Anda di halaman 1dari 12

BAB I PENDAHULUAN

Ilmu Sosial dasar adalah ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan, sekaligus sebagai sarana untuk Mencari jalan keluar untuk memecahkan masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Tujuan Ilmu sosial dasar adalah membantu perkembangan wawasan , penalaran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan dan penalaran yang lebih luas. Ruang Lingkup ISD meliputi : kemampuan personal(kemampuan kepribadian), Kemampuan Akademis(kemampuan mengkomunikasikan secara ilmiah) dan kemampuan Profesional (kemampuan di bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan) Ilmu budaya dasar atau basic humanities tidak identik dengan ilmu budaya dasar(the humanities) ilmu budaya dasar mencakup keahlian filsafat, agama, seni dan sejarah. Tujuan ilmu budaya dasar menurut DR. Budi dharma adalah untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikal terhadap masalah budaya, sehingga daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih halus(refined) dan manusiawi. Ilmu Budaya Dasar (IBD) sebagai mata kuliah dasar umum (MKDU), diberikan kepada mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta, bertujuan untuk mengembangkan daya tangkap, persepsi, penalaran, dan apresiasi mahasiswa terhadap lingkungan budaya. Ada hal yang menyebabkan pentingnya pembahasan materi itu, yaitu tema-tema IBD merupakan tema-tema inti permasalahan dasar manusia yang dialami dan dihadapi dalam kehidupan seharihari, seperti tema-tema yang meliputi cinta kasih, keindahan, penderitaan,

keadilan, pandangan hidup, tanggung jawab, kegelisahan, dan harapan. Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai pandangan hidup, Tanggung jawab. Dan harapan.
1

BAB II PEMBAHASAN

A. Pandangan Hidup Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk

membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidup sendiri sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Tak sedikit pula orang yang mempunyai pandangan hidup yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang yang lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia dalam kehidupan sehari hari. Seperti yang ada di negara kita sekarang ini, semakin maraknya kasus terorisme. Masalah ini terjadi akibat kurang tepatnya pandangan suatu orang terhadap masalah kehidupan sehari hari. Mereka manafsirkan atau mengartikan suatu ajaran secara sepotong sepotong dan hanya berdasarkan pada satu atau dua sumber saja tidak melihat keadaan sekitar yang diperkirakan secara logika sehingga mendapatkan penjelasan yang kurang tepat. Mereka berpandangan bahwa semua orang yang menentang atau memusuhi keyakinannya adalah musuh buat mereka dan itu harus dimusnahkan dari muka bumi ini untuk tersciptanya kehidupan yang aman dan sejahtera. Padahal kalau kita perhatikan sebenarnya pandangan mereka terhadap masalah tersebut adalah kurang tepat, bukan sewajarnya orang yang keliru itu disadarkan untuk kembali ke jalan yang lurus bukan malah ditiadakan atau dimusnahkan.

Tetapi pandangan seperti itu seperti sudah mendarah daging pada diri mereka dan orang orang pengikutnya. Bahkan mereka menganggap kalau melakukan hal tersebut akan mendapat suatu pahala yang besar dan kalaupun mereka meninggal dalam menjalankan aksi mereka tersebut dianggap sebagai mati syahid. Padahal kalau diamati justru perbuatan yang mereka lakukan itu sangat merugikan orang lain, seperti menghilangkan nyawa orang lain pasti keluarga yang ditinggalkan itu akan menyimpan duka yang sangat mendalam dan bahkan sulit untuk dihilangkan. Banyak anak kecil yang kehilangan orang tuanya, para orang tua kehilangan lapangan pekerjaan, dan lain sebagainya. Mereka juga tidak segan segan untuk menyebarkan ajarannya tersebut kepada orang orang yang ada disekitarnya sehingga pengikut semakin banyak. Dan hal tersebut tidak akan berhenti sebelum apa yang mereka inginkan tercapai. Seperti yang kita lihat sekarang ini, meskipun pimpinan gembong teroris sudah banyak yang tertangkap tetapi terorisme masih terus terjadi. Hal tersebut dikarenakan bahwa ajaran yang mereka ajarkan masih belum mati dan terus berjalan sehingga siapa saja bisa menerukan ajaran tersebut meskipun sang pemimpin telah tiada, karena mereka bisa membentuk kader kader pemimpin baru. Untuk masalah tersebut hal yang harus dibenahi sebeneranya adalah pandangan hidup pada pribadi masing masing orang tersebut. Kalau yaang dibasmi adalah pemimpinnya itu belum bisa menuntaskan permasalahan karena pengikutnya masih banyak dan hal itu sulit untuk ditelusuri satu persatu. Kalau pandangan hidup mereka sudah kembali ke jalan yang benar, tidak perlu lagi diperintah pun mereka akan menghentikan aksi aksi yang mereka jalankan sekarang ini dengan kesadaran probabadi.setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang

dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri 1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya. 2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara. 3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

B. Tanggung Jawab Tanggung jawab adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak.Tanggung jawab merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab,maka semuanya akan menjadi kacau. Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab adalah kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawaban dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Seseorang

mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka akan ada prihal lain yang memaksa tanggung jawab itu. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaan bertanggungjawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa terhadap Tuhan. Macam-macam Tanggungjawab : 1. Tanggungjawab terhadap diri sendiri 2. Tanggungjawab terhadap Keluarga 3. Tanggungjawab terhadap masyarakat 4. Tanggungjawab terhadap bangsa / negara 5. Tanggungjawab terhadap Tuhan

Contohdalam kehidupan sehari - hari :

Di dalam lingkungan masyarakat tentunya tidak lepas dari rasa tanggungjawab kepada sesama, hal ini tertuang dalam Pancasila dengan sila ke-5, yang berbunyi Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. - Contoh dari sifat bertanggungjawab ini contohnya banyak di dalam kehidupan sehari-hari, di dalam keluarga misalnya seorang ayah yang bertanggungjawab mencari nafkah untuk mencukupi kehidupan anak dan istrinya. -Contoh lainnya yaitu peran orangtua dalam pendidikan anak-anaknya. Mendidik anak adalah tanggung jawab yang wajib dilakukan oleh ayah dan ibu, anak akan

mendapatkan pendidikan yang lebih banyak berupa contoh-contoh dari kedua orangtuanya. -Contohnya saja adalah jika seorang ayah tidak melakukan tanggung jawabnya mencari nafkah,maka keluarganya akan sengsara. Bagaimanapun juga tanggung jawab menjadi nomor satu di dalam kehidupan seseorang.Dengan kita bertanggung jawab,kita akan dipercaya orang lain,selalu tepat melaksanakan sesuatu,mendapatkan hak dengan wajarnya. Seringkali orang tidak melakukan tanggung jawabnya,mungkin di sebabkan oleh hal hal yang membuat orang itu lebih memilih melakukan hal di luar tanggung jawabnya.Sebagai

contohnya,seorang pelajar mempunyai tanggung jawab belajar,sekolah,tapi karena ada game/ajakan teman yang tidak baik untuk bolos sekolah,maka seorang anak itu bisa saja melalaikan tanggung jawabnya untuk bermain/bolos sekolah. Jika kita melalaikan tanggung jawab,maka kualitas dari diri kita mungkin akan rendah.Maka itu,tanggung jawab adalah suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan,karena tanggung jawab menyangkut orang lain dan terlebih diri kita. C. Harapan Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu.Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha. Harapan adalah emosional negara yang mempromosikan keyakinan dalam hasil positif terkait dengan peristiwa dan keadaan dalam kehidupan seseorang.Ini adalah "perasaan bahwa apa yang diinginkan dapat memiliki atau bahwa peristiwa akan berubah untuk yang terbaik" atau tindakan yang dari "melihat berharap untuk dengan keinginan dan keyakinan yang masuk akal" atau "merasa bahwa

sesuatu yang diinginkan dapat terjadi". Definisi lain adalah "untuk menghargai keinginan dengan antisipasi", "untuk keinginan dengan harapan didapatkannya" , atau "untuk mengharapkan dengan percaya diri". Dalam bahasa Inggris kata dapat digunakan baik sebagai kata benda atau kata kerja, meskipun harapan sebagai sebuah konsep memiliki makna yang sama digunakan baik. Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis". Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi dimana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata sangatlah kecil. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu

mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya bempa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Misalnya, Budi yang hanya mampu n~embeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang nlempunyai harapan yang bcrlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa Si pungguk merindukan bulan Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pemah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun n~ungkin tidak. Harapan hams berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada din sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud,

maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan. Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat te jadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

BAB III PENUTUP Dari Pembahasan di atas Dapatlah kita mengambil kesimpulan bahwa Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidup sendiri sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Tak sedikit pula orang yang mempunyai pandangan hidup yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang yang lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia dalam kehidupan sehari hari. Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab adalah kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawaban dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu.Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.

Daftar pustaka

Hidayati, Marwadi. 2007. Ilmu Alamiah Dasar Ilmu Sosial Dasar Ilmu Budaya Dasar. CV. Pustaka Setia. Bandung. Jasin, Maskoeri. 1987. Ilmu Alamiah Dasar. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. Noor, Arifin. 2007. Ilmu Sosial Dasar. Pustaka Setia. Bandung. Pandoyo, Sumbawi. 1987. Ilmu Alamiah Dasar. Usaha Nasional. Surabaya. Soelaeman, Munandar. 2007. Ilmu Budaya Dasar.PT. Refika Aditama. Bandung.

10

BIODATA KELOMPOK Nama T.T.L Sekolah : Memen Suharja : Desa Tunggang 09 mei 1990 : SD di Min Desa Tunggang SMP di MTS Darul Amal Desa Tunggang SMA/MA di MAN 1 Model Bengkulu Nama T.T.L Sekolah : Efri Ratna Fita Sari : 09 april 1993 :SD di SD 06 Curup SMP di SMP 8 Lingkar Barat SMA di SMA 10 Sukarami.

11

MAKALAH
ILMU SOSIAL DASAR DAN ILMU BUDAYA DASAR TENTANG PANDANGAN HIDUP, TANGGUNG JAWAB DAN HARAPAN

DI SUSUN OLEH : KELOMPOK 5 1. MEMEN SUHARJA 2. EFRI RATNA FITA SARI

DEPARTEMEN AGAMA SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) BENGKULU

12