P. 1
Praktikum Biomekanika - Ergonomi Industri

Praktikum Biomekanika - Ergonomi Industri

|Views: 5,452|Likes:
Dipublikasikan oleh Rama Renspandy
Praktikum Biomekanika mata kuliah Ergonomi Industri Jurusan Teknik Industri ITS 2010.
Praktikum Biomekanika mata kuliah Ergonomi Industri Jurusan Teknik Industri ITS 2010.

More info:

Published by: Rama Renspandy on Jun 03, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/23/2014

pdf

text

original

II-29

5,
1 )

(

−−

=

W S

W

T

R

Waktu istirahat
(Menit)

Zaki

3,238

Hendrick

2,743

Dimas WP

-10,78

Hesti

0,696

Santi

3,634

Dewi

0,982

Operator

Gambar 3.16 Grafik Hubungan KE dengan HR Normal Untuk Pria Kategori Berat Badan

II-30

Gambar 3.17 Grafik Hubungan KE dengan HR Normal Untuk Perempuan Kategori Berat Badan

Gambar 3.18 Grafik Hubungan KE dengan HR Normal Kategori Jenis Kelamin

II-31

3.3

Manual Material Handling
3.3.1Definisi dan deskripsi Aktivitas Manual Material Handling

Manual Material Handling adalah suatu pekerjaan yang dilakukan oleh
seseorang secara manual yang bisa berakibat cedera di bagian tubuh
dikarenakan posisi kerja yang tidak baik. Dari alasan tersebut, maka
dilakukan penelitian agar pada suatu proses kerja tidak terjadi cedera pada
pekerja akibat posisi yang tidak mendukung dalam proses tersebut. Manual
Material Handling berfokus kepada pengangkatan suatu beban. Apabila suatu
beban pada proses pengangkatanya tidak sesuai dengan standard yang telah
ditentukan, dianjurkan kepada pekerja untuk tidak melakukan proses
pengangkatan agar tidak terjadi cedera. Maka dari itu, ditemukan metode
yang digunakan untuk membantu suatu proses pengangkatan beban yang
membantu mencegah atau mengurangi terjadinya low back pain dan injuries (
cedera tulang belakang bagian bawah ) bagi pekerja dalam melakukan
aktivitas pengangkatan beban secara manual.Metode ini dinamakan NIOSH
Lifting Index, yang terdiri dari RWL yaitu nilai beban angkat yang dianjurkan
secara teoritis untuk Manual Material Handling, dan LI yaitu nilai estimasi dari
tingkat tegangan dalam suatu kegitan Manual Material Handling. Dan pada
penelitian kali ini, nilai LI yang diteliti apabila nilai LI yang didapatkan lebih
daripada satu ( LI > 1 ) maka pada proses pengangkatan beban tersebut
terjadi kesalahan yang berakibat cedera dan perlu perbaikan, begitu juga
sebaliknya apabila LI kurang daripa satu ( LI < 1 ) maka proses pengangkatan
beban tersebut sudah benar

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->