Anda di halaman 1dari 5

Laporan Praktikum Biologi Bab Sistem Respirasi

Tanggal Pengamatan : Selasa, 2 Maret 2010

Tujuan Alat dan Bahan

: Mengamati respirasi serangga :

Respidometer

∑ Respidometer ∑ Kapas ∑ KOH (Kalium Hidroksida)

Kapas

∑ Respidometer ∑ Kapas ∑ KOH (Kalium Hidroksida)

KOH (Kalium Hidroksida)

Laporan Praktikum Biologi Bab Sistem Respirasi Tanggal Pengamatan : Selasa, 2 Maret 2010 Tujuan Alat dan

- 1 -

Jangkrik

∑ Jangkrik ∑ Pipet ∑ Larutan Eosin ∑ Vaselin

Pipet

∑ Jangkrik ∑ Pipet ∑ Larutan Eosin ∑ Vaselin

Larutan Eosin

∑ Jangkrik ∑ Pipet ∑ Larutan Eosin ∑ Vaselin

Vaselin

∑ Jangkrik ∑ Pipet ∑ Larutan Eosin ∑ Vaselin - 2 -

- 2 -

∑ Stopwatch
Stopwatch

Cara Kerja

:

  • 1. Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan

  • 2. Bentangkan kapas kemudian ditaburi KOH, lalu dibungkus

  • 3. Masukkan bungkusan kapas yang berisi KOH ke dalam respidometer

  • 4. Masukkan jangkrik ke dalam tabung respidometer

  • 5. Tutup tabung respidometer

  • 6. Balurkan vaselin di bagian pinggir lubang respidometer

  • 7. Ambil larutan eosin dengan menggunakan pipet, kemudian teteskan ke pinggir lubang respidometer

  • 8. Memperhatikan

dan

mencatat

pergerakan

larutan

eosin

per

menitnya

dengan

menggunakan stopwatch

  • 9. Lakukan langkah ke 8 berulang-ulang sampai larutan eosin mencapai angka 1

    • 10. Bersihkan respidometer

    • 11. Lakukan langkah ke 7 sampai 10 untuk percobaan

- 3 -

Hasil Percobaan Percobaan ke-1

:

 

Menit ke-…

Jarak

Perubahan Jarak

 

1

0,16

-

 

2

0,29

0,13

 

3

0,40

0,11

 

4

0,50

0,10

 

5

0,53

0,03

 

6

0,58

0,05

 

7

0,66

0,08

 

8

0,74

0,08

 

9

0,82

0,08

 

10

0,91

0,09

 

11

0,94

0,03

15

detik

1,00

0,06

Percobaan ke-2

 
 

Menit ke-…

Jarak

Perubahan Jarak

 

1

0,44

-

 

2

0,66

0,22

 

3

0,79

0,13

 

4

0,97

0,18

18

detik

1,00

0,03

Kesimpulan

:

Respidometer adalah alat untuk mengetahui pergerakan respirasi hewan

Semakin tebal balutan kapas, maka KOH semakin sulit untuk mengikat CO2, sehingga pergerakan larutan Eosin menjadi melambat. Dan apabila balutan kapas semakin tipis, maka semakin banyak CO2 yang terikat dengan KOH, sehingga pergerakan larutan eosin akan semakin cepat.

- 4 -