Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yangh mana atas berkat dan

rahmatNya lah kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “pengaruh

Gizi bagi Perkembangan Anak” ini dengan baik meskipun masih banyak

terdapat kesalahan di sana sini.

Dan tak lupa pula kami ucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing yang

telah membantu atas terselesaikanya makalah yang berjudul “pengaruh Gizi bagi

Perkembangan Anak” ini dengan baik.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para pembaca makalah ini

khususnya mahsiswa dan mahasiswi yang mempelajari makalah ini. Semoga makalah

ini bermanfaat bagi kita semua. Amiin

Bangko, 22 Desember 2009

Penulis

NENENG ICHA RODIAH

1
DAFTAR ISI

Kata pengantar............................................................. ......................................... 1

Daftar isi............................................................................ .................................... 2

BAB I PENDAHULUAN...................................................................................... 3

A. latar belakang............................................................................................... 3

B. Rumrusan Masalah....................................................................................... 3

B. Tujuan.......................................................................................................... 3

BAB II PEMBAHASAN..........................................................................................4

A. fungsi gizi bagi ibu hamil............................................................................ 4

B. Pengaruh Gizi Bagi Perkembangan Anak dalam Kandungan...……………6

C. faktor faktor yang mempengaruhi janin di dalam kandungan…………..….8

BAB III PENUTUP............................................................................................... 12

A. Kesimpulan................ ................................................................................ 12

B. Saran........................................................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Di dalam kehidupan sehari hari kita tidak dapat terlepas dari kebutuhan
gizi, Ilmu gizi ialah ilmu yang mempelajari makanan dalam hubungannya dengan
kesehatan, sehingga ilmu gizi ini perlu dipelajari, dimengerti, dihayati dan
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar diperoleh derajat kesehatan yang
optimum.
Lebih jauh mengenai defenisi ilmu gizi sebagaimana yang dikemukakan
oleh Dr. Ahmad Djaeni Sudiaoetama yang mengatakan bahwa ilmu gizi adalah
ilmu yang mempelajari nasib makanan sejak ditelan sampai diubah menjadi
bagian tubuh dari energi atau diekresikan sebagai zat sisa.
Untuk membahas lebih lanjut mengenai gizi ini kami akan membahas di
dalam makalah ini.

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa perenan gizi bagi ibu hami?

2. Apa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak?

3. Dan bagiamana pengaruh gizi bagi janin dalam kandungan?

C. TUJUAN

Adapun tujuan atas terselesaikannya makalah yang berjudul “Pengaruh

Gizi Terhadap Perkembangan Anak” “ ini adalah untuk menambah wawasan serta

pengetahuan pembaca khususnya maha siswa dan maha siswi yang mempelajari

makalah ini tentangbagaimana kah pereaan gizi dalam pertumbuhan dan

perkembangan anak. “ Pengaruh Gizi Terhadap Perkembangan Anak “ ini adalah

untuk memenuhi Psikologi Perkembangan

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. Fungsi gizi bagi ibu hamil


Untuk merumuskan pengertian gizi, maka perlu diketahui tentang
pengertian gizi tersebut. Menurut Dra. Liliek Sarifah dan Sudaryati mengatakan
bahwa gizi adalah zat-zat makanan yang diperlukan oleh tubuh.
Jadi gizi adalah bahan makanan yang mengandung zat-zat tertentu yang
diperlukan oleh tubuh manusia dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
Dengan demikian, kehidupan manusia di dunia ini tidak akan berlangsung lebih
lama apabila tidak tersedia bahan makanan. Disamping itu makanan merupakan
kepentingan yang utama bagi kelangsungan hidup manusia, Allah SWT.
Menyediakan berbagai bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan hidup
manusia.
Gizi merupakan bahagian dari kehidupan manusia yang harus
diperaktekkan dalam kehidupan sehari-hari yang disesuaiakan dengan keadaan
dan kemampuannya.
Yang perlu diperhatikan adalah keadaan dan kemampuan ekonomi,
perolehan bahan makanan, cara memilih bahan makanan yang diperlukan oleh
tubuh.
Di dalam memilih bahan makanan, tidak perlu mengkomsumsi bahan
makanan yang tidak terjangkau oleh ekonomi kita, bahan makanan yang kita
komsumsi harus mengandung kadar gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi di
dalam perencanaan menu makanan, bukan berarti bahwa harus menggunakan
bahan makanan yang sukar didapatkan atau tidak dapat dibeli oleh masyarakat
golongan ekonomi lemah,namun yang menentukan adalah cara memilih bahan
makanan dan pengololaannya, hal ini yang penting memenuhi syarat gizi.
Gizi sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan tubuh
manusia utamanya mendorong perkembangan kecerdasan otak, disamping itu gizi
dapat pula menciptakan daya tahan tubuh manusia. Dengan kata lain bahwa
dengan pemenuhan gizi yang cukup baik dan seimbang maka kita dapat terhindar
dari serangan penyakit seperti: infeksi, salesma, batuk, demam dll.

4
Gizi merupakan bahagian dari kehidupan manusia yang harus
diperaktekkan dalam kehidupan sehari-hari yang disesuaiakan dengan keadaan
dan kemampuannya.
Yang perlu diperhatikan adalah keadaan dan kemampuan ekonomi,
perolehan bahan makanan, cara memilih bahan makanan yang diperlukan oleh
tubuh.
Di dalam memilih bahan makanan, tidak perlu mengkomsumsi bahan
makanan yang tidak terjangkau oleh ekonomi kita, bahan makanan yang kita
komsumsi harus mengandung kadar gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi di
dalam perencanaan menu makanan, bukan berarti bahwa harus menggunakan
bahan makanan yang sukar didapatkan atau tidak dapat dibeli oleh masyarakat
golongan ekonomi lemah,namun yang menentukan adalah cara memilih bahan
makanan dan pengololaannya, hal ini yang penting memenuhi syarat gizi.
Gizi sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan tubuh
manusia utamanya mendorong perkembangan kecerdasan otak, disamping itu gizi
dapat pula menciptakan daya tahan tubuh manusia. Dengan kata lain bahwa
dengan pemenuhan gizi yang cukup baik dan seimbang maka kita dapat terhindar
dari serangan penyakit seperti: infeksi, salesma, batuk, demam dll.
Adapun (fungsi gizi) merupakan sebagai alat pembantu mencerdaskan
kehidupan anak, dimana gizi yang baik dan cukup yang dikonsumsi oleh ibu
selama hamil maka dapat membentuk sel-sel otak dan organ lainnya secara
sempurna, sehingga tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan cerdas, begitu
pula sebaliknya anak yang kekurangan mendapat gizi selama dalam kandungan
maka pertumbuhan tidak akan normal.
Bagi seorang ibu yang hamil sangat banyak membutuhkan gizi atau zat-zat
makanan yang baik dan sehat melalui plasenta bagi pertumbuhan dan
perkembangan anak dalam kandungan, dalam keadaan hamil ibu harus dapat
memasukan zat-zat makanan yang baik untuk diri sendiri maupun untuk kesehatan
janinnya. Selain itu perlu juga ditambahkan dengan zat-zat makanan lain sehingga
pertumbuhan janin dapat berkembang dan tumbuh dengan baik, sebab ibu dalam
keadaan hamil mengalami banyak perubahan dalam tubuhnya, sehingga dengan
perubahan-perubahan ini maka seorang yang sementara hamil haruslah selalu
menjaga kondisi tubuhnya dengan jalan mengkomsumsi bahan makanan yang

5
memiliki kadar gizi yang cukup dan seimbang sehingga kesehatannya tetap
terjamin.
Kekurangan zat makanan pada masa kehamilan akan mempengaruhi janin
dalam kandungan dan ibunya yang sedang mengandung janin tersebut. Seorang
ibu harus dapat melindungi anaknya sejak dalam kandungan sampai anak
dilahirkan kedunia sehingga anak yang lahir dalam keadaan yang sehat. Kesehatan
ibu yang sedang mengandung dan kesehatan janin dalam kandungannya
tergantung pada menu makanannya yang dikomsumsi selama kehamilan.
Gizi itu sangat penting bagi seorang ibu yang hamil, apabila ibu yang
hamil menahan lapar dan dahaga maka akan mempengaruhi perkembangan janin
dalam kandungan. Hal disebabkan oleh kurangnya zat-zat gizi yang dibutuhkan
bagi pertumbuhan janin tersebut.
Mereka dengan gizi kurang dan buruk dapat melahirkan bayi dengan
kondisi fisik yang kurang, semua bayi lahir- mati, yang meninggal dalam beberapa
hari setelah lahir karena kurangnya makanan yang dikomsumsi sehari-hari selama
kehamilan sehingga menjadi tidak akurat.
Sejalan yang dikatakan oleh Dra. Liliek Sarifah dan Sudaryati dalam
bukunya Ilmu Gizi sebagai berikut :
Nasi atau bahan makanan pokok penggantinya sebagai sumber zat tenaga,
lauk pauk sebagai bahan makanan sumber zat pembangun, sayur dan buah
merupakan bahan makanan sumber zat pengatur dan susu ialah makanan yang
mengandung sumber zat pembangun, tenaga dan zat pengatur.
Di samping ketiga zat tersebut di atas, maka seorang ibu yang sedang
hamil dianjurkan pula agar banyak mengkomsumsi sayur-sayuran sebab sayur
merupakan pelancar makanan sehingga mudah ditelan serta dapat memberikan
rasa segar dan nyaman utamanya sayur berwarna. Karena sayur berwarna
sangat besar khasiatnya dalam perkembangan dan pertumbuhan tubuh, khususnya
bagi ibu yang sedang hamil.

B. Pengeruh gizi bagi perkembangan anak dalam kandungan


Apabila anak atau janin kekurangan gizi, maka akan menyebabkan organ-
organ janin tidak dapat tumbuh normal, sehingga akan mengakibatkan kelemahan
dan kerusakan tertentu pada bayi atau anak, proses pertumbuhannya tidak normal.
Hal ini harus dimulai sejak anak dalam kandungan dan diusahakan dalam diri

6
seseorang. Di mana dalam fase perkembangan manusia seperti yang dikemukakan
oleh H. Bey Arifin
Adapun fase perkembangan dan pertumbuhan dimulai sejak bertemunya
sel telur dengan sperma dalam kandungan sang ibu, kemudian lahir sampai
dewasa. Pertumbuhan dan perkembangan ini menyangkut bidang jasmani dan
rohani. Pada waktu dilahirkan,anak telah merupakan satu kesatuan psycho-psysis
sebagai hasil pertumbuhan yang teratur dan kontinu sewaktu dalam kandungan
ibu. Istilah pertumbuhan dan perkembangan, meskipun saling melengkapi
sebenarnya mempunyai arti dan makna yang agak berlainan, pertumbuhan
mengandung arti adanya perubahan dalam ukuran atau fungsi-fungsi mental,
sedangkan perkembangan mengandung makna pemunculan hal yang baru. Jadi
peristiwa pembuahan sel telur dengan sperma dalam kandungan ibu sampai
menjadi anak adalah peristiwa perkembangan.
Dalam proses perkembangan Rohani terjadi perubahan yang terus
menerus, tetapi perkembangan itu tetap merupakan suatu kesatuan di antara masa-
masa perkembangan yaitu masa bayi, masa kanak-kanak, masa sekolah, masa
remaja, dan masa dewasa. Suatu hal yang menggembirakan adalah adanya ahli
psikologi yang mengemukakan tentang masa sebelum lahir. Hal ini sangat
bermanfaat walaupun pokok bahasannya masih terbatas pada bidang kesehatan
dan pendidikan. Dengan memperhatikan perkembangan sebelum lahir, berguna
untuk mengarahkan perkembangan pada masa bayi mendatang.
Frof. Athur T. Jersild dalam bukunya,child psychology 1982,
mengemukakan tentang masa mengandung dan masa melahirkan ;
a. Masa Mengandung
Kita tidak dapat memungkiri adanya kenyataan bahwa pada masa
mengandung, calon ibu menghadapi berbagai masalah yang bersifat khusus
yang erat kaitannya dengan keseluruhan cara hidup wanita, pada masa
mengandung mengalami kesukaran yang bersipat khusus, masa hamil ini
dapat menjadi pengalaman yang menegangkan dan mendebarkan hati.
b. Masa Kelahiran
Kelahiran dapat diartikan sebagai kehadiran bayi dikalangan
keluarga yang sebelumnya berada dalam kandungan ibunya.
Sebagaimana diketahui bahwa pemberian makanan bergizi pada anak
dapat merangsang pertumbuhan otak anak sehingga pemberian ASI (Air Susu Ibu)

7
pada anak yang baru lahir kurang lebih 2 tahun dan ditambah dengan makanan
tambahan lainnya dengan melihat gizinya sangat berguna bagi anak terlebih
bagi ibu yang sedang hamil. Jadi, apabila makan makanan yang bergizi, maka
anak yang dikandungnya itu sehat jasmani jmaupun rohaninya.
Karena makanan yang dikomsumsi ibu hamil harus memenuhi kebutuhan
ibu dan janin yang ada dalam kandungannya, namun berarti sang ibu harus makan
sebanyak dua porsi untuk berdua tapi pada dasarnya komsumsi makanan ibu hamil
tidak hanya ditekankan pada jumlah takarannya, tetapi lebih nilai gizinya.
Kemudian gizi sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kecerdasan
anak, karena gizi mempunyai pengaruh yang sangat penting dalam perkembangan
kecerdasan anak karena kecerdasan itu suatu aktivitas dari fungsi kejiwaan yang
mempunyai hubungan yang sangat erat dengan kesehatan maka dengan demikian
kecerdasan anak tergantung pada keadaan kesehatan sedangkan kesehatan sangat
tergantung pada gizi. Oleh karena itu tingginya perhatian Islam terhadap masalah
gizi yang diperlukan bagi ibu hamil, maka Islam membolehkan sang ibu yang
sedang hamil untuk tidak berpuasa bila mereka takut bahwa puasa akan
mengganggu kesehatan anak atau janinnya.

C. faktor faktor yang mempengaruhi janin di dalam kandungan


a. faktor interen
proses pertumbuhan dan perkembangan manusia dimulai sejak anak
(janin) masih berada dalam kandungan. Dalam setiap pertumbuhan dan
perkembangan anak biasanya mendapat pengaruh- pengaruh dari si ibu yang
mengandunganya, adapun pengaruh dari si ibu dalam masa prenatal yaitu :
1. Dari faktor fisik si ibu yang mengandungnya
Dalam hal ini berdasarkan pada bagaimana kondisi fisik ibu
yang mengandung, bagaimana kesehatannya, gizi makanannya, serta
umur ibu yang mngandunganya. Karena ibu yang kurang sehat,
berpenyakit, kemudian gizi makanannya yang kurang, umur terlalu
muda semuanya itu akan berpengaruh pada anak yang akan dilahirkan.
2. Faktor fsik ibu yang mengandung
Suasana emosional sang ibu mempunyai pengaruh tertentu
pada si anak yang dikandungnya. Apabila sang ibu susah, gelisah, atau
mengalami tekanan emosi maka akan mengganggu kesehatan jasmani

8
seperti (kurang makan, kurang minum) sehingga akan mengganggu
pertumbuhan dan perkembangan serta kesehatan anak (janin) yang
dikandungnya.
b. faktor eksteren
Faktor eksteren adalah salah faktor yang turut mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan seorang anak atau janin yang ada dalam
kandungan, adapun faktor eksteren yang dimaksud adalah :
1. Makanan
Faktor makanan seorang ibu yang sedang hamil atau mengandung
sangat menentukan dan mempengaruhi bagi perkembangan bagi bayi
yang dikandungnya. Oleh sebab itu faktor makanan ini merupakan suatu
yang sangat esensial bagi seorang ibu yang sedang hamil.
2. Susunan Psikologis
Suasana psikologis dari seorang ibu pada waktu mengandung
seperti; susah, senang, gembira, takut dan lain sebagainya semuanya ini
turut mempengaruhi jiwa si anak dalam kandungan. Demikian pula
kesehatan ibu sewaktu mengandung atau hamil, maka akan
mempengaruhi sikap bayi yang akan lahir, demikian pula bila hubungan
Rumah Tangga retak, maka dirasakan pula pada si Ibu karena suatu
beban yang berat. Dengan sikap ibu yang demikian akan turut
mempengaruhi bayi atau janin yang dikandungnya. Maka kedua faktor
inilah yang merupakan faktor penentu dalam perkembangan dan
pertumbuhan bayi atau janin dalam kandungan.

9
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Jadi gizi adalah bahan makanan yang mengandung zat-zat tertentu yang
diperlukan oleh tubuh manusia dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
Dengan demikian, kehidupan manusia di dunia ini tidak akan berlangsung lebih
lama apabila tidak tersedia bahan makanan. Disamping itu makanan merupakan
kepentingan yang utama bagi kelangsungan hidup manusia, Allah SWT.
Menyediakan berbagai bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan hidup
manusia.

B. SARAN
Terima kasih kami ucapakan kepada para pembaca makalah ini khususnya
maha siswa dan maha siswi yang mempelajari makalah ini semoga makalah ini
dapat bermampa’at bagi kita semua. Mungkin makalah ini masih banyak di
temukan kesalahan dan mungkin masih jauh dari sempurna. untuk itu kami
memohon kritik dan sarannya yang bersifat membangun

10
DAFTAR PUSTAKA

Darajat Zakiah, 1995, Remaja Harapan dan Tantangan, Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya Offset.
B. Hur lock Elizabeth, 1999, Psikologis Perkembangan, Jakarta: Erlangga
Syamsu Yusuf, 2004, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya.

11