KONSPIRASI AS DAN RUSIA DI CHECHNYA

Sejak Agustus 1999, Chechnya terus-menerus digempur oleh tentara Rusia dalam operasi militer yang sangat brutal dan keji. Gempuran yang bertubi-tubi yang dilancarkan, baik melalui darat maupun udara terhadap Grozny, ibu kota Chechnya, telah menyebabkan 80 persen kota tersebut hancur. Tentu saja, serangan yang membabibuta itu memaksa rakyat sipil yang berdiam di Grozny lari berhamburan demi menyelamatkan jiwa mereka yang dicekam ketakutan yang teramat sangat. Operasi militer yang digelar penguasa Moskow itu, betapa tidak lagi mempedulikan prinsip dan nilai-nilai kemanusiaan, lantaran tidak sedikit dari warga sipil bahkan para pengungsi menjadi sasarannya. Ironinya, tiada solidaritas kemanusiaan dari negara-negara lain yang mengecam apalagi mengutuk tindakan biadab Rusia itu. Padahal ribuan penduduk yang tak berdaya meninggal akibat pemboman dan penembakan altileri berat terhadap kota dan desa-desa di Chechnya. Tercatat pula, lebih dari 220 ribu penduduk Chechnya yang mengungsi meninggalkan kampung dan rumah-rumah mereka yang sebagian besar telah hancur. Sejauh itu, hampir tak terdengar nada empati kemanusiaan dari negara atau pun badan-badan Internasioal yang menekan Rusia agar menghentikan ofensifnya. Kecuali retorika tak bermakna AS dan negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE). Memang, sikap AS dan negara negara-negara Barat tidak patut kita harapkan dalam upaya penyelesaian dan pembelaan berbagai petaka di negeri-negeri Islam. Hal yang patut disesalkan justru sikap diam para penguasa di dunia Islam yang terkesan judeg kehilangan inisiatif untuk mengambil prakarsa membela dan menolong mereka. Itulah karenanya, meskipun sudah tiga bulan kaum muslimin Chechnya diluluhlantakkan Rusia, tak tampak pertanda adanya bantuan negara-negara muslim. Akankah mereka membiarkan Chechnya hancur sirna?

Lintasan Sejarah Chechnya
Negara Kaukasus termasuk negara Islam sejak masa pemerintahan Khalifah ‘Umar bin Khaththab ra, yakni sejak dikirimnya pasukan Islam untuk menaklukkan negara tersebut. Kemudian sebagian besar wilayah tersebut masuk ke dalam wilayah Daulah Islamiyyah pada masa Khalifah ‘Utsman bin ‘Affan. Pada masa kekhilafahan Umayyah, seluruh wilayah Kaukasus masuk dalam daulah Islam, yakni setelah ditaklukkan oleh Maslamah bin ‘Abdul Malik. Hal ini terus berlangsung hingga masa khilafah Abasiyyah. Penduduk Kaukasus banyak memeluk Islam, bahkan kemudian mereka turut mendakwahkan Islam. Pada masa Khilafah Abasiyyah, terjadi serangan dari dinasti Moghul terhadap Kaukasus. Akhirnya Kaukasus jatuh ke tangan Moghul. Akan tetapi —akibat serangan ini— terjadi peristiwa di luar dugaan mereka; kaum muslimin Kaukasus mendakwahkan Islam kepada pasukan Moghul. Akhirnya Moghul masuk Islam pada tahun 1256 M, dan mulai membangun peradaban Islam. Bahkan, kekuasaan Islam waktu itu membentang meliputi Rusia, Siberia, dan Moskow sendiri. Sungguh hal itu adalah kemenangan yang besar. Tentara Moghul menyerang negeri mereka untuk menguasai mereka, namun ketika diin Islam menundukkan akal dan hati pasukan Moghul, maka justru terjadi kebahagian dan persatuan antara pasukan penyerang dan yang diserang. Para penyerang akhirnya menjadi murid dan pengikut penduduk muslim yang mereka serang. Hal ini disebabkan bahwa agama Islam adalah agama fithrah. Dan juga karena kaum muslim mengemban dakwah Islam karena

taat kepada Allah dan hasrat yang menggelora untuk memberi petunjuk kepada manusia, dan bukan hasrat dalam penjajahan dan eksploitasi. Pada tahun 1578 M Kekhalifahan ‘Utsmaniyyah menjadi penguasa di Kaukasus (kecuali Azerbeijan, negara ini keluar dari pengaruh khilafah „Utsmaniyyah, dan condong kepada Dinasti Sofiyyah yang bermarkas di Iran). Pada tahun 1722 M, Kaisar Rusia Peter Agung menyerang Kaukasus dan menaklukkan sebagian wilayah Kaukasus. Pada saat itu kekhilafahan „Utsmaniyyah sedang disibukkan dengan peperangan yang terjadi di Eropa Tengah, sehingga sangat lemah untuk menjaga Kaukasus dan Asia Tengah. Akan tetapi penduduk Kaukasus terus melawan dan bertahan untuk menghadapi serangan Rusia dan kekuasaan Dinasti Sofiyyah. Mereka mampu mengusir Rusia pada tahun 1735 M. Namun kaisar-kaisar Rusia menyerang kembali dan menaklukkan sebagian besar wilayah Kaukasus. Meski begitu, penduduk Kaukasus terus-menerus melawan penjajahan Rusia dan melakukan pemberontakan bersenjata. Pada tahun 1785-1794, Syaikh Manshur dari Chechnya memimpin peperangan menentang Rusia. Dan mereka menamakan perang itu dengan nama perang Jihad Suci. Pada tahun 1824-1832 M, Imam Ghaziy Maula Mohammad memimpin peperangan menentang Rusia. Kemudian, Imam Syamil Mu’arik Mutawasilah memimpin peperangan melawan Rusia pada tahun 1832-1859 M. Setelah Imam Syamil tertawan dan terbunuh, perlawanan dilanjutkan oleh orang Chechnya bernama Aumadiyev, dan gerakan Thoviy Adloyev, dan gerakan Zilmayev, dan gerakan yang dipimpin oleh orang Chechnya, "Aliy Bek Haji", dan perlawanan yang dipimpin oleh A’dimov di Grozny pada tahun 1878 M. Rusia kemudian berusaha mengalihkan kaum muslimin dari aktivitas politik dan jihad dan mengarahkan kaum muslimin untuk menempuh jalan yang lebih lunak sebagai nafas perjuangan kaum muslimin. Akan tetapi hal itu tidak memberi faedah apapun bagi Rusia. Dengan demikian, menurut tinjauan Islam wilayah Kaukasus adalah wilayah yang ditundukkan oleh kaum muslimin pada zaman Khalifah „Utsman bin „Affan, dan sebagian besar penduduknya telah memeluk Islam. Oleh karena itu, wilayah Kaukasus termasuk wilayah daulah Islam. Bukan termasuk wilayah Rusia. Dan penduduk Kaukasus yang dikuasai oleh Rusia terus mengadakan perlawanan keras, baik pada masa Kaisar-kaisar Rusia atau pada masa orang-orang sosialis. Menyusul runtuhnya Soviet, pada tanggal 10-11-1991 Chechnya menyatakan merdeka dari Rusia, dengan mengangkat Doghar Dodayev sebagai pemimpin mereka. Kemerdekaan ini tidak diketahui oleh satu pun negara di dunia ini. Dan akhirnya muncul pertikaian dan pergolakan antara Rusia dan Chechnya. Hingga akhirnya Rusia memerangi Chechnya untuk memberangus kemerdekaan itu. Peperangan itu berlangsung selama 21 bulan (akhir 1994-Agustus 1996). Rusia menderita kekalahan telak, pasukannya banyak yang terbunuh. Pada tanggal 12/05/1997 diadakan penjanjian damai, yang dihadiri oleh Presiden Rusia Boris Yetlsin dan Aslan Maskadov presiden Chechnya.. Perjanjian itu menyatakan, bahwa keduanya akan membangun hubungan berdasarkan konstitusi negara masingmasing, dan tidak boleh menggunakan senjata, dan membatasi penggunaan senjata untuk menyelesaikan pertikaian dua negara. Perjanjian itu juga tidak menyebutkan bahwa Chechnya tetap merupakan bagian dari Rusia. Akan tetapi tertuang dalam perjanjian, bahwa rakyat Chechnya diberikan hak untuk menentukan kemerdekaannya pada tanggal 31/12/2001.

Strategi Licik Bangsa Pengecut
Informasi yang diperoleh dari Jenderal Alexander Lebed, dan petinggi Rusia lainnya, bahwa sebelum menyepakati perjanjian damai dengan Chechnya, mereka telah mengatur rencana berbahaya bagi Chechnya. Mereka melancarkan strategi untuk menciptakan perang saudara di Chechnya, sebagaimana perang saudara yang terjadi di Afghanistan, setelah ditariknya kekuatan Rusia pada tahun 1994. Mereka mulai menggulirkan tiga model strategi di Chechnya . Pertama, strategi adu domba antara kaum muslimin yang memiliki komitmen Islam tulus (sufi), dengan kaum konservatif pro status quo (salafy). Kedua, menetralisasi pengaruh negara-negara besar dan kepemimpinan AS. Ketiga, mencap penduduk Chechnya sebagai teroris, dan berhubungan dengan teroris dunia.

Strategi untuk mengadu domba antara kelompok sufi dengan salafiy. Rusia memberikan kemudahan kepada pihak salafiy untuk mendapatkan bantuan dan memiliki senjata. Bahkan pihak Rusia juga melatih mereka untuk membangun kekuatan militer, agar mereka dapat meraih kekuasaan. Sehingga mereka sendirilah yang akan menghadapi kelompok sufi yang jumlahnya mayoritas. Rusia berharap di Chechnya timbul perang saudara. Strategi berikutnya adalah mengeliminasi negara adidaya, terutama AS. Kami, melihat ada perubahan sikap beberapa negara terhadap perang yang terjadi antara Rusia dengan Chechnya periode 1994/1996, dan perang yang terjadi sekarang. Rusia kembali menyerang Chechnya pada bulan Agustus 1999. Aksi kebrutalan, pembunuhan, pengrusakan, dan penghancuran terus berlanjut dan semakin bertambah kuantitasnya. Sebelumnya, media massa Barat mengecam dengan keras agresi Rusia, dan memuji keberanian penduduk Chechnya. Namun, media massa itu sekarang bungkam. Kalau pun media Barat melansir berita, paling-paling ungkapan tak berisi yang menyalahkan Chechnya dan penduduknya. Sebelumnya, para pemimpin Islam, terutama pemimpin-pemimpin Arab (antek-antek Amerika dan negara Barat) menunjukkan perhatiannya terhadap orang-orang Chechnya di beberapa mass media, mengumpulkan dana, dan membantu para pengungsi. Anehnya, sekarang para pemimpin itu telah menghentikan bantuannya kepada penduduk Chechnya. Dan ketika Putin, PM Rusia, bertemu dengan Clinton di Oslo pada tanggal 10/11/1999, sebagian pengamat berharap Clinton bisa menekan Putin untuk segera menghentikan perang. Akan tetapi, setelah Putin kembali ke Moskow dan menghadap Presiden Yelstin, Menteri Pertahanan Rusia Marsyal Sergeyev menyatakan, "Bahwa kekuatan militer telah dirancang untuk membebaskan Grozny dan seluruh wilayah Chechnya dari para teroris." Dia menekankan bahwa tugas ini telah direkomendasi oleh prisiden. Catatan dari Konferensi OSCE (Organisation for the Security and Cooperation in Europe) yang berlangsung di Istambul sejak tanggal 18-19/11/1999, para peserta konferensi tidak secara langsung mengkritik atas kebrutalan Rusia di Chechnya. Anehnya, justru Yelstin yang mengkritik dan menantang mereka. Dia menyatakan bahwa perang akan terus berlangsung sampai para teroris telah lenyap secara sempurna. Dan dia menolak bernegoisasi dengan pihak manapun di Chechnya. Dengan demikian Yelstin telah melanggar perjanjian tahun 1997 dengan Chechnya. Dan kami juga menemukan bahwa IMF tetap memberikan bantuan pinjaman kepada Rusia. Meskipun, Michael Camdessus membual, "Kami tak bisa terus mendanai mereka (Moskow) bila seluruh dunia tak menginginkannya" (Republika, 29 Nov.‟99).

Deal Antara Rusia dan AS
Akan tetapi, apa yang membuat Amerika mengubah sikapnya pada perang antara Rusia dengan Chechnya yang terjadi pada tahun 1994/1996? New York Times medio 19/11/1999 melansir bahwa Menteri Luar Negeri Rusia, Igor Ivanov telah mengirim surat tidak resmi kepada menteri luar negeri AS Madeleine Albright ketika mereka bertemu di Turki pada tanggal 18/11/1999, yang mencantumkan proposal "deal", tersimpul AS akan membiarkan operasi militer Rusia di Chechnya, dengan ganti, "Kami siap untuk memberikan instruksi kepada delegasi Rusia yang ada di Dewan Keamanan agar lebih fleksibel dalam menanggapi kasus Iraq." Direktur Institut Perdamaian di Moskow, Alexander Kisilov berkata, "Saling pengertian ini mempunyai makna,"Menarik kembali sikap keras Kremlin terhadap kasus Iraq dan Yugoslavia, dengan konsesi, tekanan administratif AS tentang kasus Chechnya, berbagai skandal busuk, dan pencabutan bantuan dana harus dihentikan". Rachel Bronson, seorang ahli problem-problem sekuritas di Kaukasus pada tanggal 18/11/1999 berkata, "Rusia memuji sikap AS yang telah berusaha keras untuk mencegah merebaknya kasus Chechnya yang bisa menjadi halangan bagi AS untuk menjalin kerjasama dengan Rusia, dengan mengorbankan problem-problem lainnya yang lebih penting, seperti pembatasan senjata nuklir, kasus Iraq, upaya reformasi dan pemulihan stabilitas di Rusia." Itulah deal antara Rusia dengan AS. Deal itu dimulai dengan nota kesepakatan yang dikirim oleh Ivanov kepada Albright pada tanggal 18/11/1999. Walaupun sebelum tanggal itu telah dilakukan pembicaraan

Tak terbayang oleh mereka bagaimana para pemimpin muslim terdahulu. Bahkan ketika celaan dan hinaan menerpa negeri-negeri kaum muslimin. untuk menjelaskan kepada negaranegara tersebut. Ya. jika kalian mengetahuinya" (QS. Dan untuk menghentikan dukungan dari negara-negara Islam kepada Chechnya. dan orang-orang tua dengan menghancurkan dominasi Rusia dan propoganda syaithan. dan memobilisasi pasukan untuk membantu mereka kaum muslimin di Chechnya. Lalu. Pada tanggal 18/11/1999 deal itu baru dituangkan dalam tulisan. Ash-Shaff 10-11). serta pelecehan kehormatan dan kesucian kaum muslimin di negerinegeri mereka. Ancaman inilah yang digunakan dalih oleh AS untuk mempertahankan persekutuan Atlantik dan agar AS bisa terus memantau Eropa dengan alasan menjaga Eropa dari ancaman Rusia. Hal ini menunjukkan bahwa para pemimpin negara Barat (khususnya AS) telah memberi tahu kepada para antek-anteknya agar diam dalam masalah ini. Itulah yang lebih baik bagi kalian. dan ia sangat mendukung upaya Rusia untuk menghancurkan terorisme. bahwa politik AS terhadap Rusia adalah menjaga Rusia agar tetap menjadi negara yang kuat untuk menghadapi Cina. saat ini tidak ada seorang khalifah yang akan menyerukan perlawanan umum. para penguasa tak juga punya keberanian membela rakyatnya dengan melawan bangsa-bangsa agresor sekutu syaithan itu. melindungi para wanita. dan berjihadlah di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Namun janganlah kita lupa. . Dan yang akan mengembalikan kaum muslimin meraih keagungan dan kemuliaan Islam. Bahkan PM Turki Ecevit berkunjung ke Moskow pada tanggal 5/11/1999 dan menyatakan bahwa persoalan Chechnya adalah persoalan intern Rusia. Rusia telah mengirim utusannya ke berbagai negera Islam baik Arab maupun non Arab. bahwa mereka hanya memerangi terorisme dan para teroris. Demikian pula meski tangisan kaum muslimin di Chechnya telah menampar kuping-kuping mereka — para penguasa pengkhianat itu— tidak cukup menggugah perasaan mereka. dan dipasang sebagai ancaman bagi negara-negara Eropa. anak-anak. Sementara para penguasa negara-negara muslim itu sama sekali tidak berupaya menggerakkan pasukan muslimnya untuk menolong mereka. menyaksikan negara-negara kafir berpestapora dengan pembunuhan. sementara deal antarnegara (Rusia dan AS) telah ditandatangani?! Dan sampai kapan penguasa-penguasa Muslim tetap menjadi alat dan pengkhianat yang melakukan konspirasi dengan orang-orang kafir untuk membantai saudara mereka sendiri?! Khatimah Sungguh sangat menyedihkan dan terasa menyakitkan. Ç»ÌmiË Ç¼»BI ÆÌÄ¿ÛM {10} ÁλC LAh§ Å¿ Á¸ÎVÄM ÈiBƒ Ó¼§ Á¸»eC ½Æ AÌÄ¿E ÅÍh»A BÈÍC BÍ {11} ÆÌÀ¼¨M ÁNÄ· ÆG Á¸» jÎa Á¸»g Á¸n°ÃCË Á¸»AÌ¿DI Ǽ»A ½ÎJm Ÿ ÆËfÆBƒË "Wahai orang-orang yang beriman. yang sebelumnya didahului dengan pernyataan sikap tidak resmi. sukakah kalian aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang pedih?—yaitu—berimanlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya.lisan. begitu peka terhadap ancaman keselamatan dan kehormatan seorang muslim dan menindak tegas kejahatan suatu negara yang pejabatnya melecehkan seorang muslimah. seperti Khalifah Al-Mu’tashim. penyiksaan. Adapun reaksi para penguasa (Islam) terhadap Rusia telah melampaui batas. sampai kapan kaum muslimin terus disembelih.

dan terutama setelah lahirnya Uni Soviet. Tentu saja. Belum lagi rasa aman yang kian susut. Abdul Rahman melancarkan aksi bom syahid. sudah lebih 100 ribu nyawa – kebanyakan warga sipil tak berdosa. menyusul aksi bom syahid atau penyanderaan – seperti yang berlangsung di gedung teater Moskow atau rumah sakit Budyonnovsk (lihat Tiga Bersaudara Menantang Rusia).500 hingga 5. sejak jaman kekuasaan Tsar. 2004 Jalan Panjang Perjuangan Chechnya Chechnya terletak di pegunungan Kaukasus. yang luas wilayahnya hanya 6. October 30. bahkan kian menguat. atau lebih kecil dari negara Wales. pertengahan tahun 2000.000 saja. Di Republik Ingushetia saja kini terdapat 147 ribu pengungsi Chechnya. Salah satunya adalah tentara Rusia yang kemudian menganti namanya dengan Abdul Rahman. perang adalah tragedi kemanusiaan yang selalu menyisakan kisah duka dan nestapa. dan menurut mereka hanya 250 ribuan yang masih menetap. dan mereka kemudian menjadi pejuang gigih bersama mujahiddin.Saturday. Sedangkan sebagian besarnya. Kini pemerintahan Vladimir Putin menempatkan 80 ribu tentaranya di Chechnya. Kehidupan sosial ekonomi pun lumpuh total. terbiasa hidup dalam tekanan. Selain gerilyawan mujahiddin. yang menewaskan ratusan . untuk menghadapi gerilyawan mujahiddin yang jumlahnya berkisar antara 1. Runtuhnya ekonomi Rusia adalah alasan utama mereka mendesak penghentian perang. dengan menabrakkan truk bermuatan bahan peledak ke salah satu pos penjagaan Rusia di distrik Cheroreche di Grozny. penguasa Soviet melancarkan pemberangusan sistematis terhadap lembaga-lembaga keagamaan. sejak berlangsung operasi yang mereka namakan kampanye anti teroris. dan terutama negara-negara tetangga. dan di negeri-negeri kecil pecahan Soviet sekitar 200 ribuan. sedangkan pihak Rusia mengklaim telah membunuh 13 ribu gerilyawan Chechnya. Apa pun tujuannya. Namun sepanjang sejarah yang penuh tekanan itu. Penduduknya yang mayoritas muslim – tak lebih dari satu juta jiwa. Grozny. Eropa. Fakta juga menunjukkan bahwa sebagian besar warga Rusia kian frustrasi atas kebijakan pemerintahnya melancarkan perang dengan Chechnya. 2 November 1991. Dan sejak perang berkecamuk pasca deklarasi kemerdekaan Chechnya. meskipun sejumlah organisasi kemanusiaan menyangsikan angka tersebut. Beberapa hari sejak ikrar keislamannya. yakni masuk Islamnya sejumlah tentara Rusia. mengungsi ke berbagai negara penampung seperti Turki. korban kekejaman rejim Soviet bertebaran di mana-mana. Rusia juga mengklaim bahwa kini 850 ribu warga masih tinggal di Chechnya. Puluhan tentara Rusia tewas. melayang. keberagamaan warga Chechnya tak pernah tanggal. khususnya agama Islam. Ibukota Chechnya. Bermula tahun 1920-an. yang mau bertahan di Chechnya. hanya warga sipil yang nekad – atau karena tak memiliki pilihan lain. Tercatat 11 ribu tentara tewas.000 mil persegi. dan kota-kota lain luluh lantak dibombardir senjata berat artileri dan pesawat pembom Rusia. Ada juga drama lain dalam perang Chechnya.

Masing-masing kelompok biasanya terdiri dari 50 hingga 150 pasukan. kabilah. Khattab kini digantikan Abu Walid. sekaligus komandan sebuah kelompok gerilyawan bersenjata. kekuasaan Tsar dan rejim komunis Uni Soviet kerap menindas kehidupan beragama di Chechnya. juga masuk daftar perburuan Rusia. ada lagi sejumlah faksi gerilyawan yang cukup disegani dan menjadi target utama Rusia. Salah satunya adalah kelompok Emil Khattab yang bermazhab Wahabi.warga Rusia. tahun 2000 lalu. dan gigih mengupayakan pendirian negara Islam Chechnya. Jika ketahuan. . Maret lalu Khattab tewas setelah menghirup racun yang dipasang dalam kertas surat oleh Agen Keamanan Federal Rusia (FSB). Aslan Maskhadov. di Chechnya setidaknya terdapat 150 teip (klan) yang tersebar di berbagai wilayah. Ruslan Gelayev (38 tahun). Mereka menyebar dalam unit-unit kecil yang berbasis agama. setelah dua kakinya diamputasi. Lebih lagi karena dalam sejarah panjangnya. September lalu. bahwa ia akan mengambil tindakan paripurna untuk segera menuntaskan konflik. Faktor Islam Apapun motif aksi para pemimpin gerilyawan itu. Padahal sebelumnya Dudaev adalah Komandan Divisi Pembom Strategis. pulang ke Rusia. sementara banyak pasukan di lapangan secara diamdiam berbisnis senjata dan sebagian lain berbisnis kayu – salah satu komoditas penting Chechnya. yang bersekutu dengan komandan gerilyawan lokal. tak pernah berhasil menghimpun kelompok gerilyawan dalam satu kesatuan. pemerintah segera mengirimkannya kembali ke Chechnya. Kondisi angkatan perang Rusia di Chechnya juga kian memburuk. yang dituding Rusia sebagai arsitek sejumlah aksi penyanderaan dan serangan terhadap Dagestan. dan melancarkan perlawanan di kawasan Barat Chechnya. untuk berperang selama 6 bulan. Mujahiddin Kalangan mujahiddin sendiri tak memiliki kepemimpinan terpusat. pemerintah akan menagih kompensasi lain. tak lama setelah deklarasi kemerdekaan Chechnya. Sedangkan presiden Putin sendiri tak mampu memenuhi janjinya. Selain kelompok Maskhadov dan keluarga Barayev. Jika merujuk jumlah suku saja. Presiden terpilih Chechnya. mereka selalu mengangkat Islam sebagai panji perjuangan. Islam sangat ampuh mengangkat moral para gerilyawan melawan Rusia. Doku Umarov. dipimpin seorang komandan – seperti kelompok Resimen Islam pimpinan Movsar Barayev. Tak jelas berapa jumlah kelompok gerilyawan mujahiddin Chechnya. Banyak pula tentara yang desersi. Basayev kini lebih banyak bertindak di belakang layar. Dzhokhar Dudaev. tahun 1999. Gelayev bersama pasukannya pernah melancarkan perlawanan spektakuler sepanjang perbatasan wilayah Georgia dan Ingushetia. Tokoh lain adalah Shamil Basayev. Praktek korupsi dan suap merajalela di antara para perwira militer. Bila tugas itu tak tuntas – boleh jadi karena terluka. Itulah sebabnya presiden pertama Chechnya. Dudaev juga mengidentikkan dirinya sebagai pengikut setia kelompok tarekat Kunta-Khadzhi yang sangat terkenal. dan aliran politik tertentu. akibat perjuangan di medan laga. pun menggaungkan panji Islam dalam perlawanan menghadapi Rusia.

jauh hari setelah penyebarannya di Azerbaijan. misalnya. Asia Tengah atau Tatarstan. Salah satu kelompok tarekat yang hingga kini mengakar kuat. Islam memang datang lebih belakangan ke Chechnya (ada yang menyebut abad ke-16. tapi juga merambat ke kawasan Daghestan dan Azerbaijan (1785-1791). Chechnya. tentu Rusia harus mengingat kembali peringatan dari Jenderal Yermolov Kurtz: “Bangsa Chechnya tak kan pernah mau diajak kompromi!” Muna Galbia Maulida Insani-8. ibukota Daghestan. penolakan terhadap hirarki. terutama Naqshabandiyah dan Qadiriyah. untuk menggugah perjuangan muslim. Kini.yang turut melancarkan serangan ke Estonia (1988). Di sini kemudian berkembang sejumlah tarekat. ada juga abad ke-18) ketimbang Daghestan. ahli hadis Imam Bukhari dan filosof Ibnu Sina. dan Afganistan di masa pendudukan Uni Soviet. Gazavat (peperangan). Perjuangan politik berbasis keagamaan Syekh Mansur melawan kekuasaan Tsar tak cuma di Chechnya. Desember 2002 Kaum Muslimin. Inti ajaran Kunta-Khadzhi adalah egalitarinisme. Setibanya di Chechnya. bukan di Grozny. Dan jika tetap melancarkan pendudukan. dan anti kekerasan. Chechnya sebetulnya berbeda dengan kawasan Bukhara. dikembangkan oleh Syekh Kunta-Khadzhi Kishiev pada abad ke-19. melalui jalur sufisme. Di jaman Uni Soviet. muncullah Imam Shamil pada abad ke-19. Dalam sejarah Islam. Namun perjuangan di kancah politik juga dilancarkan sejumlah tokoh Islam. Darah Muslim Chechnya Sama Mahalnya Dengan Palestina! . penulis kitab yang cukup terkenal. antara lain Syeikh Ushurma yang dijuluki Syekh Mansur. Shamil kerap berlawanan dengan Kunta-Khadzhi yang mengedepankan ajaran anti kekerasan. hingga mereka menggapai kemerdekaan penuh. boleh jadi ajaran Gazavat Imam Shamil dan sosok Syekh Mansur lebih berpengaruh di tengah perjuangan warga Chechnya melawan kekejaman tentara Rusia. sejumlah ulama terkenal juga muncul di Makhachkala. Setelah era Syekh Mansur. Ia datang secara perlahan dari tenggara pegunungan Kaukasus menuju baratdaya. Islam segera berbaur dengan tradisi lokal. Volga atau Daghestan yang menjadi pusat perkembangan kebudayaan Islam – di kawasan-kawasan tersebut lahir.

Menurut Stephen. Membandingkan jumlah kematian per 1 ribu penduduk dengan jumlah hasil di Google. Stephens sampai ke sebuah kesimpulan bahwa korban konflik Palestina mendapatkan 28 kali lebih banyak perhatian daripada Chechnya. apa yang terjadi di Chechnya pun tidak kalah mengerikannya daripada apa yang terjadi di Palestina. akan terjadi 25 kematian. Dalam perncariannya di internet. Penduduk Muslim di Chechnya berjumlah sedikit lebih daripada Palestina atau sekitar satu juta jiwa.000.5 per 1000 orang. dan tak ada yang peduli peduli kepada satu orang Chechen pun. Hasilnya ditemukan 1. mengapa seluruh dunia memberikan perhatian besar pada Palestina. Alasan mengapa dunia tidak melihat kejahatan Rusia di Chechnya terjadi karena motif yang sederhana." Padahal menurut Stephens. sementara Palestina sampai saat ini jika dihitung secara statistik “baru” 1. 630. Brett Stephens mengajukan pertanyaan retoris . dari 200 orang. Stephens mengetik kata-kata Palestina dan genosida ke mesin pencari Google. Pada saat yang sama. memiliki sumber daya energi yang besar yang banyak dibutuhkan di Eropa. Selain Hamas di Gaza. Chenchya juga berkeinginan mendirikan Negara Islam. Rusia adalah negara besar. (sa/qmh) Rabu. Tidak heran jika kemudian Chehcnya sudah dianggap mati dan tidak ada oleh dunia internasional. 24/03/2010 13:18 WIB | email | print .Seorang wartawan Australia. memiliki senjata nuklir. kombinasi dari Chechnya dan genosida hanya memberikan hasil 245. 000. dan hampir tidak memiliki kepentingan dengan apa yang terjadi di Chechnya? Stephens menunjukkan bahwa sebenarnya peristiwa di Chechnya dan Palestina selalu pecah hampir bersamaan. Stephens menjadi yakin bahwa "setiap Palestina kematian adalah layak bagi dunia.

Presidennya yang bernama Dzhokar Dudayef adalah seorang muslim yang taat. 2008 Kebangkitan Islam Leave a Comment Tags: Chechnya. Peninggalan Islam di Rusia antara lain. Kaisar Barkah Khan memeluk Islam. pasukan Rusia melakukan agresi besar-besaran terhadap Chechnya dan berhasil merebut istana keprisedenan Chechnya. Dengan Islamnya Barkah Khan maka suku Dzahabieh (kelompok orang mongol) banyak yang masuk Islam. Kebangkitan Islam. Seperti yang dialami muslim Chechnya akhir-akhir ini akibat dari keganasan tentara komunis Rusia. kemiliteran. yang merupakan perlawanan dan kemerdekaan Chechnya. Di bawah kekuasaan Ming.Agama Islam masuk ke Rusia pada waktu Dinasti Yuan yang berkuasa. mereka tetap berjuang melanjutkan perjuangan terhadap komunis dan siap mati untuk agama Islam dan negaranya. Meskipun rumah-rumah mereka hancur. Setelah dinasti Yuan lalu diganti dengan dinasti Ming. kemudian bangkitlah kaum revolusioner muslim untuk menumbangkan dinasti Yuan (1279-1368 M). dan administrasi pemerintahan. Chechnya adalah negara kecil di kawsan kaukasus.5 juta dan mayoritas beragama Islam. masjid terbesar di eropa . keadaan di Rusia sekarang sudah lain karena pemerintahannya berpaham komunis sehingga benci dan ingin membinasakan Islam dari wilayah kekuasaan Rusia. Islam menduduki jabatan penting antara lain. Chechnya Bangun Masjid Terbesar di Eropa Published September 15. Tatkala Dinasti Yuan masih berkuasa. keintelekan. Rusia yang berpenduduk 1. seorang muslim yang bernama Sang Yu Chuin menjabat sebagai penasehat agung Kaisar Ming yang pertama dan bernama Hung Yer. suku Dzahabieh dipimpin oleh Uzbek Khan yang berusaha mengislamkan seluruh suku Dzahabieh. Sejak tanggal 11 Desember 1994. Pada tahun 1313-1340 M. bangunan-bangunan tempat beribadah/masjid. Tetapi. Kemudian beliau membuat strategi untuk menyebar luaskan Islam ke seluruh wilayah Rusia. tetesan darah dan air mata tumpah di bumi Islam Chechnya. Bahkan.

Masjid yang mampu menampung lebih dari 10. sesuatu yang seharusnya menjadi hal yang biasa di negara Islam dan di wilayah-wilayah di mana agama Islam dianut. warga Muslim Chechnya akhirnya memiliki masjid besar yang dibangun di kota Grozny. ” tukas Ramzan. yang menjulang ke langit. Pembangunan masjid ini sudah dimulai sejak tiga tahun yang lalu dan menelan biaya sekitar 20 juta dollar. Masjid itu akan menjadi masjid terbesar bukan hanya di Chechnyanegeri di Utara Kaukasus-tapi juga di seluruh Eropa. masjid ini akan dibuka secara resmi pada tanggal 17 Oktober bersamaan dengan hari pertama pelaksanaan International Peacemakers‟s Conference yang bertajuk “Islam-Religion of Peace and Progress. Masjid-masjid yang ada bahkan ditutup. Presiden Chechnya. dihancurkan dan dirampas. ” kata Presiden Ramzan Kadyrov. Ia mengungkapkan. Di masjid ini juga terdapat kantor administrasi urusan agama Islam Chechnya.000 jamaah ini dilengkapi dengan menara-menara setinggi 180 kaki. tak satu pun masjid bisa dibangun di Chechnya. nama ayah dari Ramzan Kadyrov. ketika masih berada di bawah rezim Soviet. Ramzan Kadyrov mengatakan. “Rakyat Chechnya tidak pernah punya kesempatan untuk beribadah di dalam satu masjid yang besar. rakyat Chechnya bisa memiliki masjid agung di Grozny sebagai tempat melaksanakan kegiatan dan ibadah.Setelah menunggu sekian lama. sekolah agama.” Masjid itu diberi nama Masjid Ahmad Kadyrov. “Untuk pertama kalinya setelah 60 tahun lamanya. (ln/iol) Penangkapan terus terjadi di Chechnya Hanin Mazaya Kamis. 20 Januari 2011 21:11:50 . universitas Islam. hotel serta perpustakaan Islami.

Sebelumnya pada 13 Januari. Akibatnya. Sumber media pendudukan Rusia mengklaim bahwa tawanan adalah mantan pejuang Chechnya di bawah Komandan lapangan terkenal. seorang sipil lakilaki ditangkap di desa yang sama dengan tuduhan sama. Sumber pendudukan mengklaim bahwa dia adalah seorang mantan mujahid yang berperang melawan Rusia antara november 1999 dan Januari 2000. Mereka mengancam dengan tembakan dan kemudian membawa sandera ke mobil dan pergi ke tempat yang tidak diketahui. penduduk setempat mengatakan bahwa empat orang bersenjata menghentikan mereka di dekat rumah bernomer 42 di ibukota Jokhar. .info melaporkan bahwa dua sipil Chechnya ditangkap di ibukota Chechnya. Nama.Hits: 109 CHECHNYA (Arrahmah. nasib dan keberadaan sandera tidak diketahui. distrik Avtorkhanov. Menurut berita. Arbi Barayev dalam jangka waktu antara Mei dan Desember 1998. Jokhar oleh sekelompok orang bersenjata yang mengenakan kamuflase militer. Pada 18 Januari lalu.com) – Sumber lokal melaporkan bahwa pemuda Chechnya ditangkap oleh anggota geng rezim boneka di wilayah yang diduduki Rusia. Di hari yang sama. Nokhchicho atau Chechnya. warga lokal diculik. sebelumnya Okyabrsky. Pada 14 Januari sekelompok geng bersenjata Kadyrov juga menangkap seorang lakilaki tua berusia 43 tahun di distrik Naur. Website Ichkeria. Nama-nama korban penculikan belum diketahui. tentara pendudukan juga menangkap seorang laki-laki yang lahir pada tahun 1977. geng bersenjata Kadyrov melakukan operasi hukuman di desa Chernorechya di distrik Zavodsky.

Chechnya menang. Namun. tetangga Chechnya. 9 September 1999. Sebagai hasil. Pihak berwenang mengklami bahwa dia telah menyediakan makanan selama musim panas dan gugur pada tahun 2004 untuk sekelompok Mujahidin di Chechnya yang beroperasi di Vedeno. Nasib dan keberadaan dua sandera ini juga tidak diketahui. distrik Vedeno. Yang terakhir. yang diistilahkan Moskow ''sebagai telah dikuasai oleh para bandit dan teroris''.000 Chechen tewas. memang tidak ikut dalam pemerintahan Presiden Arslan Makhadov yang moderat. Istilah ini dinisbatkan kepada kelompok gerilyawan Muslim pimpinan Shamil Basayev. Ratusan warga sipil Chechnya (Chechen) tewas. Kremlin kembali mengirim pasukan ke kawasan di Kaukasus Utara itu. Tapi ongkos yang mesti dibayar sangat mahal. termasuk ibukota Grozny. seorang Muslimah kelahiran 1980 ditangkap dari rumahnya ke lokasi yang tidak diketahui. Mereka. Ini Perang Rusia-Chechnya babak II. Ini berkaitan dengan tuduhan bahwa kelompok Basayev membantu pemberontakan kelompok Muslim Dagestan. ratusan ribu lainnya dipaksa jadi pengungsi. yakni status final Chechnya akan dibicarakan lima tahun mendatang terhitung sejak 1996. Sekitar 80. yang dalam pemilu Januari 1997 memperoleh 28 persen suara.Nasib dan keberadaannya juga tidak diketahui. Moskow memang sedang berusaha dengan segala cara untuk menguasai kembali republik otonomi ini. (haninmazaya/arrahmah. Dzokhar Dudayev. hancur dihantam persenjataan berat Rusia. Banyak kotanya. Sumber-sumber lokal juga melaporkan berita mengenai penangkapan seorang perempuan muda di Chechnya. Tuduhan lain. Dan tetap bergerilya di pegunungan untuk membebaskan Chechnya dan seluruh kawasan Muslim Kaukasus yang masih berada dalam dominasi Rusia. yang dipicu oleh proklamasi kemerdekaan Chechnya (1991). Pada 12 Januari sekelompok pria bersenjata melakukan operasi di desa Dargo. tapi dengan perjanjian perdamaian sementara. meninggal diserang pesawat Rusia pada April 1996.com) Malam Musim Dingin Chechnya dan Kemarau Panjang Rusia (Republika Online) Sejak 1 Oktober silam tentara Rusia mengepung dan membombardir kota-kota Chechnya. Dalam perang babak pertama (1994-1996). ledakan dahsyat . untuk mendirikan negara Islam. Pemimpin legendaris Chechnya sendiri. Perang itu sendiri tak diakhiri secara tuntas. kelompok Basayev bertanggungjawab atas pemboman berantai di kota-kota Rusia.Mereka menuduh laki-laki tersebut menyediakan makanan dan bantuan lainnya kepada Mujahidin Chechnya pada tahun 2007.

Islam tetap berkembang. dan melukai lebih dari 200 orang. di antaranya) berlangsung hingga abad ke-12. khususnya di bawah Catherine the Great. Sikap ini mendorong diktator Yosef Stalin selama 1943-1944 mendeportasi 400 ribu warga Chechen ke Siberia dan kawasan . Di bawah kekuasaan komunis Uni Soviet sejak Revolusi Bolshevik 1917. Bagaimanapun ada dugaan bahwa teror itu dilakukan oleh intelijen Rusia sendiri untuk mendapatkan justifikasi Barat bagi serangannya ke Chechnya. Islam menghadapi penindasan dan penghancuran hampir tiara tara. Namun.menghancurkan satu blok apartemen di Moskow. ekspansinya telah mencapai wilayah Kaukasus. kaum Muslim diperlakukan sebagai rakyat Rusia kelas dua. menewaskan 94 orang. yang memandang Islam sebagai peradaban yang pengaruhnya lebih baik ketimbang Kristen. Dan pada tahun 1700. Awalnya adalah serangan kavaleri lokal selama dua tahun (1917-1919) terhadap lembaga-lembaga keagamaan. Ribuan masjid dihancurkan dan ulama dipenjarakan kalau bukan ditembak mati.dan menciptakan institusi-institusi Islam dengan otoritas luas atas penduduk Muslim di Emperium Rusia. Orang-orang Moskow mulai melakukan penetrasi ke kawasan Muslim di selatan sejak abad ke-14. guna mengalihkan perhatian domestik dan komunitas internasional atas skandal pencucian uang sebesar 15 miliar dolar AS yang disimpan di bank-bank AS serta dugaan suap senilai satu juta dolar AS terhadap Presiden Boris Yeltsin dan dua puterinya. Sejak itu Islam mengalami penindasan luar biasa. aktivitas tarekat di Kaukasus Utara memberikan kepemimpinan aktif dalam perjuangan melawan dominasi Rusia. Tahun 1928-1941 merupakan periode serangan terbuka terhadap Islam. Presiden Chechnya Arslan Maskhadov memihak pada kelompok Basayev dan memerintahkan rakyatnya berjihad melawan tentara Rusia. Islamisasi di wilayah pegunungan Kaukasus Utara (Chechnya. Di bawah Ivan the Terrible dan Dinasti Romanov awal. Dibanding Asia Tengah. Mengapa Chechnya yang kecil dan terisolasi nekat menghadapi raksasa Rusia? Semangat separatisme Semangat separatisme Chechen tak lepas dari sejarah panjang hubungannya yang buruk dengan bangsa Rusia. Menghadapi serangan membabi buta Rusia ini. selama Perang Dunia II. Tak heran. Mereka tak memperoleh hak-hak sebagaimana yang dinikmati komunitas Kristen. banyak orang Rusia berpihak pada Nazi Jerman.khususnya menyangkut ibadah -. Islam memasuki Kaukasus tak lama setelah kemunculan Islam pada abad ke-7. para pemimpin Muslim diusir ke pinggiran dan masjid-masjid dihancurkan. kendati penaklukan Rusia atas kawasan itu berlanjut hingga tahun 1900. Di beberapa tempat. Golongan aristokrasinya dikooptasi dan dipaksa memeluk Kristen. Catherine menjamin hak-hak dasar Muslim -. Pada masa inilah tarikat Naqsyabandiyah dan Qadiriyah memasuki Kaukasus Utara. di mana mereka meletakkan fondasi bagi perlawanan paling militan terhadap ekspansi Rusia.

Namun. Pada masa pemerintahan PM Turki Tansu Ciller (1996). Sebagian berperang bersama golongan Mujahidin Afghanistan dan sisanya bergiat dalam propaganda anti-Soviet serta syiar Islam. republik otonomi terbatas. pertama. Turki memang sedang berusaha menarik seluruh kawasan itu. ke dalam pengaruhnya. ditolak. Maka segera setelah Uni Soviet runtuh (1991).lain. Kirghistan. Negara-negara ini merupakan republik independen dalam Uni Soviet. Nikita Krushchev. Juga untuk mendapatkan akses ekonomi kawasan kaya minyak ini. yang umumnya keturunan Turki kecuali Tajikistan. Penindasan itulah yang menciptakan obsesi rakyat di Asia Tengah dan Kaukasus untuk merdeka. Kegiatan ini masih berlangsung sampai sekarang. Italia) dialirkan ke Laut Hitam (Rusia) yang mesti melalui Chechnya dan Dagestan. miliuner Arab Saudi yang menetap di pegunungan Afghanistan. Turkmenistan. Selama perang ini para sukarelawan Arab dari berbagai negara -. Selain untuk meningkatkan political leverage-nya terhadap Rusia dan Iran. Uzbekistan. warga Saudi yang ikut berjuang bersama gerilyawan Chechnya. ia pun selama lima tahun sejak 1959 melakukan kampanye anti-Islam dengan menutup sekitar 1. meningkatkan pengaruh mereka di Dunia Islam dan mengkaunter Iran dan Turki. disalurkan ke Terminal Ceyhan (Turki) di Laut Tengah.disokong dan dibiayai AS. Pengaruh eksternal Di luar pengalaman penindasan. Apakah yayasan ini berhubungan langsung dengan Bin Ladin? Mungkin juga tidak. Namun proklamasi kemerdekaan Chechnya. negara-negara tak berpantai (landlocked countries). Inggris. Tajikistan.Kazakhstan. Sementara Kremlin ngotot agar pipa-pipa yang dibangun konsorsium Barat (AS. Kazakhstan dan Azerbaijan. sebagai ekses Perang Afghanistan-Uni Soviet (1979-1989).menyatakan kemerdekaannya. Ankara terbukti memasok dana kepada pejuang Chechnya.ikut terjun di medan perang. Bahan dakwah ini masuk ke Kaukasus melalui Tajikistan. Tujuannya. Barat mendukung posisi Turki. Kedua. Khattab. Prancis. mereka -. Armenia dan Georgia -. juga untuk menambah bargaining power-nya via a vis Uni Eropa. baru mengembalikan mereka ke kampung halaman pada 1957. Turki menghendaki seluruh pipa minyak Turkmenistan. Pengganti Stalin. khususnya yang dilakukan Usama bin Ladin. Moskow yang lemah terpaksa menerima realitas itu. Pada 21 November silam. Revolusi Islam Iran 1979.000 masjid. tetangga Afghanistan di utara. gerakan separatis Chechnya khususnya juga diinspirasikan oleh. Pakistan serta negara-negara Arab Teluk -. Azerbaijan. Sebab negara-negara Arab Teluk juga terus bersaing dengan Iran dan Turki dalam menanamkan pengaruhnya di Asia Tengah dan Kaukasus. . terang-terangan memuji Bin Ladin yang dikatakan banyak membantu perjuangan Chechen. Menteri Dalam Negeri Rusia Vladimir Rushalio menuduh sebuah yayasan di Qatar menjadi pemasok dana bagi para pejuang Chechen.

paling efisien dan aman bila pipa-pipa minyak disalurkan ke Bandar Khomeini (Iran) di Teluk Persia. Sebaliknya. menghadapi pemilihan presiden tahun depan. Boris Yeltsin mengunjungi Cina selama dua hari. Rusia bahkan meningkatkan determinasi untuk menyelesaikan kasus Chechnya melalui jalan perang. sikap lunak hanya akan merosotkan popularitas kelompok Yeltsin. kedua negara menolak sikap Barat. bahkan mungkin akan menghentikan bantuan ekonomi bila rakyat sipil terus menjadi korban. Berbagai sikap Menanggapi keganasan tentara Rusia terhadap penduduk sipil Chechnya. selain Turki tentunya. Padahal. Namun sebagai musuh bebuyutan Iran. untuk mendapatkan sokongan Rusia bagi isu Taiwan. delegasi meminta agar Kremlin segera menghentikan aksi militer di Chechnya. sikap Barat akan menguatkan semangat juang Chechen. tidak populer di mata publik Rusia. mereka menyatakan hubungannya dengan Rusia bisa terganggu. Mereka nampaknya harus mengambil sikap ini untuk menjaga konsistensinya terhadap isu HAM. melainkan untuk menanamkan pengaruh politik sekaligus mendapatkan akses ekonomi. Maka dengan adanya disorder di Chechnya -. Dukungan Beijing. perjanjian mengenai penangguhan status final Chechnya yang dibuat antara Presiden Chechnya Maskhadov dengan Menteri Pertahanan Rusia Alexander Lebed ketika itu. Pertama. tapi juga pengaruhnya di Asia Tengah dan Timur Tengah. Toh.yang nampaknya akan berlarut-larut -. ia memerlukan stabilitas untuk memungkinkannya segera keluar dari krisis ekonomi. Tapi bukannya mengendor. Kedua. Beijing memang sejak awal mendukung posisi Moskow. Lalu. Sebenarnya. Mereka memang mendukung integritas wilayah Rusia dan mengutuk aksi teror gerilyawan Rusia.Iran masuk ke dalam dinamika politik Asia Tengah dan Kaukasus bukan untuk mendorong revolusi yang hanya akan merepotkan diri sendiri. Ini akan kian menyulitkan Rusia. Dalam komunike pada 10 Desember. Pada 6 Desember lalu. Sekutu Barat lebih suka Moskow menyelesaikan masalahnya melalui jalan diplomasi. Washington menentang keras opsi ini. namun AS dan Uni Eropa menganggap Moskow telah melanggar Konvensi Jenewa dan aturan perang yang ditetapkan Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE). Untuk menetralisir tekanan Barat. akan sangat kuat. apa boleh buat. malah posisi tawarnya terhadap Barat. akan memperkuat posisi golongan komunis dan ultranasionalis Rusia. Kalau ini terjadi. akan mempertimbangkan juga jalur Iran. sekutu Barat melancarkan protes keras. . Sikap Rusia ini dapat dipahami dalam dua hal. delegasi OKI pimpinan Menlu Iran Kamal Kharrazi mendatangi Moskow. Kendati mengakui Chechnya sebagai bagian integral dari Federasi Rusia. bukan saja situasi ekonomi Iran akan membaik. Ini sejalan dengan sikap Organisasi Konferensi Islam (OKI). Tak heran. malah juga kelompok moderat.bisa jadi Barat. paling tidak didorong oleh motif untuk mengkaunter hegemoni Barat.

rakyat Chechen tengah menghadapi malam-malam musim dingin yang panjang. Putin nampaknya tidak kehilangan akal sehatnya untuk menyadari bahwa warga muslim Rusia saat ini berjumlah 20 juta orang atau 15% dari sekitar 142 juta orang Rusia. Internasional Rusia Kebijakan Pro Islam Vladimir Putin dan Aliansi Strategis Rusia-Dunia Islam Penulis : Hendrajit Meski dikenal sebagai pemimpin yang sangat keras dan tanpa kompromi dalam menumpas gerakan separatis Chechnya yang didukung kelompok Islam berhaluan Wahabi dari Pakistan dan Taliban yang berbasis di Afghanistan. Meski dikenal sebagai pemimpin yang sangat keras dan tanpa kompromi dalam menumpas gerakan separatis Chechnya yang didukung kelompok Islam berhaluan Wahabi dari Pakistan dan Taliban yang berbasis di Afghanistan. dan menjadi agama yang terpesat pertumbuhannya di Rusia. nampaknya itulah yang menjadi pedoman politik Presiden Putin dalam memberi arah kebijakan strategis dalam merangkul Islam di Rusia. Maklum. Sebagaimana diketahui. Suatu jumlah yang cukup besar. Yang jelas.yang mirip kasus Chechnya. sejak bubarnya Uni Soviet. Juga nasib Mother Russia bila kembali mengalami kekalahan sebagaimana dulu. Tak kurang penting.yang juga mengalami penindasan serupa. badan Intelijen Pakistan yang sudah bersekutu cukup lama dengan badan intelijen Amerika CIA sejak perang dingin hingga kini.seketurunan dengan warga Asia Tengah dan Kaukasus -. Mendukung Islam berarti perdamaian. menjaga agar gerakan separatis Chechnya tak meluas ke Cina. Cina memiliki warga Muslim (suku Uighur) -. Dan Rusia harus menghadapi panasnya pemberontakan Chechnya. Presiden Federasi Rusia ternyata telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang merangkul Islam sebagai kekuatan strategis yang menjadi faktor penting tetap bersatunya Rusia sebagai negara berdaulat. Terlepas fakta bahwa kelompok gerakan separatisme Islam Chechnya yang bermaksud memisahkan diri dari Republik Federasi Rusia ternyata didukung secara diam-diam oleh Inter Service Intelligence (ISI). Presiden Federasi Rusia ternyata telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang merangkul Islam sebagai kekuatan strategis yang menjadi faktor penting tetap bersatunya Rusia sebagai negara berdaulat. bahkan untuk keberadaan sebuah negara bangsa sekalipun. bahkan lebih pesat . Entah apa yang bakal menjadi nasib Muslim Chechen pada hari-hari mendatang. Islam menjadi agama kedua terbesar di Rusia.

KabardinoBalkariya. Karena itu berarti momentum bagi warga muslim Rusia untuk diperhitungkan Putin sebagai salah satu kekuatan pemersatu yang cukup penting bagi Republik Rusia Bersatu. Bukan itu saja. Dan satu lagi catatan penting. dan St Petersburg. Putin sebagai pemimpin tertinggi Republi Federasi Rusia agaknya sadar betul bahwa Hingga kini terdapat sembilan republik Islam dalam naungan negara Federasi Rusia. dan Chechnya. Karachaevo-Cherkhesia.000 perkumpulan Islam yang aktif. bisa dimengerti jika ada beberapa kalangan di dalam negeri Rusia dan bahkan di Chechnya itu sendiri. pegunungan Ural. serta sejumlah kota seperti Samara. melainkan juga dalam bidang sosial budaya dan perpolitikan. wajar jika Putin membuat kebijakan pro Islam dengan melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan nasional Rusia sehingga kaum muslim Rusia merasa memiliki peran penting seperti saudaranya. Kenyataan ini nampaknya bukan sekadar angan-angan. Baik di Rusia maupun di negara-negara yang mengitarinya (eks Uni Soviet) kini tercatat lebih dari 6. Menyadari kenyataan ini. Melihat kenyataan tersebut. yang justru memandang positif keberhasilan Putin menumpas gerakan separatis Islam ala Al-Qaeda dan Taliban. kemudian menempuh sebuah langkah yang cukup strategis. dalam pembangunan negeri warisan Tsar tersebut.dibandingkan di Eropa. Islam di Rusia telah ada sejak kurun waktu yang cukup lama. Tyumen. Dagestan. sekalipun hanya sebagai peninjau. . Bashkortastan. Komunitas Muslim terkonsentrasi di daerah antara Laut Hitam dan Laut Kaspia dan di beberapa negara federasi. Pengaruhnya tidak saja terlihat dalam perkembangan keagamaan. Dan yang cukup membanggakan. yaitu melakukan kebijakan pro-Islam seperti mendukung pengembangan tempat ibadah dan pendidikan Islam di Rusia. beberapa wilayah Siberia dan Kaukasus Utara. Ingushetia. di Rusia hingga kini ada lebih dari 4000 masjid. Osetia Utara (sekalipun di daerah ini juga bermukim umat Kristiani). etnis Rusa. Bahkan di Chechnya. Dan perjuangan tersebut akhirnya berhasil terwujud dengan diterimanya Rusia sebagai peninjau tetap pada pertemuan Organisasi Konferensi Islam di Kuala Lumpur Malaysia pada 2003 lalu. Bisa dimengerti jika Putin dan para penentu kebijakan Rusia. Sekadar informasi. Nyzny Novgorod. Putin sendiri hadir pada momen bersejarah tersebut. Di tingkat dunia internasional. Putin mencetuskan gagasan bahwa Rusia harus ikut serta dalam kegiatan Organisasi Konferensi Negara-negara Islam (OKI). yaitu Adegia. Karena disamping Chechnya. Sedangkan sebagian besar penduduk tersebar di daerah sekitar Sungai Volga (Tartastan). Islam di Rusia sejak abad ke 7 menyebar di jazirah Rusia. Tatarstan. Putin telah mengondisikan agar warga muslim menjadi kekuatan utama yang menyatukan masyarakat Chechnya.

Fakta ini dengan jelas mengindikasikan bahwa tradisi Islam di Rusia sangat tidak cocok dengan praktekpraktek yang membenarkan dan menghalalkan cara-cara kekerasan. ditegaskan bahwa terorisme harus diberantas tanpa menggunakan cara-cara teror itu sendiri. maupun Afganistan yang tidak punya akar yang cukup kuat dan dukungan yang cukup luas di Chechnya maupun di provinsi-provinsi lain di bawah naungan Republik Federasi Rusia. Pemerintah Federasi Rusia memprakarsai gagasan terbentunya Alliance of Civilization (Aliansi Peradaban) antara Rusia dan Dunia Islam. Rusia belajar dari kasus Chechnya. Belajar dari pengalaman pahit Rusia menghadapi gerakan separatisme Chechnya. Kuwait. Uni Emirat Arab. Iran. Jordan. adil dan beradab. Pakistan. Aspek lain yang menarik dari pertemuan tahun lalu tersebut. Pakistan. Sebuah penyikapan yang jelas berbeda dengan yang dikumandangkan negara-negara barat khususnya Amerika Serikat. Rusia nampaknya bisa berempati dan bahkan bersimpati terhadap negara-negara berpenduduk mayoritas Islam seperti Indonesia dalam menghadapi kelompok terorisme yang mengklaim sebagai kelompok atau pejuang Islam. tepatnya pada 27-28 Maret 2006. Jika dilihat anatomi warga muslim Rusia. Ini jelas sebuah momen bersejarah bagi Rusia mengingat dalam pertemuan tersebut hadir beberapa negara Islam penting seperti Mesir. dunia Islam merupakan kekuatan dunia yang cukup signifikan dan dapat menjadi mitra dalam mewujudkan tatanan dunia baru yang damai. Di Fora Internasional Persis setahun yang lalu. Karzakastan. ditegaskan perlunya dialog dan kerjasama antar peradaban. Aljazair.Pertimbangan Putin ya itu tadi. Dalam kesempatan tersebut Syamsuddin bahkan mengatakan bahwa aliansi strategis Rusia-Dunia Islam berpotensi menjadi kekuatan penentu bagi arah perkembangan peradaban dunia menyusul kerusakan dunia yang disebabkan hegemoni dunia barat. Bangladesh. nampaknya menyadari bahwa kelompok Islam yang memotori gerakan separatisme ternyata membawa paham ke-Islaman yang merupakan impor dari Timur Tengah. Mayoritas muslim di Rusia adalah kelompok Suni dan terdiri dari dua mazhab. mendukung dan mengakomodasi aspirasi dan kepentingan warga Muslim Rusia berari menciptakan perdamaian. yakni mazhab Syafii di Caucasus Utara dan mazhab Hanafi di berbagai wilayah negeri ini. Tajikistan. Pertimbagan Rusia. Tunisia. Bahkan dalam pertemuan para tokoh Rusia dan 15 tokoh dari berbagai Negara Islam termasuk Indonesia tersebut. Kirgistan. Yaman. apalagi tindak . dan Indonesia. Indonesia sendiri ketika itu diwakili oleh Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Dr Din Syamsuddin. Uzbekistan.

Disamping mengajak negara-negara Islam untuk mengadakan dialog lintas agama dan peradaban. pada September 2006. Dalam pertemuan yang kali ini dilangsungkan di Tatarstan Rusia pada 31 Agustus 2006. Yang penting di sini adalah bagaimana menyeimbangkan seluruh kepentingan dan menolak ekstremisme. sedangkan suku bangsa Rus memeluk Kristen pada tahun 988. Tidak mengejutkan ketika beberapa bulan kemudian. Peran pendidikan di kalangan muda dan sikap toleransi menjadi penggerak bagi perkembangan di semua aspek. kebudayaan. Untuk melemahkan motivasi dari sikap dan organisasi yang radikal. Rusia nampaknya juga punya contoh keberhasilan (success story) dalam membangun tolerasi beragama. dan agama yang dilandasi oleh toleransi. khususnya Islam dan Katolik Ortodoks. suku bangsa Tatar memeluk agama Islam pada abad ke-10. Presiden Tatarstan Mintimer Shaimiev mengatakan kepada para wartawan. katanya. Yang mereka jadikan contoh success story adalah Tatarstan. pada tahun 1990 muncul Deklarasi Kedaulatan Negara yang memproklamirkan kesamaan di antara warga dan bahasa. berarti merangkul Islam sebagai salah satu kekuatan pemersatu yang cukup penting untuk menyatukan seluruh masyarakat di bahwa naungan Republik Federasi Rusia. Misalnya. Islam pertama kali disebarkan di Caucasus Utara pada paruh kedua abad ke-7. penghargaan. dan kebebasan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing. .terorisme dengan dalih perang suci atau Jihad. yaitu dalam membangun kerukunan antar umat beragama. tetapi hanya memperburuk situasi. Secara historis. dalam deklarasinya menegaskan Kami mengimbau agar dilakukan upaya konkret untuk melakukan dialog dan memunculkan saling pengertian di antara berbagai peradaban. Sejarah awal kedatangan Islam di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Rusia bertepatan dengan mulai dianutnya agama Kristen di Rusia. bahwa hidup berdampingan secara damai antar umat beragama di Rusia. Di wilayah Volga. Nampaknya ini pula yang dianut Putin. keinginan Putin bukannya tanpa dasar sama sekali. fobia Islam tak akan dapat memberi keuntungan bagi siapa pun. Sukses ekonomi dan perkembangan sosial di Tatarstan tidak hanya dimungkinkan karena kerja sama konstruktif dari seluruh agama yang ada. Kelompok Visi Strategis Rusia dan Dunia Islam mengecam terorisme serta menolak pembajakan agama dan afiliasi nasional untuk terorisme. butuh opini publik untuk tidak menerimanya. Anda dapat melihat bahwa hidup berdampingan secara damai dari beragam pemeluk agama memberi sumbangan bagi stabilitas perkembangan masyarakat. Sebaliknya.

bermunculan ke permukaan sosial dengan penuh antusias.8% Kristen Ortodoks. berkat kepemimpinan dan kebijakan pro Islam Presiden Putin yang berhasil merangkul elemen-elemen moderat Islam di Rusia bersatu mempertahankan Republik Federasi Rusia. Dari segi etnis. Misal. di seluruh Rusia ada sekitar 7. Islam berhasil mempererat persahabatan berbagai suku bangsa Rusia seperti Tatar. sekarang bagaikan rerumputan kering yang memperoleh siraman hujan.9% beragam sekte.6% Buddha. Inghus.000 masjid. Satu lagi fakta baru. sekaligus menggalang suatu aliansi strategis dengan dunia Islam sebagai kekuatan alternative di luar hegemoni Amerika maupun negara-negara eropa barat. 1. agama Islam telah berkembang dan dianut penduduk asli Tatar Siberia selama 300 tahun.000 masjid. terdiri atas 71. Masyarakat tidak lagi takut.Pada perkembangannya kemudian. . ketika prajurit-prajurit Rusia bermunculan di Siberia pada abad ke-16.600 sampai 3. Inilah gambaran nyata kehidupan warga muslim di Rusia yang ternyata bisa hidup damai berdampingan dengan agama-agama lain. 10 June 2011 Sejak menggulirnya perestroika dan glasnost tahun 1991 yang juga ditandai dengan bubarnya Uni Soviet. Moskow memiliki lima buah masjid. kehidupan agama di Rusia menemukan momentum baru. atau sekitar 4% dari total populasi dan merupakan kedua terbesar setelah Rusia). Itu yang tercatat resmi. 0. Yang paling banyak ialah etnis Tatar (lebih dari lima juta orang. sekitar 79. sedangkan etnis-etnis Bashkir dan Chechnya masing-masing satu juta orang. Di ibu kota Rusia.sisanya tanpa agama. 0. Di Dagestan saja ada sekitar 1. yang terbesar tentu saja Rusia. bahwa Islam di Rusia telah berhasil memainkan peran dalam mendorong pelestarian budaya dan kearifan lokal dari peradaban Rusia. Menurut data para ahli.750 masjid. Kebangkitan Agama di Rusia Friday.Kehidupan agama yang semua selalu ditekan di bawah pemerintahan komunis. 0. 0. Islam di Rusia kemudian berhasil menjadi perekat antar berbagai suku.3% Yahudi.18% Islam. Chechnya. Selama 10 tahun terakhir ini.Negara Federasi Rusia dengan penduduk sekitar 140 juta.7% Protestan.serta membantu suku-suku itu untuk melestarikan identitas budaya dan peradaban mereka. ada sekitar satu juta umat Islam yang tergabung dalam 20 komunitas. Pada 2000. Umat muslim Rusia dewasa ini tersebar dalam 40 kelompok etnis. Kabardin.takut mengenalkan afiliasi serta identitas etnis dan agama secara terbuka.000 buah.8% Katolik. tapi banyak belum tercatat. Hal serupa juga dijumpai di wilayah Caucasus Utara. Hebatnya lagi. Rusia memiliki sekitar 4. dan Dagestan . jumlah masjid di Tatarstan telah melampaui 1. Bukti lain yang tak kalah penting.8%.

Mengapa demikian? Karena umat Islam umumnya bukanlah imigran (penduduk asli). Dagestan.juga merupakan kantong-kantong umat Islam. menghadiri Interfaith Dialogue dan bertemu langsung dengan beberapa tokoh agama di sana. yang diekspor ke luar negeri. Lebih dari itu. menghasilkan 11 juta barel/ hari. tiga provinsi terakhir tersebut di atas sampai sekarang masih tetap berusaha untuk membebaskan diri dari Federasi Rusia. sehingga tidak merasa repot atau khawatir dengan tradisi keluarga besar. Dagestan. Chechnya. Kristen Ortodoks. helikopter. Tidak hanya bangunan masjid yang bermunculan. Republik Bakortostan dan wilayah regional Kaukasus Utara. Juga produsen truktruk besar dengan merek Kamaz. Para pengamat meramalkan bahwa dalam waktu 50 tahun ke depan. misalnya. utamanya dari pejuang Chechnya. umat Islam di Rusia akan mencapai separuh penduduk.kepergian saya ke sana untuk mendorong kerja sama antara Universitas Islam Rusia dan Universitas Islam Negeri (UIN) di Indonesia.Hampir tiap bulan berdiri masjid baru. sejak bergulir glasnost dan perestroika awal dekade „90.Yahudi. Bahkan. yang berpenduduk sekitar 4 juta.Dengan bubarnya Uni Soviet. Di Tatarstan. dan Ingushetia. termasuk Indonesia. gerejagereja yang semasa kejayaan komunis ditutup pun. Di samping untuk menghadiri seminar. Siberia juga merupakan sumber cadangan minyak terbesar di dunia.beban negara semakin ringan sehingga roda ekonomi kian menggeliat. mengingat tingkat pertumbuhannya sangat pesat dibandingkan pemeluk agama lain.Mereka menetap di wilayahnya sendiri dengan tingkat ekonominya yang baik. tidak lagi kusam. ternyata yang membuat adalah juga tenaga-tenaga ahli dari kalangan umat Islam. baru kali ini saya sempat ke Kazan. Salah satu kantong terbesar umat Islam adalah Republik Tatarstan dengan ibu kota Kazan.an.mengalahkan Arab Saudi yang hanya 9 juta barel/hari. Dan.dan Ingushetia. Sejak tahun 1995.Pemeluk Islam juga tersebar di semua negara bagian Rusia dan berkembang bak jamur pada musim dingin. Berbagai lembaga pendidikan sejak SD sampai universitas didirikan secara swadaya oleh umat Islam di sana. Sekarang pun dinamika umat Islam di sana sangat mudah diamati. kini ramai dikunjungi orang dan bangunannya pun direnovasi sehingga kelihatan segar. Bahkan. Dinamika perkembangan Islam sangat terasa di wilayah ini. Uni Soviet yang semula berpenduduk 220 juta. Negara Bagian Tatarstan.Rusia saat ini merupakan produsen minyak terbesar. Di wilayah ini juga dikenal sebagai pusat produksi pesawat tempur. ingin merdeka sebagai negara tersendiri. baik dari kalangan muslim. Chechnya.terdapat sekitar dua juta umat Islam dan memiliki Universitas Islam Rusia.Kantong-kantong Islam ada di Moskow. pemerintah Federasi Rusia saat ini tidak lagi jelas setelah . bermunculanlah kelas menengah baru yang kreatif dan mendorong negara untuk semakin terbuka. kini tinggal 143 juta. terjadi 23 serangan kelompok separatis terhadap pemerintah pusat yang muncul dari tiga wilayah tersebut.Di samping Republik Tatarstan.yang bahkan di bawah zero growth. Meski sudah tiga kali jalanjalan ke Rusia. Jadi. di mana 50% penduduknya adalah muslim. Dari sisi ideologi.maupun Katolik serta intelektual muslim di sana.

Pemerintah Rusia sedang berjuang menemukan identitas dan ideologi bangsanya sebagai pengikat dan sumber etos baru untuk membangun kembali citra dan peran dirinya sebagai sebuah negara besar yang mesti diperhitungkan dunia. Orang berpikir pragmatis. Namun. Kedigdayaan dan daya pikat paham komunisme telah usai.identitas.mereka tertarik untuk menjalin kerja sama pendidikan Islam dengan Indonesia karena keduanya sama. Atas dasar pertimbangan itulah.sebagai sebuah warga dan bangsa Rusia. tanpa ideologi bangsa sebagai pengikat. meskipun di dalamnya terdapat puluhan etnis sebagaimana Indonesia. Bahkan. sangat bisa jadi untuk masa depan akan dikenang sebagai Bapak Rusia yang mengantarkan lahirnya Rusia baru yang demokratis. ketika pulang kurang bisa mengapresiasi kondisi sosialnya sebagai masyarakat majemuk. kurang bisa mengakomodasi aspirasi dan tradisi lokal yang demikian kaya.Ideologi bangsa dan negara belum kuat. Jika di Indonesia reformasi yang terjadi pada tataran sistem bernegara. Rusia saat ini mirip kondisi Indonesia tahun „50-an.Gorbachev oleh angkatan tua dianggap sebagai pecundang yang menghancurkan kebesaran Uni Soviet.sama sebagai masyarakat majemuk. Beberapa alumni yang kuliah di Arab Saudi.mereka tahun ini akan mengirimkan mahasiswanya untuk studi Islam ke Indonesia. mereka memiliki konotasi negatif dengan paham dan gerakan Wahabi yang dinilai tidak toleran. Di samping ke UIN.Namun. Bahkan. yang mengemuka adalah identitas etnis dan agama. sekarang ini sudah ada 10 yang belajar pada level magister di UIN Malang. Yang menarik dari perbincangan dengan beberapa intelektual muslim di sana. misalnya.Rusia hari ini tengah mengalami disorientasi. di Rusia yang terjadi adalah perubahan ideologi negara sehingga suasananya cair. Dr Hamid Awaluddin.  PROF DR KOMARUDDIN HIDAYAT Rektor UIN Syarif Hidayatullah Perang Chechnya : Pertempuran atau Pembantaian Masal .Korupsi pun tergolong tinggi. tengah berlangsung pergulatan sejarah baru untuk menemukan jati diri dan titik ekuilibrium baru. Generasi muda tidak lagi kenal apa itu komunisme. Dalam suasana pencarian ini.kejayaan komunisme berakhir. setidaknya bahasa dan ikatan kewargaan masih kuat. Dengan kata lain. Menurut Dubes Indonesia di Moskow. Paham kapitalisme dan liberalisme Barat lebih menarik bagi anak-anak muda.mereka akan mengirimkan ke Pondok Pesantren Gontor Ponorogo.dan kompas perubahan bangsa dan masyarakat yang berlangsung sedemikian cepat. Revolusi Bolshevik tahun 1917 yang mengusung agenda komunisme sebagai kekuatan dunia yang berpusat di Moskow ternyata tidak sampai satu abad telah gulung tikar.

bagaimana Presiden Chechnya sekarang yaitu Ramzan Khadyrov yang pro Moscow tentu saja ditentang habis oleh kelompok-kelompok Mujahidin yang lebih radikal seperti Dokka Umarov yang jelas-jelas menolak dan menginginkan tidak hanya Chechnya tetapi seluruh wilayah didaerah Kaukasus berada pada penegakan syariat Islam yang ketat dengan mendirikan North Kaukasia Emirates.Diposkan oleh TEROPONG MISTERI SEPANJANG ABAD (silahkan dicopy paste) Rabu. 20 April 2011 Setelah redupnya api perjuangan yang begitu dahsyat pasca perang chechnya 1(1994-96) dan Perang Chechnya 2 (1999-2000). sampai dikemudian hari salah seorang agen FSB(dinas intelijen Rusia) mengakui bahwa itu adalah buah karya mereka. Pengeboman di Apartemen dan stasiun kereta api di Rusia tak pelak memunculkan tuduhan bahwa para gerilyawan lah yang melakukan itu semua. namun nyatanya mereka malah dibunuh dengan keji. Pelanggaran HAM yang parah dimana dalam peperangan seharusnya sipil tidak boleh dibunuh namun mereka dengan seenaknya saja melakukan pembantaian masal terhadap warga Chechnya seperti yang terjadi pada “Komsomolskoye Massacre” yaitu sebuah desa diwilayah Chechnya dimana para warga dibantai habis tanpa belas kasihan. mereka juga melakukan adu domba antara para gerilyawan dengan penduduk sipil sehingga membuat komposisi kekuatan mereka makin melemah. para wanitanya diperkosa berkali-kali bahkan pada waktu lain ada satu kejadian dimana gadis Chechnya berusia delapan belas tahun . kini permasalahan yang berada di negeri pecahan federasi Rusia tersebut lebih berkutat pada masalah fitnah dan gesekan-gesekan diantar faksi mujahidin itu sendiri. anak-anak dan wanita yang tengah bersembunyi dilempari granat dari luar oleh tentara Rusia. Selain itu selama perang Chechnya 2 pun bagaimana dengan liciknya Rusia menipu ke 75 Mujahidin dengan mengatakan apabila mereka menyerahkan diri. mereka akan diberikan amnesti oleh pihak Rusia. namun meskipun telah dibantah oleh Warlods(dewa perang) Chechnya yaitu Syamil Basayev dan Ibn-Khattab namun tetap saja Rusia menuduh merekalah yang melakukan itu semua dan tetap bertekad untuk melakukan perlawanan terhadap para teroris tersebut. bagaimana mereka merancang pengeboman tersebut terhadap warganya sendiri dalam rangka untuk menebar fitnah terhadap gerilyawan Chechnya untuk membenarkan aksi Rusia dalam menginvasi (sekali lagi) ke wilayah Chechnya.

Siapa pelaku pembunuh Anna?? Kita tidak tahu siapa pelakunya. rakyat Chenchen tak pernah berhenti. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan Chechnya sebagai bagian dari Russia. Kedua perang ini dipicu oleh kepentingan berbeda. maka mereka berani mengambil hak dari rakyat Kaukasus asli. Ini terjadi pada masa pemerintahan Stalin dan diikuti oleh para pemimpin Russia lainnya. Maka perang pun berkumandang terhadap Muslim Chenchen. Namun yang didapat mereka kemudian adalah desa mereka dibakar. Pada Februari 1943.― Pada abad ke-16. mendeklarasikan kemerdekaan Chechnya pada November di tahun yang sama. Perang Chechnya I dan II muslimchechnya2 Chechnya: Sejarah. memenangkan pemilu yang jujur dan bersih pada Oktober 1991. Perjuangan dan Masa Depan Perang Chechnya sebenarnya adalah bentuk rasa malu Russia pada decade 1990-an. Presiden Dzhokhar Dudaev. dan secara kolektif disebut “ Vainakh― yang artinya “ rakyat kami. dengan tangan buntung dan pendarahan yang hebat. Jumlah asalnya mereka sangat sedikit. namun mereka sangat vokal dalam melawan penjajahan Russia waktu itu.diperkosa setelah itu dibunuh dengan cara dilindas oleh tank baja milik mereka. Jumlahnya sangat kecil.000 orang di wilayah itu. . mungkin hampir sekitar 30% dari jumlah keseluruhan mereka 4000. namun hasil perang pertama memengaruhi terjadinya perang kedua. yaitu orang yang berasal dari desa dimana terjadi peperangan dengan Russia di abad ke-18. Anna Politkovskaya mengatakan bahwa “desa tersebut sudah tidak ada” alias rata dengan tanah. Banyak yang tewas saat itu. dan menempatkan seorang presiden boneka yang mengakibatkan segala kekacauan. datanglah orang-orang Cossaks ke wilayah itu. Anak-anak muda Chencehn tetap pergi ke hutan. sebenarnya aspirasi rakyat Chenchen hampir saja tercapai ketika rakyat Chenchen memenangkan Perang Chenchen pertama atas Russia. Namun kemudian. dan menerapkan taktik pecah belah pada perjuangan rakyat Chenchen. Anna pun kemudian mendapatkan sebuah rekaman video dari seorang tentara Rusia yang mengaku tidak dapat tidur berhari-hari dengan harapan apabila kasus tersebut diungkap dapat membuatnya tenang. yang akhirnya pengungkapan kasus ini harus berujung tewasnya sang jurnalis tersebut beberapa waktu kemudian setelah diungkapnya kasus video tersebut. Chechnya adalah satu-satunya negara yang tak mau bergabung. Perang pertama berakhir pada Agustus 1996. Mereka dipaksa untuk membuat jalan dan jembatan. Namun. dilakukan oleh pemerintahan Yeltsin. Mereka berjuang dari desa ke kota di seantero Chechnya. Setelah kejatuhan Uni Soviet. Ini dikenal sebagai deportasi paksa rakyat Chenchen. Perang ini menewaskan . Rakyat Chenchen juga dikenal sebagai orang Ingush. Putin mengklaim bahwa Russia sedang memerangi teroris. Mereka menghuni sebelah utara wilayah Kaukasus. rakyat Chenchen diangkut dengan kereta roda untuk ternak ke Sentral Asia oleh para tentara Russia. Seorang jurnalis asal Rusia. Sampai musim semi 1994. Moskow kembali menguasai Chechnya secara de facto. melancarkan kampanye media propaganda. Mereka adalah para penjahat dan bandit yang tinggal di perbatasan selatan kerajaan Russia. dan menolak Moskow. Inilah yang melatarbelakangi perang Chechnya dan Russia sampai saat ini. Chechnya masih terjajah oleh Russia. namun karena dukungan dari kerajan Russia. ketika Vladimir Putin melancarkan perang kedua kalinya atas Chechnya.. Sejarah Rakyat Chenchen Rakyat Chenchen dikenal sebagai Nokhchi. Orang Cossaks adalah orang-orang Russia yang meyebar ke seantero Russia. yang memperlihatkan kekejaman dimana pasukan Rusia mencaci maki dan menyiksa mereka dengan brutal dan terus saja menendangi mereka meskipun orang-orang Chechnya itu sebagian terluka parah. bergabung dengan para pejuang. . dan kebijakan pro-Moskow di negara ini tak pernah mempan. Perang pertama Chechnya terjadi pada Desember 1994.

Bahkan sejak zaman Tsar.lebih dari 100. (sa/iol/em) http://mediaislam. Momentum gerakan Islam Chenchen terjadi pada tahun 1991. Di Estonia.info/chechnya-sejarah-perjuangan-dan-masa-depan/ Bagaimana Muslim Chechnya Bangkit? . maka perang kedua dilakukan lebih brutal dan sinis sebagai pembentukan kekuatan rejim baru di sekitar Putin. Paham Sufi Nqshabandiyah banyak tersebar di Chechnya. Jika perang pertama didasari oleh kalkulasi yang salah. Namun operasi perang Chechnya pada tahun 1994. sesuatu yang tak pernah terbukti sampai sekarang. Namun yang pasti. Akar Gerakan Rakyat Chenchen Gerakan Islam rakyat Chenchen muncul ketika Mikhail Gorbachev menerapkan perestroika. Sampai sekarang. Sedangkan selama ini. Islam dinilai dengan pandangan negatif. jumlah korban Muslim Chenchen tidak pernah diketahui. baru saja kembali dari Estonia setelah mengikuti Angkatan Udara Russia.6 juta rakyatnya—hanya lebih banyak sedikit dari Chechnya—berani mendeklrasikan kemerdekaan dari Soviet. Kaum Sufi juga disebut sebagai pihak yang banyak berandil besar dalam perjuangan rakyat Chechnya. pemeluk agama Islam di negeri ini mencapai 20 juta jiwa dan Islam menjadi agama kedua terbesar di negara ini. atau semacam reformasi Russia. korban mulai dari umur 10 sampai 60 tahun. Chechnya telah menderita dan dijajah selama hampir dua dekade lamanya. Dzhokhar Dudayev. Russia banyak menghabisi kaum Salafi yang saat itu tengah menjadi trend. presiden terpilih Chechnya. secara keseluruhan.oaseadwan. Russia dan Islam muslimchechnya3 Chechnya: Sejarah. Dudayev melihat 1. Russia mengklaim. adalah sebagai balas dendam perang yang terjadi selama 1994-1999.000 rakyat sipil dan tentara Chenchen. seorang pejuang Chechnya telah membom serangkaian apartemen di Russia. cara yang dilakukan selalu saja lewat kekerasan. Sampai saat ini. Tidak heran kemudian jika sufisme menjadi identitas yang paling dominan dalam masyarakat Chenchen. Rakyat Chehcnya mulai memeluk Islam pada abad 17 sampai abad 19. Perjuangan dan Masa Depan Sejak permulaan perang kedua Chechnya di tahun 1999. Pandangan terhadap Islam seperti ini jelas disebabkan pengaruh media barat yang meyebarkan idea ‘Islamphobia’dan mengaitkan golongan Islam sebagai kumpulan teroris yang tak berdasar. Moskow telah berusaha menguasai Muslim di negeri ini. Namun sejak itu pula. bahwa Shamil Basayev. Ada juga yang merasakan umat Islam dijadikan seperti ‘Second Class People’. dan ini tentu saja sebuah perkara buruk. Umat Muslim Russia dianggap beraliran Wahabi. Perang kedua yang meletus pada musim gugur 1999. Namun toh begitu.

dan putranya Ramzan Kadyrov mengambil alih kekuasaan. presiden Chechnya.” Ujarnya. Pada saat yang sama ia membawa perdamaian untuk republik yang bermasalah itu. dan pembunuhan. karena tanpa guru Islam. . polisi mulai mengenal moralitas dan ia memberlakukan kode pakaian Islam. Ahkmad Kadyrov. Membicarakan kebangkitan Islam di Chechnya selalu tak akan pernah bisa menghilangkan nama Ramzan Kadyrov. Moskow juga. siapapun tidak akan pernah berhasil menciptakan ketertiban. baik di dalam ataupun di luar Chechnya. Menurut Ramzan.Pada tahun 2004. terhadap para pembangkang. ia mulai membangun Chechnya yang sudah hancur. Para pengusaha membantu. “Unit militer kami tidak akan pernah bisa menang melawan teror tanpa agama (Islam). tanpa dinyana. penculikan. hal ini diperlukan di Chechnya. Bersama rekan-rekannya yang sangat ia percaya. wajah proyek Chechenization Kremlin. dibunuh. Ramzan melesat lebih jauh daripada ayahnya: kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh dia melakukan penyiksaan. memberikan dana untuk menggaji para mufti di Chechnya.

Di tempat inilah. Bayangkan. Cina tidak mengijinkan warganya untuk melahirkan lebih dari satu anak. Sebaliknya. Ramzan dituduh bahwa ia memerintahkan orang-orangnya untuk menembakkan paintballs pada wanita yang tidak memakai jilbab. Polisi memeriksa dokumen para wanita Muslimah itu dan melecehkan mereka. anak-anak harus diberi kondom di sekolah. para pemerintah Checnya mempekerjakan orang dengan pendidikan tinggi. sedangkan universitas adalah sebuah rumah pengetahuan. Tingkat kelahiran juga sangat rendah. Mereka tidak memukul atau memarahi orang. Faktanya. perempuan sebaliknya dibayar untuk memiliki anak lagi. di Chechnya ada yang bernama Pusat Pengembangan Spiritual dan Moral. jika seorang perempuan menutup semua bagian tubuhnya karena ia seorang Muslimah. mereka hanya memperingatkan orang-orang terhadap ekstremisme dan kecanduan narkoba.” bantah Ramzan. . banyak wanita berjalan di sekitar Grozny hari ini tanpa menutup diri dengan jilbab. “Seseorang ingin menghitamkan saya dengan mengatakan saya berada di belakang serangan paintball. Sementara. Di Russia. Para mahasiswa di universitas Rusia secara resmi diperbolehkan merokok. Alkoholisme adalah masalah yang mengerikan di Rusia. maka ia akan dicurigai sebagai teroris atau seorang pembom bunuh diri.Sebenarnya seperti apa reformasi Islam di Rusia? Di Moskow. bukan untuk pamer tas Dolce & Gabbana. Ramzan berpikir bahwa saat ini pendidikan di Russia sudah terlalu liberal. sementara di Rusia.

salat. Ribuan korban menjadi tumbal. Mimpi saya bahwa semua wanita Chechnya harus memakai jilbab. shaum. untuk saat ini menjadi merdeka hanya menimbulkan masalah yang banyak. apalagi yang dilakukan oleh Ramzan untuk membuat wanita Chechnya mengenakan jilbab? “Saya selalu mengingatkan para perempuan terhadap apa yang telah Allah perintahkan. (sa/newsweek) Mahalnya Ongkos untuk Merdeka Rusia: Pesawat-pesawat tempur Rusia kembali melancarkan serangan udara. mengenakan rok panjang. .” Lantas bagaimana dengan reaksi Moskow? Ternyata. dan setia kepada suaminya. “Saya tidak ingin Chechnya merdeka dari Rusia. hal yang sederhana bagi seorang wanita untuk sampai ke surga: dia harus menutupi tubuhnya. Mereka adalah musuh rakyat dan musuh-musuh Islam.” tegas Ramzan. Satusatunya hal yang saya minta dari (Moskow) adalah kebebasan bagi saya untuk memerangi para penjahat. Mereka tidak rela jika wilayah bekas jajahannya memisahkan diri.Lalu. rambut dan tangannya.

Perang mulut ini berlangsung sepanjang Agustus sampai September lalu. Lebih dari itu. Akibatnya. Serangan yang dikomandoi oleh panglima perang Shamil Basayev ini dimaksudkan agar Rusia segera mengakui kemerdekaan Chechnya. sesaat sebelum pesawat-pesawat Rusia membombardir Grozny. meluluhlantakkan rumah-rumah penduduk dengan dua rudal penjelajahnya. juru bicara militer Chechen. Rusia yang lebih unggul dalam hal persenjataan terus merangsek mengepung Grozny. “Kami ingin mengakhiri pemberontak di Chechnya sekali untuk selamanya sehingga rakyat bisa hidup damai dan tenang. Sebalinya. akan dihadapi oleh pejuang Chechen. Hal ini dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Perdana Menteri Rusia Vladimir Alexander Putin. 140 orang meninggal dan 260 lainnya luka-luka. Karena. . hingga awal November ini 80% rute yang biasa digunakan untuk keluar dari ibu kota Chechnya telah diblokade oleh serdadu Negeri Tirai Besi.Sungguh tak mudah mewujudkan keinginan Chechnya untuk memisahkan diri dari Rusia. Sedangkan dari darat. Sebaliknya. Grozny dihujani puluhan roket. usaha itu hingga kini tak pernah membuahkan hasil. Diperkirakan. Rusia berulang-ulang mengisyaratkan bahwa Chechnya masih merupakan bagian dari wilayahnya. Tentu hal ini tak dapat diterima rakyat Chechnya yang mayoritas memeluk Islam. pemerintah Rusia justru mengumumkan hadiah sebesar US$1 juta bagi siapa saja yang bisa membunuh Basayev. Maka. ibu kota Chechnya. pejuang karismatik itu dianggap telah melakukan teror terhadap penduduk Moskow dan pemerintah Rusia. Sedangkan pada serangan terakhir. “Pasukan Chechen akan mempertahankan Grozny dan tak akan pernah menyerah. rencana Moskow untuk membalas kekalahan. tindakan brutal Rusia itu telah mencederai 225 orang dan mengakibatkan tewasanya 112 penduduk sipil tak berdosa. mereka justru bertekad ingin membalas kekalahan tiga tahun silam. tuntutan itu tak dipenuhinya. tetapi hingga kini Moskow belum juga mengakui kemerdekaan Chechnya.” kata Presiden Chechnya Aslan Maskhadov. hingga meletuslah rangkaian serangan bom pada beberapa apartemem di Moskow. pada Rabu pekan lalu. pasukan Rusia yang menguasai wilayah perbatasan di kota Mozdok. maka sejak pekan lalu Rusia mengumumkan perang terbuka terhadap Chechnya. Bahkan. juga dianggap tidak adil dalam hal pembagian keuntungan ekonomi. dan ingin menguasai wilayahnya yang sempat lepas. Namun. Meski dalam perang saudara--sepanjang tahun 1994 hingga 1996-pejuang Chechen berhasil mempecundangi pasukan Beruang Merah. menyusup dan membikin onar dengan meledakkan apartemen. Vakha Ibragimov. Dalam serangan udara yang berlangsung tiga hari berturut-turut. Kesal dengan pejuang Chechen yang melakukan taktik perang gerilya. sehingga Chechnya tertinggal dari bagian Rusia lainnya.” kata Presiden BorisYeltsin melalui televisi. selain Moskow dinilai tidak aspiratif. Pasalnya. Tetapi. melaporkan.

Maskhadov pun lalu mengirimkan surat kepada Paus Johanes Paulus II agar menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan serangan Rusia. Putin tak ambil peduli. penduduk Chechnya pun mulai meninggalkan tanah airnya. Aslan Maskhadov enggan membicarakan penyelesaian damai dengan Putin. secara bertahap. dan diminta untuk menghentikan tindakannya yang brutal itu Masalahnya. masalah Chechnya adalah urusan internal Rusia dan Moskow serta akan diselesaikan dengan caranya sendiri. ketika Menlu AS Madeleine Albright mengingatkan bahwa Amerika akan mengambil tindakan atas serangan Rusia terhadap Chechnya. dalam kurun waktu dua bulan saja. Betapa tidak. yang berlangsung pekan lalu. Karena. banyak yang mengalami rusak berat hingga tak dapat berfungsi lagi. Sebagai kumpulan negara yang sangat peduli pada masalah HAM. maukah Rusia menerima tekanan Amerika.265 rakyat tak berdosa dan melukai 5. jembatan. jaringan pipa air minum. sedikitnya sudah 190. Karena. misalnya. Berdasarkan statistik pemerintah. Dalam pertemuan tingkat tinggi Rusia-Uni Eropa di Helsinki. mereka mengecam serangan Rusia terhadap Chechnya. delegasi Rusia banyak diserang. menurut dia.Itulah sebabnya.000 lainnya. menurut dia. Menghadapi sikap Putin yang tidak bisa diajak berunding. sedikitnya telah tewas 3. menuju lokasi lain di wilayah Kaukasus yang lebih aman. Karena. infrastruktur berupa jalan. Sementara itu. Eropa.” kata Maskhadov. hal itu akan sia-sia mengingat Putin hanya mengenal bahasa kekerasan. jika hal tesebut dibiarkan. Kenyataan inilah yang membuat negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa perlu mengingatkan Rusia agar menghentikan tindakannya yang keliru itu. yakni sejak serangan udara Rusia ke Chechen pada 5 September lalu. atau saran Paus? . “Sia-sia untuk mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Vladimir Putin sebab dia hanya mencoba balas dendam. maka akan jatuh korban yang semakin banyak. Bahkan. Akibatnya.000 orang mengungsi ke negeri terdekat.