Anda di halaman 1dari 15

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN

PENDIDIKAN TINGGI
JURUSAN PRODUKSI PERTANIAN
POLITEKNIK NEGERI JEMBER

PERENCANAAN KEGIATAN DAN LAPORAN PRAKTIKUM


BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN

Acara praktikum : Identifikasi Sayuran Komersial dan Nilai Kualitas


Nama praktikan

: Winarto

NIM

: A31140500

Prodi studi

: Poduksi Tanaman Hortikultura

Golongan

:A

Semester

:3

Hari/ tanggal

: Senin, 14 September 2015

Pembimbing

: Dr. Ir. Kasutjianingati, M.Si

Teknisi

: Joko Hendaryono

POLITEKNIK NEGERI JEMBER


SEPTEMBER 2015

Telah diperiksa

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kekayaan dan keragaman sayuran di Indonesia sangat luar biasa, tetapi budidayanya
kebanyakan masih dilakukan dengan sangat sederhana, bahan tanam kurang bermutu
penerapan teknologi budidaya seadanya. Sementara pengusaha yang telah menerapkan
teknologi ber SOP pada pola usahatani sayuran komersial dalam menghasilkan produk
sesuai kebutuhan pasar belum begitu banyak. Melihat banyaknya keragaman sayuran,
perlu pemahaman vokasi mahasiswa Progam Studi Produk Tanaman Hortikultura
dalam praktek budidaya beberapa jenis sayuran yang diperkirakan akan mempunyai
nilai usahatani yang akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan
yang ingin di capai dalam rentetan acara praktikum adalah dapat memberikan
gambaran aplikasi teknologi kepada mahasiswa pada beberapa budidaya komoditas
sayuran yang mempunyi nilai ekonomis tinggi dan banyak penggemarnya di pasaran.
Membekali mahasiswa dengan teknologi dan seni, agar mampu mengembangkan diri
di kemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih
tinggi. Perlu di pahami untuk menghasilkan kualitas produk sayuran diperlukan
manipulasi teknologi penanaman yang beragam dan sangat menarik untuk terus di
telusuri dan di pelajari., baik hal tersebut secara konvensional di lapang, pertanian
organik, vertikal atau melalui cara tanam hidroponik.
1.2 Tujuan
a) Mengenali berbagai macam jenis sayuran komersial
b) Menyebutkan ciri-ciri tanaman komersial

BAB II

DASAR TEORI
Berbagai Jenis Dan Ragam Sayuran Kita Jumpai Baik Di Pasar Tradisonal Maupun
Pasar Swalayan. Satu dengan yang lain saling berebut pasar, menarik perhatian konsumen.
Yang kita jumpai di pasar lokal kita jumpai pula di pasar swalayan. Tetapi dari segi harga jauh
berbeda, yang ada di pasar swalayan harganya bisa bisa mencapai 5 bahkan 10 kali lipat, dan
tetap laris di konsumen. Sebagai contoh harga sekilo kangkung di pasar lokal RP 300,sedangkan kangkung di pasar swalayan bisa mencapai harga Rp 2000,- per 200-300gr.
Bila diperhatikan bukan saja dari segi penampilan yang bersih dan di bungkus rapi
berlebel yang membuat konsumen tetap membutuhkan walau harganya lebih mahal, tetapi
dari segi kualitas produk juga prima. Nili dari produk yang menentukan kualitas dan pada
akhirnya mementukan harga. Karena dari 200-300gr kangkung swalayan hampir 100%
terkonsumsi semua kecuali akar, lebih praktis dan ekonomis dalam memasak tidak perlu
memilah-milah antara bagian yang tua dan yang muda dengan kata lain semua bagian masih
layak konsumsi(muda).
Apalagi sekarang bukan hal baru lagi di pasar-pasar swalayan ditawarkan produkproduk sayuran yang masih lengkap dengan potnya. Keadaan tersebut lebih meningkatkan
lagi nilai kualitas produk karena lebih dapat mempertahankan kesegaran yang menjadi
kendala utama ciri spesifik sayuran sebagai produk hortikultura yang mudah rusak tidak tahan
lama.
Kacang panjang kualitas yang prima tentu saja yang di panen saat polong masih sangat
muda, polong masih lurus biji belum menonjol, masih mudah patah, dan mulus tanpa cact
gigitan lalat. Untuk mendapatkan hal tersebut petani biasanya mempertahankan dari hama
dengan menyemprot pestisida secara berlebihan baik ada hama maupun tidak. Keadaan
tersebut walaupun secara kualitas penampakannya prima tetapi secara nilai kualitas tidak
aman di konsumsi. Hal tersebut juga bisa berpengaruh terhadap kebutuhan konsumen.
Masih banyak contoh-contoh nilai kualitas yang lain dari beragam jenis sayuran yang
tak terhitung, jumlah yang ada di pasaran yang kesemuannya itu kurang diperhatikan oleh
produsen sayuran.

BAB III

METODOLOGI
3.1 Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Hari/Tanggal
: Senin, 14 September 2015
Waktu
: 09.00-11.00
Tempat
:
2.2 Alat dan Bahan
Alat :
- penggaris
- ember

Bahan :
- berbagai macam sayuran

2.3 Prosedur Kerja


a. Siapkan alat dan bahan yang akan di amati
b. ukur diameter dan panjang per sayuran
c. lihat warna, kesempurnaan, serat, kesegaran, nilai kualitas dari sayuran

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

Bagian yang dimakan : buah


Diameter

: 8cm

Panjang

: 10cm

Warna

: merah tua

Kesempurnaan

: halus

Serat(tua/muda)

: tua

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik

Bagian yang dimakan : daun


Diameter

:-

Panjang

: 17cm

Warna

: hijau muda

Kesempurnaan

: kasar

Serat(tua/muda)

:tua

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 90%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : buah
Diameter

: 5,9cm

Panjang

: 5cm

Warna

: ungu

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 6cm

Panjang

: 10cm

Warna

: putih

Kesempurnaan

: kasar

Serat(tua/muda)

: tua

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 90%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : buah
Diameter

: 8cm

Panjang

: 20,5cm

Warna

: hijau kekuningan

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi :90%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 17cm

Panjang

:29cm

Warna

: putih kehijauan

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : umbi
Diameter

: 5cm

Panjang

: 26cm

Warna

: putih kehijauan

Kesempurnaan

: halus dan sedikit

berlubang
Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik

Bagian yang dimakan : umbi


Diameter

: 4,5cm

Panjang

: 22,5cm

Warna

: orange kusam

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 90%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : umbi
Diameter

: 5cm

Panjang

: 18,5cm

Warna

: orange cerah

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 90%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : batang
Diameter

: 5cm

Panjang

: 6cm

Warna

: orange kecoklatan

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: tua

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 95%


Kesimpulan nilai kualitas : baik

Bagian yang dimakan : buah


Diameter

: 3cm

Panjang

: 11cm

Warna

: hijau keputihan

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : daun krop
Diameter

: 19,5cm

Panjang

: 8,5cm

Warna

: putih kehijauan

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : batang
Diameter

: 3cm

Panjang

: 2cm

Warna

: merah

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: tua

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 80%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 9cm

Panjang

: 12cm

Warna

: hijau

Kesempurnaan

: halus

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%

Kesimpulan nilai kualitas : baik


Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 4cm

Panjang

: 13cm

Warna

: hijau kehitaman

Kesempurnaan

: kurang

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: layu

% dapat di konsumsi : 50%


Kesimpulan nilai kualitas : tidak layak
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 4cm

Panjang

: 8cm

Warna

: ungu kehijauan

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : buah
Diameter

: 2,5cm

Panjang

: 5cm

Warna

: hijau tua

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik

Bagian yang dimakan : daun


Diameter

: 5cm

Panjang

:5cm

Warna

: hijau

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 3,5cm

Panjang

: 7cm

Warna

: hijau

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 4cm

Panjang

: 8cm

Warna

: hijau keputihan

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : batang
Diameter

: 2cm

Panjang

: 2,5cm

Warna

: merah keputihan

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 4cm

Panjang

: 7,7cm

Warna

: hijau

Kesempurnaan

: cukup

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 95%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 6,5cm

Panjang

: 18cm

Warna

: hijau

Kesempurnaan

: halus

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : umbi
Diameter

: 5,2cm

Panjang

: 6cm

Warna

: coklat

Kesempurnaan

: ada lubang-lubang

Serat(tua/muda)

: tua

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 85%


Kesimpulan nilai kualitas : cukup

Bagian yang dimakan : daun krop


Diameter

: 4,3cm

Panjang

: 5cm

Warna

: hijau muda

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik

Bagian yang dimakan : umbi


Diameter

: 2cm

Panjang

: 3,7cm

Warna

: putih

Kesempurnaan

: sempurna

Serat(tua/muda)

: tua

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : baik
Bagian yang dimakan : buah
Diameter

: 5,5cm

Panjang

: 31,5cm

Warna

: hijau

Kesempurnaan

: ada bercak-bercak

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : cukup
Bagian yang dimakan : buah
Diameter

: 2,5cm

Panjang

: 12cm

Warna

: ungu

Kesempurnaan

: halus

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 100%


Kesimpulan nilai kualitas : cukup
Bagian yang dimakan : daun
Diameter

: 9,5cm

Panjang

: 18cm

Warna

: hijau keputihan

Kesempurnaan

: baik

Serat(tua/muda)

: muda

Kesegaran

: segar

% dapat di konsumsi : 95%

Kesimpulan nilai kualitas : baik


4.1 Pembahasan
Dari data hasil di atas sayur-sayuran yang terdiri dari sayuran daun, sayuran
buah, dll adalah rata-rata semua kualitasnya baik karena bisa dilihat dari warna, bentuk dan
dan kemasan, dan juga ada satu dua sayuran yang terkena bakteri maupun penyakit yang tidak
layak di konsumsi.

BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
1. jenis sayur-sayuran sebagai berikut : sayuran buah, sayuran umbi, sayuran daun,
sayuran batang.
2. Ciri-ciri sayuran komersial :
- pada umumnya di perdagangkan di belahan dunia
- banyak yang di budidayakan
- biaya produksi relatif mahal dari sayuran biasa
- memerlukan lahan dengan kondisi syarat tumbuh tertentu
- harga sayurannya lebih tinggi dari sayuran biasa

dan

DAFTAR PUSTAKA
Bkpm(buku kerja praktek mahasiswa) budidaya tanaman sayuran semester III
www.bukupertanian.com