Anda di halaman 1dari 12

TUGAS

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATERI :

PELUANG

NAMA SEKOLAH ASAL

: TUHU SULISTYOWATI : SMP NEGERI 1 MIRI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


( 1 PERTEMUAN )
Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi pokok Alokasi Waktu seluruhnya : SMP Negeri 1 Miri : Matematika : VII/Dua : Peluang : 15 jam @ 40 menit

A. Tujuan Pembelajaran Melalui pengamatan, tanya jawab, penugasan individu dan kelompok, diskusi kelompok, siswa dapat: mengembangkan rasa ingin tahu dan tanggungjawab kelompok dalam: Pertemuan-(2 40 menit) 1. menunjukkan ingin tahu selama mengikuti proses pembelajaran 2. memiliki ketertarikan terhadap materi yang sedang dipelajari 3. menghitung peluang masing masing titik sampel pada ruang sampel suatu percobaan 4. menghitung nilai peluang suatu kejadian . B. Kompetensi Dasar: 1. [2.2] Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, dan ketertarikan pada matematika serta memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika, yang terbentuk melalui pengalaman belajar. 2. [3.10] Menemukan peluang empirik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh berdasarkan sekelompok data. 3. [4.9] melakukan percobaan untuk menemukan peluang empirik dari masalah nyata serta menyajikannya dalam bentuk tabel dan grafik.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi Siswa mampu:


1. Memiliki rasa ingin tahu dan percaya diri 2. Memiliki ketertarikan pada matematika serta rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika,

yang terbentuk melalui pengalaman belajar.


3. menghitung peluang masing masing titik sampel pada ruang sampel suatu percobaan

4. menghitung nilai peluang suatu kejadian

D. Materi Ajar Pertemuan Ke-2: Siswa SMP/MTs mempelajari Peluang untuk pertama kali adalah pada Kompetensi Dasar (KD) ini. KD ini dipelajari dalam beberapa kali pertemuan. Ada beberapa tahapan kemampuan berurutan yang harus dilalui siswa dalam mempelajari KD ini, yaitu: 1. 2. 3. 4. mengidentifikasi titik sampel dan menyusun ruang sampel; mengidentiikasi kejadian dan menentukan suatu kejadian; menentukan peluang suatu kejadian; menentukan nilai komplemen suatu kejadian.

Kemampuan-kemampuan tersebut berhubungan hirarkis, sehingga tahapan nomor-1 harus ditempuh sebelum mempelajari tahapan nomor 2, tahapan nomor 2 harus ditempuh sebelum mempelajari tahapan nomor 3, dan seterusnya. RPP ini adalah rancangan pembelajaran yang terkait tahapan nomor 3. Materi ajar yang dipelajari siswa selama pertemuan pelaksanaan pembelajaran yang menggunakan RPP ini adalah: Pengertian titi sampel, ruang sampel, kejadian, peluang, dan komplemen kejadian. 1. Peluang: Aljabar adalah cabang dari matematika yang mempelajari penyederhanaan dan pemecahan masalah dengan menggunakan simbol. 2. Simbol atau Lambang Peluang: Simbol adalah huruf atau tanda yang digunakan untuk menyatakan unsur, senyawa, sifat, atau satuan matematika (KBBI). Simbol bilangan disebut angka. Angka 5 merupakan simbol untuk menyatakan hasil dari mencacah benda sebanyak 5 buah atau hasil menghitung frekuensi kemunculan suatu peristiwa sebanyak 5 kali. Simbol Peluang adalah simbol yang mewakili (menunjuk) sebarang bilangan. Simbol Aljabar dapat terdiri dari huruf, tanda tertentu, atau bilangan. Pada sebarang simbol Aljabar dapat diberikan nilai (bilangan) tertentu sesuai persyaratan yang dikehendaki. Peluang pada ruang sampel. Jika dituliskan dalam rumus, peluang terjadinya peristiwa / kejadian A yang dilambangkan P(A) adalah:

P(A) =

banyak kejadian A n(A) dimana kisaran peluang 0 P(A) 1 = banyak titiksampel pada ruang sampel n(S)

P(A) = 0 adalah kejadian yang mustahil P(A) = 1 adalah kejadian yang pasti terjadi

Contoh soal: Pada pelemparan sebuah mata dadu, tentukan peluang munculnya: a. mata dadu 3, b. mata dadu prima c. mata dadu lebih dari 6

Jawab: Ruang sampelnya adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6} n(S) = 6. a. Kejadian muncul mata dadu 3 ada 1 n(A) = n(mata dadu 3) = 1 Jadi peluang muncul mata dadu 3 adalah P (mata dadu 3) =

n (mata dadu 3) 1 = n(S) 6

b. Kejadian muncul mata dadu prima adalah 2, 3, dan 5. n(prima) = 3 Jadi peluang muncul mata dadu prima adalah P (mata dadu prima) =

n (prima) 3 1 = = n(S) 6 2

c. Kejadian muncul mata dadu lebih dari 6 tidak ada. n ( mata dadu lebih dari 6 ) = 0 Jadi peluang muncul mata dadu lebih dari 6 adalah

P (mata dadu lebih dari 6) =


DAFTAR BACAAN

n (lebih dari 6) 0 = =0 n(S) 6

Widyantini, Th. Dan Sumardyono. 2009. Kapita Selekta Pembelajaran Statistika dan Peluang. Modul Matematika SMP Program BERMUTU. Yogyakarta : PPPTK Matematika.

E. Metode Pembelajaran Pertemuan Ke-2 Pengamatan, tanya-jawab, penugasan individu dan kelompok, dan diskusi kelompok. F. Media Pembelajaran Pertemuan ke 2 Mata uang logam, dadu, kartu bridge, lembar kerja siswa G. Sumber Belajar Pertemuan ke 2 Bahan pekerjaan rumah; Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika kelas VII Kemendikbud halaman 351

H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Ke-1 Kegiatan Pendahuluan Deskripsi Kegiatan 1. Guru memberi salam dan mengajak siswa berdoa. 2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa serta berdoa. 3. Siswa mendengarkan dan menanggapi cerita guru tentang manfaat belajar peluang dalam kehidupan sehari-hari. 4. Guru mengkomunikasikan tujuan belajar dan hasil belajar yang diharapkan akan dicapai siswa. 5. Guru menginformasikan cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dan demonstrasi disertai tanya jawab, diskusi kelompok dilanjutkan presentasi hasil diskusi, pembahasan hasil diskusi secara klasikal, latihan berpasangan, pembahasan secara klasikal, pemajangan hasil latihan). 6. Guru mengecek kemampuan prasyarat siswa dengan tanya jawab. (bilangan bulat, bilangan pecahan, titik sampel dan ruang sampel) Inti 1. Siswa mengamati, mencermati dan menjawab pertanyaan terkait contoh 60 peristiwa sehari-hari yang berhubungan peluang (ada 3 contoh). menit 2. Siswa menganalisis, menalar, mencoba dan menyimpulkan pengertian peluang berdasarkan hasil pengamatan berdasarkan hasil pengamatan dan tanya jawab pada sajian contoh peristiwa sehai-hari yang berhubungan dengan pengertian peluang. 3. Meminta siswa untuk duduk dalam tatanan pembelajaran kooperatif/ sesuai kelompok. 4. Guru membagikan LKS ke masing-masing kelompok. (lampiran 1) 5. Secara kelompok, siswa berdiskusi membahas LKS yang telah diberikan oleh guru. Anggota kelompok saling memeriksa, mengoreksi dan memberikan masukan. 6. Selama diskusi guru mengamati untuk memberikan nilai sikap. 7. Setelah semua kelompok seesai dalam berdiskusi, guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi. 8. Untuk menguatkan, siswa dan guru menyimpulkan hasil diskusi. 9. Secara berpasangan siswa menyelesaikan soal-soal tentang peluang yang melibatkan peristiwa sehari-hari dengan konsep matematika. (lampiran 2) 10.Siswa dan guru membahas hasil Latihan soal-soal. Guru memberi umpan balik. Hasil pengerjaan soal-soal dipajang di tempat pajangan hasil karya. Waktu 15 menit

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Waktu

Penutup

1. Siswa dan guru merangkum isi pembelajaran yaitu tentang pengertian 5 peluang menit 2. Siswa melakukan refleksi dengan dipandu oleh Guru; 3. Guru memberi pekerjaan rumah; 4. Guru menginformasikan garis besar isi kegiatan pada pertemuan berikutnya, yaitu peluang untuk kejadian majemuk

I. Penilaian Pertemuan Ke-2 1. Prosedur Penilaian: No 1 2 3 Aspek yang dinilai Rasa ingin tahu Tanggungjawab dalam kelompok Pengetahuan dan keterampilan matematika Teknik Penilaian Pengamatan Pengamatan Kuis Portofolio Hasil Latihan soal Waktu Penilaian Kegiatan inti nomor 1, 2, 3,7,9 Kegiatan inti nomor 4, 5, 6,8 Awal pertemuan ke-3 Akhir pertemuan ke-2

2. Instrumen penilaian: Indikator Penilaian Teknik Penilaian Tes tertulis Bentuk Instrumen Uraian Instrumen

1.Menghitung peluang masing-masing titik sampel pada ruang sampel suatu percobaan.

1.Dalam suatu kelas terdapat siswa laki laki dan perempuan .Jika P( laki laki ) = P (perempuan ) = .. 2. Terdapat kumpulan huruf WAWASAN.Jika secara acak dipilih satu huruf berapakah peluang terambil huruf W? 3. Sebuah dadu dilempar satu kali. Berapa peluang muncul angka genap? 4. Dalam sebuah kotak terdapat 20 bolam, 4

2 maka 3

2.Menghitung peluang suatu kejadian

bolam diantaranya rusak. Bila sebuah bolam diambil secara acak,berapakah peluang terambilnya bolam rusak ? 5. Dalam sebuah kotak terdapat 12 bola hijau, 10 bola merah dan 9 bola biru. Sebuah bola diambil secara acak, ternyata berwarna hijau dan tidak dikembalikan. Kemudian diambil sebuah bola lagi, berapakah peluang bola tersebut berwarna hijau ?

Pedoman Penskoran No Jawaban Skor

1.

P (perempuan) = 1 -

2 1 = 3 3 2 7

20

2.

Peluang terambil huruf W adalah P ( W)=

20

3.

P (angka genap) =

3 1 = 6 3

20

4/20 = 1/5

20

5.

4/30

20

Total skor

100

LEMBAR PENGAMATAN PERKEMBANGAN SIKAP Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun Pelajaran Waktu Pengamatan Kompetensi Dasar : Matematika : VII/2 : 2013/2014 : 8 Juli 2013 : Nomor 2.2, 3.10, 4.9

Sikap yang dikembangkan dalam proses pembelajaran adalah rasa ingin tahu dan tanggung jawab dalam kelompok. Indikator perkembangan sikap INGIN TAHU 1. Kurang baikjika sama sekali tidak berusaha untuk mencoba atau bertanya atau acuh tak acuh (tidak mau tahu) dalam proses pembelajaran 2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk mencoba atau bertanya dalam proses pembelajaran tetapi masih belum ajeg/konsisten 3. Sangat baikjika menunjukkan adanya usaha untuk mencoba atau bertanya dalam proses pembelajaran secara terus menerus dan ajeg/konsisten Indikator perkembangan sikap TANGGUNGJAWAB (dalam kelompok) 1. Kurang baikjika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam melaksanakan tugas kelompok 2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam melaksanakan tugas-tugas kelompok tetapi belum ajeg/konsisten 3. Sangat baikjika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten

Bubuhkan tanda V pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan. NO 1 2 3 Nama Rasa ingin tahu SB B KB Tanggungjawab SB B KB

... 32 Keterangan : SB = sangat baik B = baik KB = kurang baik

Yogyakarta, 8 Juli 2013 Guru Mata Pelajaran

Dra. Tuhu Sulistyowati NIP. 196708021991122001

Lampiran 1

LEMBAR KERJA SISWA


Coba diskusikan soal-soal dibawah ini 1. Bila sebuah dadu dilempar satu kali tentukanlah peluang muncul : a. mata dadu 4 b. mata dadu bilangan ganjil Jawab : a. Banyak kejadian yang dimaksud = ....... yaitu ....... Banyak kejadin yang mungkin = .......... yaitu ......., ......., ......., ......., ......., ........ Jadi P ( mata 4 ) =

2.

Sebuah huruf dipilih secara acak dari huruf-huruf pada kata JAKARTA . Tentuksn peluang terpilihnya huruf A! Jawab : Banyak kejadian yang dimaksud = ......., karena huruf A ada ....... Banyak kejadian yang mungkin = ......... Jadi P ( huruf A ) =

3.

Dari seperangkat kartu bridge, diambil sebuah kartu secara acak. Berapakah peluang terambil kartu Queen (Q) ? Jawab : Banyak kartu Q = ........ Banyak kartu seluruhnya = ......... Jadi P ( Queen ) =

4.

Dalam sebuah kantong terdapat 12 kelereng warna merah dan 15 kelereng warna biru. Bila satu diambil secara acak, tentukan peluang terambilnya kelereng warna biru ! Jawab : Banyak kelereng biru = ........ Banyak kelereng seluruhnya = ..........+........= Jadi P ( biru ) =

Lampiran 2

Nama : 1. 2. Kelas : VII .........

LATIHAN SOAL
Kerjakan soal di bawah ini dengan teman sebangku 1. Dalam sebuah kotak terdapat lima buah bola yang diberi nomor dari 1 sampai 5. Sebuah bola diambil secara acak dari kotak tersebut. a. Tentukan peluang terambil bola bernomor genap b. Bila yang terambil bola bernomor ganjil dan tidak dikembalikan, tentukan peluang terambilnya bola bernomor ganjil pada pengambilan berikutnya !

Jawab :