Anda di halaman 1dari 8

PASIEN FRAKTUR

Pemeran :

Aiida : perawat administrasi

Andrian : perawat kepala ruangan

Annisa : perawat ruangan (Siang)

Debby : ibu Pasien

Dimas : pasien Fraktur

Fara : perawat ruangan (Malam)

Febry : ayah pasien

Johannes : perawat IGD

SINOPSIS:

Suatu hari, seorang pria berumur 20 tahun mengalami kecelakaan sepeda motor dan
mengalami kecelakaan patah tulang dibagian betis. Oleh keluarganya dibawa ke Rumah sakit
untuk segera diberikan tindakan medis.

SETTING 1: [Di Ruang Administrasi]

Perawat Administrasi : Assalammualaikum, Selamat pagi Ibu…Bapak, ada yang bisa saya
bantu?

Ibu Pasien : Waalaikum salam, iya mbak. Saya mau pesan kamar rawat inap untuk anak saya
atas nama Dimas Ferry Liskiansyah

Perawat Administrasi : Baik bu, saya cek dulu apakah ada kamar yang kosong, tunggu
sebentar ya, bu (mengecek daftar ruang kamar rawat inap). Baiklah,
ibu sama bapak mau di ruang apa? Kebetulan ruangan bagian VIP,
VVIP, dan ruang biasa ada kamar inap yang kosong.

Ibu Pasien : Saya mau yang ruang VVIP, gimana, yah? Mau yang ruangan VVIP?

Ayah Pasien : iya, bu. Kami pesan yang ruang VVIP ya, sus.

Perawat Administrasi : Baik bu…pak, tunggu sebentar ya. (perawat administrasi


menghubungi perawat IGD). (via telpon) Assalammualaikum,
selamat pagi. Apa benar ini bagian ruang IGD?

Perawat IGD : Waalaikumsalam, benar ini bagian ruang IGD. Saya perawat Febry. Ada yang
bisa saya bantu?
Perawat Administrasi : saya perawat Aiida bagian Administrasi, saya ingin minta tolong, ada
pasien baru yang akan memasuki ruang inap bagian VVIP atas nama
Dimas Ferry Liskiansyah dengan jenis penyakit Fraktur pada kaki
bagian betisnya. Pasien masuk ke ruang IGD pada jam 08.00 pagi.
Tolong bawa pasien ke ruangan VVIP A.11 ya, Perawat Febry.
Terima kasih.

Perawat IGD : baik perawat Aiida, saya akan mengantarkan pasien ke ruangannya sekarang.
Assalammualaikum.

Perawat Administrasi : Waalaikumsalam (menutup telfon). Baiklah pak…bu, nanti ada


perawat yang akan mengantar bapak dan ibu ke ruang rawat inap
yang bapak sama ibu pesan. Bapak sama ibu tinggal mengisi
formulir ini (mengulurkan kertas formulir)

Ayah pasien : baiklah (mengambil lalu mengisi formulir). Ini sus, saya sudah mengisi
formulirnya (menyerahkan ke Perawat)

Perawat Administrasi : baiklah pak, bapak bisa ke ruang VVIP A.11 tempat anak bapak sama
ibu di rawat.

Ibu Pasien : terima kasih, suster

Perawat Administrasi : sama-sama, ibu…bapak, semoga anak bapak dan ibu cepat sembuh.

Ayah Pasien : Amin

SETTING 2 : [Di Ruang Gawat Darurat]

Ditempat yang lain, tepatnya di ruang gawat darurat, setelah menerima telepon dari
bagian Administrasi, perawat Febry langsung mencari pasien yag bernama Dimas. Dengan
cepat perawat Febry pun menemuinya sebelum pasien diantar keruangan. Terjadi percakapan
antara perawat Febry terhadap pasien.

Perawat IGD : Assalammualaikum, bapak. Saya perawat Febry Andika, biasa dipanggil
perawat Febry. Apa betul bapak yang bernama Dimas Ferry Liskiansyah?

Pasien : iya, betul. Saya yang bernama Dimas Ferry Liskiansyah

Perawat IGD : baiklah, pak. Saya disini ditugaskan untuk mengantar bapak ke ruang inap
VVIP di kamar A.11. bisa saya mengantarkan bapak sekarang?

Pasien : bisa, pak. Silahkan

Perawat IGD : baiklah, pak. Permisi

Setelah mendapat izin dari pasien, perawat Febry pun mengantarkan pasien Dimas ke
ruangannya.
SETTING 3 : [Di Ruang Inap Pada Siang Hari]

Setibanya di ruangannya, terjadi percakapan antara perawat Febry sama perawat Annisa.

Perawat IGD : selamat siang, suster Annisa. Ini ada pasien baru yang akan dirawat di ruangan
ini atas nama pasien Dimas, dengan jenis penyakit fraktur pada kaki bagian
betis. Pasien akan di tempatkan di kamar A.11.

Perawat Ruangan (Siang) : selamat siang juga, perawat Febry. Silahkan bawa masuk.
Ruangannya ada di bagian sudut kanan (Perawat Annisa menunjuk kea rah
kamar bagian sudut kanan)

Perawat IGD : baiklah, terima kasih suster Annisa.

Perawat Ruangan (Siang) : iya, sama-sama.

Setelah mendapat izi dari kepala ruangan/petugas yang menjaga, perawat Febry pun segera
membawa brankar pasien Dimas ke ruangannya yang berada di sudut kanan ruangan VVIP
dan meletakkan pasien ke peristirahatan. Terjadi percakapan antara perawat Febry dengan
pasien.

Perawat IGD : baiklah, pak. Tugas saya sudah selesai. Ada yang ingin bapak tanyakan
kepada saya tentang sesuatu yang kiranya belum bapak mengerti atau
petunjuk-petunjuk yang belum bapak pahami?

Pasien : begini, pak. Saya ingin bertanya tentang keberadaan orang tua saya, kira-kira mereka
dimana ya? Soalnya dari tadi saya belum melihat kehadiran orang tua saya
(panik)

Perawat IGD : bapak jangan panik. Tadi saya diberitahu, kalau orang tua bapak sedang
mengurus administrasi bapak. Sebentar lagi orang tua bapak pasti akan tiba
ke sini. Bapak jangan panik, ya?

Pasien : baik, pak. terima kasih

Perawat IGD : sama-sama, pak. baiklah, pak. setelah ini aka nada perawat lain yang akan
menggantikan saya disini. Bapak bisa memanggil perawat yang berjaga di
depan jik bapak ingin membutuhkan sesuatu. Kalau gitu, saya permisi.
Semoga cepat sembuh ya, pak. (keluar ruangan)

Setelah perawat Febry keluar dari ruangan, beberapa menit kemudian perawat Annisa masuk
keruangan dengan membawa alat-alat. Terjadi percakapan antara perawat Annisa dengan
Pasien.

Perawat Ruangan (Siang) : Assalammualaiku, selamat siang, pak. gimana kabar bapak hari
ini?
Pasien : Waalaikumsalam, selamat siang, sus. Kondisi saya buruk, sus. Kaki saya terasa nyeri
kalau bergerak sedikit.

Perawat Ruangan (Siang) : itu hal biasa pak, karena luka bapak masih baru. Jadi terkadang
memang akan terasa nyeri kalau digerakkan sedikit. Baiklah,
sebelum saya memeriksa bapak, saya akan memperkenalkan
diri. Perkenalkan, saya Perawat Annisa Maulani, biasa di
panggil Perawat Annisa. Saya bertugas seet pagi hingga siang
dari jam 07.00 hingga jam 14.00. jika bapak butuh bantuan,
bapak bisa menghubungi saya atau perawat lain yang berjaga di
depan. Baiklah, bapak. saya akan memeriksa keadaan bapak.
apa bapak bersedia?

Pasien : Silahkan, sus.

Perawat Ruangan (Siang) : baiklah bapak. saya akan memeriksa keadaan bapak, yang mana
saya akan memeriksa tekanan darah bapak, suhu badan bapak,
dan denyut nadi bapak. apa bapak bersedia?

Pasien : saya bersedia, sus. Silahkan.

Perawat Ruangan (Siang) : oke, bapak. bapak dimas lebih nyaman diperiksa dalam posisi
berbaring atau posisi duduk, pak?

Pasien : duduk saja, suster.

Setelah mendengar keinginan pasien, Perawat Annisa menaikkan sandaran pada punggung
pasien

Perawat Ruangan (Siang) : baiklah, pak. saya akan mulai memeriksa bapak. permisi bapak.
(memulai memeriksa tekanan darah, suhu tubuh, dan denyut
nadi pasien). Alhamdulillah, pemeriksaannya sudah selesai
bapak. saya akan mengembalikan posisi bapak menjadi
berbaring kembali. Permisi, pak. (mengembalikan posisi pasien
menjadi kembali ke posisi berbaring)

Pasien : terima kasih, suster

Perawat Ruangan (Siang) : sama-sama, pak. baiklah, sekarang saya akan menyebutkan hasil
pemeriksaan bapak tadi,

Tekanan darah : 110/80 (normal)

Suhu tubuh : 36oC

Denyut nadi : 70x/menit

Pasien : Alhamdulilla. Terima kasih, suster


Perawat Ruangan (Siang) : sama-sama, pak. ini sudah menjadi tugas dan kewajiban saya
sebagai seorang perawat. Baiklah, bapak. tugas saya sudah
selesai. Apabila bapak membutuhkan sesuatu, bapak bisa
menghubungi saya atau perawat lain di depan dengan memencet
tombol berwarna hijau tepat diatas kepala bapak. Oke, bapak.
setelah ini akan ada perawat yang akan menggantikan saya.
Mudah-mudahan bapak cepat sembuh, Amin.

Pasien : Amin, terima kasih.

Perawat Ruangan (Siang) : Sama-sama. Permisi pak, Assalammualaikum wr.wb

Pasien : Waalaikumsalam wr.wb

Setelah pergantian waktu, perawat Annisa menemui perawat Fara yang akan berjaga untuk
memberi tahu hasil pemeriksaannya.

Perawat Ruangan (Siang) : permisi, suster Fara. Saya disini ingin meberi tahu hasil diagnosis
dari pasien yang bernama Bapak Dimas dengan:

Penyakit : Fraktur pada kaki bagian betis

Tekanan darah : 110/80 (Normal)

Suhu tubuh : 36oC

Denyut nadi : 70x/menit

Untuk tindakan selanjutnya saya serahkan kepada suster Fara

Perawat Ruangan (Malam) : baiklah. Terima kasih, Suster Annisa

Perawat Ruangan (Siang) : sama-sama, suster Fara

SETTING 4 : [Diruang Rawat Inap Malam Hari]

Setelah mendapat laporan dari perawat Annisa, perawat Fara segera keruang inap pasien
Dimas. Sesampainya di ruangan pasien Dimas, terdapat kedua orang tua pasien. Terjadi
percakapan antara perawat dengan pasien dan keluarga.

Perawat Ruangan (Malam) : Assalammualaiku, bapak…ibu

Ibu Pasien : Waalaikumsalam, suster

Perawat Ruangan (Malam) : permisi, bapak…ibu. Maaf mengganggu. Perkenalkan, saya


suster Fara Debrina biasa dipanggil suster Fara. Saya bertugas
seet sore sampai malam dari jam 14.00 sampai jam 21.00.
jadi, jika bapak membutuhkan sesuatu, saya dan perawat
yang lain siap untuk membantu bapak. gimana bapak keadaan
atau perasaan bapak malam ini?

Pasien : Alhamdulillah, sudah lumayan membaik saat ini, sus.

Perawat Ruangan (Malam) : Alhamdulillah. Baiklah, bapak. alasan saya disini ingin
memeriksa keadaan bapak. saya akan mengecek tekanan
darah bapak, suhu badan bapak, dan denyut nadi bapak. apa
bapak bersedia?

Pasien : silahkan, suster

Perawat Ruangan (Malam) : baiklah, bapak. bapak lebih nyaman diperiksa dalam posisi
berbaring atau posisi duduk bapak?

Pasien : berbaring saja, suster

Perawat Ruangan (Malam) : baiklah, bapak. saya akan mulai memeriksa. Untuk bapak sama
ibu bisa bantu saya jika saya memerlukan sesuatu

Ayah Pasien : baiklah, suster

Perawat Ruangan (Malam) : baiklah, permisi bapak, saya akan mulai (mulai memeriksa).
Alhamdulillah, pemeriksaannya udah selesai. Sekarang saya
akan menyebutkan hasil pemeriksaannya,

Tekanan darah : 110/80 (Normal)

Suhu tubuh : 36oC

Denyut nadi : 70x/menit

Alhamdulilla, Semua pemeriksaan bapak dalam keadaan


normal.

Ibu Pasien : Alhamdulillah. Terima kasih, suster

Perawat Ruangan (Malam) : sama-sama, bu. Ini telah menjadi tugas dan kewajiban saya
sebagai perawat. Baiklah, pak…bu… tugas saya telah selesai.
Apabila pasien membutuhkan sesuatu sesuatu, bapak dan ibu
bisa menghubungi saya atau perawat yang lain yang berjaga
didepan dengan cara memencet tombol yang berwarna hijau
tepat berada disini (menunjuk kearah tombol hijau diatas
kepala pasien)

Ayah pasien : baiklah, suster. Terima kasih

Perawat Ruangan (Malam) : sama-sama, pak. baiklah, pak…bu…nanti akan ada perawat lain
yang akan menggantikan saya. Dia akan mengganti perban dan
membersihkan luka pada kaki pasien. Mudah-mudahan pasien
cepat sembuh dan dapat bergabung dengan keluarga kembali,
amin.

Pasien : Amin, ya Robbal alamin. Terima kasih atas doanya, suster Fara

Perawat Ruangan (Malam) : sama-sama. Kalau begitu, permisi, pak…bu…


Assalammualaikum wr.wb

Pasien, Orang tua : waalaikumsalam Wr.wb.

SETTING 5 : [Diruang Rawat Inap]

Setelah pergantian waktu, perawat Andrian segera mendatangi ruangan pasien Dimas.
Sesampainya di ruangan, terdapat orang tua pasien. Terjadi percakapan antara perawat
Andrian dengan pasien dan keluarga.

Kepala Ruangan : assalammualaikum….permisi bapak….ibu

Pasien : waalaikumsalam wr.wb

Kepala Ruangan : bagaimana keadaan bapak? masih sakit kakinya?

Pasien : lumayan. Terkadang kaki saya terasa sakit di sekitar betis saya

Kepala Ruangan : itu biasa, pak. kaki bapak terkadang akan terasa sakit . itu dikarenakan luka
bapak yang masih basah. Baiklah, sebelum saya melakukan tugas saya,
saya akan memperkenalkan diri saya. Perkenalkan nama saya perawat
Andrian biasa dipannggil perawat Andrian. Saya bertugas untuk
mengganti perban dan membersihkan luka bapak. apa bapak bersedia?

Pasien : Silahkan. Pelan-pelan ya, pak

Kepala Ruangan : baiklah, untuk bapak sama ibu tolong bantuannya juga ya

Orang tua : baik, kami siap membantu

Kepala Ruangan : baiklah, pak. sesuai aba-aba, bila saya bilang naikkan kaki bapak, tolong
naikkan kaki bapak secara perlahan-lahan. Oke…satu…dua…tiga…
naikkan kakinya ,pak. pelan-pelan saja, jangan dipaksakan.

Pasien : au…au…au…sedikit ngilu, perawat Andrian (meringis)

Kepala Ruangan : tarik nafasnya dulu dan lalu angkat kakinya pelan-pelan. Saya akan bantu.
Baik bapak, sedikit ditahan, ya bapak. Bismillahirrohmanirrohim….

Pasien : au…sakit…

Ibu pasien : perawat Andrian, anak saya kesakitan, disudahi saja. Saya tidak tega lihat anak
saya meringis kesakitan
Kepala Ruangan : baiklah, bu. Alhamdulillah, kebetulan ini juga sudah selesai.

Ayah : Alhamddulillah

Kepala Ruangan : baiklah, setelah ini saya akan memperban kaki pasien. Bapak dan ibu bisa
membantu saya selama pemasangan perban nanti. Gimana? Apakah bapak
dan ibu bersedia?

Orang tua : kami brsedia

Kepala Ruangan : baiklah, untuk bapak Dimas ditahan sebentar ya selama saya mengganti
perban pada kaki bapak. ini akan sedikit terasa sakit. Baiklah permisi, pak
(mulai mengganti perban pada pasien dibantu dengan orang tua pasien).
Alhamdulillah…perban pak Dimas sudah selesai saya ganti dan saya
bersihkan. Terima kasih untuk bapak dan ibu yang telah membantu saya
mengganti perban pada pasien

Ayah Pasien : Alhamdulillah, sama-sama, perawat Andrian

Kepala Ruangan : baiklah, pak…bu…tugas saya telah selasai. Apakah ada yang ingin bapak
dan ibu atau pasien tanyakan kepada saya? Silahkan

Pasien : begini, saya sudah dua hari dirawat disini dan belum sama sekali mandi sejak dirawat
disini. Apakah saya boleh mandi, pak?

Kepala Ruangan : untuk mandi, bapak bisa mengelap badan bapak dengan kain basah.
Soalnya untuk mandi seperti biasa bapak belum diperbolehkan karena
melihat kondisi bapak yang tidak memungkinkan mandi seperti biasanya.
Jadi untuk sementara bapak hanya diperbolehkan di lap dengan kain basah
guna menghilangkan kotoran yang menempel dibadan bapak. bapak bisa
memanggil perawat untuk melakukannya atau keluarga bapak biasa
melakukannya sendiri.

Pasien : baiklah, terima kasih atas informasinya, perawat Andrian

Kepala Ruangan : sama-sama, pak Dimas. Baiklah, tugas saya disini telah selesai. Apabila
pasien membutuhkan sesuatu, bapak dan ibu bisa menekan tombol
berwarna hijau yang berada disana (menunjuk kea rah tombol berwarna
hijau diatas kepala pasien). Saya atau perawat yang berjaga didepan akan
segera datang untuk menghampiri. Permisi,
pak….bu….Assalammualaikum wr.wb

Pasien,Orangtua : Waalaikumsalam wr.wb