Anda di halaman 1dari 39

Anatomi dan Morfologi Lesi

Kulit
Kulit

Bagian paling luar & terluas dari organ tubuh (kira kira
1,5-2 m persegi)

Sebagai barier antara bagian internal tubuh dan eksternal


tubuh , menahan berbagai modalitas: sentuhan, suhu
tekanan dll.

Ketebalannya bervariasi :
Paling tebal: Telapak tangan dan kaki
Paling tipis: Kelopak mata, glans penis
ANATOMI KULIT
Histologi kulit
EPIDERMIS
Terbentuk dari sel keratinosit
Terdiri 5 lapis :
1.STRATUM KORNEUM
2.STRATUM LUSIDUM
3.STRATUM GRANULOSUM
4.STRATUM SPINOSUM
5.STRATUM BASALIS

Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI


Stratum Korneum: 5-10 lapis sel tak berinti, secara teratur
mengelupas

Stratum lusidum: Sel2 gepeng tanpa inti

Stratum Granulosum: 2-3 lapis sel. Sitoplasmanya berbutir


kasar dan terdapat inti terdiri atas keratohialin

Stratun Spinosum (Str.malpighi/prickle cell layer):Bbrp


lapis sel polygonal berinti

Stratum Basalis/Germinatifum: Lapisan kolumner seperti


pagar
Mengadakan mitosis secara periodik. terdapat sel melanosit
(pembentuk melanin/pigmen)

Keratinisasi : 21-28 hari

Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI


DERMIS
Berada dibawah epidermis dan lebih
tebal, terdiri lapisan elastis, fibrosa padat
dan folikel rambut.

1. PARS PAPILARE
Bagian yg menonjol ke epidermis
terdiri: ujung saraf & pembuluh darah

2.PARS RETIKULARE
Bagian yg menonjol kebawah ,terdiri :
Serabut kolagen, elastin dan retikulin
Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI
SUB KUTIS
Terdiri atas jaringan ikat longgar berisi
sel lemak.
Adneksa kulit
- 1.Kelenjar kulit :
a. Kelenjar keringat (Glandula
sudorifera)
b. Kelenjar palit/minyak(Gl.Sebasea )
- 2 KUKU
- 3 RAMBUT.
- 4.Organ sensoris: adanya ujung saraf
sensoris di dermis dan sub kutis.
Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI
ORGAN ORGAN SENSORIS

- Badan badan Ruffini : rangsangan panas


- Badan badan Krause : rangsangan dingin
- Badan badan Meissner: rangsangan raba
kuat/dalam
- Badan badan Merkel Ranvier untuk:
rangsangan raba halus
- Badan badan Vater paccini : untuk
tekanan

Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI


FUNGSI KULIT
1. PROTEKSI : FISIK DAN MEKANIK
2. ABSORPSI
3. EKSKRESI
4. PERSEPSI : Adanya organ sensoris.
5. PENGATUR SUHU TUBUH.
6. PEMBENTUK PIGMEN
7. KERATINISASI
8. PEMBENTUKAN VITAMIN D
9. EKSPRESI EMOSI

Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI


Yang harus diperhatika
pada lesi kulit:
1. Bentuk / Lesi
2. Warna
3. Batas
4. Konsistensi
5. Ukuran / Luas
6. Kombinasi lesi
7. Lokasi dan distribusi

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


MORFOLOGI LESI KULIT
:
EFLORESENSI / Ujud kelainan kulit PRIMER
Makula : Perubahan warna kulit
Papula : Benjolan keci < 5mm
Nodula : Masa padat dibawah dermis

Tumor : Benjolan >1 cm


Plak : Penonjolan kulit flat >1cm
Urtika : Edema pada dermis
Vesikula : Gelembung berisi cairan < 5mm
Bula : Vesikula yg besar
Pustula : Vesikula berisi nanah
Abses : Kumpulan nanah didalam
jaringan kutis/sub kutis.
Kista : Rongga berisi cairan ,sel,sisa sel
Makula

Makula/ spot : perubahan warna kulit


tanpa elevasi ataupun depresi. Dapat
berupa:
hiper pigmentasi
hipopigmentasi
eritematosa
Diascopy/ pressure glass slide

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Papula pimple
superficial, lesi padat, menonjol dan
berukuran diameter <0,5 cm

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Plak
Penonjolan kulit seperti plateu dengan permukaan
area yang relatif lebih luas dibandingakan dengan
ketinggiannya dari kulit. Berbatas tegas

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Nodula

Lesi kulit yang menonjol padat berbentuk bulat atau


elips lebih besar dari papul dan dapat melibatkan
epidemis,dermis atau jaringan subcutaneus.

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Wheal / urtika
Area edema yang bulat atau puncaknya rata
berwarna merah pucat dan cepat menghilang

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Vesikel dan Bulla
Cavitas superficial berisi cairan.
Vesikel <0,5 cm kalau bulla > 0.5cm
circumscribed, elevated

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Bulla

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Pustula Cavitas superficial berisi eksudat.

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Krusta
Krusta terdiri dari serum, darah
atau purulen eksudat yang
mengering

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


EFLORESENSI /LESI KULIT SEKUNDER

Skuama : Sisik/Lapisan str korneum yg lepas


Krusta : Kerak / Cairan badan yg mengering
Erosi : Kehilangan jaringan tidak
melampaui str basalis
Ekskoriasi: Kehilangan jaringan dibawah
epidermis
Ulkus : Kehilangan jaringan lebih dalam
dari ekskoriasi punya tepi, dinding,
dasar dan isi
Sikatrik : Jaringan yg tak utuh,rilef kulit tak
normal, permukaan licin tak ada
adneksa kulit
Skuama / sisik Flakes dari stratum korneum.

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Defek pada epidermis.
Erosi / lecet

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Ulkus

Defek yang lebih dalam pada kulit mencapai dermis atau


lebih dalam lagi.

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Sikatrik / jaringan parut
Jaringan parut pengganti
jaringan ikat yg telah rusak,
penyembuhan dari ulkus

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Atropi
Merupakan pengecilan dari beberapa
lapisan kulit.

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Kista
Kavitas yang berisi cairan atau soli
atau semi solid. Bisa superficial
ataupun dalam.

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


Karakteristik dalam
mendefinisikan lesi
1. Warna: pink, merah, ungu, putih, kecoklatan.
Warna bisa bervariasi
2. Batas: berbatas tegas atau tidak.
3. Ukuran: bulat, oval, polisiklik, snakelike/ menjalar.
Luas lesi berapa cm.
4. Palpasi:
- Konsistensinya lunak, keras, fluktuasi.
- Teraba hangat atau dingin
- Mobilitas
- Tegang atau lesi dalam

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


1. Number : single atau multiple lesi
2. Arrangement: group (multiple lesi dpt berupa
herpetiform, annular, reticulated, linear)
disseminated
3. Confluense: yes or no
4. Distribusi single, localized, generalized

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition


BEBERAPA ISTILAH :UKURAN-SUSUNAN
KELAINAN-LOKALISASI

UKURAN - MILIAR : sebesar jarum pentul


- LENTIKULER : sebesar biji jagung
- NUMULER : sebesar uang logam
- PLAKAT : lebih besar numuler

SUSUNAN KELAINAN
-LINIER : spt.garis lurus
-SIRSINAR: spt lingkaran
-ARSINAR: spt bulan sabit
-POLISIKLIS: bentuk pinggiran
sambung menyambung
-KRIMBIFORMIS: lesi induk
dikelilingi lesi yg lebih kecil
Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI
Susunan kelainan kulit

Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI


PENYEBARAN DAN LOKALISASI
-SIRKUMSKRIP : berbatas tegas
-DIFUS : tidak berbatas tegas
-GENERALISATA:hampir seluruh tubuh
-REGIONAL: mengenai daerah badan tertentu
-UNIVERSALIS:seluruh tubuh
-SOLITER: hanya satu lesi kulit.
-HERPETIFORMIS: bergerombol
-KONFLUENS : menyatu / bergabung
-DISKRET:terpisah satu dg yang lain
-SIMETRIK:mengenai belahan badan yg sama
-BILATERAL:mengenai kedua belah
-UNILATERAL : mengenai sebelah badan.

Sumber: Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin FKUI


lesi kulit

Sumber: Fitz Patrick 7th Edition