Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

ALAT KONTRASEPSI KB HORMONAL

Di Susun Oleh:
1. Friska Diyanti
2. Sherly Marcelena
3. Meilinda
4. Arda
5. Dela Octarizah
6. Jundullah Sharihul
7. M. Anggi Saputra
8. Manya Sari
9. Triyanto

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


STIKEP PPNI JAWA BARAT
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Alat kontrasepsi KB Hormonal


Sasaran : Ibu Hamil dan Keluarga
Hari/Tanggal : Kamis, 03 januari 2019
Waktu : 30 menit
Tempat : Poliklinik RSUD Soreang

1. Karakteristik peserta
I. Jumlah peserta : 20 Orang
II. Pendidikan : SMP, SMA, Sederajat

2. Tujuan Penyuluhan
a. Tujuan Instruksional Umum
Mahasiswa dapat menjelaskan macam-macam dan cara penggunaan KB Hormonal.
b. Tujuan Instruksional Khusus
Peserta mengetahui tentang :
- Pengertian dan tujuan KB Hormonal
- Jenis-jenis KB Hormonal
- Kelebihan dan kekurangan masing-masing kontrasepsi.

3. Kegiatan Penyuluhan
NO WAKTU KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PESERTA
1. 5 menit Pembukaan :
 Mengucapkan salam  Menjawab salam
 Memperkenalkan diri  Mendengarkan
 Menjelaskan maksud dan tujuan  Mendengarkan
 Mengkaji pengetahuan peserta
tentang KB Hormonal  Menjawab pertanyaan
2. 20 menit Pelaksanaan :
 Menjelaskan materi tentang KB  Mendengarkan dan
(pengertian, macam-macam, memperhatikan
penggunaan dan efek samping
alat kontrasepsi)
 Tanya jawab  Bertanya dan
menjawab pertanyaan
yg diajukan
3. 5 menit Penutup :
 Mengevaluasi peserta tentang  Menjawab &
materi yang telah diberikan. menjelaskan
 Mengucapkan Terima kasih dan pertanyaan
Menutup dengan salam  Mendengarkan dan
membalas salam

4. Media Dan Alat (terlampir)


- Leaflet.
- Materi penyuluhan.
- LED
5. Metode
a. Ceramah
b. Tanya jawab
6. Evaluasi
a. Standart Persiapan
- Menyiapkan materi penyuluhan
- Menyiapkan materi penyuluhan, leaflet.
b. Standart Proses
- Membaca buku referensi tentang KB
- Memberi penyuluhan tentang KB
c. Evaluasi Hasil
- Peserta mampu mengetahui tentang pengertian dan tujuan KB.
- Peserta mampu mengetahui tentang jenis-jenis kontrasepsi.
- Peserta mampu mengetahui tentang kelebihan dan kekurangan dari masing-
masing kontrasepsi.
MATERI KB HORMONAL

A. Definisi
Keluarga Berencana adalah suatu upaya yang mengatur banyaknya jumlah kelahiran
dengan cara mencegah kehamilan.
Kontrasepsi Hormonal pada dasarnya di bagi menjadi 2 yaitu kombinasi (mengandung
hormone progesterone dan estrogen sintetik) dan hanya berisi progesterone saja. Kontrasepsi
hormonal kombinasi terapat pada pil dan suntikan atau injeksi. Sedangkan kontrasepsi
hormone yang berisi progesteron terdapat pada pil, suntikan dan implant.
B. Syarat kontrasepsi :
1. Aman pemakaiannya dan dapat dipercaya
2. Tidak ada efek samping yang merugikan
3. Lama kerjanya dapat di atur menurut keinginan
4. Tidak mengganggu hubungan persetubuhan
5. Tidak perlu bantuan medik atau control yang ketat selama pemakaian
6. Cara menggunakan sederhana
7. Harga murah
8. Dapat diterima pasangan suami istri
C. Macam-macam KB Hormonal
a) Pil KB
Pil berisi hormon esterogen dan progesterone yang berguna untuk mencegah lepasnya sel
telur dari indung telur.
 Macam – macam Pil KB :
1. Pil kombinasi (estrogen-progesteron)
2. Pil sekuensil :
 Mengandung komponen yang disesuaikan dengan sistem hormonal tubuh
 Dua belas pil pertama hanya mengandung progesteron selanjutnya adalah
kombinasi
3. Progesteron : hanya mengandung progesteron
4. KB darurat hormonal segera setelah hubungan seksual
 Cara penggunaan : diminum setiap hari, pada waktu yang sama, tidak boleh lupa.
Pil dengan kemasan 21 tablet diminum pada hari ke 5 haid.
Pil dengan kemasan 28 tablet diminum pada hari pertama haid.
 Keuntungan : mudah penggunaannya, mengurangi rasa sakit pada waktu haid,
mengurangi risiko kanker ovarium dan payudara, cocok untuk PUS muda, Tidak
memberikan pengaruh saat berhubungan seksual, kesuburan dapat kembali setelah
penggunaan pil dihentikan.
 Kerugian : Memerlukan disiplin agar tidak lupa, tidak dianjurkan untuk wanita diatas
usia 30 tahun.
 Kontra indikasi : penyakit jantung, varises, darah tinggi, perdarahan pervaginam,
migrain, Ibu sedang menyusui, Pernah mengidap penyakit kuning.
 Efek samping : perdarahan, perubahan BB, kloasma, pusing, mual, muntah.
 Cara kerjanya:
 Pil kombinasi akan menghalangi produksi gonadotropin dari hipofisis secara terus
menerus sehingga tidak terjadi ovulasi
 Mengubah konsistensi lender servik menjadi tebal dan kental sehingga penetrasi
dan transport sperma akan terhalang.
 Mengubah peristalsis tuba dan rahim sehingga mengganggu transport sperma dan
sel telur.
 Menimbulkan perubahan pada endometrium sehingga tidak memungkinkan
terjadinya nidasi.
 Mengubah kepekaan indung telur terhadap rangsangan gonadotropin.

 Cara memilih Pil KB :


 Pola haid
Wanita tipe estrogen mempunyai siklus haid < 26 hari , dan perhaid >6 hari
dengan perdarahan lebih banyak.
Wanita tipe progesteron mempunyai siklus haid 30 hari atau lebih , lama haid 4
hari atau kurang, dengan jumlah darah yang sedikit.
Wanita tipe balance atau seimbang, dengan siklus haid sekitar 28 hari dan
lamanya haid 5-6 hari dengan jumlah darah sedang.
 Perhatikan bentuk fisik
Wanita tipe estrogenic penyebaran rambut dan penyebaran lemak tubuh feminim,
payudara besar,secret vagina banyak,dan pinggul besar.
Wanita tipe progesterogenik pertumbuhan rambut dan penyebaran lemak
maskulin, kurus, payudara kecil, dan terdapat riwayat sering tumbuh jerawat.
Sedang wanita seimbang mempunyai bentuk tubuh diantara keduanya.
b) Suntikan KB
Depo provera dan Noristerat
Suntik KB adalah obat suntik yang berisi zat yang dapat mencegah lepasnya sel telur dari
indung telur, mengentalnya lendir mulut rahim sehingga sperma tidak dapat masuk ke
dalam rahim dan menipiskan selaput lendir rahim sehingga calon janin tak dapat tertanam
dalam rahim.
 Cara penggunaan : Depo provera disuntikkan tiap 3 bulan sekali. Noristrat
disuntikkan setiap 2 bulan selama 4 kali suntikan pertama, selanjutnya tiap 3 bulan.
 Keuntungan : praktis dan efektif, aman dan cocok digunakan bagi ibu yang sedang
menyusui anaknya, karena tidak mempengaruhi produksi ASI, daya kerja lama.
 Efek samping : terlambat haid, terjadi bercak perdarahan di luar haid, keputihan,
jerawat, perubahan berat badan, dan lain-lain
 Kontra indikasi : Hamil, keluarnya darah dari rahim yang tidak normal, keganasan
penyakit jantung, hati, tekanan darah tinggi, kencing manis dan penderita penyakit
paru-paru berat.
c) Implant
Implant adalah alat konrasespsi yang berupa kapsul tipis yang fleksibel yang
dibuat semacam karet lunak yang berisi hormon yang sintetek (jenis progesteron) yang
dipasang dibawah kulit wanita pada lengan atas, melalui operasi kecil.
Jenis-jenis implan yaitu :
1. Implanon adalah implant yang terdiri dari satu batang putih lentur, panjang 40 mm
dan diameter 2 mm, diisi dengan 68 mg 3-keto-desogestrel, lam kerjanya 3 tahun.
2. Jadena dan indoplan adalah implant yang terdiri dari dua batang, diisi dengan 75
mg levonogestrel dengan lama kerja 3 tahun.
 Cara penggunaan : Dengan memasukkan susuk KB di bawah kulit lengan wanita
bagian atas oleh dokter dan bidan terlatih
 Keuntungan : praktis, tidak menekan produksi ASI, tidak ada faktor lupa, dapat
digunakan pada wanita yang tidak cocok dengan hormon estrogen.
 Kekurangan : lebih mahal, harus dipasang dan diangkat oleh petugas kesehatan
yang terlatih.
 Efek samping : gangguan haid, mual, muntah timbul jerawat, BB bertambah.
 Kontra indikasi : wanita hamil, perdarahan pervaginam, penyakit jantung, darah
tinggi, kencing manis.
DAFTAR PUSTAKA

- Ladewig. Patricia.W.Dkk,2005.Buku Suku Askep Ibu-Bagi Baru Lahir. Jakarta :


EGC
- Lowdermilk.2004.Buku Ajar Kep.Maternitas-Jakarta : EGC.
- http://www.klikdokter.com/medisaz/read/2010/07/05/120/keluarga-berencana--
kb-