Anda di halaman 1dari 4

PAGT

(PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDART)


RSSA
Nama
:Ny. F
Jenis kelamin : Perempuan

Usia

ASSESMENT
DATA DASAR
IDENTIFIKASI
MASALAH
Data Antropometri
Status Gizi =
Berat Badan sebelum HD = 50 %LILA = 67,9%=
Underweight
kg
Berat Badan sesudah HD =
46,5 kg
Lingkar Lengan Atas (LILA) =
21 cm
Data Biokimia
Hb = 9 g/dL
Albumin = 2,9 g/dL
Ureum = 300 mg/dL
Kreatinin = 14,06
mg/dL
Na = 128 mmol/L
K = 4,9 mmol/L
Cl = 100 mmol/L
Data Fisik Klinis
GCS = 456
TD = 170/100 mmHg
Suhu = 36,8 C
Nadi = 100x/menit
RR = 36
Mual
Haus

Hb
Albumin
Ureum
Kreatinin
Natrium
Kalium normal
Clorida normal
GCS normal
TD tinggi
Suhu normal
Nadi normal
RR tinggi
Mual +
Haus +
Urin tampung

Diagnosa
PES
NI 2.1 Inadequate oral intake disebabkan
oleh penyakit GGK dengan Hemodialisa
ditandai dengan hasil recall defisit berat
NI 5.1 Peningkatan kebutuhan zat gizi
spesifik (protein) disebabkan oleh penyakit
GGK dengan hemodialisa ditandai dengan
nilai biokimia albumin rendah
NC - 2.2 Gangguan gizi karena adanya
perubahan nilai laboratorium disebabkan
oleh penyakit GGK dengan hemodialisa
ditandai dengan ditandai dengan nilai
laboratorium abnormal yaitu Hb, Albumin,
ureum, kreatinin dan Natrium
NC 3.1 Underweight disebabkan oleh
penyakit GGK dengan hemodialisa
ditandai dengan status gizi menurut persen
LILA
NB-1.3 Ketidaksiapan perubahan diet
disebabkan oleh kurangnya motivasi
pasien ditandai dengan ketidakpatuhan
pasien terhadap diet yang ditentukan

: 58 tahun
No. Reg

Intervensi
Plan
ND-1 meals and snack
modifikasi makanan
dengan memberikan
makanan biasa rendah
garam dan tinggi
protein
RC-1.3 koordinasi
dengan tenaga
kesehatan yang lain
selama perawatan gizi
untuk mengetahui serta
menormalkan nilai lab.
E-2 nutrition
education- application
mengedukasi dan
memberi motivasi
pasien agar mau
mematuhi dan
melaksanakan terapi
diet yang diberikan
Preskripsi Diet
Tujuan :
Memenuhi
kebutuhan energi

TerapiEdukas
i
Tujuan :
Meningkatkan
pengetahuan
terkait
penyakit dan
bahan
makanan yang
berhubungan
dengan
penyakit yang
diderita pasien
Meningkatkan
kesadaran
pasien tentang
pentingnya
mematuhi diet
yang diberikan
ahli gizi
Sasaran :
pasien dan
keluarga
metode
Edukasi :
diskusi
duaarah

RencanaMonEv
MonEv
AD 1.1 Pengukuran
Antropometri yaitu berat
badan pasien setiap 1x
perminggu dengan target
BB mencapai 48 kg
BD 1.2 profil elektrolit
dan ginjal yaitu ureum ,
kreatinin dan natrium setiap
hari dengan target ureum
16,6 48,5 mg/dL,
kreatinin <1,2 mg/dL,
natrium 136 145 mmol/L
sedangkan untuk Hb
minimal 3 hari sekali
dengan target 13,4 17,7
g/dL, albumin setiap
seminggu sekali dengan
target 3,5 5,5 g/dL
PD 1.1 tekanan darah
diukur setiap hari dengan
target 120/80 mmHg, RR
diukur setiap hari dengan
target 20-30x / menit, mual,
rasa haus dan gatal-gatal
setiap hari dengan target
mual hilang, urin tampung

Urin tampung = 510


ml
Gatal-gatal

Data Dietary
Hasil Recall 24 Jam
Energi (kkal) : 1182.6
Protein (gram) : 33.4
Lemak (gram) 36.1
Karbohidrat (gram) : 181
Zat Besi (mg) : 6.5

rendah
Gatal-Gatal +
Recall
E = defisit berat
P = defisit berat
L = defisit berat
KH = defisit berat
Zat Besi = Defisit
berat

dan zat gizi pasien


Meringankan kerja
ginjal
Mencapai status
gizi normal
Mencapai
keseimbangan
elektrolit normal
Prinsip : tinggi protein

rendah garam II
Syarat :
Kebeutuhan Energi =
1.890 kkal (35
kkal/kg BBI)
Kebutuhan Protein =
64,8 gram (13,7 %

atau 1,2 g / BBI)


(prioritas protein
bernilai biologis
tinggi, hewani :
nabati = 50%:50%)
Kebutuhan Lemak =
55,23 gram (26,3 %)

(saturated fat < 7 %;


kolesterol < 200 mg;
monounsaturated
fatty acid 15-20%,
PUFA 10%)
Kebutuhan
Karbohidrat = 283,5
gram (60%)

Vitamin B6 10 mg/hari
Asam folat 1-10
mg/hari
B12 2,4 mcg/hari
Vitamin C 75-90

Alat :
Leaflet, food
model, daftar
bahan
makanan
penukar
Konten Materi
:
Gambaran
umum
penyakit
GGK dan
Hemodialisa
dan penyakit
penyerta
Tips pemilihan
bahan
makanan dari
segi jenis
dan jumlah
(terutama
protein)
Food
labelling ,
kaitannya
dengan
kandungan
natrium
bahan
makanan
Bahan
makanan
yang
dianjurkan
dan dihindari
Pentingnya

mencapai 1000 mL diukur


setiap hari
FH 1.2.2 Intake makanan
diukur setiap ari dengan
target minimal 85%
terpenuhi

mg/hari
Zinc 15 mg/hari
Natrium 200-400
mg/hari
Kalium 70-80
mEq/hari
Zat Besi minimal 200
mg/hari

mematuhi
diet dan
konsekuensi
jika tidak
dipatuhi

MONITORING DAN EVALUASI


Nama
Register

:
:
Biokimia

Tanggal

Antropometri

13 01 2015

Hasil
Kreatinin 1
mg/dl
Ureum 40
mg/dl
Natrium 140
mmol/L

Nilai
Normal
< 1,2 mg/dl
16,6 48,5
mg/dl
136 145
mmol/ L

Clinik
(Fisik/Klinik)
TD 130/90
mmHg
RR 25x / menit
Mual (-)
Haus (+)
Gatal-gatal (-)

Dietary
Intake oral :
Energi : 1644
kkal (87%)
Protein : 58,3
gr (90%)
Lemak : 49,7
gr (90%)
Karbohidrat :
263,2 gr
(93%)

Edukasi
-

Pengetahuan
pasien
meningkat
sebesar 50%
Pasien menaati
diet yang
dianjurkan
(mematuhi diet
rendah garam,
tidak
mengkonsumsi
makanan tinggi
natrium seperti
crackers,
makanan
berkaleng)

Identifikasi Masalah
Baru
-

Tekanan darah
pasien masih
tergolong tinggi
Pasien masih
mengalami
haus
Peningkatan
pengetahuan
pada pasien
masih kurang

Rencana Tindak
Lanjut
-

Mengontrol
tekanan darah
pasien melalui
pengaturan
diet pasien dan
aktivitas fisik
yang
dianjurkan
Memenuhi
kebutuhan
cairan pasien
sebanyak
maksimal 1500
ml dilihat dari
urin
tampungnya
Terus
memberikan
edukasi dan
senantiasa
mengontrol
kepatuhan diet

pasien
14 01
2015

15 01 2015

19 01 2015

Hb 15 gr/dl

Berat Badan
50 kg

Albumin 4
gr/dl

13,4 17,7
gr/dl

3,5 5,5
gr/dl

TD 120/80
mmHg
RR 25x / menit
Mual (-)
Haus (-)
Gatal-gatal (-)

Intake oral :
Energi :
1852,2 kkal
(98%)
Protein : 64,2
gr (99%)
Lemak : 52,5
gr (95%)
Karbohidrat :
297,2 gr
(105%)

TD 115/80
mmHg
RR 23x / menit
Mual (-)
Haus (-)
Gatal-gatal (-)

Intake oral :
Energi : 1890
kkal (100%)
Protein : 64,8
gr (100%)
Lemak : 55,3
gr (100%)
Karbohidrat :
283 gr (100%)

TD 110/80
mmHg
RR 23x / menit
Mual (-)
Haus (-)
Gatal-gatal (-)

Intake oral :
Energi : 1890
kkal (100%)
Protein : 64,8
gr (100%)
Lemak : 55,3
gr (100%)
Karbohidrat :
283 gr (100%)

Pengetahuan
pasien
meningkat
sebesar 85%
Pasien mematuhi
diet yang
dianjurkan

Mengontrol status gizi


pasien melalui
penambahan berat
badan dan albumin
pasien setiap
seminggu sekali. Jika
pasien rawat jalan
pengontrolan dilakukan
setiap sebulan sekali.

Pengetahuan
pasien
meningkat
sebesar 90%
Pasien mematuhi
diet yang
dianjurkan

Mengontrol status gizi


pasien melalui
penambahan berat
badan dan albumin
pasien setiap
seminggu sekali. Jika
pasien rawat jalan
pengontrolan dilakukan
setiap sebulan sekali.

Pengetahuan
pasien
meningkat
sebesar 95%
Pasien mematuhi
diet yang
dianjurkan

Penialaian status gizi


berdasarkan albumin
sudah mencapai status
gizi normal.
Tetap dilakukan
edukasi dan monev
kepada pasien minimal
sebulan sekali.