0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
222 tayangan16 halaman

Penanganan Leukemia Mielositik Kronik

Leukemia mielositik kronik adalah kelainan mieloproliferatif yang menyerang usia dewasa dan tua. Karakteristiknya adalah perjalanan klinis yang lambat dan harapan hidup yang lebih baik dibanding leukemia akut. Diagnosis didasarkan pada peningkatan sel mieloid dalam darah dan sumsum tulang serta splenomegali. Terapi utama meliputi obat sitostatik seperti glivec, myleran, dan interferon alpha. Harapan hidup rata

Diunggah oleh

hazelel
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
222 tayangan16 halaman

Penanganan Leukemia Mielositik Kronik

Leukemia mielositik kronik adalah kelainan mieloproliferatif yang menyerang usia dewasa dan tua. Karakteristiknya adalah perjalanan klinis yang lambat dan harapan hidup yang lebih baik dibanding leukemia akut. Diagnosis didasarkan pada peningkatan sel mieloid dalam darah dan sumsum tulang serta splenomegali. Terapi utama meliputi obat sitostatik seperti glivec, myleran, dan interferon alpha. Harapan hidup rata

Diunggah oleh

hazelel
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Leukemia Mielositik Kronik

Tutik Harjianti,SpPD KHOM


Subdivisi Hematologi & Onkologi Medik
Bag. Ilmu Penyakit Dalam
FKUH
Pendahuluan :
Leukemia Mielositik Kronik ( LMK )
- termasuk salah satu Kelainan Mieloproliferatif
- menyerang usia dewasa / tua
- perjln klinis agak lambat
- harapan hidup relatif lbh baik dp leukemia akut
Etiologi LMK :
Sp saat ini masih blm jelas.
- Obat yg bersifat sitotoksik ?
- Virus ?
- Radiasi ?
- Pollutant ?
Gbr. Klinis :
Usia dewasa / tua
Pria > wanita
Splenomegali ( bisa sp Schuffner VII / VIII )
Kdg2 hepatomegali
Keluhan terbanyak : rasa penuh / sesak diperut
benjolan diperut
cepat kenyang

Perjalanan Klinis LMK :
I. Fase Kronik ( Chronic Phase )
Pasien relatif stabil, berlangsung bebrp.thn.
II. Fase Akselerasi ( Accelerated Phase )
Klinis semakin menurun, bisa bebrp.bln
Sel muda didrh tepi makin meningkat
III. Fase Krisis Blastik ( Blast Crisis Phase )
Kondisi memburuk, lab : spt leukemia akut
Patogenesis :
Sebagn besar : tdp kromosom Philadelphia
t (9:22) : translokasi resiprokal materi genetik
dari kromosom 9 ke 22 dan sebaliknya
terbtk protein baru yg abnormal memicu
proliferasi abnormal sel mieloid dlm SST
LMK.
Diagnosis :
Klinis : usia dws/tua, splenomegali
Lab :
Drh rutin : Hb normal, agak rendah / agak naik
Trombosit normal / meningkat
Lekosit sangat meningkat
Drh tepi : Lekosit muda ( sel blast ), batang, sel
granulosit tua semua meningkat
Hapusan drh tepi :
Jumlah sel blast < 5 % atau

Jumlah sel blast + promielosit < 10 %

Aspirasi Sumsum Tulang :
Selularitas SST meningkat ( hiperselularitas )
Umumnya didptkan gbran sbb :
- eritropoesis normal / meningkat
- megakariopoesis normal / meningkat
- granulopoesis hiperaktif
( didptkan peningkatan sel2 granulosit dlm
semua tahap maturasi )
Perbedaan dg Leukemia Akut :
Leukemia Akut : - gambaran monoton
( terlihat dominasi oleh sel2 blast / sel muda )
- tdp Hiatus Leukemicus
( sedikit sekali sel2 btk antara spt batang dsb )
Terapi pd LMK (1) :
1. Glivec : ( Imatinib Mesylate ) per-oral.
Dpt hilangkan kromosom Phil.
Sangat mahal.
2. Myleran : ( Busulfan ) per-oral.
Potent & cukup murah, toksik.
3. Hydrea : ( Hydroxy Urea ) per-oral.
Agak mahal.
Terapi pd LMK (2) :
4. Inj. Interferon alpha :
Efek imunomodulator & antiproliferatif.
Dpt diberikan sendiri atau bersama2 dg
Cytosine Arabinoside ( Cytarabin ) inj.
Diberikan 1 4 th.
Relatif sangat mahal.
Terapi pd LMK (3) :
Teknik baru : transpl stem-cell dari darah perifer
Peripheral Blood Stem-cell Transplantation ( PBSCT )
Keuntungan :
- tak perlu diruang bedah / operasi
- prosedur lbh sederhana & mudah
- biaya lbh ringan
- dianggap paling ideal
Prognosis pend LMK :
Tergantung : - 1. usia (>60 th)
- 2. besarnya limpa (>10 cm bac)
- 3. blast > 3 % pd drh tepi atau
> 5 % pd SST
- 4. trombosit > 700.000 / mm3
Semua tsb diatas adl Faktor Prognosis Negatif
Harapan hidup pend LMK :
Survival Rate : Median survival 4 thn
10 % meninggal pd. thn II
Setiap thn kemudian naik 20 %





TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai