Anda di halaman 1dari 18

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Prakerind


Berdasarkan UUD No.2 Tahun 1989 PP Nomor: 29 Tahun 1992 dan Keputusan
MEND1KBUD No : 080/11/1993 Tentang kurikulum SMK praktik kerja industri
adalah wajib bagi semua sekolah menengah kejuruan baik negeri maupun swasta
dengan standar waktu dan sesuai dengan keseinpatan kedua instansi yang telah
melaksanakan perjanjian berdasarkar. kemampuan yang harus dimiliki dan dikuasai,
dan materi yang harus di pelajari di tempat pendidikan dan pelatihan itu selama 3
bulan.
Praktek kerja industri ( PRAKERIND ) adalah suatii bentuk penyelengaraan keahlian
profisional yang harus di miliki setiap siswa SMK untuk memandu secara sistematik
untuk mencapai ketrampilan dan keahlian sesuai antara program pendidikan di
sekolah dengan program penguasaan keahlian yang di peroleh melalui kegiatan
langsung di dunia kerja.
Dengan adanya kegiatan Prakrind akan menunjang hubungan yang baik antara pihak
sekolah dengan instansi pemerintah ataupun swasta yang ada di wilayah / lingkungan
sekolah. Selesai itu memberikan tolak ukur yang sangat nyata mengcnai tingkatan
keahlian

profesional

tentu

yang

dimiliki

setiap

individu

siswa

untuk

mengemplentasikan ilmu yang di terima di sekolah dengan dunia kerja.


B. Tujuan Prakerind
Penyelenggaraan praktek kerja industri bertujuan :
1. Menghasilkan alumni tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional dengan
mengimplementasikan ilmu pengetahuan, ketrampilan dan etos kerja yang sesuai
dengan tuntutan LINK dunia kerja.
2. Memperkokoh "LINK AND MACTH antara pihak sekolah dengan dunia kerja.

3. Meningkatkan efesiensi proses pcndidikan dan pelatihan tenaga kerja yang bcrkualitas
serta profesional.
4. Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari
proses pendidikan.
C. Waktu dan tempat pelaksanaan
Praktek kerja industri ini di laksanakan di BENGKEL FASYA MOTOR,Simpang
pematang, Kabupaten Mesuji. Praktek Kerja Industri ini di laksanakan mulai dari 2
Desember 2015 s/d 19 Februari 2016.
D. Metode dan materi pelatihan
Adapun metode yang kami lakukan menggunakan house relase artinya di sepakati
jam-jam belajar yang harus dilepas dari sekolah dan di ganti dengan jam-jam bekerja di
instansi yang bersangkutan, sedangkar meteri pelatihan siswa dilakukan dengan program
yang berlaku.
Di samping itu juga program yang di gunakan bersifat praktis dan aplikasi yang telah
di sesuaikan dengan sifat riil di lapangan untuk menciptakan program pelatihan dapat
dilakukan di dunia kerja.

BAB II
2

LAPORAN PELAKSANAAN PRAKERIND

A. SEJARAH BERDIRINYA INSTANSI


Bengkel FASYA MOTOR merupakan bengkel yang terletak di desa Simpang Pematang,
Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji. Bengkel ini didirikan oleh Bapak YOPI
SAPUTRA pada tahun 2012.
B. DATA JUMLAH KARYAWAN
Data jumlah karyawan di bengkel FASYAMOTOR ada tiga karyawan.
C. DATA IVENTARIS
Kunci pas ring
Kunci pas
Kunci ring
Kunci shock
Kunci inggris
Kunci T
Kunci L
Palu, Pahat, Pipa besi
Obeng min/plus
D. SASARAN TARGET USAHA
Melayani pelanggan dengan baik
Kepuasan pelanggan yang paling utama
Berusaha untuk memberikan kepercayaan terhadap pelanggan
BAB III
3

KEGIATAN PRAKERIND
A. Pengertian Spedometer

Spedometer merupakan alat ukur kecepatan, dan pencatat jumlah jarak yang telah
ditempuh oleh kendaran bermotor, dengan menggunakan spedometer kita dapat mengetahui
dengan baik bagaimana kecepatan dan kemampuan kendaran melaju, didalam alat alat ukur
fisika biasanya antara tipe analog dengan digital memilki prinsip kerja yang sama, hanya saja
pada alat digital terdapat alat converter dari analog ke digital. Namun berbeda dengan
speedometer, prinsip kerja antara speedometer analog dengan speedometer digital sangatlah
berbeda. Pada speedometer analog menggunakan prinsip induksi elektromagnetik dan pada
speedometer digital dengan menggunakan perhitungan sensor magnetik atau sensor optik.
Untuk itu penjelasan mengenai prinsip kerja dari speedometer analog dan digital akan saya
pisahkan. Selain itu juga akan dibahas sedikit mengenai alat pengukur kecepatan modern
yang menggunakan bantuan satelit yaitu GPS.
B. Prinsip Kerja Spedometer
Prinsip kerja dari speedometer analog tidaklah berubah dari awal penemuannya sampai
sekarang, yaitu dengan menggunakan prinsip induksi elektromagnetik. Perbedaannya dari
speedometer pertama yang dibuat oleh Otto Schulze adalah pada penghubungannya dengan
poros putar. Speedometer yang dibuat oleh Otto Schulze terhubung pada putaran mesin
sedangkan speedometer sekarang umumnya dihubungkan dengan poros roda depan
kendaraan. Komponen dan struktur alat serta kinerjanya akan dijelaskan di bawah ini.
Pada poros roda depan suatu kendaraan bermotor dipasang sebuah gear (roda bergigi)
yang ikut berputar bersama putaran roda kendaraan. Gear ini terhubung dengan gear kedua
yang memutar sebuah kabel baja fleksibel berbentuk persegi yang menghubungkan putaran
poros roda ke bagian belakan dari speedometer. Karena kabel ini fleksibel kedudukannya
dalam sebuah pembungkus membuat kabel ini mampu berputar dengan kecepatan ekivalen
dengan kecepatan putaran roda kendaraan.
Kabel yang berputar tersebut terhubung dengan bagian belakang speedometer. Di sini
terdapat sebuah magnet permanen yang dipasang di ujung kabel baja yang berputar. Sehingga
ketika kabel berputar, magnet permanen tersebut ikut berputar dengan kecepatan putar yang
sama dengan putaran roda kendaraan.
4

Diluar magnet ini terbungkus oleh sebuah tabung/ mangkuk

terbuat dari bahan

alumunium yang dinamakan dengan speed cup. Mangkuk ini tidak terhubung dengan magnet
dan dapat bergerak. Pada mangkuk ini dihubungkan jarum penunjuk skala (pointer) yang
akan menunjukkan hasil pengukuran pada papan skala. Namun putaran dari mangkuk dan
pointer ini tidak terlalu bebas karena terikat pada sebuah pegas lentur. Pegas inilah yang
menahan putaran mangkuk maupun pointer sehingga dapat menunjukkan nilai tertentu pada
skala.
Dan selanjutnya di bagian muka dari speedometer terdapat skala nilai. Satuan skala
yang dipergunakan biasanya dalam kilometer per jam atau mil per jam. Angka angka
penunjuk biasanya dimulai dari nol sampai dengan 180 atau 200 km/jam. Dari penunjukan
skala inilah pengemudi dapat langsung membaca hasil pengukuran speedometer. Jika pada
speedometer yang ditunjuk adalah skala 20 km/jam maka nilai kelajuan kendaraan tersebut
adalah 20 km/jam, sehingga pengemudi tidak lagi harus mengkalibrasikan atau
menghitungnya lagi.
Putaran kabel speedometer yang terhubung ke roda depan kendaraan memutar sebuah
magnet permanen di dalam speed cup. Dengan berputarnya magnet ini mengakibatkan
terjadinya perubahan medan magnet pada speed cup yang terbuat dari bahan konduktor, yaitu
alumunium. Perubahan medan magnet ini yang kita kenal sebagai fluks magnetik yang terjadi
pada sebuah konduktor berdasarkan hukum elektromagnetik akan menimbulkan GGL (Gaya
Gerak Listrik) induksi pada konduktor tersebut.
Karena adanya perubahan fluks magnet pada speed cup maka electron valensi pada
alumunium akan bergerak karena timbulnya ggl induksi sebesar = -m/t. Namun gerakan
arus ini hanya berupa pusaran karena tidak adanya rangkaian listrik, arus ini dikenal sebagai
Eddy Current (Arus Eddy) atau arus pusar. Arus ini memiliki
arah yang tegak lurus dengan arah datangnya medan magnet namun hanya berupa pusaran
pusaran kecil pada titik titik di bagian speed cup.
Berdasarkan Hukum Lenz, GGL induksi dan arus induksi memiliki arah sedemikian rupa
sehingga melawan muatan yang menghasilkan GGL dan arus induksi tersebut. Dalam arti lain
bahwa arus pusar yang terjadi pada speed cup akan memberikan medan listrik yang melawan
medan magnet yang diberikan, sehingga timbullah gaya dorong dari medan listrik speed cup
yang mendorong medan magnet permanen.
5

Hukum Lenz sendiri merupakan penjelasan tentang konsep kekekalan energi pada
induksi elektromagnetik. Ketika suatu bahan konduktor menerima sejumlah fluks magnetik
maka akan timbullah GGL induksi dan arus induksi. Dengan adanya arus induksi ini
mengakibatkan timbulnya medan dan fluks induksi ind. Jika arah fluks induksi ini searah
dengan arah fluks utama dari medan magnet permanen, maka penambahan perubahan fluks
ini akan menambah besarnya usaha atau energi pada GGL itu sendiri. Dengan seperti itu
maka ketika magnet berhenti bergerak sekalipun, perubahan fluks pada konduktor akan tetap
ada dan semakin besar akibat dari adanya fluks induksi tadi. Tentunya hal ini akan menyalahi
hukum kekekalan energi, bahwa energi itu tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan namun
hanya dapat berubah bentuk.
Pernyataan hukum Lenz di atas menjelaskan jalannya arus sedemikian rupa sehingga akan
timbul fluks listrik induksi yang berusaha meniadakan fluks magnet yang masuk. Dengan
demikian setiap berubahan fluks baik bertambah atau berkurang akan terus disetimbangkan
oleh fluks induksi yang terbentuk. Ketika fluks magnet bertambah maka fluks induksi (fluks
listrik) akan berusaha menghilangkan pengaruh fluks magnet dengan arah yang berlawanan.
Dan ketika fluks magnet dikurangi maka fluks induksi akan memiliki arah yang sama dengan
arah fluks magnetnya.
Selain itu hukum Lenz juga memberikan gambaran arah arus yang terbentuk. Menurut
aturan tangan kanan jika arah ibu jari merupakan arah dari medan listrik, maka keempat jari
yang dilipat akan menunjukkan arah arus listrik yang terbentuk. Gambar di atas
memperlihatkan bagaimana hubungan antara medan magnet, arus listrik dan juga medan
induksi atau medan listrik. Gambar ini juga memperlihatkan arah dari medan listrik yang
berlawanan dengan medan magnetiknya.
Dengan timbulnya medan magnet yang saling tolak menolak tersebut mengakibatkan
speed cup berputar seolah olah mengejar ketertinggalannya dari putaran magnet. Namun
speed cup tidak dapat berputar sepenuhnya karena tertahan oleh pegas yang melekat pada
speed cup. Dengan demikian jarum penunjuk yang juga melekat pada speed cup dapat
menunjukkan angka tertentu pada dial atau papan skala.
Semakin cepat kendaraan bergerak maka semakin besar kecepatan putaran magnet,
dengan demikian akan menimbulkan perubahan fluks magnetik yang juga semakin besar.
Dengan demikian akan timbul fluks fluks induksi yang semakin besar juga untuk
mengimbangi besarnya fluks magnetik yang diberikan. Maka daya yang terjadi antara
6

interaksi ini juga akan besar sehingga menyebabkkan putaran dari speed cup semakinn besar
yang menyebabkan puntiran pegas semakin bertambah. Dengan demikian maka jarum
penunjuk skala akan menunjukkkan nilai yang semakin besar juga.
Bagian yang paling penting dalam suatu alat ukur adalah kalibrasi antara data masukan
dan output nilainya. Pada speedometer hal yang harus diperhatikan dalam menjaga tetap
optimalnya kerja alat dan pemberian nilai yang tepat bagi pengendara ada pada beberapa
factor. Yang pertama adalah kekuatan medan magnet yang digunakan. Biasanya speedometer
dari pabrikan telah disesuaikan kuat medan magnet pada magnet permanen yang dipasang
pada alat. Mengapa medan magnet sangat menentukan keoptimalan perolehan nilai
pegukuran dikarenakan medan magnetlah yang memberikan torsi pada jarum skala untuk
berputar dengan sudut tertentu. Kedua adalah jari jari lingkar roda kendaraan. Speedometer
sekarang umumnya dihubungkan dengan roda depan kendaraan, oleh karena itu hal penting
dalam kalibrasi speedometer adalah penyesuaian putaran magnet dengan keliling roda
tersebut. Jadi setiap kendaraan haruslah menggunakan roda dengan jari jari atau keliling
tertentu demi menjaga keakuratan nilai dari pembacaan speedometer. Ketiga adalah tetapan
elastisitas pegas yang harus sesuai dengan kuat medan dan skala yang ada, sehingga
perputaran jarum penunjuk skala tepat pada nilai yang diinginkan.

C. Cara membongkar spedometer


1. Alat dan bahan :

1. Kunci Pas 14 mm.


2. Kunci Sok T 8mm ( agak panjang ).
3. Obeng (+) plus sedang.
4. Obeng (-) minus kecil.

2. Langkah Kerja
Sebelumnya cek dulu apakah benar kabel speedometernya yang putus :
1. Caranya tekan pada lubang pada kabel Speedometer dengan menggunakan obeng minus
lalu tarik kabel ke atas sampai lepas.

2. Coba tarik bagian dalam kabel ( berupa seling berpenampang kotak, jika putus maka akan
lepas dengan mudah ( putus pada ujung biasanya ). Berarti kabel Speedometer memang putus
dan perlu diganti.

Cara mengganti kabel speedometer :


1. Buka Cover atas / totok motor anda dengan melepas 4 baut (+)

2. Lepas juga Cover bagian depan : 1 baut segi 6 ( pakai kunci sok 8 mm ) , 4 baut (+)
panjang dan 2 baut (+) pendek . Lepas juga kedua spion dengan menggunakan Kunci Pas 14
mm.

3. Ungkit Cover depan dengan hati-hati sampai lepas, lalu buka ujung kabel speedometer
yang menempel pada Speedometer dengan tangan sehingga lepas. Setelah itu pasang kabel
Speedometer dari bagian bawah dulu ( dekat roda ) lalu masukkan ke atas. Sebelum kabel
Speedometer baru dipasang ke Speedometer ada baiknya masukkan sedikit oli / gemuk ke
dalam

kabel

speedometer

supaya

kabel

speedometer

baru

lebih

awet

dalam

pemakaiannya.Untuk mengencangkan mur pada Speedometer atas jangan menggunakan Tang


tetapi cukup dengan tangan saja sehingga tidak menyulitkan waktu akan dibuka lagi.

Untuk mencoba apakah kabel speedometer sudah berfungsi, dalam posisi motor di
standard tengah, putar roda depan ke arah depan ( seperti waktu jalan ) dengan tangan
sambil dilihat apakah jarum speedometer bisa bergerak.

D. Pengertian Gear Set


10

Gear set merupakan salah satu komponen kendaraan yang bertugas untuk menggerakkan
roda, mungkin gear set merupakan salah satu komponen yang sering terlewatkan oleh para
bikers. Gear dan juga rantai adalah sebuah komponen yang mungkin tergolong kecil, dan
juga tidak terlalu mahal harganya, namun memiliki fungsi yang sangat penting. Sangat
pentingnya, bahkan ketika gear dan juga rantai mengalami kekendoran, hal ini akan
berpengaruh kepada performa motor para bikers. Apa saja sih sebenarnya fungsi dari gear
pada sepeda motor?
E. Penjelasan Fungsi Gear Set
Berikut ini adalah beberapa fungsi dari gear pada sepeda motor:
1.

Sebagai penggerak roda

Fungsi gear yang pertama pada sepeda motor adalah sebagai penggerak dari roda. Saat ini
banyak motor menggunakan sistem penggerak roda belakang, karena dianggap paling efisien
untuk menjalankan sebuah mesin yang menggunakan dua buah roda saja seperti sepeda
motor. Fungsi ini sama seperti fungsi gear pada sebuah sepeda, yaitu berguna dan juga
berfungsi untuk menggerakkan roda belakang pada sepeda motor. Jadi, tanpa adanya gear,
jangan harap sepeda motor anda dapat berjalan.
2. Sebagai pentransfer putaran mesin ke roda sepeda motor
Secara umum, gear memang berfungsi sebagai penggerak roda belakang, pada sepeda
motor maupun pada sepeda biasa. Namun secara teknis, pada sepeda motor itu sendiri, gear
memiliki fungsi yang didefiniskan sebagai pentransfer putaran mesin ke dalam roda, sehingga
sepeda motor dapat berjalan. Pentransferan ini menggunakan prinsip putara mesin, yang
diatur dengan posisi gigi transmisi, yang kemudian, putaran mesin tersebut akan memutarkan
bagian engine sprocket, yang kemudian ditransfer menjadi sebuah tenaga yang dapar
memutar roda, menggunakan rantai yang tersambung dengan bagian gear belakang sepeda
motor.

3. Mengatur nafas perpindahan gigi pada motor

11

Kedua fungsi diatas adalah dua buah fungsi umum dari sebuah gear pada sepeda motor.
Ketika anda ingin mengubah dan mengutak atik performa kendaraan anda, terutama sepeda
motor anda, maka gear juga merupakan salah satu hal yang bisa anda rubah untuk
mendapatkan perbedaan berkendara. Salah satu fungsinya adalah dapat membantu mengatus
nafas pada kendaraan bermotor, terutama sepeda motor anda.Ya, gear set pada sepeda motor
menggunakan ukuran mata gear yang berbeda-beda. Kombinasi dari ukuran mata gear, bak
gear depan (engine sprocket) dan juga gear belakang (rear sprocket) ini akan menghasilkan
sebuah tenaga, dan juga nafas dari sepeda motor.

Patokan utama adalah perbandingan rasio dari kedua buah gear yang dibuat standar
pabrik. Cara menghitungnya adalah jumlah mata gear belakang dibagi dengan jumlah mata
gear depan. Hasil pembagian itu, misalnya 2.987 adalah jumlah rasio final gear pada sepeda
motor anda. utnuk memperoleh sebuah rasio yang lebih kecil, maka anda bisa mengganti gear
belakang dengan ukuran mata yang lebih kecil, atau menggangi mata gear depan dengan
lebih besar, sehingga nantinya ketika dihitung, rasio akan menjadi lebih kecil dari rasio final
gear standar.

Rasiao Final gear yang lebih kecil daripada rasiao standar, akan membuat sepeda motor
memiliki nafas yang lebih panjang, sehingga membuat anda tidak perlu cepat cepat
melakukan perpindahan gigi, namun menurunkan akselarasi. Sebaliknya, rasioa final gear
yang lebih besar akan mengurangi nafas transmisi gigi motor anda, namun akan
meningkatkan akselrasi.

4. Meningkatkan atau menurunkan akselarasi sepeda motor


Fungsi gear pada nomor 4 ini masih berkaitan dengan fungsi gear sebelumnya. Ya,
melakukan modifikasi ringan denan cara mengubah final gear rasio pada sepeda motor anda
akan mengatur peningkatan atau penurunan akselarasi spontan yang dimiliki oleh motor anda.
hal ini membuat motor anda terasa lebih galak, karena mampu berakselarasi lebih kuat,
meskipun tidak mempengaruhi top speed pada sepeda motor anda.

12

Akan tetapi, terutama bagi anda yang sering berkendara dengan menggunakan sepeda
motor pada medan yang cukup berat, seperti medan offroad, dan juga banyak tanjakan dan
juga perbukitan, maka anda bisa mencoba untuk mengubah final gear rasio anda menjadi
lebih besar, sehingga hal ini akan membuat motor anda memiliki akselarasi yang lebih baik
dan kuat untuk menanjak.
5.

Penyeimbang roda belakang sepeda motor

Fungsi gear yang terkahir, tertuama pada gear di belakang juga memiliki fungsi lain yang
mungkin kurang dipahami oleh banyak orang. Gera belakang pada sepeda motor juga
berfungis untuk menyeimbangkan roda belakang sepeda motor, terutama ketika sedang
berakselarasi. Hal ini dapat kita buktkan, terutama ketika bagian gear belakang berada dalam
keadaan tidak center, maka hal ini akan menyebabkan laju kenadaraan agak tersendat, dan
sepeda motor anda akan terasa seperti bergoyang ketika melakukan akselarasi. (baca juga:
manfaat rem hidrolik bagi motor)

F. Penyebab kerusakan Gear Set


Kerusakan gear set antara lain :
1. Keausan, disebabkan karena gear set sudah melampaui batas maksimum pemakaian,
gesekan yang terjadi pada gear set menyebabkan gigi gear set menjadi tumpul.
2. Korosi, penyebanya adalah gear set jarang di bersihkan atau di lumasi, setelah
pemakain di musim hujan, karena zat asam pada air hujan jika dibiarkan terus
menempel pada gear set dalam jangka waktu lama maka akan menyebabkan korosi
(berkarat)

G. Tips merawat Gear sepeda motor

13

Nah, anda sekarang sudah memahami bahwa yang namanya gear sepeda motor memiliki
fungsi yang sangat penting bagi sepeda motor anda. Berikut ini adalah beberapa tips yang
bisa anda lakukan untuk menjaga dan juga merawat gear sepeda motor anda :
Selalu gunakan chain lube dan juga chain wax, jangna pernah gunakan oli bekas
ataupun oli gear untuk matic, apalagi menggunakan gemuk dan oli garden
Bersihkan rantai sebulan sekali, dengan air dan juga sabun, untuk merontokkan
kotoran dan juga debu yang menempel
Selalu setel gear dan juga rantai dalam posisi center, agar berkendara lebih
nyaman dan juga lebih seimbang
Ketika gear sudah mengalami aus, segera ganti dengan yang baru, dan ada
baiknya ganti satu set
Gunakan gearset dengan kualitas yang bagus, dan benar-benar kuat. Jangan
terpaku pada model dan juga bentuk gearset yang menarik saja
Ketika motor anda harus menerjang banjir dan juga hujan deras, segera semprot
denga air PAM, agar tidak menimbulkan karat yang mengganggu.
H. Cara membongkar Gear set
1. Alat dan Bahan
-Kunci T 8,10, 12, 14
- Kunci Pas Ring, 14
- Kunci Ring 17, 19
-Tang sepi, dan tang
- Kunci 12 Pas Ring

2. Langkah Kerja
14

3. langkah memlepas gir set


-Lepas pelindung rantai
-lepas cover gir depan
-lepas sambungan rantai dengan tang
-lepas gir depan dengan membuka penguncinya. Ada tipe ring o ada tipe ring
pengunci baut.
-coba kendorkan baut gir belakang sebelum anda melepas roda supaya mudah
nantinya melepas gir.
-lepas as roda dengan kunci ring.
-turunkan roda dan lepas baut gir dengan kunci pas.
4. Memasang gir set baru
-pasang gir depan,

-Pasang ring pengunci dan pasang baut pengunci kemudin kencangkan.


-pasang baut gir belakang kemudian pasang diroda.
-Pasang ring pengunci gir belakang dengan tang snapring
-kencangkan semua baut gir
-pasang roda belakang pada swing arm, kemudian rangkai komponen rem
belakang qemudian masukan as roda nya. Jangan dikencangkas as rodanya dvlu.
15

-pasang rantai yang baru dan kemudian pasang mata penguncinya.


-kencangkan as roda sambil menyetel rantai. Kekenduran rantai 2-3cm

16

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A.

Kesimpulan
Kegiatan Prakerind merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa dan siswi,

dan dapat mengenai lebih jauh bagaimana cara bekerja di lapangan sesuai keahlian
masing-masing siswa. Sehingga siswa dapat melihat gambaran mengenai kegiatan bidang
usaha di masa yang akan datang, serta siswa-siswi mengetahui standar kompetensi yang
akan di jadikan peluang kerja dan kesempatan kerja. Dalam dunia usaha di butuhkan
kedisiplinan yang cukup baik, instansi-instansi biasanya memerlukan karyawan yang
disiplin, terampil, rajin dan cerdas.
Pada praktik kerja industri ini diperlukan keahlian yang cukup. Sehingga penulis
melaksanakan prakerind di Bengkel Fasya Motor khususnya di pusat ke bangga bisa
mendapatkan ilmu yang bclumpcmah pcnulis dapat sebelumnya serta memperoleh banyak
pcngalaman.
B.
1.

Saran
Siswa peserta prakerind selanjutnya perlu ditempatkan ditempat-tempat yang sesuai
dengan jurusan supaya bisa lebih mendalami dan menambah wawasan pengetahuan
dari tempat prakerind tersubut.

17

2.

Sekolah harus lebih memperhatikan terhadap siswa yang sedang melaksanakan


prakerin , dalam pelaksanaai. dan dalam hal yang bersangkutan dengan perusahaan
yang di tempati.

3. Mungkin akan lebih jika pclaksanaan prakerind dipcrsiapkan terlebih dahulu dengan
matang tidak mendadak, demi kelancaran kegiatan prakerind.

BAB V
PENUTUP
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmatnya sehingga dengan
penuh kesabaran, ketabahan, dan jerih payah penulis dapat menyelesaikan tugas ini dengan
baik. Semoga apa yang telah penulis paparkan dalam tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi
diri penulis khususnya dan pembaca pada umumnya. Hanya kepada Allah lah segalanya
penulis kembalikan, sebab di tangan-Nya lah sumber segala kebenaran. Bila ada sedikit
kebenaran dalam tugas akhir ini semata-mata datangnya dari Allah SWT. Dem ikianlah
penulisan laporan ini di buat, semoga bermanfaat. Selaku penulis mengucapkan terimakasih
kepada pihak-pihak yang telah mebantu penulis dalam kegiatan ini. Hanya ini yang dapat
penulis susun selama melakukan kegiatan prakerind di Bengkel Senteral Motor.

18