Anda di halaman 1dari 22

Makalah SUKU BANYAK

D I S U S U N OLEH : NAMA : Kasfaisal Katja {34201300162} Luthfi Rohman {34201300167}

PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG

KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum Wr. Wb Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan hidayah-Nya lah sehingga Makalah ini dapat terselesaikan. Tak lupa pula salam dan taslim tak henti-hentinya kita haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW ,Nabi pembawa obor keselamatan dunia wal akhirat. Amin Ucapan terimakasih kami berikan kepada pihak-pihak yang telah memberikan masukan yang bermanfaat sehingga makalah kami ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Permohonan maaf dan kritikan yang bersifat membangun sangat kami harapkan karena kami menyadari masih banyak kekurangan dan kekhilafan di dalam makalah kami ini, karena kesempurnaan sesungguhnya hanya datangnya dari Allah SWT. Semoga makalah kami ini dapat bermanfaat bagi para pembaca pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Wassalamu Alaikum Wr. Wb

Penulis

Semarang,17 Mei 2014

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR............................................................................................. i DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN........................................................................................ 1 A. Latar Belakang..................................................................................... 1 B. Rumusan Masalah............................................................................... 2 C. Tujuan Makalah................................................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN......................................................................................... 3 A. Pengertian suku banyak..................................................................... 3 B. Nilai suku banyak.....................................................................................3 C. Derajat Suku Banyak pada Hasil bagi dan Sisa Pembagian...........................5 D. Hasil Bagi dan Sisa Pembagian Suku Banyak..............................................7 Penggunaan Teorema Sisa dan Teorema Faktor..............................................10 1. Pengunaan Teorema Sisa..........................................................................10 2. Pengunaan Teorema Faktor..............................................................................12 3. Penyelesaian persamaan Suku Banyak.............................................................12 4. Pembuktian Teorema sisa dan Teorema Faktor................................................13 Akar akar Rasional dari Persamaan Suku Banyak.............................................15 1. Menentukan akar rasional..........................................................................15 2. Sifat-sifat akar persamaan suku banyak......................................................15 BAB III PENUTUP.............................................................................................. 18 A. KESIMPULAN.......................................................................................... 18 B. SARAN..................................................................................................... 18 DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................... 19

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sukubanyak atau polinom dalam variabel x yang berderajat n secara umum dapat ditulis sebagaui berikut: anxn + an-1xn-1 + an-2xn-2 + + a2x2 + a1x + a0 Derajat dari suatu sukubanyak dalam variabel x ditentukan oleh pangkat yang paling tinggi bagi variabel x yang ada dalam sukubanyak itu. Perhatikan bahwa suku-suku pada sukubanyak di atas diawalai oleh suku yang variabelnya mempunyai pangkat tertinggi, yaitu anxn. Kemudian diikuti oleh suku-suku dengan pangkat variabel x yang semakin menurun an-1xn-1 , an-2xn-2 , , a2x2 , a1x dan diakhiri dengan suku tetap a0. Sukubanyak yang disusun atau ditulis dengan cara seperti itu dikatakan disusun mengikuti aturan pangkat turun dalam variabel x. perlu diingat kembali bahwa variabel suatu suku banyak tidaklah harus dalam variabel x, tetapi dapat saja dalam variabel-variabel lainnya, seperti: a, b, c, , s, t, , u, , y dan z.

B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan beberapa masalah sebagai berikut: 1)Menjelaskan alogaritma pembagian suku banyak 2)Menentukan derajat suku banyak hasil bagi dan sisa pembagian dalam alogaritma pembagian 3)Menentukan hasil bagi dan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk linear atau kuadrat 4)Menentukan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk linear dan kuadrat dengan teorema sisa 5)Menentukan faktor linear dari suku banyak dengan teorema faktor 6)Menyelesaikan persamaan suku banyak dengan menggunakan teorema faktor C. Tujuan Penulisan Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka adapun tujuan penulis dalam merumuskan masalah tersebut, yaitu sebagai berikut: 1)Menjelaskan alogaritma pembagian suku banyak
2)Menentukan derajat suku banyak sebagai hasil bagi dan sisa pembagian dalam alogaritma pembagian 3)Menentukan hasil bagi dan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk linear atau kuadrat 4)Mnentukan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk linear kuadrat dengan teorema sisa 5)Menentukan faktor linear dari suku banyak dengan teorema faktor 6)Menyelesaikan persamaan suku banyak dengan menggunakan teorema faktor

BAB II PEMBAHASAN

PENGERTIAN SUKU BANYAK, NILAI SUKU BANYAK, DAN OPERASI ANTAR-SUKU BANYAK A.Pengertian suku banyak
Suku banyak atau polinom dalam variabel x yang berderajat n secara umum dapat ditulis sebagai berikut: anxn + an-1xn-1 + an-2xn-2 + + a2x2 + a1x + a0 dengan : an, an-1, an-2, , a2, a1, a0 adalah bilangan-bilangan real dengan an 0. an adalah dari x2, an-1 adalah koefisien dari xn-1, an-2 adalah koefisie dari xn-2, ., demikian seterusnya. a0 disebut suku tetap (konstanta). n adalah bilangan cacah yang menyatakan derajat suku banyak. Derajat dari suatu suku banyak dalam variabel x ditentukan oleh pangkat yang paling tinggi bagi variabel x yang ada dalam suku banyak itu. Perhatikan bahwa suku-suku pada suku banyak diatas dawali oleh suku yang variabelnya mempunyai pangkat tertinggi, yaitu anxn. Kemudian diikuti oleh suku-suku dengan pangkat variabel x yang semakin turun, yaitu an-1xn-1, an-2xn-2, ., a2x2, a1x dan di akhiri dengan suku tetap a0. Suku banyak yang disusun atau ditulis dengan cara seperti itu dikatakan disusun mengikuti aturan pangkat turun dalam variabel x. Perlu diingat kembali bahwa variabel suatu suku banyak tidaklah harus dalam variabel x, tetapi dapat saja dalam variabel-variabel yang lain seperti variabel-variabel a, b,c ., s, t, u, ., y, z. Misalnya, suku banyak (t + 1)2 (t 2) (t + 3) = t4 + 3t3 3t2 11t 6 , merupakan suku banyak dalam variabel t berderajat 4. Koefisien t4 adalah 1, koefisien t3 adalah 3, koefisien t2 adalah -3, koefisien t adalah -11 dan suku tetapnya adalah -6. Suku banyak yang hanya mempunyai satu variabel di sebut suku banyak univariabel. Selain itu ada pula suatu suku banyak dengan variabel lebih dari satu di sebut suku banyak multivariabel. Misalnya, Suku banyak x3 + x2y4 4x + 3y2 10, merupakan suku banyak dalamdua variabel ( variabel x dan y ). Suku banyak ini berderajat 3 dalam variabel x atau berderajat 4 dalam variabel y. B.Nilai suku banyak Dalam bentuk umum dapat dinyatakan dalam bentuk fungsi sebagai berikut. f(x) = anxn + an-1xn-1 + an-2xn-2 + + a2x2 + a1x + a0 Dimana n bilangan cacah dan a 0
Nilai f(x) tersebut merupakan nilai suku banyak.Untuk menentukan nilai suku banyak dapat dilakukan dengan dua cara sebagai berikut:

1.Metode Substitusi Nilai suku banyak untuk sebuah nilai variabel tertentu dapat dicari dengan aturan metode substitusi sebagai berikut.

Nilai suku banyak f(x) = anxn + an-1xn-1 + an-2xn-2 + + a2x2 + a1x +a0untuk x = k (k bilangan real ) di tentukan oleh: F(x) = an(k)n + an-1(k)n-1 + an-2(k)n-2+ + a2(k)2 + a1(k) + a0 Contoh : Hitunglah nilai suku banyak f(x) = x3 + 3x2 x + 5 untuk nilai-nilai x berikut. a). x = 1 b). x =m 2 (m R) JAWAB : a). Untuk x = 1, diperoleh : f(1) = (1)3 + 3(1)2 (1) + 5 = 1 + 3 1 + 5 = 8 Jadi, nilai f(x) untuk x = 1 adalah f(1) = 8. b). Untuk x =m -2 ( m R ), diperoleh : f(m 2) = (m 2)3 + 3(m 2)2 (m -2) + 5 = m3 m2 5m + 11 Jadi, nilai f(x) untuk x = m 2 (m R) adalah f(m 2) = m3 m2 5m + 11. 2.Cara horner/bangun/skema/sintetik Misalkan suku banyak f(x)=ax3+bx2+cx+d Jika akan ditentukan nilai suku banyak x+k,maka: f(x)=ax3+bx2+cx+d f(x)=(ax2+bx+c)x+d f(x)=((ax+b)x+c)x+d Sehingga f(k)=((ak+b)k+c)+d Bentuk tersebut dapat disajikan dalam bentuk skema berikut ini:

Agar lebih memahami tentang cara Horner,lihat contoh berikut:

Contoh soal Hitunglah nilai suku banyak untuk nilai x yang diberikan sebagai berikut: 1)f(x)=x3+2x2+3x-4 untuk x=5 2) f(x)=2x3-3x2+9x+4 untuk x= Penyelesaian:

C. Derajat Suku Banyak pada Hasil bagi dan Sisa Pembagian Derajat merupakan pangkat tertinggi dari variabel yang terdapat pada suatu suku banyak.Jika suku banyak ditulis anxn + an-1xn-1 + an-2xn-2 + + a2x2 + a1x + a0 maka derajat dari suku banyak tersebut adalah n.Bagaimanakah derajat suku banyak pada hasil bagi? Kita misalkan,suku banyak ax3+bx2+cx+d dibagi oleh(x-k).Dengan pembagian cara susun,maka dapat dilakukan perhitungan sebagai berikut:

Dari perhitungan tersebut diperoleh ax2 +(ak + b)x + (ak2 + b + c) sebagai hasil bagi.Maka,dapat diketahui dari ax3 + bx2 + cx + d dibagi oleh (x-k) hasil baginya berderajat 2.selain itu ,dari perhitungan diatas diperoleh ak3 + bk2 + ck + d sebagai sisa pembagian. Jika terdapat suku banyak f(x) dibagi (x k) menghasilkan h(x) sebagai hasil bagi dan f(k) sebagai sisa pembagian,sedemikian hingga f(x)=(x k) h(x) + f(k). Perhatikan penentuan nilai suku banyak dengan cara horner berikut:

Jika kita bandingkan hasil di atas dengan pembagian cara susun,maka diperoleh hasil sebagai berikut: a. ak3 + bk2 + ck + d merupakan hasil bagi b. a,ak + b, dan ak2 + bk + c merupakan koefisien hasil bagi derajat dua. Dengan demikian,menentukan nilai suku banyak dengan cara horner dapat juga digunakan untuk menentukan hasil bagi dan sisa pembagi (x k) Berdasarkan uraian diatas maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa: Jika suatu suku banyak f(x) berderajat n dibagi oleh fungsi berderajat satu akan menghasilkan hasil bagi berderajat (n 1) dan sisa pembagian berbentuk konstanta Contoh soal: Tentukanlah derajat dari hasil bagi dan sisa pembagian suku banyak tersebut: 1)2x3 + 4x2 18 dibagi x 3 2) 2x3 + 3x2 + 5 dibagi x + 1 Penyelesaian: 1) 2x3 + 4x2 18 dibagi x 3 a. Dengan cara susun

b. Dengan cara horner

2) 2x3 + 3x2 + 5 dibagi x + 1 a. cara susun

b. Cara horner

D.Hasil Bagi dan Sisa Pembagian Suku Banyak a. Pembagian suku banyak oleh bentuk linear (ax + b) Pembagian suku banyak dengan pembagi (x - k) yang telah kita pelajari ,dapat dijadikan dasar perhitungan pembagian suku banyak dengan pembagi (ax + b). Suku banyak f(x) dibagi (x - k) menghasilkan h(x) sebagai hasil bagi dan f(k) sebagai sisa pembagian,sedemikian sehingga f(x)=(x h) h(x) + f(k).Pembagian suku banyak f(x) dibagi (ax + b),dapat diubah menjadi bentuk f(x) dibagi x ( ).Berarti nilai k= - ,sehingga pada pembagian suku banyak f(x) tersebut dapat dilakukan perhitungan sebagai berikut:

Suku banyak f(x) dibagi (ax + b) menghasilkan pambagian sehingga f(x)+ax + b). + f(- )

sebagai hasil bagi dan f (- ) sebagai sisa

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut:

Contoh soal 1. f(x)=2x3 + x2 + 5x 1 dibagi (2x 1) Jawab: 1. f(x)=2x3 + x2 + 5x 1 dibagi (2x 1) Cara horner

b. Pembagian Suku Banyak Oleh Bentuk kuadrat (ax2 + bx + c) Pembagian Suku Banyak Oleh Bentuk kuadrat ax2 + bx + c,dimana a0 dapat dilakukan dengan cara biasa apabila ax2 + bx + c tidak dapat difaktorkan,sedangkan jika ax2 + bx + c dapat difaktorkan dapat dilakukan dengan cara horner. Misalkan,suatu suku banyak f(x) dibagi ax2 + bx + c dengan a0 dan dapat difaktorkan menjadi (ax p1)(x p2).Maka, pembagian tersebut dapat dilakukan dengan langkah berikut ini:

Agar kita lebih memahami pembagian suku banyak oleh bentu kuadrat,perhatikan contoh berikut: Tentukanlah hasil bagi dan sisa pembagian dari: 1) 3x4 + 4x3 5x2 2x + 5 dibagi (x2 + 2x + 3) 2) 2x3 + x2 + 5x 1 dibagi (x2 1) Jawab: 1)3x4 + 4x3 5x2 2x + 5 dibagi (x2 + 2x + 3) Karena x2 + 2x + 3 tidak dapat difaktorkan,maka dilakukan pembagian biasa(cara susun):

2) 2x3 + x2 + 5x 1 dibagi (x2 1) Karena ( x2 1) dapat difaktorkan menjadi(x + 1)(x 1),maka pembagian tersebut dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: a)cara susun

b)cara horner

Penggunaan Teorema Sisa dan Teorema Faktor 1)Pengunaan Teorema Sisa a. Menentukan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk linear Dalam menentukan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk linear,kita dapat menggunakan teorema sisa Teorema Sisa 1 Jika suku banyak f(x) dibagi (x k),maka sisa pembagiannya adalah f(k) Contoh: Tentukan sisa pembagian dari f(x)=x3 + 4x2 + 6x + 5 Jawab: Cara 1:cara biasa

Cara 2:sintetik(horner)

Teorema sisa 2 Jika suku banyak f(x) dibagi (ax + b),maka sisa pembagiannya adalah f(- ) Contoh: Tentukan sisa pembagian dari f(x)=5x3 + 21x2 + 9x 1 dibagi (5x 1) Jawab: Cara 1:cara biasa:

Cara 2:cara sintetik (horner)

b.Menentukan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk kuadrat Dalam menentukan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk kuadrat,kita dapat menggunakan teorema sisa berikut ini: Teorema sisa 3 Jika suatu suku banyak f(x) dibagi (x a)( x b),maka sisanya adalah px + qdimana f(a)=pa + q dan f(b)=pb + q Contooh: Jika f(x)=x3 -2x2 + 3x 1 dibagi (x2 + x + 2),tentukanlah sisa pembagiannya: Jawab:

2)Pengunaan Teorema Faktor Teorema faktor dapat digunakan untuk menentukan faktor linear dari suku banyak. Perhatikan teorema faktor berikut ini: Jika f(x) suatu suku banyak maka (x k) merupakan faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(x)=0 Contoh soal: 1)2x3 2x2 + 2x 3 Jawab: Jika (x k) merupakan faktor suku banyak 2x3 2x2 + 2x 3,maka k merupakan pembagi dari 3,yaitu a 1 dan 3.Kemudian,dicoba nilai-nilai tersebut. Misalkan,dicoba cara horner dengan pembagi(x + 1)

3)Penyelesaian persamaan Suku Banyak Mencari penyelesaian persamaan suku banyak sama halnya dengan menentukan akar=akar persamaan yang memenehi f(x)=0.Kita dapat menyelesaikan persamaan suku banyak dengan menentuka faktor linear Jika f(x) suatu suku banyak, maka (x k) merupakan faktor dari f(x) jika dan hanya jika k akar persamaan f(x)=o Contoh: 1) Tentukan himpunan penyelesaian dan faktor linear dari f(x)=x3 2x2 2x + 2 2) Jika merupakan akar akar persamaan 2x3 + x2 13x + a dan akar-akar yang lain Jawab: 1) f(x)=x3 2x2 2x + 2 f(x) dibagi (x 1)

2) Jika merupakan akar akar persamaan 2x3 + x2 13x + a dan akar-akar yang lain

4)Pembuktian Teorema sisa dan Teorema Faktor a.Pembuktian teorema sisa Teorema sisa 1 menyatakan bahwa f(x) dibagi (x k),maka sisa pembagiaanya adalah f(k).Perhatikan uraian berikut untuk membuktikan kebenaran teorema tersebut: Diketahui f(x)=(x k)h(x) + s.Derajat x lebih rendah satu dari pada derajat (x k),sehingga S merupakan konstanta.Karena f(x)=(x k) k(x) + S berlaku untuk semua x,maka jika x diganti k maka diperoleh:

Contoh soal: Jika f(x) dibagi oleh x2 5x + 6 sisanya 2x + 1.Tentukan sisanya jika f(x) dibagi oleh x 3 Penyelesaian:

2)Pembuktian teorema sisa 2 Teorema sisa 2 menyakan bahwa jika f(x) dibagi (ax + b),maka sisa pembagianya adalah f ().Perhatikan uaraian berikut untuk membuktikan kebenaran teorema tersebut: Diketahui f(x)=(ax + b). nilai x,maka jika nilai x= + S.Karena pada f(x) = (ax + b). akan diperoleh: + S berlaku untuk semua

Contoh: Jika f(x) dibagi (x 2) dan jika dibagi (2x + 1) sisanya 5.Tentukan sisanya jika f(x) dibagi 2x2 3x 2 Penyelesaian:

b. Pembuktian teorema faktor Teorema faktor menyatakan bahwa jika f(x) suatu suku banyak,maka x h merupakan faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(h)= 0.Perhatikanlah uraian berikut ini untuk membuktikan kebenaran teorema tersebut: Diketaahui menurut teorema sisa f(x) = (x k). h(x) dan f(k).Jika f(k) = 0,maka f(x)= (x k).h(x).sehingga x k merupakan faktor dari f(x).Sebaliknya jika x k merupakan faktor dari f(x),maka f(x) = (x k). h(x). Jika x = k F(k) = (k k).h(k) = 0.h(k) =0 Jika,f(k) = 0 jika dan hanya jika (x k) merupakan faktor dari f(x) (terbukti) Contoh: Hitunglah p jika 2x3 5x2 4x + p habis dibagi x + 1 Penyelesaian Karena 2x3 5x2 4x + p habis dibagi x + 1 maka sisanya 0,sehingga:

C.Akar akar Rasional dari Persamaan Suku Banyak 1.Menentukan akar rasional Jika diketahui suatu suku banyak f(x) dan (x a) adalah faktor dari f(x),maka a adalah akar dari persamaan f(x) atau f(a) = 0 2.Sifat-sifat akar persamaan suku banyak a. Untuk suku banyak berderajat ax2 + bx + c = 0 Jika x1 dan x2 adalah akar akar persamaan dari ax3 + bx2 + cx + d = 0,maka:

1)x1 + x2 =
2) x1.

x2 =

b.Suku banyak berderajat tiga : ax3 + bx2 + cx + d = 0 Jika x1, x2 dan x3 adalah akar akar persamaan ax3 + bx2 + cx + d = 0, maka; 1) x1 + x2 + x3 = 2) x1. x2 + x2 . x3 + x1 . x3 = 3) x1 . x2 . x3 = c.Unntuk suku banyak berderajat empat : ax4 + bx3 + cx2 + dx + e = 0 Jika x1 , x2 , x3 dan x4 adalah akar akar persamaan dari suku banyak ax4 + bx3 + cx2 + dx + e = 0,maka : 1)x1 + x2 + x3 + x4 = 2) x1 . x2 . x3 + x2 . x3 . x4 + x3 . x4 . x1 + x4 . x1 . x2 = 3) x1. x2 + x1 . x3 + x1 . x4 + + x2 . x3 + x2 . x4 + + x3 . x4 = 4) x1 . x2 . x3 . x4 = Contoh Soal 1. Jika salah satu akar dari suku banyak x3 + 4x2 + x - 6 = 0 adalh x 1 tentukan akar akar lainnya. Jawab.

2. Diketahui x1, x2 dan x3 adalah akar akar persamaan 2x3 - bx2 - 18x + 36 = 0 Tentukan: a) x1 + x2 + x3 b) x1. x2 + x2 . x3 + x1 . x3 c) x1 . x2 . x3 d) Nilai b,jika x2 adlah lawan dari x1 e)Nilai masing masing x1, x2 dan x3 untuk b tersebut jawab

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Suku banyak atau polinom dalam variabel x yang berderajat n secara umum dapat ditulis sebagai berikut. anxn + an-1xn-1 + an-2xn-2 + + a2x2 + a1x + a0 dengan : an, an-1, an-2, , a2, a1, a0 adalah bilangan-bilangan real dengan an 0. an adalah dari x2, an-1 adalah koefisien dari xn-1, an-2 adalah koefisie dari xn-2, ., demikian seterusnya. a0 disebut suku tetap (konstanta). n adalah bilangan cacah yang menyatakan derajat suku banyak. Derajat dari suatu suku banyak dalam variabel x ditentukan oleh pangkat yang paling tinggi bagi variabel x yang ada dalam suku banyak itu. B.Saran Dengan penyusunan makalah ini, penulis berharap pengetahuan mengenai suku banyal matematika dapat lebih dipahami lagi oleh orang lain dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan atau dapat digunakan dalam banyak aspek kehidupan.

DAFTAR PUSTAKA http://newsinformasi013.blogspot.com/2013/05/contoh-makalah-logika-matematika_17.html http://belajarmatematikaasyik.weebly.com/suku-banyak-polynom.html http://belajarmatematikaasyik.weebly.com/suku-banyak-polynom.html http://akbarpelatnas11.blogspot.com/2012/06/materi-suku-banyak-sma.html http://www.ittelkom.ac.id/admisi/elearning/prog3.php?proses=1&kd=Mat011201&bab=Suku%20Banyak&judul=Matematika&rincian=Algoritma%20Pembagian%20 Suku%20Banyak&kd_judul=Mat-01&kode_bab=12&ko http://edukasigratis.blogspot.com/2013/06/matematika-kelas-ix-bab-5-suku-banyak.html