Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN
a. Latar Belakang
Komunikasi sangat dibutuhkan untuk interaksi sesama manusia, oleh karena itu
komunikasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari, sehingga tanpa adanya
komunikasi, kehidupan manusia tidak akan berjalan dengan sempurna. Karena komunikasi itu
memiliki peranan sangat penting, dibuatlah suatu model komunikasi.
Komunikasi memiliki beberapa model, dan setiap modelnya memiliki definisi yang
berbeda pula. Model komunikasi dibuat agar mempermudah dalam memahami proses
komunikasi dan melihat komponen dasar yang perlu ada dalam suatu komunikasi. Komunikasi
juga merupakan suatu proses. Hal ini terlihat dari setiap gejala / peristiwa yang tidak luput dari
adanya suatu komunikasi yang terjalin antarmanusia.
Dalam makalah ini, kami menjelaskan model komunikasi milik Theodore Newcomb.
Kami akan memaparkan identitas dari Newcomb, menjelaskan bagaimana kerja model
komunikasinya, menjelaskan tentang arti dari model komunikasi Newcomb dan beberapa contoh
penggunaan model Newcomb.
b. Tujuan
Makalah ini dibuat dengan tujuan agar pembaca mengetahui dan memahami maksud dari
model komunikasi Newcomb yang kami sajikan dan juga mempermudah memahami siapa
Newcomb serta bentuk dan contoh penggunaan model komunikasi ini.

BAB II
PEMBAHASAN
1. Siapa Theodore Newcomb?
Theodore Mead Newcomb (24 Juli, 1903) lahir di Rock Creek, di ujung timur laut Ohio
dan dia adalah seorang perintis dalam bidang psikologi sosial. Hanya 50 tahun ia bekerja untuk
peningkatan motivasi manusia, persepsi dan belajar untuk membentuk pemahaman yang
mendalam tentang proses sosial. Pada 1929, ia memulai karir profesionalnya di departemen
psikologi di University of Michigan. Pada tahun 1931, ia pindah ke Cleveland College,
University of Western Reserve dari University of Michigan. Pada tahun 1934, ia mendapat
tawaran besar dari New Bennington College di Vermont yang menyebabkan perubahan luar biasa
dalam sisa nya karir profesionalnya. Karyanya Personality and Social Change (1943), Social
Psychology (1950).
Ia menerbitkan sebuah pendekatan sosial baru di bidang komunikasi yang disebut
teori"ABX" (kemudian menjadi model Newcomb) dan itu diterbitkan dalam nama An Approach
to the Study of Communicative Acts (1953). Ia menerbitkan sebuah karya besar dalam bidang
psikologi sosial yang disebut The Acquaintance Process (1961).
Model Newcomb diperkenalkan oleh Theodore M Newcomb dari University of Michigan
pada tahun 1953. Dia memberi pendekatan yang berbeda untuk proses komunikasi. Tujuan utama
dari teori ini adalah untuk memperkenalkan peran komunikasi dalam hubungan sosial
(masyarakat) dan untuk menjaga keseimbangan sosial dalam sistem sosial. Dia berkonsentrasi
pada tujuan sosial komunikasi, menunjukkan semua komunikasi sebagai sarana mempertahankan
hubungan antara orang-orang. Kadang-kadang disebut sebagai model "ABX".
2. Model komunikasi Newcomb
Model Newcomb ini bekerja dalam format segitiga atau sistem ABX
A - Sender (pengirim)
B - Receiver (penerima)
X - Matter of Concern (Masalah Kepedulian)
Hubungan antara A dan B seperti siswa dan guru, pemerintah dan masyarakat atau koran
dan pembaca. Sender dan Receiver dapat bekerja dalam aliran yang sama dan waktu yang sama.
Beberapa faktor seperti "X" dapat mempengaruhi aliran hubungan mereka. "X" mungkin orang
ketiga, masalah, topik atau kebijakan.

Komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif yang memungkinkan orang orang
mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. Ini adalah model tindakan-Komunikatif dua
orang yang disengaja.
Model ini mengisyaratkan bahwa setiap sistem ditandai oleh suatu keseimbangan atau
simetri,karena ketidakkeseimbangan atau kekurangan simetri secara psikologis tidak
menyenangkan dan menimbulkan tekanan internal untuk memulihkan keseimbangan.
Model tersebut mengamsumsikan bahwa orientasi A (sikap) terhadap B dan terhadap X
saling bergantung, dan ketiganya merupakan suatu system yang terdiri dari empat orientasi.
1. Orientasi A terhadap X, yang meliputi sikap terhadap X sebagai objek yang harus
didekati atau dihindari dan atribut kognitif (kepercayaan dan tatanan kognitif)
2. Orientasi A terhadap B, dalam pengertian yang sama
3. Orientasi B terhadap X
4. Orientasi B terhadap A
Dalam model Newcomb, komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif yang
memungkinkan orang-orang mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. Ini adalah suatu
model tindakan komunikatifdua-orang yang disengaja (intensional). Model ini mengisyaratkan
bahwa setiap system apapun mungkin ditandai oleh suatu keseimbangan kekuatan-kekuatan dan
bahwa setiap perubahan dalam bagian mana pun dari system tersebut akan menimbulkan suatu
ketegangan terhadap keseimbangan atau simetri, karena ketidakseimbangan atau kekurangan
simetri secara psikologis tidak menyenangkan dan menimbulkan tekanan internal untuk
memulihkan keseimbangan.
Simetri dimungkinkan karena seseorang (A) yang siap memperhitungkan perilaku
seorang lainnya (B). Simetri juga mengesahkan orientasi seseorang terhadap X. Ini merupakan
cara lain untuk mengatakan bahwa kita memperoleh dukungan social dan psikologis bagi
orientasi yang kita lakukan. Jika B yang kita hargai menilai X dengan cara yang sama seperti
kita, kita cenderung lebih meyakini orientasi kita. Maka kita pun berkomunikasi dengan orangorang yang kita hargai mengenai objek, peristiwa, orang, dan gagasan (semuanya termasuk X)
yang penting bagi kita untuk mencapai kesepakatan atau koorientasi atau, menggunakan istilah
Newcomb, simetri. Asimetri merupakan bagian dari model Newcomb ketika orang setuju untuk
tidak setuju.
3. Definisi Model Komunikasi Newcomb
Model komunikasi abx newcomb adalah model komunikasi dari segi psikologi sosial
yang berusaha memahami komunikasi sebagai cara-cara dimana semua orang dapat menjaga
keseimbangan hubungan mereka. Dasarnya ialah antara satu sama lain saling menyeimbangkan
antara kepercayaann, sikap dan sesuatu yang penting bagi seseorang melalui komunikasi yang
bersifat persuasive. Juga menurut teori ini, bila keseimbangan hubungan terganggu, maka dengan

komunikasilah yang dipakai untuk memugar/memperbaharui kembali hubungan itu. Model ini
mengembangkan bahwa peran komunikasi antar individu dalam suatu hubungan sangatlah
penting, dengan ditunjukannya keterkaitan dan ketertarikan antara dua orang yang terhubung
oleh komunikasi yang menggunakan objek atau bahasan. Hal ini untuk menjaga keseimbangan
hubungan sosial yang terjadi antara dua individu.
Menurut Newcomb, bentuk situasi komunikasi paling sederhana digambarkan oleh situasi
dimana Mr. A berbicara dengan Mr. B tentang sesuatu hal yang dilabeli X. Model ini juga
dikenal sebagai teori keseimbangan.
4. Contoh Penggunaan Model Newcomb
A: Guru
B: Siswa
X: Pengadaan Ujian Nasional
a. Simetri (saling meyukai dan setuju)
Guru dan siswa saling menyukai, dan mereka setuju dengan pengadaan Ujian Nasional.
b. Simetri (saling membenci dan salah satu setuju)
Guru dan siswa saling membenci. Guru setuju dengan pengadaan Ujian Nasional tetapi
siswa tidak setuju dengan pengadaan Ujian Nasional.
c. Asimetri (saling menyukai dan tidak setuju)
Guru dan siswa saling menyukai tetapi mereka tidak setuju dengan pengadaan Ujian
Nasional.
d. Asimetri (saling membenci dan setuju)
Guru dan siswa saling membenci tetapi mereka setuju dengan pengadaan Ujian
Nasional.
Dari setiap bentuk situasi tersebut pasti akan menimbulkan masalah. Namun jika guru
merubah sikapnya dan mensosialisasikan Ujian Nasional dengan baik kepada siswa, agar siswa
setuju dengan pengadaan Ujian Nasional maka terjadilah kesepakatan antara guru dan murid.

5. Contoh Kasus
a. Analisa Kasus
Konser Lady Gaga yang akan digelar pada bulan Juni mendatang banyak masyarakat
yang setuju dan tidak (meng-haramkan), pada kasus ini kita bisa menggunakan teori ABX
Newcomb. Dimana X adalah konser Lady Gaga , A adalah masyarakat yang setuju dengan
adanya konser tersebut dan B adalah masyarakat yang tidak setuju (mengharamkan). Disini
timbul sedikit konflik yang terjadi antara masyarakat yang memiliki perbedaan pendapat. Ini
mengharuskan pihak-pihak tersebut mencari kesepakatan, maka salah satu pihak akan
berkomunikasi dengan pihak lain mengenai hal positif dari konser tersebut sehingga dapat
mengubah pendapat pihak lain untuk mencapai kesepakatan atau koorientasi, atau menggunakan
istilah newcomb simetri.
b. Solusi
Sebaiknya sebelum mengeluarkan pendapat, masyarakat harus mencari informasi lebih
detail mengenai konser Lady Gaga itu seperti apa. Setelah masyarakat mengumpulkan banyak
informasi mengenai konser Lady Gaga itu seperti apa, barulah masyarakat boleh menyampaikan
pendapat dan saling berkomunikasi mengenai konser Lady Gaga dapat diharamkan atau tidak.
Karna belum tentu di setiap konser Lady Gaga menggunakan busana yang tidak sesuai untuk
masyarakat Indonesia. Mungkin saja jika Lady Gaga bersedia menggunakan busana yang sopan,
maka seharusnya Lady Gaga dihalalkan untuk konser di Indonesia. Namun jika sebaliknya Lady
Gaga tidak bersedia menggunakan busana yang sopan, maka konser Lady Gaga bisa diharamkan
di Indonesia.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan dan Saran
A. Kesimpulan
Teori ini mengemukakan bahwa komunikasi terjadi karena adanya kepentingan individu
untuk membandingkan sikap, pendapat, dan kemampuan dengan individu lainnya. Dalam sebuah
kelompok tekanan untuk berkomunikasi lebih tinggi karena, terkadang timbul perbedaan
pendapat terhadap suatu hal. Individu akan memaparkan fakta-fakta yang ada yang dapat
dijadikan perbandingan antara individu satu de-ngan individu lainnya. Setelah suatu keputusan
kelompok dibuat, para anggota kelompok akan saling berkomunikasi untuk mendapatkan
informasi yang mendukung atau mem-buat individu-individu dalam kelompok lebih merasa
senang dengan keputusan yang dibuat tersebut.
Ada dua hal yang diperbandingkan dalam hubungan ini, yaitu:
a. Pendapat (opinion)
b. Kemampuan (ability)
B. Saran
Tuhan menciptakan dua mata dan satu mulut untuk kita yang artinya kita harus dua kali
melihat untuk sekali bicara. Tuhan juga menciptakan dua telinga dan satu mulut untuk kita yang
artinya kita harus dua kali mendengar untuk sekali bicara. Jadi sebelum kita bertindak atau
menyampaikan se-buah pendapat, kita harus mempunyai landasan yang jelas. Jika kita asal
bicara dalam mengemukakan sebuah pendapat, tanpa landasan yang baik dan jelas, kita dapat
merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Seperti kata pepatah mulutmu adalah harimaumu,
jadi kita harus lebih sering berhati-hati dalam berbicara.
Model komunikasi Newcomb ini, mengartikan komunikasi sebagai suatu tindakan
komunikasi yang disengaja oleh dua orang yang saling meninjau dan menyeimbangkan sebuah
topik agar tidak terjadi kesenjangan dan ketegangan dalam suatu hubungan. Komunikasi tersebut
juga dilakukan untuk memperbaiki kesenjangan yang sudah terjadi sebelumnya. Sehingga
Newcomb membagi model ini menjadi 2 jenis teori, yaitu simetri dan asimetri.
Bisa digambarkan bila A dan B memiliki ketertarikan satu sama lain, dan begitu pula yang terjadi
terhadap X maka sistem tersebut akan seimbang (simetri). Sebaliknya, bila A dan B saling
menyukai namun mereka membenci X atau mereka saling membenci tapi memiliki pendapat
yang sama mengenai X maka hal ini disebut asimetri.