Anda di halaman 1dari 5

VITAMIN

Vitamin adalah suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh
tubuh kita yang berfungsi untuk mambantu pengaturan atau proses kegiatan
tubuh. Tanpa vitamin, manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan
dapat melakukan aktifitas hidup dan kekurangan vitamin dapat menyebabkan
memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita.

Vitamin berdasarkan kelarutannya di dalam air :


- Vitamin yang larut di dalam air : Vitamin B dan Vitamin C
- Vitamin yang tidak larut di dalam air (larut dalam lemak) : Vitamin A, D, E, dan
K atau disingkat Vitamin ADEK.

Hampir semua vitamin dan mineral berfungsi sebagai ko-enzim (bertugas


membantu kerja enzim) yang memungkinkan seluruh proses di dalam tubuh yang
sehat berlangsung lancar, termasuk sistem reproduksi.

Menurut Prof Dr Ali Khomsan dari Institut Pertanian Bogor, fungsi seks
dipengaruhi glandula endokrin yang menghasilkan hormon reproduksi. Untuk
menghasilkan hormon tersebut diperlukan gizi. Karena itu fungsi seks dan
reproduksi akan berjalan baik bila kita dapat memenuhi kecukupan vitamin-
vitamin B, asam pantotenat (B5), niasin (B3), vitamin E dan seng (zinc). Apabila
asupan gizi tersebut kurang, akan muncul gangguan seperti tidak berkembangnya
organ seks, menopause terlalu dini, dan impotensi.

Untuk mengoptimalkan fungsi sistem reproduksi, Berikut ini ada beberapa


zat gizi dan sumber bahan makanannya yang sebaiknya diperhatikan.

Vitamin A
Vitamin yang biasanya dihubungkan dengan kesehatan mata kita ini,
ternyata berperan cukup penting dalam produksi sperma yang sehat. Umumnya,
vitamin ini “dibentuk” tubuh dari senyawa beta-karoten, yakni sejenis zat warna
tanaman yang memberi warna kuning jingga pada buah, sayur dan bunga. Namun,
untuk menghindari terjadinya “penumpukan” vitamin dalam tubuh, sebaiknya kita
tidak mengonsumsi lebih dari 25.000 IU (International Unit) vitamin A per hari
tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Vitamin A dalam bentuk retinol dan retinal berperan dalam sistem


reproduksi pria dan wanita. Pada pria, vitamin A berperan dalam pembentukan
sperma sedangkan pada wanita berperan dalam pembentukan sel telur, sehingga
sel telur maupun sperma akan lebih siap bersatu. Sebagai antioksidan yang kuat,
vitamin A juga mampu menangkal serangan radikal bebas terhadap dinding
sperma dan sel telur.

Vitamin A diperlukan untuk fungsi reproduksi normal, dengan pengaruh


pada fungsi dan pembentukan sperma, indung telur dan plasenta.

Sumber vitamin A
Susu, ikan, minyak ikan, hati hewan, keju, mentega, kuning telur, sayuran
bewarna hijau dan kuning (daun singkong, daun kacang, kangkung, bayam,
buncis, asparagus, brokoli), dan buah-buah bewarna merah dan kuning (wortel,
tomat, jagung kuning, pepaya, mangga, cabe merah, pisang, ubi jalar merah,
nangka masak dan jeruk).

Vitamin B
Mengandung semua vitamin B (B1, B2, B3, B5, B6, B12 dan folat),
sangat berperan dalam pemulihan energi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh,
memperbaiki sistem reproduksi, serta mengaktifkan hormon kelamin pria.
Vitamin B kompleks juga mengandung asam folat yang memiliki khasiat untuk
mempersiapkan pembuahan sel telur pada wanita dan mempengaruhi
pembentukan sperma, juga mendorong nafsu seksual pada pria maupun wanita.
Vitamin B2

Riboflavin normal sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan,


reproduksi, laktasi, kinerja fisik, dan kesejahteraan.

Sumber vitamin B2
Sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, susu, keju, daging, dan
lain sebagainya.

Vitamin B6
Salah satu vitamin B ini terlibat dalam banyak proses sistem reproduksi
wanita. Membantu keseimbangan hormon seks, kekurangan vitamin ini, antara
lain akan menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan hormon. Padahal,
keseimbangan hormon estrogen dan progesteron, misalnya, penting untuk
terjadinya suatu kehamilan.
Vitamin B6 juga dapat menurunkan kadar hormon prolaktin (hormon yang
mempersiapkan wanita untuk menyusui). Perlu Anda tahu, kadar hormon
prolaktin yang tinggi dapat mempengaruhi ovulasi (proses lepasnya sel telur),
sehingga mencegah terjadinya kehamilan. Umumnya, wanita yang memiliki kadar
hormon prolaktin tinggi akan diberi dokter vitamin B6 antara 100-800 mg per
hari.

Sumber vitamin B6
Sumber vitamin B6, antara lain ayam, ikan, ginjal, hati, telur, beras merah,
kacang kedelai, gandum dan produk olahannya, kacang tanah, sayur kol, pisang,
dan ragi. Vitamin ini juga terdapat dalam susu dan produk olahannya, serta
daging, namun hanya sedikit.

Asam folat
Sebagaimana wanita, yang membutuhkan cukup asupan asam folat untuk
mempersiapkan pembuahan sel telur dan kehamilan yang sehat, pria pun
memerlukan asam folat untuk menunjang sistem reproduksinya. Kekurangan folat
pada wanita hamil dapat menyebabkan cacat janin.

Sumber asam folat


Pisang, lemon, polong-polongan, kecambah, gandum, ragi, daging sapi.

Vitamin B12 (sianokobalamin)


Kecukupan asupan vitamin B12 sangat penting jika kita merencanakan
untuk mempunyai anak (hamil). Karena ternyata kadar vitamin B12, terbatas
dalam darah, menurut hasil sejumlah riset, berkait sangat erat dengan kesulitan
mendapatkan keturunan.

Sumber vitamin B12


Daging, kepiting, udang, kerang, tuna, telur, hati hewan, susu, keju, ikan.
Vitamin B12 tidak terdapat dalam bahan makanan nabati.

Vitamin C
Dalam buku Overcoming Infertility Naturally karangan Karen Bradstreet
(Woodland Books, 1995) disebutkan, sebuah penelitian menunjukkan laki-laki
dengan masalah sperm clumping (mani yang kental) yang diberikan 500 mg
vitamin C setiap 12 jam dalam 1 bulan, mengalami penurunan masalah ini dari
67% menjadi 11%. Asal tahu saja, bila prosentase ini lebih dari 20% maka
dianggap infertil atau tidak subur. Bagaimana pada wanita? Vitamin C berperan
penting untuk fungsi indung telur dan pembentukan sel telur.
Selain itu, sebagai antioksidan (bekerja sama dengan vitamin E dan beta
karoten), vitamin C berperan melindungi sel-sel organ tubuh dari serangan radikal
bebas (oksidan). Radikal bebas dapat mempengaruhi kesehatan sistem
reproduksi, khususnya pada para pekerja keras dan mereka yang mengalami stres
tinggi.
Vitamin C merupakan antioksidan yang tangguh dan salah satu faktor
penentu kesuburan. Ia membantu menjaga kesehatan sel, meningkatkan
penyerapan asupan zat gizi dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Bagi pria,
antioksidan ini memperbaiki mutu sperma dengan cara mencegah radikal bebas
merusak lapisan pembungkus sperma. Kekurangan vitamin C juga bisa
menyebabkan sperma menggumpal yang tentu saja berpengaruh pada
kemandulan. Beberapa studi juga membuktikan, mengonsumsi vitamin C setiap
hari ternyata meningkatkan kesuburan di kalangan pria perokok. Vitamin C
adalah antioksidan yang membuat membran - membran sel menjadi stabil dan ini
bermanfaat baik bagi sperma. Asupan vitamin C terbatas menjadi salah satu faktor
penentu ketidaksuburan.

Sumber vitamin C
Jambu biji, jeruk, tomat, nanas, pepaya, belimbing manis, mangga,
kedondong, rambutan, sirsak, srikaya, stroberi, kiwi, arbei, stroberi, gandaria,
asparagus,sawi, brokoli, kembang kol, kol (terutama kol merah), paprika
(terutama yang merah), cabai merah, cabai rawit, aneka lalapan daun muda (daun
gandaria, daunjambu mete, daun pepaya, selada air, daun katuk), sambal pun
merupakan sumber vitamin C yang baik.

Vitamin D
Kekurangan vitamin D dalam hewan percobaan akan menurunkan tingkat
kesuburannya hingga 75%. Dalam penelitian lebih lanjut, diketahui bahwa hal itu
berkaitan dengan peran vitamin D dalam metabolisme kalsium di jaringan
reproduksi. Mereka menyimpulkan, jika hasil tes tersebut diaplikasikan pada
manusia, maka untuk mengoptimalkan kesuburannya, vitamin ini sebaiknya
dikonsumsi setidaknya 4000 IU setiap hari. Perlu diingat, konsumsi vitamin D
tidak boleh berlebihan dan harus di bawah pengawasan dokter.

Sumber vitamin D
Sumber vitamin D diproduksi di dalam tubuh dengan bantuan sinar
matahari pagi. selain itu, vitamin ini dapat diperoleh dari telur, mentega, keju,
minyak ikan, ikan tuna, ikan salmon, dan susu yang diperkaya vitamin D.

Vitamin E
Vitamin E ditemukan oleh Dr H.M. Evans dan Dr K.S. Bishop dari
University of California, Berkeley, pada tahun 1923. Nama aslinya adalah
tocopherol, yang diambil oleh kedua doktor tersebut dari bahasa Yunani, yang
artinya kurang lebih “membantu mempercepat kelahiran bayi”. Vitamin ini
ditemukan ketika mereka sedang mengisolasi suatu senyawa yang dapat
membantu induk tikus dalam memproduksi anak-anak tikus yang sehat. Dari
penemuan ini dengan cepat tocopherol dipromosikan sebagai sex vitamin dan
penambah kesuburan.
Vitamin E melancarkan proses reproduksi dan proses menstruasi,
menegah impotensi, keguguran, dan penyakit jantung kardiovaskuler,
meningkatkan produksi air susu, membantu memperpanjang umur, dan sebagai
antioksidan. Bersama selenium, vitamin E bekerja sama melindungi sel terhadap
serangan radikal bebas. Wanita yang sulit hamil, menurut beberapa riset,
umumnya darahnya memiliki kadar vitamin E rendah. Bagi pria, kecukupan
asupan vitamin E dapat melindungi lapisan pelindung sperma terhadap serangan
radikal bebas. Selain itu, vitamin E juga meningkatkan kemampuan sperma untuk
membuahi sel telur, sehingga kehamilan lebih mudah terjadi.
Vitamin E dapat meningkatkan kemampuan sperma membuahi sel telur.
Pada sebuah penelitian, sekelompok laki-laki yang produksi spermanya tidak
normal diberikan 150-300 IU vitamin E per hari selama 8-40 minggu. Hasilnya,
banyak diantara mereka yang produksi spermanya menjadi normal dan berhasil
membuahi sel telur istrinya.
Vitamin E juga dapat mencegah keguguran karena perannya dalam
menjaga kesehatan dinding rahim dan plasenta. Selain itu, vitamin yang larut
lemak ini juga membantu tubuh memanfaatkan vitamin A.

Sumber vitamin E
Minyak nabati (minyak/lemak yang terkandung dalam tanaman seperti
kelapa, kelapa sawit, kedelai, jagung, kacang tanah, biji bunga matahari dan lain-
lain), serta produk-produk yang dibuat dari minyak nabati seperti margarin dan
shortening. Serealia, kacang-kacangan, ikan, daging, telur, susu sapi dan produk
hasil olahannya (mentega, keju, yoghurt dan lain-lain), padi-padian utuh, dan
kecambah/tauge, mangga, alpukat dan bahkan sayuran hijau (brokoli)
DAFTAR PUSTAKA
www. warnadunia.com

www.ayahbunda.co.id

ayahbunda-online@yahoogroups.com

www.eurekaindonesia.org

www.radjahati.multiply.com

www.tamanmundu.com

www.ipb.ac.id

www.translate.google.co.id

www.bintangmawar.net

www.kesrepro.info