Anda di halaman 1dari 105

PENGETAHUAN DASAR

PERALATAN ANGKAT

Diperuntukan sebagai bahan tambahan


Perkuliahan Teknik pemboran
Jurusan Teknik Pertambangan
FT. UNP

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

Melalui kuliah ini, mahasiswa


di harapkan akan dapat
mengerti komponenkomponen peralatan, prinsip
dasar cara pemeriksaan ,
pemeliharaan, pemasangan
serta cara pengoperasian dari
peralatan angkat drilling rig

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

JENIS RIG:
-OFF SHORE DRILLING RIG

-ON SHORE DRILLING RIG


LAND RIG
HELY RIG

KLASIFIKASI
LIGHT- CAP. 3000-5000 FT
MEDIUM- CAP. 4000-10000 FT
HEAVY CAP- 2000-16000 FT
ULTRA HEAVY
HOISTING SYSTEM

12/5/2012

- CAP 18000 - 25000 FT

Rusli HAR's Documentation

SUPORTING

STRUCTURE
- MAST
- SUSTRUCTURE

DRAWWORK
OVERHEAD

TOOLS
- BLOCK ASSEMBLY
HOISTING SYSTEM

12/5/2012

- DRILLING LINE

Rusli HAR's Documentation

1. MENARA BOR

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

1. STANDARD DERRICK - API Std


- Non API Std
2. PORTABLE MAST
- CANTILEVER MAST Box Style Substructure
Raised Floor Catwork Suport
- Raised Floor Drawwork
Elevator
- Sling Shot Rig Floor Elevator
- FULL VIEW MAST
- TELESCOPIC MAST - Free Standing Mast
- Guyed Mast
- Skid Mounted
- Trailer Mounted
- Self Propeled Back in drive
- Drive in
- Truck mounted
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

1. STANDARD
DERRICK
- API Std
-Non API Std
Jenis menara ini dahulu
dilapangan migas tua
banyak di pakai untuk
pengeboran ataupun
untuk perawatan sumur.
Akan tetapi saat ini masih
dapat di jumpai di
Floating Drilling Rig

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

2. PORTABLE MAST

CANTILEVER MAST

FULL VIEW MAST


TELESCOPIC MAST

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

CANTILEVER MAST
BOX STYLE SUBSTRUCTURE

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

10

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

11

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

12

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

13

PROSEDUR RIG UP DAN RIG DOWN


Rig up adalah proses pekerjaan penyusunan ataumerangkai
peralatan unit rig pengeboran dan menegakkan menara,
sehingga menjadi unit rig pengeboran yang siap untuk
melaksanakan operasi pengeboran sumur.
Rig down adalah psroses pekerjaan
merebahkan/menidurkan menara bor dan melepas atau
memisahkan bagian-bagian peralatan unit rig pengeboran
menjadi bagian komponen yang terpisah sampai siap
untuk dipindahkan.
Untuk melakukan pekerjaan tersebut diatas terdapat aturan
umum yang harus di ikuti dan juga terdapat prosedur
khusus untuk menegakkan atau merebahkan menara yang
harus diikuti yang dikeluarkan oleh pabrik pembuat
rig.karena sering terdapat kekhususan yang harus
diperhatikan.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

14

ATURAN UMUM MERANGKAI RIG


1. Merangkai atau menyetel bagian-bagian
perangkat bor di lokasi diupayakan dapat
terlaksana dalam waktu yang cepat tanpa
menimbulkan kerusakan atau kesulitan.
2. Sebelum peralatan rig datang di
lokasi/tapak baru, harus sudah dilakukan
pemberian tanda cat/ patok-patok / garis garis sesuai denah dari unit rig (lay out
unit rig)
3. Ketentuan peletakkan peralatan terkait
dengan peraturan keselamatan kerja
haruslah di perhatikan.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

15

328

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

16

- Balok-balok landasan untuk mengatur kerataan tangki lumpur harus


telah di siapkan sebelum tangki datang di lokasi baru
- Pemasangan peralatan dimulai dengan peralatan yang di jadikan
pedoman perakitan yaitu substructure. Dimana titik tanda pada
substructure senter dengan titik lubang bor di cellar yang akan dibuat.

- Menaikkan drawwork ke atas substructure dengan oil field truck naik


keatas loading ram atau langsung dengan crane. Kemudian dilanjutkan
dengan pemasangan mesin/motor penggerak.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

17

PEMASANGAN MENARA
Pemasangan harus berurutan dimulai dari bagian bottom
kemudian, disusul lower, middle, upper, top
section.
Penempatan sling pengangkat harus diperhatikan
kesetimbangan dan tidak mengakibatkan kerusakan pada
menara

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

18

Penyangga menara usahakan menunpu menara


dengan rata kiri dan kanan
Pasang sambungan menara dengan pasak (pin) yang
sesuai dan kunci pasak tersebut dengan pin
pengaman (safety pin)

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

19

Periksa baut pengikat crown block dan


kemungkinan adanya retakan retakan serta
periksa dan memompakan pelumas.
Pasang drilling line dengan mempergunakan kabel
swab atau manila rope sebagai
penuntun/pancingan
Pasang penangkal petir, lampu penerangan dan
navigasi
Pasang pagar dan juga dog house
Pasang system saluran listrik, system saluran
udara untuk kendali pneumatik

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

20

ATURAN UMUM MENEGAKKAN MENARA

PEMERIKSAAN SEBELUM MENEGAKKAN


1. Pemeriksaan ulang dilakukan oleh driller atau tool
pusher untuk memastikan hal yang mehambat atau
menggagalkan proses menegakkan menara tidak ada.
2. Periksa kelevelan subsructure dengan water pas dan
biala ada perbedaan yang tajam segera perbaiki dengan
pengangkatan/ didongkrak untuk memasang ganjal plat
besi diatas pondasi
3. Periksa seluruh pasak-pasak menara telah terpasang
savety pin
4. Periksa benda-benda yang tertinggal seperti martil, baut
dll.
5. Perhatikan kemungkinan sangkutan sangkutan kabel ,
tali manila dll, yang masih ada
6. Periksa rem, pin-pin dan sepatu rem / brake block
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

21

7. Periksa clutches apakah macet (pakai positive clutch


di low gear dengan semua motor)
8. Periksa pemasangan drilling line di drum sehingga
jumlah lilitan drilling line di drum setelah menara
tegak masih tersisa minimal sepuluh lilitan untuk
groved drum atau satu lapis ditambah minimal 3 line
untuk plain drum.
9. Perisa pula ikatan clamp drilling line di dead line
anchor serta baut-baut pengikatnya.
10. Periksa semua bagian system peralatan pengukur
apakah sudah terpasang secara benar.
11. Perhatikan tidak ada benda dibawah kaki menara,
untuk mencegah adanya perputaran/penggeseran ,
sehingga dapat dicegah kaki menara patah atau
collapse karena meningkatnya tegangan tarik dan
tekan.
12. Hanya oleh orang yang berpengalaman saja yang
boleh mengoprasikan throtle secara manual bila air
throutle macet.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

22

13. Pastikan ujung crown dari menara , haruslah rata air


terhadap substructure untuk menurunkan tegangan
tarik pada menara saat awal pengangkatan.
14. Pemeriksaan secara visual semua kabel kunci-kuci
tong, pompakan grease pada semua roda-roda
sheaves block dan pulley-pulley di A frame dll.
15. Pastikan skid drawwork diikatkan ke pompa, tractor
atau truck untuk stand by untuk mencegah terjadinya
overbalance (bila diperkirakan dapat terjadi)
16. Pastikan dead line telah di matikan/diikat dengan
clamp yang cukup.
17. Harus dilakukan visual ceck lengkap pada menara
sebelum dilanjutkan untuk menegakkan, dengan
memastikan tidak ada baut yang kendor, batang/bars
atau drift pin yang tertinggal tanpa safety bolt
padanya, untuk mencegah mereka lepas.
18. Pelihara tong counter balance terikat pada temparnya
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

23

PELAKSANAAN PENEGAKKAN MENARA


Motor engine telah di coba (run test) dan telah dijalankan
untuk pemanasan dan periksa untuk memastikan bahan
bakar cukup.
Harus selalu ada dua (2) orang pada rem (break). Senior/
yunior tool pusher siap di brake drum drawworks, sehingga
ada petugas pembantu apabila setiap saat diperlukan.
Ahli mekanik dan elektrik di siapakan mesin drawwork dan
genset. Motor drawwork di jaga dapat berfungsi dengan baik
Kompressor dan system tekanan udara minimal 120 psi.
Semua crew yang lainnya harus menjauh pada jarak yang
cukup dari rig floor bila menara roboh.
Dilakukan uji beban dengan cara mengangkat setinggi + 1 ft
dari dudukan dan kemudian ditahan + 15 menit. Periksa
penunjukkan berat di weight indicator dan semua
sambungan- sambungan. Jika penunjukkan normal ,
selanjutnya letakkan kembali menara pada tempat
dudukannya semula.

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

24

Siapkan wire rope penahan menara dari swab line yang


dihubungkan dengan winch oil field truck , dozer atau
crane.
Tegakkan menara dengan pengangkatan awal yang pelan
dan kecepatan gerakan menara ke atas secara tetap
Pada saat menara menjelang tegak lurus , pastikan wire
rope/sling yang dihubungkan ke winch oil field truck telah
bekerja ditegangkan dan mengikutinya untuk mencegah
terjadinya hentakan menara di A frame. Setelah menara
duduk pada posisinya turunkan beban tarik menjadi 5000
lbs sambil tahanan winch di lepas pelan-pelan.
Dilarang seseorang berada di A leg ketika menara sedang
ditarik. Selalu tunggu sampai menara tegak komplet dan
berhenti, untuk kemudian petugas memajat ke A leg
untuk memasukkan pasak menara dan pasang sfety pin.
Pada saat menurunkan menara prosedur yang sama dapat
dipergunakan
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

25

TELESCOPIC MAST.
VERTICALLY (FREE STANDING ) TELESWCOPIC MAST

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

26

GUYED TELESCOPIC MAST

GUYED MAST TRAILER MOUNTED

SELF PROPELLED GUYED MAST

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

27

GUY LINE SYSTEM


Guy line yang terpasang pada suatu menara dapat
dibedakan berdasar fungsinya yaitu:
Load guy line adalah guy line yang berfungsi menahan
beban dari menara pada saat pengangkatan beban
Stabilizing guy line, adalah guy line untuk stabilisasi
konstruksi menara pada saat menerima beban yang
berubah-rubah pada proses pengangkatan beban.

- Intermediate guy line untuk membantu


kelurusan menara dari pengaruh getaran
- Racking board wind guy line , berfungsi untuk
menahan beban akibat tiupan angin dan beban
pipa yang menyandar
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

28

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

29

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

30

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

31

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

32

GUY LINE SYSTEM


a. Setiap rig harus dilengkapi dengan sejumlah dan ukuran
dan spesifikasi guy line yang disarankan oleh pabrik
pembuat. Jika tidak terdapat data ini maka, guy line dapat
di sesuaikan dengan ketentuan API Spec 4E.
b. Setiap guy line tidak boleh untuk memosisikan kelurusan
travelling block /menara terhadap titik sumur
c. Load Guy Line, harus memiliki breaking strength minmal
2 x maksimum calculated guy line load dan tidak boleh
lebih kecil dari 5/8.
d. Wire rope guy line harus diganti bila terdapat kinking,
crushing, cutting, corrosion, bebrapa kawat putus di ujung
sambungan, tertekuk atau rope lay bertambah paling kecil
10%

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

33

IDECO GUYING PATTERN


KM 65.100 C MAST

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

34

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

35

E. Wind guy Line


Ke empat crown to ground wind guy line minimal berdiameter
5/8, IPS, atau grade yang lebih kuat harus dipergunakan.
Ke dua racking board to ground guy line minimal 9/16, IPS, atau
grade yang lebih kuat apa bila tubing atau drill pipe di board.
Wire rope dengan 8 strand tidak boleh dipergunakan
Semua wind guy line harus diperiksa personel yang kompetent
setiap akan rigup dan dibuat catatan setiap dijumpai cacat. Wire
rope guy line harus diganti dengan yang baru apabila terdapat
beberapa kawat putus
Semua rantai, boomers, clamps, dan peralan penarik yang
dipasang tetap harus diberikan pengaman bypass dengan sling
Wind guy line dari crown atau tubing racking tidak boleh lebih
dekat jarak dari powerr line (listrik) 10 ft
Dilarang anchor yang telah diuji untuk sebuah menara dipakai
dua menara.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

36

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

37

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

38

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

39

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

40

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

41

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

42

ANCHOR
Letak , jumlah dan persyaratan kekuatan
ditentukan pabrik pembuat menara
Expanding anchor,pipe anchor, concrete anchor,
atau technik lain yang disetujui dapat dipakai ,
kecuali pipa tiang pancang tidak boleh di pakai
Anchor yang dipasang harus duji taik sampai
beban tarik tertentu dan bertahan selama 5 menit
Guy line harud di ikat dengan wire rope dengan
jumlah wire rope clip yang cukup sesuai
arekomendasi dan minimal 3 buah
Tidak ada kewajiban guy line harus di spliced
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

43

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

44

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

45

2. DRAWWORK

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

46

DRAWWORK
Drawwork memegang peran yang penting sekali sehingga
model/type drawwork dijadikan nama sebutan sebuah rig.
Model dituliskan berdasar nominal driling depth atau
maksimum horsepower rating
Contoh :
Drawwork National 1625, drilling depth ratingnya 16.000
sampai 25.000 ft
Drawwork National 610, drilling depth ratingnya 6.000
sampai 10.000 ft.
Drawwork Ideco H 1200 HP, maksimum Input HP
ratingnya 1200 HP - 800 HP.

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

47

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

48

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

49

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

50

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

51

SPROCKET DAN RANTAI


Output RPM x jumlah gigi sproket output = input RPM x Jumlah
gigi srocket input

Bergerak kecepatan tinggi (2000 fpm)


Memerlukan pelumasan oil spary
-Volume dan kwalitas harus baik( periksa setiap tour dengan rantai
berhenti
- Ganti 5000 jam atau 6 bulan sekali
- Oil pump screen periksa secara periodik/cuci dengan kerosin
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

52

Sprocket dipasang harus lurus dan porosnya sejajar


Tegangan rantai : berjarak + 2% terhadap puncak tengah strand
Tidak boleh terlalu kendor, gigi dapat patah dan chain roller pecah
Pin putus dapat disebabkanoleh shock load
Side bar putus dpt disebabkan beban dan kecepatan atau misaligment

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

53

Sprocket roller chain dibuat precision dan permukaanya


diperkeras, sehingga tahan aus.
Rantai yang baru, jangan dipasang dengan sprocket yang aus.
Gigi sprocket yang aus akan membuat rantai vibrasi dan bila
ausnya cukup berlebihan akan menyebabkan gigi trsebut
mengkait rantai.
Untuk itu sprocket yang aus harus diganti.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

54

CLUTCH

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

55

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

56

COMPOUND TRANSMISSION
ONE PECE COMPOUDND
- Untuk Rig Kecil
- Tidak ada problem alignment

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

57

SECTIONAL COMPOUND
- Dipakai Rig Besar
- Untuk menghindari pengotoran oleh debu dll transmisi ditutup
saat di transport

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

58

DRUM

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

59

SISTEM PENGEREMAN

1. MANUAL/MAIN BRAKE
2. AUXILIARY BRAKE
3. INERTIA BRAKE
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

60

MAIN/ MANUAL BRAKE

SITIM PENDINGINAN FLANGE


DENGAN SIRKULASI AIR
DENGAN SEMPROTAN AIT (SPLASH)
UDARA
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

61

OPERASI

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

62

PEMELIHRAAN REM
Normalnya brake block akan mengalami keausan apabila
dipergunakan. Keausan dari brake block yang tercepat akan
terjadi pada brake lining di ujung brake band yang mati (dead
end). Hal ini disebabkan sifat rem mekanis ini yang self
energizing.
Dari kedua brake band pada kedua brake flange diperlukan
pembebanan yang merata, agar hasil pengereman baik dan
kecepatan aus dari brake lining berimbang. Cara yang harus
dilakukan adalah mengatur tegangan brake band dengan
mengatur ajusting hold down terhadap equalizing joke.
Rem mekanis memerlukan secara periodik dicek keausan dari
kedua brake block dan brake flange. Pengecekan secara visual
sangat mudah dilakukan yaitu dengan melepas tutup depan
dari drawwork, akan secara langsung dapat dilihat keausannya.
Pada kondisi yang normal, dengan brake lining yang
berkualitas baik dan pemasangannya betul, dengan juga
auxiliary brake bekerja membantu secara normal, rem mekanis
akan dapat dipakai untuk 5 sampai 6 sumur pada pemboran
sumur kedalaman menengah.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

63

Penggantian brake lining dan pengecekan keausan dari brake


flange dilaku-kan pada saat rig sedang dijadwalkan tidak kerja.
Untuk melepas, lepaskan tutup depan dari drawwork dan lepas
pen-pen dari equalizer, dead end dan live end dari brake band,
selanjutnya brake band lepaskan dengan mempergunakan
penarik dengan pengaturan posisi memakai tangan agar tidak
terjadi pemaksaan, dan terhindar terjadi perubahan bentuk .
Kemungkinan terbesar yang mempunyai andil besar pada
keausan brake flange dan brake lining diluar normal pemakaian
adalah adanya tekukan, kerataan atau bengkok nya brake band.
Brake band rusak ini dapat terjadi pada saat pengambilan dari
drawwork secara paksa dengan cat line misalnya. Rusaknya
bentuk ini tidak hanya mempercepat kerusakan tetapi juga
terjadinya hentakan/tendangan brake lever bila di release.
Walau demikian rusaknya brake band bukan saja disebabkan
oleh hal tersebut di atas, tetapi dapat juga disebabkan oleh
ausnya brake flange

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

64

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

65

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

66

Brake band yang tidak bulat lagi dapat dicek dengan membuat
lingkaran dengan jari-jari sesuai brake band-nya.
Brake band yang tidak bulat lagi harus diroll lagi dengan mesin
agar bulat kembali atau diganti.

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

67

Brake lining yang lama dilepas diganti dengan brake lining baru
yang sesuai ukurannya.
Brake lining tersedia menurut ukuran standard API dengan
baut 4 atau baut 6 buah. Model bahan rem tersedia
standard/regular seluruhnya dalam satu set dan terdapat model
dengan pengantian dikerua ujung masing-masing 2 buah wiper
brake block. Dengan wiper brake block akan mendapatkan usia
lebih panjang untuk liningnya ataupun flange nya karena
material nya .

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

68

KEGAGALAN/ PATAH NYA BRAKE BAND ADALAH


MERUPAKAN KODISI FATAL TOTAL OLEH
KARENA ITU , SARAN MINIMUM DALAM
MELAKUKAN INSPEKSI BRAKE BAND ADALAH:
Pada setiap akan mulai mengebor
Sebelum menangani beban berat sekali
Bila melakukan pengantian brake block lakukan
magnetic particle inspection
Segera setelah terjadi indikasi panas berlebihan.
Pemeriksaan regular tidak lebih dari 6 bulan sekali
Tidak boleh melakukan pengelasn baru pada brake
band ( yang ada pengelasan adalah lug dead end
dan live end dari pabrik)

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

69

3.OVERHEAD TOOL

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

70

BLOCK

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

71

GROOVE ROOT RADIUS - GROOVE GAUGE

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

72

PEMELIHARAAN

Jaga dalam keadaan bersih


Lumasi bearing sheaves melalui grease
fitting dengan grease
Bersihkan bila ada karat
Periksa kemungkinan terdapat retak-retak
disemua bagian
Periksa dan kerasi mur/baut yang kendor di
semua bagian

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

73

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

74

PEMELIHARAAN HOOK
Pelihara senantiasa bersih
Lumasi dengan grease laching mechanism, link
armsw dam saddle
Lumasi semua grease melalui fitting di tempat
yang ada
Bersihkan bila ada karat
Periksa kemungkinan adanya retak-retak dan
keausan di semua bagian
Pereiksa dan betulkan/pasang pin-pin dengan
baik
Pada unit dengan hydraulic snubber periksa
permukaan minyak dan ganti minyak tersebut
sesuai jadwal yang ditetukan pabrik
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

75

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

76

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

77

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

78

ELEVATOR
TYPE DASAR
Bottle neck /18 taper type/ taper shoulder type elevator
Collar type/ square shoulder type elevator
LETAK MEKANISME PENGUNCI
Cenrer latch / front door type
Side door type
PERUNTUKAN
Drill Pipe Elevator
Tubing Elevator
DC elevator
Casing Elevator
Single Joint elevator
SPESIFIKASI
a.
Jenis Type
b.
Ukuran OD pipa peruntukan
c.
Capacities

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

79

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

80

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

81

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

82

PEMERIKSAAN
Pemeriksaan peralatan pengangkat pemboran
didasari oleh spesifikasi API 8
Pemeriksaan secara visual yang rutin dilakukan
dalam kondisi terpasang setiap minggu sekali
Pembersihan yang menyeluruh dan pemeriksaan
visual dalam kondisi terpasang dilakukan setelah
pemindahan rig atau setiap bulan, tergantung mana
yang lebih dahulu

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

83

PELUMASAN PEMERIKSAAN ELEVATOR


Semua bagian yang bergerak harus dilumasi setiap round trip.
Pada waktu yang sama pula periksa latch dan mekanisme latch
spring apakah sudah bekerja dengan benar.
Check hang pin, kalau aus akan dapat slack in (melonggar)
lubang elevator.
Link block bolt dan nut harus dikunci agar tidak lepas.
Setiap tahun 2 kali drill pipe elevator harus telah diperiksa
keausannya dengan calibrated instruments untuk mengetahui
keausan dan berubahnya ukuran.
Untuk collar type elevator harus dicek untuk kesegiannya
(squareness), dan uniformity dan kedalaman aus. Apabila
permukaan fitting lebih dari 1/16 inch. harus direcondition.
Untuk 18 derajat taper elevator harus lebih sering diperiksa
daripada collar type, yaitu taper dan conical bore harus dicek
kausannya.
Disamping itu sudut kemiringannya dari taper dan posisi dari
hard band tool joint
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

84

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

85

PROSEDUR MEMERIKSA DC ELEVATOR

Bersihkan dan adakah elevator adapter retak dan teruskan


periksa dengan magnetic inspection untuk masalah yang sama.
Periksa adakah safety latch bekerja baik.
Cek top bor elevator :
- Untuk center latch, ukur keausan bor dan hinge pin. untuk 5 5/8
inch elevator DC dan lebih kecil keausan tidak lebih dari 1/32.
- Untuk elevator DC dan lebih besar dari 5 5/8 inch keausan tidak
boleh lebih 1/16.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

86

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

87

WAKTU PEMERIKSAAN
Pemeriksaan peralatan pengangkat pemboran didasari oleh spesifikasi
API 8
Pemeriksaan secara visual yang rutin dilakukan dalam kondisi
terpasang setiap minggu sekali
Pembersihan yang menyeluruh dan pemeriksaan visual dalam
kondisi terpasang dilakukan setelah pemindahan rig atau setiap
bulan, tergantung mana yang lebih dahulu
Pemeriksaan dengan teknik tanpa perusakan ( NDT) dalam kondisi
tidak terpasang dilakukan:
Elevator, link, bails, lugs spider, slip, rotry tong setiap 6 bulan
sekali
Kelly, kelly cock, kelly spiner, pin dan box connection, sekurang
kurangnya sekali setiap 12 bulan.
Travelling block, hook dan rotary swivel sekurang-kurangnya
sekali setiap 12 bulan tergantung kondisi kerja yang dilakukan
Crown block, dead line anchor dilakukan setiap 2 tahun ,
tergantung kondisi kerja yang dialami
Setiap kali peralatan dipergunakan untuk menarik beban dinamis
yang tinggi, misalnya jarring, kerja membebaskan jepitan maka harus
segera dilakukan pemeriksaan setelah itu.
Termasuk
menara dilakukan sama
. Documentation
12/5/2012
Rusli HAR's
88

DRILLING LINE
Beberapa pokok masalah yang harus mendapat
perhatian didalam usaha untuk mencapai tujuan
meminimalkan biaya:
memilih ukuran dan type drilling line yang cukup
memenuhi kebutuhan
penanganan dan pemeliharaan untuk mencegah
kerusakan
penghitungan kerja yang diperoleh dari drilling line
dalam ton mile
penentuan program pemotongan (cut off program) yang
terbaik untuk kondisi setempat dan dievaluasi dengan
seksama. Hal ini sangat besar pengaruhnya didalam
usaha untuk memperoleh usia pakai yang sebaikbaiknya.
pengoperasian dengan sefety faktor yang aman.
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

89

SAFETY FACTOR
Normal atau standard safety factor pada rotary drilling rig
adalah 5. Sedangkan safety factor minimal yang diizinkan :
(recomended practises dari Ditjen Migas)
Safety factor

- Sand line
- Rotary drilling line
- Mast raising dan lowering line
- Hoisting service dilluar pemboran
- Rotary drilling line ketika running casing
- Mencabut pipa terjepit atau pekerjaan serupa

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

3
3,5
2,5
3
2,5
2,5

90

SPESIFIKASI WIRE ROPE


a.
b.

Ukuran Diameter Size


Konstruksi

Preforming Wire and Strand


- Preformed (PF/PRF)
- Non Preformed (NPF/NPRF)

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

91

d. Lay
RRL

LRL

RLL
e. Grade of Steel
- MPS = Mild Plow Steel
- PS = Plow Steel
- IPS = Iprove plow steel
- Eips = Extra Improve Plow Steel
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

LLL=left lang lay

92

f. Core
- Fibre Core ( FC)
- Independent Wire Rope Core (IWRC)
- Strand Core (SC)
CARA IDENTIFIKASI
1. 5000 . 6x19. S. PRF. RRL.IPS.IWRC

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

93

PENANGANAN WIRE ROPE

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

94

PENANGANAN WIRE ROPE


A. Penanganan wire rope di Reel
Apabila mengangkat wire rope di reel pakaikan binding atau
lifting chain, supaya jangan digantung melingkari wire rope,
karena hal ini akan merusak.
Untuk memindahkan reel, dengan memakai linggis (batang
pipa) jangan menekan wire rope-nya.
Reel jangan digelindingkan atau dijatuhkan di tempat keras,
tajam, yang akan dapat membuat tekukan di wire rope.
Jangan menjatuhkan reel dari truck dan lain-lain yang akan
dapat merusak rope atau reel.
Jangan mengelindingkan atau meletakkan wire rope di tempat
yang dapat membuat besi berkarat, seperti lumpur, kotoran,
asam dan lain-lain
Untuk mencegah pengkaratan pada wire rope, sebaiknya
disimpan dilindungi dan diberi pelumas yang benar.
Jangan mempergunakan wire rope sebagai arc welding circuit
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

95

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

96

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

97

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

98

B. Tahapan Mengganti
Drilling Line
Untuk mengganti drilling
line terdapat tiga
kemungkinan :
Memakai line lama
Memakai Cat line
Stringing block sebelum
menegakkan menara

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

99

C. PENANGANAN OPERASI
1.
Pembebanan statis S = G : n
2.
Beban tarik dinamis L = W x a factor
3.
Line Fatique ; karena ship dan vibrasi
4.
Kecepatan aus dipiengaruhi oleh
- operating speed
- sheaves kocak
- fleed angle
- Kerapatan spooling
Spolling pada drum : Harus rata dan rapat, kondisi ini
dipengaruhi:
- khusus untuk flat drum dipengaruhi oleh lay dari wire rope
- operating speed
- sheaves kocak
- fleed angle

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

100

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

101

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

102

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

103

SLIPPING AND CUT OFF PROGRAM


Bertujuan untuk meratakan
keausan dan kekelelahan
karena :
-Point of critical wear
- fast line paling cepat aus

PANJANG PENGGESERAN DAN


PEMOTONGAN DIPENGARUHI
-Tinggi menara
- Diameter drum
-Type drum
12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

104

Terimakasih

12/5/2012

Rusli HAR's Documentation

105