Anda di halaman 1dari 14

Untuk

mengukur dan mengamati perubahan setting ekspansi dengan perubahan ratio W/P

Bahan

Gipsum stone(30 ml/50gr) Gipsum plaster Air vaselin Alat Bowl gelas ukur Stopwatch Vibrator ekstensometer

Olesi

bagian dalam cetakan gips pada alat ekstensiometer dengan vaselin secara merata Siapkan alat uji ekstensiometer kemudian pasang dial indikator pada posisi yang tepat dengan jarum menuju keangka 0 Manipulasi material gips Tuang adonan gips kedalam cetakan kemudian ratakan permukaan memakai spatula. Ukur panjang awal cetakan gips pada alat ekstensiometer setalah 30 dan 60 menit amati dan catat ekspansi gips pada penunjuk mikrometer di dial indikator

Gips

plaster ( percobaan kedua) Panjang awal 14,83 cm - 30 menit 1 : 0,04 cm - 30 menit 2 : 01 cm - 24 jam : 0,13 cm

panjang akhir panjang awal x 100% panjang awal Plaster 15,10 14,83 x 100% 14, 83 = 1,82 %

Gips

stone

p.awal=14,83cm 30' pertama=bertambah 0,08cm 30'kedua=bertambah 0,03cm 24 jam=bertambah 0,14cm

Stone

panjang akhir panjang awal x 100% panjang awal 15,08 14,83 x 100% 14,83 = 1,68 %

Faktor

pertama adalah rasio W/P. Semakin tinggi rasio W/P, semakin sedikit nukelus kristalisasi per unit volume sehingga ruangan antar nukleus lebih besar pada keadaan tersebut.

Faktor

kedua yang mempengaruhi setting expansion dental gipsum adalah lama pengadukan (mixing time).

Faktor

ketiga yang mempengaruhi setting expansion gipsum adalah penambahan bahan kimia ke dalam bubuk hemihidrat.

Tidak

terdeteksinya ekspansi gypsum oleh jarum ekstensometer.

REFERENSI LAPORAN PRAKTIKUM EKSTENSIOMETER FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS AIRLANGGA