Anda di halaman 1dari 1

PROSES PEMBUATAN DAN CARA PENYIMPANAN MOCHI

Mochi merupakan makanan tradisional yang berbentuk bulat dan terbuat dari tepung beras ketan. Mochi
termasuk ke dalam golongan pangan semi basah, karena memiliki kadar air sebesar 33 % dan nilai Aw sebesar
0.89. Mochi sendiri memiliki nilai rentang pH 5,47 – 7,22.

PEMBUATAN MOCHI Sumber: Karo (2017)

Tepung Ketan dan Garam PENYIMPANAN MOCHI


Mochi pada umumnya hanya bertahan
selama tiga hari pada penyimpanan suhu ruang.
Hasil penelitian Purwanto, 2006 dalam Laksana,
2016, menunjukkan bahwa penyimpanan mochi
komersial pada hari keempat telah melebihi batas
jumlah kapang dan total plate count (TPC) yang
dapat dikonsumsi untuk pangan semi basah (≥ 1 x
105 CFU/g). Bakteri yang dapat mencemari mochi
adalah Eschericia coli, Staphylococcus aureus dan
Salmonella (Scott, 2017). Berdasarkan hasil
penelitian tersebut diketahui bahwa mochi dapat
diterima oleh panelis hingga penyimpanan hari
kesepuluh. Masa simpan mochi tidaklah lama, hal
ini dikarenakan penggunaan pengawet pada produk
pangan dinilai tidak sesuai dengan gaya hidup sehat
yang kini mulai dipilih oleh masyarakat
(Laksana,2016).

Sumber:
Karo, O. B. 2017. Festival Mochitsuki di Jepang
Nihon De No Mochitsuki Matsuri, Kertas
Karya D-3, Fakultas Ilmu Budaya USU,
Medan.
Laksana, P. D. 2016. Pengaruh Jumlah Gula Pasir
dan Jenis Pati untuk Pelapisan terhadap
Daya Awet Mochi, Skripsi S-1, Fakultas
Teknologi Pertanian IPB, Bogor.
Scott, M. 2017. Rice Based Dessert. USA: NSW

Gambar 1. Diagram Alir Pembuatan Mochi