Anda di halaman 1dari 10

KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP)

Kepemimpinan adalah proses


mengarahkan orang dan mempengaruhi
aktivitas-aktivitas yang berhubungan
dengan tugas dari anggota-anggota
kelompok.
Memimpin orang atau mengarahkan
orang atau mengatur orang adalah
suatu hal yang gampang-gampang
susah
(bawahan sering mempunyai
pendapat, pengalaman, kematangan
jiwa, kemauan, dan kemampuan
yang berbeda bahkan di atas
pemimpin)
Variasi kemauan dan kemampuan
bawahan :
Ada bawahan yang tidak mau dan tidak
mampu
Ada bawahan yang mau, tetapi tidak
mampu
Ada bawahan yang tidak mau, tetapi
mampu
Ada bawahan yang mau dan mampu
Bagaimanakah gaya kepemimpinan
yang efektif ?
Tidak ada satu cara yang terbaik untuk
mempengaruhi perilaku orang-orang.
Gaya kepemimpinan yang efektif adalah
kepemimpinan yang disesuaikan dengan
tingkat kedewasaan (maturity) bawahan.
Kedewasaan bawahan terkait dengan dua
hal, kematangan pekerjaan dan
kematangan psikologis.
Gaya Kemepimpinan
Teori X (McGregor): dg asumsi bahwa orang
harus dipaksa, dikendalikan dan diancam dengan
hukuman untuk mau bekerja
Teori Y (McGregor): dg asumsi bahwa bekerja
pada hakikatnya sama dengan bermain atau
beristirahat; orang-orang akan mengen-dalikan diri
sendiri untuk mencapai tujuan; mereka
mempunyai potensi,kepandaian, dan kreativitas.
Terori Z(Fiedler): kombinasi dari keduanya
(situasional/kontingensi)
Gaya kepemimpinan
Autokratik Partisipatif Bebas kendali

pemimpin
pemimpin pemimpin

pegawai
pegawai pegawai
Disarankan kepada Pemimpin:
Mengkaji situasi mereka-orang-orang,
tugas, dan organisasi
Luwes dalam menggunakan berbagai
keterampilan dalam keseluruhan gaya
Mempertimbangkan untuk memodifikasi
unsur-unsur pekerjaan mereka guna
memperoleh kesesuaian yang lebih baik
dengan gaya yang mereka sukai.
Bila ingin memimpin, kenali 6 hal:

Kenali dirimu sendiri


Kenali situasi yang dihadapi
Pilih gaya yang cocok dengan situasi
tersebut
Penuhi kebutuhan tugas
Penuhi kebutuhan kelompok
Penuhi kebutuhan individu
Gaya kepemimpinan versi Ki Hadjar
Dewantara
Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan memberi
contoh)
Ing Madyo mangun karso (di tengah
memberikan memotivasi)
Tut Wuri Handayani (di belakang memberi
dorongan/support)
Kapan seseorang menjadi
pemimpin?
Dilahirkan untuk jadi pemimpin (Rosul/Nabi)
Faktor keturunan (raja/ratu)
Dipilih oleh kelompok, karena:
a. Kharismatik
b. Kaya
c. Sebelumnya telah menjadi pemimpin pada bagian
kelompok itu
d. Memiliki pengetahuan, keterampilan yang lebih dari
yang lain
e. Dapat dipercaya, jujur dsb.