Anda di halaman 1dari 3

BAB I

TINJAUAN UMUM SENYAWA AKTIF DAN SEDIAAN

1.1. Deskripsi Umum Senyawa Aktif


1. Pemerian
: serbuk hablur, putih; praktis tidak berbau.(FIV)
2. Nama lain : Amoksisilin
Nama kimia : Amoxicillinum

3. Rumus Molekul
: C16H19N3O5S
Berat Molekul
: 419,45 gr/mol
4. Kelarutan
: sukar larut dalam air dan methanol; tidak larut dalam benzen,
dalam karbon tetraklorida dan dalam kloroform.
5. pH Larutan : anatara 3,5 dan 6,0
pH Stabilitas : anatara 3,5 dan 6,0
6. Titik Didih
:
Titik leleh
:
7. Stabilitas
:
terhadap suhu
: Terurai pada suhu 30-35 C
terhadap cahaya : Tidak stabil terhadap paparan cahaya
terhadap air : 11,5 14,5 %
8. Inkompatibilitas
:
9. Wadah &Penyimpanan
: dalam wadah tertutup rapat, pada suhu kamat
terkendali.
10.Sifat khusus :
1.2Definisi bentuk sediaan tablet :
Tablet amoksisilin dan kalium klavulanat mengandung amoksisilin C 16H19N3O5S, dan
asam klavulanat, C8H9NO5 , setara dengan tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih
dari 120,0% dari jumlah yang tertera pada etiket.
1.3Dasar Pertimbangan dan landasan hukum penggolongan obat
1.4Penandaan pada wadah, leaflet atau brosur

1. Lingkaran merah dengan huruf K yang berwarna hitam ditengahnya dan


bergaris tepi hitam
1.5Nomor registrasi
BAB II
URAIAN DAN ANALSIS FARMAKOLOGI

2.1 Nama obat dan sinonim


Nama Kimia : Amoxicillinum
Golongan kimia : penisilin
Golongan obat:

2.2 Bentuk Senyawa aktif


2.3 Mekanisme Kerja dalam Tubuh
Amoksisilin adalah antibiotik dengan spektrum luas, yaitu untuk infeksi pada
saluran napas, saluran empedu, dan saluran seni, gonorhea, gastroenteris,
meningitis dan infeksi karena Salmonella sp., seperti demam tipoid. Amoxicillin
adalah turunan penisilin yang tahan asam tetapi tidak tahan terhadap penisilinase.
2.4 Nasib Obat dalam Tubuh
2.5 Indikasi & Dasar pemilihan
Amoksisilin dalam bentuk tablet dan asam klavulanat untuk pengobatan infeksi
yang disebabkan oleh bakteri gram negative dan beberapa bakteri gram negatif
2.6 Kontraindikasi dan Alasannya
2.7 Dosis & Perhitungan
2.8 Cara Pakai
2.9 Efek Samping
2.10 Toksisitas

2.11 Interaksi Obat


1. Eliminasi Amoksisilin diperlambat pada pemberian dengan Uricosurika (misal
Probenesid), Diuretika, dan Asamasam lemah ( misal asam Acetylsalicylat dan
Phenilbutazon).
2. Pemberian bersamaan AntasidaAlumunium tidak menurunkan ketersediaan
biologik dari Amoksisilin.
3. Pemberian bersamaan Allopurinol dapat memudahkan timbulnya reaksi reaksi
kulit alergik.
4. Menurunkan keterjaminan kontrasepsi preparat hormon.
5. Kemungkinan terjadi alergik silang dengan Antibiotik Sepalosporin.
6. Antibiotik bacteriostatik mengurangi bactericidal dari Amoksisilin.
7. Inkompabilitas dengan cairan/larutan dekstrosa.
2.12 penggunaan pada kondisi khusus
2.13 peringatan
2.14 cara penyimpanan
2.15 contoh sediaan yang beredar di pasaran serta kekuataannya
2.16 analisis farmakologi