Anda di halaman 1dari 3

Laporan Praktikum

Pembuatan Medium

Oleh :
Nurul Fadilah

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2016
Medium adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran zat-zat makanan (nutrisi) yang
diperlukan mikroorganisme untuk pertumbuhannya

(Indra, 2008). Mikroorganisme

memanfaatkan nutrisi media berupa molekul-molekul kecil yang dirakit untuk menyusun
komponen sel. Medium yang digunakan untuk menumbuhkan dan mengembangbiakkan
mikroorganisme harus sesuai susunanya dengan kebutuhan jenis-jenis mikroorganisme yang
bersangkutan (Volk dkk, 1993). unsur tersebut berupa garam organik, sumber energi

(karbon), vitamin dan zat pengatur tumbuh (ZPT). Selain itu dapat pula ditambahkan
komponen lain seperti senyawa organik dan senyawa kompleks lainnya (Soeryowinoto,
1985).
Medium yang mampu mendukung optimalisasi pertumbuhan milroorganisme harus
dapat memenuhi persyaratan nutrisi bagi mikroorganisme. Menurut Anna (2012), persyaratan
yang harus dipenuhi dalam penyiapan medium supaya mikroorganisme dapat tumbuh baik
adalah:
1. Mengandung semua nutrisi yang mudah digunakan oleh mikroba
2. Mempunyai tekanan osmose, tegangan permukaan, dan pH yang sesuai
3. Tidak mengandung zat-zat penghambat
4. Steril
Adapun macam-macam media Pertumbuhan antara lain (Hadioetomo, 1993) :
Medium bersasarkan bentuk :
1. Medium padat yaitu media yang mengandung agar 15% sehingga setelah dingin
media menjadi padat.
2. Medium cair yaitu media yang tidak mengandung agar, contohnya adalah NB
(Nutrient Broth), LB (Lactose Broth)
Medium berdasarkan sifat :
1. Medium umum yaitu media yang dipergunakan untuk pertumbuhan dan
perkembangbiakan satu atau lebih kelompok mikroba secara umum.
2. Medium selektif yaitu media yang hanya dapat ditumbuhi oleh satu atau lebih jenis
mikroba tertentu tetapi akan menghambat atau mematikan jenis-jenis lainnya.
Terbunuhnya salah satu mikroba dikarenakan dalam media tersebut selain nutrisi juga
ditambahkan suatu zat tertentu sehingga media tersebut dapat menekan pertumbuhan
mikroba lain dan merangsang pertumbuhan mikroba yang diinginkan.
Bedasarkan sifat medium, misalnya pada medium Yeast Manitol Agar (YMA) untuk
Rhizobium, medium Pikovskayas Agar untuk bakteri pelarut fosfat, medium Luria Bertani
(LB) untuk Rhizobacter, medium Czapek untuk jamur perombak selulosa, dan medium
Dickerman untuk bakteri perombak selulosa.

DAFTAR PUSTAKA

Anna Rakhmawati. 2012. Penyiapan Media Mikroorganisme. Universitas Negeri Yogyakarta.


Yogyakarta.
Hadioetomo, R. S. 1993. Mikrobiologi Dasar dalam Praktek : Teknik dan Prosedur Dasar
Laboratorium. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Indra. 2008. Media Pertumbuhan. http://ekmon-saurus.com. Diakses tanggal 17 Februari
2016.
Schegel, G.H 1993. General Microbiologi seventh edition. Cambrige University Press. USA.
Sutarma dan Yusuf Hidayat. 1999. Kultur Media Bakteri. Balai Penelitian Veteriner. Bogor.
Volk dan Wheeler. 1993. Dasar- Dasar Mikrobiologi. Erlangga. Jakarta.