Anda di halaman 1dari 26

JENIS atau KATEGORI MEDIA PEMBELAJARAN

MAKALAH
Untuk memenuhi tugas Matakuliah
Media Pembelajaran
yang dibina oleh Dr. Endang Suarsini, M.Ked

Oleh:
Kelompok 1/Offering A
Amalina Listyarso 130341614794
Maya Agustin 150341607439
Mohammad Taufik Aji Fahruli 150341602764
Yulista Trias Rohayati 150341605343

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

JURUSAN BIOLOGI

Agustus 2017
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................... i

DAFTAR ISI ............................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang .......................................................................... 1

1.2 Rumusan Masalah ..................................................................... 2

1.3 Tujuan........................................................................................ 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Media Pembelajaran ................................................ 3

2.2 Jenis-jenis Media Pembelajaran ................................................ 3

BAB III PENUTUP

3.1 Simpulan.................................................................................. 23

3.2 Saran ........................................................................................ 23

DAFTAR RUJUKAN ............................................................................... 24

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pendidikan merupakan hal yang sangat penting yang harus dimiliki dan
dipahami oleh setiap orang. Peranan pendidikan merupakan hal yang menjadi
acuan dalam suatu pembangunan bangsa kearah yang lebih maju. Apabila
pendidikan berjalan dengan baik, maka dapat dipastikan kualitas manusia
yang adapun akan berjalan secara lurus bersamaan dengan kemajuan
pendidikan tersebut. Ruang lingkup pendidikan mencakup seluruh kehidupan
manusia, baik dalam aspek sosial, budaya, politik bahkan agama. Seluruh
aspek kehidupan tersebut tidak lepas dari pengaruh pendidikan (Oemar,
2007).
Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran
yang mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan. Pemanfaatan
media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian
fasilitator dalam setiap kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu fasilitator
perlu mempelajari bagaimana menetapkan media pembelajaran agar dapat
mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam proses belajar
mengajar (Dadang, 2009) .
Pada kenyataannya media pembelajaran masih sering terabaikan dengan
berbagai alasan, antara lain: terbatasnya waktu untuk membuat persiapan
mengajar, sulit mencari media yang tepat, tidak tersedianya biaya, dan lain-
lain. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika setiap fasilitator telah
mempunyai pengetahuan dan ketrampilan mengenai berbagai macam media
pembelajaran, sehingga dengan adanya penggunaan media dalam
pembelajaran ini dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang
abstrak menjadi lebih konkrit (Frans, 2011).

1
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, berikut adalah rumusan masalah dari makalah
ini.
1. Apa pengertian media pembelajaran Biologi ?
2. Bagaimana jenis-jenis media pembelajaran Biologi?
1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan dari makalah ini adalah
sebagai berikut.
1. Mengetahui pengertian media pembelajaran Biologi
2. Mengetahui jenis-jenis media pembelajaran Biologi

2
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Media Pembelajaran


Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses dalam
belajar mengajar. Media pembelajaran dapat dipergunakan untuk merangsang
pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan belajar
sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang lebih efektif
(Dadang, 2009). Adapun menurut beberapa tokoh, pengertian media
pembelajaran adalah sebagai berikut.
1. Menurut Boove
Media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan.
Media merupakan bentuk jamak dari kata medium yang berasal dari bahasa
latin yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah
perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan (Sadiman,
2009). Dadang (2009) menambahkan bahwa media tentunya mempunyai
cakupan yang sangat luas, oleh karena itu saat ini masalah media dibatasi
kearah yang relevan dengan masalah pembelajaran saja atau yang dikenal
sebagai media pembelajaran.
2. Menurut Briggs dan Gagne
Media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta
merangsang siswa untuk belajar. Sementara itu Gagne berpendapat bahwa
media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat
merangsangnya untuk belajar (Sadiman, 2009).
Berdasarkan UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, menyebutkan
bahwa pembelajaran yaitu proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan
sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Dengan demikian media
pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan
ataupun informasi yang akan diberikan dalam suatu pembelajaran.
2.2 Jenis-jenis Media Pembelajaran
Penggunaan media dalam pembelajaran dapat membantu anak dalam
memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Penggunaan media

3
dalam pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu
yang abstrak menjadi lebih konkrit. Hal ini sesuai dengan pendapat Jerome S
Bruner bahwa siswa belajar melalui tiga tahapan yaitu enaktif, ikonik, dan
simbolik. Tahap enaktif yaitu tahap dimana siswa belajar dengan
memanipulasi benda-benda konkrit. Tahap ikonik yaitu suatu tahap dimana
siswa belajar dengan menggunakan gambar atau videotapes. Sementara tahap
simbolik yaitu tahap dimana siswa belajar dengan menggunakan simbol-
simbol (Dadang : 2009). Menurut Edgar Dale dalam dunia pendidikan,
penggunaan media pembelajaran seringkali menggunakan prinsip Kerucut
Pengalaman, yang membutuhkan media seperti buku teks, bahan belajar
yang dibuat oleh guru dan audio visual (Dadang, 2009).

Gambar 1 Kerucut pengalaman Edgar Dale


Sumber: Dadang (2009)
Terdapat enam jenis dasar dari media pembelajaran menurut Heinich dan
Molenda (2005) (dalam Sadiman, 2009) yaitu:
1. Teks
Merupakan elemen dasar bagi menyampaikan suatu informasi yang
mempunyai berbagai jenis dan bentuk tulisan yang berupaya memberi daya tarik
dalam penyampaian informasi.
2. Media Audio
Membantu menyampaikan maklumat dengan lebih berkesan. Membantu
meningkatkan daya tarik terhadap sesuatu persembahan. Jenis audio termasuk
suara latar, musik, atau rekaman suara dan lainnya.

4
3. Media Visual
Media yang dapat memberikan rangsangan-rangsangan visual seperti
gambar/foto, sketsa, diagram, bagan, grafik, kartun, poster,papan buletin dan
lainnya.
4. Media Proyeksi Gerak
Termasuk di dalamnya film gerak, film gelang, program TV, videokaset
(CD, VCD, atau DVD).
5. Benda-bendaTiruan/miniature
Seperti benda-benda tiga dimensi yang dapat disentuh dan diraba oleh
siswa. Media ini dibuat untuk mengatasi keterbatasan baik obyek maupun situasi
sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
6. Manusia
Termasuk di dalamnya guru, siswa, atau pakar/ahli di bidang/materi
tertentu.
Dalam buku Sadiman (2009) yang berjudul Media Pendidikan disebutkan
beberapa jenis media yang lazim dipakai dalam proses pembelajaran, yaitu
sebagai berikut :
1. Media Visual
Seperti halnya media yang lain, media visual berfungsi untuk menyalurkan
pesan dari sumber ke penerima pesan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan
ke dalam simbol-simbol visual. Selain itu, fungsi media visual adalah untuk
menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan atau menghiasi fakta
yang mungkin akan cepat dilupakan jika tidak divisualkan. Beberapa media yang
termasuk media visual adalah:
a. Gambar atau foto
Gambar atau foto termasuk sebagai media pembelajaran karena gambar
merupakan bahasa yang umum yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana saja
oleh siapa saja. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan media ini yakni
sebagai berikut:
Manfaat atau kelebihan gambar atau foto sebagai media pembelajaran
adalah:

5
memberikan tampilan yang sifatnya konkrit, lebih menunjukkan pokok
masalah dibandingkan dengan menggunakan media verbal
gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu
gambar atau foto dapat mengatasi keterbatasan pengamatan
dapat memperjelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat
usia berapa saja
murah harganya dan mudah didapat serta digunakan tanpa memerlukan
peralatan khusus
Adapun kekurangan gambar atau foto sebagai media pembelajaran adalah:
gambar hanya menekankan persepsi indra mata
beberapa gambarnya sudah cukup memadai, tetapi tidak cukup besar
ukurannya jika digunakan untuk tujuan pengajaran kelompok besar
gambar berdimensi dua sehingga sukar untuk melukiskan bentuk
sebenarnya yang berdimensi tiga. Kecuali jika dilengkapi dengan beberapa
gambar untuk objek yang sama atau adegan yang diambil dilakukan dari
berbagai sudut pemotretan yang berlainan
gambar tidak memperlihatkan gerak seperti halnya makhluk hidup

Gambar 2 Sistem respirasi internal dan respirasi eksternal pada manusia


Sumber: (Silverthorn, 2010)

6
b. Sketsa
Sketsa merupakan gambar yang merupakan draft kasar yang menyajikan
bagian-bagian pokoknya saja tanpa detail. Sketsa selain dapat menarik perhatian
peserta atau siswa juga dapat menghindari verbalisme dan dapat memperjelas
penyampaian pesan. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan media ini
yakni sebagai berikut:
Manfaat atau kelebihan sketsa sebagai media pembelajaran adalah:
Sketsa menyajikan bagian-bagian pokok.
Dapat menarik perhatian murid
Menghindari verbalitas
Memperjelas penyampaian pesan
Memudahkan pemahaman melalui gambar yang lebih sederhana.
Adapun kekurangan sketsa sebagai media pembelajaran adalah:
Sketsa yang dibuat sering kali terlalu sederhana, sehingga tidak bisa
menjelaskan lebih detail suatu peristiwa.
Sketsa hanya menekankan persepsi indra mata.
Sketsa berdimensi dua sehingga sukar untuk melukiskan bentuk
sebenarnya yang berdimensi tiga.
Sketsa tidak memperlihatkan gerak seperti halnya makhluk hidup.

Gambar 3 Sketsa pencernaan pada ruminansia


Sumber: (Eckert, 1983)

7
c. Diagram
Berfungsi sebagai penyederhana sesuatu yang kompleks sehingga dapat
memperjelas penyajian pesan. Isi diagram pada umumnya berupa petunjuk-
petunjuk. Sebagai suatu gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol,
diagram menggambarkan struktur dari objeknya secara garis besar, menunjukkan
hubungan yang ada antar komponennya atau sifat-sifat proses yang ada. Ciri-ciri
dari sebuah diagram yang baik adalah sebagai berikut:
Benar, digambar rapi, diberi judul, label dan penjelasan penjelasan yang
perlu.
Cukup besar dan ditempatkan strategis penyusunannya disesuaikan dengan
pola membaca yang umum, dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah.
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan media ini yakni sebagai
berikut. Manfaat atau kelebihan diagram sebagai media pembelajaran adalah:
Diagram tersusun secara rapi dan sistematis.
Diagram menyajikan bagian-bagian pokok.
Diagram dilengkapi dengan simbol beserta keterangannya.
Adapun kekurangan sketsa sebagai media pembelajaran adalah:
Diagram bersifat simbolis dan abstrak sehingga sulit untuk dimengerti.
Orang yang dapat membaca diagram adalah orang-orang yang harus
mempunyai latar belakang tentang apa yang didiagramkan

Gambar 4 Diagram pengendalian rasa lapar dan rasa kenyang


Sumber: (Sherwood L, 2007)

8
d. Bagan/Chart
Terdapat dua jenis chart yaitu chart yang menyajikan pesannya secara
bertahap dan chart yang menyajikan pesannya sekaligus. Chart yang menyajikan
pesannya secara bertahap misalnya adalah flipchart atau hidden chart, sementara
bagan atau chart yang menyajikan pesannya secara langsung misalnya bagan
pohon (tree chart), bagan alir (flow chart), atau bagan garis waktu (time line
chart). Bagan atau chart berfungsi untuk menyajikan ide-ide atau konsep-konsep
yang sulit jika hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. Bagan
juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi.
Dalam bagan biasanya dijumpai jenis media visual lain seperti gambar, diagram,
atau lambang-lambang verbal. Ciri-ciri bagan sebagai media yang baik adalah
sebagai berikut:
Dapat dimengerti oleh pembaca.
Sederhana dan lugas tidak rumit atau berbelit-belit.
Diganti pada waktu-waktu tertentu agar selain tetap mengikuti.
perkembangan jaman juga tidak kehilangan daya tarik.
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan media ini yakni sebagai
berikut. Manfaat atau kelebihan bagan sebagai media pembelajaran adalah:
Bentuk bagan atau chart relatif sederhana
Hemat biaya/ murah
Detail
Adapun kekurangan bagan sebagai media pembelajaran adalah:
Bagan atau chart memuat banyak data yang disusun menjadi satu kesatuan
sehingga tidak semua peserta didik dapat memahaminya.
Hanya menekankan pada persepsi indera mata saja

9
Gambar 5 Bagan silsilah keturunan Ratu Inggris, Ratu Victoria (pembawa
sifat/carrier hemofilia.)

Sumber: (Sherwood L, 2007)

e. Grafik
Disusun berdasarkan prinsip matematik dan menggunakan data-data
komparatif, grafik merupakan gambar sederhana yang menggunakan titik-titik,
garis atau simbol-simbol verbal yang berfungsi untuk menggambarkan data
kuantitatif secara teliti, menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu
objek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas. Dengan
menggunakan grafik dapat melakukan analisis dengan cepat, interpretasi dan
perbandingan data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran, jumlah,
pertumbuhan dan arah. Terdapat beberapa macam grafik diantaranya adalah grafik
garis, grafik batang, grafik lingkaran, dan grafik gambar.
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan media ini yakni sebagai
berikut. Manfaat atau kelebihan grafik sebagai media pembelajaran adalah:
Bermanfaat untuk mempelajari data-data kuantitatif dan hubungan-
hubungannya.
Grafis memungkinkan dengan cepat mengadakan analisis interprestasi dan
perbandingan antara data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran,
jumlah pertumbuhan dan arah.
Penyajian dari data grafik: jelas,cepat, menarik, ringkas dan logis.
Adapun kekurangan bagan sebagai media pembelajaran adalah:

10
Media ini sulit dipahami karena berbentuk gambar sederhana

Gambar 6 Hukum toleransi Shelford


Sumber: (Molles, 2007)
f. Kartun
Suatu gambar interpretatif yang menggunakan simbol-simbol untuk
menyampaikan suatu pesan secara cepat dan ringkas atau suatu sikap terhadap
orang, situasi atau kejadian-kejadian tertentu. Kartun biasanya hanya menangkap
esensi pesan yang harus disampaikan dan menuangkannya ke dalam gambar
sederhana dengan menggunakan simbol-simbol serta karakter yang mudah dikenal
dan diingat serta dimengerti dengan cepat.
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan media ini yakni sebagai
berikut. Manfaat atau kelebihan kartun sebagai media pembelajaran adalah:
Menarik perhatian.
Pesan yang besar bisa disajikan secara ringkas
Kesannya akan tahan lama diingat
Adapun kekurangan kartun sebagai media pembelajaran adalah:
Kartun biasanya hanya menangkap esensi pesan.
Menuangkannya dalam gambar yang sederhana.
Mempengaruhi pemahaman terhadap konsep

11
Gambar 7 Paramecium yang hidup di Niche yang berbeda
Sumber: (Molles, 2007)
g. Poster
Poster dapat dibuat di atas kertas, kain, batang kayu, seng dan sebagainya.
Poster tidak saja penting untuk menyampaikan pesan atau kesan tertentu akan
tetapi mampu pula untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang
melihatnya. Ciri-ciri poster yang baik adalah sebagai berikut:
Sederhana.
Menyajikan satu ide dan untuk mencapai satu tujuan pokok.
Berwarna.
Slogan yang ringkas dan jitu.
Ulasannya jelas.
Motif dan desain bervariasi.
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan media ini yakni sebagai
berikut. Manfaat atau kelebihan poster sebagai media pembelajaran adalah:
Menarik perhatian.
Pesan yang besar bias disajikan secara ringkas.
Kesannya akan tahan lama diingat.
Adapun kekurangan poster sebagai media pembelajaran adalah:
Poster memuat sebuah pesan yang berisi poin-poin penting saja, sehingga
tidak bisa menjelaskan lebih detail.

12
Gambar 8 Poster Lingkungan hidup
Sumber: www.poster animasi lingkungan.com
h. Peta dan Globe
Berfungsi untuk menyajikan data-data yang berhubungan dengan lokasi
suatu daerah baik berupa keadaan alam, hasil bumi, hasil tambang atau lain
sebagainya. Secara khusus petadan globe dapat memberikan informasi tentang:
Keadaan permukaan bumi, daratan, sungai, gunung, lautan dan bentuk
daratan serta perairan lainnya.
Tempat-tempat serta arah dan jarak dengan tempat yang lain.
Data-data budaya dan kemasyarakatan.
Data-data ekonomi, hasil pertanian, industri dan perdagangan.
i. Papan planel
Papan berlapis kain planel ini dapat berisi gambar atau huruf yang dapat
ditempel dan dilepas sesuai kebutuhan, gambar atau huruf tadi dapat melekat pada
kain planel karena di bagian bawahnya dilapisi kertas amplas. Papan planel
merupakan media visual yang efektif dan mudah untuk menyampaikan pesan-
pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula.
j. Papan Buletin
Papan ini tidak dilapisi oleh kain planel, tetapi langsung ditempeli gambar
atau tulisan. Papan ini berfungsi untuk memberitahukan kejadian dalam waktu

13
tertentu. Media visual lainnya seperti gambar, poster, sketsa atau diagram dapat
dipakai sebagai bahan pembuatan papan buletin.
2. Media Audio
Media audio adalah jenis media yang berhubungan dengan indera
pendengaran. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam lambang-
lambang uaditif. Beberapa jenis media yang dapat digolongkan ke dalam media
audio adalah sebagai berikut:
a. Radio
Media ini dapat merangsang partisipasi aktif dari pendengar. Siaran radio
sangat cocok untuk mengajarkan musik dan bahasa. Bahkan radio juga dapat
digunakan sebagai pemberi petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan oleh
guru atau siswa dalam pembelajaran. Berikut merupakan kelebihan dan
kekurangan media ini yakni sebagai berikut.
Manfaat atau kelebihan radio sebagai media pembelajaran adalah:
Harganya relatif murah dan variasi programnya lebih banyak daripada TV.
Sifatnya mudah dipindahkan (mobile).
Jika digunakan bersama-sama dengan alat perekam radio bisa mengatasi
problem jadwal karena program dapat di rekam dan di putar lagi.
Radio dapat mengembangkan daya imajinasi anak.
Radio dapat memusatkan perhatian siswa pada kata-kata yang di gunakan
pada bunyinya dan artinya.
Adapun kekurangan radio sebagai media pembelajaran adalah:
Sifat komunikasinya hanya satu arah (one way comunication).
Biasaya siaran di sentralisasikan sehingga guru tak dapat mengontrolnya.
Penjadwalan pelajaran dan siaran sering menimbulkan masalah integrasi
siaran radio ke dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sering kali
menyulitkan (Indriana, 2011).
b. Alat perekam magnetic
Alat perekam magnetik atau tape recorder adalah salah satu media yang
memiliki peranan yang sangat penting dalam penyampaian keakuratan sebuah
informasi. Melalui media ini dapat merekam audio, mengulangnya dan
menghapusnya. Selain itu pita rekaman dapat diputar berulang-ulang tanpa

14
mempengaruhi volume, sehingga dapat menimbulkan berbagai kegiatan diskusi
atau dramatisasi.
Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan media ini yakni sebagai
berikut. Manfaat atau kelebihan alat perekam magnetic sebagai media
pembelajaran adalah:
Alat perekam peta magnetic mempunyai fungsi ganda yang efektif sekali
untuk merekam, untuk menampilkan rekaman, dan menghapusnya.
Pita rekaman dapat diputar berulang-ulang tanpa mempengaruhi volume.
Rekaman dapat dihapus secara otomatis dan pitanya bisa dipakai lagi.
Pita Rekaman dapat dipakai sesuai jadwal yang ada. Guru dapat
mengontrolnya secara langsung
Program kaset dapat menyajikan kegiatan-kegiatan/ hal-hal di luar
sekolah.
Program kaset bisa menimbulkan berbagai kegiatan.
Adapun kekurangan alat perekam magnetic sebagai media pembelajaran
adalah:
Daya jangkauannya terbatas, jika radio sekali di siarkan dapat menyiarkan
pendengar yang massal tempat-tempat berbeda, program kaset hanya
terbatas di tempat program yang disajikan saja
Dari segi biaya penyedianya bila untuk sasaran yang banyak jauh lebih
mahal (Indriana, 2011).
3. Media Proyeksi Diam
Beberapa media yang termasuk kedalam media proyeksi diam diantaranya
adalah:
a. Film Bingkai
Film bingkai adalah suatu film positif baik hitam putih ataupun berwarna
yang berukuran 35 mm, dan umumnya dibingkai dengan ukuran 2 x 2 inchi.
Untuk melihatnya perlu ditayangkan dengan proyektor slide. Beberapa
keuntungan penggunaan film bingkai sebagai media pembelajaran adalah:
Materi pelajaran yang sama dapat disebarkan kepada seluruh siswa secara
serentak.

15
Perhatian siswa dapat dipusatkan pada satu persoalan,sehingga dapat
menghasilkan keseragaman pengamatan.
Fungsi berfikir siswa dirangsang dan dikembangkan secara bebas.
Penyimpanannya mudah dan praktis.
Film bingkai dapat mengatasi keterbatasan ruang waktu dan indera.
Program dapat dibuat dalam waktu singkat tergantung kebutuhan dan
perencanaan.
b. Film Rangkai
Film rangkai hampir sama dengan film bingkai, bedanya pada film rangkai
frame atau gambar tidak memerlukan bingkai dan merupakan rangkaian berurutan
dari sebuah film atau gambar tertentu. Jumlah gambar pada 1 rol film rangkai
adalah ser 50 sampai dengan 75 gambar dengan panjang kurang lebih 100 sampai
dengan 130 cm tergantung pada isi film itu. Film rangkai dapat mempersatukan
berbagai media pembelajaran yang berbeda dalam satu rangkai sehingga cocok
untuk mengajarkan keterampilan, penyimpanannya mudah serta dapat digunakan
untuk bahan belajar kelompok atau individu.
c. OHT
Over Head Transparancy (OHT) adalah media visual proyeksi,dibuat di
atas bahan transparan, biasanya film acetate atau plastik berukuran 8,5 x 11 inchi.
Media ini memerlukan alat khusus untuk memproyeksikannya yang dikenal
dengan sebutan Over Head Projector (OHP). Beberapa keuntungan penggunaan
OHT sebagai media pembelajaran diantaranya adalah:
gambar yang diproyeksikan lebih jelas bila dibandingkan jika
digambarkan di papan tulis.
ruangan tidak perlu digelapkan.
sambil mengajar, guru dapat berhadapan dengan siswa.
mudah dioperasikan sehingga tidak memerlukan bantuan operator.
menghemat tenaga dan waktu karena dapat dipakai berulang-ulang.
praktis dapat digunakan untuk semua ukuran kelas atau ruangan.
d. Opaque Projektor
Projektor yang tak tembus pandang, karena yang diproyeksikan bukan
bahan transparan tetapi bahan-bahan yang tidak tembus pandang (opaque).

16
Kelebihan media ini sebagai media pembelajaran adalah bahwa bahan cetak pada
buku, majalah, oto, grafis, bagan atau diagram dapat diproyeksikan secara
langsung tanpa dipindahkan ke permukaan transparansi terlebih dahulu. Kelebihan
projektor tak tembus pandang adalah:
Dapat digunakan untuk hampir semua bidang studi yang ada di kurikulum.
Dapat memperbesar benda kecil menjadi sebesar papan sehingga bahan
yang semula hanya untuk individu menjadi untuk seluruh kelas.
e. Mikrofis
Mikrofis adalah lembaran film transparan yang terdiri atas lambang-
lambang visual yang diperkecil sedemikian sehingga tidak dapat dibaca dengan
mata telanjang. Keuntungan dari media ini adalah sebagai berikut:
Mudah diduplikasi dengan biaya relatif murah.
Dapat diproyeksikan ke layar lebar.
Karena dalam bentuk lembaran, ringkas, hemat tempat dan praktis untuk
dikirim.
Memudahkan identifikasi informasi kepustakaan karena letaknya berada di
bagian atas lembaran.
Adapun kekurangan film sebagai media pembelajaran adalah:
Harga atau biaya produksi relatif mahal
Film tidak dapat mencapai semua tujuan pembelajaran
Kebanyakan penggunaannya perlu ruangan gelap
4. Media Proyeksi Gerak dan Audio Visual
Beberapa jenis media yang masuk dalam kelompok ini adalah:
a. Film gerak
Film gerak merupakan sebuah media pembelajaran yang sangat menarik
karena mampu mengungkapkan keindahan dan fakta bergerak dengan efek suara,
gambar dan gerak, film juga dapat diputar berulang-ulang sesuai dengan
kebutuhan. Selain itu,beberapa keunggulan film sebagai media pembelajaran
adalah:
Keterampilan membaca atau menguasai penguasaan bahasa yang kurang
bisa diatasi dengan menggunakan film.
Sangat tepat untuk menerangkan suatu proses.

17
Dapat menyajikan teori ataupun praktek dari yang bersifat umum ke yang
bersifat khusus ataupun sebaliknya.
Film dapat mendatangkan seorang yang ahli dan memperdengarkan
suaranya di depan kelas.
Film dapat lebih realistis, hal-hal yang abstrak dapat terlihat menjadi lebih
jelas.
Film juga apat merangsang motivasi kegiatan siswa.
b. Film gelang
Film gelang atau film loop adalah jenis media yang terdiri atas film
berukuran 8 mm dan 16 mm yang ujung-ujungnya saling bersambungan sehingga
film ini akan berulang terus menerus jika tidak dimatikan. Kelebihan penggunaan
media ini sebagai media pembelajaran adalah:
Ruangan tidak perlu digelapkan.
Dapat berputar terus berulang-ulang sehingga pengertian.
Gambar yang kabur menjadi jelas.
Mudah diintegrasikan ke dalam pelajaran dan dipakai bersama dengan
media lain.
Siswa juga dapat menggunakannya sendiri karena sederhana.
Film dapat dihentikan kapan saja untuk diselingi oleh penjelasan atau
diskusi.
c. Program TV
Televisi merupakan media menarik dan modern karena merupakan bagian
dari kebutuhan hidupnya. Televisi dapat menjadi sebuah media pembelajaran
yang menarik dalam menyampaikan pesan-pesan pembelajaran secara audio
visual dengan disertai unsur gerak. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan
media ini yakni sebagai berikut.
Manfaat atau kelebihan TV sebagai media pembelajaran adalah:
Dapat menerima, menggunakan dan mengubah atau membatasi semua
bentuk media yang lain, menyesuaikan dengan tujuan-tujuan yang akan
dicapai.

18
TV Merupakan medium yang menarik, modern dan selalu siap di terima
oleh anak-anak karena mereka mengenalnya sebagai bagian dari
kehidupan luar sekolah mereka.
Sifatnya langsung dan nyata.
Horizon kelas dapat diperlebar dengan TV.
Adapun kekurangan TV sebagai media pembelajaran adalah:
Harga pesawat TV relatif mahal.
Sifat komunikasinya hanya satu arah.
Jika akan di manfaatkan di kelas jadwal siaran dan jadwal pelajaran di
sekolah sering kali sulit untuk disesuikan.
Program di luar kontrol guru.
d. Video
Pesan yang disajikan dalam media video dapat berupa fakta maupun fiktif,
dapat bersifat informatif, edukatif maupun instruksional. Beberapa kelebihan
penggunaan media video dalam pembelajaran adalah:
Dengan alat perekam video sejumlah besar penonton dapat memperoleh
informasi dari para ahli.
Demonstrasi yang sulit dapat dipersiapkan dan direkam sebelumnya,
sehingga pada waktu mengajar seorang guru dapat memusatkan perhatian
pada penyajiannya.
Menghemat waktu karena rekaman dapat diputar ulang.
Dapat mengamati lebih dekat dengan objek yang berbahaya ataupun objek
yang sedang bergerak.
Ruangan tidak perlu digelapkan pada saat penyajian.
Adapun kekurangan video sebagai media pembelajaran adalah:
Perhatian penonton sulit di kuasai, partisipasi mereka jarang di praktikkan.
Sifat komunikasinya bersifat satu arah dan harus diimbangi dengan
pencarian bentuk umpan balik yang lain.
Kurang mampu menampilkan detail dari objek yang di sajikan secara
sempurna.
Memerlukan peralatan yang mahal dan kompleks ((Indriana, 2011).

19
5. Multimedia
Vaughan (2004) menjelaskan bahwa multimedia adalah sembarang
kombinasi yang terdiri atas teks, seni grafik, bunyi, animasi dan video yang
diterima oleh pengguna melalui komputer. Sejalan dengan hal di atas, Heinich et
al (2005) (dalam Sadiman, 2009) multimedia merupakan penggabungan atau
pengintegrasian dua atau lebih format media yang berpadu seperti teks, grafik,
animasi, dan video untuk membentuk aturan informasi ke dalam sistem komputer.
Namun kelemahan dari media ini adalah harus didukung oleh peralatan memadai
seperti LCD projektor dan adanya aliran listrik.
Keuntungan penggunaan multimedia dalam pembelajaran diantaranya
dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami suatu konsep abstrak
dengan lebih mudah, selain itu juga penggunaan media komputer dalam bentuk
multimedia dapat memberikan kesan yang positif kepada guru karena dapat
membantu guru menjelaskan isi pelajaran kepada pelajar,menghemat waktu dan
meningkatkan motivasi siswa dalam belajar.
6. Benda
Benda-benda yang ada diser dapat digunakan pula sebagai media
pembelajaran, baik benda asli maupun benda tiruan atau miniatur. Benda-benda
ini dapat membantu proses pembelajaran dengan baik terutama jika metode yang
digunakan adalah metode demonstrasi atau praktek lapangan (Sadiman, 2009).
2.2.1 Jenis-jenis Media Pembelajaran yang Cocok Digunakan dalam Proses
pembelajaran Biologi

1. Media Realia
Benda nyata (real thing) merupakan alat bantu yang paling mudah
penggunaannya, karena tidak perlu membuat persiapan selain langsung
menggunakanny, yang dimaksud dengan benda nyata sebagai media adalah
alat penyampaian informasi yang berupa benda atau obyek yang sebenarnya
atau asli dan tidak mengalami perubahan yang berarti (Daryanto, 2011).
Sebagai obyek nyata, realia merupakan alat bantu yang bisa memberikan
pengalaman langsung kepada pengguna. Oleh karena itu, realia banyak
digunakan dalam proses belajar mengajar sebagai alat bantu memperkenalkan
subjek baru. Realia mampu memberikan arti nyata kepada hal-hal yang

20
sebelumnya hanya digambarkan secara abstrak yaitu dengan kata-kata atau
hanya visual. Media Realia yaitu semua media nyata yang ada dilingkungan
alam, baik digunakan dalam keadaan hidup maupun sudah diawetkan, seperti
tumbuhan, batuan, binatang, insektarium, herbarium, air, sawah dan
sebagainya. Media pembelajaran sederhana termasuk jenis media realia.
Adapun kelemahan media realia sebagai media pembelajaran adalah:
Penggunaan yang tidak bertanggung jawab akan berpotensi merusak dan
mengganggu keseimbangan lingkungan

a) b)

Gambar 9 Contoh penggunaan media realia (a) Sporokarp lumut hati (b)
Herbarium
Sumber: Document pribadi
2. Metode Eksperimen
Secara etimologis, metode berasal dari kata 'met' dan 'hodes' yang berarti
melalui. Sedangkan istilah metode adalah jalan atau cara yang harus ditempuh
untuk mencapai suatu tujuan. Sehingga 2 hal penting yang terdapat dalam
sebuah metode adalah : cara melakukan sesuatu dan rencana dalam
pelaksanaan. Menurut Yatim Riyanto (1996), penelitian eksperimen
merupakan penelitian yang sistematis, logis, dan dikontrol pada kondisi
tertentu.
Metode eksperimen adalah penyajian pembelajaran dengan memperagakan
kepada siswa agar kemampuan belajar peserta didik meningkat. Berikut
merupakan kelebihan dan kekurangan media ini yakni sebagai berikut.

21
Manfaat atau kelebihan metode eksperimen sebagai media pembelajaran
adalah:
Siswa dapat memahami sesuai obyek sebenarnya.
Siswa dapat mengembangkan rasa ingin tahu .
Siswa dibiarkan untuk berkerja secara sistematif.
Siswa dapat mengamati sesuwatu sesuai proses.
Siswa dapat mengetahui lingunngan struktural .
Siswa dapat membandingan antara beberapa obyek.
Adapun kelemahan metode eksperimen sebagai media pembelajaran
adalah:
Dapat menimbulkan berfikir konkrik saja .
Kelebian siswa efektifitas ekseperimen kurang berhasi.l
Tergantung pada alat bantu.
Banyak siswa yang kurang berani.

a) b)

Gambar 10 Contoh penggunaan metode eksperimen (a) Sistem Urinaria Mencit (b)
Sistem genitalia Kadal
Sumber: Document pribadi

22
BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan

1. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran


yang mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan sebagai
sarana untuk menyampaikan pesan ataupun informasi yang akan
diberikan dalam suatu pembelajaran guna mempermudah proses belajar
dan mengajar.
2. Menurut Heinich danMolenda (2005) jenis-jenis media pembelajaran
berupa teks, media audio, media visual, media proyeksi gerak,
miniature, dan manusia sedangkan menurut Sadiman (2009) jenis-jenis
media pembelajaran meliputi media visual, media audio, media
proyeksi diam, media proyeksi gerak dan audio visual. Dalam
pembelajaran biologi media yang dianggap cocok adalah media realia
dan metode proyeksi. Dari berbagai macam media pembelajaran yang
digunakan, setiap jenis media pembelajaran memiliki kelebihan dan
kekurangan masing-masing tergantung pada kesesuaian penggunaanya.

3.2 Saran

1. Perlunya kajian lebih lanjut mengenai sumber rujukan yang digunakaan,


agar informasi yang diperoleh lebih valid dan akurat.
2. Dibutuhkannya saran dan kritikan yang membangun dari seluruh pihak
guna pengembangan makalah yang lebih baik untuk kedepannya.

23
DAFTAR RUJUKAN

Cleophas, Frans. 2011. Penggunaan Media Pembelajaran Yang Tepat Dapat


Menunjang Keberhasilan Dalam Proses Pembelajaran (Online)
(http://kursusinggris.wordpress.com/2011/01/19/penggunaan-media-
pembelajaran-yang-tepat-dapat-menunjang-keberhasilan-dalam-proses-
pembelajaran/) diakses pada tanggal 23 Agustus 2017.

Daryanto. 2011. Media Pembelajaran. Bandung: Nurani sejahtera.


Dina, Indriana. 2011. Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Jogjakarta: Diva
Press.

Eckert, R. 1983. Animal Physiology. Fourth edition. New York: W.H. Freeman
and Compny
Hamalik, Oemar. 2007. Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan: Pendekatan
Terpadu Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

M. Vaughan and G. Thomas. 2004. Inclusive education: readings and reflections.


British. Maindenhead, Open University Press.

Molles, Manuel C.Jr. 2007. Ecology Concepts and Application Third edition. New
York: Mac Graw Hill companies.
Sadiman, Arief S. (dkk). 2009. Media Pendidikan : Pengertian, Pegembangan
dan Pemanfaatannya. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Sherwood L.2007. Human Physiology From Cells to Systems. 7th edition. Canada
: Brooks/Cole Cengage learning.
Silverthorn. 2010. Human Physiology An Integrated Approach. Fifth Edition.
United States of America: Benjamin Cummings
Supriatna, Dadang. 2009. Pengenalan Media Pembelajaran. Pusat Pengembangan
Dan Pemberdayaan Pendidik DanTenaga Kependidikan Taman Kanak
Kanak Dan Pendidikan Luar Biasa.

Yatim Riyanto. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif Dan


Kuantitatif. Surabaya: UNESA University Press.

24