Anda di halaman 1dari 33

SEL EPITEL SKUAMOSA

CIRI-CIRI :
 Sel skuamosa
Epitels kuamosa
umumnya dalam
jumlah yang lebih
rendah dan berasal
dari permukaan
kulit atau dari luar
uretra.
KRISTAL KALSIUM
OKSALAT
CIRI-CIRI :
 Varian yang
umum adalah
bentuk dihidrat,
sebuah
oktahedral,
Kristal berwarna
mirip bentuk
amplop
 KRISTAL
ASAMURAT
CIRI-CIRI :

 bentuk, seperti
batang, kubus,
mawar enam sisi,
piring, rhombi,
dan seperti batu
asahan.
 Kristal asam urat
larut dalam
larutan alkali dan
tidak larut dalam
asam.
KRISTAL AMORF
URAT
CIRI-CIRI :

 Amorf urate dapat


digambarkan
sebagai granular,
brief ringent,
Kristal tidak
berwarna sampai
kuning.
KRISTAL TRIPLE
FOSFAT

CIRI-CIRI :

 Triple fosfat
(amonium-
magnesium fosfat)
adalah kristal
birefringent
bentuknya mirip
sebuah "peti mati-
tertutup.
KRISTAL KALSIUM
KARBONAT

CIRI-CIRI :

 Ca-karbonat :tak
berwarna, bentuk
bulat kecil, halter.
SEL EPITEL
TUBULUS GINJAL

CIRI-CIRI :

 Sel tubulus
ginjal ditemukan
pada nefron
ginjal.
 Jumlah sel
tubulus ≥ 13 /
LPK
ERYTROSIT
CIRI-CIRI :

 Eritrosit dalam air


seni dapat berasal
dari bagian
manapun dari
saluran kemih.
ERITROSIT
DISMORFIK

CIRI-CIRI :

 Eritrosit dismorfik
memiliki bentuk
aneh akibat
terdistorsi saat
melalui struktur
glomerulus yang
abnormal.
LEUKOSIT

CIRI-CIRI :
 Lekosit
berbentuk bulat,
berinti, granuler,
berukuran kira-
kira 1,5 – 2 kali
eritrosit.
 Lekosit dalam
urine umumnya
adalah neutrofil
(polymorphonuc
lear, PMN).
SEL EPITEL
TUBULUS
CIRI-CIRI :
 Sel epitel tubulus
dapat terisi oleh
banyak tetesan
lemak yang berada
dalam lumen
tubulus
(lipoprotein yang
menembus
glomerulus), sel-
sel seperti ini
disebut oval fat
bodies l
SILINDER
HIALIN

CIRI-CIRI :
 Silinder hialin
atau silinder
protein terutama
terdiri dari
mucoprotein
(protein Tamm-
Horsfall) yang
dikeluarkan oleh
sel-sel tubulus.
SILINDER
ERITROSIT

CIRI-CIRI :
 Silinder eritrosit
bersifat granuler
dan mengandung
hemoglobin dari
kerusakan
eritrosit
SILINDER LEUKOSIT
CIRI-CIRI :

 Silinder Leukosit
Silinder lekosit
atau silinder
nanah, terjadi
ketika leukosit
masuk dalam
matriks Silinder.
SILINDER LILIN
(WAXY CAST)
CIRI-CIRI :
 Silinder lilin
adalah silinder tua
hasil silinder
granular yang
mengalami
perubahan
degenerative lebih
lanjut.
RAGI
CIRI-CIRI :
 Sel-sel ragi bisa
merupakan
kontaminan atau
infeksi jamur
sejati.

TRICHOMONAS
VAGINALIS
CIRI-CIRI :
 Trichomonas
vaginalis adalah
parasit menular
seksual yang dapat
berasal dari
urogenital laki-laki
dan perempuan.
 Ukuran organism
ini bervariasi antara
1-2 kali diameter
leukosit.

KALSIUM OKSALAT
CIRI-CIRI :
 Kristal ca-oxallate
bervariasi dalam
ukuran, tak
berwarna, dan
berbentuk amplop
atau halter.

TRIPLE FOSFAT
CIRI-CIRI :
 Kristal terlihat
berbentuk prisma
empat persegi
panjang seperti
tutup peti mati
(kadang-kadang
juga bentuk daun
atau bintang), tak
berwarna dan
larut dalam asam
cuka encer.
ASAM URAT

CIRI-CIRI :
 Kristal asam urat
tampak berwarna
kuning kecoklat,
berbentuk belah
ketupat (kadang-
kadang berbentuk
jarum atau mawar).
SISTIN
CIRI-CIRI :
 Cystine
berbentuk heksa
gonal dan tipis.
 Akibat dari cacat
genetic atau
penyakit hati
yang parah.
LEUSIN DAN
TIROSIN

CIRI-CIRI :
 Leusin dan tirosin
adalah Kristal
asam amino dan
sering muncul
bersama-sama
dalam penyakit
hati yang parah.
KRISTAL
KOLESTEROL

CIRI-CIRI :

 Kristal kolesterol
tampak regular atau
irregular ,transparan,
tampak sebagai pelat
tipis empat persegi
panjang dengan satu
(kadangdua) dari
sudut persegi
memiliki takik.
AMONIUM URAT
CIRI-CIRI :
 Warna kuning-
coklat, bentuk
bulat tidak teratur,
bulat berduri, atau
bulat bertanduk.
KRISTAL
SULFADIAZIN

CIRI-CIRI :
 Kristal sulfadiazine
terbentuk karena
banyak obat
diekskresikan
dalam urin
mempunyai potensi
untuk membentuk
kristal.

KRISTAL
SULFONAMIDA
CIRI-CIRI :
 Terbentuk karena
banyak obat
diekskresi kan
dalam urin
mempunyai
potensi untuk
membentuk
kristal.

SILINDER EPITEL
CIRI-CIRI :

 Sel tubuli yang


terlepas.

CANDIDA ALBICANS
CIRI-CIRI :
 Candida, yang
dapat menginvasi
kandung kemih,
uretra, atau
vagina.
 Membentuk tunas
yang akan terus
memanjang
membentuk
hifasemu.

SEL EPITEL
TRANSISIONAL
Ciri-ciri :
 Sel epitel
 ini dari pelvis ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra.
 Sel epitel ini berbentuk bulat atau oval, gelendong dan sering
mempunyai
tonjolan.
SILINDER
GRANULER

CIRI-CIRI :
Silinder granular adalahsilinderselular yang mengalamidegenerasi.
Hasil disintegrasi awalnya granular kasar, kemudian menjadi butiran
halus.

SILINDER LEMAK

CIRI-CIRI :

 Silinder yang
berisibutir-butir
lemak. Sangat
membias cahaya
KALSIUM FOSFAT

CIRI-CIRI :

 Tak berwarna,
bentuk batang-
batang Panjang
berkumpul
membentuk rosset.

ATLAS SEDIMEN URINE


Oleh
Hanum Salsabillah
D3 ANALIS KESEHATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA