Konspirasi as Dan Rusia Di Chechnya

KONSPIRASI AS DAN RUSIA DI CHECHNYA

Sejak Agustus 1999, Chechnya terus-menerus digempur oleh tentara Rusia dalam operasi militer yang sangat brutal dan keji. Gempuran yang bertubi-tubi yang dilancarkan, baik melalui darat maupun udara terhadap Grozny, ibu kota Chechnya, telah menyebabkan 80 persen kota tersebut hancur. Tentu saja, serangan yang membabibuta itu memaksa rakyat sipil yang berdiam di Grozny lari berhamburan demi menyelamatkan jiwa mereka yang dicekam ketakutan yang teramat sangat. Operasi militer yang digelar penguasa Moskow itu, betapa tidak lagi mempedulikan prinsip dan nilai-nilai kemanusiaan, lantaran tidak sedikit dari warga sipil bahkan para pengungsi menjadi sasarannya. Ironinya, tiada solidaritas kemanusiaan dari negara-negara lain yang mengecam apalagi mengutuk tindakan biadab Rusia itu. Padahal ribuan penduduk yang tak berdaya meninggal akibat pemboman dan penembakan altileri berat terhadap kota dan desa-desa di Chechnya. Tercatat pula, lebih dari 220 ribu penduduk Chechnya yang mengungsi meninggalkan kampung dan rumah-rumah mereka yang sebagian besar telah hancur. Sejauh itu, hampir tak terdengar nada empati kemanusiaan dari negara atau pun badan-badan Internasioal yang menekan Rusia agar menghentikan ofensifnya. Kecuali retorika tak bermakna AS dan negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE). Memang, sikap AS dan negara negara-negara Barat tidak patut kita harapkan dalam upaya penyelesaian dan pembelaan berbagai petaka di negeri-negeri Islam. Hal yang patut disesalkan justru sikap diam para penguasa di dunia Islam yang terkesan judeg kehilangan inisiatif untuk mengambil prakarsa membela dan menolong mereka. Itulah karenanya, meskipun sudah tiga bulan kaum muslimin Chechnya diluluhlantakkan Rusia, tak tampak pertanda adanya bantuan negara-negara muslim. Akankah mereka membiarkan Chechnya hancur sirna?

Lintasan Sejarah Chechnya
Negara Kaukasus termasuk negara Islam sejak masa pemerintahan Khalifah ‘Umar bin Khaththab ra, yakni sejak dikirimnya pasukan Islam untuk menaklukkan negara tersebut. Kemudian sebagian besar wilayah tersebut masuk ke dalam wilayah Daulah Islamiyyah pada masa Khalifah ‘Utsman bin ‘Affan. Pada masa kekhilafahan Umayyah, seluruh wilayah Kaukasus masuk dalam daulah Islam, yakni setelah ditaklukkan oleh Maslamah bin ‘Abdul Malik. Hal ini terus berlangsung hingga masa khilafah Abasiyyah. Penduduk Kaukasus banyak memeluk Islam, bahkan kemudian mereka turut mendakwahkan Islam. Pada masa Khilafah Abasiyyah, terjadi serangan dari dinasti Moghul terhadap Kaukasus. Akhirnya Kaukasus jatuh ke tangan Moghul. Akan tetapi —akibat serangan ini— terjadi peristiwa di luar dugaan mereka; kaum muslimin Kaukasus mendakwahkan Islam kepada pasukan Moghul. Akhirnya Moghul masuk Islam pada tahun 1256 M, dan mulai membangun peradaban Islam. Bahkan, kekuasaan Islam waktu itu membentang meliputi Rusia, Siberia, dan Moskow sendiri. Sungguh hal itu adalah kemenangan yang besar. Tentara Moghul menyerang negeri mereka untuk menguasai mereka, namun ketika diin Islam menundukkan akal dan hati pasukan Moghul, maka justru terjadi kebahagian dan persatuan antara pasukan penyerang dan yang diserang. Para penyerang akhirnya menjadi murid dan pengikut penduduk muslim yang mereka serang. Hal ini disebabkan bahwa agama Islam adalah agama fithrah. Dan juga karena kaum muslim mengemban dakwah Islam karena

taat kepada Allah dan hasrat yang menggelora untuk memberi petunjuk kepada manusia, dan bukan hasrat dalam penjajahan dan eksploitasi. Pada tahun 1578 M Kekhalifahan ‘Utsmaniyyah menjadi penguasa di Kaukasus (kecuali Azerbeijan, negara ini keluar dari pengaruh khilafah „Utsmaniyyah, dan condong kepada Dinasti Sofiyyah yang bermarkas di Iran). Pada tahun 1722 M, Kaisar Rusia Peter Agung menyerang Kaukasus dan menaklukkan sebagian wilayah Kaukasus. Pada saat itu kekhilafahan „Utsmaniyyah sedang disibukkan dengan peperangan yang terjadi di Eropa Tengah, sehingga sangat lemah untuk menjaga Kaukasus dan Asia Tengah. Akan tetapi penduduk Kaukasus terus melawan dan bertahan untuk menghadapi serangan Rusia dan kekuasaan Dinasti Sofiyyah. Mereka mampu mengusir Rusia pada tahun 1735 M. Namun kaisar-kaisar Rusia menyerang kembali dan menaklukkan sebagian besar wilayah Kaukasus. Meski begitu, penduduk Kaukasus terus-menerus melawan penjajahan Rusia dan melakukan pemberontakan bersenjata. Pada tahun 1785-1794, Syaikh Manshur dari Chechnya memimpin peperangan menentang Rusia. Dan mereka menamakan perang itu dengan nama perang Jihad Suci. Pada tahun 1824-1832 M, Imam Ghaziy Maula Mohammad memimpin peperangan menentang Rusia. Kemudian, Imam Syamil Mu’arik Mutawasilah memimpin peperangan melawan Rusia pada tahun 1832-1859 M. Setelah Imam Syamil tertawan dan terbunuh, perlawanan dilanjutkan oleh orang Chechnya bernama Aumadiyev, dan gerakan Thoviy Adloyev, dan gerakan Zilmayev, dan gerakan yang dipimpin oleh orang Chechnya, "Aliy Bek Haji", dan perlawanan yang dipimpin oleh A’dimov di Grozny pada tahun 1878 M. Rusia kemudian berusaha mengalihkan kaum muslimin dari aktivitas politik dan jihad dan mengarahkan kaum muslimin untuk menempuh jalan yang lebih lunak sebagai nafas perjuangan kaum muslimin. Akan tetapi hal itu tidak memberi faedah apapun bagi Rusia. Dengan demikian, menurut tinjauan Islam wilayah Kaukasus adalah wilayah yang ditundukkan oleh kaum muslimin pada zaman Khalifah „Utsman bin „Affan, dan sebagian besar penduduknya telah memeluk Islam. Oleh karena itu, wilayah Kaukasus termasuk wilayah daulah Islam. Bukan termasuk wilayah Rusia. Dan penduduk Kaukasus yang dikuasai oleh Rusia terus mengadakan perlawanan keras, baik pada masa Kaisar-kaisar Rusia atau pada masa orang-orang sosialis. Menyusul runtuhnya Soviet, pada tanggal 10-11-1991 Chechnya menyatakan merdeka dari Rusia, dengan mengangkat Doghar Dodayev sebagai pemimpin mereka. Kemerdekaan ini tidak diketahui oleh satu pun negara di dunia ini. Dan akhirnya muncul pertikaian dan pergolakan antara Rusia dan Chechnya. Hingga akhirnya Rusia memerangi Chechnya untuk memberangus kemerdekaan itu. Peperangan itu berlangsung selama 21 bulan (akhir 1994-Agustus 1996). Rusia menderita kekalahan telak, pasukannya banyak yang terbunuh. Pada tanggal 12/05/1997 diadakan penjanjian damai, yang dihadiri oleh Presiden Rusia Boris Yetlsin dan Aslan Maskadov presiden Chechnya.. Perjanjian itu menyatakan, bahwa keduanya akan membangun hubungan berdasarkan konstitusi negara masingmasing, dan tidak boleh menggunakan senjata, dan membatasi penggunaan senjata untuk menyelesaikan pertikaian dua negara. Perjanjian itu juga tidak menyebutkan bahwa Chechnya tetap merupakan bagian dari Rusia. Akan tetapi tertuang dalam perjanjian, bahwa rakyat Chechnya diberikan hak untuk menentukan kemerdekaannya pada tanggal 31/12/2001.

Strategi Licik Bangsa Pengecut
Informasi yang diperoleh dari Jenderal Alexander Lebed, dan petinggi Rusia lainnya, bahwa sebelum menyepakati perjanjian damai dengan Chechnya, mereka telah mengatur rencana berbahaya bagi Chechnya. Mereka melancarkan strategi untuk menciptakan perang saudara di Chechnya, sebagaimana perang saudara yang terjadi di Afghanistan, setelah ditariknya kekuatan Rusia pada tahun 1994. Mereka mulai menggulirkan tiga model strategi di Chechnya . Pertama, strategi adu domba antara kaum muslimin yang memiliki komitmen Islam tulus (sufi), dengan kaum konservatif pro status quo (salafy). Kedua, menetralisasi pengaruh negara-negara besar dan kepemimpinan AS. Ketiga, mencap penduduk Chechnya sebagai teroris, dan berhubungan dengan teroris dunia.

Strategi untuk mengadu domba antara kelompok sufi dengan salafiy. Rusia memberikan kemudahan kepada pihak salafiy untuk mendapatkan bantuan dan memiliki senjata. Bahkan pihak Rusia juga melatih mereka untuk membangun kekuatan militer, agar mereka dapat meraih kekuasaan. Sehingga mereka sendirilah yang akan menghadapi kelompok sufi yang jumlahnya mayoritas. Rusia berharap di Chechnya timbul perang saudara. Strategi berikutnya adalah mengeliminasi negara adidaya, terutama AS. Kami, melihat ada perubahan sikap beberapa negara terhadap perang yang terjadi antara Rusia dengan Chechnya periode 1994/1996, dan perang yang terjadi sekarang. Rusia kembali menyerang Chechnya pada bulan Agustus 1999. Aksi kebrutalan, pembunuhan, pengrusakan, dan penghancuran terus berlanjut dan semakin bertambah kuantitasnya. Sebelumnya, media massa Barat mengecam dengan keras agresi Rusia, dan memuji keberanian penduduk Chechnya. Namun, media massa itu sekarang bungkam. Kalau pun media Barat melansir berita, paling-paling ungkapan tak berisi yang menyalahkan Chechnya dan penduduknya. Sebelumnya, para pemimpin Islam, terutama pemimpin-pemimpin Arab (antek-antek Amerika dan negara Barat) menunjukkan perhatiannya terhadap orang-orang Chechnya di beberapa mass media, mengumpulkan dana, dan membantu para pengungsi. Anehnya, sekarang para pemimpin itu telah menghentikan bantuannya kepada penduduk Chechnya. Dan ketika Putin, PM Rusia, bertemu dengan Clinton di Oslo pada tanggal 10/11/1999, sebagian pengamat berharap Clinton bisa menekan Putin untuk segera menghentikan perang. Akan tetapi, setelah Putin kembali ke Moskow dan menghadap Presiden Yelstin, Menteri Pertahanan Rusia Marsyal Sergeyev menyatakan, "Bahwa kekuatan militer telah dirancang untuk membebaskan Grozny dan seluruh wilayah Chechnya dari para teroris." Dia menekankan bahwa tugas ini telah direkomendasi oleh prisiden. Catatan dari Konferensi OSCE (Organisation for the Security and Cooperation in Europe) yang berlangsung di Istambul sejak tanggal 18-19/11/1999, para peserta konferensi tidak secara langsung mengkritik atas kebrutalan Rusia di Chechnya. Anehnya, justru Yelstin yang mengkritik dan menantang mereka. Dia menyatakan bahwa perang akan terus berlangsung sampai para teroris telah lenyap secara sempurna. Dan dia menolak bernegoisasi dengan pihak manapun di Chechnya. Dengan demikian Yelstin telah melanggar perjanjian tahun 1997 dengan Chechnya. Dan kami juga menemukan bahwa IMF tetap memberikan bantuan pinjaman kepada Rusia. Meskipun, Michael Camdessus membual, "Kami tak bisa terus mendanai mereka (Moskow) bila seluruh dunia tak menginginkannya" (Republika, 29 Nov.‟99).

Deal Antara Rusia dan AS
Akan tetapi, apa yang membuat Amerika mengubah sikapnya pada perang antara Rusia dengan Chechnya yang terjadi pada tahun 1994/1996? New York Times medio 19/11/1999 melansir bahwa Menteri Luar Negeri Rusia, Igor Ivanov telah mengirim surat tidak resmi kepada menteri luar negeri AS Madeleine Albright ketika mereka bertemu di Turki pada tanggal 18/11/1999, yang mencantumkan proposal "deal", tersimpul AS akan membiarkan operasi militer Rusia di Chechnya, dengan ganti, "Kami siap untuk memberikan instruksi kepada delegasi Rusia yang ada di Dewan Keamanan agar lebih fleksibel dalam menanggapi kasus Iraq." Direktur Institut Perdamaian di Moskow, Alexander Kisilov berkata, "Saling pengertian ini mempunyai makna,"Menarik kembali sikap keras Kremlin terhadap kasus Iraq dan Yugoslavia, dengan konsesi, tekanan administratif AS tentang kasus Chechnya, berbagai skandal busuk, dan pencabutan bantuan dana harus dihentikan". Rachel Bronson, seorang ahli problem-problem sekuritas di Kaukasus pada tanggal 18/11/1999 berkata, "Rusia memuji sikap AS yang telah berusaha keras untuk mencegah merebaknya kasus Chechnya yang bisa menjadi halangan bagi AS untuk menjalin kerjasama dengan Rusia, dengan mengorbankan problem-problem lainnya yang lebih penting, seperti pembatasan senjata nuklir, kasus Iraq, upaya reformasi dan pemulihan stabilitas di Rusia." Itulah deal antara Rusia dengan AS. Deal itu dimulai dengan nota kesepakatan yang dikirim oleh Ivanov kepada Albright pada tanggal 18/11/1999. Walaupun sebelum tanggal itu telah dilakukan pembicaraan

Ash-Shaff 10-11). dan orang-orang tua dengan menghancurkan dominasi Rusia dan propoganda syaithan. Namun janganlah kita lupa. dan dipasang sebagai ancaman bagi negara-negara Eropa. dan ia sangat mendukung upaya Rusia untuk menghancurkan terorisme. sementara deal antarnegara (Rusia dan AS) telah ditandatangani?! Dan sampai kapan penguasa-penguasa Muslim tetap menjadi alat dan pengkhianat yang melakukan konspirasi dengan orang-orang kafir untuk membantai saudara mereka sendiri?! Khatimah Sungguh sangat menyedihkan dan terasa menyakitkan. Demikian pula meski tangisan kaum muslimin di Chechnya telah menampar kuping-kuping mereka — para penguasa pengkhianat itu— tidak cukup menggugah perasaan mereka. menyaksikan negara-negara kafir berpestapora dengan pembunuhan. Ancaman inilah yang digunakan dalih oleh AS untuk mempertahankan persekutuan Atlantik dan agar AS bisa terus memantau Eropa dengan alasan menjaga Eropa dari ancaman Rusia. melindungi para wanita. bahwa politik AS terhadap Rusia adalah menjaga Rusia agar tetap menjadi negara yang kuat untuk menghadapi Cina. anak-anak. yang sebelumnya didahului dengan pernyataan sikap tidak resmi. Adapun reaksi para penguasa (Islam) terhadap Rusia telah melampaui batas. Sementara para penguasa negara-negara muslim itu sama sekali tidak berupaya menggerakkan pasukan muslimnya untuk menolong mereka. penyiksaan. begitu peka terhadap ancaman keselamatan dan kehormatan seorang muslim dan menindak tegas kejahatan suatu negara yang pejabatnya melecehkan seorang muslimah. Ç»ÌmiË Ç¼»BI ÆÌÄ¿ÛM {10} ÁλC LAh§ Å¿ Á¸ÎVÄM ÈiBƒ Ó¼§ Á¸»eC ½Æ AÌÄ¿E ÅÍh»A BÈÍC BÍ {11} ÆÌÀ¼¨M ÁNÄ· ÆG Á¸» jÎa Á¸»g Á¸n°ÃCË Á¸»AÌ¿DI Ǽ»A ½ÎJm Ÿ ÆËfÆBƒË "Wahai orang-orang yang beriman. Rusia telah mengirim utusannya ke berbagai negera Islam baik Arab maupun non Arab. serta pelecehan kehormatan dan kesucian kaum muslimin di negerinegeri mereka. para penguasa tak juga punya keberanian membela rakyatnya dengan melawan bangsa-bangsa agresor sekutu syaithan itu. Tak terbayang oleh mereka bagaimana para pemimpin muslim terdahulu. Dan yang akan mengembalikan kaum muslimin meraih keagungan dan kemuliaan Islam. jika kalian mengetahuinya" (QS.lisan. dan memobilisasi pasukan untuk membantu mereka kaum muslimin di Chechnya. Bahkan ketika celaan dan hinaan menerpa negeri-negeri kaum muslimin. seperti Khalifah Al-Mu’tashim. bahwa mereka hanya memerangi terorisme dan para teroris. sampai kapan kaum muslimin terus disembelih. Bahkan PM Turki Ecevit berkunjung ke Moskow pada tanggal 5/11/1999 dan menyatakan bahwa persoalan Chechnya adalah persoalan intern Rusia. sukakah kalian aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang pedih?—yaitu—berimanlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya. saat ini tidak ada seorang khalifah yang akan menyerukan perlawanan umum. Itulah yang lebih baik bagi kalian. Dan untuk menghentikan dukungan dari negara-negara Islam kepada Chechnya. Hal ini menunjukkan bahwa para pemimpin negara Barat (khususnya AS) telah memberi tahu kepada para antek-anteknya agar diam dalam masalah ini. . untuk menjelaskan kepada negaranegara tersebut. Lalu. dan berjihadlah di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Ya. Pada tanggal 18/11/1999 deal itu baru dituangkan dalam tulisan.

Runtuhnya ekonomi Rusia adalah alasan utama mereka mendesak penghentian perang. yang mau bertahan di Chechnya. mengungsi ke berbagai negara penampung seperti Turki. Penduduknya yang mayoritas muslim – tak lebih dari satu juta jiwa. melayang. hanya warga sipil yang nekad – atau karena tak memiliki pilihan lain. 2 November 1991. Apa pun tujuannya. yang menewaskan ratusan . Grozny. sudah lebih 100 ribu nyawa – kebanyakan warga sipil tak berdosa. bahkan kian menguat. Rusia juga mengklaim bahwa kini 850 ribu warga masih tinggal di Chechnya. dengan menabrakkan truk bermuatan bahan peledak ke salah satu pos penjagaan Rusia di distrik Cheroreche di Grozny. dan di negeri-negeri kecil pecahan Soviet sekitar 200 ribuan.500 hingga 5. Kehidupan sosial ekonomi pun lumpuh total. Sedangkan sebagian besarnya. khususnya agama Islam. Abdul Rahman melancarkan aksi bom syahid. Dan sejak perang berkecamuk pasca deklarasi kemerdekaan Chechnya. Namun sepanjang sejarah yang penuh tekanan itu. Di Republik Ingushetia saja kini terdapat 147 ribu pengungsi Chechnya. Bermula tahun 1920-an. Puluhan tentara Rusia tewas. Selain gerilyawan mujahiddin. atau lebih kecil dari negara Wales. sejak jaman kekuasaan Tsar. keberagamaan warga Chechnya tak pernah tanggal. dan terutama negara-negara tetangga. Eropa.Saturday. Tercatat 11 ribu tentara tewas. untuk menghadapi gerilyawan mujahiddin yang jumlahnya berkisar antara 1. Kini pemerintahan Vladimir Putin menempatkan 80 ribu tentaranya di Chechnya. sejak berlangsung operasi yang mereka namakan kampanye anti teroris. terbiasa hidup dalam tekanan. October 30. Tentu saja.000 saja. korban kekejaman rejim Soviet bertebaran di mana-mana. Ibukota Chechnya. Belum lagi rasa aman yang kian susut. Beberapa hari sejak ikrar keislamannya. sedangkan pihak Rusia mengklaim telah membunuh 13 ribu gerilyawan Chechnya. 2004 Jalan Panjang Perjuangan Chechnya Chechnya terletak di pegunungan Kaukasus.000 mil persegi. meskipun sejumlah organisasi kemanusiaan menyangsikan angka tersebut. dan kota-kota lain luluh lantak dibombardir senjata berat artileri dan pesawat pembom Rusia. pertengahan tahun 2000. menyusul aksi bom syahid atau penyanderaan – seperti yang berlangsung di gedung teater Moskow atau rumah sakit Budyonnovsk (lihat Tiga Bersaudara Menantang Rusia). dan menurut mereka hanya 250 ribuan yang masih menetap. yang luas wilayahnya hanya 6. Salah satunya adalah tentara Rusia yang kemudian menganti namanya dengan Abdul Rahman. penguasa Soviet melancarkan pemberangusan sistematis terhadap lembaga-lembaga keagamaan. dan terutama setelah lahirnya Uni Soviet. yakni masuk Islamnya sejumlah tentara Rusia. dan mereka kemudian menjadi pejuang gigih bersama mujahiddin. Ada juga drama lain dalam perang Chechnya. Fakta juga menunjukkan bahwa sebagian besar warga Rusia kian frustrasi atas kebijakan pemerintahnya melancarkan perang dengan Chechnya. perang adalah tragedi kemanusiaan yang selalu menyisakan kisah duka dan nestapa.

ada lagi sejumlah faksi gerilyawan yang cukup disegani dan menjadi target utama Rusia. Sedangkan presiden Putin sendiri tak mampu memenuhi janjinya. Salah satunya adalah kelompok Emil Khattab yang bermazhab Wahabi. Padahal sebelumnya Dudaev adalah Komandan Divisi Pembom Strategis. kabilah. Masing-masing kelompok biasanya terdiri dari 50 hingga 150 pasukan. Dudaev juga mengidentikkan dirinya sebagai pengikut setia kelompok tarekat Kunta-Khadzhi yang sangat terkenal. pemerintah segera mengirimkannya kembali ke Chechnya. mereka selalu mengangkat Islam sebagai panji perjuangan. Doku Umarov. Tokoh lain adalah Shamil Basayev. September lalu. Ruslan Gelayev (38 tahun). tahun 1999. dan melancarkan perlawanan di kawasan Barat Chechnya. . Praktek korupsi dan suap merajalela di antara para perwira militer. Selain kelompok Maskhadov dan keluarga Barayev. Faktor Islam Apapun motif aksi para pemimpin gerilyawan itu. sementara banyak pasukan di lapangan secara diamdiam berbisnis senjata dan sebagian lain berbisnis kayu – salah satu komoditas penting Chechnya. dan aliran politik tertentu. sekaligus komandan sebuah kelompok gerilyawan bersenjata. Gelayev bersama pasukannya pernah melancarkan perlawanan spektakuler sepanjang perbatasan wilayah Georgia dan Ingushetia. Dzhokhar Dudaev. Maret lalu Khattab tewas setelah menghirup racun yang dipasang dalam kertas surat oleh Agen Keamanan Federal Rusia (FSB).warga Rusia. Tak jelas berapa jumlah kelompok gerilyawan mujahiddin Chechnya. kekuasaan Tsar dan rejim komunis Uni Soviet kerap menindas kehidupan beragama di Chechnya. dan gigih mengupayakan pendirian negara Islam Chechnya. Lebih lagi karena dalam sejarah panjangnya. Itulah sebabnya presiden pertama Chechnya. setelah dua kakinya diamputasi. tak pernah berhasil menghimpun kelompok gerilyawan dalam satu kesatuan. Mujahiddin Kalangan mujahiddin sendiri tak memiliki kepemimpinan terpusat. Mereka menyebar dalam unit-unit kecil yang berbasis agama. Aslan Maskhadov. Islam sangat ampuh mengangkat moral para gerilyawan melawan Rusia. tahun 2000 lalu. Khattab kini digantikan Abu Walid. di Chechnya setidaknya terdapat 150 teip (klan) yang tersebar di berbagai wilayah. juga masuk daftar perburuan Rusia. bahwa ia akan mengambil tindakan paripurna untuk segera menuntaskan konflik. Jika ketahuan. dipimpin seorang komandan – seperti kelompok Resimen Islam pimpinan Movsar Barayev. yang bersekutu dengan komandan gerilyawan lokal. Basayev kini lebih banyak bertindak di belakang layar. Presiden terpilih Chechnya. akibat perjuangan di medan laga. yang dituding Rusia sebagai arsitek sejumlah aksi penyanderaan dan serangan terhadap Dagestan. tak lama setelah deklarasi kemerdekaan Chechnya. pemerintah akan menagih kompensasi lain. pulang ke Rusia. Kondisi angkatan perang Rusia di Chechnya juga kian memburuk. Bila tugas itu tak tuntas – boleh jadi karena terluka. untuk berperang selama 6 bulan. Jika merujuk jumlah suku saja. Banyak pula tentara yang desersi. pun menggaungkan panji Islam dalam perlawanan menghadapi Rusia.

Islam memang datang lebih belakangan ke Chechnya (ada yang menyebut abad ke-16. Setibanya di Chechnya. sejumlah ulama terkenal juga muncul di Makhachkala. ada juga abad ke-18) ketimbang Daghestan. Asia Tengah atau Tatarstan. Volga atau Daghestan yang menjadi pusat perkembangan kebudayaan Islam – di kawasan-kawasan tersebut lahir. dan Afganistan di masa pendudukan Uni Soviet. melalui jalur sufisme. Chechnya sebetulnya berbeda dengan kawasan Bukhara. ahli hadis Imam Bukhari dan filosof Ibnu Sina. Desember 2002 Kaum Muslimin. terutama Naqshabandiyah dan Qadiriyah. Namun perjuangan di kancah politik juga dilancarkan sejumlah tokoh Islam. dikembangkan oleh Syekh Kunta-Khadzhi Kishiev pada abad ke-19. untuk menggugah perjuangan muslim. Shamil kerap berlawanan dengan Kunta-Khadzhi yang mengedepankan ajaran anti kekerasan. tentu Rusia harus mengingat kembali peringatan dari Jenderal Yermolov Kurtz: “Bangsa Chechnya tak kan pernah mau diajak kompromi!” Muna Galbia Maulida Insani-8. Chechnya. jauh hari setelah penyebarannya di Azerbaijan. Dan jika tetap melancarkan pendudukan. Darah Muslim Chechnya Sama Mahalnya Dengan Palestina! . penulis kitab yang cukup terkenal. Islam segera berbaur dengan tradisi lokal. dan anti kekerasan. boleh jadi ajaran Gazavat Imam Shamil dan sosok Syekh Mansur lebih berpengaruh di tengah perjuangan warga Chechnya melawan kekejaman tentara Rusia. misalnya. hingga mereka menggapai kemerdekaan penuh. Inti ajaran Kunta-Khadzhi adalah egalitarinisme. Ia datang secara perlahan dari tenggara pegunungan Kaukasus menuju baratdaya. Salah satu kelompok tarekat yang hingga kini mengakar kuat. muncullah Imam Shamil pada abad ke-19. Dalam sejarah Islam. Setelah era Syekh Mansur. tapi juga merambat ke kawasan Daghestan dan Azerbaijan (1785-1791). ibukota Daghestan. Di sini kemudian berkembang sejumlah tarekat. antara lain Syeikh Ushurma yang dijuluki Syekh Mansur. Gazavat (peperangan). penolakan terhadap hirarki.yang turut melancarkan serangan ke Estonia (1988). Kini. bukan di Grozny. Di jaman Uni Soviet. Perjuangan politik berbasis keagamaan Syekh Mansur melawan kekuasaan Tsar tak cuma di Chechnya.

Membandingkan jumlah kematian per 1 ribu penduduk dengan jumlah hasil di Google. Chenchya juga berkeinginan mendirikan Negara Islam. Brett Stephens mengajukan pertanyaan retoris . mengapa seluruh dunia memberikan perhatian besar pada Palestina. 630. 000. Penduduk Muslim di Chechnya berjumlah sedikit lebih daripada Palestina atau sekitar satu juta jiwa." Padahal menurut Stephens. (sa/qmh) Rabu. dari 200 orang. Selain Hamas di Gaza. Rusia adalah negara besar. kombinasi dari Chechnya dan genosida hanya memberikan hasil 245. Menurut Stephen. dan hampir tidak memiliki kepentingan dengan apa yang terjadi di Chechnya? Stephens menunjukkan bahwa sebenarnya peristiwa di Chechnya dan Palestina selalu pecah hampir bersamaan. memiliki sumber daya energi yang besar yang banyak dibutuhkan di Eropa. Tidak heran jika kemudian Chehcnya sudah dianggap mati dan tidak ada oleh dunia internasional. memiliki senjata nuklir.5 per 1000 orang. sementara Palestina sampai saat ini jika dihitung secara statistik “baru” 1.Seorang wartawan Australia. dan tak ada yang peduli peduli kepada satu orang Chechen pun.000. 24/03/2010 13:18 WIB | email | print . Pada saat yang sama. Stephens sampai ke sebuah kesimpulan bahwa korban konflik Palestina mendapatkan 28 kali lebih banyak perhatian daripada Chechnya. akan terjadi 25 kematian. Stephens menjadi yakin bahwa "setiap Palestina kematian adalah layak bagi dunia. Stephens mengetik kata-kata Palestina dan genosida ke mesin pencari Google. apa yang terjadi di Chechnya pun tidak kalah mengerikannya daripada apa yang terjadi di Palestina. Dalam perncariannya di internet. Hasilnya ditemukan 1. Alasan mengapa dunia tidak melihat kejahatan Rusia di Chechnya terjadi karena motif yang sederhana.

masjid terbesar di eropa . Presidennya yang bernama Dzhokar Dudayef adalah seorang muslim yang taat. Peninggalan Islam di Rusia antara lain. Meskipun rumah-rumah mereka hancur. Rusia yang berpenduduk 1. tetesan darah dan air mata tumpah di bumi Islam Chechnya. suku Dzahabieh dipimpin oleh Uzbek Khan yang berusaha mengislamkan seluruh suku Dzahabieh. dan administrasi pemerintahan. Pada tahun 1313-1340 M. Tatkala Dinasti Yuan masih berkuasa. keintelekan. Kemudian beliau membuat strategi untuk menyebar luaskan Islam ke seluruh wilayah Rusia. mereka tetap berjuang melanjutkan perjuangan terhadap komunis dan siap mati untuk agama Islam dan negaranya. Di bawah kekuasaan Ming. 2008 Kebangkitan Islam Leave a Comment Tags: Chechnya. Seperti yang dialami muslim Chechnya akhir-akhir ini akibat dari keganasan tentara komunis Rusia. Dengan Islamnya Barkah Khan maka suku Dzahabieh (kelompok orang mongol) banyak yang masuk Islam. Kaisar Barkah Khan memeluk Islam.5 juta dan mayoritas beragama Islam. Chechnya adalah negara kecil di kawsan kaukasus. keadaan di Rusia sekarang sudah lain karena pemerintahannya berpaham komunis sehingga benci dan ingin membinasakan Islam dari wilayah kekuasaan Rusia. Tetapi. kemudian bangkitlah kaum revolusioner muslim untuk menumbangkan dinasti Yuan (1279-1368 M). bangunan-bangunan tempat beribadah/masjid. kemiliteran. Chechnya Bangun Masjid Terbesar di Eropa Published September 15.Agama Islam masuk ke Rusia pada waktu Dinasti Yuan yang berkuasa. seorang muslim yang bernama Sang Yu Chuin menjabat sebagai penasehat agung Kaisar Ming yang pertama dan bernama Hung Yer. Kebangkitan Islam. Islam menduduki jabatan penting antara lain. yang merupakan perlawanan dan kemerdekaan Chechnya. Sejak tanggal 11 Desember 1994. Bahkan. Setelah dinasti Yuan lalu diganti dengan dinasti Ming. pasukan Rusia melakukan agresi besar-besaran terhadap Chechnya dan berhasil merebut istana keprisedenan Chechnya.

” tukas Ramzan. Presiden Chechnya. ketika masih berada di bawah rezim Soviet.Setelah menunggu sekian lama. masjid ini akan dibuka secara resmi pada tanggal 17 Oktober bersamaan dengan hari pertama pelaksanaan International Peacemakers‟s Conference yang bertajuk “Islam-Religion of Peace and Progress. sekolah agama. Masjid yang mampu menampung lebih dari 10. “Rakyat Chechnya tidak pernah punya kesempatan untuk beribadah di dalam satu masjid yang besar. ” kata Presiden Ramzan Kadyrov. yang menjulang ke langit. sesuatu yang seharusnya menjadi hal yang biasa di negara Islam dan di wilayah-wilayah di mana agama Islam dianut. Ia mengungkapkan. 20 Januari 2011 21:11:50 . Ramzan Kadyrov mengatakan. Di masjid ini juga terdapat kantor administrasi urusan agama Islam Chechnya. nama ayah dari Ramzan Kadyrov. rakyat Chechnya bisa memiliki masjid agung di Grozny sebagai tempat melaksanakan kegiatan dan ibadah. tak satu pun masjid bisa dibangun di Chechnya. (ln/iol) Penangkapan terus terjadi di Chechnya Hanin Mazaya Kamis. universitas Islam. “Untuk pertama kalinya setelah 60 tahun lamanya. hotel serta perpustakaan Islami. Masjid itu akan menjadi masjid terbesar bukan hanya di Chechnyanegeri di Utara Kaukasus-tapi juga di seluruh Eropa.” Masjid itu diberi nama Masjid Ahmad Kadyrov. dihancurkan dan dirampas.000 jamaah ini dilengkapi dengan menara-menara setinggi 180 kaki. Pembangunan masjid ini sudah dimulai sejak tiga tahun yang lalu dan menelan biaya sekitar 20 juta dollar. warga Muslim Chechnya akhirnya memiliki masjid besar yang dibangun di kota Grozny. Masjid-masjid yang ada bahkan ditutup.

penduduk setempat mengatakan bahwa empat orang bersenjata menghentikan mereka di dekat rumah bernomer 42 di ibukota Jokhar. Jokhar oleh sekelompok orang bersenjata yang mengenakan kamuflase militer. Nama. . Nama-nama korban penculikan belum diketahui. seorang sipil lakilaki ditangkap di desa yang sama dengan tuduhan sama.info melaporkan bahwa dua sipil Chechnya ditangkap di ibukota Chechnya. Akibatnya. Sebelumnya pada 13 Januari. Di hari yang sama. Pada 18 Januari lalu. Website Ichkeria. Mereka mengancam dengan tembakan dan kemudian membawa sandera ke mobil dan pergi ke tempat yang tidak diketahui. distrik Avtorkhanov.com) – Sumber lokal melaporkan bahwa pemuda Chechnya ditangkap oleh anggota geng rezim boneka di wilayah yang diduduki Rusia. geng bersenjata Kadyrov melakukan operasi hukuman di desa Chernorechya di distrik Zavodsky. sebelumnya Okyabrsky.Hits: 109 CHECHNYA (Arrahmah. Nokhchicho atau Chechnya. Menurut berita. Sumber pendudukan mengklaim bahwa dia adalah seorang mantan mujahid yang berperang melawan Rusia antara november 1999 dan Januari 2000. Pada 14 Januari sekelompok geng bersenjata Kadyrov juga menangkap seorang lakilaki tua berusia 43 tahun di distrik Naur. nasib dan keberadaan sandera tidak diketahui. Arbi Barayev dalam jangka waktu antara Mei dan Desember 1998. tentara pendudukan juga menangkap seorang laki-laki yang lahir pada tahun 1977. Sumber media pendudukan Rusia mengklaim bahwa tawanan adalah mantan pejuang Chechnya di bawah Komandan lapangan terkenal. warga lokal diculik.

kelompok Basayev bertanggungjawab atas pemboman berantai di kota-kota Rusia. Tuduhan lain. Kremlin kembali mengirim pasukan ke kawasan di Kaukasus Utara itu. Namun. Nasib dan keberadaan dua sandera ini juga tidak diketahui. Banyak kotanya. yang diistilahkan Moskow ''sebagai telah dikuasai oleh para bandit dan teroris''. ratusan ribu lainnya dipaksa jadi pengungsi. Pemimpin legendaris Chechnya sendiri.com) Malam Musim Dingin Chechnya dan Kemarau Panjang Rusia (Republika Online) Sejak 1 Oktober silam tentara Rusia mengepung dan membombardir kota-kota Chechnya. untuk mendirikan negara Islam. yang dalam pemilu Januari 1997 memperoleh 28 persen suara. Sebagai hasil. tetangga Chechnya. Dalam perang babak pertama (1994-1996). Istilah ini dinisbatkan kepada kelompok gerilyawan Muslim pimpinan Shamil Basayev. yakni status final Chechnya akan dibicarakan lima tahun mendatang terhitung sejak 1996. 9 September 1999. tapi dengan perjanjian perdamaian sementara. Sumber-sumber lokal juga melaporkan berita mengenai penangkapan seorang perempuan muda di Chechnya.000 Chechen tewas. Ini Perang Rusia-Chechnya babak II. distrik Vedeno. Perang itu sendiri tak diakhiri secara tuntas.Mereka menuduh laki-laki tersebut menyediakan makanan dan bantuan lainnya kepada Mujahidin Chechnya pada tahun 2007. Dan tetap bergerilya di pegunungan untuk membebaskan Chechnya dan seluruh kawasan Muslim Kaukasus yang masih berada dalam dominasi Rusia. memang tidak ikut dalam pemerintahan Presiden Arslan Makhadov yang moderat.Nasib dan keberadaannya juga tidak diketahui. (haninmazaya/arrahmah. Ini berkaitan dengan tuduhan bahwa kelompok Basayev membantu pemberontakan kelompok Muslim Dagestan. Tapi ongkos yang mesti dibayar sangat mahal. ledakan dahsyat . Moskow memang sedang berusaha dengan segala cara untuk menguasai kembali republik otonomi ini. Sekitar 80. seorang Muslimah kelahiran 1980 ditangkap dari rumahnya ke lokasi yang tidak diketahui. yang dipicu oleh proklamasi kemerdekaan Chechnya (1991). termasuk ibukota Grozny. Pihak berwenang mengklami bahwa dia telah menyediakan makanan selama musim panas dan gugur pada tahun 2004 untuk sekelompok Mujahidin di Chechnya yang beroperasi di Vedeno. Yang terakhir. Dzokhar Dudayev. meninggal diserang pesawat Rusia pada April 1996. Ratusan warga sipil Chechnya (Chechen) tewas. hancur dihantam persenjataan berat Rusia. Pada 12 Januari sekelompok pria bersenjata melakukan operasi di desa Dargo. Mereka. Chechnya menang.

Dibanding Asia Tengah. Menghadapi serangan membabi buta Rusia ini. Di bawah Ivan the Terrible dan Dinasti Romanov awal. Sejak itu Islam mengalami penindasan luar biasa. khususnya di bawah Catherine the Great. selama Perang Dunia II. Awalnya adalah serangan kavaleri lokal selama dua tahun (1917-1919) terhadap lembaga-lembaga keagamaan. guna mengalihkan perhatian domestik dan komunitas internasional atas skandal pencucian uang sebesar 15 miliar dolar AS yang disimpan di bank-bank AS serta dugaan suap senilai satu juta dolar AS terhadap Presiden Boris Yeltsin dan dua puterinya. Presiden Chechnya Arslan Maskhadov memihak pada kelompok Basayev dan memerintahkan rakyatnya berjihad melawan tentara Rusia. Mengapa Chechnya yang kecil dan terisolasi nekat menghadapi raksasa Rusia? Semangat separatisme Semangat separatisme Chechen tak lepas dari sejarah panjang hubungannya yang buruk dengan bangsa Rusia. kaum Muslim diperlakukan sebagai rakyat Rusia kelas dua. yang memandang Islam sebagai peradaban yang pengaruhnya lebih baik ketimbang Kristen. Golongan aristokrasinya dikooptasi dan dipaksa memeluk Kristen. Pada masa inilah tarikat Naqsyabandiyah dan Qadiriyah memasuki Kaukasus Utara. kendati penaklukan Rusia atas kawasan itu berlanjut hingga tahun 1900. Di bawah kekuasaan komunis Uni Soviet sejak Revolusi Bolshevik 1917. ekspansinya telah mencapai wilayah Kaukasus. Bagaimanapun ada dugaan bahwa teror itu dilakukan oleh intelijen Rusia sendiri untuk mendapatkan justifikasi Barat bagi serangannya ke Chechnya. Catherine menjamin hak-hak dasar Muslim -. Sikap ini mendorong diktator Yosef Stalin selama 1943-1944 mendeportasi 400 ribu warga Chechen ke Siberia dan kawasan .dan menciptakan institusi-institusi Islam dengan otoritas luas atas penduduk Muslim di Emperium Rusia. Ribuan masjid dihancurkan dan ulama dipenjarakan kalau bukan ditembak mati.menghancurkan satu blok apartemen di Moskow. di antaranya) berlangsung hingga abad ke-12. Islam menghadapi penindasan dan penghancuran hampir tiara tara. di mana mereka meletakkan fondasi bagi perlawanan paling militan terhadap ekspansi Rusia. Dan pada tahun 1700. Orang-orang Moskow mulai melakukan penetrasi ke kawasan Muslim di selatan sejak abad ke-14. Mereka tak memperoleh hak-hak sebagaimana yang dinikmati komunitas Kristen. Islam tetap berkembang. aktivitas tarekat di Kaukasus Utara memberikan kepemimpinan aktif dalam perjuangan melawan dominasi Rusia. Di beberapa tempat. dan melukai lebih dari 200 orang. banyak orang Rusia berpihak pada Nazi Jerman. menewaskan 94 orang. Islam memasuki Kaukasus tak lama setelah kemunculan Islam pada abad ke-7. para pemimpin Muslim diusir ke pinggiran dan masjid-masjid dihancurkan.khususnya menyangkut ibadah -. Tak heran. Tahun 1928-1941 merupakan periode serangan terbuka terhadap Islam. Islamisasi di wilayah pegunungan Kaukasus Utara (Chechnya. Namun.

Inggris. Uzbekistan. Nikita Krushchev. Revolusi Islam Iran 1979. meningkatkan pengaruh mereka di Dunia Islam dan mengkaunter Iran dan Turki. yang umumnya keturunan Turki kecuali Tajikistan. Moskow yang lemah terpaksa menerima realitas itu. Pengaruh eksternal Di luar pengalaman penindasan. Turki menghendaki seluruh pipa minyak Turkmenistan. Kedua. sebagai ekses Perang Afghanistan-Uni Soviet (1979-1989). Kazakhstan dan Azerbaijan.000 masjid. Azerbaijan. ia pun selama lima tahun sejak 1959 melakukan kampanye anti-Islam dengan menutup sekitar 1. Juga untuk mendapatkan akses ekonomi kawasan kaya minyak ini. Menteri Dalam Negeri Rusia Vladimir Rushalio menuduh sebuah yayasan di Qatar menjadi pemasok dana bagi para pejuang Chechen. Sebab negara-negara Arab Teluk juga terus bersaing dengan Iran dan Turki dalam menanamkan pengaruhnya di Asia Tengah dan Kaukasus. Italia) dialirkan ke Laut Hitam (Rusia) yang mesti melalui Chechnya dan Dagestan. Apakah yayasan ini berhubungan langsung dengan Bin Ladin? Mungkin juga tidak. ke dalam pengaruhnya. pertama. Tujuannya. Ankara terbukti memasok dana kepada pejuang Chechnya. Maka segera setelah Uni Soviet runtuh (1991). disalurkan ke Terminal Ceyhan (Turki) di Laut Tengah. Sementara Kremlin ngotot agar pipa-pipa yang dibangun konsorsium Barat (AS. warga Saudi yang ikut berjuang bersama gerilyawan Chechnya. Tajikistan. Penindasan itulah yang menciptakan obsesi rakyat di Asia Tengah dan Kaukasus untuk merdeka. Kirghistan. Armenia dan Georgia -. Pengganti Stalin. Namun. ditolak. Selain untuk meningkatkan political leverage-nya terhadap Rusia dan Iran. Pakistan serta negara-negara Arab Teluk -.lain. Kegiatan ini masih berlangsung sampai sekarang. mereka -. Prancis. juga untuk menambah bargaining power-nya via a vis Uni Eropa. Turki memang sedang berusaha menarik seluruh kawasan itu. Sebagian berperang bersama golongan Mujahidin Afghanistan dan sisanya bergiat dalam propaganda anti-Soviet serta syiar Islam. Barat mendukung posisi Turki. Selama perang ini para sukarelawan Arab dari berbagai negara -. khususnya yang dilakukan Usama bin Ladin. . tetangga Afghanistan di utara. Negara-negara ini merupakan republik independen dalam Uni Soviet. baru mengembalikan mereka ke kampung halaman pada 1957.Kazakhstan.disokong dan dibiayai AS. gerakan separatis Chechnya khususnya juga diinspirasikan oleh. negara-negara tak berpantai (landlocked countries). Pada masa pemerintahan PM Turki Tansu Ciller (1996). Namun proklamasi kemerdekaan Chechnya. Khattab.ikut terjun di medan perang.menyatakan kemerdekaannya. terang-terangan memuji Bin Ladin yang dikatakan banyak membantu perjuangan Chechen. miliuner Arab Saudi yang menetap di pegunungan Afghanistan. Turkmenistan. republik otonomi terbatas. Bahan dakwah ini masuk ke Kaukasus melalui Tajikistan. Pada 21 November silam.

delegasi OKI pimpinan Menlu Iran Kamal Kharrazi mendatangi Moskow. Washington menentang keras opsi ini. Maka dengan adanya disorder di Chechnya -.bisa jadi Barat. akan mempertimbangkan juga jalur Iran. bahkan mungkin akan menghentikan bantuan ekonomi bila rakyat sipil terus menjadi korban.yang nampaknya akan berlarut-larut -. Lalu. delegasi meminta agar Kremlin segera menghentikan aksi militer di Chechnya. Sikap Rusia ini dapat dipahami dalam dua hal. akan memperkuat posisi golongan komunis dan ultranasionalis Rusia. Boris Yeltsin mengunjungi Cina selama dua hari. bukan saja situasi ekonomi Iran akan membaik. selain Turki tentunya. . Mereka memang mendukung integritas wilayah Rusia dan mengutuk aksi teror gerilyawan Rusia. sikap Barat akan menguatkan semangat juang Chechen. Toh. paling tidak didorong oleh motif untuk mengkaunter hegemoni Barat.Iran masuk ke dalam dinamika politik Asia Tengah dan Kaukasus bukan untuk mendorong revolusi yang hanya akan merepotkan diri sendiri. Pertama. menghadapi pemilihan presiden tahun depan. tidak populer di mata publik Rusia. akan sangat kuat. Tapi bukannya mengendor. mereka menyatakan hubungannya dengan Rusia bisa terganggu. Ini sejalan dengan sikap Organisasi Konferensi Islam (OKI). namun AS dan Uni Eropa menganggap Moskow telah melanggar Konvensi Jenewa dan aturan perang yang ditetapkan Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE). paling efisien dan aman bila pipa-pipa minyak disalurkan ke Bandar Khomeini (Iran) di Teluk Persia. apa boleh buat. Padahal. malah juga kelompok moderat. untuk mendapatkan sokongan Rusia bagi isu Taiwan. kedua negara menolak sikap Barat. malah posisi tawarnya terhadap Barat. tapi juga pengaruhnya di Asia Tengah dan Timur Tengah. Dukungan Beijing. Berbagai sikap Menanggapi keganasan tentara Rusia terhadap penduduk sipil Chechnya. Pada 6 Desember lalu. Sebaliknya. Ini akan kian menyulitkan Rusia. Tak heran. Untuk menetralisir tekanan Barat. ia memerlukan stabilitas untuk memungkinkannya segera keluar dari krisis ekonomi. Rusia bahkan meningkatkan determinasi untuk menyelesaikan kasus Chechnya melalui jalan perang. Sekutu Barat lebih suka Moskow menyelesaikan masalahnya melalui jalan diplomasi. Beijing memang sejak awal mendukung posisi Moskow. Dalam komunike pada 10 Desember. Namun sebagai musuh bebuyutan Iran. Kedua. Kendati mengakui Chechnya sebagai bagian integral dari Federasi Rusia. perjanjian mengenai penangguhan status final Chechnya yang dibuat antara Presiden Chechnya Maskhadov dengan Menteri Pertahanan Rusia Alexander Lebed ketika itu. melainkan untuk menanamkan pengaruh politik sekaligus mendapatkan akses ekonomi. sekutu Barat melancarkan protes keras. Kalau ini terjadi. sikap lunak hanya akan merosotkan popularitas kelompok Yeltsin. Mereka nampaknya harus mengambil sikap ini untuk menjaga konsistensinya terhadap isu HAM. Sebenarnya.

Sebagaimana diketahui. bahkan lebih pesat . Juga nasib Mother Russia bila kembali mengalami kekalahan sebagaimana dulu. Internasional Rusia Kebijakan Pro Islam Vladimir Putin dan Aliansi Strategis Rusia-Dunia Islam Penulis : Hendrajit Meski dikenal sebagai pemimpin yang sangat keras dan tanpa kompromi dalam menumpas gerakan separatis Chechnya yang didukung kelompok Islam berhaluan Wahabi dari Pakistan dan Taliban yang berbasis di Afghanistan. Suatu jumlah yang cukup besar. badan Intelijen Pakistan yang sudah bersekutu cukup lama dengan badan intelijen Amerika CIA sejak perang dingin hingga kini.yang mirip kasus Chechnya. bahkan untuk keberadaan sebuah negara bangsa sekalipun. rakyat Chechen tengah menghadapi malam-malam musim dingin yang panjang. Cina memiliki warga Muslim (suku Uighur) -. Maklum. dan menjadi agama yang terpesat pertumbuhannya di Rusia.yang juga mengalami penindasan serupa. Islam menjadi agama kedua terbesar di Rusia. Entah apa yang bakal menjadi nasib Muslim Chechen pada hari-hari mendatang. Presiden Federasi Rusia ternyata telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang merangkul Islam sebagai kekuatan strategis yang menjadi faktor penting tetap bersatunya Rusia sebagai negara berdaulat. Tak kurang penting. Dan Rusia harus menghadapi panasnya pemberontakan Chechnya. menjaga agar gerakan separatis Chechnya tak meluas ke Cina. Putin nampaknya tidak kehilangan akal sehatnya untuk menyadari bahwa warga muslim Rusia saat ini berjumlah 20 juta orang atau 15% dari sekitar 142 juta orang Rusia. Mendukung Islam berarti perdamaian. Terlepas fakta bahwa kelompok gerakan separatisme Islam Chechnya yang bermaksud memisahkan diri dari Republik Federasi Rusia ternyata didukung secara diam-diam oleh Inter Service Intelligence (ISI). Meski dikenal sebagai pemimpin yang sangat keras dan tanpa kompromi dalam menumpas gerakan separatis Chechnya yang didukung kelompok Islam berhaluan Wahabi dari Pakistan dan Taliban yang berbasis di Afghanistan. Presiden Federasi Rusia ternyata telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang merangkul Islam sebagai kekuatan strategis yang menjadi faktor penting tetap bersatunya Rusia sebagai negara berdaulat. nampaknya itulah yang menjadi pedoman politik Presiden Putin dalam memberi arah kebijakan strategis dalam merangkul Islam di Rusia. Yang jelas. sejak bubarnya Uni Soviet.seketurunan dengan warga Asia Tengah dan Kaukasus -.

Bahkan di Chechnya. Tatarstan. Dan yang cukup membanggakan. di Rusia hingga kini ada lebih dari 4000 masjid. Karena disamping Chechnya. beberapa wilayah Siberia dan Kaukasus Utara. yang justru memandang positif keberhasilan Putin menumpas gerakan separatis Islam ala Al-Qaeda dan Taliban. yaitu Adegia. Melihat kenyataan tersebut. Bukan itu saja. Dan satu lagi catatan penting. Islam di Rusia sejak abad ke 7 menyebar di jazirah Rusia. Tyumen. Karachaevo-Cherkhesia. kemudian menempuh sebuah langkah yang cukup strategis. Dan perjuangan tersebut akhirnya berhasil terwujud dengan diterimanya Rusia sebagai peninjau tetap pada pertemuan Organisasi Konferensi Islam di Kuala Lumpur Malaysia pada 2003 lalu. Kenyataan ini nampaknya bukan sekadar angan-angan. Putin telah mengondisikan agar warga muslim menjadi kekuatan utama yang menyatukan masyarakat Chechnya. serta sejumlah kota seperti Samara. Baik di Rusia maupun di negara-negara yang mengitarinya (eks Uni Soviet) kini tercatat lebih dari 6. Putin sebagai pemimpin tertinggi Republi Federasi Rusia agaknya sadar betul bahwa Hingga kini terdapat sembilan republik Islam dalam naungan negara Federasi Rusia. wajar jika Putin membuat kebijakan pro Islam dengan melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan nasional Rusia sehingga kaum muslim Rusia merasa memiliki peran penting seperti saudaranya. Menyadari kenyataan ini. melainkan juga dalam bidang sosial budaya dan perpolitikan. Nyzny Novgorod. Pengaruhnya tidak saja terlihat dalam perkembangan keagamaan. Putin sendiri hadir pada momen bersejarah tersebut. yaitu melakukan kebijakan pro-Islam seperti mendukung pengembangan tempat ibadah dan pendidikan Islam di Rusia. Sekadar informasi. Di tingkat dunia internasional.000 perkumpulan Islam yang aktif. dan St Petersburg. . Sedangkan sebagian besar penduduk tersebar di daerah sekitar Sungai Volga (Tartastan). Komunitas Muslim terkonsentrasi di daerah antara Laut Hitam dan Laut Kaspia dan di beberapa negara federasi. pegunungan Ural. sekalipun hanya sebagai peninjau. etnis Rusa.dibandingkan di Eropa. Putin mencetuskan gagasan bahwa Rusia harus ikut serta dalam kegiatan Organisasi Konferensi Negara-negara Islam (OKI). Osetia Utara (sekalipun di daerah ini juga bermukim umat Kristiani). Karena itu berarti momentum bagi warga muslim Rusia untuk diperhitungkan Putin sebagai salah satu kekuatan pemersatu yang cukup penting bagi Republik Rusia Bersatu. Bashkortastan. Dagestan. dalam pembangunan negeri warisan Tsar tersebut. dan Chechnya. KabardinoBalkariya. bisa dimengerti jika ada beberapa kalangan di dalam negeri Rusia dan bahkan di Chechnya itu sendiri. Islam di Rusia telah ada sejak kurun waktu yang cukup lama. Bisa dimengerti jika Putin dan para penentu kebijakan Rusia. Ingushetia.

nampaknya menyadari bahwa kelompok Islam yang memotori gerakan separatisme ternyata membawa paham ke-Islaman yang merupakan impor dari Timur Tengah. Pertimbagan Rusia. ditegaskan bahwa terorisme harus diberantas tanpa menggunakan cara-cara teror itu sendiri. Aspek lain yang menarik dari pertemuan tahun lalu tersebut. Uzbekistan. Dalam kesempatan tersebut Syamsuddin bahkan mengatakan bahwa aliansi strategis Rusia-Dunia Islam berpotensi menjadi kekuatan penentu bagi arah perkembangan peradaban dunia menyusul kerusakan dunia yang disebabkan hegemoni dunia barat. Belajar dari pengalaman pahit Rusia menghadapi gerakan separatisme Chechnya. Bahkan dalam pertemuan para tokoh Rusia dan 15 tokoh dari berbagai Negara Islam termasuk Indonesia tersebut. Kuwait. ditegaskan perlunya dialog dan kerjasama antar peradaban.Pertimbangan Putin ya itu tadi. dan Indonesia. Jika dilihat anatomi warga muslim Rusia. Kirgistan. Mayoritas muslim di Rusia adalah kelompok Suni dan terdiri dari dua mazhab. Tunisia. maupun Afganistan yang tidak punya akar yang cukup kuat dan dukungan yang cukup luas di Chechnya maupun di provinsi-provinsi lain di bawah naungan Republik Federasi Rusia. Pakistan. Rusia nampaknya bisa berempati dan bahkan bersimpati terhadap negara-negara berpenduduk mayoritas Islam seperti Indonesia dalam menghadapi kelompok terorisme yang mengklaim sebagai kelompok atau pejuang Islam. Iran. apalagi tindak . Pemerintah Federasi Rusia memprakarsai gagasan terbentunya Alliance of Civilization (Aliansi Peradaban) antara Rusia dan Dunia Islam. tepatnya pada 27-28 Maret 2006. dunia Islam merupakan kekuatan dunia yang cukup signifikan dan dapat menjadi mitra dalam mewujudkan tatanan dunia baru yang damai. Fakta ini dengan jelas mengindikasikan bahwa tradisi Islam di Rusia sangat tidak cocok dengan praktekpraktek yang membenarkan dan menghalalkan cara-cara kekerasan. yakni mazhab Syafii di Caucasus Utara dan mazhab Hanafi di berbagai wilayah negeri ini. Ini jelas sebuah momen bersejarah bagi Rusia mengingat dalam pertemuan tersebut hadir beberapa negara Islam penting seperti Mesir. mendukung dan mengakomodasi aspirasi dan kepentingan warga Muslim Rusia berari menciptakan perdamaian. Bangladesh. Aljazair. Uni Emirat Arab. Jordan. Tajikistan. Yaman. Rusia belajar dari kasus Chechnya. Indonesia sendiri ketika itu diwakili oleh Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Dr Din Syamsuddin. adil dan beradab. Pakistan. Di Fora Internasional Persis setahun yang lalu. Sebuah penyikapan yang jelas berbeda dengan yang dikumandangkan negara-negara barat khususnya Amerika Serikat. Karzakastan.

Yang penting di sini adalah bagaimana menyeimbangkan seluruh kepentingan dan menolak ekstremisme. Anda dapat melihat bahwa hidup berdampingan secara damai dari beragam pemeluk agama memberi sumbangan bagi stabilitas perkembangan masyarakat. penghargaan. Untuk melemahkan motivasi dari sikap dan organisasi yang radikal. Disamping mengajak negara-negara Islam untuk mengadakan dialog lintas agama dan peradaban. yaitu dalam membangun kerukunan antar umat beragama. Sejarah awal kedatangan Islam di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Rusia bertepatan dengan mulai dianutnya agama Kristen di Rusia. keinginan Putin bukannya tanpa dasar sama sekali. berarti merangkul Islam sebagai salah satu kekuatan pemersatu yang cukup penting untuk menyatukan seluruh masyarakat di bahwa naungan Republik Federasi Rusia. Di wilayah Volga. khususnya Islam dan Katolik Ortodoks. katanya. tetapi hanya memperburuk situasi. suku bangsa Tatar memeluk agama Islam pada abad ke-10. Kelompok Visi Strategis Rusia dan Dunia Islam mengecam terorisme serta menolak pembajakan agama dan afiliasi nasional untuk terorisme.terorisme dengan dalih perang suci atau Jihad. bahwa hidup berdampingan secara damai antar umat beragama di Rusia. Dalam pertemuan yang kali ini dilangsungkan di Tatarstan Rusia pada 31 Agustus 2006. dalam deklarasinya menegaskan Kami mengimbau agar dilakukan upaya konkret untuk melakukan dialog dan memunculkan saling pengertian di antara berbagai peradaban. pada tahun 1990 muncul Deklarasi Kedaulatan Negara yang memproklamirkan kesamaan di antara warga dan bahasa. dan kebebasan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing. pada September 2006. Islam pertama kali disebarkan di Caucasus Utara pada paruh kedua abad ke-7. Presiden Tatarstan Mintimer Shaimiev mengatakan kepada para wartawan. . Rusia nampaknya juga punya contoh keberhasilan (success story) dalam membangun tolerasi beragama. Sebaliknya. dan agama yang dilandasi oleh toleransi. Secara historis. fobia Islam tak akan dapat memberi keuntungan bagi siapa pun. sedangkan suku bangsa Rus memeluk Kristen pada tahun 988. Nampaknya ini pula yang dianut Putin. kebudayaan. Tidak mengejutkan ketika beberapa bulan kemudian. butuh opini publik untuk tidak menerimanya. Peran pendidikan di kalangan muda dan sikap toleransi menjadi penggerak bagi perkembangan di semua aspek. Yang mereka jadikan contoh success story adalah Tatarstan. Misalnya. Sukses ekonomi dan perkembangan sosial di Tatarstan tidak hanya dimungkinkan karena kerja sama konstruktif dari seluruh agama yang ada.

0. Masyarakat tidak lagi takut. 1. Bukti lain yang tak kalah penting.3% Yahudi. Moskow memiliki lima buah masjid.8%.000 buah.7% Protestan. Dari segi etnis.Negara Federasi Rusia dengan penduduk sekitar 140 juta. Menurut data para ahli.Pada perkembangannya kemudian. Di ibu kota Rusia.000 masjid. Rusia memiliki sekitar 4. Misal. sekaligus menggalang suatu aliansi strategis dengan dunia Islam sebagai kekuatan alternative di luar hegemoni Amerika maupun negara-negara eropa barat.takut mengenalkan afiliasi serta identitas etnis dan agama secara terbuka. agama Islam telah berkembang dan dianut penduduk asli Tatar Siberia selama 300 tahun. Pada 2000. yang terbesar tentu saja Rusia.000 masjid.8% Kristen Ortodoks. atau sekitar 4% dari total populasi dan merupakan kedua terbesar setelah Rusia). Kebangkitan Agama di Rusia Friday. berkat kepemimpinan dan kebijakan pro Islam Presiden Putin yang berhasil merangkul elemen-elemen moderat Islam di Rusia bersatu mempertahankan Republik Federasi Rusia. Inghus. bahwa Islam di Rusia telah berhasil memainkan peran dalam mendorong pelestarian budaya dan kearifan lokal dari peradaban Rusia. dan Dagestan .18% Islam. sekarang bagaikan rerumputan kering yang memperoleh siraman hujan. Chechnya. sedangkan etnis-etnis Bashkir dan Chechnya masing-masing satu juta orang. kehidupan agama di Rusia menemukan momentum baru. Islam di Rusia kemudian berhasil menjadi perekat antar berbagai suku. sekitar 79. Inilah gambaran nyata kehidupan warga muslim di Rusia yang ternyata bisa hidup damai berdampingan dengan agama-agama lain. Hebatnya lagi. Di Dagestan saja ada sekitar 1. Selama 10 tahun terakhir ini. . 0.750 masjid. Satu lagi fakta baru. Kabardin. Yang paling banyak ialah etnis Tatar (lebih dari lima juta orang. Umat muslim Rusia dewasa ini tersebar dalam 40 kelompok etnis. Islam berhasil mempererat persahabatan berbagai suku bangsa Rusia seperti Tatar. terdiri atas 71.600 sampai 3. 0. tapi banyak belum tercatat. jumlah masjid di Tatarstan telah melampaui 1. Hal serupa juga dijumpai di wilayah Caucasus Utara.sisanya tanpa agama. Itu yang tercatat resmi.Kehidupan agama yang semua selalu ditekan di bawah pemerintahan komunis. ada sekitar satu juta umat Islam yang tergabung dalam 20 komunitas. 10 June 2011 Sejak menggulirnya perestroika dan glasnost tahun 1991 yang juga ditandai dengan bubarnya Uni Soviet.bermunculan ke permukaan sosial dengan penuh antusias. ketika prajurit-prajurit Rusia bermunculan di Siberia pada abad ke-16.9% beragam sekte.8% Katolik.serta membantu suku-suku itu untuk melestarikan identitas budaya dan peradaban mereka.6% Buddha. 0. di seluruh Rusia ada sekitar 7.

Dagestan. Berbagai lembaga pendidikan sejak SD sampai universitas didirikan secara swadaya oleh umat Islam di sana.Mereka menetap di wilayahnya sendiri dengan tingkat ekonominya yang baik. Siberia juga merupakan sumber cadangan minyak terbesar di dunia. Bahkan.maupun Katolik serta intelektual muslim di sana. Sekarang pun dinamika umat Islam di sana sangat mudah diamati. Dari sisi ideologi.Rusia saat ini merupakan produsen minyak terbesar. umat Islam di Rusia akan mencapai separuh penduduk. mengingat tingkat pertumbuhannya sangat pesat dibandingkan pemeluk agama lain.yang bahkan di bawah zero growth. Meski sudah tiga kali jalanjalan ke Rusia. di mana 50% penduduknya adalah muslim. menghadiri Interfaith Dialogue dan bertemu langsung dengan beberapa tokoh agama di sana. Di Tatarstan.terdapat sekitar dua juta umat Islam dan memiliki Universitas Islam Rusia. gerejagereja yang semasa kejayaan komunis ditutup pun.Kantong-kantong Islam ada di Moskow. Bahkan. kini tinggal 143 juta.Yahudi.dan Ingushetia. helikopter. Chechnya. tiga provinsi terakhir tersebut di atas sampai sekarang masih tetap berusaha untuk membebaskan diri dari Federasi Rusia.mengalahkan Arab Saudi yang hanya 9 juta barel/hari. Di wilayah ini juga dikenal sebagai pusat produksi pesawat tempur. Kristen Ortodoks. kini ramai dikunjungi orang dan bangunannya pun direnovasi sehingga kelihatan segar. misalnya. utamanya dari pejuang Chechnya. Salah satu kantong terbesar umat Islam adalah Republik Tatarstan dengan ibu kota Kazan. sehingga tidak merasa repot atau khawatir dengan tradisi keluarga besar. bermunculanlah kelas menengah baru yang kreatif dan mendorong negara untuk semakin terbuka. Juga produsen truktruk besar dengan merek Kamaz. Tidak hanya bangunan masjid yang bermunculan. yang berpenduduk sekitar 4 juta. Dagestan. sejak bergulir glasnost dan perestroika awal dekade „90. Dinamika perkembangan Islam sangat terasa di wilayah ini. tidak lagi kusam.beban negara semakin ringan sehingga roda ekonomi kian menggeliat. Republik Bakortostan dan wilayah regional Kaukasus Utara. Lebih dari itu. ternyata yang membuat adalah juga tenaga-tenaga ahli dari kalangan umat Islam.Di samping Republik Tatarstan. Chechnya. Mengapa demikian? Karena umat Islam umumnya bukanlah imigran (penduduk asli). ingin merdeka sebagai negara tersendiri. termasuk Indonesia. Uni Soviet yang semula berpenduduk 220 juta. Negara Bagian Tatarstan. Di samping untuk menghadiri seminar. Para pengamat meramalkan bahwa dalam waktu 50 tahun ke depan. menghasilkan 11 juta barel/ hari. pemerintah Federasi Rusia saat ini tidak lagi jelas setelah .Hampir tiap bulan berdiri masjid baru. Jadi. Sejak tahun 1995.juga merupakan kantong-kantong umat Islam. terjadi 23 serangan kelompok separatis terhadap pemerintah pusat yang muncul dari tiga wilayah tersebut.Dengan bubarnya Uni Soviet. yang diekspor ke luar negeri. baru kali ini saya sempat ke Kazan.an. baik dari kalangan muslim.kepergian saya ke sana untuk mendorong kerja sama antara Universitas Islam Rusia dan Universitas Islam Negeri (UIN) di Indonesia.Pemeluk Islam juga tersebar di semua negara bagian Rusia dan berkembang bak jamur pada musim dingin. dan Ingushetia. Dan.

Beberapa alumni yang kuliah di Arab Saudi. kurang bisa mengakomodasi aspirasi dan tradisi lokal yang demikian kaya. setidaknya bahasa dan ikatan kewargaan masih kuat.identitas. tanpa ideologi bangsa sebagai pengikat. Revolusi Bolshevik tahun 1917 yang mengusung agenda komunisme sebagai kekuatan dunia yang berpusat di Moskow ternyata tidak sampai satu abad telah gulung tikar. Jika di Indonesia reformasi yang terjadi pada tataran sistem bernegara. Dalam suasana pencarian ini. Bahkan.mereka tertarik untuk menjalin kerja sama pendidikan Islam dengan Indonesia karena keduanya sama. Di samping ke UIN. tengah berlangsung pergulatan sejarah baru untuk menemukan jati diri dan titik ekuilibrium baru. Pemerintah Rusia sedang berjuang menemukan identitas dan ideologi bangsanya sebagai pengikat dan sumber etos baru untuk membangun kembali citra dan peran dirinya sebagai sebuah negara besar yang mesti diperhitungkan dunia. Paham kapitalisme dan liberalisme Barat lebih menarik bagi anak-anak muda. Namun. meskipun di dalamnya terdapat puluhan etnis sebagaimana Indonesia. ketika pulang kurang bisa mengapresiasi kondisi sosialnya sebagai masyarakat majemuk. Generasi muda tidak lagi kenal apa itu komunisme.Rusia hari ini tengah mengalami disorientasi.Korupsi pun tergolong tinggi.dan kompas perubahan bangsa dan masyarakat yang berlangsung sedemikian cepat. Rusia saat ini mirip kondisi Indonesia tahun „50-an. misalnya. Bahkan. Dengan kata lain. Dr Hamid Awaluddin. Orang berpikir pragmatis. sekarang ini sudah ada 10 yang belajar pada level magister di UIN Malang. sangat bisa jadi untuk masa depan akan dikenang sebagai Bapak Rusia yang mengantarkan lahirnya Rusia baru yang demokratis.sama sebagai masyarakat majemuk.kejayaan komunisme berakhir.sebagai sebuah warga dan bangsa Rusia.mereka tahun ini akan mengirimkan mahasiswanya untuk studi Islam ke Indonesia.  PROF DR KOMARUDDIN HIDAYAT Rektor UIN Syarif Hidayatullah Perang Chechnya : Pertempuran atau Pembantaian Masal . Kedigdayaan dan daya pikat paham komunisme telah usai.Gorbachev oleh angkatan tua dianggap sebagai pecundang yang menghancurkan kebesaran Uni Soviet. Atas dasar pertimbangan itulah. Menurut Dubes Indonesia di Moskow.Ideologi bangsa dan negara belum kuat. di Rusia yang terjadi adalah perubahan ideologi negara sehingga suasananya cair. mereka memiliki konotasi negatif dengan paham dan gerakan Wahabi yang dinilai tidak toleran. yang mengemuka adalah identitas etnis dan agama.Namun.mereka akan mengirimkan ke Pondok Pesantren Gontor Ponorogo. Yang menarik dari perbincangan dengan beberapa intelektual muslim di sana.

para wanitanya diperkosa berkali-kali bahkan pada waktu lain ada satu kejadian dimana gadis Chechnya berusia delapan belas tahun . bagaimana mereka merancang pengeboman tersebut terhadap warganya sendiri dalam rangka untuk menebar fitnah terhadap gerilyawan Chechnya untuk membenarkan aksi Rusia dalam menginvasi (sekali lagi) ke wilayah Chechnya. mereka juga melakukan adu domba antara para gerilyawan dengan penduduk sipil sehingga membuat komposisi kekuatan mereka makin melemah. bagaimana Presiden Chechnya sekarang yaitu Ramzan Khadyrov yang pro Moscow tentu saja ditentang habis oleh kelompok-kelompok Mujahidin yang lebih radikal seperti Dokka Umarov yang jelas-jelas menolak dan menginginkan tidak hanya Chechnya tetapi seluruh wilayah didaerah Kaukasus berada pada penegakan syariat Islam yang ketat dengan mendirikan North Kaukasia Emirates. namun nyatanya mereka malah dibunuh dengan keji.Diposkan oleh TEROPONG MISTERI SEPANJANG ABAD (silahkan dicopy paste) Rabu. namun meskipun telah dibantah oleh Warlods(dewa perang) Chechnya yaitu Syamil Basayev dan Ibn-Khattab namun tetap saja Rusia menuduh merekalah yang melakukan itu semua dan tetap bertekad untuk melakukan perlawanan terhadap para teroris tersebut. mereka akan diberikan amnesti oleh pihak Rusia. kini permasalahan yang berada di negeri pecahan federasi Rusia tersebut lebih berkutat pada masalah fitnah dan gesekan-gesekan diantar faksi mujahidin itu sendiri. sampai dikemudian hari salah seorang agen FSB(dinas intelijen Rusia) mengakui bahwa itu adalah buah karya mereka. Pelanggaran HAM yang parah dimana dalam peperangan seharusnya sipil tidak boleh dibunuh namun mereka dengan seenaknya saja melakukan pembantaian masal terhadap warga Chechnya seperti yang terjadi pada “Komsomolskoye Massacre” yaitu sebuah desa diwilayah Chechnya dimana para warga dibantai habis tanpa belas kasihan. Pengeboman di Apartemen dan stasiun kereta api di Rusia tak pelak memunculkan tuduhan bahwa para gerilyawan lah yang melakukan itu semua. anak-anak dan wanita yang tengah bersembunyi dilempari granat dari luar oleh tentara Rusia. 20 April 2011 Setelah redupnya api perjuangan yang begitu dahsyat pasca perang chechnya 1(1994-96) dan Perang Chechnya 2 (1999-2000). Selain itu selama perang Chechnya 2 pun bagaimana dengan liciknya Rusia menipu ke 75 Mujahidin dengan mengatakan apabila mereka menyerahkan diri.

Mereka berjuang dari desa ke kota di seantero Chechnya. Namun.― Pada abad ke-16. yang memperlihatkan kekejaman dimana pasukan Rusia mencaci maki dan menyiksa mereka dengan brutal dan terus saja menendangi mereka meskipun orang-orang Chechnya itu sebagian terluka parah. Chechnya masih terjajah oleh Russia. dan kebijakan pro-Moskow di negara ini tak pernah mempan. Jumlahnya sangat kecil. bergabung dengan para pejuang. Perjuangan dan Masa Depan Perang Chechnya sebenarnya adalah bentuk rasa malu Russia pada decade 1990-an. Sejarah Rakyat Chenchen Rakyat Chenchen dikenal sebagai Nokhchi. Sampai musim semi 1994. dengan tangan buntung dan pendarahan yang hebat. memenangkan pemilu yang jujur dan bersih pada Oktober 1991. mendeklarasikan kemerdekaan Chechnya pada November di tahun yang sama. melancarkan kampanye media propaganda. Seorang jurnalis asal Rusia. rakyat Chenchen diangkut dengan kereta roda untuk ternak ke Sentral Asia oleh para tentara Russia.000 orang di wilayah itu. namun mereka sangat vokal dalam melawan penjajahan Russia waktu itu. Namun kemudian. Setelah kejatuhan Uni Soviet. dilakukan oleh pemerintahan Yeltsin. Perang pertama Chechnya terjadi pada Desember 1994. Maka perang pun berkumandang terhadap Muslim Chenchen. Rakyat Chenchen juga dikenal sebagai orang Ingush. dan menerapkan taktik pecah belah pada perjuangan rakyat Chenchen. yang akhirnya pengungkapan kasus ini harus berujung tewasnya sang jurnalis tersebut beberapa waktu kemudian setelah diungkapnya kasus video tersebut. Anna pun kemudian mendapatkan sebuah rekaman video dari seorang tentara Rusia yang mengaku tidak dapat tidur berhari-hari dengan harapan apabila kasus tersebut diungkap dapat membuatnya tenang. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan Chechnya sebagai bagian dari Russia. Siapa pelaku pembunuh Anna?? Kita tidak tahu siapa pelakunya. Mereka adalah para penjahat dan bandit yang tinggal di perbatasan selatan kerajaan Russia. Ini dikenal sebagai deportasi paksa rakyat Chenchen. . Moskow kembali menguasai Chechnya secara de facto. Perang pertama berakhir pada Agustus 1996. Anna Politkovskaya mengatakan bahwa “desa tersebut sudah tidak ada” alias rata dengan tanah. Mereka menghuni sebelah utara wilayah Kaukasus. Putin mengklaim bahwa Russia sedang memerangi teroris. Orang Cossaks adalah orang-orang Russia yang meyebar ke seantero Russia. Ini terjadi pada masa pemerintahan Stalin dan diikuti oleh para pemimpin Russia lainnya. Banyak yang tewas saat itu. sebenarnya aspirasi rakyat Chenchen hampir saja tercapai ketika rakyat Chenchen memenangkan Perang Chenchen pertama atas Russia. rakyat Chenchen tak pernah berhenti. maka mereka berani mengambil hak dari rakyat Kaukasus asli. . Anak-anak muda Chencehn tetap pergi ke hutan. mungkin hampir sekitar 30% dari jumlah keseluruhan mereka 4000. namun hasil perang pertama memengaruhi terjadinya perang kedua. namun karena dukungan dari kerajan Russia. Presiden Dzhokhar Dudaev. Namun yang didapat mereka kemudian adalah desa mereka dibakar. Perang Chechnya I dan II muslimchechnya2 Chechnya: Sejarah. Chechnya adalah satu-satunya negara yang tak mau bergabung. Pada Februari 1943. yaitu orang yang berasal dari desa dimana terjadi peperangan dengan Russia di abad ke-18. ketika Vladimir Putin melancarkan perang kedua kalinya atas Chechnya. Perang ini menewaskan . Jumlah asalnya mereka sangat sedikit. Kedua perang ini dipicu oleh kepentingan berbeda. Inilah yang melatarbelakangi perang Chechnya dan Russia sampai saat ini. Mereka dipaksa untuk membuat jalan dan jembatan. dan menolak Moskow.. datanglah orang-orang Cossaks ke wilayah itu. dan secara kolektif disebut “ Vainakh― yang artinya “ rakyat kami. dan menempatkan seorang presiden boneka yang mengakibatkan segala kekacauan.diperkosa setelah itu dibunuh dengan cara dilindas oleh tank baja milik mereka.

Sampai sekarang. Chechnya telah menderita dan dijajah selama hampir dua dekade lamanya. jumlah korban Muslim Chenchen tidak pernah diketahui. Moskow telah berusaha menguasai Muslim di negeri ini. Sampai saat ini. Pandangan terhadap Islam seperti ini jelas disebabkan pengaruh media barat yang meyebarkan idea ‘Islamphobia’dan mengaitkan golongan Islam sebagai kumpulan teroris yang tak berdasar. Perjuangan dan Masa Depan Sejak permulaan perang kedua Chechnya di tahun 1999. sesuatu yang tak pernah terbukti sampai sekarang. Umat Muslim Russia dianggap beraliran Wahabi. Russia dan Islam muslimchechnya3 Chechnya: Sejarah. Namun toh begitu. Perang kedua yang meletus pada musim gugur 1999. maka perang kedua dilakukan lebih brutal dan sinis sebagai pembentukan kekuatan rejim baru di sekitar Putin. Namun operasi perang Chechnya pada tahun 1994. Di Estonia. Ada juga yang merasakan umat Islam dijadikan seperti ‘Second Class People’. Dzhokhar Dudayev. adalah sebagai balas dendam perang yang terjadi selama 1994-1999. pemeluk agama Islam di negeri ini mencapai 20 juta jiwa dan Islam menjadi agama kedua terbesar di negara ini. seorang pejuang Chechnya telah membom serangkaian apartemen di Russia.000 rakyat sipil dan tentara Chenchen. Namun yang pasti. korban mulai dari umur 10 sampai 60 tahun. Akar Gerakan Rakyat Chenchen Gerakan Islam rakyat Chenchen muncul ketika Mikhail Gorbachev menerapkan perestroika.info/chechnya-sejarah-perjuangan-dan-masa-depan/ Bagaimana Muslim Chechnya Bangkit? . Kaum Sufi juga disebut sebagai pihak yang banyak berandil besar dalam perjuangan rakyat Chechnya.oaseadwan. Russia mengklaim. atau semacam reformasi Russia. Rakyat Chehcnya mulai memeluk Islam pada abad 17 sampai abad 19. baru saja kembali dari Estonia setelah mengikuti Angkatan Udara Russia. Jika perang pertama didasari oleh kalkulasi yang salah. secara keseluruhan. (sa/iol/em) http://mediaislam.6 juta rakyatnya—hanya lebih banyak sedikit dari Chechnya—berani mendeklrasikan kemerdekaan dari Soviet. presiden terpilih Chechnya. Paham Sufi Nqshabandiyah banyak tersebar di Chechnya. Islam dinilai dengan pandangan negatif. Tidak heran kemudian jika sufisme menjadi identitas yang paling dominan dalam masyarakat Chenchen. Russia banyak menghabisi kaum Salafi yang saat itu tengah menjadi trend. bahwa Shamil Basayev. Dudayev melihat 1. cara yang dilakukan selalu saja lewat kekerasan.lebih dari 100. Sedangkan selama ini. Bahkan sejak zaman Tsar. Namun sejak itu pula. Momentum gerakan Islam Chenchen terjadi pada tahun 1991. dan ini tentu saja sebuah perkara buruk.

Pada saat yang sama ia membawa perdamaian untuk republik yang bermasalah itu.” Ujarnya. dan putranya Ramzan Kadyrov mengambil alih kekuasaan. Para pengusaha membantu. polisi mulai mengenal moralitas dan ia memberlakukan kode pakaian Islam. Ramzan melesat lebih jauh daripada ayahnya: kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh dia melakukan penyiksaan. hal ini diperlukan di Chechnya. “Unit militer kami tidak akan pernah bisa menang melawan teror tanpa agama (Islam). dibunuh. Bersama rekan-rekannya yang sangat ia percaya. Menurut Ramzan. siapapun tidak akan pernah berhasil menciptakan ketertiban. dan pembunuhan. Ahkmad Kadyrov. baik di dalam ataupun di luar Chechnya. karena tanpa guru Islam. ia mulai membangun Chechnya yang sudah hancur. memberikan dana untuk menggaji para mufti di Chechnya. tanpa dinyana. terhadap para pembangkang. . presiden Chechnya. wajah proyek Chechenization Kremlin. penculikan.Pada tahun 2004. Membicarakan kebangkitan Islam di Chechnya selalu tak akan pernah bisa menghilangkan nama Ramzan Kadyrov. Moskow juga.

perempuan sebaliknya dibayar untuk memiliki anak lagi. Polisi memeriksa dokumen para wanita Muslimah itu dan melecehkan mereka. “Seseorang ingin menghitamkan saya dengan mengatakan saya berada di belakang serangan paintball.Sebenarnya seperti apa reformasi Islam di Rusia? Di Moskow. Di Russia. Para mahasiswa di universitas Rusia secara resmi diperbolehkan merokok. Sementara. mereka hanya memperingatkan orang-orang terhadap ekstremisme dan kecanduan narkoba. Mereka tidak memukul atau memarahi orang. anak-anak harus diberi kondom di sekolah. Ramzan berpikir bahwa saat ini pendidikan di Russia sudah terlalu liberal. Di tempat inilah. . Bayangkan. Tingkat kelahiran juga sangat rendah. bukan untuk pamer tas Dolce & Gabbana. banyak wanita berjalan di sekitar Grozny hari ini tanpa menutup diri dengan jilbab. Alkoholisme adalah masalah yang mengerikan di Rusia.” bantah Ramzan. Faktanya. para pemerintah Checnya mempekerjakan orang dengan pendidikan tinggi. maka ia akan dicurigai sebagai teroris atau seorang pembom bunuh diri. Ramzan dituduh bahwa ia memerintahkan orang-orangnya untuk menembakkan paintballs pada wanita yang tidak memakai jilbab. Sebaliknya. sedangkan universitas adalah sebuah rumah pengetahuan. jika seorang perempuan menutup semua bagian tubuhnya karena ia seorang Muslimah. sementara di Rusia. Cina tidak mengijinkan warganya untuk melahirkan lebih dari satu anak. di Chechnya ada yang bernama Pusat Pengembangan Spiritual dan Moral.

” tegas Ramzan. Mereka adalah musuh rakyat dan musuh-musuh Islam. salat. apalagi yang dilakukan oleh Ramzan untuk membuat wanita Chechnya mengenakan jilbab? “Saya selalu mengingatkan para perempuan terhadap apa yang telah Allah perintahkan. . Satusatunya hal yang saya minta dari (Moskow) adalah kebebasan bagi saya untuk memerangi para penjahat. rambut dan tangannya. Mereka tidak rela jika wilayah bekas jajahannya memisahkan diri.Lalu. “Saya tidak ingin Chechnya merdeka dari Rusia. (sa/newsweek) Mahalnya Ongkos untuk Merdeka Rusia: Pesawat-pesawat tempur Rusia kembali melancarkan serangan udara. Ribuan korban menjadi tumbal. mengenakan rok panjang. dan setia kepada suaminya.” Lantas bagaimana dengan reaksi Moskow? Ternyata. hal yang sederhana bagi seorang wanita untuk sampai ke surga: dia harus menutupi tubuhnya. Mimpi saya bahwa semua wanita Chechnya harus memakai jilbab. untuk saat ini menjadi merdeka hanya menimbulkan masalah yang banyak. shaum.

140 orang meninggal dan 260 lainnya luka-luka. juga dianggap tidak adil dalam hal pembagian keuntungan ekonomi. Tentu hal ini tak dapat diterima rakyat Chechnya yang mayoritas memeluk Islam. Vakha Ibragimov. usaha itu hingga kini tak pernah membuahkan hasil. tuntutan itu tak dipenuhinya. maka sejak pekan lalu Rusia mengumumkan perang terbuka terhadap Chechnya. Perang mulut ini berlangsung sepanjang Agustus sampai September lalu. Sebalinya. ibu kota Chechnya. Tetapi. meluluhlantakkan rumah-rumah penduduk dengan dua rudal penjelajahnya. “Pasukan Chechen akan mempertahankan Grozny dan tak akan pernah menyerah. Bahkan. Rusia berulang-ulang mengisyaratkan bahwa Chechnya masih merupakan bagian dari wilayahnya. Dalam serangan udara yang berlangsung tiga hari berturut-turut. Grozny dihujani puluhan roket. dan ingin menguasai wilayahnya yang sempat lepas. pejuang karismatik itu dianggap telah melakukan teror terhadap penduduk Moskow dan pemerintah Rusia. melaporkan. Karena.” kata Presiden Chechnya Aslan Maskhadov. Sedangkan dari darat. Namun. mereka justru bertekad ingin membalas kekalahan tiga tahun silam. Akibatnya. selain Moskow dinilai tidak aspiratif. menyusup dan membikin onar dengan meledakkan apartemen. “Kami ingin mengakhiri pemberontak di Chechnya sekali untuk selamanya sehingga rakyat bisa hidup damai dan tenang. . tetapi hingga kini Moskow belum juga mengakui kemerdekaan Chechnya. tindakan brutal Rusia itu telah mencederai 225 orang dan mengakibatkan tewasanya 112 penduduk sipil tak berdosa.” kata Presiden BorisYeltsin melalui televisi. hingga awal November ini 80% rute yang biasa digunakan untuk keluar dari ibu kota Chechnya telah diblokade oleh serdadu Negeri Tirai Besi. sesaat sebelum pesawat-pesawat Rusia membombardir Grozny. Kesal dengan pejuang Chechen yang melakukan taktik perang gerilya. Sedangkan pada serangan terakhir. Pasalnya. Diperkirakan. juru bicara militer Chechen. pasukan Rusia yang menguasai wilayah perbatasan di kota Mozdok. sehingga Chechnya tertinggal dari bagian Rusia lainnya.Sungguh tak mudah mewujudkan keinginan Chechnya untuk memisahkan diri dari Rusia. Hal ini dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Perdana Menteri Rusia Vladimir Alexander Putin. rencana Moskow untuk membalas kekalahan. Serangan yang dikomandoi oleh panglima perang Shamil Basayev ini dimaksudkan agar Rusia segera mengakui kemerdekaan Chechnya. pemerintah Rusia justru mengumumkan hadiah sebesar US$1 juta bagi siapa saja yang bisa membunuh Basayev. hingga meletuslah rangkaian serangan bom pada beberapa apartemem di Moskow. Lebih dari itu. Sebaliknya. akan dihadapi oleh pejuang Chechen. Rusia yang lebih unggul dalam hal persenjataan terus merangsek mengepung Grozny. Maka. pada Rabu pekan lalu. Meski dalam perang saudara--sepanjang tahun 1994 hingga 1996-pejuang Chechen berhasil mempecundangi pasukan Beruang Merah.

misalnya. jaringan pipa air minum. Sementara itu. yakni sejak serangan udara Rusia ke Chechen pada 5 September lalu.” kata Maskhadov. Akibatnya. Eropa. secara bertahap. Maskhadov pun lalu mengirimkan surat kepada Paus Johanes Paulus II agar menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan serangan Rusia. infrastruktur berupa jalan. delegasi Rusia banyak diserang. Berdasarkan statistik pemerintah. Karena. menurut dia. menuju lokasi lain di wilayah Kaukasus yang lebih aman.Itulah sebabnya. banyak yang mengalami rusak berat hingga tak dapat berfungsi lagi. jika hal tesebut dibiarkan.000 orang mengungsi ke negeri terdekat. Dalam pertemuan tingkat tinggi Rusia-Uni Eropa di Helsinki. Bahkan. sedikitnya sudah 190. Aslan Maskhadov enggan membicarakan penyelesaian damai dengan Putin. menurut dia. hal itu akan sia-sia mengingat Putin hanya mengenal bahasa kekerasan. ketika Menlu AS Madeleine Albright mengingatkan bahwa Amerika akan mengambil tindakan atas serangan Rusia terhadap Chechnya. maukah Rusia menerima tekanan Amerika. Sebagai kumpulan negara yang sangat peduli pada masalah HAM. “Sia-sia untuk mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Vladimir Putin sebab dia hanya mencoba balas dendam. Karena. sedikitnya telah tewas 3. atau saran Paus? . jembatan. Karena. mereka mengecam serangan Rusia terhadap Chechnya. Betapa tidak. dalam kurun waktu dua bulan saja.000 lainnya. Kenyataan inilah yang membuat negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa perlu mengingatkan Rusia agar menghentikan tindakannya yang keliru itu. yang berlangsung pekan lalu.265 rakyat tak berdosa dan melukai 5. penduduk Chechnya pun mulai meninggalkan tanah airnya. Putin tak ambil peduli. dan diminta untuk menghentikan tindakannya yang brutal itu Masalahnya. Menghadapi sikap Putin yang tidak bisa diajak berunding. maka akan jatuh korban yang semakin banyak. masalah Chechnya adalah urusan internal Rusia dan Moskow serta akan diselesaikan dengan caranya sendiri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful