Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran : Sosiologi

Kelas / Semester : XI / 1 (Satu) 0100090000037800000002001c00000000000400000003010800050000000b0200000000050000000c0284038f Alokasi Waktu : 18 x 45 Menit (9 x Pertemuan) 0a040000002e0118001c000000fb021000070000000000bc02000000000102022253797374656d00038f0a0000 60030000103e110004ee8339c061af070c020000040000002d01000004000000020101001c000000fb029cff000 0000000009001000000000440001254696d6573204e657720526f6d616e000000000000000000000000000000 0000040000002d010100050000000902000000020d000000320a5a00000001000400000000008c0a840320772 d00040000002d010000030000000000

Standar Kompetensi Memahami Struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial Kompetensi Dasar Mendeskripsikan bentuk – bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan. Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan pengertin struktur sosial 2. Mendeskripsikan ciri – ciri struktur sosial 3. Mendeskripsikan unsur – unsur struktur sosial 4. Menguraikan fungsi struktur sosial 5. Menguraikan bentuk – bentuk struktur sosial 6. Mendskusikan pengaruh bentuk – bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan masyarakat Materi Pembelajaran Struktur Sosial 1. Struktur sosial adalah jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok, yaitu antara lain kelompok – kelompok sosial, lembaga atau institusi sosial, kaidah – kaidah atau norma – norma sosial, dan lapisan – lapisan sosial atau stratifikasi sosial. 2. Struktur sosial dalam masyarakat dapat dilihat dari beberapa sudut, dari sifatnya bentuk struktur sosial dibedakan menjadi struktur sosial kaku, struktur sosial luwes, struktur sosial formal, struktur informal. Dilihat dari identitas keanggotaan masyarakatnya bentuk struktur sosial dibedakan menjadi struktur sosial yang homogen dan struktur sosial heterogen. Sedangkan dilihat dari sudut horizontal dan sudut vertikal struktur sosial dibedakan menjadi diferensiasi dan stratifikasi sosial. 3. Ciri – ciri struktur sosial:  Bersifat abstrak,  Memiliki dimensi vertikal dan horizontal,  Dapat dijadikan landasan sebuah proses sosial suatu masyarakat,  Merupakan bagian dari sistem pengaturan tata kelakuan dan pola masyarakat, serta  Selalu berkembang dan berubah. 4. Alasan stratifikasi sosial selalu terdapat dalam kehidupan manusia; Dalam kehidupan manusia terdapat sesuatu yang berharga yang jumlahnya terbatas yang berfungsi untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan hidup manusia. Penerimaan akan sesuatu yang berharga ini oleh masing-masing individu tidaklah sama karena dalam mendapatkannya diperlukan suatu perjuangan dan usaha. Selama dalam masyarakat terdapat sesuatu yang berharga, maka selama itu pula akan terdapat pelapisan sosial (stratifikasi). 5. Diferensiasi sosial dapat membawa pengaruh seperti adanya primordialisme, etnosentrisme, paham sektarian, dan sebagainya. Pengaruh diferensiasi sosial tersebut rawan terhadap munculnya konflik sosial. Sedangkan pengaruh stratifikasi sosial adalah adanya perbedaan gaya hidup dan perlakuan dari masyarakat terhadap orang – orang yang menduduki pelapisan tertentu.

Metode Pembelajaran 1. Ceramah

2. 3. 4. 5.

Diskusi Tanya jawab Simulasi Inquiry

Langkah – langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke – 1 a. Kegiatan Awal  Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.  Motivasi 1. Guru menayangkan gambar kegiatan gotong royong di masyarakat pedesaan 2. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang pengertian struktur sosial, definisi dari para ahli, dan ciri – ciri struktur sosial b. Kegiatan Inti 1. Menjelaskan pengertian struktur sosial, definisi dari para ahli sosiologi, dan ciri – ciri struktur sosial. 2. Siswa mendiskusikan cirri – ciri struktur sosial dan memberikan contoh bentuk masyarakat berdasarkan ciri – ciri tersebut. Tugas Terstruktur : Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur : Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama – sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan 1.1 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 2. Guru memberi tugas pada siswa secara individu maupun kelompok tentang bentuk – bentuk struktur sosial ditulis dalam bentuk rangkuman untuk penemuan berikutnya. Pertemuan ke – 2 a. Kegiatan Awal
♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang bentuk – bentuk struktur sosial dan faktor – faktor yang memengaruhinya.

b. Kegiatan Inti 1. Guru membagi siswa di kelas menjadi 4 kelompok, kelompok A, B, diberi kesempatan untuk mempresentasikan bentuk struktur sosial dan faktor – faktor yang memengaruhi dilihat dari sifat dan identitas keanggotaan masyarakat. 2. Kelompok C dan D mempresentasikan bentuk struktur sosial dilihat dari ketidaksamaan sosial dan faktor – faktor yang memengaruhi. Kelompok A dan B menanggapi. Tugas Terstruktur : Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur : Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang untuk membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentuk struktur sosial struktur. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama – sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah diberikan pada hari itu. 2. Guru bersama –sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan menjawab latihan 1.2 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang bentuk struktur sosial dilihat dari ketidaksamaan sosial untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 3 a. Kegiatan Awal Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.
♦ ♦ Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang bentuk struktur sosial berdasarkan ketidaksamaan sosial. 2. Guru menayangkan gambar keragaman etnis yang ada di Indonesia, mata pencaharian penduduknya, serta warna kulit dan budayanya. (Gambar dapat di download lewat internet) 3. Siswa diminta menanggapi gambar yang ditayangkan oleh guru.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan bentuk – bentuk struktur sosial dilihat dari ketidaksamaan sosial secara horizontal dan vertikal. Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok, kelompok A dan B di beri kesempatan untuk mempresentasikan perihal ketidaksamaan sosial secara horizontal (diferensiasi sosial). Kelompok C dan D menanggapi. 2. Kelompok C dan D mempresentasikan ketidaksamaan sosial secara vertikal (stratifikasi sosial). Sedangkan kelompok A dan B menanggapi. Tugas Terstruktur : Mengerjakan LKS Tugas Mandiri Tak Terstruktur : Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang untuk membahas tentang

faktor-faktor yang mempengaruhi pembentuk struktur sosial struktur. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama – sama dengan siswa membuat kesimpulan atas pembelajaran tentang proses terjadinya perubahan sosial. 2. Guru bersama – sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk mendiskusikan rubrik diskusi 1.1 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya Pertemuan ke – 4 a. Kegiatan Awal Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru menjelaskan kembali materi pada pertemuan terdahulu mengenai stratifikasi sosial dan tipe-tipenya. 2. Guru menayangkan gambar piramida kelas sosial berdasarkan kriteria ekonomi (gambar dapat diambil dari sumber Soerjono Soekanto) 3. Siswa diminta menanggapi gambar yang ditayangkan oleh guru.

b. Kegiatan Inti 1. Siswa mendiskusikan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Guru melakukan observasi dan penilaian selama berlangsungnya diskusi. 3. Guru menjelaskan kembali hasil diskusi kelas dan memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan/menanggapi persoalan yang belum dipahami. Tugas Terstruktur : Mengerjakan LKS menja Tugas Mandiri Tak Terstruktur : Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang untuk membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentuk struktur sosial struktur. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi pada rubrik latihan 1.3 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang pengaruh bentuk – bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan masyarakat. Untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 5 a. Kegiatan Awal
♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru menjelaskan kembali materi pada pertemuan terdahulu mengenai stratifikasi sosial dan tipe-tipenya. 2. Guru menayangkan gambar piramida kekuasaan kasta, oligarkhi, dan demokratis. (gambar dapat diambil dari sumber Soerjono Soekanto) 3. Siswa diminta menanggapi gambar yang ditayangkan oleh guru.

b. Kegiatan Inti 1. Siswa mendiskusikan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Guru melakukan observasi dan penilaian selama berlangsungnya diskusi. 3. Guru menjelaskan kembali hasil diskusi kelas dan memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan/menanggapi persoalan yang belum dipahami. Tugas Terstruktur : Mengerjakan LKS uji kompetensi( Tugas Mandiri Tak Terstruktur : Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi pada hari itu. Pertemuan ke – 6 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang pengaruh bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan masyarakat. 2. Guru menayangkan gambar/foto maraknya unjuk rasa di kalangan masyarakat, konflik sosial, serta terorisme di tanah air. 3. Siswa diminta untuk menanngapi tayangan gambar tersebut dikaitkan dengan pengaruhnyha bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan masyarakat.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan pengaruh bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan masyarakat. Guru membagi siswa di kelas menjadi 4 kelompok; kelompok A dan B diberi kesempatan untuk mempresentasikan pengaruh diferensiasi sosial dalam masyarakat. Kelompok C dan D menanggapi 2. Kelompok C dan D mempresentasikan pengaruh startifikasi sosial dalam masyarakat. Sedangkan kelompok A dan B menanggapai.

Tugas Terstruktur : Mengerjakan LKS Tugas Mandiri Tak Terstruktur : Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang untuk membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentuk struktur sosial struktur. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi dampak perubahan sosial 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi pada rubrik latihan 1.4 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang studi kasus “Pancasila harus dioperasionalkan” (Buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira) untuk pertemuan berikutnya.

Pertemuan ke – 7 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran. Motivasi 1. Guru menjelaskan struktur sosial yang ada di masyarakat 2. Siswa diberi kesempatan untuk menginformasikan hasil pengamatannya tentang struktur sosial yang berlaku di masyarakat lingkungan siswa

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan studi kasus “Pancasila harus dioperasionalkan”. 2. Guru meminta setiap kelompok diskusi untuk mempresentasikan tugas kelompoknya. Sedangkan kelompok yang lain diberi kesempatan untuk menanggapi. 3. Guru melakukan observasi dan penilaian selama berlangsungnya diskusi Tugas Terstruktur : Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur : Siswa membuat laporan kesimpulan dalam diskusi yang dibahas bersama setiap individu c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi pembahasan pada hari itu. 2. Guru bersama-sama denga siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu.

3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk melakukan observasi dan wawancara (rubrik kegiatan siswa buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira) tentang bentuk struktur sosial di daerah siswa untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 8 a. Kegiatan Awal
♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran. ♦

Motivasi 1. Guru menjelaskan secara global materi bab 1. 2. Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan materi yang belum di pahami.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kegiatan siswa hasil wawancara dan hasil observasi tentang bentuk-bentuk struktur sosial yang ada di masyarakat. Setiap kelompok mempresentasikan hasil kegiatan kelompoknya. Sedangkan kelompok yang lain diberi kesempatan untuk menanggapi. 2. Guru melakukan observasi dan penilaian selama berlangsungnya diskusi. 3. Guru menjelaskan lagi hasil kegiatan diskusi

Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat laporan kesimpulan dalam diskusi yang dibahas bersama setiap individu c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 2. Guru memberikan tugas secara individu untuk mengulas kembali pokok bahasan 1 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira Pertemuan ke – 9 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran. Motivasi 1. Guru membagikan LKS berisi peta konsep yang harus dilengkapi oleh siswa sebagai rangkuman/ulasan materi bab 1 buku Sosiologi penerbit Yudhistira. 2. Guru menjelaskan kembali beberapa pokok materi yang telah disampaikan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

b. Kegiatan Inti 1. Siswa mengisi LKS yang berisi peta konsep yang telah disiapkan oleh guru (diambil dari buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira) secara kelompok. 2. Guru meminta siswa menjelaskan hasil isian yang telah dibuat oleh kelompoknya. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi( pilihan ganda) Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas Uji Kompetensi buku Sosiologi penerbit Yudhistira. 2. Guru memberi tugas kepada siswa secara individu mempelajari materi pokok bahasan 2 Buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira untuk pertemuan berikutnya. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari artikel tentang struktur sosial dan pengaruhnya sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan.

Sumber Belajar • Tim Sosiologi, Sosiologi 2 Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat (Standar Isi 2006), Bogor: PT Yudhistira Ghalia Indonesia. • Sosiologi 2 untuk SMA dan MA Kun Maryati dan Juju Suryawati, ESIS • Gambar dan foto dari internet • Artikel dari berbagai sumber Penilaian Hasil Belajar 1. 2. 3. 4.
♦ ♦ Teknik Tes Unjuk Kerja Tes Tertulis Demonstrasi/simulasi Penugasan

Bentuk Instrumen 1. Daftar Pertanyaan 2. Tes Pilihan Ganda 3. Tes Isian Singkat 4. Tes Skala Sikap

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu

5. Simulasi (Rubrik) : XI / 1 (Satu)
: 14 x 45 Menit (7 x Pertemuan)

: Sosiologi

Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Nalumsari

Nalumsari, 12 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran

Drs. Hartono NIP.19640925199203 1 008

Dasa Febriani S.sos NIP. 19850219 200902 2 008

Standar Kompetensi Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial Kompetensi Dasar Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan pengertian konflik sosial 2. Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab konflik sosial 3. Mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik sosial

4. 5. 6. 7.

Mengidentifikasi dampak adanya konflik sosial Mengidentifikasi perbedaan konflik dan kekerasan Menguraikan teori-teori kekerasan Menguraikan cara pengendalian konflik dan kekerasan.

Materi Pokok Konflik 1. Konflik merupakan suatu pertentangan atau pertikaian sebagai gejala sosial yang sering muncul dalam kehidupan masyarakat. Secara umum faktor-faktor yang menyebabkan munculnya suatu konflik adalah adanya perbedaan antarindividu, adanya perbedaan latar belakang kebudayaan, adanya perbedaan kepentingan, dan perubahan sosial. 2. Secara garis besar konflik dalam masyarakat dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa bentuk konflik, di antaranya adalah: konflik destruktif, konflik konstruktif, konflik vertikal, konflik horizontal, konflik diagonal, konflik terbuka, konflik tertutup, konflik sosial, konflik politik, konflik ekonomi, konflik budaya, konflik ideologi, konflik antarindividu, dan konflik antarkelompok. 3. Konflik destruktif merupakan konflik yang sifatnya merugikan individu maupun kelompok yang terlibat di dalamnya. Konflik ini ditandai oleh perasaan cemas/tegang/stress, persaingan yang tidak sehat, ledakan konflik yang hebat sampai muncul tindakan ancaman/kekerasan, dan sebagainya. Adapun konflik yang konstruktif merupakan konflik yang sifatnya membangun, yang memberikan keuntungan bagi individu dan kelompok yang terlibat di dalamnya. Konflik konstruktif dapat meningkatkan kreativitas individu dan kelompok, ikatan yang semakin kuat di antara anggota kelompok, dan sebagainya. 4. Konflik berbeda dengan kekerasan, konflik berarti adanya pertentangan atau perbedaan pendapat antarindividu dengan kelompok atau kelompok dengan, sedangkan kekerasan merupakan perbuatan seseorang atau kelompok yang menyebabkan cedera atau hilangnya nyawa seseorang atau kelompok orang ataupun menyebabkan kerusakan harta benda orang lain. Konflik dapat berubah menjadi kekerasan apapbila upaya-upaya pengendalian konflik tidak dilaksanakan tepat sasaran. 5. Konflik selalu muncul sehubungan interaksi sosial di antara manusia. Dalam kehidupan manusia terdapat sejumlah perbedaan – perbedanaan, seperti perbedaan pendapat; kepentingan-kepentingan (sosial, ekonomi, dan politik); perbedaan latar belakang individu (kebudayaan, adat istiadat, agama, dan bahasa); serta perubahanperubahan sosial yang terjadi di masyarakat yang dapat merubah sistem atau nilai yang berlaku. 6. Untuk menekan agar konflik tidak menjadi kekerasan, maka dibutuhkan cara pengendalian konflik yang tepat, di antaranya adalah dengan cara konsiliasi, arbitrase, mediasi, dan ajudication. Disamping cara-cara tersebut di atas ada lima macam gaya pendekatan seseorang atau kelompok dalam menghadapi situasi konflik yaitu. a. Tindakan menghindar, b. Kompetisi atau komando otoritatif, c. Akomodasi, d. Kompromi, e. Kolaborasi (kerja sama). Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi 3. Tenya jawab 4. Simulasi 5. Inquiry Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan ke – 1 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi 1. Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran. 2. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok @ 4 orang. Masingmasing kelompok diberi nomor 1-4. Setiap nomor yang sama berkelompok menjadi tim ahli. Guru memberikan permasalahan pada 4 tim ahli. Permasalahan tersebut meliputi pengertian, faktor-faktor, dan bentuk-bentuk konflik sosial di masyarakat.

Motivasi Guru menayangkan gambar terjadinya unjuk rasa buruh pabrik, terorisme (Bom Bali), dan penggusuran rumah dan PKL, serta konflik Aceh/Poso dengan OHP/LCD/Slide. 1. Tiap tim ahli mendiskusikan permasalahan yang diberikan guru berkaitan dengan persoalan konflik yang terjadi di masyarakat sebagaimana rubrik atau gambar yang ditayangkan guru. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi. 3. Msing-masing anggota tim ahli kembali ke kelompok awal dengan membawa hasil diskusi. 4. Msing-masing anggota kelompokawal mempresentasikan kepada anggota kelompoknya. 5. Salah satu anggota mempresentasikan hasil diskusi kelompok dalam diskusi kelas. Kelompok lain menanggapi.

b. Kegiatan Inti

Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar tentang konflik sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi pembelajaran pada hari tersebut. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan 2.1 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang bentukbentuk konflik dan dampaknya, kasus dapat diambil dari pengamatan di lingkungan atau di internet. Tugas dikumpulkan dan di bahas pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 2 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi
1. 2.

Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang pengertian dan faktor- faktor penyebab terjadinya konflik Guru membacakan fenomena yang diambil dari Koran atau majalah

yang memberitakan tentang perpecahan parpol tertentu, eksekusi tanah, perang adapt, atau persidangan kasus korupsi di tanah air. b. Kegiatan Inti 1. Guru membagi siswa dalam 4 kelompok. Kelompok A dan B mempresentasikan perihal pengertian konflik dan faktorfaktor penyebabnya secara umum, sedangkan kelompok C dan D diberikan kesempatan untuk menanggapi. 2. Kelompok C dan D mempresentasikan pengertian konflik dan penyebabnya secara khusus yang terjadi di Indonesia. Kelompok A dan B diberikan kesempatan untuk menanggapi. 3. Guru melakukan observasi dan penilaian selama pelaksanaan diskusi. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri tak struktur: Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang tentang factor-faktor konflik sosial.kemudian dibawa dlam diskusi kelas. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi pembelajaran pada hari tersebut. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan2.1 pada buku sosiologi 2 penerbit yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang bentukbentuk konflik dan dampaknya, kasus dapat diambil dari pengamatan di lingkungan atau di internet. Tugas dikumpulkan dan dibahas pada pertemuan berikutnya Pertemuan ke – 3 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi tentang bentuk-bentuk konflik yang terjadi di masyarakat. 3. Guru menceritakan peristiwa konflik Lumpur Lapindo dan dampak yang muncul.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing – masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberi penilaian. Tugas Terstruktur:

Mengerjakan LKS uji kompetensi( pilihan ganda) Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang tentang factor-faktor konflik sosial.kemudian dibawa dlam diskusi kelas. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah diberikan pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan 2.1 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang perbedaan konflik dan kekerasan untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 4 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi tentang perbedaan antara konflik dan kekerasan.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing-masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberikan penilaian. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang tentang factor-faktor konflik sosial.kemudian dibawa dlam diskusi kelas. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah diberikan pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang kekerasan rumah tangga, data dapat diambil dari majalah/koran atau internet dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 5 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi

Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 2. Guru menayangkan gambar/rubrik bentuk kekerasan rumah tangga yang sering terjadi di kalangan selebritis. 3. Siswa diminta menanggapi bagan tersebut.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan persoalan kekerasan dalam rumah tangga. Masingmasing kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya. Sedangkan yang lain diberi kesempatan untuk menanggapi. 2. Guru melakukan observasi dan penilaian selama berlangsungnya diskusi. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi( pilihan ganda) Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang tentang factor-faktor konflik sosial.kemudian dibawa dlam diskusi kelas. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas pembelajaran tentang lembaga keluarga. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk mendiskusikan cara pengendalian konflik dan kekerasan untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 6 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang manajemen konflik. 2. Guru menayangkan gambar bergabungnya beberapa partai kecil untuk memunculkan calon bupati (misalnya; Kab. Banyuwangi), peristiwa perang Irak, dsb. 3. Siswa diminta menanggapi gambar/rubrik tersebut.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas diskusi kelompok yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing-masing kelompok mempresentasikan paparan diskusinya. Sedangkan yang laing diberi kesempatan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi dan penilaian selama kegiatan diskusi. 3. Guru menjelaskan kembali tentang teori manajemen konflik yang

belum dipahami siswa. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi( pilihan ganda) Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang tentang factor-faktor konflik sosial.kemudian dibawa dlam diskusi kelas. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas pembelajaran tentang manajemen konflik. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan 2.2 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk mendiskusikan peristiwa traf king (Perdagangan anak dan perempuan) yang marak di tanah air, pengertian, persoalan dan upaya pengendaliannya untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya). Pertemuan ke – 7 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus di capai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas kelompok pada pertemuan berikutnya. 2. Guru menayangkan gambar berbagai bentuk aksi kerusuhan yang ada di tanah air. 3. Siswa diminta menanggapi tayangan gambar tersebut dan mengidentifikasi jenis konflik yang ada.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan makalah kelompok. Masing-masing kelompok mempresentasikan makalahnya. Sedangkan yang lain diberi kesempatan untuk menanggapi. 2. Guru melakukan observasi dan penilaian selama berlangsungnya diskusi. 3. Guru menjelaskan kembali persoalan yang belum dimengerti oleh siswa. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi( pilihan ganda) Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat makalah kelompok masing-masing 5 orang tentang factor-faktor konflik sosial.kemudian dibawa dlam diskusi kelas. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat rangkuman materi bab 2 dalam bentuk peta konsep. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi dengan membahas uji kompetensi poin B buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira.

Sumber Belajar • Buku Teks Sosiologi 2 Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat (Standar Isi 2006), penerbit Yudhistira • Sosiologi 2 untuk SMA dan MA Kun Maryati dan Juju Suryawati, ESIS • Gambar dan foto dari internet • Artikel dari berbagai sumber Penilaian Hasil Belajar

Teknik 1. Tes Unjuk Kerja 2. Tes Tertulis 3. Demonstrasi/simulasi 4. Penugasan Bentuk Instrumen 1. Daftar Pertanyaan 2. Tes Pilihan Ganda 3. Tes Isian singkat 4. Tes Skala Sikap 5. Simulasi (rubrik)

Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Nalumsari

Nalumsari, 12 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran

Drs. Hartono NIP. 19640925 199203 1 008

Dasa Febriani S.sos NIP. 19850219 200902 2 008

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu

: Sosiologi : XI / 1 (Satu) : 14 x 45 Menit (7 x Pertemuan)

Standar Kompetensi Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial Kompetensi Dasar Menganalisis hubungan antara struktur sosial dengan mobilitas sosial Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan pengertian mobilitas sosial 2. Menguraikan bentuk-bentuk mobilitas sosial 3. Mendeskripsikan hubungan struktur sosial dengan mobilitas sosial 4. Mendeskripsikan proses terbentuknya mobilitas sosial 5. Menngidentifikasi saluran-saluran mobilitas sosial 6. Menjelaskan dampak mobilitas sosial Materi Pokok Mobilitas Sosial 1. Dilihat dari arah pergerakannya, ada dua bentuk mobilitas sosial yaitu: a. Mobilitas Vertikal Adalah perpindahan status sosial yang dialami seseorang atau sekelompok orang pada lapisan sosial yang berbeda. Mobilitas vertikal dapat dibedakan lagi menjadi:  Sosial climbing, yaitu mobilitas yang terjadi karena adanya peningkatan atatus atau kedudukan seseorang  Sosial sinking, yaitu proses penurunan status atau kedudukan seseorang yang sering menimbulkan gejolak psikis seseorang karena perubahan hak dan kewajibannya. b. Mobilitas Horizontal Adalah perpindahan status sosial seseorang atau sekelompok orang dalam lapisan sosial yang sama. Mobilitas horizontal memiliki dua bentuk yaitu:  Mobilitas antarwilayah merupakan proses perpindahan status seseorang atau sekelompok orang dari satu wilayah ke wilayah lain.  Mobilitas antargenerasi adalah perpindahan status atau kedudukan yang terjadi dalam dua generasi atau lebih. 2. Faktor pendorong dan penghambat mobilitas sosial: a. Faktor pendorong mobilitas sosial  Faktor struktural ( struktur pekerjaan, perbedaan fertilitas, dan ekonomi ganda)  Faktor individu (perbedaan kemampuan, orientasi sikap terhadap mobilitas, dan faktor kemujuran)

    

Status sosial Keadaan ekonomi Situasi politik Kependudukan/demografi Keinginan melihat daerah lain

    

b. Faktor penghambat mobilitas sosial: Kemiskinan Diskriminasi kelas Perbedaan ras dan agama Perbedaan jenis kelamin (gender) Faktor pengaruh sosialisasi yang sangat kuat

3. Dampak mobilitas sosial bagi kehidupan masyarakat: a. Dampak positif  Mendorong sesorang untuk lebih maju  Mempercepat tingkat perubahan sosial masyarakat ke arah yang lebih baik  Meningkatkan integrasi sosial b. Dampak negatif  Timbulnya konflik  Berkurangnya solidaritas kelompok  Timbulnya gangguan psikologis Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi 3. Tanya jawab 4. Simulasi 5. Inquiry 6. Jigsaw Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke – 1 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi 1. Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran. 2. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok @ 4 orang. Masing – masing kelompok diberi nomor 1-4. Setiap nomor yang sama berkelompok menjadi tim ahli. Guru memberikan permasalahan pada 4 tim ahli. Permasalahan tersebut meliputi pengertian, bentuk-bentuk mobilitas sosial, dan hubungan struktur sosial dengan mobilitas sosial.

Motivasi
1.

2.

Guru menayangkan rubrik masyarakat Papua yang kelaparan di tanah yang kaya raya; info realitas “Anak desa menjadi jutawan (Kisah Tukul Arwana)” informasi dapat dicari lewat internet ataupun majalah. Siswa diminta menanggapi kisah tersebut

b. Kegiatan Inti 1. Tiap tim ahli mendiskusikan permasalahan yang diberikan guru berkaitan dengan persoalan mobilitas sosial yang terjadi di masyarakat sebagaimana rubrik atau gambar yang ditayangkan guru. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi. 3. Masing-masing anggota tim ahli kembali ke kelompok awal dengan membawa hasil diskusi. 4. Masing-masing anggota kelompok awal mempresentasikan kepada anggota kelompoknya. 5. Salah satu anggota mempresentasikan hasil diskusi kelompok dalam diskusi kelas. Kelompok lain menanggapi. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 2. Guru memberi tugas pada siswa secara berkelompok untuk menggali informasi tentang pengertian dan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik sosial dalam bentuk rangkuman untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 2 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.
♦ Motivasi Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang bentuk-bentuk mobilitas sosial seperti mobilitas vertikal dan mobilitas horizontal. Guru membacakan / menjelaskan info sosiologi pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. Siswa diminta menanggapi dua info sosiologi tersebut.

1.

2. 3.

1. 2.

3.

4.

b. Kegiatan Inti Menjelaskan pengertian bentuk-bentuk mobilitas sosial: Mobilitas vertikal dan mobilitas horizontal. Mendiskusikan bentuk-bentuk mobilitas sosial. Guru membagi siswa dalam 4 kelompok. Kelompok A dan B mempresentasikan perihal pengertian, latar belakang/faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya mon\bilitas vertikal, serta dampak yang terjadi. Presentasi disertai contoh konkrit yang terjadi di masyarakat. Sedangkan kelompok C dan D diberi kesempatan untuk menanggapi. Kelompok C dan D menjelaskan mobilitas horizontal, pengertian, latar belakang/ faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya mobilitas vertikal, serta dampak yang terjadi dengan diberikan contoh konkrit di masyarakat. Kelompok A dan B diberikan kesempatan untuk menanggapi. Guru melakukan observasi dan penilaian selama pelaksanaan diskusi

Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi

Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi pembelajaran pada hari tersebut. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan mambahas latihan 3.1 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang rubrik diskusi 3.1. Tugas dikumpulkan dan dibahas pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 3 a. Kegiatan Awal Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi tentang hubungan struktur sosial dan mobilitas sosial.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing-masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberikan penialaian. 3. Guru melakukan observasi dan penilaian selama pelaksanaan diskusi. 4. Guru menjelaskan kembali materi yang telah di ulas dalam diskusi kelompok dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atas hal yang belum dipahami. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang diberikan pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas

latihan 3.2 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok mempelajari faktor-faktor pendorong dan penghambt mobilitas sosial untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 4 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran. Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang faktor-faktor pendorong dan penghambat mobilitas sosial 2. Guru menayangkan gambar / rubrik tentang faktor pendorong mobilitas sosial, misalnya faktor struktural (kesempatan kerja yang luas), faktor individu (kemampuan dan pendidikan individu), faktor status sosial, atau situasi politik, dsb. 3. Siswa diminta menanggapi rubrik tersebut.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan faktor-faktor pendorong dan penghambat mobilitas sosial. Guru membagi siswa dalam 4 kelompok. Kelompok A dan B membahas faktor-faktor pendorong mobilitas sosial. Sedangkan kelompok C dan D diberi kesempatan untuk menanggapi. 2. Kelompok C dan D mempresentasikan faktor-faktor penghambat mobilitas sosial. Sedangkan kelompok A dan B diberi kesempatan menanggapi. 3. Guru melakukan observasi dan penilaian selama berlangsungnya diskusi. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas pembelajaran pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan 3.3 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk mendiskusikan rubrik diskusi 3.2 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 5 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.

♦ Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang saluran-saluran mobilitas sosial. 2. Guru menayangkan beberapa saluran yang memungkinkan terjadinya mobilitas sosial seperti kegiatan keagamaan, perfilman, perkawinan, dan sebagainya. 3. Siswa diminta menanggapi gambar/rubrik tersebut.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas diskusi kelompok yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing – masing kelompok mempresentasikan paparan diskusinya. Sedangkan yang lain diberi kesempatan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi dan penialaian selama kegiatan diskusi. 3. Guru menjelaskan saluran-saluran mobilitas sosial sebagai penguatan materi Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas pembelajaran hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan 3.5 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk mendiskusikan dampak mobilitas sosial untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 6 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran. Motivasi 1. Guru melakukan tanya jawab sosiologi interaktif buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 2. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menayakan materi yang belum dipahami.

b. Kegiatan Inti 1. Mempresentasikan tugas kelompok pada pertemuan sebelumnya. Kelompok A dan B diberi kesempatan untuk mempresentasikan perihal diskusi 3.3 tentang kegiatan KKN sebagai hal penghambat mobilitas vertikal. Kelompok C dan D menanggapi. 2. Kelompok C dan D mempresentasikan studi kasus “ Reformasi Birokrasi, Pekerjaan Sulit” sedangkan kelompok A dan B menanggapi.

3. Guru melakukan observasi berlangsungnya diskusi.

dan

penilaian

selama

c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas pembelajaran pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa melakukan refleksi membahas uji kompetensi bab 3 poin A dan C. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk membuat makalah (Kegiatan siswa bab 3 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira) untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak Terstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. Pertemuan ke – 7 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.
♦ Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas kelompok pada pertemuan sebelumnya. 2. Guru menjelaskan secara global paket istilah yang dipelajari pada bab 3. 3. Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan perihal materi yang belum dipahami pada bab 3 tentang mobilitas sosial.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan peta konsep dari pembahasan bab 3. Siswa diberikan peta konsep dalam bentuk LKS dan mengisi sesuai dengan pembahasan yang telah diberikan. 2. Guru menunjuk beberapa siswa dari kelompok yang terbentuk untuk menjelaskan. Sedangkan yang lain diberi kesempatan untuk menanggapi. 3. Guru melakukan observasi dan penilaian selama berlangsungnya diskusi. 4. Guru menjelaskan kembali persoalan yang belum dimengerti oleh siswa. Tugas Terstruktur: Mengerjakan LKS uji kompetensi Tugas Mandiri Tak TerPstruktur: Siswa membuat kliping kelompok masing-masing 5 orang untuk mencari gambar-gambar struktur sosial sebanyak 5 lembar dan diberi keterangan. c. Kegiatan Akhir

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu

: Sosiologi : XI / 2 (Dua) : 10 x 45 Menit (5 x Pertemuan) refleksi dengan membahas

1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan uji kompetensi poin B buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 2. Guru bersama-sama dengan siswa membahas ujian blok I

Sumber Belajar • Tim Sosiologi, 2007, Sosiologi Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat, Bogor, Yudhistira. • Sosiologi 2 untuk SMA dan MA Kun Maryati dan Juju Suryawati, ESIS • Gambar dan foto dari internet • Artikel dari berbagai sumber Penilaian Hasil Belajar 1. 2. 3. 4.
♦ Teknik Tes Unjuk kerja Tes Tertulis Demonstrasi/simulasi Penugasan ♦

Bentuk Instrumen 1. Daftar pertanyaan 2. Tes pilihan ganda 3. Tes isian singkat 4. Tes skala sikap 5. Simulasi (Rubrik)

Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Nalumsari

Nalumsari, 12 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran

Drs. Hartono NIP. 19642509 199203 1 008

Dasa Febriani S.sos NIP. 19850219 200902 2 008

Standar Kompetensi Manganalisis kelompok sosial dalam masyarakat Kompetensi Dasar Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan pengertian dan ciri-ciri kelompok sosial 2. Menguraikan dasar-dasar pembentukan kelompok sosial 3. Mendeskripsikan klasifikasi kelompok sosial Materi Pokok Kelompok Sosial 1. Manusia adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan manusia lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh sebab itu, manusia hidup berkelompok. Kelompok – kelompok manusi tersebut tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi melalui sebuah proses. 2. Kelompok sosial adalah kumpulan manusia yang memiliki persamaan ciri dan pola interaksi yang terorganisir secara berulang-ulang, serta memiliki persamaan akan keanggotaannya. 3. Terbentuknya suatu kelompok sosial di antaranya disebabkan oleh faktor kepentingan, faktor keturunan, faktor geografis, dan faktor daerah asal yang sama. Secara sosiologis, istilah kelompok sosial mengandung pengertian suatu kumpulan individuindividu yang saling berinteraksi sehingga menumbuhkan perasaan bersama. 4. Kelompok sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut: a. Merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok atau kesatuan manusia yang lain. b. Memiliki struktur sosial. c. Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan di antara para anggotanya. d. Memiliki kepentingan bersama. e. Adanya interaksi dan komunikasi di antara para anggotanya. Dengan melihat ciri-ciri kelompok sosial, maka tidak semua kumpulan manusia termasuk dalam kelompok sosial. 5. Dalam sosiologi terdapat berbagai klasifikasi kelompok ditinjau dari beberapa sudut, diantaranya sebagai berikut: Klasifikasi kelompok menurut cara terbentuknya, dibedakan menjadi kelompok semu dan kelompok nyata. Klasifikasi kelompok menurut erat longgarnya ikatan antaranggota, dibedakan menjadi paguyuban dan patembayan. Klasifikasi kelompok menurut kualitas hubungan antaranggota, dibedakan menjadi kelompok primer dan kelompok sekunder. Klasifikasi kelompok menurut pencapaian tujuan, dibedakan menjadi kelompok formal dan kelompok informal.

a. b. c. d.

e. Klasifikasi kelompok menurut Merton dibedakan menjadi membership group dan reference group. f. Klasifikasi kelompok menurut sudut pandang individu, dibedakan menjadi in group dan outgroup. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi 3. Tanya jawab

4. Simulasi 5. Inquiry 6. Jigsa Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke – 1 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi 1. Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran. 2. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok @ 4 orang. Masing-masing kelompok diberi nomor 1-4. Setiap nomor memberikan permasalahan pada 4 tim ahli. Permasalahan tersebut meliouti pengertian, ciriciri kelompok sosial, dan dasar pembentukan kelompok sosial.

Motivasi
1.

2.

Guru menayangkan rubrik masyarakat Badui, Masyarakat Tengger, Keluarga Besar Minang, dsb. (data dapat diambil dari internet atau rubrik yang dimuat di majalah atau koran). Siswa diminta menanggapi rubrik tersebut

b. Kegiatan Inti 1. Tiap tim ahli mendiskusikan dengan persoalan mobilitas sosial yang terjadi di masyarakat sebagaimana rubrik atau gambar yang ditayangkan guru. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi. 3. Masing-masing anggota tim ahli kembalai ke kelompok awal dengan membawa hasil diskusi. 4. Masing-masing anggota kelompok awal mempresentasikan kepada anggota kelompoknya. 5. Salah satu anggota mempresentasikan hasil diskusi kelompok dalam diskusi kelas. Kelompok lain menanggapi. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu membahas latihan 4.1 dan 4.2 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 2. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk menggali informasi tentang klasifikasi kelompok sosial dalam bentuk rangkuman untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 2 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar

kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang klasifikasi kelompok sosial. 2. Guru menjelaskan kembali dasar pembentukan kelompok sosial dari pertemuan terdahulu 3. Siswa diminta menanggapi / bertanya atas materi yang belum dipahami

b. Kegiatan Inti 1. Siswa mendiskusikan pengklasifikasian kelompok sosial menurut cara terbentuknya dan erat longgarnya ikatan antaranggota. Guru membagi siswa dalam 4 kelompok. Kelompok A dan B mempresentasikan pengklasifikasian menurut cara terbentuknya kelompok sosial. Sedangkan kelompok C dan D diberi kesempatan untuk menanggapi. 2. Kelompok C dan D menjelaskan pengklasifikasian menurut erat longgarnya ikatan antaranggota. Kelompok A dan B diberikan kesempatan untuk menanggapi. 3. Guru melakukan observasi dan penilaian selama pelaksanaan diskusi. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi pembelajaran pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang klasifikasi kelompok sosial menurut kualitas hubungan, pencapaian tujuan, dan klasifikasi menurut Merton, serta dari sudut pandang pribadi. Tugas dikumpulkan dan dibahas pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 3 a. Kegiatan Awal
♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.

1. 2. 3. 4.

Motivasi Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi tentang klasifikasi kelompok sosial menurut kualitas hubungan antaranggota, dan pencapaian tujuan. Guru menjelaskan proses terbentuknya kelompok sosial didasarkan menurut kualitas hubungan antaranggota dan pencapaian tujuan. Siswa diminta menanggapi ulasan yang disampaikan oleh guru.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing – masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi

kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberikan penilainan. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah diberikan pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok tentang klasifikasi kelompok sosial menurut pendapat Merton dan sudut pandang pribadi untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya Pertemuan ke – 4 a. Kegiatan Awal
♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran. ♦

Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi tentang klasifikasi kelompok sosial menurut Merton dan sudut pandang pribadi. 3. Guru menyampaikan info sosiologi bab 4 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing-masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberikan penilaian. 3. Guru melakukan observasi dan penilaian selama pelaksanaan diskusi. 4. Guru menjelaskan kembali materi yang telah diulas dalam diskusi kelompok dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atas hal yang belum dipahami.

b. Kegiatan Inti

c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah diberikan pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan 4.3

pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok mendiskusikan studi kasus “Kehidupan Suku Rimba” pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 5 a. Kegiatan Awal Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru menyampaikan Paket Istilah pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 2. Siswa diminta menanggapi penjelasan guru tersebut dan diberikan kesempatan untuk bertanya atas istilah yang belum dipahami.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kelompok pada pertemuan terdahulu. Guru memilih beberapa kelompok untuk menyampaikan presentasi sedangkan kelompok lain menanggapi. 2. Membahas uji kompetensi bab 4 poin C (Skala Sikap) pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas pembelajaran pada hari itu dengan membuat peta konsep. Peta konsep dibuat dalam bentuk LKS. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan mengisi dan menjelaskan peta konsep yang dikosongkan (LKS). 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk mempelajari Dinamika Kelompok Sosial untuk pertemuan berikutnya. Sumber Belajar • Tim Sosiologi, 2007, Sosiologi 2 Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat, Bogor: Yudhsitira • Sosiologi 2 untuk SMA dan MA Kun Maryati dan Juju Suryawati, ESIS • Gambar dan foto dari internet Artikel dari berbagai sumber Penilaian Hasil Belajar

Teknik 1. Tes Unjuk kerja 2. Tes Tertulis 3. Demonstrasi/ Simulasi 4. Penugasan

Bentuk Instrumen

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu

: Sosiologi : XI / 2 (Dua) 1. Daftar

Pertanyaan 2. : Tes 45 Menit (4 x Pertemuan) 8 x Pilihan Ganda 3. Tes Isian Singkat 4. Tes Skala Sikap 5. Simulasi (Rubrik)

Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Nalumsari

Nalumsari, 12 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran

Drs. Hartono NIP. 19642509 199203 1 008

Dasa Febriani S.sos NIP. 19850219 200902 2 008

Standar Kompetensi Menganalisis kelompok sosial dalam masyarakat multikultural Kompetensi Dasar Menganalisis perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural Tujuan Pembelajaran 1. Menguraikan proses dinamika sosial 2. Mengidentifikasi aspek-aspek dinamika kelompok sosial 3. Mengidentifikasi faktor-faktor pendorong dinamika kelompok sosial.

4. Mendeskripsikan proses perkembangan kelompok sosial. Materi Pokok Dinamika Kelompok Sosial 1. Dinamika kelompok sosial adalah proses perkembangan dan perubahanakibat adanya interaksi dan interpedensi, baik antaranggota kelompok maupun antara suatu kelompok dengan kelompok lain. 2. Aspek yang dikaji dalam dinamika kelompok sosial di antaranya adalah kohesi (persatuan), motif (dorongan) struktur kelompok, pimpinan kelompok, dan perkembangan kelompok. 3. Faktor-faktor yang mendorong terjadinya dinamika kelompok sosial dapat disebabkan dari luar maupun dari kelompok. Faktor pendorong dari luar kelompok, diantaranya adalah perubahan status sosial, perubahan situasi ekonomi, dan perubahan situasi politik. Sedangkan faktor pendorong dari dalam kelompok di antaranya adalah adanya konflik antaranggota kelompok, adanya perbedaan kepentingan dan adanya perbedaan paham. 4. Beberapa kelompok sosial yang mengalami perkembangan adalah keluarga, kelompok kekerabatan, kelompok okupasional, kelompok volunteer, masyarakat desa, dan masyarakat kota. 5. Masyarakat kota merupakan kelompok sosial yang dinamis, selalu mengalami perubahan dan perkembangan. Perkembangan masyarakat kota, di antaranya karena adanya urbanisasi, pendidikan yang tinggi dan merata, adanya komunikasi yang serba cepat, serta adanya proses industrialisasi. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi 3. Tanya jawab 4. Simulasi 5. Inquiry 6. Jigsaw

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke – 1 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi 1. Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran. 2. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok @ 4 orang. Masing-masing kelompok diberi nomor 1-4. Setiap nomor yang sama berkelompok menjadi tim ahli. Guru memberikan permasalahan pada 4 tim ahli. Permasalahan tersebut meliputi aspek-aspek yang ada dalam dinamika sosial, faktor-faktor pendorong, serta proses perkembangan kelompok sosial.

Motivasi 1. Guru menayangkan rubrik masyarakat suku Dayak, Masyarakat Betawi, Masyarakat Bali (data dapat diambil dari internet atau rubrik yang dimuat di majalah atau koran). 2. Siswa diminta menanggapi rubrik tersebut. 1. Tiap tim ahli mendiskusikan permasalahan yang diberikan guru berkaitan dengan persoalan mobilitas sosial yang terjadi di masyarakat sebagaimana rubrik atau gambar yang ditayangkan guru. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi. 3. Masing-masing anggota tim ahli kembali ke kelompok awal dengan membawa hasil diskusi. 4. Masing-masing anggota kelompok awal mempresentasikan kepada anggota kelompoknya. 5. Salah satu anggota mempresentasikan hasil diskusi kelompok dalam diskusi kelas. Kelompok lain menanggapi.

b. Kegiatan Inti

c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu membahas latihan 5.1 dan 5.2 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 2. Guru memberi tugas pada siswa secara berkelompok untuk menggali informasi tentang rubrik diskusi 5.1 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira untuk dibahas pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 2 a. Kegiatan Awal
♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran. ♦ Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan untuk menggali informasi melalui pustaka tentang dinamika kelompok sosial yang ada di Indonesia. 2. Guru menjelaskan kembali faktor-faktor pendorong terjadinya dinamika sosial. 3. Siswa diminta menanggapi/bertanya atas materi yeng belum dipahami.

b. Kegiatan Inti 1. Siswa mendiskusikan tugas kelompok pada pertemuan sebelumnya. Guru memilih beberapa kelompok untuk mempresentasikan pemikirannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk menanggapi. 2. Guru melakukan observasi dan penilaian selama pelaksanaan diskusi. c. Kegiatan Akhir

1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi pembelajaran pada hari tersebut. 2. Guru bersama-sama dengan siswa megadakan refleksi terhadap proses belajar pada hari itu. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok mendiskusikan studi kasus “Suku Talang Mamak dan Kelestarian TN Bukit Tinggi” pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 3 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.
♦ Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Guru menjelaskan kembali proses terjadinya dinamika kelompok sosial. 3. Siswa diminta menanggapi ulasan yang disampaikan oleh guru dan memberikan kesempatan untuk bertanya.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Guru memilih beberapa kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberikan penilaian. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah diberikan pada hari itu. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu membahas latihan 5.3 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk mengamati perkembangan kelompok sosial di daerahnya untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 4 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.
♦ Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan

sebelumnya. 2. Guru menjelaskan materi bab 5 dengan membahas sosiologi interaktif buku Sosiologi 2 penerbit Yufhistira. b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing-masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberikan penilaian. 3. Guru menjelaskan kembali materi yang telah diulas dalam diskusi kelompok dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atas hal yang belum dipahami. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah diberikan pada bab 5 dengan membuat dan melengkapi peta konsep yang telah disiapkan oleh guru dalam LKS. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas uji kompetensi pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok mendiskusikan bab 6 “Masyarakat Multikultural” dalam bentuk rangkuman untuk dibahas pada pertemuan berikutnya. Sumber Belajar • Tim Sosiologi, 2007, Sosiologi 2 Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat, Bogor: Yudhsitira • Sosiologi 2 untuk SMA dan MA Kun Maryati dan Juju Suryawati, ESIS • Gambar dan foto dari internet Artikel dari berbagai sumber Penilaian Hasil Belajar

5. 6. 7. 8.

Teknik Tes Unjuk kerja Tes Tertulis Demonstrasi/ Simulasi Penugasan

Bentuk Instrumen 1. Daftar Pertanyaan 2. Tes Pilihan Ganda 3. Tes Isian Singkat 4. Tes Skala Sikap 5. Simulasi (Rubrik)

Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Nalumsari

Nalumsari, 12 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran Kelas / Semester

: Sosiologi : XI / 2 (Dua)

Alokasi Waktu : 8 x 45 Menit (4 x Pertemuan)Febriani S.sos Drs. Hartono Dasa NIP. 19642509 199203 1 008 NIP. 19850219 200902 2 008

Standar Kompetensi Menganalisis kelompok sosial dalam masyarakat multikultural. Kompetensi Dasar Menganalisis keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural. Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan pengertian masyarakat multikultural. 2. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab timbulnya masyarakat multikultural. 3. Mendeskripsikan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural. 4. Mengidentifikasi masalah-masalah yang timbul akibat keanekaragaman. 5. Menguraikan alternatif pemecahan berbagai masalah akibat keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural. Materi Pokok Masyarakat Multikultural 1. Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang memiliki keanekaragaman kelompok-kelompok sosial berdasarkan perbedaan suku, bangsa, bahasa, agama, dan adat istiadat, tetapi terikat oleh suatu kepentingan bersama yang bersifat formal dalam bentuk sebuah negara. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki keanekaragaman kelompok-kelompok sosial dan kebudayaan yang berbeda sehingga masyarakat Indonesia merupakan masyarakat multikultural. 2. Faktor-faktor penyebab timbulnya masyarakat multikultural adalah: a. Keadaan Geografis b. Pengaruh kebuadayaan asing c. Kondisi iklim yang berbeda. 3. Kelompok-kelompok sosial yang mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia dapat dilihat dengan keadaan geografis yang berbeda, adanya pengaruh berbagai kebuadayaan asing, serta kondisi iklim yang berbeda menyebabkan keanekaragaman kelompok-kelompoik sosial dan

kebudayaan yang berbeda dalam masyarakat Indonesia. Keanekaragaman kelompok-kelompok sosial tersebut dapat dilihat dari kelompok etnis (suku bangsa) yang beragam dengan berbagai corak kebudayaan yang berbeda, kelompok-kelompok keagamaan, nerdasarkan agama-agama yang dianut berbagai anggota masyarakat, serta kelompok-kelompok berdasarkan stratifikasi sosial dalam masyarakat Indonesia. 4. Akibat keanekaragaman kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat multikultural Indonesia sering dijumpai berbagai masalah, seperti kesenjangan dalam aspek kemasyarakatan, kesenjangan dalam sosiogeografis, kesenjangan perekonomian, kesenjangan antara mayoritas, minoritas, pribumi, dan nonpribumi, serta berbagai konflik sosial yang berbau SARA. 5. Mengembangkan sikap empati dan toleransi dalam kemajemukan sudah saatnya dikembangkan dalam dunia pendidikan khussnya yang menekankan konsep multikultural yang memandang kesetaraan kebudayaan tanpa menghilangkan kekhususan budaya lokal. Multikulturalisme membangun kesadaran tentang pentingnya kelompokkelompok 6. etnis dan budaya memiliki kemampuan untuk berinteraksi dalam ruang bersama. Dengan pendidikan multikultural diharapkan sikap empati dan toleransi dari masing-masing anggota, dan kelompok yang berbeda akan semakin kuat dan terwujud dalam kehidupan berbangsa yang berbhineka tunggal ika. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi 3. Tanya jawab 4. Simulasi 5. Inquiry 6. Jigsaw Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke – 1 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi 1. Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran. 2. Siswa dibagai menjadi beberapa kelompok @ 4 orang. Masingmasing kelompok diberi nomor 1 – 4. Setiap nomor yang sama berkelompok menjadi tim ahli. Permasalahan tersebut meliputi pengertian masyarakat multikultural dan faktor-faktor penyebab terjadinya masyarakat multikultural.

Motivasi 1. Guru menjelaskan secara global tentang kondisi negara Indonesia yang multietnis, multiras, multibahasa, dan multiagama. 2. Siswa diminta menanggapi penjelasan konsep Bhineka Tunggal Ika.

b. Kegiatan Inti 1. Tiap tim ahli mendiskusikan permasalahan yang diberikan guru berkaitan

2. 3. 4. 5.

dengan persoalan mobilitas sosial yang terjadi di masyarakat sebagaimana rubrik atau gambara yang ditayangkan guru. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi. Masing-masing anggota tim ahli kembali ke kelompok awal dengan membawa hasil diskusi. Masing-masing anggota kelompok awal mempresentasikan kepada anggota kelompoknya. Salah satu anggota mempresentasikan hasil diskusi kelompok dalam diskusi kelas. Kelompok lain menanggapi.

c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar harim itu membajas latihan 6.1 dan 6.2 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 2. Guru memberi tugas pada siswa secara berkelompok untuk menggali informasi tentang keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural untuk didiskusikan pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan ke – 2 a. Kegiatan Awal ♦ Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Siswa diberi kesempatan utnuk menggali informasi melalui studi pustaka tentang keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural, misalnya di Indonesia. 2. Guru menjelaskan kembalai faktor-faktor pendorong terjadinya masyarakat multikultural sebagai penguat teori dan materi yang akan dibahas. 3. Siswa diminta menanggapi/bertanya atas materi yang belum dipahami.

b. Kegiatan Inti 1. Siswa mendiskusikan tugas kelompok pada pertemuan sebelumnya. Guru memilih beberapa kelompok untuk mempresentasikan pemikirannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk menanggapi. 2. Guru melakukan observasi dan penilaian selama diskusi. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi pembelajaran pada hari tersebut. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas latihan 6.3 pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok mendiskusikan masalah yang timbul akibat keanekaragaman masyarakat

multikultural dan alternatif pemecahan masalahnya. dikumpulkan dan dibahas pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ke – 3

Tugas

a. Kegiatan Awal Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.

Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Guru menayangkan rubrik tentang peristiwa kemiskinan di masyarakat perkotaan (Jakarta misalnya), terjadinya konflik sosial di daerah urban dan sebagainya. 3. Siswa diminta menanggapi ulasan yang disampaikan oleh guru dan memberikan kesempatan untuk bertanya.

b. Kegiatan Inti 1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Guru memilih beberapa kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberikan penilaian. 3. Guru menjelaskan kembali hal yang telah didiskusikan.

c. Kegiatan Akhir 1. Guru menyampaikan info sosiologi “Clifford Geertz” pada buku Sosiologi 2. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu membahas latihan 6.4, 6.5, dan 6.6 buku Sosiologi 2 Penerbit Yudhistira. 3. Guru memberi tugas pada siswa secara kelompok untuk membuat makalah (Kegiatan siswa bab 6) untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya.. Pertemuan ke – 4 a. Kegiatan Awal Appersepsi Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran.
♦ ♦ Motivasi 1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. 2. Guru menjelaskan materi bab 6 dengan membahas sosiologi interaktif dan paket istilah pada buku sosiologi 2 penerbit Yudhistira.

b. Kegiatan Inti

1. Mendiskusikan tugas kelompok yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Masing-masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya. Sedangkan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menanggapi. 2. Guru melakukan observasi selama berlangsungnya diskusi dan memberikan penilaian. 3. Membahas uji kompetensi bab 6 buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. c. Kegiatan Akhir 1. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah diberikan pada bab 6 dengan membuat dan melengkapi peta kosnep yang telah disiapkan oleh guru dalam LKS. 2. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses belajar hari itu dengan membahas uji blok II pada buku Sosiologi 2 penerbit Yudhistira. Sumber Belajar • Tim Sosiologi, 2007, Sosiologi 2 Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat, Bogor: Yudhsitira • Sosiologi 2 untuk SMA dan MA Kun Maryati dan Juju Suryawati, ESIS • Gambar dan foto dari internet Artikel dari berbagai sumber

Penilaian Hasil Belajar 1. 2. 3. 4.
♦ Teknik Tes Unjuk kerja Tes Tertulis Demonstrasi/ Simulasi Penugasan ♦

Bentuk Instrumen 1. Daftar Pertanyaan 2. Tes Pilihan Ganda 3. Tes Isian Singkat 4. Tes Skala Sikap 5. Simulasi (Rubrik)

Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Nalumsari

Nalumsari, 12 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran

Drs. Hartono NIP. 19642509 199203 1 008

Dasa Febriani S.sos NIP. 19850219 200902 2 008

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful