Anda di halaman 1dari 4

1.

Hipotesis Pasar Efisien

PASAR EFISIEN

LEMAH SEMI KUAT KUAT

Secara umum efisiensi pasar (Market efficiency) oleh Beaver (1989) di definisikan
sebagai hubungan antara harga-harga sekuritas dengan informasi. Sedangkan menurut Yenni
dalam jurnalnya (2015), konsep pasar efisien ialah pasar dimana semua harga sekuritas yang
diperdagangkan telah mencerminkan semua informasi yang tersedia.
Menurut fama (1970), informasi di bedakan atas 3 antara lain :

Informasi bagi
sebagian kecil
investor
.

Informasi
baru
Informasi
bersifa
harga
tumum
saham lalu

Hipotesis pasar efisien merupakan teori yang menyatakan pada persaingan dalam
memperoleh keuntungan, juga perkiraan dan informasi pengetahuan dalam pasar bebas di
refleksikan oleh harga-harga pasar. Hipotesis akan pasar efisien saat ini masih menjadi
perdebatan oleh kalangan ilmuan ekonomi. Sejak di kemukakannya teori ini oleh Fama (1970)
banyak sekali kaum intelektual berusaha untuk mencari keabsahan teori tersebut hingga tiga
dekade terakhir.
Terdapat tiga bentuk pasar Efisien secara teoritikal (Sunariyah : 2006) antara lain :
a. Hipotesis pasar bentuk lemah (the weak form efficient market hypothesis)
Hipotesis pasar semacam ini akan merefleksikan informasi harga secara historis,
yang mana di pengaruhi oleh informasi harga saham masa lalu yang nanti
digunakan dalam penentuan harga saat ini.

b. Hipotesis pasar bentuk setengah kuat (semistrong form efficient market hypothesis)
Bertolak belakang dengan pendukung hipotesis pasar efisien bentuk lemah, pada
pasar efisien bentuk semi kuat ini investor beranggapan mereka dapat memperoleh
keuntungan melalui analisis melalui informasi akuntans dan informasi yang di
publikasikan.

c. Hipotesis pasar Efisien Bentuk Kuat (strong form efficient market hypothesis)
Ini merupakan bentuk efisiensi pasar tingkat tinggi, yang mana semua informasi
direfleksikan pada harga saham, baik informasi publik, historis maupun non pulik.
Pasar bentuk ini merupakan efisiensi bentuk sempurna karena mencakup
keseluruhan informasi. Namun ini sulit di capai meski untuk negara maju sekalipun

2. Pengujian terhadap Hipotesis pasar Efisien

Pengujian atas Hipotesis pasar efisien dibagi berdasarkan klasifikasi pasar efisien itu
sendiri, antara lain:

a. Pengujian Prediktabilitas Return


Pengujian ini di dasarkan untuk menguji hipotesis pertama, yaitu pasar efisien
bentuk lemah, dengan dilakukan berbagai cara antara lain :
 Mempelajari pola return sesonal
 Menggunakan data return masa lalu, baik untuk prediktabilitas jangka
pendek dan panjang
 Mempelajari hubungan return dan karakteristik perusahaan

b. Event Studies

Pengujian ini, untuk meninjau hipotesis bentuk ke 2, yaitu bentuk pasar efisien semi
kuat. Penelitian ini ditujukan untuk mengamati dampak dari pengumuman
informasi terhadap harga sekuritas. Standar metodologinya dapat dilakukan sebagai
berikut :
 Mengumpulkan sampel
 Mengumpulkan waktu pengumuman
 Menentukan periode pengamatan
 Menghitung return masing-masing sampel setiap waktunya pada periode
pengamatan
 Menghitung return abnormal
 Mengitung rata-rata return abnormal
 Mempelajari hasil yang diperoleh

c. Pengujian Privat information


Tipe pengujian ini meliputi pengujian terhadao pihak insider perusahaan dan
investor tertentu, apakah mereka memiliki akses informasi yang baik.

Menurut Nyoman Sujana (2017) pengujian terhadap efisiensi pasar di bedakan pula
atas 3:
(1) Efisiensi bentuk lemah dipergunakan pengujian koefisien korelasi perubahan harga
saham untuk time lag tertentu,
(2) Efisiensi bentuk setengah kuat dipergunakan pengujian market model (single index
model) dan Capital Assets Pricing Model (CAPM);
(3) Efisiensi bentuk kuat juga dipergunakan pengujian Capital Assets Pricing Model
(CAPM), dengan cara menganalisa prestasi berbagai portofolio yang dikelola secara
profesional seperti mutual funds yang mewakili beberapa jenis saham.

3. Implikasi Pasar Efisien

Seperti yang di katakan pada awal pembahasan, bahwa masih sangat banyak yang
masih mengkaji tentang teori ini, sehingga masih ada kalangan yang tidak menerima
konsep ini.
Investor yang percaya pasar dalam kondisi tidak efisien pada dasarnya akan
menerapkan strategi perdagangan aktif. Investor semacam ini akan cenderung
melakukan perdagangan di pasar dengan harapan memperoleh return yang lebih besar
di banding return pasar. Sedangkan, bagi investor yang percaya akan kondisi pasar
efisien akan melakukan strategi perdagangan pasif, yang mana akan membentuk
portofolio yang dapat mereplikasikan pasar.
DAFTAR PUSTAKA

Sunariyah.2006.Pengantar Pengetahuan Dasar Modal.Yogyakarta:UPP Sekolah


Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Nasution, Yenni. 2015. HYPOTHESIS PASAR EFISIEN/EFFICIENT MARKET
HYPOTHESIS (Pasal Modal menurut Teori Fama dan Pandangan Islam). JURNAL
PERSPEKTIF EKONOMI DARUSSALAM Volume 1. Nomor 1.
Sujana, Nyoman. 2017. Pasar Modal yang Efisien. Jurnal Pendidikan Ekonomi.
Vol. 5 No. 2.
William, Beaver. 1989. Market Efficiency. The Accounting Review. Vol. 56, No. 1
(Jan., 1981)