Anda di halaman 1dari 13

Pend.

Bahasa & Sastra Indonesia SD Kelas Rendah


Masta Marselina Sembiring, S.Pd., M.Pd.

CRITICAL JOURNAL REVIEW

STRATEGI DIRECT WRITING ACTIVITY SEBAGAI UPAYA


PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI
BAGI SISWA KELAS II SD
(M. Habibi & Chandra)

Disusun Oleh :

Aina Fauziah
1172111027
F REGULER 2017

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat
dan hidayahnya, sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan peulisan ini
tentang “Critical Journal Review”.
Critical Journal Review (CJR) ini saya susun dengan maksud sebagai
tugas mata kuliah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan menjadikan
penambahan wawasan sekaligus pemahaman terhadap materi tersebut. Harapan
saya, semoga setelah penyelesaian penulisan Crtical Journal Review ini saya
semakin memahami tentang bagaimana penulisan Crtical Journal Review yang
baik dan benar.
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan penulisan ini masih sangat jauh
dari kesempurnaan, oleh karena itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran
serta bimbingan dari para dosen demi penyempurnaan di masa-masa yang akan
datang, semoga Critical Journal Review ini dapat bermanfaat untuk semuanya.

Medan, Oktober 2019

Aina Fauziah

1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .................................................................................................... 1
DAFTAR ISI .................................................................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .................................................................................................... 3
BAB II RINGKASAN ARTIKEL
A. Indentitas Jurnal.................................................................................................. 4
B. Ringkasan ............................................................................................................ 4
BAB III KEUNGGULAN PENELITIAN
A. Keterhubungan Antar Bagian .......................................................................... 6
B. Originalitas Temuan........................................................................................... 6
C. Kemutakhiran masalah.......................................................................................... 6
D. Koherensi Isi Peneltian ......................................................................................... 6
BAB IV KELEMAHAN PENELITIAN
A. Keterhubungan Antar Bagian .......................................................................... 8
B. Originalitas Temuan........................................................................................... 8
C. Kemutakhiran masalah.......................................................................................... 8
D. Koherensi Isi Peneltian ......................................................................................... 8
BAB V IMPLIKASI
A. Implikasi Terhadap Teori .................................................................................. 9
B. Implikasi Terhadap Program Pembangunan di Indonesia ............................ 9
C. Pembahasan dan Analisis .................................................................................. 9
BAB VI PENUTUP
A. Kesimpulan ....................................................................................................... 11
B. Saran .................................................................................................................. 11
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................... 12

2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
CJR (Critical jurnal review) adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh
seseorang dalam melihat dan mengkritisi isi suatu artikel atau jurnal untuk
mengetahui isi dari artikel atau jurnal tersebut serta mengetahui baik kelemahan
maupun kelebihan dari suatu artikel. Adapun pentingnya mahasiswa dalam
mengkritik jurnal adalah agar mahasiswa mampu mengasah kemampuan berpikir
kritis dalam menanggapi ssesuatu baik itu artikel ataupun jurnal, dan yang
lainnya. Dengan mengkritik jurnal mahasiswa juga akan dapat mampu
membedakan mana artikel yang benar bagus dan layak dijadikan referensi atau
tidak, yang layak dijadikan bahan pembelajaran menjadi sumber informasi, dan
dengan mengkritik jurnal mahasiswa juga dapat belajar dalam penulisan penulisan
jurnal yang baik dan efektif.
Dalam kritik jurnal ini saya menggunakan artikel atau jurnal yang berjudul
Strategi Direct Writing Activity Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan
Menulis Deskripsi Bagi Siswa Kelas II SD karya M. Habibi dan Chandra dalam
jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar. Saya menggunakan
jurnal ini dalam kritik jurnal saya karena menurut saya jurnal ini sangat cocok dan
berkaitan dengan matakuliah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Kelas
Rendah karna membahas terkait dengan keterampilan berbahasa Indonesia yaitu
keterampilan menulis. Dan juga saya memilih jurnal ini karena menurut saya
jurnal ini penting bagi saya untuk di review dan dikritik karena dengan saya
mengkritik jurnal ini dapat bermanfaat bagi saya dalam penerapan atau
pembelajaran di kelas SD ketika saya mengajar kelak.

3
BAB II
RINGKASAN ARTIKEL
A. Indentitas Jurnal
Adapun identitas jurnal yang saya review, antara lain:
Judul : Strategi Direct Writing Activity Sebagai Upaya Peningkatan
Keterampilan Menulis Deskripsi Bagi Siswa Kelas II SD
Penulis : M. Habibi dan Chandra
Jurnal : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
Tahun : 2018
Vol dan hal : Vol 2 Nomor 1 dan halaman 1-12
ISSN : 2579-3403
Download : http://e-journal.unp.ac.id/index.php/jippsd
B. Ringkasan
Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom
Action Research) yang dilaksanakan dengan menerapkan strategi Direct Writing
Activity. Strategi Direct Writing Activity memiliki beberapa tahap pelaksanaan
pembelajaran. Menurut Crewly (1995:205) strategi Direct Writing Activity dibagi
ke dalam enam tahap yaitu : “(1) prewriting, (2) framing the writing assignment,
(3) writing the assignment, (4) revising the draft, (5) editing, (6) final draft”.
Strategi Direct Writing Activity dapat membantu siswa dalam menulis deskripsi
yang sesuai dengan objek yang dideskripsikan. Strategi Direct Writing Activity
juga dapat membantu siswa dalam membuat karangan deskripsi yang runtut
melalui pembingkaian pada saat menulis dengan mendaftarkan bagian-bagian dari
objek yang dideskripsikan (Puspita, 2013:2.14).
Penelitian dilaksanakan di kelas II SDN 07 Teladan Kota Bukittinggi pada
semester II T.A 2013/2014. Pelaksanaannya terbagi ke dalam dua siklus yaitu
siklus I dan siklus II, dan setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan.
Subjek dalam penelitian ini adalah guru praktisi dan siswa kelas II SDN 07
Teladan Kota Bukittinggi yang terdaftar pada semester II T.A 2013/2014
berjumlah 32 orang, terdiri dari 18 orang laki-laki dan 14 orang perempuan.
Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan melalui kegiatan pengamatan/
observasi, dokumentasi dan rekap hasil menulis deskripsi siswa. Perencanaan

4
pembelajaran menulis deskripsi menggunakan strategi Direct Writing Activity
disesuaikan dengan kurikulum KTSP. Berdasarkan lembar pengamatan, diperoleh
skor perencanaan (RPP) pada siklus I sebesar 82,76% (baik), dan siklus II sebesar
93,10 % (sangat baik).
Hasil pengamatan pembelajaran pada siklus I diperoleh persentase rata-
rata aspek kegiatan guru sebesar 79,19% (baik), persentase rata-rata aspek
kegiatan siswa sebesar 75,46% cukup). Sedangkan pada siklus II persentase rata-
rata aspek kegiatan guru meningkat menjadi 96,49% (sangat baik), dan persentase
rata-rata aspek kegiatan siswa juga meningkat menjadi 94,95% (sangat baik).
Pembelajaran menulis deskripsi dengan menggunakan strategi Direct Writing
Activity tahap pramenulis difokuskan pada kegiatan memilih topik penulisan dan
membuat kerangka penulisan. Hasil belajar siswa tahap pramenulis pada sisklus I
adalah 74,42% (cukup), sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi
83,81% (baik).
Pembelajaran menulis deskripsi dengan menggunakan strategi Direct
Writing Activity pada tahap saat menulis fokus pada kegiatan mengembangkan
kerangka tulisan menjadi tulisan deskripsi yang utuh. Adapun hasil belajar siswa
pada tahap saat menulis di siklus I adalah 73,65% (cukup). Sedangkan pada siklus
II hasil belajar yang diperoleh meningkat menjadi 80,95% (baik). Pembelajaran
menulis deskripsi pada tahap pascamenulis difokuskan pada kegiatan merevisi
tulisan, mengedit dan mempublikasikan tulisan. Secara keseluruhan hasil belajar
siswa tahap pascamenulis pada siklus I adalah 75,37% (cukup). Pada siklus II,
hasil ini mengalami peningkatan menjadi 84,07% (baik). Secara keseluruhan, rata-
rata hasil belajar menulis deskripsi siswa pada tahap pramenulis, saat menulis, dan
pascamenulis di siklus I adalah 74,48% (cukup). Sedangkan pada rata-rata hasil
belajar pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,94% (baik).
Maka, dapat disimpulkan dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa
keterampilan siswa dalam menulis teks deskriptif meningkat dari 74,48% (cukup)
pada siklus pertama menjadi 82,94% (baik) pada siklus kedua, strategi Direct
Writing Activity dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis teks
deskriptif di kelas II SD.

5
BAB III
KEUNGGULAN PENELITIAN
A. Keterhubungan antar Bagian
Dalam penulisan jurnal ini menurut saya, bagian-bagian yang dipaparkan
dalam jurnal ini memiliki keterhubungan yang baik. Hal ini dapat dilihat dari
pemaparan penjelasan dari setiap bagian jurnal ini memiliki keterkaitan dan
berkesinambungan antara bagian satu dengan yang lainnya, yaitu penulisan jurnal
ini dimulai dari abstrak, pendahuluan, metode penelitian, dst. yang saling
terhubung satu sama lain untuk menjelaskan rangkaian dari penelitian
peneliti/penulis..
B. Originalitas Temuan
Dalam hal ini menurut saya jurnal ini merupakan temuan yang original,
dimana hal ini dapat dibuktikan yaitu jurnal ini sudah memiliki ISSN dan juga
temuan-temuan dalam jurnal ini diperkuat dengan pendapat-pendapat para ahli
dari berbagai rujukan-rujukan yang tertulis pula dalam daftar puskata. Seperti:
pada paragraph pertama bagian pendahuluan terdapat rujukan (Sadhono, 2012:96)
yang juga tertulis dalam daftar pustaka.
C. Kemutakhiran Masalah
Dalam hal ini, peneliti mengangkat sebuah permasalahan berdasarkan apa
fakta yang terjadi dalam lingkungan sekolah dasar tersebut, yaitu mengenai
keterampilan menulis deskripsi yang juga diperkuat dengan teori-teori yang
mendukung asumsi dari peneliti dan juga dari temuan-temuan terdahulu. Seperti
penjelasan pada bagian pendahuluan paragraph ke-4 “Berdasarkan hasil studi
pendahuluan pada tanggal 5 dan 9 Januari 2014, ditemukan permasalahan bahwa
guru kurang memahami langkah-langkah menulis deskripsi yang benar.
Pembelajaran masih dilaksanakan secara konvensional. dst.”
D. Koherensi Isi Penelitian
Dalam hal ini, penjelasan yang dipaparkan pada jurnal ini sudah memiliki
koherensi yang baik, karena dalam setiap paragraph yang dipaparkan dalam jurnal
ini memiliki kesinambungan dan kebermaknaan dari setiap penjelasan
paragrafnya. Contohnya penulisan pada bagian pendahuluan, dalam hal ini
penulisa memaparkan terlebih dahulu pengertian menulis kemudian keterampilan

6
menulis dan dilanjutkan dengan keterampilan menulis deskripsi dan sebagainya.
Pada bagian-bagian yang lain juga memiliki keterhubungan dengan bagian
pendahuluan, karena penjelasan yang dipaparkan oleh penulis dalam jurnal ini
saling berkaitan dan berkesinambungan. Contohnya lainnya seperti struktur
bagian dari penelitian yang dipaparkan dalam hasil penelitian ini juga memiliki
koherensi yang sesuai yaitu dari siklus 1 dengan berbagai tahapan penelitian dan
dilanjutkan dengan siklus 2 dengan tahapan penelitian yang sama dengan siklus 1
sehingga memperoleh hasil penelitian yang akurat. Dalam penelitian ini juga
dilengkapi dengan data-data yang akurat, dan laporan dari hasil penelitiannya juga
dilengkapi dengan tabel-tabel yang berguna mempermudah memahami hasil dari
penelitian dalam jurnal ini.

7
BAB IV
KELEMAHAN BUKU
A. Keterhubungan antar Bagian
Dalam hal ini, menurut saya setiap bagian pada penulisan dalam jurnal ini
sudah saling terkait dan memiliki keterhubungan, akan tetapi pada penjelasan
hasil dan pembahasan terdapat pengulangan pembahasan yaitu pada penjelasan
siklus penelitian, hal ini memungkinkan pembaca bingung memahami maksud
dari penjelasan yang dipaparkan dalam jurnal ini karna terlalu banyak
pembahasan dan penggunaan kalimat yang rumit.
B. Originalitas Temuan
Dalam hal ini menurut saya jurnal ini memuat temuan yang original. Oleh
karena itu say tidak menemukan kelemahan mengenai originalitas temuan pada
jurnal ini.
C. Kemutakhiran Masalah
Dalam hal ini menurut saya masalah yang diangkat dalam penelitian ini
sudah baik, akan tetapi penelitian ini hanya mengambil satu topic dari
permasalahan yang ada tentang keterampilan menulis, yaitu hanya mengambil
keterampilan menulis deskriptif tidak secara menyeluruh tentang keterampilan
menulisnya.
D. Koherensi Isi Penelitian
Dalam hal ini menurut saya koherensi isi penelitian dalam penulisan ini sudah
baik akan tetapi pada bagian hasil dan pembahasan terdapat penjelasan yang
membuat pembaca sedikit bingung, karena terdapat pengulangan pembahasan atau
dapat dikatakan terdapat penjelasan yang berbeda dengan pembahasan yang sama,
yaitu mengenai pembahasan hasil dari penelitian akan tetapi dibagi menjadi
pembahasan siklus 1 dan 2 dengan penjelasan sesuai tahapan yang terdapat pada
penelitian tindakan kelas, dan pembahasan ulang mengenai siklus akan tetapi
dalam konteks tahapan menulis. menurut saya hal ini sedikit membuat para
pembaca bingung dan diperlukannya pembacaan mengulang untuk memahami
hasil dari penelitian ini.

8
BAB V
IMPLIKASI
A. Implikasi Terhadap Teori
Dalam jurnal ini terdapat beberapa teori terkait dengan materi pembahasan
atau judul dari jurnal ini, antara lain:
1. Menulis merupakan keterampilan yang sangat penting, karena menulis
merupakan salah satu media untuk mengomunikasikan pikiran dan
perasaan. Oleh karena itu, siswa Sekolah Dasar (SD) dituntut untuk
memiliki keterampilan menulis. Menulis merupakan keterampilan
menggali pikiran dan perasaan mengenai suatu objek, sehingga pembaca
dapat memahaminya dengan mudah dan jelas (Saddhono, 2012:96).
2. Pembelajaran menulis deskripsi di SD seharusnya diajarkan dalam
kegiatan yang menyenangkan di setiap tahap pembelajarannya agar
imajinasi siswa dalam mendeskripsikan objek yang diamati lebih terbuka
(Semi, 2009:56).
3. Strategi Direct Writing Activity juga dapat membantu siswa dalam
membuat karangan deskripsi yang runtut melalui pembingkaian pada saat
menulis dengan mendaftarkan bagian-bagian dari objek yang
dideskripsikan (Puspita, 2013:2.14). Dsb.
B. Implikasi Terhadap Program Pembangunan di Indonesia
Menurut saya penelitian dalan jurnal ini sangat berkaitan dengan program
pembangunan di Indonesia. Karena untuk melakukan perbaikan ataupun program
pembangunan disebuah negara diperlukannya SDM (Sumber Daya Manusia) yang
baik dan cakap dalam berbahasa. Oleh karena itu dengan adanya keterampilan
berbahasa Indonesia ini, khususnya dalam keterampilan menulis dapat dijadikan
salah satu upaya dalam mewujudkan SDM yang berkualitas dan memiliki daya
saing dalam mewujudkan program pembangunan di Indonesia.
C. Pembahasan dan Analisis
Menurut saya, jurnal ini memaparkan pembahasan terkait dengan
permasalahan yang sering dialami oleh pendidik maupun peserta didik dalam
proses pembelajaran, khususnya dalam keterampilan menulis. Oleh karena itu
jurnal ini cocok untuk dibaca oleh pendidik ataupun calon pendidik dalam

9
mengembangkan keterampilan menulis peserta didik, khususnya kelas II SD. Dari
penelitian ini juga dapat mengasah kemampuan mahasiswa dalam menganalisa
permasalahan dan menyimpulkan permasalahan dalam pembelajaran disekolah
dasar, khususmya dalam hal keterampilan menulis. Pembahasan dari jurnal ini
juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan pembaca mengenai
keterampilan menulis.

10
BAB VI
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam kritik jurnal ini saya menggunakan artikel atau jurnal yang berjudul
Strategi Direct Writing Activity Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan
Menulis Deskripsi Bagi Siswa Kelas II SD karya M. Habibi dan Chandra dalam
jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar. Penelitian ini
merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang
dilaksanakan dengan menerapkan strategi Direct Writing Activity. Strategi Direct
Writing Activity memiliki beberapa tahap pelaksanaan pembelajaran. Menurut
Crewly (1995:205) strategi Direct Writing Activity dibagi ke dalam enam tahap
yaitu : “(1) prewriting, (2) framing the writing assignment, (3) writing the
assignment, (4) revising the draft, (5) editing, (6) final draft”. Berdasarkan lembar
pengamatan, diperoleh skor perencanaan (RPP) pada siklus I sebesar 82,76%
(baik), dan siklus II sebesar 93,10 % (sangat baik). Maka, dapat disimpulkan dari
hasil penelitian yang menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menulis teks
deskriptif meningkat dari 74,48% (cukup) pada siklus pertama menjadi 82,94%
(baik) pada siklus kedua, strategi Direct Writing Activity dapat meningkatkan
keterampilan siswa dalam menulis teks deskriptif di kelas II SD.
Dari hasil kritik yang telah saya lakukan, saya menyimpulkan bahwa
jurnal ini sangat baik dan berkaitan dengan pengembangan keterampilan menulis
siswa dan juga memaparkan penjelasan yang lengkap dan terperinci mengenai
penelitian yang dilakukan peneliti. Pembahasan dalam jurnal ini juga dapat
menambah wawasan dan pengetahuan pembaca terkait dengan mengembangkan
kemampuan keterampilan menulis siswa.
B. Saran
Dalam hal ini, saya menyarankan agar pembahasan dalam jurnal ini lebih
dipersingkat, sehingga mempermudah pembaca memahami isi dari jurnal ini.
Akan tetapi saya juga menyarankan jurnal ini untuk dibaca bagi pendidik ataupun
calon pendidik karena pembahasan dalam jurnal ini dapat menambah dan
memperluas wawasan pembaca, khususnya pendidik dalam hal mengembangkan
kemampuan peserta didik, khususnya pada keterampilan menulis siswa.

11
DAFTAR PUSTAKA
Habibi, M., Chandra. 2018. Strategi Direct Writing Activity Sebagai Upaya
Peningkatan Keterampilan Menulis Deskripsi Bagi Siswa Kelas II SD. Jurnal
Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (Vol 2 Nomor 1 dan
halaman 1-12)

12