Anda di halaman 1dari 1

60.

HIPOPIGMENTASI PASCA INFLAMASI (SKDI 3A)


Atika Indah Sari
DEFINISI DAN ETIOLOGI
Hipopigmentasi pasca inflamasi adalah hipopigmentasi yang terjadi setelah atau berhubungan
dengan dermatosis yang disertai inflamasi. Keadaan ini biasanya terjadi pada dermatitis atopik,
dermatitis eksematosa, dan psoriasis. Selain itu dapat juga terjadi pada parapsoriasis, pitiriasis
likenoides kronik, alopesia musinosa, mikosis fungoides, lupus eritematosus diskoid, liken planus,
liken striatus, dan dermatitis seboroik. (Ortonne JP, ahadoran P, dkk! "##$%
erbagai proses inflamasi pada penyakit kulit dapat pula menyebabkan hipopigmentasi
misalnya lupus eritematosus diskoid, dermatitis atopik, psoriasis, parapsoriasis gutata kronis, dan lain&
lain. Predileksi dan bentuk kelainan hipopigmentasi yang terjadi sesuai dengan lesi primernya. Hal ini
khas pada kelainan hipopigmentasi yang terjadi sesudah menderita psoriasis. (Soepardiman '!"##(%
PATOGENESIS
Hipopigmentasi pasca inflamasi terjadi karena hambatan penyebaran melanosom. )ambaran
klinis berupa makula ber*arna keputihan dengan batas yang difus pada tempat terjadinya kelainan
kulit primer. (Ortonne JP, ahadoran P, dkk! "##$%
Hipomelanosis terjadi segera setelah resolusi penyakit primer dan mulai menghilang setelah
beberapa minggu hingga beberapa bulan terutama pada area yang terpapar matahari.
Patogenesis proses ini dianggap sebagai hasil dari gangguan transfer melanosom dari melanosit ke
keratinosit. Pada dermatitis hipopigmentasi mungkin merupakan akibat dari edema sedangkan pada
psoriasis mungkin akibat meningkatnya epidermal turno+er. (Ortonne JP, ahadoran P, dkk! "##$%
DIAGNOSIS
,iagnosis ditegakkan berdasarkan ri*ayat penyakit yang berhubungan sebelumnya . Jika
diagnosis belum berhasil ditegakkan maka biopsi pada lesi hipomelanosis akan menunjukkan
gambaran penyakit kulit primernya. (Ortonne JP, ahadoran P, dkk! "##$%
PENATALAKSANAAN
Penatalaksanaan hipopigmentasi pasca inflamasi biasanya sesuai dengan kelainan kulit yang
mendasarinya. Keadaan hipopigmentasi ini tidak akan membaik jika proses inflamasi masih terus
berlangsung. (Ortonne JP, ahadoran P, dkk! "##$%
DAFTAR PUSTAKA
Soepardiman '. Kelainan pigmen. ,alam! ,juanda -, Ham.ah /, -isah S, editor. 0lmu
Penyakit Kulit dan Kelamin. 1disi keempat. 2K30. Jakarta. "##(!"45&$##.
Ortonne JP, ahadoran P, dkk. Hypomelanosis and Hypermelanosis. ,alam! 2reedberg 0/,
1isen -6, 7olff K, dkk, editor. 2it.patrick8s ,ermatology in )eneral /edicine. Si9th edition.
/c )ra*&Hill. :e* ;ork. "##$ ! 4$<&4<".