Anda di halaman 1dari 13

I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Vertebrata pertama yang ditemukan sebagai fosil adalah ikan tak berahang,
ostrakodermi. Beberapa terdapat dalam batu-batuan ordovisium, meskipun pada
zaman silur mereka terdapat dalam jumlah yang lebih banyak. Hewan ini adalah
ikan pipih 1!m - "# !m yang relative ke!il, yang mungkin hidup dengan
menghisap zat-zat organik dari dasar sungai tempat mereka hidup. $ertukaran gas
terjadi pada pasangan-pasangan insang interna, dengan tiapa insang ditunjang oleh
satu lengkung tulang. %ir masuk melalui mulut, melalaui insang dan keluar
melalui serangkaian kantung insang yang bermuara dipermukaan. &idak terdapat
sirip, ikan tersebut berenang dengan gerakan undulasi '(adiopuetro, 1))*+.
,!htiologi adalah suatu ilmu yang khusus mempelajari tentang ikan dan segala
aspek kehidupan ikan yang meliputi taksonomi, biologi 'morfologi, anatomi,
fisiologi, genetika, reproduksi, dll+ dan ekologi. ,kan merupakan binatang
vertebrata yang berdarah dingin 'poikiloterm+, hidup di dalam lingkungan air,
pergerakan dan keseimbangan tubuhnya terutama menggunakan sirip dan
umumnya bernafas dengan insang. -etiap jenis ikan memiliki !iri-!iri taksonomi
biologis dan ekologis yang spesifik meskipun ada beberapa kemiripan ikan yang
merupakan objek dalam mata kuliah i!htiologi, '%nonim
a
,.#1#+.
-ystem peredaran darah pada ikan bersifat tunggal, artinya hanya terdapat satu
jalur sirkulasi peredaran darah. /imulai dari jantung, darah menuju insang untuk
melakukan pertukaran gas. -elanjutnya darah dialirkan ke dorsal aorta dan terbagi
ke segenap organ-organ tubuh melalui saluran ke!il. -elain itu, sebagian darah
dari insang kadang langsung kembali ke jantung. Hal ini terjadi bila mana tidak
semua output cardiac dibutuhkan untuk menuju ke dalam dorsal aorta dan
pembuluh eferen yang lain '-yamsuri, .##"+.
-etiap ikan mempunyai ukuran yang berbeda-beda, tergantung pada umur,
jenis kelamin, dan keadaan lingkungan hidupnya. 0aktor-faktor lingkungan yang
dapat mempengaruhi kehidupan ikan di antaranya adalah makanan, derajat
keasaman 'pH+ air, suhu, dan salinitas. 0aktor-faktor tersebut mempunyai
pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan ikan. 1kuran ikan adalah jarak
antara satu bagian tubuh kebagian tubuh yang lain. 2arakter morfometrik yang
sering digunakan untuk diukur antara lain panjang total, panjang baku, panjang
!agak, tinggi dan lebar badan, tinggi dan panjang sirip, dan diameter mata
'$arin,1)))+.
-e!ara taksonomi, ikan tergolong kelompok paraphyletic yang hubungan
kekerabatannya masih diperdebatkan biasanya ikan dibagi menjadi ikan tanpa
rahang 'kelas %gnatha, 3 spesies termasuk lamprey dan ikan hag+, ikan bertulang
rawan 'kelas 4hondri!hthyes, 5## spesies termasuk hiu dan pari+, 'kelas
6stei!hthyes+ dan sisanya tergolong ikan bertulang keras '(ika, .#11+.
1.2 Tujuan Praktikum
$raktikum ini bertujuan untuk mengenal , mengidentifikasi serta mempelajari
beberapa sistem tubuh dari beberapa anggota kelas pis!es.
II TINJAUAN PUSTAKA
4iri utama dari kelas $is!es yaitu, hewan berdarah dingin yang hidup di
dalam air, bernapas dengan insang 'oper!ulum+ dan di bantu oleh kulit, tubuh
terdiri atas kepala, rangka tersusun atas tulang sejati, jantung terdiri atas satu
serambi dan satu bilik, tubuh ditutupi oleh sisik dan memiliki gurat sisi untuk
menentukan arah dan posisi berenang '%nton, .##5+.
-truktur internal dan eksternal ikan memberi gambaran bentuk tubuh dan
bagian tubuh ikan yang akan menunjukkan pola makan, membedakan jenis
kelamin, dan diagnosis penyakit. Bentuk tubuh dan bagian tubuh ikan juga
memberikan a!uan dalam pengelompokkan tipe ikan yang berguna dalam
klasifikasi. ,!htiologi merupakan ilmu pengetahuan yang tidak dapat dipisahkan
dalam dunia perikanan. ,!htiologi mampu memberikan gambaran ikan se!ara
lengkap kepada dunia perikanan baik se!ara eksternal maupun internal, tidak
hanya sekedar anatomi ikan saja '(iski, .#11+.
&anda-tanda karakteristik ikan diantaranya ialah kulit yang mengandung
banyak glandulae mu!osae 'kelenjar lendir+ dan biasanya tertutup s7uama 'sisik+,
mulutnya terdapat pada ujung muka yang berupa !elah mulut 'rima oris+,
hidungnya masih berupa fovea nasalis '!ekung hidung+ terdapat sepasang didorsal
hidung atau mulut dan belum mempunyai hubungan dengan rongga mulut,
matanya relatif besar dan tidak mempunyai kelopak mata 'palpebrae+,
pernapasannya dilakukan dengan bran!hia 'insang+, jantungnya terdiri dari dua
ruang yaitu satu atrium dengan sinus venosus dan satu ventrikal dengan bulbus
arteriosus, bersifat poikilothermal 'berdarah dingin+ artinya suhu tubuh ikan itu
bervariasi dangan lingkungannya '-oewasono, 1)5"+.
Bentuk dan letak setiap organ dalam antara satu spesies ikan dapat saja
berbeda dengan spesies ikan lainnya. Hal ini disebabkan adanya perbedaan bentuk
tubuh, pola adaptasi spesies ikan tersebut terhadap lingkungan tempat mereka
hidup, atau stadia dalam hidup spesies tersebut.Beberapa organ yang dapat
diamati se!ara anatomis pada tubuh ikan antara lain8 otak, rongga mulut, insang,
jantung, hati, empedu, alat pen!ernaan makanan, limpa, kelenjar kelamin,
gelembung renang, dan lain-lain '9aksono, .#11+.
/alam klasifikasi, vertebrata merupakan salah satu sub filum dali filum
!hordatae. Hewan yang termasuk dalam filum !hordatae mempunyai karakteristik
yaitu adanya tali sumbu yang tumbuh disebelah torsal. 4iri-!iri !hordatae antara
lain mempunyai !horda dorsalis sebagai kerangka sumbuh tubuh, mempunyai
system susunan saraf pusat berbentuk pembuluh dibagian dorsal tubuh,
mempunyai !elah ingsang yang berpasangan dan berhubungan langsung
dengan faring '0ikri, .##1+.
2lasifikasi dan taksonomi merupakan salah satu hal penting dalam
mempelajari ilmu perikanan. :empelajari taksonomi berarti mengetahui
pengelompokkan suatu individu berdasarkan perbedaan dan persamaannya
sedangkan taksonomi mempelajari tentang asal usul suatu individu. ,dentifikasi
yang dilakukan merupakan identifikasi untuk mengenal !iri-!iri baik se!ara
biologi maupun deskriptif dari suatu jenis ikan. Biasanya yang digunakan sebagai
dasar dalam melakukan identifikasi adalah rumus sirip, perbandingan antara
panjang, lebar, dan tinggi dari bagian tertentu, bentuk garis rusuk dan jumlah
sisik, bentuk sirip dan gigi, serta tulang-tulang insang '%nonim
b
, .#1#+.
1mumnya ikan bersosok garis lurus yang sangat !o!ok untuk berenang di air.
9apisan sisik yang li!in dan berlendir melindungi ikan dari parasit dan
membantunya melejit !epat di air sehingga mudah berenang. -irip ekor berfungsi
sebagai pendorong maju dan sirip-sirip lain sebagai kemudi. %da beberapa jenis
yang tidak biasa seperti, ,kan penempel tidak berahang, ikan pelon!at lumpur
dapat melon!at diatas permukaan lumpur, dan ikan lele bisa merayap di darat, dan
tidak bersisik sama sekali '/orling, .##.+.
,nsang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tapi dapat pula berfungsi
sebagai alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan
osmoregulator. Beberapa jenis ikan mempunyai labirin yang merupakan perluasan
ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-
rongga tidak teratur. 9abirin ini berfungsi menyimpan !adangan #
.
sehingga ikan
tahan pada kondisi yang kekurangan #
.
. 4ontoh ikan yang mempunyai labirin
adalah ikan gabus dan ikan lele. 1ntuk menyimpan !adangan #
.
, selain dengan
labirin, ikan mempunyai gelembung renang '(adiopuetro, 1))*+.
;enis sisik yang dimiliki ikan dapat dibagi atas bahn-bahan pembentuknya,
yaitu8 -isik $la!oid, -isik 4osmoid, -isik <anoid, -isik 4y!loid, dan -isik
4tenoid. $engelompokkan sisik selain berdasarkan bahan penyusunnya juga
didasarkan atas bentuk sisik tersebut, yaitu8 -isik $la!oid, -isik (hombi!, -isik
4y!loid, dan -isik 4tenoid '=ahid, .#1#+.
III METDL!I P"AKTIKUM
#.1 $aktu %an Tem&at
$raktikum ini dilaksanakan pada hari 2amis tanggal .3 :aret .#1> pukul
1".## sampai dengan pukul 1.## =,B. Bertempat di 9aboratorium ?oologi
jurusan Biologi 0akultas :atematika dan ,lmu $engetahuan %lam, 1niversitas
-riwijaya, ,nderalaya.
#.2 Alat %an Ba'an
%dapun bahan yang digunakan pada praktikum ini antara lain 8 Anabas
testudiantes, Cyprinus carpio, Clarias battracus, Colossoma macropoma,
Heleostoma temickii, Ophiocheppalus striatus, Oreochormis niloticus,
Panngasius dan Trichogaster pectoralis. %dapun alat yang digunakan yaitu kertas
!atatan, alat tulis, baki, dan gunting bedah.
#.# (ara Kerja
/isiapkan ikan yang akan diamati dan letakan diatas baki. %mati morfologi
yang terjadi !iri khas dari masing @ masing ikan seperti jenis sisik, jumlah sirip,
dan jenis sirip. -alah satu jenis ikan dibedah dan diamati anatomi ikan serta sistem
tubuhnya. <ambar dalam kertas kerja.
I) HASIL DAN PEMBAHASAN
/ari praktikum yang telah dilaksanakan, maka diperoleh hasil sebagai
berikut8
Anabas testudiantes
/.AV,,.1#, $.1", V.V,,%.A.5,4.15
2lasifikasi
2ingdom 8 %nimalia
0ilum 8 4hordata
2elas 8 $is!es
6rdo 8 $er!iformes
0amili 8 %nabantidae
<enus 8 Anabas
-pesies 8 A.testudiantes
Keterangan*
1. (ima oris . $inna dorsalis ). $inna !audalis 'homo!er!al+
.. 6rganun visus *. &run!us 1#. ,nsang 1". 9inea litoralis
". 6per!ulum 3. -kuama 11. (en
>. 4aput 5. $inna analis 1.. &ulang
De+kri&+i *
Anabas merupakan jenis ikan yang hidup di daerah rawa-rawa.
Anabas testudiantes memiliki bentuk tubuh yang bulat, memiliki duri yang tajam
dan bersisik keras. $ostur tubuhnya memanjang, bentuk punggung dan perut
hampir sejajar dari leher hingga batang ekor. :ulutnya terkenal lebar dengan
posisi agak ke belakang '-usanto, 1))+.
Clarias battracus
/.*5, 4.1", $.5, V.*, %.") Kla+i,ika+i
2ingdom 8 %nimalia
0ilum 8 4hordata
2elas 8 $is!es
6rdo 8 6stanophysi
0amili 8 4laridae
<enus 8 Clarias
-pesies 8 Clarias battracus
Keterangan*
1. -ungut . trun!us
.. rima oris *. $inna analis
". !aput 3. $inna dorsalis
>. organo visus 5. $inna !audalis 'proto!er!al+
De+kri&+i*
Clarias battracus hidup di air tawar dengan sungai yang memiliki arus yang
tidak deras. &ubuhnya li!in berlendir, badan ikan lele berbentuk memanjang, pada
Clarias battracus ditemukan tiga bentuk potongan melintang yaitu pipih ke
bawah, bulat, dan pipih ke samping. 2epala bagian atas dan bawah tertutupi
tulang pelat. &ulang pelat ini membentuk ruangan rongga yang di atasnya insang.
9ubang hidung dengan tabung pendek '(adiopoetro, 1))*+.
Pangasius pangasius
/.,.3, $.,.1#, V.,,., %.,,..), 4.,V.1.
Kla+i,ika+i*
2ingdom 8 %nimalia
0ilum 8 4hordata
2elas 8 $is!es
6rdo 8 6stanophysi
0amili 8 $angasidae
<enus 8 Pangasius
-pesies 8 Pangasius
pangasius
Keterangan*
1. sungut *. trun!us
.. rima oris 3. pinna dorsalis
". organo visus 5. pinna analis
>. oper!ulum ). pinna !audalis 'hetero!er!al+
. !aput
De+kri&+i*
:orfologi ikan patin mempunyai badan memanjang dan agak membulat,
posisi mulut sub terminal dan dilengkapi denga empat buah sungut. -irip
punggung berduri dan bersirip tambahan serta terdapat garis lengkung mulai dari
kepala sampai pangkalsirip ekor. Bentuk sirip tersebut agak ber!agak dengan
bagian tepi berwarna putih dengan garis hitam di tengah. :emiliki gigi yang
berbentuk satu titik dan mata sangat besar 'sumantadmata, 1))"+.
Cyprinus carpio
/.,.13, V.1", $.1", %.,.*, 4..#
Kla+i,ika+i*
2ingdom 8 %nimalia
0ilum 8 4hordata
2elas 8 $is!es
6rdo 8 4ypriniformes
0amili 8 4yprinidae
<enus 8 Cyprinus
-pesies 8 Cyprinus carpio
Keterangan*
1. rima oris *. $inna !audalis 'hetero!er!al+
.. organo visus 3. trun!us
". !aput 5. pinna dorsalis
>. oper!ulum ). skuama
. pinnae pe!toralis 1#. 9inea litoralis
De+kri&+i*
Cyprinus carpio hidup di habitat air tawar. Cypinus carpio memiliki sisik
yang pipih dan lebar serta termasuk dalam kelompok ikan bertulang sejati.
Cyprinus carpio merupakan ikan bertulang sejati yang memiliki gigi yang
berbentuk keru!ut. -kuama atau sisik berada di atas epidermis, sepasang pada
bagian kanan, kiri pada bagian belakang !aput dan berbentuk setengah lingkaran.
&ipe skuama adalah !y!oid '(adiopoetro, 1))*+.
Trichogaster pectoralis
/.V,,.*, 4.>, $.,,,., V.,.., %.,,,..*
Kla+i,ika+i*
2ingdom 8 %nimalia
0ilum 8 4hordata
2elas 8 $is!es
6rdo 8 9abyrinthi!i
0amili 8 %nabantidae
<enus 8 Trichogaster
-pesies 8 T. pectoralis
Keterangan*
1. rima oris *. pinna dorsalis
.. organo visus 3. trun!us
". oper!ulum 5. pinna !audalis 'hetero!er!al+
>. sungut ). skuama
. !aput 1#. pinnae pe!toralis
De+kri&+i*
,kan sepat rawa memiliki !iri-!iri bentuk tubuhnya pipih, kepalanya mirip
ikan gurami muda yaitu lan!ip. Badan berbentuk pipih dan penug dengan belang
warna gelap, garis warna hitam tidak beraturan memanjang dan mata sampai ke
tengah pangkal sirip ekor, tubuh ditutupi sisik, sisik lengkap tapi tidak sempurna
tubuh berwarna !okelat abu-abu 'ghuifan, .##>+.
) KESIMPULAN
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan, didapat beberapa
kesimpulan sebagai berikut8
1. 4aput terdiri dari rima oris, organon visus, oper!ulum.
.. ,kan bersifat poikilothermal 'darah dingin+, artinya temperatur badannya
bervariasi tergantung sesuai lingkungannya.
". &ubuh ikan terdiri dari !aput, trun!us, dan !audal.
>. Pangasius pangasius memiliki sirip lunak 'adipose pinna+ berupa lapisan
lemak, berfungsi sebagai alat untuk keseimbangan tubuhnya.
. ,kan lele memiliki labirin pada insangnya sehingga dapat bertahan hidup di
daerah yang kekurangan oksigen.
DA-TA" PUSTAKA
%nton. .#11. Pisces. 'httpBBwww.ikan ikaneertyuikan.!om+. /iakses pada tanggal
"1 :aret .#1>.
/orling. .##.. Enslikopedia populer. ;akarta 8 $&. ,!!htiar Baru..
:iller, -tephen % dan ;hon, $.Harley. 1)).. Zoologi. &he 1nited -tates of
%meri!a 8 :!<raw-Hill Book 4ompany, ,n!.
(adiopoetro. 1))*. Zoologi. ;akarta 8 Crlangga.
-oewasono. 1)5". Pengantar Praktikum Zoologi. ,ndralaya 8 1niversitas
-riwijaya.