap. SHU Untuk Menginputkan Pendapatan Koperasi Untuk Menginputkan Biaya yang Dikeluarkan Koperasi

5.3

Tindak Lanjut Implementasi

5.3.1 Lingkungan Pengujian

Menjelaskan lingkungan pengujian yaitu perangkat keras dan perangkat lunak sistem yang digunakan untuk menguji perangkat lunak yang dihasilkan. Perangkat Keras 1. Komputer stand alone dengan spesifikasi : Processor AMD Athlon 64 2.0 GHz RAM 512 MB Hardisk Seagate 80 GB Samsung 17 digital color monitor Printer Epson T11

2. Sistem Operasi Microsoft Windows XP Service Pack 3

5.3.2 Pelaksanaan Pengujian dengan metode blackbox Tabel 5. 3 Bentuk-bentuk pengujian yang dilaksanakan No
1.

Deskripsi Pengujian
Menguji penginputan data anggota, Menguji penginputan data transaksi simpan, pinjam dan angsuran Menguji proses transaksi simpan, transaksi pinjam serta angsuran

Data Uji Hasil Yang Yang diharapkan digunakan


Data anggota Data anggota dalam database

Hasil nyata (berdasarkan pengujian)


Data anggota tersimpan dalam database kemudian dapat ditampilkan report-nya Data transaksi simpan, pinjam dan angsuran tersimpan dalam database kemudian dapat ditampilkan reportnya Perhitungan transaksi sesuai dengan kebutuhan sistem (aturan yang berlaku) Contoh : perhitungan saldo simpan (transaksi simpan), (transaksi pinjam), dll. Dalam transaksi pinjaman,Ketika memasukan data anggota yang masih terdaftar dalam pinjaman, sistem akan merespon dengan memberikan

Keter anga n
OK

2.

Data - Data transaksi transaksi simpan, pinjam simpan, dan angsuran pinjam dan tersimpan dalam angsuran database

OK

3.

Transaksi simpan, transaksi pinjam, serta transaksi angsuran

Perhitungan transaksi sesuai dengan kebutuhan sistem (aturan yang berlaku)

OK

4.

Menguji Validasi persyaratan pinjaman

Data anggota dan data pinjaman

Anggota yang sedang melakukan pinjaman tidak diperkenankan meminjam

OK

5.

Data Dapat mecetak Seluruh laporan anggota, laporan rekapitulasi data Data rekapitulasi dara anggota, data petugas, anggota, date simpan, data pinjam, Data petugas, data dan data angsuran Tabel 5. 3 Bentuk-bentuk pengujian yang data dilaksanakan simpan, simpan, dapat dicetak dengan Data pinjam, dan data baik pinjam, data angsuran, angsuran 7. Menguji Data Dapat Seluruh perhitungan perhitungan Simpanan menghitung SHU dan laporan SHU yang dan data yang didapatkan rekapitulasi SHU didapatkan pinjaman koperasi serta belum dapat koperasi dan yang anggota dari dimunculkan secara anggota dilakukan pendapatn baik dan benar anggota simpanan dan pinjaman yang dilakukan anggota setelah dikurangi biaya

6.

Menguji Pencetakan slip simpan, slip pinjam, serta slip angsuran Menguji pencetakan laporan

Data simpan, data pinjam, serta data angsuran

Hasil cetak sesuai dengan data pada form input

error message. Hasil cetak sesuai dengan data pada form input

OK

OK

OK

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN


5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil kajian dan tinjauan teori yang ada, kesimpulan yang diambil dari hasil analisis dan perancangan Sistem Informasi Simpan Pinjam pada Koperasi Unit Desa Mandiri Bayongbong ini adalah sebagai berikut: 1. Aplikasi Sistem Informasi Simpan Pinjam berbasis stand alone ini dapat mempermudah kinerja petugas dalam mengakomodasi pencarian data serta pencatatan transaksi di KUD Mandiri Bayongbong. 2. Pendaftaran anggota baru serta transaksi yang dilakukan oleh anggota baru serta anggota lama dapat dikontrol sehingga apabila ada transaksi yang dibutuhkan dapat dicari dengan waktu yang relatif singkat dan dapat segera diketahui oleh petugas karena tersedianya daftar transaksi yang berupa laporan transaksi perorang. 3. Sistem menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh KUD Mandiri Bayongbong, diantaranya yaitu informasi daftar anggota, dafatar transaksi yang dilakukan seperti transaksi simpanan, pinjaman dan angsuran yang dilakukan oleh anggota beserta laporan-laporannya serta kwitansi-kwitansi dari setiap transaksi. Sistem Juga menyediakan informasi pendapatan koperasi yang akan digunakan untuk perhitungan SHU. 4. Dengan adanya fasilitas tersebut maka petugas dalam membuat laporan dapat lebih cepat, akurat dan tepat waktu karena pengolahan datanya dilakukan oleh sistem.

5.2

Saran Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penyusun memiliki keterbatasan ilmu dan waktu,

sehingga laporan Tugas Akhir ini masih belum sempurna. Pada pembahasan Tugas Akhir ini penulis menyarankan untuk mengembangkan sistem informasi simpan pinjam ini menjadi program yang berbasis Client-Server atau dikembangkan menjadi sistem informasi simpan pinjam online

DAFTAR PUSTAKA

1. Kadir. A, Pengenalan Sistem Informasi., Andi Offset, Yogyakarta, 2003. 2. Amsyah. Z, Manajemen Sistem Informasi., PT. Gramedia Pustaka Utama., Jakarta., 2005. 3. Hartono. J, Analisis dan Desain, Andi Offset, Yogyakarta, 2005. 4. Whitten, J; D. Bentley, Lonnie; and C. Dittman, Kevin., Metode Desain dan Analisis Sistem., The McGraw-Hill Education., Massachusetts dan Tim Penerjemah ANDI., Yogyakarta., 2004. 5. Kristanto. A, Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya., Gramedia Pustaka Utama., Jakarta., 2008. 6. Kendall. E; dan Kendall. E., Analisis Dan Perancangan Sistem., Jilid 1., Edisi Bahasa Indonesia., PT Indeks., Jakarta., 2003. 7. Hariyanto. B, Sistem Manajemen Basisdata., Informatika Bandung., Bandung., 2004. 8. Silberschatz. A; Korth. H.F; dan Sudarshan, S., Database System Concepts., 4th Edition., Mc Graw-Hill., 2001. 9. Pressman. R.S., Software Engineering: A Practitioner's Approach., 5th Edition., McGraw-Hill., 2002. 10. Santosa. I, Interaksi Manusia dan Komputer., Andi Offset., Yogyakarta., 2009. 11. Suarna. N, Pedoman Panduan Praktikum Microsoft Office Access 2007., Yrama Widia., Bandung., 2011. 12. Subandi, Ekonomi Koperasi (Teori dan Praktik), Alfabeta, Bandung, 2010. 13. Widiyanti. N dan Sumindhia YW, Koperasi dan Perekonomian Indonesia, Reika Cipta, Jakarta, 1998. 14. Lebih Mengenal Koperasi, LAPENKOP DEKOPIN, Bandung 1999. 15. MADCOMS., Microsoft Visual Basic 6.0 dan Crystal Report 2008., Andi Offset., Yogyakarta., 2010. 16. Koswara. E. Visual Basic 6 Beginner Guide., MediaKom., Yogyakarta., 2011

LAMPIRAN LAMPIRAN

Metode Pengujian Black Box 1. Form Utama

Sorot Koneksi kemudian klik Masuk untuk memulai. 2. Form Login

a. Bila nama pengguna diisi dengan admin atau Password dikosongkan lalu diklik tombol Masuk maka akan tampil

b. Bila nama diisi dengan admin dan Password diisi dengan admin lalu diklik tombol INPUT maka akan tampil Form utama

Bila diklik tombol Keluar akan keluar dari applikasi. 3. Form Anggota

a. Bila diklik Tambah maka No.Anggota bisa diisi dan tombol simpan aktif dan bisa menginputkan data anggota yang akan masuk. b. Bila data anggota sudah diisi kemudian klik tombol simpan, maka : NoAnggota, Nama, JK, TTL, Alamat, NoTelepon, dan Pekerjaan akan dikosongkan. c. Bila diklik tombol hapus maka form akan bersih seperti semula sebelum ditambahkan anggota baru d. Bila diklik tombol tutup maka akan keluar dari aplikasi

e. Bila diklik tombol cetak maka akan keluar form cetak KTA, kemudian masukan no anggota yang akan dicetak KTAnya kemudian klik cetak untuk mencetak dan klik batal untk keluar. f. Bila diklik menu Laporan>Anggota maka akan tampil form Laporan Anggota

4. Form Simpanan a. Bila diklik menu transaksi Simpanan maka akan keluar form simpanan

b. Bila diklik tombol tambaha maka NoTrans dapat diisi kemudian isi TglTrans dan enter kemudian isi NoAnggota dan enter maka akan tampil secara otomatis saldo terakhir anggota dan Debet dapat diisi dengan jumlah simpanan yang akan disimpan anggota dan tombol simpan aktif. c. Bila diklik tombol hapus akan keluar alert

d. Bila diklik tombol cari maka akan tampil alert search

e. Bila diklik tombol cetak maka akan keluar form cetak slip simpanan

f. Isi no transaksi sesuai dengan transaksi simpanan terakhir kemudian klik cetak, apabila tombol batal diklik maka akan keluar.

g. Klik laporan simpanan maka akan keluar, pilih NoAnggota dan masukan no anggota maka akan keluar laporan simpanan peranggota, bia memilih semua anggota akan keluar laporan simpanan semua anggota.

5.

Form Pinjaman a. Bila diklik tombol transaski pinjaman maka akan keluar form pinjaman

b. Bila diklik tombol tambah maka No.Pinjaman bisa diisi, kemudian isi TglPinjaman dan enter, masukan no anggota dan enter. Apabila anggota yang bersangkutan maka akan tampil alert.

c. Bila diklik ok maka NoPinjam bisa diisi kemudian masukan no anggota kemudian enter maka keterangan pinjaman pokok lama angsuran bunga, admin bisa diisi dan tanggal selesai akan berubah secara otomatis. Dan tombol simpan aktif. d. Bila diklik tombol cari maka akan keluar alert

e. Bila diklik tombol cetak maka akan keluar forn cetak slip pinjaman, kemudian masukan no bukti pinjaman pada transaksi pinjamn terakhir dan klik cetak

f. Bila diklik tombol batal maka akan keluar dari menu cetak slip pinjaman g. Bila diklik tombol laporan pinjaman maka akan keluar, bila dipilih NoAnggota akan keluar laporan pinjaman peranggota, dan bila dipilih semua anggota akan keluar laporan pinjaman semua anggota

6. Form Angsuran a. Sorot tombol transaksi kemudain klik angsuran maka akan tampil :

b. Bila diklik tombol tambah noBukti akan terisis otomatis, kemudian pilih no pinjaman sesuai dengan no bukti pinjaman maka data anggota dan keterangan pinjaman, tgl bayar, angsuran ke, jlh pinjaman, sisa, angsuran akan terisis secara otomatis, kemudian enter untuk mengecek apakah pembayaran terlambat atau tidak kemudian enter dan tombol simpan aktif. c. Bila diklik tombol hapus maka akan keluar alert

d. Bila diklik tombol, cari maka akan keluar alert

e. Bila diklik tombol cetak akan keluar masukan no bukti pada trnsaksi angsuran terakhir dan klik cetak untuk mencetak slip angsuran

f. Bila diklik tombol laporan pinjaman maka akan keluar, bila dipilih NoAnggota akan keluar laporan angsuran peranggota, dan bila dipilih semua anggota akan keluar laporan angsuran semua anggota

7. Form Sumber Pendapatan

a. Bila diklik tombol tambah maka ID_Pendapatan akan terisi kemudian isi pilih periode, kemudian isi jenis pendapatan yang diterima dan besar pendapatn yang didapatkan. Setelah semua terisi maka tombol simpan akan aktif 8. Form SHU

a. Bila diklik tombol tambah maka Id_SHU akan terisi. Pilih periode dan no anggota kemudian klik text jumlah simpanan maka jumlah simpanan, shu atas simpanan, pinjaman yang dikembalikan, shu atas pinjaman nama, total shu, persekot shu, pendapatan shu yang diterima akan terisi secara otomatis.

Kode Program 1. Unit Data Module Option Explicit Global cnKoperasi As ADODB.Connection Public oKoperasi As New ADODB.Recordset Public xKata As String Public blnEdit As Boolean Public xCicilan As Currency Public Const dbName = "dbMaster.mdb" Public TCari As ADODB.Recordset Public TAnggota As ADODB.Recordset Public i As Byte Public Function ConnectDb() As Boolean On Error GoTo Salah ConnectDb = False Set cnKoperasi = New ADODB.Connection cnKoperasi.CursorLocation = adUseClient cnKoperasi.Open "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Da ta Source=" & App.Path & "\" + dbName + ";Persist Security Info=False" ConnectDb = True mdiUtama.Show Exit Function Salah: MsgBox Err.Description & Err.Number End Function Sub Main() If ConnectDb Then With mdiUtama .StatusBar1.Panels(3).Text = GetFileSize(StripPath(App.Path) & "" + dbName + " ") .StatusBar1.Panels(5).Text = Format(Now, "HH:MM:SS") .StatusBar1.Panels(9).Text = "Admin" End With End If End Sub Public Function Query(Perintah As String) On Error GoTo Err

If oKoperasi.State > 0 Then oKoperasi.Close oKoperasi.Open Perintah, cnKoperasi, _ adOpenDynamic, adLockPessimistic Exit Function Err: MsgBox Err.Description End Function Function Closedb()

Dim Form As Form For Each Form In Forms Unload Form Set Form = Nothing 'Bersihkan memori yang digunakan sebelumnya Next Form Set xCon = Nothing 'close connecting End Function Public Sub Fokus(ByVal KotakTesk As TextBox) With KotakTesk .SelStart = 0 .Enabled = True .Locked = False .SelLength = Len(.Text) .SetFocus End With End Sub Public Sub Ketengah(ByVal Frm As Form) Frm.Left = (mdiUtama.Width Frm.Width) / 2 Frm.Top = (mdiUtama.Height Frm.Height) / 2 - 500 End Sub Public Function GetFileSize(File As Variant) As String On Error Resume Next Dim Bytes As Long Const Kb As Long = 1024 Const Mb As Long = 1024 * Kb Const Gb As Long = 1024 * Mb Bytes = FileLen(File) If Bytes < Kb Then GetFileSize = Format(Bytes) & " bytes"

ElseIf Bytes < Mb Then GetFileSize = Format(Bytes / Kb, "0.00") & " Kb" ElseIf Bytes < Gb Then GetFileSize = Format(Bytes / Mb, "0.00") & " Mb" Else GetFileSize = Format(Bytes / Gb, "0.00") & " Gb" End If End Function Function StripPath(nPath As String) As String If Right(nPath, 1) = "\" Then StripPath = nPath Else StripPath = nPath & "\" End If End Function Sub ClearControl(Frm As Form, Optional IncludeHide As Boolean = True) On Error Resume Next Dim j As Control For Each j In Frm.Controls If IncludeHide Then kembali: If TypeOf j Is TextBox Then j.Text = "" ElseIf TypeOf j Is ComboBox Then j.Text = "" ElseIf TypeOf j Is OptionButton Then j.Value = False End If Else If j.Visible Then GoSub kembali End If Next 2. Unit MdiUtama Private Sub MDIForm_Load() Me.Caption = "Koperasi Unit Desa Mandiri Bayongbong" mdiUtama.mnfile.Enabled = True mdiUtama.mnmasuk.Enabled = True mdiUtama.mnkeluar.Enabled = True

End Sub Sub KeyForm(Frm As Form, Optional IncludeHide As Boolean = True) On Error Resume Next Dim j As Control For Each j In Frm.Controls If IncludeHide Then kembali: If TypeOf j Is TextBox Then j.Enabled = False ElseIf TypeOf j Is ComboBox Then j.Enabled = False ElseIf TypeOf j Is OptionButton Then j.Enabled = False End If Else If j.Visible Then GoSub kembali End If Next End Sub Public Function IsDelete(nTable As String, nField As String, nKey As String) On Error GoTo Salah IsDelete = False If Not cnKoperasi Is Nothing Then If cnKoperasi.State > 0 Then cnKoperasi.Execute "Delete * from nTable Where nField ='" & nKey & "'" IsDelete = True End If End If Exit Function Salah: MsgBox Err.Description & Err.Number End Function mdiUtama.mnanggota.Enabled = False mdiUtama.mntransaksi.Enabled = False mdiUtama.mnlaporan.Enabled = False mdiUtama.mnMaster.Enabled = False mdiUtama.mntentang.Enabled = False

mdiUtama.mntentang.Enabled = False End Sub Private Sub mnanggota_Click() frmAnggota.Show End Sub Private Sub mnAngsur_Click() frmBayar.Show End Sub Private Sub mnDS_Click() frmJSimpanan.Show End Sub Private Sub mnBiaya_Click() FormBiaya.Show End Sub Private Sub mnkeluar_Click() Dim Jawab As Integer Jawab = MsgBox("Apakah anda mau keluar dari program ini ?", vbQuestion + vbYesNo + vbDefaultButton2, "Keluar Program") If Jawab = vbYes Then Unload mdiUtama End Else End If End Sub Private Sub mnKomposisi_Click() FormKomposisiSHU.Show End Sub Private Sub mnkta_Click() frmkta.Show End Sub Private Sub mnkunci_Click() frmkunci.Show End Sub Private Sub mnlapanggota_Click() Me.MousePointer = 11 With CrtLaporan .Reset .ReportFileName = App.Path & "\Lap Anggota.rpt" .DataFiles(0) = App.Path & "\dbMaster.mdb" .WindowMinButton = False .WindowShowCancelBtn = True .WindowShowCloseBtn = True .WindowShowPrintBtn = True

.WindowShowPrintSetupBtn = True .WindowParentHandle = mdiUtama.hWnd .WindowState = crptMaximized .Action = 1 End With Me.MousePointer = 1 End Sub Private Sub mnlapAngsuran_Click() frmLapAng.Show End Sub Private Sub mnlappinjaman_Click() frmLapPinj.Show End Sub Private Sub mnlapsimpanan_Click() frmLSimp.Show End Sub Private Sub mnmasuk_Click() frmLogin.Show End Sub Private Sub mnPendapatan_Click() FormPendapatan.Show End Sub Private Sub mnpinjam_Click() frmPinjaman.Show End Sub Private Sub mnProfile_Click() FormProfle.Show End Sub Private Sub mnshu_Click() formSHU.Show End Sub Private Sub mnsimpan_Click() frmSimpanan.Show End Sub Private Sub Form_Resize() Image1.Left = (Utama.Width / 2) - 3060 Image1.Top = ((Utama.Height + 195) / 2) - 2660 End Sub Private Sub mnTahun_Click() formTahun.Show End Sub Private Sub mntentang_Click() MsgBox "Aplikasi ini dibuat dengan software " & Chr(13) & _ "Microsoft Visual Basic 6.0 dan " & Chr(13) & _

"Database di simpan menggunakan " & Chr(13) & _ "MS. Office Access 2003 serta " & Chr(13) & _ "software pendukung lainnya yaitu" & Chr(13) & _ "CrystalReport." & Chr(13) & _ "" & Chr(13) & _ "Warning : This computer program is " & Chr(13) & _ "protected by copyitem law and " & Chr(13) & _ "international treaties.Unauthorized " & Chr(13) & _ "reproduction or distribution of this " & Chr(13) & _ "program, or any portion of it, may " & Chr(13) & _ "result in severe civil and criminal " & Chr(13) & _ "penalties, and will be prosecuted " & Chr(13) & _ "to the maximum extent possible " & Chr(13) & _ "under law." & Chr(13) & _ "" & Chr(13) & _

"" & Chr(13) & _ "(C) Nova Anggraeni., 2012", vbInformation, "Tentang Program" mdiUtama.Show End Sub Private Sub mnulapshu_Click() Me.MousePointer = 11 With CrtLaporan .Reset .ReportFileName = App.Path & "\Lap Shu.rpt" .DataFiles(0) = App.Path & "\dbMaster.mdb" .WindowMinButton = False .WindowShowCancelBtn = True .WindowShowCloseBtn = True .WindowShowPrintBtn = True .WindowShowPrintSetupBtn = True .WindowParentHandle = mdiUtama.hWnd .WindowState = crptMaximized .Action = 1 End With Me.MousePointer = 1 End Sub

3. Unit Login Dim kop As New ADODB.Connection Dim rskop As New ADODB.Recordset Dim rslogin As New ADODB.Recordset Private Sub Command1_Click() If Text1.Text <> "" And Text2.Text <> "" Then rslogin.Close rslogin.Open "SELECT * FROM Tbluser WHERE user_name = '" & Text1.Text & "' AND password = '" & Text2.Text & "'", kop, , , adCmdText If rslogin.RecordCount = 0 Then MsgBox "Maaf user name dan password yang andda masukan salah" Else mdiUtama.mnfile.Enabled = True mdiUtama.mnMaster.Enabled = True mdiUtama.mnmasuk.Enabled = True mdiUtama.mnkeluar.Enabled = True mdiUtama.mnanggota.Enabled = True

mdiUtama.mntransaksi.Enabled = True mdiUtama.mnlaporan.Enabled = True mdiUtama.mntentang.Enabled = True mdiUtama.Enabled = True Unload Me End If Else MsgBox "Maaf, Anda belum memasukkan username dan password" End If End Sub Private Sub Command2_Click() Unload Me End Sub Private Sub Form_Load() Ketengah Me Set kop = Nothing Set rskop = Nothing kop.Provider = "microsoft.jet.oledb.4.0" kop.CursorLocation = adUseClient

kop.Open App.Path & "/" & "dbMaster.mdb" rskop.Open "select * from tblAnggota", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic 4. Unit Pendaftaran Anggota Dim kop As New ADODB.Connection Dim rskop As New ADODB.Recordset Dim list As ListItem Private Sub Tampil() Do While Not rskop.EOF Set list = ListView1.ListItems.Add(, , rskop.Fields!NoAnggota) list.SubItems(1) = rskop!Nama list.SubItems(2) = rskop!Tempatlahir list.SubItems(3) = rskop!tanggallahir list.SubItems(4) = rskop!JK list.SubItems(5) = rskop!NoTelp list.SubItems(6) = rskop!Kota list.SubItems(7) = rskop!Alamat list.SubItems(8) = rskop!Pekerjaan rskop.MoveNext Loop End Sub Private Sub hubung() rskop!NoAnggota = txtno.Text rskop!Nama = txtnama.Text rskop!Alamat = txtAlamat.Text rskop!Tempatlahir = Txttl.Text rskop!tanggallahir = dttl.Value rskop!JK = cbjk.Text rskop!Kota = txtkota.Text rskop!NoTelp = txttelp.Text rskop!Pekerjaan = txtjob.Text End Sub Private Sub cbjk_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then Txttl.SetFocus End If End Sub Private Sub cmdEdit_Click() blnEdit = True Fokus txtnama cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False cmdSimpan.Enabled = True End Sub

rslogin.Open "select * from tbluser", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic End Sub

Private Sub cmdHapus_Click() rskop.Delete bersih ListView1.ListItems.Clear ListView1.Refresh Form_Load End Sub Private Sub cmdSimpan_Click() For i = 0 To 26 If txtno.Text = "" Then MsgBox " Data Anggota Belum Lengkap", vbCritical Fokus txtno Exit Sub End If Next Me.MousePointer = 11 If Not blnEdit Then SimpanData Else EditData End If Semula Me.MousePointer = 1 End Sub Private Sub cmdTambah_Click() If cmdTambah.Caption = "&Tambah" Then cmdTambah.Caption = "&Batal" GetNumber Fokus txtnama cmdSimpan.Enabled = True Else Semula End If End Sub Sub GetNumber() Dim Counter As String * 11 Dim Hitung As Integer Dim Tgl As String Query "Select * from tblAnggota order By [NoAnggota]" Tgl = Format(Now, "dd/mm/yyyy") With oKoperasi

If .RecordCount = 0 Then Counter = "A" + Right(Tgl, 2) + "001" Else .MoveLast If Left(![NoAnggota], 3) <> "A" + Right(Tgl, 2) Then Counter = "A" + Right(Tgl, 2) + "001" Else Hitung = Val(Right(!NoAnggota, 3)) + 1 Counter = "A" + Right(Tgl, 2) + Right("00" & Hitung, 4) End If End If txtno.Text = Counter txtnama.SetFocus End With End Sub Private Sub cmdTutup_Click() Unload Me End Sub Private Sub Command1_Click() frmkta.Show End Sub Private Sub dttl_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.SetFocus End If End Sub Private Sub Form_Load() Ketengah Me dttl.Value = Date Set kop = Nothing Set rskop = Nothing kop.Provider = "microsoft.jet.oledb.4.0" kop.CursorLocation = adUseClient kop.Open App.Path & "/" & "dbMaster.mdb" rskop.Open "select * from tblAnggota", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic ListView1.ListItems.Clear Tampil End Sub Sub Semula() cmdTambah.Caption = "&Tambah" cmdTambah.SetFocus

cmdSimpan.Enabled = False cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False blnEdit = False ClearControl Me End Sub Sub Daftar() With oKoperasi txtnama = !Nama cbjk = !JK Txttl = !Tempatlahir dttl = !tanggallahir txtAlamat = !Alamat txtkota = !Kota txttelp = !NoTelp txtjob = !Pekerjaan End With End Sub Private Sub Text_KeyPress(Index As Integer, KeyAscii As Integer) Select Case Index Case 0 If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.Enabled = True Query "Select * from tblAnggota Where NoAnggota='" & txtno.Text & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Fokus txtnama cmdSimpan.Enabled = True Exit Sub End If Daftar oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing cmdEdit.Enabled = True cmdHapus.Enabled = True End If Case 1 To 4 If KeyAscii = 13 Then SendKeys "{Tab}" End If Case 5 If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.Enabled = True cmdSimpan.SetFocus End If End Select

End Sub Sub SimpanData() If Not rskop Is Nothing Then If rskop.State > 0 Then rskop.AddNew hubung rskop.Update Tampil End If End If Exit Sub End Sub Sub EditData() If Not rskop Is Nothing Then If rskop.State > 0 Then hubung rskop.Update Tampil End If End If Exit Sub ErrEdit: MsgBox " System Tidak dapat melakukan Edit data Anggota...", vbCritical End Sub Private Sub ListView1_Click() Set rskop = Nothing rskop.Open "select * from tblAnggota", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic txtno.Text = ListView1.SelectedItem rskop.Find "NoAnggota='" + txtno.Text + "'" Ktemu cmdEdit.Enabled = True cmdHapus.Enabled = True End Sub Private Sub bersih() txtno.Text = "" txtnama.Text = "" txtAlamat.Text = "" Txttl.Text = "" dttl.Value = Date cbjk.Text = "" txtkota.Text = "" txttelp.Text = "" txtjob.Text = "" End Sub

Private Sub Ktemu() txtno.Text = rskop!NoAnggota txtnama.Text = rskop!Nama txtAlamat.Text = rskop!Alamat Txttl.Text = rskop!Tempatlahir dttl.Value = rskop!tanggallahir cbjk.Text = rskop!JK txtkota.Text = rskop!Kota txttelp.Text = rskop!NoTelp txtjob.Text = rskop!Pekerjaan End Sub Private Sub txtalamat_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then txtkota.SetFocus End If End Sub Private Sub txtjob_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then cbjk.SetFocus End If End Sub Private Sub txtkota_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then txttelp.SetFocus End If End Sub Private Sub txtnama_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then txtAlamat.SetFocus End If End Sub Private Sub txttelp_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then txtjob.SetFocus End If End Sub Private Sub Txttl_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then dttl.SetFocus End If End Sub

5. Unit Transaksi Simpanan Dim kop As New ADODB.Connection Dim rskop As New ADODB.Recordset Dim rsanggota As New ADODB.Recordset Dim xTotal As Currency Dim xSaldo As Currency Dim Kata As String Private Sub cmdCari_Click() Kata = InputBox("Masukkan No Transaksi Simpanan Yang akan dicari..", "seacrh...") If Kata = "" Then Exit Sub oKoperasi.Open "Select * from QSimpan Where NoTrans='" & Kata & "'", cnKoperasi, adOpenDynamic, adLockPessimistic If Not oKoperasi.EOF Then With oKoperasi txtNomor = !NoTrans: dtTanggal.Value = !tglTrans txtNoAnggota = !NoAnggota: txtnama = !Nama txtAlamat = !Alamat: txtPekerjaan = !Pekerjaan txtdebet = Format(!Debet, "#,##0"): txtKredit = Format(!Kredit, "#,##0") txtSaldo = Format(!Saldo, "#,##0") .Close End With Set oKoperasi = Nothing cmdHapus.Enabled = True cmdEdit.Enabled = True cmdTambah.Caption = "&Batal" txtJumlah.Text = Format(Val(Int(txtdebet.Text)) Val(Int(txtKredit.Text)), "#,##0") Exit Sub End If oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing MsgBox " No Pinjaman [" & Kata & "] tidak terdaftar...", vbCritical End Sub Private Sub cmdEdit_Click() Fokus txtdebet blnEdit = True cmdHapus.Enabled = False

cmdSimpan.Enabled = True cmdCari.Enabled = False cmdEdit.Enabled = False End Sub Private Sub cmdHapus_Click() On Error GoTo Salah

Kata = MsgBox("Anda Yakin Untuk Menghapus Data Simpanan [ " & txtnama & "] ini...", vbCritical + vbYesNo) If Kata = vbYes Then cnKoperasi.Execute "Delete * From tblsimpanan Where NoTrans='" & txtNomor.Text & "'" MsgBox " Data Simpanan Telah Di Hapus...", vbInformation Semula Exit Sub End If Exit Sub Salah: MsgBox " Data Simpanan Tidak Dapat Di Hapus..", vbCritical End Sub Private Sub cmdSimpan_Click() Me.MousePointer = 11 If Not blnEdit Then Simpan Else Edit End If Me.MousePointer = 1 End Sub Private Sub cmdTambah_Click() If cmdTambah.Caption = "&Tambah" Then cmdTambah.Caption = "&Batal" GetNumber dtTanggal.Enabled = True dtTanggal.SetFocus cmdSimpan.Enabled = True Else Semula End If End Sub Private Sub cmdTutup_Click() rsanggota.Close Unload Me

End Sub Private Sub Command1_Click() frmSlipSimpan.Show End Sub Private Sub dtTanggal_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer) If KeyCode = 13 Then Fokus txtJenis Exit Sub End If End Sub Private Sub Form_Load() dtTanggal.Value = Date Ketengah Me Set kop = Nothing Set rskop = Nothing kop.Provider = "microsoft.jet.oledb.4.0" kop.CursorLocation = adUseClient kop.Open App.Path & "/" & "dbMaster.mdb" rskop.Open "select * from tblsimpanan", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rsanggota.Open "select * from tblanggota", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic While Not rsanggota.EOF txtNoAnggota.AddItem (rsanggota(0)) rsanggota.MoveNext Wend End Sub Sub GetNumber() Dim Counter As String * 11 Dim Hitung As Integer Dim Tgl As String Query "Select * from tblSimpanan order By [NoTrans]" Tgl = Format(Now, "dd/mm/yyyy") With oKoperasi If .RecordCount = 0 Then Counter = "S" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + "0001" Else .MoveLast If Left(![NoTrans], 5) <> "S" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) Then Counter = "S" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + "0001" Else

Hitung = Val(Right(!NoTrans, 4)) + 1 Counter = "S" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + Right("000" & Hitung, 4) End If End If txtNomor.Text = Counter dtTanggal.SetFocus End With End Sub Sub Semula() ClearControl Me cmdTambah.Caption = "&Tambah" cmdSimpan.Enabled = False End Sub Private Sub txtdebet_Change() On Error Resume Next If txtdebet.Text <> 0 Then txtdebet.Text = Format(txtdebet, "#,#"): SendKeys "{end}" End If End Sub Private Sub txtdebet_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then If txtdebet = "" Then txtdebet = 0 Fokus txtKredit Else txtKredit = 0 txtJumlah = Format(Val(Int(txtdebet.Text)) + Val(Int(txtSaldo.Text)), "#,##0") cmdSimpan.Enabled = True cmdSimpan.SetFocus End If End If End Sub Private Sub txtJenis_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then If txtJenis <> "" Then txtNoAnggota.SetFocus Exit Sub End If End If End Sub Private Sub txtKredit_Change() On Error Resume Next

If txtKredit <> 0 Then txtKredit.Text = Format(txtKredit, "#,#"): SendKeys "{end}" End If End Sub Private Sub txtKredit_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then If txtKredit <> "" Then txtJumlah.Text = Format(Val(Int(txtSaldo.Text)) Val(Int(txtKredit.Text)), "#,##0") cmdSimpan.Enabled = True cmdSimpan.SetFocus Exit Sub End If End If End Sub Private Sub txtNoAnggota_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then If txtNoAnggota <> "" Then Query "Select * from tblAnggota Where NoAnggota='" & txtNoAnggota.Text & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing txtNoAnggota.SetFocus MsgBox " No Anggota = " & txtNoAnggota & " Tidak Terdaftar...", vbInformation Exit Sub End If Daftar oKoperasi.Close Query "Select * from QSimpan Where NoAnggota='" & txtNoAnggota & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Fokus txtdebet txtSaldo.Text = 0 Exit Sub End If txtSaldo = Format(oKoperasi!total, "#,##0")

oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Fokus txtdebet End If End If End Sub Sub Daftar() With oKoperasi txtnama = !Nama txtAlamat = !Alamat txtPekerjaan = !Pekerjaan End With End Sub Function Simpan() On Error GoTo Salah If cnKoperasi Is Nothing Then If cnKoperasi.State > 0 Then cnKoperasi.Close End If cnKoperasi.Execute "Insert Into tblSimpanan Values ('" & txtNomor.Text & "'," & _ "'" & dtTanggal.Value & "'," & _ "'" & txtJenis.Text & "', " & _ "'" & txtJumlah & "')" cnKoperasi.Execute "Insert Into tblDetail values ('" & txtNomor.Text & "'," & _ "'" & txtNoAnggota.Text & "'," & _ "'" & txtdebet.Text & "'," & _ "'" & txtKredit.Text & "'," & _ "'" & txtJumlah.Text & "')" cnKoperasi.Execute "Update tblDetail Set Total='" & txtJumlah & "' Where NoAnggota='" & txtNoAnggota.Text & "'" Semula Exit Function Salah: MsgBox Err.Description End Function Function Edit()

On Error GoTo ErrSalah If cnKoperasi Is Nothing Then If cnKoperasi.State > 0 Then cnKoperasi.Close End If cnKoperasi.Execute "Update tblSimpana Set Saldo='" & txtJumlah.Text & "' Where NoTrans='" & txtNomor.Text & "'"

cnKoperasi.Execute "Update tblDetail Set debet='" & txtdebet.Text & "',Kredit='" & _ txtKredit.Text & "',Total='" & txtJumlah.Text & "' Where NoTrans='" & txtNomor.Text & "'" Semula Exit Function ErrSalah: MsgBox Err.Description End Function

6. Unit Pinjaman Option Explicit Dim kop As New ADODB.Connection Dim rskop As New ADODB.Recordset Dim rsanggota As New ADODB.Recordset Const xStatus = "Lunas" Const xKet = "Pinjam" Dim Kata As String Function Semula() ClearControl Me KeyForm Me cmdSimpan.Enabled = False cmdTambah.Caption = "&Tambah" cmdTambah.SetFocus cmdCari.Enabled = True cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False End Function Private Sub cmdCari_Click() Kata = InputBox("Masukkan No Pinjaman Yang akan dicari..", "Seacrh...") If Kata = "" Then Exit Sub oKoperasi.Open "Select * from QPinjam Where NoPinjam='" & Kata & "'", cnKoperasi, adOpenDynamic, adLockPessimistic If Not oKoperasi.EOF Then With oKoperasi txtNomor = !NoPinjam: dtTanggal.Value = !tglPinjam txtNoAnggota = !NoAnggota: txtnama = !Nama txtAlamat = !Alamat: txtPekerjaan = !Pekerjaan

txtKet = !Keterangan: txtPinjaman = Format(![Pinjaman Pokok], "#,##0") txtLama = !Lama: txtBunga = !Bunga txtAdmin = !Admin: dtMulai.Value = !tglMulai dtSelesai = !TglSelesai: txtJumlah = Format(!JlhBunga, "#,##0") txtTotal = Format(![Total_Pinjaman], "#,##0"): txtAngsuran = Format(!Angsuran, "#,##0") dtBayar.Value = !TglBayar .Close End With Set oKoperasi = Nothing cmdHapus.Enabled = True cmdEdit.Enabled = True cmdTambah.Caption = "&Batal" Exit Sub End If oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing MsgBox " No Pinjaman [" & Kata & "] tidak terdaftar...", vbCritical End Sub Private Sub cmdEdit_Click() blnEdit = True Fokus txtKet cmdSimpan.Enabled = True cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False cmdCari.Enabled = False End Sub Private Sub cmdHapus_Click() On Error GoTo Salah

Kata = MsgBox("Anda Yakin Untuk Menghapus Data Pinjaman = " & txtNoAnggota & " ini...", vbCritical + vbYesNo) If Kata = vbYes Then cnKoperasi.Execute "Delete From tblPinjaman Where NoPinjam='" & txtNomor.Text & "'" MsgBox " Data Pinjaman Telah Di Hapus...", vbInformation Semula Exit Sub End If Exit Sub Salah: MsgBox " Data Pinjaman Tidak Dapat Di Hapus.." & Chr(10) & _ "Silahkan Periksa Angsuran Angoota...", vbCritical End Sub Private Sub cmdSimpan_Click() Me.MousePointer = 11 If Not blnEdit Then Save Else Edit End If Me.MousePointer = 1 End Sub Private Sub cmdTambah_Click() If cmdTambah.Caption = "&Tambah" Then cmdTambah.Caption = "&Batal" GetNumber dtTanggal.Enabled = True dtTanggal.Value = Format(Now, "dd/mm/yyyy") dtTanggal.SetFocus cmdSimpan.Enabled = True Else Semula End If End Sub Private Sub Command3_Click() End Sub Private Sub Command1_Click() frmSlipPinjam.Show End Sub

Private Sub dtBayar_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer) If KeyCode = 13 Then cmdSimpan.Enabled = True cmdSimpan.SetFocus End If End Sub Private Sub dtMulai_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer) If KeyCode = 13 Then dtSelesai.Text = DateAdd("m", txtLama.Text, dtMulai.Value) dtBayar.Enabled = True dtBayar.Value = Format(Now, "dd/mm") dtBayar.SetFocus End If End Sub Private Sub dtTanggal_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer) If KeyCode = 13 Then txtNoAnggota.SetFocus End If End Sub Private Sub Form_Load() dtTanggal.Value = Date dtMulai.Value = Date dtBayar.Value = Date Ketengah Me Set kop = Nothing Set rskop = Nothing kop.Provider = "microsoft.jet.oledb.4.0" kop.CursorLocation = adUseClient kop.Open App.Path & "/" & "dbMaster.mdb" rskop.Open "select * from tblsimpanan", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rsanggota.Open "select * from tblanggota", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic While Not rsanggota.EOF txtNoAnggota.AddItem (rsanggota(0)) rsanggota.MoveNext Wend End Sub Private Sub txtAdmin_Change()

txtTotalAdmin.Text = Format(Val(Int(txtPinjaman.Text)) * Val(txtAdmin.Text) / 100, "#,##0") txtJumlah.Text = Format(Val(Int(txtTotalBunga.Text)) + Val(Int(txtTotalAdmin.Text)), "#,##0") txtTotal.Text = Format(Val(Int(txtPinjaman.Text)) + Val(Int(txtJumlah.Text)), "#,##0") txtAngsuran.Text = Format(Val(Int(txtTotal.Text)) / Val(Int(txtLama.Text)), "#,##0") dtMulai.Enabled = True dtMulai.Value = Format(Now, "dd/mm/yyyy") dtMulai.SetFocus End Sub Private Sub txtAdmin_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then If txtAdmin <> "" Then dtMulai.SetFocus End If End If End Sub Private Sub txtBunga_Change() txtTotalBunga.Text = Format(Val(Int(txtPinjaman.Text)) * Val(txtBunga.Text) / 100, "#,##0") End Sub Private Sub txtBunga_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then If txtBunga <> "" Then Fokus txtAdmin End If End If End Sub Private Sub txtKet_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then Fokus txtPinjaman End Sub Private Sub txtLama_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then Fokus txtBunga End Sub

Private Sub txtNoAnggota_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then If txtNoAnggota <> "" Then Query "Select * from tblAnggota Where NoAnggota='" & txtNoAnggota.Text & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing txtNoAnggota.SetFocus MsgBox " No Anggota = " & txtNoAnggota & " Tidak Terdaftar...", vbInformation Exit Sub End If Daftar oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Query "Select * from tblPinjaman Where NoAnggota='" & txtNoAnggota.Text & "' And Status<>'" & xStatus & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Fokus txtKet Exit Sub End If MsgBox "No Anggota = " & txtNoAnggota & " " & Chr(10) & _ "Nama ="& txtnama.Text & " " & Chr(10) & _ "Belum Melunasi Uang Pinjaman...", vbCritical txtNoAnggota.SetFocus txtNoAnggota = "": txtnama = "" txtAlamat = "": txtPekerjaan = "" oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing End If End If End Sub Private Sub cmdTutup_Click() rsanggota.Close Unload Me End Sub Sub GetNumber() On Error GoTo Salah

Dim Counter As String * 11 Dim Hitung As Integer Dim Tgl As String Query "Select * from tblPinjaman order By [NoPinjam]" Tgl = Format(Now, "dd/mm/yyyy") With oKoperasi If .RecordCount = 0 Then Counter = "P" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + "0001" Else .MoveLast If Left(![NoPinjam], 5) <> "P" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) Then Counter = "P" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + "0001" Else Hitung = Val(Right(!NoPinjam, 4)) + 1 Counter = "P" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + Right("000" & Hitung, 4) End If End If txtNomor.Enabled = True txtNomor.Text = Counter End With Exit Sub Salah: MsgBox Err.Description End Sub Sub Daftar() With oKoperasi txtnama = !Nama txtAlamat = !Alamat txtPekerjaan = !Pekerjaan End With End Sub Private Sub txtPinjaman_Change() txtPinjaman.Text = Format(txtPinjaman, "#,#") End Sub Private Sub txtPinjaman_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then Fokus txtLama End Sub Sub Save() On Error GoTo Salah If cnKoperasi Is Nothing Then

If cnKoperasi.State > 0 Then cnKoperasi.Close End If cnKoperasi.Execute "Insert Into tblPinjaman Values ('" & txtNomor.Text & "'," & _ "'" & dtTanggal.Value & "'," & _ "'" & txtNoAnggota.Text & "'," & _ "'" & txtKet.Text & "'," & _ "'" & txtPinjaman.Text & "'," & _ "'" & txtLama.Text & "'," & _ "'" & txtTotalBunga.Text & "'," & _ "'" & txtTotalAdmin.Text & "'," & _ "'" & dtMulai.Value & "'," & _ "'" & dtSelesai.Text & "'," & _ "'" & txtJumlah.Text & "'," & _ "'" & txtTotal.Text & "'," & _ "'" & txtAngsuran.Text & "'," & _ "'" & dtBayar.Value & "'," & _ "'" & xKet & "')" Semula Exit Sub Salah: MsgBox Err.Description End Sub Sub Edit() On Error GoTo Salah cnKoperasi.Execute "Update tblPinjaman Set Keterangan='" & txtKet.Text & "',[Pinjaman Pokok]='" & _ txtPinjaman.Text & "',Lama='" & txtLama.Text & "',Bunga='" & txtTotalBunga.Text & "',Admin='" & _

txtTotalAdmin.Text & "',TglMulai='" & dtMulai.Value & "',TglSelesai='" & dtSelesai.Text & "',JlhBunga='" & _ txtJumlah.Text & "',[Total_Pinjaman]='" & txtTotal.Text & "',Angsuran='" & txtAngsuran.Text & "',TglBayar='" & _

dtBayar.Value & "',Status='" & xKet & "' Where NoPinjam='" & txtNomor.Text & "'" Semula Exit Sub Salah: MsgBox Err.Description End Sub Sub Daftar() With oKoperasi txtnama = !Nama txtNoAnggota = !NoAnggota txtAlamat = !Alamat dtPinjam = !tglPinjam txtPekerjaan = !Pekerjaan txtKet = !Keterangan txtLama = !Lama txtPinjam = Format(![Pinjaman Pokok], "#,##0") dtTempo.Text = Format(![TglBayar], "dd") txtJumlah = Format(![Total_Pinjaman], "#,##0") txtAngsuran = Format(!Angsuran, "#,##0") txtPriode = !jumlah + 1 txtSisa = Format(!JlhSisa, "#,##0") xTotal = Format(!total, "#,##0") txtBayar = Format(!total, "#,##0") End With dtBulan.Text = Format(Now, "mm") dtTahun.Text = Format(Now, "yyyy") End Sub Private Sub cmbPinjam_Click() If cmbPinjam.Text <> "" Then Query "Select * from Qbayar Where NoPinjam ='" & cmbPinjam.Text & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Query "Select * from QPinjam Where NoPinjam='" & cmbPinjam.Text & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing

7. Unit Angsuran Option Explicit Dim xTotal As Currency Dim xSisa As Currency Dim xJumlah As Currency Const Ket = "Lunas" Dim Kata As String Dim xTempo As Integer Sub GetNumber() On Error GoTo Salah Dim Counter As String * 11 Dim Hitung As Integer Dim Tgl As String Query "Select * from tblAngsuran order By [NoBukti]" Tgl = Format(Now, "dd/mm/yyyy") With oKoperasi If .RecordCount = 0 Then Counter = "AN-" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + "0001" Else .MoveLast If Left(![NoBukti], 7) <> "AN-" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) Then Counter = "AN-" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + "001" Else Hitung = Val(Right(!NoBukti, 4)) + 1 Counter = "AN-" + Right(Tgl, 2) + Mid(Tgl, 4, 2) + Right("0000" & Hitung, 4) End If End If txtNomor.Enabled = True txtNomor.Text = Counter End With Exit Sub Salah: MsgBox Err.Description End Sub

MsgBox " No Peminjaman { " & cmbPinjam.Text & " } Tidak terdaftar...", vbCritical cmbPinjam.SetFocus Exit Sub End If With oKoperasi txtnama = !Nama txtAlamat = !Alamat txtPekerjaan = !Pekerjaan txtKet = !Keterangan dtPinjam = !tglPinjam txtLama = !Lama txtPinjam = Format(![Pinjaman Pokok], "#,##0") txtJumlah = Format(![Total_Pinjaman], "#,##0") txtAngsuran = Format(!Angsuran, "#,##0") txtSisa = Format(![Total_Pinjaman], "#,##0") txtNoAnggota = !NoAnggota: dtTempo.Text = Format(!TglBayar, "dd") txtDenda = 0 .Close dtBulan.Text = Format(Now, "mm") dtTahun.Text = Format(Now, "yyyy") End With txtPriode.Text = 1 txtDenda = 0 txtBayar = Format(txtAngsuran, "#,##0") xSisa = Format(Val(Int(txtSisa.Text)) Val(Int(txtAngsuran.Text)), "#,##0") xTotal = txtAngsuran.Text dtBayar.Enabled = True dtBayar.Value = Format(Now, "dd/mm/yyyy") dtBayar.SetFocus Exit Sub End If Daftar xTotal = Format(Val(Int(txtBayar.Text)) + Val(Int(txtAngsuran.Text)), "#,##0")

xSisa = Format(Val(Int(txtSisa.Text)) Val(Int(txtAngsuran.Text)), "#,##0") dtBayar.SetFocus oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing If Val(txtLama.Text) < Val(txtPriode.Text) Then MsgBox " Pembayaran Angsuran Bernomor Anggota = " & txtNoAnggota & " Sudah Lunas...", vbInformation xUpdate Semula Exit Sub End If End If End Sub Private Sub cmbPinjam_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then If cmbPinjam.Text <> "" Then Query "Select * from tblPinjaman Where NoPinjam='" & cmbPinjam.Text & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing MsgBox " No Pinjaman = " & cmbPinjam.Text & " Tidak Terdaftar...", vbCritical cmbPinjam.SetFocus Exit Sub End If Daftar dtBayar.SetFocus oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing End If End If End Sub Private Sub cmdCari_Click() Kata = InputBox("Masukkan No Bukti Yang akan dicari..", "Seacrh...") If Kata = "" Then Exit Sub oKoperasi.Open "Select * from QBayar Where NoBukti='" & Kata & "'", cnKoperasi, adOpenDynamic, adLockPessimistic

If Not oKoperasi.EOF Then With oKoperasi cmbPinjam.Text = !NoPinjam: dtBukti = !tglBukti txtNomor = !NoBukti: dtPinjam.Value = !tglPinjam txtNoAnggota = !NoAnggota: txtnama = !Nama txtAlamat = !Alamat: txtPekerjaan = !Pekerjaan txtKet = !Keterangan: txtPinjam = Format(![Pinjaman Pokok], "#,##0") dtTempo.Text = Format(!TglBayar, "dd") dtBulan.Text = Format(Now, "mm"): dtTahun.Text = Format(Now, "yyyy") txtBayar.Text = Format(!Bayar, "#,##0") txtJumlah = Format(![Total_Pinjaman], "#,##0") txtAngsuran = Format(!Angsuran, "#,##0") txtPriode = !Priode txtSisa = Format(!Sisa, "#,##0") xTotal = Format(!total, "#,##0") txtterlambat = !Terlambat: txtDenda = Format(!Denda, "#,##0") .Close End With Set oKoperasi = Nothing cmdHapus.Enabled = True cmdEdit.Enabled = True cmdTambah.Caption = "&Batal" Exit Sub End If oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing MsgBox " No Pinjaman [" & Kata & "] tidak terdaftar...", vbCritical End Sub Private Sub cmdEdit_Click() blnEdit = True dtBayar.Enabled = True dtBayar.SetFocus cmdSimpan.Enabled = True cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False cmdCari.Enabled = False End Sub

Private Sub cmdHapus_Click() On Error GoTo Salah Kata = MsgBox("Anda Yakin Untuk Menghapus Data Angsuran = " & txtNoAnggota & " ini...", vbCritical + vbYesNo) If Kata = vbYes Then cnKoperasi.Execute "Delete From tblAngsuran Where NoBukti='" & txtNomor.Text & "'" MsgBox " Data Angsuran Telah Di Hapus...", vbInformation Semula Exit Sub End If Exit Sub Salah: MsgBox " Data Angsuran Tidak Dapat Di Hapus.." & Chr(10) & _ "Silahkan Periksa Angsuran Angota...", vbCritical End Sub Private Sub cmdSimpan_Click() Me.MousePointer = 11 If Not blnEdit Then Save Else Edit End If Me.MousePointer = 1 End Sub Private Sub cmdTambah_Click() If cmdTambah.Caption = "&Tambah" Then cmdTambah.Caption = "&Batal" GetNumber dtBukti.Enabled = True dtBukti.Value = Format(Now, "dd/mm/yyyy") dtBukti.SetFocus DaftarPinjam cmdSimpan.Enabled = True Else Semula End If End Sub Private Sub cmdTutup_Click() Unload Me End Sub

Sub DaftarPinjam() Me.MousePointer = 11 Query "Select * from tblPinjaman Where Status <> '" & Ket & "'" cmbPinjam.Clear If Not oKoperasi.EOF Then oKoperasi.MoveFirst Do While Not oKoperasi.EOF cmbPinjam.AddItem oKoperasi!NoPinjam oKoperasi.MoveNext Loop End If oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Me.MousePointer = 1 End Sub Function Semula() ClearControl Me cmdSimpan.Enabled = False cmdTambah.Caption = "&Tambah" cmdTambah.SetFocus blnEdit = False End Function Private Sub Command1_Click() frmSlipBayar.Show End Sub Private Sub dtBayar_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer) If KeyCode = 13 Then xTempo = Day(dtBayar.Value) txtterlambat.Text = xTempo dtTempo Fokus txtDenda 'xSisa = Format(Val(Int(txtSisa.Text)) - Val(Int(txtBayar.Text)), "#,##0") End If End Sub Private Sub dtBukti_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer) If KeyCode = 13 Then cmbPinjam.Enabled = True cmbPinjam.SetFocus End If End Sub Private Sub Form_Load() Ketengah Me dtPinjam.Value = Date

dtBukti.Value = Date dtBayar.Value = Date End Sub Private Sub txtDenda_Change() On Error Resume Next If txtDenda.Text = "" Then txtDenda.Text = 0 Else txtDenda.Text = Format(txtDenda, "#,#"): SendKeys "{end}" txtTotal.Text = Format(Val(Int(txtAngsuran.Text)) + Val(Int(txtDenda.Text)), "#,##0"): SendKeys "{end}" End If End Sub Private Sub txtDenda_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer) If KeyCode = 13 Then If txtDenda <> "" Then cmdSimpan.Enabled = True cmdSimpan.SetFocus End If Exit Sub 'End If End If End Sub Function xLunas() As Boolean xLunas = False If Val(txtLama) <= Val(txtPriode) Then xLunas = True Else xLunas = False End If End Function Function Save() On Error GoTo Salah Me.MousePointer = 11 cnKoperasi.Execute "Insert Into tblAngsuran Values ('" & txtNomor.Text & "'," & _ "'" & dtBukti.Value & "','" & cmbPinjam.Text & "','" & txtBayar.Text & "'," & _ "'" & xSisa & "','" & txtPriode.Text & "','" & xTotal & "'," & _ "'" & xSisa & "','" & txtterlambat.Text & " ','" & txtDenda.Text & "'," & _

"'" & txtPriode.Text & "')" cnKoperasi.Execute "Update tblAngsuran Set Total='" & xTotal & "',JlhSisa='" & xSisa & "', Jumlah='" & _ txtPriode.Text & "' Where NoPinjam='" & cmbPinjam.Text & "'" xUpdate Semula Me.MousePointer = 1 Exit Function Salah: MsgBox Err.Description & Err.Number Me.MousePointer = 1 End Function Function Edit() On Error GoTo Salah

cnKoperasi.Execute "Update tblAngsuran Set Terlambat='" & _ txtterlambat.Text & "',Denda='" & txtDenda.Text & "' Where NoBukti='" & txtNomor.Text & "'" cnKoperasi.Execute "Update " Semula Exit Function Salah: MsgBox Err.Description End Function Sub xUpdate() If xLunas Then cnKoperasi.Execute "Update tblPinjaman Set Status ='" & Ket & "' Where NoPinjam='" & cmbPinjam.Text & "'" End If End Sub Private Sub cbperiode_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then txtjenpen.SetFocus End If End Sub Private Sub cmdEdit_Click() blnEdit = True Fokus txtid_pendapatan cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False cmdSimpan.Enabled = True End Sub Private Sub cmdHapus_Click() rskop.Delete bersih ListView1.ListItems.Clear ListView1.Refresh rstahun.Close Form_Load End Sub Private Sub cmdSimpan_Click() For i = 0 To 2 If txtid_pendapatan.Text = "" Then MsgBox " Data Belum Lengkap", vbCritical Fokus txtid_pendapatan Exit Sub End If

8. Unit Pendapatan Dim kop As New ADODB.Connection Dim rskop As New ADODB.Recordset Dim rstahun As New ADODB.Recordset Dim list As ListItem Private Sub Tampil() Do While Not rskop.EOF

Set list = ListView1.ListItems.Add(, , rskop.Fields!Id_Pendapatan) list.SubItems(1) = rskop!Tahun list.SubItems(2) = rskop!jenis_pendapatan list.SubItems(3) = rskop!Besar_pendapatan rskop.MoveNext Loop End Sub Private Sub hubung() rskop!Id_Pendapatan = txtid_pendapatan.Text rskop!Tahun = cbperiode.Text rskop!jenis_pendapatan = txtjenpen.Text rskop!Besar_pendapatan = txtbespen.Text End Sub

Next Me.MousePointer = 11 If Not blnEdit Then SimpanData Else EditData End If Semula Me.MousePointer = 1 End Sub Private Sub cmdTambah_Click() If cmdTambah.Caption = "&Tambah" Then cmdTambah.Caption = "&Batal" Fokus txtid_pendapatan cmdSimpan.Enabled = True Else Semula End If End Sub Private Sub cmdTutup_Click() rskop.Close rstahun.Close Unload Me End Sub Private Sub Form_Load() Ketengah Me Set kop = Nothing Set rskop = Nothing kop.Provider = "microsoft.jet.oledb.4.0" kop.CursorLocation = adUseClient kop.Open App.Path & "/" & "dbMaster.mdb" rskop.Open "select * from tblpendapatan", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rstahun.Open "select * from tbltahun", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic ListView1.ListItems.Clear Tampil While Not rstahun.EOF cbperiode.AddItem (rstahun(0)) rstahun.MoveNext Wend End Sub Sub Semula() cmdTambah.Caption = "&Tambah" cmdTambah.SetFocus cmdSimpan.Enabled = False

cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False blnEdit = False ClearControl Me End Sub Sub Daftar() With oKoperasi txtid_pendapatan = !Id_Pendapatan cbperiode = !Tahun txtjenpen = !jenis_pendapatan txtbespen = !Besar_pendapatan End With End Sub Private Sub Text_KeyPress(Index As Integer, KeyAscii As Integer) Select Case Index Case 0 If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.Enabled = True Query "Select * from tblPendapatan Where Id_Pendapatan='" & txtid_pendapatan.Text & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Fokus txtjenpen cmdSimpan.Enabled = True Exit Sub End If Daftar oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing cmdEdit.Enabled = True cmdHapus.Enabled = True End If Case 1 To 4 If KeyAscii = 13 Then SendKeys "{Tab}" End If Case 5 If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.Enabled = True cmdSimpan.SetFocus End If End Select End Sub Sub SimpanData() If Not rskop Is Nothing Then If rskop.State > 0 Then rskop.AddNew

hubung rskop.Update Tampil End If End If Exit Sub End Sub Sub EditData() If Not rskop Is Nothing Then If rskop.State > 0 Then hubung rskop.Update Tampil End If End If Exit Sub ErrEdit: MsgBox " System Tidak dapat melakukan Edit data pendapatan...", vbCritical End Sub Private Sub ListView1_Click() Set rskop = Nothing rskop.Open "select * from tblpendapatan", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic txtid_pendapatan.Text = ListView1.SelectedItem rskop.Find "Id_Pendapatan='" + txtid_pendapatan.Text + "'" Ktemu 9. Unit Perhitungan SHU Dim kop As New ADODB.Connection Dim rskop As New ADODB.Recordset Dim rstahun As New ADODB.Recordset Dim rsbantushu As New ADODB.Recordset Dim rsbantushu1 As New ADODB.Recordset Dim rsbantushu2 As New ADODB.Recordset Dim rsbantushu3 As New ADODB.Recordset Dim rsbantushu4 As New ADODB.Recordset Dim rsanggota As New ADODB.Recordset

cmdEdit.Enabled = True cmdHapus.Enabled = True End Sub Private Sub bersih() txtid_pendapatan = "" cbperiode = "" txtjenpen = "" txtbespen = "" End Sub Private Sub Ktemu() txtid_pendapatan.Text = rskop!Id_Pendapatan cbperiode.Text = rskop!Tahun txtjenpen.Text = rskop!jenis_pendapatan txtbespen.Text = rskop!Besar_pendapatan End Sub Private Sub txtbespen_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.SetFocus End If End Sub Private Sub txtjenpen_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then txtbespen.SetFocus End If End Sub Dim rsanggota1 As New ADODB.Recordset Dim rsanggota2 As New ADODB.Recordset Dim rssimpan As New ADODB.Recordset Dim rssimpan1 As New ADODB.Recordset Dim rspinjam As New ADODB.Recordset Dim rspinjam1 As New ADODB.Recordset Dim rskomposisi As New ADODB.Recordset Dim list As ListItem Private Sub cbno_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then

cmdSimpan.SetFocus End If End Sub Private Sub cbno_LostFocus() rsanggota1.Open "Select * from tblAnggota Where NoAnggota='" & cbno.Text & "'", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rssimpan.Open "select * from Qsimpan Where NoAnggota='" & cbno.Text & "'", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rssimpan1.Open "select sum(debet)as jul from Qsimpan", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rspinjam.Open "select sum(angsuran) as jumlahangsur from Qbayar Where NoAnggota='" & cbno.Text & "'", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rspinjam1.Open "select sum(angsuran) as totalangsur from Qbayar", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic If rssimpan.RecordCount = 0 Then MsgBox " Mohon Maaf Anggota ini belum memiliki simpanan..", vbCritical cbno.SetFocus Else txtnama.Text = rsanggota1!Nama txtjumsimpan.Text = rssimpan!total txtshusimpan.Text = (rssimpan!total / rssimpan1!jul) * rskomposisi!dulipersen txtpinkembali.Text = rspinjam!jumlahangsur txtshupin.Text = (rspinjam!jumlahangsur / rspinjam1!totalangsur) * rskomposisi!julipersen txtshu.Text = ((rssimpan!total / rssimpan1!jul) * rskomposisi!dulipersen) + ((rspinjam!jumlahangsur / rspinjam1!totalangsur) * rskomposisi!julipersen) End If End Sub Private Sub Tampil() Do While Not rskop.EOF Set list = ListView1.ListItems.Add(, , rskop.Fields!id_shu) list.SubItems(1) = rskop!Tahun

list.SubItems(2) = rskop!NoAnggota list.SubItems(3) = rskop!Nama list.SubItems(4) = rskop!jumlah_simpanan list.SubItems(5) = rskop!shu_simpanan list.SubItems(6) = rskop!Pinjaman_kembali list.SubItems(7) = rskop!shu_pinjaman list.SubItems(8) = rskop!total_shu list.SubItems(9) = rskop!persekot_shu list.SubItems(10) = rskop!shu_bersih rskop.MoveNext Loop End Sub Private Sub hubung() rskop!id_shu = txtid_shu.Text rskop!Tahun = cbperiode.Text rskop!NoAnggota = cbno.Text rskop!Nama = txtnama.Text rskop!jumlah_simpanan = txtjumsimpan.Text rskop!shu_simpanan = txtshusimpan.Text rskop!Pinjaman_kembali = txtpinkembali.Text rskop!shu_pinjaman = txtshupin.Text rskop!total_shu = txtshu.Text rskop!persekot_shu = txtpershu.Text rskop!shu_bersih = txtdapat.Text End Sub Sub GetNumber() Dim Counter As String * 11 Dim Hitung As Integer Dim Tgl As String Query "Select * from tblhitungshu order By [id_shu]" Tgl = Format(Now, "dd/mm/yyyy") With oKoperasi If .RecordCount = 0 Then Counter = "SHU" + Right(Tgl, 2) + "001" Else .MoveLast If Left(![id_shu], 5) <> "SHU" + Right(Tgl, 2) Then Counter = "SHU" + Right(Tgl, 2) + "001" Else Hitung = Val(Right(!id_shu, 3)) + 1

Counter = "SHU" + Right(Tgl, 2) + Right("00" & Hitung, 4) End If End If txtid_shu.Text = Counter cbperiode.SetFocus End With End Sub Private Sub cbperiode_KeyPress(KeyAscii As Integer) If KeyAscii = 13 Then cbno.SetFocus End If End Sub Private Sub cmdEdit_Click() blnEdit = True Fokus txtnama cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False cmdSimpan.Enabled = True End Sub Private Sub cmdHapus_Click() rskop.Delete bersih rstahun.Close rsanggota.Close rsanggota2.Close rsbantushu.Close rsbantushu1.Close rsbantushu2.Close rsbantushu3.Close rsbantushu4.Close ListView1.ListItems.Clear ListView1.Refresh Form_Load End Sub Private Sub cmdSimpan_Click() For i = 0 To 2 If txtid_shu.Text = "" Then MsgBox " Data SHU Belum Lengkap", vbCritical Fokus txtid_shu Exit Sub End If Next Me.MousePointer = 11 If Not blnEdit Then SimpanData Else

EditData End If Semula Me.MousePointer = 1 End Sub Private Sub cmdTambah_Click() If cmdTambah.Caption = "&Tambah" Then cmdTambah.Caption = "&Batal" GetNumber cbperiode.SetFocus cmdSimpan.Enabled = True Else Semula End If End Sub Private Sub cmdTutup_Click() rsanggota.Close rsanggota2.Close rsbantushu.Close rsbantushu1.Close rsbantushu2.Close rsbantushu3.Close rsbantushu4.Close rskomposisi.Close rskop.Close rstahun.Close Unload Me End Sub Private Sub Form_Load() Ketengah Me Set kop = Nothing Set rskop = Nothing kop.Provider = "microsoft.jet.oledb.4.0" kop.CursorLocation = adUseClient kop.Open App.Path & "/" & "dbMaster.mdb" rskop.Open "select * from tblhitungshu", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rstahun.Open "select * from tbltahun", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rsanggota.Open "select * from tblanggota", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rsanggota2.Open "Select count(NoAnggota)as jumlah from tblAnggota", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic

rsbantushu.Open "Select * from sumbayar", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rsbantushu1.Open "Select * from sumsimpan", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rsbantushu2.Open "Select * from sumpinjaman", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rsbantushu3.Open "Select * from sumpendapatan", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rsbantushu4.Open "Select * from sumbiaya", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic rskomposisi.Open "select * from jumkomposisi WHERE jenis_komposisi like '%Anggota%'", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic ListView1.ListItems.Clear Tampil While Not rstahun.EOF cbperiode.AddItem (rstahun(0)) rstahun.MoveNext Wend While Not rsanggota.EOF cbno.AddItem (rsanggota(0)) rsanggota.MoveNext Wend lblanggota.Caption = rsanggota2!jumlah lblbunga.Caption = rsbantushu!Bunga lblpinjambayar.Caption = rsbantushu!jumlah_pinjaman_dibayar lblsimpanan.Caption = rsbantushu1!jumlah_simpanan lblpinjaman.Caption = rsbantushu2!jumlah_pinjaman lblpendapatan.Caption = rsbantushu3!besarpendapatan lblbiaya.Caption = rsbantushu4!besar_biaya End Sub Sub Semula() cmdTambah.Caption = "&Tambah" cmdTambah.SetFocus cmdSimpan.Enabled = False cmdEdit.Enabled = False cmdHapus.Enabled = False blnEdit = False ClearControl Me

End Sub Sub Daftar() With oKoperasi txtid_shu = !id_shu cbperiode = !Tahun cbno = !NoAnggota txtnama = !Nama txtjumsimpan = !jumlah_simpanan txtshusimpan = !shu_simpanan txtpinkembali = !Pinjaman_kembali txtshupin = !shu_pinjaman txtshu = !total_shu txtpershu = !persekot_shu txtdapat = !shu_bersih End With End Sub Private Sub Text_KeyPress(Index As Integer, KeyAscii As Integer) Select Case Index Case 0 If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.Enabled = True Query "Select * from tblhitungshu Where id_shu='" & txtid_shu.Text & "'" If oKoperasi.EOF Then oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing Fokus txtid_shu cmdSimpan.Enabled = True Exit Sub End If Daftar oKoperasi.Close Set oKoperasi = Nothing cmdEdit.Enabled = True cmdHapus.Enabled = True End If Case 1 To 4 If KeyAscii = 13 Then SendKeys "{Tab}" End If Case 5 If KeyAscii = 13 Then cmdSimpan.Enabled = True cmdSimpan.SetFocus End If End Select End Sub Sub SimpanData()

If Not rskop Is Nothing Then If rskop.State > 0 Then rskop.AddNew hubung rskop.Update Tampil rsanggota1.Close rssimpan.Close rssimpan1.Close rspinjam.Close rspinjam1.Close rskomposisi.Close End If End If Exit Sub End Sub Sub EditData() If Not rskop Is Nothing Then If rskop.State > 0 Then hubung rskop.Update Tampil End If End If Exit Sub ErrEdit: MsgBox " System Tidak dapat melakukan Edit data shu...", vbCritical End Sub Private Sub ListView1_Click() Set rskop = Nothing rskop.Open "select * from tblhitungshu", kop, adOpenDynamic, adLockOptimistic txtid_shu.Text = ListView1.SelectedItem rskop.Find "id_shu='" + txtid_shu.Text + "'" Ktemu cmdEdit.Enabled = True cmdHapus.Enabled = True End Sub Private Sub bersih() txtid_shu.Text = "" cbperiode.Text = "" cbno.Text = "" txtnama.Text = "" txtjumsimpan.Text = "" txtshusimpan.Text = "" txtpinkembali.Text = ""

txtshupin.Text = "" txtshu.Text = "" txtpershu.Text = "" txtdapat.Text = "" End Sub Private Sub Ktemu() txtid_shu.Text = rskop!id_shu cbperiode.Text = rskop!Tahun cbno.Text = rskop!NoAnggota txtnama.Text = rskop!Nama txtjumsimpan.Text = rskop!jumlah_simpanan txtshusimpan.Text = rskop!shu_simpanan txtpinkembali.Text = rskop!Pinjaman_kembali txtshupin.Text = rskop!shu_pinjaman txtshu.Text = rskop!total_shu txtpershu.Text = rskop!persekot_shu txtdapat.Text = rskop!shu_bersih End Sub Private Sub txtpershu_Change() txtdapat.Text = Val(txtshu.Text) Val(txtpershu.Text) End Sub Private Sub txtshu_Change() txtdapat.Text = Val(txtshu.Text) Val(txtpershu.Text) End Sub