Anda di halaman 1dari 3

Nama: I Komang Bagus Pandu Dewantara

NIM: 016.06.0046

Kelas A

Sistem GenitaliaWanita
Latar belakang

Reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan yang


baru. Tujuannya adalah untuk mempertahankan jenisnya dan melestarikan jenis agar tidak
punah. Pada manausia untuk mengahasilkan keturunan yang baru diawali dengan peristiwa
fertilisasi. sehingga dengan demikian reproduksi manusia dilakukan dengan cara generative
atau sexsual. untuk dapat mengetahui reproduksi pada manusia, maka harus mengetahui
terlebih dahulu organ-organ kelamin yang terlibat serta proses yang berlangsung didalamnya.

Isi

Sistem reproduksi wanita dibagi menjadi bagian yaitu alat reproduksi interna dan alat
reproduksi eksterna. Alat reproduksi interna dimulai dari; Vagina yang merupakan
penghubung rahim dengan dunia luar, agina memiliki panjang sekitar 8 – 10 cm dan terletak
antara kandung kemih dan rektum. Vagina memiliki dinding yang berlipat – lipat dengan
lapisan terluarnya merupakan selaput lendir, lapisan tengahnya tersusun atas otot-otot, dan
lapisan paling dalam berupa jaringan ikat yang berserat. Otot pada vagina merupakan otot
yang berasal dari sphingter ani dan levator ani (Otot anus/dubur), sehingga otot ini dapat
dikendalikan dan dilatih. Uterus atau ruang pada rahim yang berfungsi sebagai tempat
tumbuh dan berkembangnya janin, memiliki bentuk segitiga dengan bagian atas yang lebih
lebar. Pada bagian uterus terdapat lapisan Endometrium ( dinding rahim) yang terdiri dari sel
–sel epitel dan membatasi uterus. Lapisan endometrium ini akan menebal pada saat ovulasi
dan akan meluruh pada saat menstruasi. Uterus memiliki beberapa bagian yaitu; korpus uteri
(bagian yang berbentuk seperti segitiga pada bagian atas), serviks uteri (bagian yang
berbentuk seperti silinder), fundus uteri (bagian korpus yang terletak di atas kedua pangkal
tuba fallopi). Tuba fallopi atau oviduk adalah organ yang menghubungkan Uterus dengan
ovarium. Organ ini berjumlah dua buah dengan panjang 8 – 20 cm. Tuba fallopi  terdiri atas 4
bagian : Infundibulum (bagian berbentuk seperti corong yang terletak di pangkal dan
memiliki Fimbriae yang berfungsi untuk menangkap ovum), pars ampularis (bagian agak
lebar yang merupakan tempat bertemunya ovum dengan sperma), pars ismika (bagian tengah
tuba yang sempit), dan pars interstitialis (bagian tuba yang letaknya dekat dengan uterus).
Ovarium adalah kelenjar reproduksi utama pada wanita yang berfungsi untuk menghasilkan
ovum ( yang 1 ovum dikeluarkan setiap 28 hari oleh ovarium kiri dan kanan secara
bergantian melalui proses menstruasi) dan penghasil hormon seks utama (estrogen dan
progesteron). Ovarium memiliki bentuk oval dengan panjang 2,5 – 4 cm dan dihubungkan
dengan rahim oleh tuba fallopi. Sedangkan untuk bagian reproduksi eksterna terdiri dari;
Mons veneris bagian yang sedikit menonjol dan bagian yang menutupi tulang kemaluan
(simfisis pubis). Bagian ini disusun oleh jaringan lemak dengan sedikit jaringan ikat, ketika
dewasa bagian mons veneris akan ditutupi oleh rambut – rambut kemaluan. Labia Mayora
merupakan bagian lanjutan dari mons veneris yang berbentuk lonjok, menuju ke bawah dan
bersatu membentuk perineum. Bagian Luar dari labia mayor disusun oleh jaringan lemak,
kelenjar keringat, dan saat dewasa biasanya ditutupi oleh rambut – rambut kemaluan yang
merupakan rambut dari mons veneris. Sedangkan selaput lemak yang tidak berambut, namun
memiliki banyak ujung – ujung saraf sehingga sensitif saat melakukan hubungan seksual.
Labia Minora merupakan organ berbentuk lipatan yang terdapat di dalam labia mayora dan
mengelilingi orifisium vagina (lubang kemaluan). Alat ini tersusun atas jaringan lemak dan
memiliki banyak pembuluh darah. Klitoris yang merupakan organ bersifat erektil dan sangat
sensitif terhadap rangsangan saat hubungan seksual, dikarenakan oragan ini terdapat banyak
pembuluh darah serta ujung saraf. Vestibulum adalah rongga pada kemaluan yang dibatasi
oleh labia minora pada sisi kiri dan kanan, dibatasi oleh klitoris pada bagian atas, dan dibatasi
oleh pertemuan dua labia minora pada bagian bawahnya. Himen merupakan selaput membran
tipis yang menutupi lubang vagina. Normalnya Himen memiliki satu lubang agak besar yang
berbentuk seperti lingkaran sebagai tempat keluarnya cairan atau darah saat menstruasi.
Selain itu terdapat juga kelenjar mamae atau payudara yang berfungsi menyekresikan
susu untuk nutrisi bagi bayi setelah melahirkan yang diperantarai oleh hormon estrogen dan
progesteron. Payudara adalah suatu kelenjar yang terdiri atas jaringan lemak, kelenjar fibrosa,
dan jaringan ikat. Jaringan ikat memisahkan payudara dari otot–otot dinding dada, otot
pektoralis dan otot serratus anterior. Payudara terletak di fascia superficialis yang meliputi
dinding anterior dada dan meluas dari pinggir lateral sternum sampai linea axillaris media,
dan pinggir lateral atas payudara meluas sampai sekitar pinggir bawah musculus pectoralis
major dan masuk ke axilla. Pada wanita dewasa muda payudara terletak di atas costa II–IV.
Kesimpulan

Manusia memiliki Sistem reproduksi yang berperan dalam menghindari kepunahan


suatu spesies. Pada sistem reproduksi wanita terdiri dari; genitalia interna (vaginam, uterus,
tuba fallopi, dan ovarium) dan genitalia eksterna (mons veneris, labia mayora, labia minora,
klitoris, vestibulum, dan himen). Selain itu juga terdapat glandula mamae yang berfungsi
menyekresikan susu untuk nutrisi bagi bayi setelah melahirkan yang diperantarai oleh
hormon estrogen dan progesteron.