Anda di halaman 1dari 3

Nama : Nurul Fadilah Atik

Nim : M11115304
Kelas : Ilmu kayu B
Setelah membaca jurnal penelitian tersebut, saya mengetahui bahwa kandungan senyawa kimia
kayu nangka memiliki banyak manfaat yang menguntungkan. Hasil-hasil senyawa kimia yang
ditemukan diantaranya :
1. Kadar Selulosa dalam kayu nangka berkisar 56,47% , dimana kadar selulosa tersebut
dapat digunakan untuk menaksir besarnya rendemen pulp dan kertas yang diperoleh,
sehingga kadar selulosa yang tinggi dapat menghasilkan rendemen pulp yang tinggi juga
dan abik digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan pulp dan kertas serta
rayon
2. Kadar lignin dalam kayu nangka berkisar 28,76%, sehingga diketahui bahwa kayu
nangka baik digunakan sebagai bahan baku pembuatan pulp dan kertas karena kadar
lignin kayu nangka tergolong rendah, karena jika kadar lignin suatu kayu tinggi akan
menghambat proses penggilingan dan kertas yang dihasilkan bersifat kaku.
3. Kadar pentose dalam kayu nangka berkidar 18,64%. Nilai pentose yang rendah in akan
memudahkan serat untuk dibetuk secara mekanis serta sifat elastic dan mengembanganya
terlihat lebih sempurna karena jika kandungan pentose terlalu tinggi mengakibatkan
kerapuhan benang rayon atau turunan selulosa yang dihasilkan.
4. Kandungan kelarutan kayu dengan metode ethanol-benzene sebesar 10,78% , kelarutan
dalam air dingin sebesar 12,29% dan kelarutan dalam air panas sebesar 14,41% , nilai
kelarutan air panas selalu lebih tinggi dari air dingin, karena selain melarutkan bahan
inorganic, tannin, gum, gula dan zar warna juga dapat mlarutkan pati. Penghitungan
kelarutan kayu itu digunakan untuk menetukan zat ekstraktif yang ada di dalam kayu.
Kadar ekstraktif dalam kayu nangka yang diperoleh lebih dari 4% hal ini mungkin
disebabka karena kandungan zat warna kuning dalam kayu nangka yang disebut mourine
(Heyne, 1987)

5. Kandungan kelarutan NaOH 1% sebesar 24,70& yang termasuk dalam kelas tinggi.
Besarnya kelarutan dalam NaOH 1% dapat memberikan petunjuk mengenai tingkat
kerusakan kayu yang diakibatkan serangan organism perusak kayu.
6. Kadar abu dalam kayu nangka berkisar 0,78%, bila kandungan abu dengan nilai yang
sedang dicampurkan dengan nitrogen akan menghasilkan pupuk mineral yang baik.

After reading the journals of the research, I know that many of the chemical compounds jackfruit
wood has many lucrative benefits. The results of chemical compounds found include:
1. Levels of jackfruit wood cellulose in a range from 56.47%, wherein the cellulose content can
be used to estimate the magnitude of the yield pulp and paper obtained, so that high levels of
cellulose that can produce a high yield pulp and Abik also used as ingredients in the manufacture
of pulp and paper and rayon
2. Levels of lignin in the wood of jackfruit ranges from 28.76%, so it is known that the jackfruit
wood used as raw material for pulp and paper making jackfruit wood lignin content is low,
because if a wood lignin content will inhibit the grinding process and the resulting paper is rigid.
3. Content pentose in jackfruit wood berkidar 18.64%. Value pentose low in fiber will make it
easier for dibetuk mechanical and elastic properties and mengembanganya look more perfect
because if the content is too high pentose resulted in brittleness rayon or cellulose derivatives are
produced.
4. Content of solubility timber with ethanol-benzene method amounted to 10.78%, solubility in
cold water amounted to 12.29% and the hot water solubility was 14.41%, the hot water solubility
values are always higher than cold water, because in addition to dissolving inorganic materials,
tannin, gum, sugar and color zar can also mlarutkan starch. Calculation of the solubility of the
wood used to determine the extractive substances contained in wood. Levels of jackfruit wood
extractive gained more than 4%, this may be because the content changes are application- yellow
dye in jackfruit wood called mourine (Heyne, 1987)
5. The content of 1% NaOH solubility of 24.70 and is included in the high-class. The amount of
solubility in NaOH 1% can provide clues about the extent of damage caused by the attack of
timber wood destroying organisms.
6. The ash content in the wood of jackfruit ranges from 0.78%, when ash content with the value
being mixed with nitrogen will produce mineral fertilizers are good.