Anda di halaman 1dari 14

Scale and Parafin

Scale
Endapan mineral sebagai hasil
kristalisasi dan presipitasi mineral-
mineral yang berasal dari air
formasi yang disebabkan oleh
penurunan tekanan, perubahan
temperatur dan pencampuran dua
macam air yang susunan
mineralnya tidak saling cocok.
Klasifikasi dan Pembentukan Scale
Ca(HCO3)2 CaCO3+CO2+H2O
Pada reaksi ini, karbonat juga dapat
digantikan dengan Fe dan Mg.
Penyebab utamanya adalah
kehilangan tekanan, temperatur dan
agitasi yang hebat.
Fe+H2S FeS+H
Fe2O3+3H2S 2FeS+3H2O+S
2Fe2O3+6H2S 2FeS3+6H2O
2Fe2S3+3O2 2Fe2O3+6S
6H2S+3O2 6H2O+6S
Berlangsungnya reaksi-reaksi ini
sangat tergantung pada jumlah
oksigen yang ada.
REAKSI KIMIA
BaCl2+Na2SO4 BaSO4+2NaCl
SrCl2+CaSO4 SrSO4+CaCl2
Evaporasi oleh panas yang ber-
lebihan menyebabkan gypsum
mengalami presipitasi. CaSO4 juga
mengalami presipitasi dari
larutannya karena pengaruh ion dan
bercampur dengan air yang tidak
kompotibel.
BaSO4, SrSO4,
CaSO4, dan 2H2O
secara sendiri-
sendiri atau dalam
kombinasi, dan
biasanya terdapat
SiO2.
ZAT-ZAT
UTAMA
CaCO3 dengan kan-
dungan MgCO3
yang sedikit,
FeCO3, SiO2,
CaSO4.2H2O, FeS,
S.
FeS, Fe2O3, H2O,
S.
Susah larut dalam asam,
dan dapat mengandung
gas H2S.
Berwarna coklat tua
hingga hitam.
Misc.
Larut dalam asam dan
juga tersusun oleh CO2.
Biasanya berwarna
terang atau gelap bila
ada pengotor
Soft Scales
JENIS SCALE
SIFAT-SIFAT
UTAMA
Hampir tidak larut
dalam asam.
Umumnya berwarna
terang atau gelap bila
mengandung pe-ngotor
seperti mi-nyak dan
oksida besi.
Hard Scales
JenisJenis dan FaktorFaktor yang
Mempengaruhi Scale
1. Calcium Carbonate
Scale calcium carbonate terbentuk oleh kombinasi
ion carbonate atau bicarbonate dengan persamaan
reaksi :
Ca++ + CO3+ CaCO3
Ca++ + 2(HCO3) CaCO3 + CO2 + H2O
2. Calcium Sulfate
Pengendapan calcium sulfate dari air dihasilkan oleh
reaksi berikut ini :
Ca
++
+ SO
4
=
CaSO
4

3. Barium Sulfate
Barium sulfate adalah scale yang paling sukar larut,
reaksi pembentukan scale barium sulfate adalah
sebagai berikut :
Ba
++
+ SO
4
-
BaSO
4
.

4. Stronsium Sulfate
Strontium sulfate jarang dijumpai
berdiri sendiri, biasanya bersamaan
dengan barium membentuk scale
(Ba,Sr)SO
4.\
5. Senyawa Besi
scale dari senyawa besi yang umum
ditemui bila air kontak dengan udara,
sebagai contoh :
2Fe
++
+ 4HCO
3

+ H
2
O + O
2

2Fe(OH)
3
+ 4CO
2
.


Penanggulangan Scale
1. Scale Kalsium Karbonat
Untuk menghilangkan atau melarutkan
endapan scale jenis kalsium karbonat
(CaCO
3
) digunakan larutan asam klorida
(HCl) dengan konsentrasi 5 %, 10 %, dan
15 %.
Reaksi yang terjadi antara HCl dengan
CaCO
3
adalah :
CaCO
3
+ 2HCl CaCl
2
+ H
2
O + CO
2

1. Scale Kalsium Sulfat (Gipsum)
kalsium sulfat (CaSO
4
) dapat bereaksi dengan
asam klorida, maka digunakan fluida pengubah
(converter) kalsium sulfat menjadi kalsium karbonat
yang dapat larut dalam asam.
Reaksi perubahan kalsium sulfat menjadi kalsium
karbonat adalah :

CaSO
4
+ (NH
4
)
2
CO
3
(NH
4
)
2
SO
4
+ CaCO
3

Kalsium karbonat kemudian dilarutkan oleh asam
klorida dengan reaksi :

CaCO
3
+ 2HCl CaCl
2
+ H
2
O + CO
2


Penanggulangan Scale
Penanggulangan Scale
3. Scale Barium Sulfat (Barite)
Pembersihan barium sulfat (BaSO
4
) dapat
dilakukan dengan zat EDTA ( Ethylene
Diamine Tetra Acetit Acid ) yang akan
melarutkan barium sulfat dengan cara
memisahkan ion barium dengan ion sulfat,
kemudian ion barium akan bereaksi dengan
ion lain dan akan membentuk campuran
kimia yang baru.
Pembersihan scale barium sulfat dapat
dengan garam dapur (NaCl) karena
merupakan pelarut barium sulfat yang
sangat kuat, dengan tenaga pelarutan akan
naik sesuai dengan naiknya temperatur.



Penanggulangan Scale
4. Scale Senyawa Besi
HCl digunakan untuk melarutkan scale besi,
maka dalam larutannya harus ditambahkan
dengan additive corrosion inhibitor untuk
mencegah korosi pada pipa dan sering juga
ditambahkan iron sequestring agent yang akan
mencegah besi mengendap kembali.
Reaksi scale senyawa besi dengan asam
klorida adalah :
FeS + 2HCl FeCl
2
+ H
2
S

Parafin
Endapan parafin dapat terbentuk
karena perubahan komposisi
minyak (C18H38 sampai C38H78),
penurunan tekanan dan temperatur,
sehingga komponen minyak berat
akan tertinggal, mengental dan
terendapkan, kemudian menutup
pori-pori batuan
Faktor-Faktor Terbentuknya Parafin
Penurunan temperatur.
Hilangnya fraksi ringan dari minyak.
Aliran cairan yang tidak tetap dan tidak merata
Adanya partikel lain yang menjadi inti dari
pengendapan parafin.
Kecepatan aliran fluida dan kekasaran dinding
pipa.
Terhentinya aliran fluida.
Penanggulangan Problem
Parafin
1. Menaikkan Temperatur Minyak Mentah
Memanaskan minyak mentah dengan heater.
Memanaskan minyak (oil heating) kemudian disirkulasikan
dari sumur ke permukaan melalui fasilitas peralatan sistem
produksi.
Mengalirkan minyak mentah melalui heater atau steam
generator.
uap (steam) dapat disirkulasikan untuk mencairkan parafin
dalam flow line, tubing, casing, lubang sumur dan formasi.
2. Penggunaan Surfactant
injeksi surfactant (surface active agent) mengurangi
pengendapan parafin dengan menjadikan suatu
permukaan yang dijadikan target (misalnya pipa)
terlindungi dengan lapisan film dan dalam kondisi yang
water-wet, sehingga mencegah kontak dan pengendapan
parafin pada permukaan pipa.

Penanggulangan Problem
Parafin
3. Metode Pelarutan (Solvent Method)
Menginjeksikan solvent ke dalam tubing atau flow line
berbagai jenis solvent lainnya seperti gasoline,
bensol, dan bahan kimia khusus yang dibuat untuk
melarutkan endapan parafin.
Pemakaian solvent secara kombinasi dengan metode
pemanasan dapat menanggulangi pengendapan
parafin secara efektif dan efisien.
4. Metode Mekanik
Pembersihan endapan parafin yang melekat pada
permukaan tubing dan flow line dapat dilakukan
secara mekanis, dengan menggunakan peralatan
scrapper dan hydra pig

5. Pembersihan Parafin Dengan Coiled Tubing
Penggunaan coiled tubing umumnya
dilakukan apabila endapan parafin yang
melekat akan dibersihkan dengan
pemompaan minyak panas, sementara
sumurnya ditutup untuk melelehkan
endapan.
Operasi ini memerlukan tekanan yang lebih
tinggi daripada tekanan sumur yang sedang
ditutup agar minyak panas dapat mencapai
tempat terendapkannya parafin. Selanjutnya
lelehan parafin akan mengalir ke permukaan
bersama fluida produksi.