Anda di halaman 1dari 3

SUSU DAN HASIL OLAHAN

Latar Belakang :
Secara alamiah yang dimaksud dengan susu adalah hasil pemerahan sapi atau hewan menyusui lainnya,
yang dapat dimakan atau dapat digunakan sebagai bahan makanan, yang aman dan sehat serta tidak
dikurangi komponen-komponennya atau ditambah bahan-bahan lain. Sebagai bahan makanan/minuman
susu mempunyai nilai gizi yang tinggi, karena mengandung unsur-unsur kimia yang dibutuhkan oleh
tubuh seperti Kalsium, Phosphor, Vitamin A, Vitamin B dan Riboflavin yang tinggi.
Komposisinya yang mudah dicerna dengan kandungan protein, mineral dan vitamin yang tinggi,
menjadikan susu sebagai sumber bahan makanan yang fleksibel yang dapat diatur kadar lemaknya,
sehingga dapat memenuhi keinginan dan selera konsumen. Susu termasuk jenis bahan pangan hewani,
berupa cairan putih yang dihasilkan oleh hewan ternak mamalia dan diperoleh dengan cara pemerahan.
Selain dalam bentuk susu segar susu juga diolah menjadi produk lain seperti susu skim dan susu krim, es
krim, yogurt, susu kental manis, susu yang diuapkan (evaporated milk), susu kering (susu bubuk) dan
berbagai macam hasil olahan susu lainnya dikenal sebagai bahan makanan yang bergizi tinggi karena susu
mempunyai komposisi zat gizi yang sangat lengkap untuk mencukupi kebutuhan proses metabolisme
dalam tubuh.

Tujuan Umum :
Setelah mengikuti praktikum ini mahasisiwa mampu membedakan berbagai jenis
susu dengan criteria mutunya.

Tujuan Khusus :
-

A.

Mampu membedakan berbagai jenis susu dan karakteristiknya.


Mampu menjelaskan criteria mutu susu.
Mampu menjelaskan berbagai prosedur penetuan mutu susu secara objektif
dan subjektifnya.

Pengukuran Struktur dan Sifat fisik


1. Warna, aroma dam rasa
Bahan :
-

Susu segar
Susu evaporasi

Susu bubuk
- Yoghurt

Susu kental manis

Keju

Cara kerja :
- Amati warna bahan secara visual
- Amati secara organoleptik rasa dan aroma bahan dengan cara
mencicipi dan membaui
- Pengamatan ditunjukan untuk mengenal warna, aroma dan rasa bahan
serta untuk mengetahuai apakah terjadi penyimpangan.
Tabel hasil pengamatan :
Nama produk
Susu bubuk
Anlene
Susu bubuk
Indomilk full
cream
Susu segar
Susu kental
manis
Susu evaporasi
yoghurt
Keju

Rasa
Lebih manis

Tekstur
Kasar

Hambar

Halus

Warna
Putih
kekuningan
Putih lebih
kekuning

Aroma
Normal (aroma
susu)
Agak kuat

Aroma
Tidak terlaliu
menonjol bau
susunya

Tabel susu bubuk setelah diseduh


Nama produk susu

Rasa

Bentuk

Warna

Susu bubuk anlene

Manis

Encer

Putih kekuningan

Susu bubuk
Indomilk full
cream

hambar

kental

Lebih putih

Lebih berbau susu

Pembahasan :
1. Susu bubuk :
Untuk jenis susu bubuk, masing-masing memilki karakteristik yang berbeda-beda baik yang
dalam bentuk kering(masing bubuk) maupun setelah diseduh. Saat dalam keadaan bubuk merk
susu Anlene memiki tekstur yang lebih kasar daripada merk indomilk full cream. Begitupula
dalam segi rasa, susu Anlene memiki rasa yang lebih manis dari susu bubuk Indomilk full cream.
Dalam segi warna dan aroma susu Indomilk memiliki warna dan aroma yang lebih kuat daripada

susu Anlene. Ketika setelah diseduh hampir tidak ada perubahan dari sebelum diseduh, hanya saja
dari segi bentuk susu merk Indomilk cenderung lebih kental.

B. Pengamatan mutu
1. Endapan atau kotoran
Bahan - susu segar
Alat : - Corong gelas kecil
- Kapas
- Gelas piala 100 ml
Cara kerja : - sering 500 ml contoh susu melalui corong gelas yang sudah diberi kapas. Susu
yang akan disaring dapat berupa susu yang sudah diaduk atau hanya bagian
bawah dari susu yang tidak diaduk.
-

Jumlah kotoran yang tersaring dibandingkan dengan standar. Standar dapat


dibuat dengan cara menambahakan secara sengaja sejumlah kotoran,
kemudian disaring. Standar yang dibuat mencerminkan susu bersih sampain
susu yang sangat kotor.

Tabel hasil pengamatan :


Bahan
Susu segar

Tambah tambahan kotoran


Tidak ada kotoran

Dengan tambahan kotoran


Ada kotoran (endapan)

Pembahasan : Dari pengamatan yang kami lakukan, didapatkan bahwa susu segar tersebut
memiliki khualitas yang baik. Hasil pengamatan yang kami lakukan dengan
cara membandingan susu segar dengan susu yang dijadikan standar pembanding
(yang telah dicampur kotoran) yang menunjukan dalam susu segar tersebut yang
telah disaring, tidak ada kotoran yang tertinggal dalam kertas saring tersebut
dan jika kami bandingkan dengan susu yang dijadikan standar yang telah
ditambah kotoran dan yang telah disaring menunjukkan bahwa susu tersebut
dalam kondisi bagus tanpa kotoran yang mengendap pada kertas saring.