Anda di halaman 1dari 28

Gangguan Perkembangan

Psikologis
U
UL
LF
FA
A R
RO
OS
SL
L II A
AN
NA
A P
PU
UT
TR
R II

11 11 11 11 11 0
03
30
00
00
00
08
80
0

K E PA N I T E R A A N
RS DR. H.

I L M U K E S E H ATA N J I WA
MARZOEKI MAHDI
2015

Gangguan Perkembangan Psikologis


F80 F89
F80

Gang. perkembangan khas berbicara dan berbahasa

F81

Gang. perkembangan belajar khas

F82

Gang. perkembangan motorik khas

F83

Gang. perkembangan khas campuran

F84

Gang. perkembangan pervasif

F88

Gang. perkembangan psikologis lainnya

F89

Gang. perkembangan psikologis YTT

Gangguan Perkembangan Psikologis


Gambaran Gangguan :
Onset masa bayi/kanak-kanak
Keterlambatan perkembangan yang berhubungan dengan
kematangan SSP
Berlangsung terus-menerus tanpa adanya remisi dan kekambuhan
Fungsi-fungsi yang dipengaruhi :
Bahasa, keterampilan visuo-spatial dan/atau koordinasi motorik
Khas : hendayanya berkurang secara progresif dengan
bertambah usia anak

F 80 Gangguan Perkembangan Khas Berbicara dan Berbahasa

F80.0
F80.1
F80.2
F80.3
F80.8
F80.9

Gangguan artikulasi berbicara khas


Gangguan berbahasa ekspresif
Gangguan berbahasa reseptif
Afasia didapat dengan epilepsi
Gangguan perkembangan berbicara dan berbahasa
lainnya
Gangguan perkembangan berbicara dan berbahasa YTT

F 80 Gangguan Perkembangan Khas Berbicara dan Berbahasa

Penguasaan bahasa terganggu sejak fase awal

perkembangan
Secara tidak langsung terkait dengan kelainan
neurologis/mekanisme berbicara, gang.sensorik,
retardasi mental, atau faktor lingkungan
4 kriteria utama: beratnya, perjalanannya,
polanya, problem yang menyertai
Tidak termasuk yang disebabkan kelainan fisik

F80.0 Gangguan Artikulasi Berbicara Khas


Gang. penggunaan suara untuk berbicara, tingkat

kemampuan bahasa normal


Diagnosis tegak bila:
Berat gang. di luar batas variasi normal bagi usia mental
anak
Kecerdasan non-verbal normal
Kemampuan berbahasa ekspresif dan reseptif normal
Kelainan tidak langsung disebabkan kelainan sensorik,
struktural, atau neurologis
Salah ucap jelas tidak normal dalam percakapan sehari-hari

F80.1 Gangguan berbahasa ekspresif


Gang. mengekspresikan bahasa dengan berbicara
Tidak ada kata muncul pada usia 2th, tidak mengerti kata

majemuk sederhana pada usia 3th


Kesulitan dalam perkembangan kosa kata yang terbatas,
kesulitan dalam memilih dan mengganti kata-kata yang tepat
Ketidak-mampuan dalam bahasa lisan sering disertai dengan
kelambatan atau kelainan dalam bunyi kata yang dihasilkan
Komunikasi sosial tanpa kata tidak terganggu
Kompensasi berkomunikasi dengan demonstrasi, gesture,
mimik, atau bunyi non bahasa

F80.2 Gangguan berbahasa reseptif


Gang pengertian dalam bahasa
Gagal memberi respon terhadap nama familiar (12bln),

tidak mampu mengidentifikasi objek sederhana


(18bln), gagal mengikuti instruksi sederhana (24bln)
Tidak dijumpai kriteria gang. pervasif
Perkembangan dari bahasa ekspresif juga terlambat
dan lazim ada suara ucapan yang tidak normal
Mempunyai tingkat hubungan yang tinggi dengan gang
sosio-emosional-perilaku

F80.3 Afasia didapat dengan epilepsi


(Sindrom Landau-Kleffner)

Perkembangan bahasa normal, kehilangan

kemampuan ekspresif dan reseptif, inteligensia


umum normal
Onset disertai kelainan paroksismal pada EEG dan
disertai kejang epileptik 3 7 tahun
Kehilangan berbahasa salah satu mendahului dalam
beberapa bulan sampai 2 thn
Gangguan emosi dan perilaku menyusul beberapa bulan
setelah pertama kali mengalami gangguan berbahasa

F80.8 Gangguan Perkembangan Bicara


dan Berbahasa Lainnya
F80.9 Gangguan Perkembangan Bicara
dan Berbahasa YTT

F 81 Gangguan Perkembangan Belajar Khas


F81.
0
F81.
1
F81.
2
F81.
3
F81.
8

Gangguan membaca khas


Gangguan mengeja khas
Gangguan berhitung khas
Gangguan belajar campuran
Gangguan perkembangan belajar lainnya

F 81 Gangguan Perkembangan Belajar Khas


Gangguan pada pola normal kemampuan

penguasaan keterampilan
Tidak merupakan hasil langsung dari gangguan lain
Dapat terjadi bersamaan dengan sindrom klinis lain
atau gangguan perkembangan lain
Etiologi tidak diketahui, tetapi diduga disebabkan
oleh faktor biologis yang berinteraksi dengan faktor
non biologis

F 81 Gangguan Perkembangan Belajar Khas


Derajat hendaya yang bermakna dalam

penguasaan keterampilan skolastik tertentu


Seringkali bersamaan dengan sindrom klinis lain
Tidak langsung disebabkan hendaya
penglihatan/pendengaran yang tidak terkoreksi
Etiologi tidak diketahui, namun merupakan
interaksi faktor biologis dan non biologis

F 81 Gangguan Perkembangan Belajar Khas


Pedoman diagnostik:
Derajat hendaya bermakna
Hendaya yang khas
Hendaya harus berada dalam masa perkembangan,

yaitu sudah ada pada awal usia sekolah


Tidak ada faktor luar
Tidak langsung disebabkan oleh hendaya visus
atau pendengaran yang tidak terkoreksi

F81.0 Gangguan Membaca Khas


Kemampuan anak harus lebih rendah dari

tingkatannya dari pada kemampuan yang diharapkan


Biasanya didahului riwayat gangguan perkembangan
berbahasa
Tahap awal kesulitan mengucapkan huruf abjad
kesalahan membaca lisan defisit memahami
bacaan
Gangguan emosional dan/atau prilaku yang
menyertai

F81.1 Gangguan Mengeja Khas


Hendaya dalam mengeja tanpa riwayat

gangguan membaca khas


Kemampuan mengeja dibawah tingkat yang
seharusnya

F81.2 Gangguan berhitung khas


Kekurangan kemampuan dasar berhitung
Kemampuan berhitung lebih rendah dari yang

seharusnya
Keterampilan membaca dan mengeja normal
Kesulitan berhitung bukan akibat dari
gangguan fisik atau lingkungan

F81.3 Gangguan Belajar Campuran


Hendaya kemampuan berhitung, membaca atau mengeja
Gangguan yang memenuhi kriteria F81.2 , F81.0 atau F81.1

F81.8 Gangguan Perkembangan Belajar Lainnya


F81.9 Gangguan Perkembangan Belajat YTT

F 82 Gangguan Perkembangan Motorik Khas


Hendaya perkembangan koordinasi motorik,

halus atau kasar


Kedulitan koordinasi tampak sejak fase
perkembangan awal
Kesulitan bersekolah dan masalah prilaku
sosio-emosional
Tidak dijumpai kelainan neurologis yang nyata

F 83 Gangguan Perkembangan Khas Campuran


Gangguan perkembangan khas campuran dari

berbicara dan berbahasa (F 80), keterampilan


skolastik (F 81), dan/atau fungsi motorik (F
82), tetapi tidak ada satu gejala yang cukup
dominan untuk dibuat sebagai diagnosis
utama.

F84 Gangguan pervasif


F84.
0
F84.
1
F84.
2
F84.
3
F84.
4

Autisme masa kanak


Autisme tak khas
Sindrom Rett
Gang desintegratif masa kanak lainnya
Gangguan aktivitas berlebih yang berhub
dengan retardasi mental dan gerakan

F84.0 Autisme masa kanak


Kelainan dan/atau hendaya perkembangan yang muncul

sebelum usia 3 tahun


3 bidang:
Interaksi sosial
Komunikasi
Perilaku yang terbatas dan berulang
Selalu ada hendaya kualitatif dalam interaksi sosial
Hendaya kualitatif dalam komunikasi
Kondisi ini juga ditandai dengan pola perilaku, minat dan
kegiatan yang terbatas, berulang, dan stereotipik

F84.1 Autisme tak khas


Muncul setelah 3 tahun
Tidak menunjukkan 1 atau 2 dari 3 bidang
Sering muncul pada individu dengan retardasi

mental yang berat atau pada individu dengan


gangguan perkembangan yang khas dari
bahasa reseptif yang berat

F84.2 Sindrome Rett

Onset pada usia 7-24 bln


Perkembangan awal normal atau mendekati normal kehilangan
sebagian atau keseluruhan keterampilan tangan dan berbicara yang
telah didapat, bersamaan dengan terdapatnya
kemunduran/perlambatan pertumbuhan kepala
Gejala khas : hilangnya kemampuan gerakan tangan yang bertujuan
dan keterampilan manipulatif dari motorik halus yang telah terlatih.
Dapat senyum sosial, menatap kosong, tapi tidak terjadi interaksi sosial
Cara berdiri dan berjalan melebar, hipotonik, ataksia, skoliosis atau
kifoskoliosis, kemudian dapat timbul spastisitas dan rigiditas, serta
serangan epileptik mendadak

F84.3 Gangguan Desintegratif Masa Kanak Lainnya

Perkembangan normal sampai 2th diikuti

kehilangan kemampuan yang sudah diperoleh


disertai kelainan kualitatif fungsi sosial
Regresi berat berbahasa, bermain,
keteramppilan sosial, kemampuan adapfit, hilang
pengendalian BAK & BAB, pegendallian motorik
Hilang secara menyeluruh perhatian/minat
terhadap lingkungan

F84.4 Gangguan aktivitas berlebih yang berhubungan


dengan retardasi mental dan gerakan stereotipik

Kombinasi antara perkembangan tak serasi

dari overaktivitas yang berat, stereotipik


motorik dan retardasi mental yang berat
harus ada

F84.5 Sindrom Asperger


Kombinasi antara :
Tidak ada keterlambatan/hambatan perkembangan bahasa

atau perkembangan kognitif


Ada defisiensi kualitatiif dalam fungsi interaksi sosial
Ada pola perilaku, perhatian dan aktivitas yang terbatas,
berulang dan stereotipik

F84.8
F84.9

Gangguan
Gangguan

Perkembangan
Perkembangan

Pervasif
Pervasif

Lainnya
YTT

F88 Gangguan Perkembangan Psikologis


Lainnya
F89 Gangguan Perkembangan Psikologis
YTT