Anda di halaman 1dari 25

HEAT TREATMENT

TUJUAN PRAKTIKUM
1.

Mempelajari prosedur perlakuan panas


Mengetahui pengaruh perlakuan panas dan media celup terhadap kekerasan logam

2.

DEFENISI
Heat treatment adalah kombinasi antara
pemanasan dan pendinginan yang tujuannya untuk merubah struktur bahan yang dimiliki supaya diperoleh sifat mekanik yang sesuai dengan yang diinginkan.

SKEMATIK HEAT TREATMENT

JENIS PENDINGINAN

1.
2.

Annealing
Normalizing

3.

Quenching

DIAGRAM FASA FE-FE3C

Fasa tunggal contoh: Liquid Pada fasa ini semua karbon larut padat dalam Fe. Ferrite 1. Mempunyai kelarutan C maks 0.025 % pada 727o C. 2. Mempunyai sel satuan BCC. 3. Terbentuk pada temperatur ruang sampai 910oC.
1.

Austenite 1. Kelarutan C maksimal mencapai 2.1 % pada 910oC. 2. Terbentuk pada 727-1492oC. 3. Sel satuan FCC. Pearlitic 1. Sama dengan ferrite tapi temperaturnya berbeda. 2. Sel satuan BCC. Cementite (Fe3C) 1. Komposisi karbon 6.67 % dan sisanya Fe. 2. Merupakan senyawa kimia antara Fe dan C. 3. Fasa

2.

Fasa Ganda yaitu pengabungan dua fasa tunggal yang membentuk sifat baru, contoh: perlit, lediburid, dan bainite Reaksi invarian adalah reaksi dimana melibatkan 3 buah fasa, 2 fasa menjadi 1 fasa atau sebaliknya.

Terdapat 3 titik invarian yang penting, yaitu : Titik eutectoid Titik eutectic Titik peritic

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HEAT


TREATMENT 1. Kecepatan pendinginan a. Annealing b. Normalizing c. Quenching 2. Kandungan karbon terlarut 4. Media pendinginan 5. a. air 6. B.air garam 7. C. oli

METODOLOGI
Peralatan Percobaan
1.
2. 3. 4. 5.

Tungku induksi
Media pendinginan Spesimen Amplas Rockwell Tester

SKEMA ALAT
Spesimen dipanaskan didalam tungku

Spesimen dicelup ke media Pendingin

Spesimen diukur nilai kekerasannya

PROSEDUR PERCOBAAN
1. 2.

Hidupkan tungku, atur temperatur sekitar 910oC. Setelah tungku mencapai temperatur yang ditetapkan, masukan spesimen (tanyakan pada asisten spesimen yang akan dipanaskan), panaskan selama 30 menit.

3.

Siapkan media quenching, yaitu : air, minyak, oli, dan


air garam.

4.

Setelah spesimen dipanaskan selama 30 menit, lakukan pencelupan pada masing-masing media.

5.

Bersihkan spesimen hasil percobaan dan haluskan

permukaannya.
6.

Ukur kekerasan spesimen sebanyak 5 titik.

DATA HASIL PERCOBAAN

CONTOH PERHITUNGAN DENGAN INTERPOLASI

TUGAS SEBELUM PRAKTIKUM

1 Apa yang dimaksud dengan fasa martensite dan bagaimana mekanisme terbentuknya? - martensite adalah fasa yang terbentuk akibat pendinginan yang cepat dari fasa austenite yang terjadi dibawah eutectoid

- Mekanisme terbentuknya Logam campuran ferrite dan cementite dipanaskan hingga temperatur fasa austenite 727oC atau lebih, namun standard praktikum adalah 910oC untuk tidak mengalami pengurangan panas terhadap panas dari luar. Sehingga BCC memanjang/bertambah besar kemudian berdifusi karbon saat pemanasan kedalam material. Pada saat pendinginan cepat atom karbon terkurung dan membentuk BCT (Body Centered Tetragonal).

2. Apa pengaruh pemanasan terlalu lama terhadap struktur mikronya? Pemanasan yang terlalu lama terhadap struktur mikro baja akan menyebabkan ukuran butir membesar.

3. Gambarkan pada diagram fasa daerah pemanasan untuk proses pelunakan dan pengerasan baja!

4. Apa yang dimaksud dengan struktur Vidmanstaten dan proses bagaimana proses terbentuknya? - Struktur Vidmanstaten adalah struktur dan dalam

orientasi pemipitasi perit


- Proses terbentuknya

Baja karbon rendah dipanaskan hingga temperatur


kritis bertransformasi menjadi dan . Temperatur kritis batas butir rata-rata mencapai minimum.

Pemanasan selanjutnya menghasilkan butir yang besar.

Baja karbon menengah sama dengan baja karbon rendah tapi pembesaran butir dimulai dari 1 pengeras

TUGAS PENDAHULUAN
1.

Gambarkan dan jelaskan fasa berikut ini : Austenit, Pearlit, Bainit, dan Sementit ?

2. Jelaskan pengaruh konduktifitas termal terhadap tingkat kekerasan baja hasil perlakuan panas? semakin tinggi konduktifitas termal , maka lanjut pendinginan semakin cepat, sehingga material semakin keras

3. Bagaimanakah pengaruh kadar karbon terhadap kekerasan baja hasil perlakuan panas? Semakin banyak kadar karbon terlarut dalam suatu material maka semakin keras material tersebut

4. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan solid solution treatment? proses pemanasan dua fasa menjadi satu fasa atau sebaliknya.