Anda di halaman 1dari 15

STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN

Jaringan Otot
Jaringan otot berfungsi sebagai penggerak aktif.
Jaringan otot terdiri atas: 1. Otot polos

Sel otot polos berbentuk gelendong dengan sebuah inti pipih yang terletak di tengah sarkoplasma Mempunyai persarafan autonom (involunter) Kontraksinya lambat, cukup lama dan tidak cepat lelah Pada lambung, usus, pembuluh darah

2. Otot rangka/ otot lurik

Sel atau serabut sel otot rangka berbentuk silinder Setiapsel berinti banyak yang terletak di tepi sarkoplasma Bekerja di bawah kesadaran (otot volunter) Kontraksinya cepat, tetapi cepat lelah Otot rangka melekat pada rangka (misal trisep, bisep), lidah, bibir, kelopak mata dan diafragma

3. Otot jantung

Terdapat khusus pada jantung Ukuran serabutnya lebih kecil dari otot rangka Memiliki 1-2 inti yang terletak pada di tengah sarkoplasma Memiliki diskus interkalaris Kontraksinya tidak di bawah kesadaran (otot involunter) Bersifat kuat dan berirama

Jaringan Saraf
Jaringan saraf terdiri dari sel-sel saraf (neuron) dan serabut saraf. Jaringan saraf berfungsi sebagai penghantar rangsang, yakni membawa rangsang dari alat penerima rangsang (reseptor) ke otak kemudian diteruskan ke otot.

Sel pembentuk jaringan saraf mempunyai sitoplasma yang menjulur panjang Neuron terdiri atas badan sel atau perikarion dan prosesus (penjuluran sitoplasma) yang terdiri dari dendrit dan akson Badan sel memiliki inti sel dan penjuluran sitoplasma Dendrit adalah serabut khusus yang bercabangcabang dan berfungsi menerima sinyal dan menyampaikannya ke badan sel Akson adalah serabut panjang yang berfungsi menghantarkan implus dari badan sel ke neuron lain atau menyampaikan respon ke organ efektor Akson diselubungi oleh sel penyokong (sel Schwann)

Berdasarkan fungsinya neuron dibedakan menjadi: 1. Neuron sensori berfungsi menyampaikan implus dari indera ke saraf pusat 2. Neuron motor berperan menyampaikan implus dari saraf pusat ke organ efektor 3. Neuron asosiasi berfungsi menyampaikan implus dari neuron sensori ke neuron motor

Organ Tubuh
Sekumpulan jaringan bekerja membentuk organ tubuh yang memiliki fungsi khusus. Misalnya, organ sirkulasi tersusun atas jaringan otot lurik, otot jantung, otot polos, saraf, dan jaringan ikat. Berdasarkan letaknya, organ tubuh dibedakan atas organ dalam dan organ luar Contoh organ dalam: paru-paru, jantung, hati Contoh organ luar: hidung

Organ lambung

Organ jantung

Organ Usus Besar

Sistem Organ
Beberapa macam organ yang terangkai dan mempunyai fungsi tertentu disebut sistem organ. Untuk menjalankan fungsinya, organ bekerja sama dengan organ lainnya. Sistem organ transportasi memerlukan kerja sama antara organ jantung dan pembuluh darah, organ paru-paru, hati, ginjal, dan kulit. Kerusakan pada salah satu anggota sistem organ akan merusak sistem organ tersebut

Sistem Pencernaan

Sistem Pernafasan

Berbagai Sistem dalam tubuh beserta Fungsi dan Organ penyusunnya


No Sistem 1 2 3 Gerak Sirkulasi Saraf Fungsi Penyokong, pelindung organ internal, alat gerak Transportasi darah dan cairan limfe Koordinasi aktivitas tubuh Organ Penyusun Tulang dan otot Jantung, pembuluh darah, pembuluh limfe, darah Otak, 12 pasang saraf kranial, 31 pasang saraf spinal, sistem saraf simpatik,sistem saraf parasimpatik Kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, kelenjar pituitari, kelenjar adrenal

Kelenjar buntu (endokrin)

Enghasilkan hormon untuk mendorong pertumbuhan, perkembangan, dan koordinasi aktivitas tubuh

No Sistem 5 6 Respirasi Pencernaan

Fungsi Bernafas (pertukaran udara) Memproses makanan

Organ Penyusun Hidung, tenggorokan (trakea), paru-paru Mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, kelenjar pencernaan Ginjal, ureter, kantong kemih, uretra

Ekskresi

Pengeluaran sisa-sisa metabolisme, mengatur keseimbangan osmotik darah Reproduksi

Reproduksi

Organ kelamin jantan (testis, penis) dan betina (ovarium, uterus) Kulit dan derivatnya

Kulit (integumen)

Pelindung tubuh

Transplantasi Organ
Tujuan transplantasi organ adalah untuk menggantikan organ tubuh yang rusak dengan organ baru Transplantasi Organ sering mengalami kegagalan karena ada penolakan dari tubuh pasien Transplantasi akan berhasil jika organ berasal dari tubuh pasien sendiri

SEKIAN TERIMA KASIH